BAB II GAMBARAN UMUM
2.3 Acara Khitanan dan Pernikahan di Desa Tinggi Raja
Desa Tinggi Raja merupakan salah satu desa dari 7 desa di Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan. Acara khitanan dan pernikahan di Desa Tinggi Raja, tidak jauh berbeda dari kebanyakan desa lainnya. Dimana dalam menggelar sebuah pernikahan sudah menjadi kewajiban orang tua kepada anaknya, baik diselenggarakan sederhana maupun mewah. Walaupun pinangan atau mahar nikah tidak sebesar dari acara yang digelar, orang tua akan mencari cara untuk tetap bisa merayakannya. Apalagi acara tersebut sudah menjadi sebuah tradisi yang wajib digelar dalam masyarakat. Begitu pun dengan acara khitanan, biasanya orang tua bernazar untuk membuat syukuran bahkan merayakan acara khitanan dengan meriah, sampai ada juga yang menggabungkan keduanya dalam satu perayaan dengan tujuan untuk menghemat biaya yang dikeluarkan namun, tetap bisa menyelenggarakan keduanya.
Acara khitanan di Desa Tinggi Raja umumnya dilakukan setelah anak sudah disunat oleh mantri atau pun sudah sembuh dan tidak kesakitan lagi. Acara khitanan dilakukan dengan mendudukkan anak di pelaminan, kemudian diiringi dengan proses acara tepung tawar bagi masyarakat Desa Tinggi Raja yang bersuku Melayu, acara upah-upah bagi masyarakat Desa Tinggi Raja yang bersuku Batak, dan among-among bagi masyarakat Desa Tinggi Raja yang bersuku Jawa. Tidak lupa pula dengan hiburan seperti kibot ataupun jaran kepang bagi masyarakat yang mampu. Sedangkan yang memiliki biaya pas-pasan
biasanya mereka menyewa kibot duduk dan pastinya ada saja yang menyanyi dengan suka rela dalam acara tersebut, baik pihak keluarga maupun masyarakat setempat. Untuk menyewa kibot duduk tidak susah di Desa Tinggi Raja, karena banyak sekali yang menyediakan jasa hiburan seperti ini.
Acara pernikahan memiliki banyak ragam dan variasi menurut tradisi suku bangsa, agama, budaya, maupun kelas sosial. Acara Pernikahan di Desa Tinggi Raja umumnya wajib digelar orang tua kepada anaknya sebagai bentuk rasa kebahagiaan keluarga dan sekalian mengumumkan pada masyarakat luas.
Acara pernikahan akan diselenggarakan sesuai dengan kemampuan masing-masing dan mengikuti proses acara sesuai dengan pernikahan modern maupun pernikahan adat nya masing-masing baik dari segi adat mempelai wanita maupun mempelai pria.
Namun, pada umumnya masyarakat Desa Tinggi Raja sendiri menggelar acara khitanan dan pernikahan menggunakan acara modern. Dalam menggelar acara khitanan dan pernikahan di Desa Tinggi Raja, ada kebutuhan-kebutuhan yang harus dipenuhi dan pastinya membutuhkan biaya yang cukup besar. Diantara kebutuhan-kebutuhan dan biaya yang diperlukan tersebut yaitu:
a. Waktu dan Tempat/Lokasi Pesta
Untuk waktu acara biasanya dimulai menjelang makan siang yaitu sekitar pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai yaitu sekitar pukul 22.00 WIB.
Kecuali menggunakan acara adat maka pelaksanaan acara dimulai lebih cepat.
Di Desa Tinggi Raja untuk menggelar acara khitanan dan pernikahan umumnya masih dilakukan di pekarangan rumah sendiri. Bahkan jika memiliki
pekarangan rumah yang begitu sempit misalnya seperti rumah susun, dan rumah yang di pinggir pasar maka masih bisa menumpang pekarangan rumah tetangga. Masyarakat desa biasanya memiliki tenggang rasa untuk hal itu.
Walaupun terkadang diantara bertetangga ada ketidakcocokan suatu pekara, namun mereka bisa menyampingkan hal tersebut.
Untuk menyelenggarakan di gedung pastinya akan membayar sewa gedung dan ini mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Hanya orang-orang mampu dan mempunyai alasan-alasan tertentu yang akan memilih jalan ini.
Seperti yang dikatakan oleh Ibu Ani:
“Beberapa orang memang ada yang melakukan acara perkawinan di gedung, namun untuk acara khitanan sampai sekarang belum pernah ada yang menyelenggarakannya di gedung, selain biayanya yang besar kita kan hidup bermasyarakat alangkah baiknya dilaksanakan di rumah sendiri.”
b. Penunjang Dekorasi dan Kenyamanan Tamu
Pemilihan dekorasi tentunya sesuai dengan selera masing-masing individu. Apalagi jasa yang menyediakan dekorasi seiring zaman selalu mengikuti tren masa kini dan mudah untuk dicari di berbagai media sosial.
Dekorasi dalam acara khitanan mungkin tidak semahal dekorasi acara pernikahan. Sekarang ini acara pernikahan memakai jasa dekorasi begitu banyak dimulai dari dekorasi acara tunangan, lalu acara akad sampai ke acara besarnya yaitu resepsi.
Penyedia jasa dekorasi biasanya sudah terlatih untuk mendekorasi sebuah acara sesuai dengan permintaan dan tema acara yang akan dilaksanakan.
Layanan dekorasinya pun meliputi dekorasi meja, dekorasi dinding, dan kreasi
dekorasi. Di Desa Tinggi Raja hal ini lebih sering disebut dengan jasa sewa teratak dimana di dalamnya sudah satu paket dengan dekorasi.
Penyedia jasa dekorasi senantiasa membatu, merancang dan menciptakan dekorasi acara sebaik mungkin. Baik dilakukan dalam ruangan ataupun luar ruangan. Para vendor dekorasi acara akan terlebih dahulu survei lokasi, kemudian mematangkan konsep, sampai pada akhirnya mulai merancang segala kebutuhan dekorasi sesuai dengan tema dan konsep acara. Hingga pada hasil akhirnya tercipta sebuah dekorasi yang menarik agar acara dapat berjalan dengan sempurna.
c. Tata Rias dan Baju
Saat ini banyak sekali pilihan konsep pernikahan yang akan mewujudkan setiap impian kedua calon mempelai untuk memiliki pernikahan bak negeri dongeng. Begitu pun di Desa Tinggi Raja, seperti gaya busana hingga riasan wajah, dimana saat ini tak hanya terdiri dari busana dan riasan pengantin lawas namun sudah mengikuti tren masa kini sehingga semua angan-angan akan pernikahan impian dapat diwujudkan.
Khususnya pada mempelai wanita, dengan riasan pengantin yang baik membuat dirinya tampak cantik dan berhasil membuat tamu undangan yang hadir merasa takjub, terpesona bahkan pangling dengan sosok pengantin wanita. Karena itulah tujuan sebenarnya dari riasan wajah untuk mempelai wanita baik dengan konsep pernikahan modern atau menggunakan salah satu adat budaya. Sedangkan saat ini banyak make up pengantin yang menawarkan beragam pilihan riasan sesuai dengan keinginan si pengantin. Namun begitu,
masih tetap saja terkadang hasilnya tidak memenuhi harapan sehingga menimbulkan kekecewaan di hari yang bahagia. Bukannya terlihat cantik memukau, wajah justru akan tampak aneh dengan riasan yang tebal dan menor.
Menjadi seorang perias pengantin tentu saja membutuhkan keahlian khusus, karena masalah make up bukanlah sesuatu yang bisa dipelajari hanya dengan membaca buku-buku dan melihat video saja, karena syarat utamanya adalah dipraktikkan langsung. Oleh sebab itu, menjadi seorang perias harus memiliki kemauan yang keras dalam belajar, karena tentu saja merias wajah tak cukup dipelajari hanya dalam sekali dua kali kursus saja.
Selain itu, perias wajah yang baik juga memiliki rasa ingin tahu akan dunia estetika terutama perkembangan dunia rias merias, dimana setiap harinya selalu saja muncul inovasi baru entah itu dari segi riasan mata atau bibir.
Apalagi setiap individu memiliki bentuk wajah yang berbeda-beda sehingga membutuhkan keahlian khusus dalam menyamakan riasan dengan bentuk karakter wajah. Apalagi jika ingin memiliki pernikahan dengan memakai baju adat tertentu akan lebih rumit lagi. Karena setiap adat tentu mempunyai ciri-ciri tersendiri dalam riasan wajah, bahkan tak sedikit pula dari riasan wajah tersebut memiliki makna tersendiri.
Pemilihan kosmetik juga menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan riasan wajah yang mampu memukau semua orang. Baik produk lokal maupun internasional memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri, semuanya tergantung dari jenis wajah pengantin. Karena itu, perias pengantin harus bisa membaca jenis wajah pengantin dan menentukan produk mana yang
paling tepat untuk digunakan. Pilihan warna yang beragam seharusnya tidak menjadi kesulitan bagi perias pengantin dalam memilih yang sesuai karakter kliennya. Sehingga hasil yang ditampilkan akan tampak halus, bercahaya dan merona berseri. Dengan riasan wajah yang halus, maka kecantikan alami pengantin pun tak akan seluruhnya tertutup oleh riasan karena mengaplikasikan make up yang begitu natural. Kemudian untuk pemilihan baju, biasanya
sepasang pengantin memakai 5 sampai 7 kostum pada acara pernikahannya.
Dalam acara khitanan di Desa Tinggi Raja tata rias dan baju juga disewa, umumnya cukup satu pasang baju saja tidak sebanyak yang dibutuhkan dalam acara pernikahan, karena prosesi acara khitanan juga tidak selama dari acara pernikahan. Kemudian pemakaian make up juga dipoleskan oleh anak yang akan disunat dengan riasan sederhana saja agar anak terlihat lebih cerah.
Di Desa Tinggi Raja, paket cenderung diminati. Karena mempermudah pekerjaan bagi yang akan berpesta. Tidak perlu sibuk untuk mencari jasa yang berbeda-beda. Cukup satu jasa saja sudah mencakup dari dekorasi (sewa teratak), tata rias dan baju, lalu foto dan video. Kemudian, adapun kisaran harga paket khitanan yaitu sekitar Rp10.000.000,00 dan kisaran harga paket pernikahan yaitu sekitar Rp5.500.000,00 sampai Rp25.000.000,00. Seperti yang dikatakan oleh Ibu Nurul yaitu salah satu anggota dari tata rias dan baju Farhan pada saat melakukan wawncara di rumah beliau:
“Kami bisa mencari jasa lainnya seperti jasa dekorasi (sewa teratak), tata rias dan baju sesuai dengan keinginan pihak yang berpesta, cuma kembali lagi semua tergantung pihak yang berpesta, mau atau tidaknya. Kalau memang ingin mencari sendiri ya tidak apa-apa, kalau mau kami yang mencarikan juga kami bisa. Biasanya kami memiliki beberapa rekan kerjasama
dalam hal ini. Adapun harga paket yang kami pasang untuk acara khitanan Rp10.000.000,00 dan acara pernikahan Rp5.500.000,00 sampai Rp25.000.000,00”.
d. Penunjang Dokumentasi: Foto dan Video
Di Desa Tinggi Raja, jasa foto dan video sangat diperlukan di banyak acara dan event. Mengabadikan acara besar akan lebih baik dengan adanya jasa profesional untuk membuat foto dan video. Momen pernikahan pastinya adalah momen yang penting dan ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Setiap orang pasti ingin pernikahannya menjadi suatu momen yang tidak terlupakan. Jasa fotografer yang profesional tentunya sangat membantu dalam rangkaian acara tersebut. Acara pernikahan juga biasanya menjadi momen ketika bertemu kembali bersama dengan teman-teman lama. Sehingga ketika acara pernikahan bisa membuat foto-foto dengan pose menarik bersama teman lama. Setelah pernikahan selesai bisa melihat-lihat kembali foto-foto unik tersebut bersama dengan pasangan dan juga keluarga mengenai momen-momen indah ketika pesta pernikahan berlangsung. Jasa fotografer yang profesional juga tidak akan hanya mengambil foto-foto resmi yang dilakukan bersama dengan pengantin, tetapi juga banyak foto-foto lain yang tidak kalah unik dari interaksi para tamu-tamu yang saling bertemu dan berbagi kebahagiaan.
Acara kunjungan orang-orang penting, kemudian acara temu kangen alumni tentunya akan memiliki kesan yang mendalam bagi setiap orang yang datang. Di sini, teman lama yang telah berpisah selama bertahun-tahun akhirnya kembali berkumpul dan berbagi cerita. Tentunya tidak akan sempat untuk mengabadikan segala momen dalam foto karena sibuk berbagi cerita
dengan teman lama.
Begitupun juga dalam menyelenggarakan acara khitanan. Bagi orang tua anak adalah segalanya, maka momen yang seumur hidup sekali ini sangat penting diabadikan dalam bentuk foto dan video. Karena rasa kebahagiaan mereka di acara tersebut dapat dilihat dan diingat kembali ketika melihat foto dan video itu.
e. Penunjang Ekstra: Undangan Tamu
Undangan merupakan sebuah media yang digunakan untuk mengajak teman, kerabat dekat dan sanak saudara untuk menghadiri sebuah acara. Di era yang serba digital seperti sekarang ini selain undangan berbentuk kertas (hard copy), ada juga yang berbentuk foto, video atau website. Di Desa Tinggi Raja,
undangan jenis ini biasanya disebut dengan undangan digital. Undangan digital memiliki kelebihan menghemat waktu, karena tidak perlu jalan keluar rumah atau menyuruh orang untuk mengantar undangan yang bisa jadi memakan waktu berjam-jam bahkan seharian. Dengan undangan digital hanya memerlukan koneksi internet untuk mempercepat pengiriman. Hemat biaya, karena undangan digital tidak perlu dicetak, tidak mengeluarkan biaya bahan dan cetaknya. Sehingga dana yang ada bisa digunakan untuk hal lain. Lebih unik, karena dapat menampilkan beberapa foto dengan animasi yang menarik bahkan bisa ditambah dengan lagu yang romantis yang membuat undangan pernikahan lebih unik dan tetap sopan. Saat ada kesalahan pun merubahnya juga gampang tidak seperti undangan cetak yang apa bila ada kesalahan, namun sudah terlanjur dicetak maka harus dicetak ulang lagi dan memakan
waktu dan biaya tentunya.
f. Konsumsi Tamu
Saat mengadakan acara, persiapan yang tidak boleh terlewat adalah soal hidangan makanan bagi para tamu. Ada dua pilihan dalam persiapan konsumsi tamu yaitu masak sendiri atau katering. Masalah konsumsi untuk menggelar sebuah acara di Desa Tinggi Raja umumnya masih masak sendiri dengan bantuan gotong-royong masyarakat desa setempat. Ada istilah “rewang” yaitu orang yang membantu tetangga yang sedang punya hajatan seperti khitanan dan pernikahan. Rewang atau membantu tetangga tentunya suatu kegiatan yang sangat positif terutama untuk masyarakat Indonesia khususnya di Jawa sendiri yang memang kental dengan budaya gotong-royongnya, karena dengan rewang bisa saling bergotong-royong antara warga yang satu dengan yang lainnya tanpa membeda-bedakan sehingga menimbulkan rasa saling membutuhkan dan membentuk persatuan yang kuat.
Di Desa Tinggi Raja orang rewang akan diundang langsung ke rumahnya pada pihak yang akan berpesta. Adapun yang diundang seperti tetangga, saudara, dan kerabat dalam cakupan wilayah dekat ataupun sudah pernah menanam barang atau uang pada sebagian orang yang diundang rewang. Untuk jumlah yang diundang biasanya sekitar 50 sampai 100 orang.
Umumnya orang rewang akan membawa buah tangan pada saat satu hari sebelum acara dilaksanakan. Adapun buah tangan tersebut berupa barang seperti beras 5 kg, mie hun 2,5 kg, 1,5 kg ayam/1 ekor ayam, telur 1 papan, kol, kelapa 1 gandeng. Namun, sekarang tidak lagi sistem tanam barang
melainkan uang. Uang akan dimasukkan dalam amplop undangan dengan isi uang dimulai dari Rp30.000,00 sampai Rp100.000,00/orang. Kemudian orang rewang akan diberi bontotan tersendiri yang akan dibawa mereka. Biasanya akan diberi bontot sebanyak 3 kali yang berisi nasi, ayam/telur, mie, kacang panjang/buncis, dan nasi manis maupun dodol.
Pembagian kerja orang rewang terdiri dari ketua masak, perajang, mendandang, pencuci piring, mengantarkan konsumsi ke meja hidangan hingga penerima tamu. Kemudian ada biaya upah tersendiri yang akan diterima oleh beberapa orang rewang seperti ketua masak, pendandang, dan pencuci piring.
Ketiga kerjaan itu sangat berat sehingga wajar adanya upah, bahkan upah tersebut sudah ada patokan ataupun harga pasarannya. Biaya ketua masak yaitu Rp350.000,00, pendandang yaitu Rp300.000,00, dan pencuci piring yaitu Rp250.000,00.
Di Desa Tinggi Raja untuk penyediaan seluruh sembako keperluan acara hajatan dapat bon dengan Bapak Nanang, salah satu pedagang yang memiliki Toko Sembako di Desa Tinggi Raja. Seperti yang dijelaskan oleh bapak Nanang ketika diwawancarai di kedai beliau yaitu:
“Namanya di kampung saling kenal tidak menjadi masalah uang muka dulu yang diberikan kepada saya sebagai tanda jadi mengambil sembako dari saya. Memang rata-rata masyarakat Desa Tinggi Raja sendiri kalau buat acara hajatan ya ambilnya ke saya. Kadang mereka mau buat pesta besar tapi uang nya pas-pasan tapi sebagian besar mereka ikut arisan pesta jadi saya lebih yakinlah bisa dibayar mereka. Memang persyaratannya kalau bisa pas di hari pesta itu dilunasi ataupun satu hari usai pestalah paling lama. Saya juga mau diputarkan lagi uangnya ke yang lain. Ya saling tolong menolonglah intinya.”
g. Hiburan
Hiburan di Desa Tinggi Raja sangat penting pada sebuah acara. Bahkan acara kecil, seperti acara ulang tahun saja akan menyewa kibot duduk untuk mengisi kekosongan waktu pada acara tersebut. Apalagi acara besar seperti acara khitanan dan pernikahan. Pada umumnya di Desa Tinggi Raja, jika orang yang menggelar acara dengan mewah maka hiburan yang dipakai untuk suku batak ialah dengan menyewa gondang, jika suku melayu biasanya mereka akan menyewa orkes, dan jika suku jawa maka mereka akan menyewa jaran kepang.
Namun semakin berkembangnya teknologi, hiburan musik lebih digemarin begitu pun di Desa Tinggi Raja, seperti menyewa DJ. Diiringi lagu yang dinyanyikan oleh para biduan. Tidak lupa untuk merencanakan daftar plylist seperti lagu favorit. Tapi biasanya, para biduan sangat ahli dan tahu apa yang umumnya dicintai dan dinikmati oleh sebagian besar tamu. Saat para tamu undangan mulai memenuhi tempat pernikahan, mereka biasanya mengatur ritme musik yang cocok dengan suasana. Biasanya banyak juga para tamu undangan yang ingin menyumbang nyanyian dalam acara tersebut, baik masyarakat desa, keluarga maupun rekan kerja yang memiliki hobi menyanyi.
Adapun biaya yang dikeluarkan pastinya akan lebih besar dibandingkan dengan kibot duduk. Dimana harga pasaran dari kibot duduk hanya sekitar Rp300.000,00 sampai Rp350.000,00/24 jam.
Gambar 2.1 Kibot Duduk Milik Ibu Nurul, 08 Mei 2020
2.4 Macam-Macam Arisan di Desa Tinggi Raja