Top PDF riwayat hidup baginda nabi besar muhammad rasulullah saw

riwayat hidup baginda nabi besar muhammad rasulullah saw

riwayat hidup baginda nabi besar muhammad rasulullah saw

Itulah semangat pengabdian dan pengorbanan yang diperagakan oleh kaum Muslimin di masa permulaan dan contoh serupa itu tidak ada bandingannya di dalam sejarah dunia. Contoh para pengikut Nabi Musa a.s. telah disebut di atas. Adapun tentang pengikut-pengikut Nabi Isa a.s kita ketahui bahwa mereka meninggalkan beliau pada saat yang sangat genting. Seorang di antara mereka telah menjual dengan harga yang tak berarti. Yang lain mengutuk beliau, dan yang sepuluh orang lagi melarikan diri. Sedangkan iman kaum Anshar yang baru bersahabat dengan Rasulullah s.a.w. selama satu setengah tahun telah begitu kuat membaja sehingga, sekiranya beliau memerintahkan, mereka bersedia tanpa ragu-ragu menceburkan diri ke dalam laut. “Rasulullah s.a.w. mengadakan musyawarah. Tetapi beliau sedikit pun tidak ragu-ragu akan pengabdian para Sahabat. Beliau berbuat demikian untuk menyaring orang-orang yang lemah supaya beliau dapat menyuruh mereka pulang. Tetapi beliau menyaksikan bahwa para Muhajirin dan Anshar berlomba- lomba dalam memperagakan pengabdian mereka. Kedua-duanya bertekad tidak memperlihatkan punggung kepada musuh walaupun musuh tiga kali lipat jumlahnya dan jauh lebih baik perlengkapannya, persenjataannya, dan pengalamannya. Mereka lebih suka berpegang kepada janji-janji Ilahi, menunjukkan rasa takzim mereka terhadap Islam dan menyerahkan jiwa-raga mereka dalam membela dan mempertahankannya. Yakin akan pengabdian para Muhajirin dan Anshar ini Rasulullah s.a.w. bergerak maju. Ketika beliau sampai ke suatu tempat yang disebut Badar, beliau menerima anjuran salah seorang dari para pengikut beliau dan memerintahkan pasukan untuk mengambil tempat dekat anak sungai Badar. Kaum Muslimin menduduki sumber air itu, tetapi tanah yang mereka ambil untuk posisi mereka adalah tanah pasir belaka, dan oleh karena itu tidak baik untuk kelincahan gerak prajurit-prajurit. Para Sahabat menunjukkan kecemasan yang sewajarnya atas kedudukan yang tidak menguntungkan itu. Rasulullah s.a.w. sendiri pun ikut khawatir juga dan semalam suntuk beliau mendoa. Berulang- ulang beliau bersabda,
Baca lebih lanjut

274 Baca lebih lajut

RIWAYAT HIDUP NABI MUHAMMAD SAW

RIWAYAT HIDUP NABI MUHAMMAD SAW

Pada periode ini Spanyol terpecah menjadi lebih dari 30 negara kecil di bawah pemerintahan raja-raja golongan atau al-Mulukuth at-Thawaif, yang berpusat di suatu kota seperti Serville, Cordova, Toledo dan lain-lainnya. Yang terbesar diantaranya adalah Abbadiyah di Seville. Meskipun demikian kehidupan intelektual terus berkembang. Pada periode ini ummat Islam Spanyol kembali memasuki masa pertikaian intern. Ironisnya, ketika terjadi perang saudara, diantara pihak yang bertikai meminta bantuan kepada raja-raja KRISTEN. Melihat kelemahan dan kekacauan yang menimpa keadaan politik Islam itu, untuk pertama kalinya orang-orang KRISTEN pada periode ini mulai mengambil inisiatif penyerangan. Meskipun demikian, pada masa itu kehidupan intelektual terus berkembang. Istana-istana mendorong para sarjana dan sastrawan untuk mendapatkan perlindungan dari satu istana ke istana lain (Spuler, 1972:108). Lebih kurang setengah abad, antara keruntuhan kehalifahan Umayyah dan tampilnya Al-Murawiyyah, merupakan masa fragmentasi politis. Dinasti-Dinasti ini terdiri dari berbagai ras, yang mencerminkan kemajemukan kelas-kelas militer di bawah Umayyah dan ketegangan etnis serta persaingan dikalangan kelompok. Pada abad ke-11, sebagaian Arab seperti Abadiyah di Seville dan Hudiyah di Saragossa, dan sebagian lainnya di Barbar seperti Miknasa Aftashiyah di Badajoz, Zennun di Teledo dan Hammudiyah di Malaga, dan silsilah keturunan mereka melalui Idrisiyah di Maroko sampai ke Khalifah Ali, juga sebagian Dinasti Taifa dari sejumlah besar pasukan yang datang dari Afrika pada ahir abad kesepuluh di bawah Al-Manshur, seperti Shanhaja, Barbar, Ziriyyah dari Elvira (sekelompok klien Amiriyyah dan keturunan Al-Manshur) memperoleh kemajuan di
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

Makalah Sejarah Hidup Nabi Muhammad SAW

Makalah Sejarah Hidup Nabi Muhammad SAW

Tidak lama setelah kelahirannya, bayi Muhammad SAW diserahkan kepada Tsuwaibah, budak perempuan pamannya, Abu Lahab, yang pernah menyusui Hamzah. Meskipun diasuh olehnya hanya beberapa hari, nabi tetep menyimpan rasa kekeluargaan yang mendalam dan selalu menghormatinya. Nabi SAW selanjutnya dipercayakan kepada Halimah, seorang wanita badui dari Suku Bani Sa’ad. Bayi tersebut diasuhnya dengan hati-hati dan penuh kasih sayang, dan tumbuh menjadi anak yang sehat dan kekar. Pada usia lima tahun, nabi dikembalikan Halimah kepada tanggungjawab ibunya. Sejumlah hadis menceritakan bahwa kehidupan Halimah dan keluarganya banyak dianugrahi nasib baik terus-menerus ketika Muhammad SAW kecil hidup di bawah asuhannya. Halimah menyayangi baginda Rasul seperti menyayangi anak sendiri, penuh kasih sayang dan cinta, namun karena banyak kejadian yang luar biasa sehingga takut akan terjadi hal-hal yang tidak baik sehingga dikembalikanlah Rasul SAW kepada keluarga beliau. Muhammad SAW kira-kira berusia enam tahun, dimana tatkala asik bermain-main dengan teman-teman beliau, teman-teman beliau gembira saat ayah-ayah mereka pulang, namun Rasulullah pulang dengan tangisan menemui ibunda beliau, seraya berkata wahai ibunda mana ayah?.. ibunda beliau terharu tampa jawaban yang pasti, sehingga dalam ketidakmampuan atas jawaban tersebut, hingga suatu ketika ibunda beliau mengajak baginda Nabi SAW pergi kekota tempat ayah beliau dimakamkan. Sekembalinya dari pencarian Makan suami tercinta ibu Rasul tercinta jatuh sakit dan meninggal dalam perjalanan pulang, dengan duka cita yang mendalam dan pulang bersama seorang pembantu nabi. Sekembalinya pulang sebagai anak yatim piatu maka beliau diasuh oleh kakeknya, Abdul Muthalib. Namun dua tahun kemudian, kakeknya pun yang berumur 82 tahun, juga meninggal dunia. Maka pada usia delapan tahun itu, nabi ada di bawah tanggungjawab pamannya Abi Thalib.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

KONSEP KOMUNIKASI RASULULLAH MUHAMMAD SAW

KONSEP KOMUNIKASI RASULULLAH MUHAMMAD SAW

Abstrak: Kajian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan mendeskripsi tentang potret ataupun gambaran dari proses penyampaian dan pertukaran pesan-pesan dakwah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw., sehingga sukses dalam menjalankan misi dakwahnya. Studi ini termasuk ke dalam studi kepustakaan atau “library research”, dengan tujuan mendapatkan informasi yang dibutuhkan dan relevan dengan tujuan kajian dengan menggunakan berbagai sumber dalam bentuk kitab suci al-Quran, hadits dan sejarah serta sumber- sumber lain yang memuat informasi yang dibutuhkan dan relevan dengan tujuan studi tersebut. Dengan meng- gunakan teknik analisis kualitatif, pengkaji memperoleh informasi bahwa di antara faktor yang menyebabkan Nabi Muhammad Saw., sukses dalam menjalankan misi dakwahnya adalah, beliau dalam proses melak- sanakan dan menyampaikan pesan-pesan dakwahnya menggunakan proses penyampaian ataupun pertukaran pesan (komunikasi) dalam bingkai linta lahum dan asysyidaau ‘alal kuffaar. Bersifat dan berperilaku lemah lembut dalam mengkomunikasikan pesan-pesan dakwah yang disampaikan dan dipertukarkan serta tidak mudah diajak kompromi terhadap perbuatan yang melanggarkan perintah Allah Swt., sekalipun terhadap anak perempuan beliau Fathimah Az-Zahrah Ra. jika melakukan kejahatan pasti hukum tetap ditegakkan oleh baginda Nabi Besar Muhammad Saw.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

MANFAAT MEMBACA AL QURAN (1)

MANFAAT MEMBACA AL QURAN (1)

Al Quran sebagai wahyu dari Allah SWT yang diturunkan kepada Baginda Nabi besar Muhammad SAW yang menjadi pedoman bagi setiap umat manusia sebagai pedoman hidup guna menunjukkan kepada jalan kebaikan dan kebenaran, mengingatkan manusia agar berpegang teguh pada Al Quran untuk selamat di Dunia dan Akhirat. Jika suatu buku memiliki suatu nilai manfaat dari setiap isinya, maka alquran banyak memiliki manfaat dan menjadi tuntunan hidup atau pegangan manusia dalam hidup didunia. Bahkan Al Quran memiliki keistimewaan bagi setiap orang yang membacanya, bahkan dalam sabda Rasulullah SAW yang berbunyi :” Ibadah yang paling istimewa adalah membaca Al Quran dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari”. Bahkan dari tiap 1 ayat yang dibaca mengandung 10 kebaikan di dalamnya. Karena keistimewaan Al Quran mampu membuat hidup manusia menjadi aman dan tentram.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

RIWAYAT HIDUP NABI MUHAMMAD SAW | Karya Tulis Ilmiah udah siap Autosaved

RIWAYAT HIDUP NABI MUHAMMAD SAW | Karya Tulis Ilmiah udah siap Autosaved

Jatuhnya kekuasaan Bani Buwaih ke tangan Seljuk bermula dari perebutan kekuasaan di dalam negeri. Ketika al-Malik al- Rahim memegang jabatan Amir al- Umara, kekuasaan itu dirampas oleh panglimanya sendiri, Arselan al-Basasiri. Dengan kekuasaan yang ada di tangannya, al-Basasiri berbuat sewenang-wenang terhadapal Al-Malikal-Rahim dan Khalifah al-Qaimdari Bani Abbas; bahkan dia mengundang khalifah Fathimiyah, (al-Mustanshir, untuk menguasai Baghdad. Hal ini mendorong khalifah meminta bantuan kepada Tughril Bek dari dinasti Seljuk yang berpangkalan di negeri Jabal. Pada tanggal 18 Desember 1055 M/447 H pimpinan Seljuk itu memasuki Baghdad. Al-Malik al-Rahim, Amir al-Umara Bani Buwaih yang terakhir, dipenjarakan. Dengan demikian berakhirlah kekuasaan Bani Buwaih dan bermulalah kekuasaan Dinasti Seljuk. Pergantian kekuasaan ini juga menandakan awal periode keempat khilafah Abbasiyah. Dinasti Seljuk berasal dari beberapa kabilah kecil rumpun suku Ghuz di wilayah Turkistan. Pada abad kedua, ketiga, dan keempat Hijrah mereka pergi ke arah barat menuju Transoxiana dan Khurasan. Ketika itu mereka belum bersatu. Mereka dipersatukan oleh Seljuk ibn Tuqaq. Karena itu, mereka disebut orang-orang Seljuk. Pada mulanya Seljuk ibn Tuqaq mengabdi kepada Bequ, raja daerah Turkoman yang meliputi wilayah sekitar laut Arab dan laut Kaspia. Seljuk diangkat sebagai pemimpin tentara. Pengaruh Seljuk sangat besar sehingga Raja Bequ khawatir kedudukannya terancam. Raja bermaksud menyingkirkan Seljuk.
Baca lebih lanjut

79 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGUASAAN LAHAN TERHADAP DISTRIBUSI PENDAPATAN RUMAH TANGGA DAN KESEJAHTERAAN PETANI SAYUR DI DESA SIMPANG KANAN KECAMATAN SUMBEREJO KABUPATEN TANGGAMUS

PENGARUH PENGUASAAN LAHAN TERHADAP DISTRIBUSI PENDAPATAN RUMAH TANGGA DAN KESEJAHTERAAN PETANI SAYUR DI DESA SIMPANG KANAN KECAMATAN SUMBEREJO KABUPATEN TANGGAMUS

Manusia membutuhkan rumah disamping sebagai tempat untuk berteduh atau berlindung dari hujan dan panas juga menjadi tempat berkumpulnya para penghuni yang merupakan satu ikatan keluarga. Secara umum, kualitas rumah tinggal menunjukkan tingkat kesejahteraan suatu rumahtangga, dimana kualitas dari fasilitas yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Barbagai fasilitas yang mencerminkan kesejahteraan rumahtangga tersebut diantaranya dapat terlihat dari luas lantai rumah, sumber air minum, dan fasilitas tempat buang air besar. Kualitas perumahan yang baik dan penggunaan fasilitas perumahan yang memadai akan memberikan kenyamanan bagi penghuninya.
Baca lebih lanjut

106 Baca lebih lajut

BAB 9 DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW DI MADINAH - 09. Dakwah Nabi Muhammad SAW di Madinah

BAB 9 DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW DI MADINAH - 09. Dakwah Nabi Muhammad SAW di Madinah

Agama Yahudi masuk ke Madinah bersamaan dengan masuknya para imigran dari wilayah utara sekitar abad pertama dan kedua Masehi. Mereka pindah ke Madinah untuk melepaskan diri dari penjajahan bangsa Romawi. Migrasi pertama diikuti oleh gelombang perpindahan yang besar pada tahun 132 – 135 M, tatkala Romawi menindas bangsa Yahudi yang mencoba melakukan pemberontakan. Suku-suku bangsa yang menganut agama Yahudi di antaranya Bani Qainuqa, Bani Nadhir, Bani Gathfan, dan Bani Quraidhah. Dari suku-suku tersebut Bani Quraidhahlah yang masih memperlihatkan kepercayaannya sampai Islam datang. Bahkan banyak di antara mereka yang bersekutu dengan para penguasa Quraisy untuk mengusir dan membunuh Nabi Muhammad SAW serta menggagalkan perjuangan umat Islam.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

UTS MID Semester 2 Tahun 2014 2015 Kelas 4

UTS MID Semester 2 Tahun 2014 2015 Kelas 4

Sahabat yang menemani Nabi Muhammad saw .hijrah ke kota Thaif adalah ….. Di kota Thaif Nabi Muhammad saw….[r]

2 Baca lebih lajut

SOAL UTS SKI SEMESTER I KURIKULUM 2013 KLS 3

SOAL UTS SKI SEMESTER I KURIKULUM 2013 KLS 3

Pendeta Nasrani yang mengetahui ciri-ciri kenabian Nabi Muhammad saw.. Kakek Nabi Muhammad saw.[r]

2 Baca lebih lajut

Studi Awal Pengukuran Koefisien Hamburan Dan Pola Hamburan Concaveconvex Difuser Dari Tempurung Kelapa Muda - ITS Repository

Studi Awal Pengukuran Koefisien Hamburan Dan Pola Hamburan Concaveconvex Difuser Dari Tempurung Kelapa Muda - ITS Repository

Ruang auditorium merupakan ruangan dengan kapasitas besar sebagai ruang serbaguna (multipurpose). Sebagai contoh adalah ruang pertemuan, ruang konser ataupun ruang untuk upacara adat. Sebagai ruang multipurpose, maka ruangan harus mampu mendukung kebutuhan akustik dari pengguna. Upaya yang dilakukan agar sesuai dengan fungsi ruang, maka dapat dilakukan pembangunan auditorium yang baru atau melakukan renovasi/perbaikan terhadap auditorium yang sudah ada. Pada kenyataannya, pembangunan maupun perbaikan auditorium ini jarang sekali memperhatikan kondisi akustik ruang. Akibatnya, terkadang masih terdapat masalah pada ruang auditorium tersebut atau sering disebut cacat akustik. Salah satu diantara permasalahan yang muncul adalah munculnya gema. Gema adalah bunyi yang terdengar akibat pemantulan bunyi berkepanjangan dan membuat ketidakjelasan bunyi akibat bunyi pantul yang menimpa bunyi telah terdengar (Laela,2015). Masalah gema dapat dilakukan dengan menambahkan material akustik seperti absorber dan difuser. Pada kasus seperti ini biasanya diberikan material akustik yang dapat mengurangi gema dengan mengacak bunyi.
Baca lebih lanjut

102 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI KEKUATAN LENGAN, PANJANG LENGAN, POWER TUNGKAI, PANJANG TUNGKAI, DAN KELENTUKAN TERHADAP KETERAMPILAN GERAK DASAR LONCAT HARIMAU PADA SISWA KELAS VIII SMP N 1 METRO

KONTRIBUSI KEKUATAN LENGAN, PANJANG LENGAN, POWER TUNGKAI, PANJANG TUNGKAI, DAN KELENTUKAN TERHADAP KETERAMPILAN GERAK DASAR LONCAT HARIMAU PADA SISWA KELAS VIII SMP N 1 METRO

Sholawat dan Salam semoga selalu tercurah kepada baginda Nabi Muhammad SAW, yang syafaatnya dinantikan kaum muslimin di hari akhir, yang perilakunya menuntunku dan semua manusia yang mau[r]

70 Baca lebih lajut

PROGRAM SEMESTER KLS 4 SMT 1 & 2

PROGRAM SEMESTER KLS 4 SMT 1 & 2

No Kompetensi Dasar 3 Memahami hijrah Nabi Muhammad Saw ke Thaif  Mengidentifikasi sebab-sebab Nabi Muhammad Saw hijrah ke Thaif  Menceritakan peristiwa hijrah Nabi Muhammad Saw [r]

8 Baca lebih lajut

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK-HAK PEKERJA ANAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI INDUSTRI MEUBEL DESA BAWU BATEALIT JEPARA) - STAIN Kudus Repository

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK-HAK PEKERJA ANAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI INDUSTRI MEUBEL DESA BAWU BATEALIT JEPARA) - STAIN Kudus Repository

Islam mendorong manusia untuk berproduksi dan menekuni aktivitas ekonomi dalam segala bentuknya seperti pertanian, peternakan, industri, perdagangan, dan berbagai sesuai dengan bidang keahlian. Diharapkan setiap amal perbuatan yang dikerjakan manusia tersebut bermanfaat bagi manusia lain, dan dapat meningkatkan taraf hidup manusia sehingga hidupnya lebih sejahtera. Dengan bekerja setiap individu dapat memenuhi hajat hidup diri dan keluarganya, berbuat baik kepada keluarganya dan dapat memberikan pertolongan kepada mereka yang memerlukannya. Ini semua merupakan keutamaan-keutamaan yang yang dijunjung tinggi oleh agama, dan berbagai kebaikan tersebut tidak mungkin dilakukan tanpa harta.
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

Peristiwa Ghadir dalam Perspektif Ahlusunnah

Peristiwa Ghadir dalam Perspektif Ahlusunnah

Persis dengan alasan ini, khilâfah merupakan posisi yang ditentukan oleh Tuhan yang di dalamnya seorang khalifah ditetapkan dari orang-orang yang paling layak dan paling berilmu di kalangan umat, dan bukan masalah pemilihan (yang dilakukan oleh umat, AK).Dengan kata lain, khilâfah merupakan penetapan ketika suara rakyat tidak memiliki pengaruh sama sekali di dalamnya. Oleh karena itu, untuk menentukan pengganti Rasulullah Saw, kita harus mencarinya dengan perhatian yang fair dan imparsial dalam nas dan instruksi hukum serta sabda-sabda Nabi Saw tentang masalah ini dan mengamalkan apa yang telah kita temukan dari nas, hukum dan sabda Nabi Saw.
Baca lebih lanjut

179 Baca lebih lajut

SEJARAH NABI MUHAMMAD SAW

SEJARAH NABI MUHAMMAD SAW

agama, keadaan masyarakat Mekkah saat itu serba bebas tanpa mengenal peraturan dan norma- norma kemanusiaan.masyarakatnya disebut masyarakat jahiliyah yaitu masyarakat yang mementingkan hawa nafsu dalam mencapaikeinginannya. Namun, Rasulullah tetap sabar dan tawakal dalam berdakwah, walaupun selalu dihina, diejek, dan dlempari batu karena dalam berdakwah beliau dianggap membawa ajaran baru.

7 Baca lebih lajut

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Perbuatan yang dilarang di sini, misalnya adalah perbuatan-perbutan bid'ah dan mengandung unsur syirik serta memuja-muja Nabi Muhammad saw secara berlebihan, seperti membaca wirid-wirid atau bacaan-bacaan sejenis yang tidak jelas sumber dan dalilnya. Nabi Muhammad saw sendiri telah menyatakan dalam sebuah hadis:

2 Baca lebih lajut

Sejarah Nabi Muhammad saw (1)

Sejarah Nabi Muhammad saw (1)

menyampaikan berita kepada Aminah, mulutnya begitu berat untuk mengucapkan kata “ kata ini kepada wanita ini, ia tidak sanggup mengutarakannya, namun akhirnya terucap juga bahwa sang suami telah berpulang ke hadirat Allah Swt dan dimakamkan di abwa.Begitu goncang hatinnya mendengarkan hal ini, tak sanggup menahan tangisnya, ia menangis menahan sedih dan tak makan beberapa hari, namun ia bermimpi, dalam mimpinya seorang wanita datang dan berkata kepadanya agar ia menjaga bayi dalam janinnya dengan baik “ baik. Ia berulang kali bermimpi bertemu dengan wanita tersebut yang ternyata adalah Maryam binti Imran (Ibu Isa as). Dalam mimpinya sang wanita mulia ini berkata : Kelak bayi yang ada didalam rahimmu akan menjadi manusia paling mulia sejagat raya, maka jagalah ia baik “ baik hingga kelahirannya.Saat ayahanda Muhammad yang mulia ini Wafat dalam usia 20 tahun (riwayat lain 17 tahun), sang bintang kita ini sedang berada dalam kandungan ibunya, beberapa tahun kemudian Bunda Sang bintang menyusul suaminya dan dimakamkan di Abwa juga. Muhammad dibawa pulang oleh Ummu Aiman dan diasuh oleh kakeknya, belum lagi hilang duka setelah ditinggal Sang Bunda, ia pun harus kehilangan kakeknya ketika umurnya belum lagi menginjak delapan tahun. Setelah kepergian sang kakek, sang bintang (Muhammad) diasuh oleh pamannya, Abu Tholib, seorang putra Abdul Mutholib yang pertama
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Ringkasan Sejarah Nabi Muhammad Saw dari

Ringkasan Sejarah Nabi Muhammad Saw dari

Turunnya wahyu pertama QS. Al-A’la: 1-5 di gua Hira pada hari Senin di bulan Ramadan pada usia yang ke 40 menjadi awal kerasulan Muhammad saw. Wahyu pertama tersebut berisi: "1) Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan, 2) Yang menciptakan manusia dari segumpal darah, 3) Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia, 4) Yang mengajari (manusia) dengan pena, 5) Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya." Setelah menerima wahyu tersebut, Muhammad saw pulang menemui Khadijah dan mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dirinya. Khadijah menenangkan:
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

SEJARAH DAN PERJUANGAN NABI MUHAMMAD SAW

SEJARAH DAN PERJUANGAN NABI MUHAMMAD SAW

"Serahkanlah putusan kamu ini di tangan orang yang pertama sekali memasuki pintu Shafa ini." Tatkala   mereka   melihat   Muhammad   adalah   orang   pertama   memasuki   tempat   itu,   mereka berseru:   "Ini   al­Amin   (orang   yang   terpercaya)   ;   kami   dapat   menerima   keputusannya."   Lalu mereka menceritakan peristiwa itu kepada Muhammad. Iapun mendengarkan dan sudah melihat di mata mereka betapa berkobarnya api permusuhan itu. Ia berpikir sebentar, lalu katanya: "Kemarikan sehelai kain," katanya. Setelah kain dibawakan dihamparkannya dan diambilnya batu itu lalu diletakkannya dengan tangannya sendiri, kemudian katanya; "Hendaknya setiap ketua kabilah memegang ujung kain ini." Mereka bersama­sama membawa kain tersebut ke tempat   batu   itu   akan   diletakkan.   Lalu   Muhammad   mengeluarkan   batu   itu   dari   kain   dan meletakkannya di tempatnya. Dengan demikian perselisihan itu berakhir dan bencana dapat dihindarkan. Quraisy menyelesaikan bangunan Ka’bah sampai setinggi delapanbelas hasta (± 11 meter), dan ditinggikan dari tanah sedemikian rupa, sehingga mereka dapat menyuruh atau melarang orang masuk. Di dalam Ka’bah itu mereka membuat enam batang tiang dalam dua deretan dan di sudut barat sebelah dalam dipasang sebuah tangga naik sampai ke teras di atas lalu meletakkan Hubal di dalam Ka’bah. Juga di tempat itu diletakkan barang­barang berharga lainnya, yang sebelum dibangun dan diberi beratap menjadi sasaran pencurian.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...