Top PDF STUDI EVALUASI KINERJA ANGKUTAN KOTA DI KOTA JEMBER

STUDI EVALUASI KINERJA ANGKUTAN KOTA DI KOTA JEMBER

STUDI EVALUASI KINERJA ANGKUTAN KOTA DI KOTA JEMBER

Keywords: Kinerja Angkutan Kota. Pergerakan manusia terjadi karena adanya proses pemenuhan kebutuhan akan pendidikan, pekerjaan, berbelanja, bertamu dan kebutuhan lain yang terletak pada lokasi yang berbeda, baik itu dilakukan rutin setiap hari maupun tidak. Sarana dan prasarana utama menunjang pergerakan penduduk adalah kendaraan penumpang serta jaringan jalan. Penyediaan angkutan umum berkaitan dengan lokasi tujuan pergerakan. Untuk Kota Jember Pada saat ini angkutan darat untuk umum dalam kota dilayani oleh angkutan kota, angkutan pedesaan, taxi, bus kota dengan komponen utamanya adalah angkutan kota. Untuk mengimbangi mobilitas penduduk di kota jember yang aktif maka diperlukan pelayanan angkutan kota yang baik dalam arti kinerja dari angkutan kota tersebut dapat memenuhi dari permintaan.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Evaluasi kinerja angkutan kota di Kota Pangkalpinang

Evaluasi kinerja angkutan kota di Kota Pangkalpinang

Angkutan kota di Kota Pangkalpinang dikelola oleh pihak pemerintah dengan rute yang sudah ditentukan, dari delapan rute yang ada jumlah angkutan kota sudah ditentukan pemerintah, jaringan jalan yang dilayani oleh angkot belum efisien dan efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi angkutan kota di Kota Pangkalpinang pada saat ini dan untuk mengetahui tingkat kinerja angkutan kota di Kota Pangkalpinang. Dalam penelitian ini indikator kinerja angkutan kota yang dinilai adalah faktor muatan penumpang, kecepatan tempuh, headway, frekuensi, kapasitas operasi (availability), waktu perjalanan, waktu tunggu penumpang dan utilitas kendaraan. Dari hasil analisis kondisi angkutan kota di Kota Pangkalpinang Sebagian besar tidak memenuhi standar dan tingkat kinerja angkutan kota di Kota Pangkalpinang sangat buruk. Berdasarkan hasil evaluasi diberikan rekomendasi diantaranya, pertahankan nilai parameter yang memenuhi standar, tingkatkan nilai parameter yang dibawah sta ndar dan kurangi nilai parameter yang melebihi standar.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN DI KOTA DENPASAR  EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN DI KOTA DENPASAR.

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN DI KOTA DENPASAR EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN DI KOTA DENPASAR.

KATA HANTAR Puji dan syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat, perlindungan, serta kasih sayang- Nya yang tidak pernah berhenti mengalir dan selalu menyertai, yang selalu diberikan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini. Penulisan Tugas Akhir ini untuk memenuhi syarat yudisium dalam mencapai tingkat kesarjanaan Strata Satu (S1) pada Progaram Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

13 Baca lebih lajut

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN KOTA DI KOTA MALANG (STUDI KASUS JALUR ADL DAN AL)

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN KOTA DI KOTA MALANG (STUDI KASUS JALUR ADL DAN AL)

Dibuat: 2007-01-30 , dengan 3 file(s). Keywords: Load Faktor, Headway, frekuensi, Kecepatan Perjalanan Didalam meningkatkan jasa angkutan kota dikota Malang untuk masyarakat banyak, kiranya diadakan evaluasi kinerja angkutan kota dikota Malang. Untuk itu nantinya diharpkan bisa tercipta sarana transportasi yang aman, nyaman, tertib dan teratur. Sedangkan tujuan evaluasi kinerja angkutan kota dikota Malang adalah untuk mengevaluasi kembali sampai sejauh mana tingkat pelayananya.

1 Baca lebih lajut

Evaluasi Kinerja Angkutan Umum Kota Malang

Evaluasi Kinerja Angkutan Umum Kota Malang

Salah satu fungsi Kota Malang adalah kawasan pendidikan dimana ada 41 perguruan tinggi dengan skala nasional dan regional. Fasilitas pendidikan sampai dengan tingkat menengah ke atas berada di Kecamatan Klojen yang tersebar merata di semua kelurahan, mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak sampai SLTA. Jumlah TK yang ada yaitu 61 buah, SD sejumlah 64 buah, SLTP sejumlah 34 dan SLTA sejumlah 33 buah. Sedangkan untuk perguruan tinggi hanya terdapat 8 buah yang terdapat di Kelurahan Kasin, Gadingkasri, Oro- oro Dowo, Klojen dan Penanggungan. Rata-rata letak pusat pendidikan berada disepanjang jalan-jalan Kota Malang, antara lain UNIBRAW (Jl. Veteran - Jl. M.T. Haryono - Jl. Gajayana), IKIP/UM (Jl. Veteran - Jl. Surabaya), UNMER (Jalan Terusan Diaeng), ITN (Jalan Sigura-Gura), UMM (Jl. Bandung dan Jl. Bendungan Sutami), STIE Malangkucecwara, UNISMA (Jalan M.T. Haryono), UIN (Jl. Gajayana), Universitas KANJURUHAN, SIKEN, STIGMA, Universitas WIDYAGAMA (Jalan Borubudur), STIKI (Jalan Raya Tidar), dan lain-lain.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Evaluasi Kinerja Angkutan Umum Kota Malang

Evaluasi Kinerja Angkutan Umum Kota Malang

Salah satu fungsi Kota Malang adalah kawasan pendidikan dimana ada 41 perguruan tinggi dengan skala nasional dan regional. Fasilitas pendidikan sampai dengan tingkat menengah ke atas berada di Kecamatan Klojen yang tersebar merata di semua kelurahan, mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak sampai SLTA. Jumlah TK yang ada yaitu 61 buah, SD sejumlah 64 buah, SLTP sejumlah 34 dan SLTA sejumlah 33 buah. Sedangkan untuk perguruan tinggi hanya terdapat 8 buah yang terdapat di Kelurahan Kasin, Gadingkasri, Oro- oro Dowo, Klojen dan Penanggungan. Rata-rata letak pusat pendidikan berada disepanjang jalan-jalan Kota Malang, antara lain UNIBRAW (Jl. Veteran - Jl. M.T. Haryono - Jl. Gajayana), IKIP/UM (Jl. Veteran - Jl. Surabaya), UNMER (Jalan Terusan Diaeng), ITN (Jalan Sigura-Gura), UMM (Jl. Bandung dan Jl. Bendungan Sutami), STIE Malangkucecwara, UNISMA (Jalan M.T. Haryono), UIN (Jl. Gajayana), Universitas KANJURUHAN, SIKEN, STIGMA, Universitas WIDYAGAMA (Jalan Borubudur), STIKI (Jalan Raya Tidar), dan lain-lain.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM DI KOTA DILI, TIMOR LESTE  EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM DI KOTA DILI, TIMOR LESTE.

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM DI KOTA DILI, TIMOR LESTE EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM DI KOTA DILI, TIMOR LESTE.

3. Ir. JF. Soandrijanie L., M.T., selaku Dosen Pembimbing dan Koordinator Tugas Akhir Kekhususan Studi Transportasi atas kesabaran, bimbingan dan waktu yang telah banyak diberikan kepada penulis serta masukan- masukan yang telah diberikan.

14 Baca lebih lajut

EVALUASI EFEKTIFITAS KINERJA LAJUR KHUSUS ANGKUTAN DAN RODA DUA (STUDI KASUS JALAN GAJAH MADA KOTA JEMBER)

EVALUASI EFEKTIFITAS KINERJA LAJUR KHUSUS ANGKUTAN DAN RODA DUA (STUDI KASUS JALAN GAJAH MADA KOTA JEMBER)

iv KATA PENGANTAR Alhamdulillah puji syukur atas pertolongan Allah SWT yang telah memberi kekuatan kepada penulis dalam menyelesaikan tugas akhir ini. Segala hal yang telah diupayakan semoga bermanfaat bagi penulis maupun bagi pembaca. Tugas akhir ini berjudul „‟EVALUASI EFEKTIFITAS KINERJA LAJUR KHUSUS ANGKUTAN DAN RODA DUA (STUDI KASUS JALAN GAJAH MADA KOTA JEMBER)‟‟dengan membuat bab I sampai bab V. Bab I berisi pendahuluan, Bab II berisi tinjauan pustaka, Bab III berisi metodologi penelitian, bab IV berisi hasil dan pembahasan, serta bab V berisi kesimpulan dan saran.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Evaluasi Kinerja Angkutan Kota Rute Sekemirung-Panyileukan Kota Bandung

Evaluasi Kinerja Angkutan Kota Rute Sekemirung-Panyileukan Kota Bandung

Abstrak. Angkutan Kota (angkot) Rute Sekemirung Bumi Panyileukan merupakan trayek yang paling panjang yaitu 24 km dan jumlah armada sebanyak 125, seharusnya waktu tunggu kurang dari 5 menit dan waktu perjalanan kurang dari 1,5 jam. Berdasarkan survey pendahuluan faktanya dilapangan tidak sesuai, bahkan ada angkutan yang tidak sampai tujuan. Dengan mempertimbangkan kondisi lalulintas di Kota Bandung, timbul pertanyaan apakah bisa lebih baik atau setidaknya mendekati ideal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja angkutan pada rute tersebut, dengan metode pendekatan deduktif dari sudut pandang pengguna (user) dan operator. Variabel yang menjadi penilaian kinerja angkutan dalam penelitian ini adalah keselamatan, keamanan, kenyamanan, aksesibilitas, load factor, waktu perjalanan, kecepatan perjalanan, waktu tunggu dan tarif. Variabel-variabel tersebut mengacu pada Keputusan Direktur Jendral Perhubungan Darat No.SK.687/AJ.206/DRJD/2002. Dengan menggunakan metode analisis Importance Performance Analysis (IPA) dan pembagian zona diperoleh hasil kinerja yang kurang baik karena banyak fakta dilapangan yang dirasakan kurang memenuhi harapan user dan operator.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

EVALUASI KEBUTUHAN ANGKUTAN KOTA DI KOTA MALANG (STUDI KASUS ANGKUTAN KOTA JALUR CKL DAN MA)

EVALUASI KEBUTUHAN ANGKUTAN KOTA DI KOTA MALANG (STUDI KASUS ANGKUTAN KOTA JALUR CKL DAN MA)

Dibuat: 2007-02-03 , dengan 3 file(s). Keywords: Armada, Jam Puncak Penumpang Angkutan umum penumpang yang ada di Kota Malang saat ini masih belum memberi pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Masih banyak ketimpangan terjadi pada jumlah armada dan penumpangnya. Kebutuhan akan angkutan umum masih menjadi alternatif pilihan bagi

2 Baca lebih lajut

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN SEKOLAH GRATIS DI KOTA BLITAR

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN SEKOLAH GRATIS DI KOTA BLITAR

Demi meningkatan kinerja moda angkutan sekolah gratis, kebutuhan akan peningkatnya mutu layanan sangat di harapkan bagi pengguna jasa transportasi. Angkutan sekolah gratis di Kota Blitar sudah berjalan sekitar satu tahun, perlu adanya evaluasi terhadap rute yang dilalui. Apakah rute tersebut masih sesuai dengan kondisi saat ini sehingga keberadaannya masih efektif atau perlu adanya perubahan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kepuasan serta tingkat pelayanan dari bus sekolah gratis. Berdasarkan analisis IPA mengenai 27 variabel yang berhubungan dengan tingkat kepuasan pengguna, terdapat 13 variabel yang paling penting namun kinerjanya tidak memuaskan. Berdasarkan analisis Biaya Operasional Kendaraan (BOK) angkutan bus sekolah gratis, subsidi yang diberikan pemerintah kepada setiap penumpang pertahun sebesar Rp202.466,00 yang diperoleh dari perhitungan total Biaya Operasional Kendaraan (BOK) selama satu tahun di bagi dengan total penumpang pertahunnya
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

EVALUASI KINERJA PELAYANAN ANGKUTAN ANTAR KOTA DALAM PROPINSI (Studi Kasus : Angkutan Tranex Padang-Bukittinggi PP).

EVALUASI KINERJA PELAYANAN ANGKUTAN ANTAR KOTA DALAM PROPINSI (Studi Kasus : Angkutan Tranex Padang-Bukittinggi PP).

biasa digunakan adalah bus Angkutan Kota Dalam Propinsi (AKDP) yang bermuatan besar, akan tetapi semakin lama noda ini semak;n sulit dioperasikan disebabkan olch beber[r]

6 Baca lebih lajut

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN   PADA JALUR B2 DI KOTA PURWOKERTO  EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN PADA JALUR B2 DI KOTA PURWOKERTO.

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN PADA JALUR B2 DI KOTA PURWOKERTO EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN PADA JALUR B2 DI KOTA PURWOKERTO.

Puji syukur kehadirat Tuhan yang Mahaesa atas semua perlindungan, hikmat kebijaksanaannya serta kasih sayang-Nya yang tidak pernah berhenti mengalir dan selalu menyertai, yang selalu diberikan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelasikan Tugas Akhir ini dengan judul “EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN PADA JALUR B2” . Penulisan Tugas

14 Baca lebih lajut

Evaluasi Kinerja Angkutan Umum (Studi Kasus Bus Antar Kota Dalam Provinsi Jurusan Tambolaka- Evaluasi Kinerja Angkutan Umum (Studi Kasus Bus Antar Kota Dalam Provinsi Jurusan Tambolaka- Waikabubak, Sumba NTT).

Evaluasi Kinerja Angkutan Umum (Studi Kasus Bus Antar Kota Dalam Provinsi Jurusan Tambolaka- Evaluasi Kinerja Angkutan Umum (Studi Kasus Bus Antar Kota Dalam Provinsi Jurusan Tambolaka- Waikabubak, Sumba NTT).

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala karunia yang telah diberikan-Nya sehingga Tugas Akhir ini dapat dilaksanakan dan Laporan Tugas Akhir dengan judul Evaluasi Kinerja Angkutan Umum (Studi Kasus Bus Antar Kota Dalam Provinsi Jurusan Tambolaka – Waikabubak,Sumba NTT) ini dapat diselesaikan dengan baik.

13 Baca lebih lajut

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM DI KOTA KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR  EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM DI KOTA KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR (Studi Kasus Jalur 1 dan 2).

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM DI KOTA KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM DI KOTA KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR (Studi Kasus Jalur 1 dan 2).

Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus dan Bunda Maria atas segala berkat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas Akhir ini. Penulisan tugas akhir ini dimaksudkan untuk memenuhi syarat yudisium dalam mencapai tingkat Strata Satu (S1) pada Program Studi Teknik Sipil , Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

14 Baca lebih lajut

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN PERKOTAAN PADA TRAYEK RANTING DI JEMBER

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN PERKOTAAN PADA TRAYEK RANTING DI JEMBER

Transportasi merupakan kegiatan yang berperan sebagai urat nadi pembangunaan dan perekonomian suatu daerah. Namun, layanan transportasi di kawasan perkotaan dihadapkan oleh kompleksitas kondisi transportasi yang telah ada. Beberapa kondisi transportasi kota yang buruk, yaitu: kemacetan lalu lintas (traffic jam) dan lalu lintas merambat (traffic congestion), kesemrawutan lalu lintas, polusi udara dari knalpot mobil-mobil tua, kendaraan umum yang tidak aman, nyaman, dan tidak tepat waktu, kebijaksanaan pemerintah yang memanjakan penggunaan kendaraan pribadi dan mengabaikan pembinaan pada transportasi angkutan umum. Menurut Hesti (2008), semua trayek angkutan umum Kota Jember melakukan penyimpangan trayek. Angkutan umum yang memiliki pelayanan kinerja baik yaitu trayek H dengan rata-rata skor penilaian pembobotan 4, yang memiliki pelayanan kinerja cukup yaitu trayek A, B, C, D, E, G, K, N, R dengan rata-rata skor penilaian pembobotan 3 dan yang memiliki pelayanan kinerja buruk yaitu L, O, P, Q, T, V dengan rata-rata skor penilaian pembobotan 2, sedangkan untuk faktor muat yaitu antara 40,91 % - 145 %.
Baca lebih lanjut

48 Baca lebih lajut

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN PERKOTAAN PADA TRAYEK RANTING DI JEMBER

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN PERKOTAAN PADA TRAYEK RANTING DI JEMBER

Transportasi merupakan kegiatan yang berperan sebagai urat nadi pembangunaan dan perekonomian suatu daerah. Namun, layanan transportasi di kawasan perkotaan dihadapkan oleh kompleksitas kondisi transportasi yang telah ada. Beberapa kondisi transportasi kota yang buruk, yaitu: kemacetan lalu lintas (traffic jam) dan lalu lintas merambat (traffic congestion), kesemrawutan lalu lintas, polusi udara dari knalpot mobil-mobil tua, kendaraan umum yang tidak aman, nyaman, dan tidak tepat waktu, kebijaksanaan pemerintah yang memanjakan penggunaan kendaraan pribadi dan mengabaikan pembinaan pada transportasi angkutan umum. Menurut Hesti 2008, semua trayek angkutan umum Kota Jember melakukan penyimpangan trayek. Angkutan umum yang memiliki pelayanan kinerja baik yaitu trayek H dengan rata-rata skor penilaian pembobotan 4, yang memiliki pelayanan kinerja cukup yaitu trayek A, B, C, D, E, G, K, N, R dengan rata-rata skor penilaian pembobotan 3 dan yang memiliki pelayanan kinerja buruk yaitu L, O, P, Q, T, V dengan rata-rata skor penilaian pembobotan 2, sedangkan untuk faktor muat yaitu antara 40,91 % - 145 %.
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN DI KOTA DENPASAR.

PENDAHULUAN EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN DI KOTA DENPASAR.

Angkutan umum sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Hal ini disebabkan karena sebagian besar masyarakat yang berpengasilan menengah ke bawah akan menggunakan angkutan umum untuk menunjang kegiatan sehari-hari sehingga mobilitas jasa angkutan umum ini dapat dirasa penting keberadaannya. Selain itu angkutan umum harus direncanakan dan dikoordinasikan sebaik-baiknya sehingga pelayanan angkutan umum bisa menjangkau semua daerah yang ada, kususnya daerah pemukiman, perkantoran, dan pariwisata.

5 Baca lebih lajut

EVALUASI KINERJA PERUSAHAAN ANGKUTAN ANTAR KOTA DALAM PROVINSI JAWA TIMUR

EVALUASI KINERJA PERUSAHAAN ANGKUTAN ANTAR KOTA DALAM PROVINSI JAWA TIMUR

Transportasi merupakan salah satu elemen penting baik dalam perkotaan maupun antar perkotaan, baik dalam provinsi maupun antar provinsi. Dengan melihat banyaknya masyarakat saat ini yang menggunakan kendaraan pribadi, dapat kita bayangkan efek negatif yang akan timbul dan berpengaruh kepada lalu lintas khususnya dimasa sekarang. Salah satu cara mencegah atau setidaknya mengurangi pemakaian kendaraan pribadi adalah dengan meningkatkan sistem pelayanan angkutan umum, sehingga pengguna kendaraan pribadi berkenan menggunakan jasa angkutan umum. Angkutan umum yang beredar seringkali tidak memenuhi standart kelayakannya di dalam pelayanannya. Masih banyak angkutan umum yang tidak bekerja sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan. Banyaknya armada dari angkutan tersebut yang tidak bekerja sesuai prosedur atau tidak mengikuti standart mengakibatkan banyak orang lebih memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi dibandingkan dengan angkutan umum. Memperhatikan fenomena tersebut, maka sangatlah perlu dilakukan evaluasi dari kinerja dari angkutan umum.
Baca lebih lanjut

79 Baca lebih lajut

Evaluasi Kinerja Pelayanan Angkutan Kota Di Kota Palu (Studi Kasus Trayek Mamboro Manonda Line B2)

Evaluasi Kinerja Pelayanan Angkutan Kota Di Kota Palu (Studi Kasus Trayek Mamboro Manonda Line B2)

Peningkatan jumlah penduduk yang diiringi dengan perbaikan ekonomi, menuntut ketersediaan moda angkutan dalam jumlah cukup dan memadai. Di Kota Palu sendiri jumlah armada angkot mengalami penurunan seiring dengan menurunnya minat pengguna angkutan kota Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pelayanan angkutan kota berdasarkan tingkat kepuasan pengguna sehingga angkutan kota kembali menjadi moda trasportasi utama bagi masyarakat Kota Palu. Dalam mengevaluasi kinerja pelayanan angkutan kota (line B2)dari sisi supply di Kota Palu, menggunakan dua parameter penilaian standar penilaian minimum (SPM) yaitu PM Nomor 98 Tahun 2013 tentang Standar Pelayanan minimal angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum dalam trayek dan Petunjuk Teknis penyelenggaraan Angkutan Penumpang Perkotaan Dirjen Perhubungan Darat RI , 2002. Untuk menilai persepsi masyarakat terhadap kondisi dan tingkat pelayanan angkutan kota menggunakan Severity Index. Pada hasil analisis pelayanan moda angkutan kota angkutan kota (line B2)termasuk kategori kurang sementara tingkat pelayanan trayek angkot line B2 termasuk kri teria ”baik. Secara umum penilaian persepsi masyarakat berdasarkan tingkat kepuasan terhadap angkutan kota line B2 trayek Mamboro-Manonda di Kota Palu, dari lima dimensi SERVQUAL, tiga dimensi yaitu Tangibles(bukti langsung)dan , Reliability (kehandalan), nilai severi- ty indeksnya berada di antara 12,5% sampai 37,5% termasuk skala penilaian persepsi”Rendah”, sedangkan pada kategori
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...