• Tidak ada hasil yang ditemukan

Activity Diagram Perangkingan

Dalam dokumen MAULIDA SARI (Halaman 57-0)

Bab 3 Analisis Sistem

3.3 Pemodelan Sistem

3.3.2 Activity Diagram

3.3.2.2 Activity Diagram Perangkingan

Gambar 3.6. Activity Diagram Perangkingan

Activity diagram perangkingan seperti yang ditunjukkan pada gambar 3.6. dimulai dari user menginputkan banyaknya jumlah pasien IGD, setelah inputan banyaknya pasien akan dilakukan perhitungan didalam menu alternatif inputkan setiap nilai alternatif suhu, frekuensi nadi, frekuensi nafas dan tekanan darah. Kemudian user mengkilik button process dan sistempun melakukan perhitungan metode Analitical Ptocess Hierarchy Process untuk menghasilkan nilai perangkingan pada sietiap jumlah pasien yang sudah diinputkan.

3.3.2.3 Sequence Diagram

Sequence Diagram merupakan diagram yang menggambarkan agaimana ojek didalam dan disekitar sistem saling berinteraksi. Seuence Diagram terdiri dari

mengilustrasikan bagaimana pesan dikirim dan diterima antara objek satu dengan yang lain. Seuence Diagram untuk sistem ini dapat dilihat pada gambar 3.6.

berikut:

Gambar 3.7. Sequence Diagram

3.4. Flowchart

Flowchart (bagan alir) merupakan sebuah gambaran dalam bentuk diagram alir dari algoritma-algoritma dalam suatu program, yang menyatakan arah alur program tersebut (Pahlevy, 2010). Flowchart sistem yang akan dibahas pada penelitian ini dapat dilihat pada gambar 3.8. berikut:

Mulai

Inputkan data pasien

Inputkan nilai ketetapan pasien

tiap kriteria

Perhitungan metode AHP

Pengurutan bobot prioritas secara

ascending

Output perangkingan

data pasien

Selesai

Gambar 3.8. Flowchart Sistem

Flowchart sistem dimulai dengan user menginputkan data pasien kesistem yang akan disimpan kedalam database. Kemudian inputkan nilai ketetapan masing-

masing dari pasien dan akan dilakukan proses perhitungan menggunakan metode AHP. Proses metode AHP dapat dilihat pada gambar 3.9. berikut:

start

Menentukan kriteria dan sub kriteria dari setiap pasien

Membuat matriks berpasangan kriteria dan sub kriteria

Membuat matriks nilai kriteria dan sub kriteria (prioritas)

Menghitung rasio konsistensi

CR<=0,1

YA

Menyusun matriks prioritas antara kriteria dan sub kriteria

Menghitung nilai kriteria pasien

End

Gambar 3.9. flowchart Metode AHP

Flowchart metode AHP dilakukan untuk menghitung nilai kriteria dari setiap pasien, setelah dilakukan proses perhitungan metode AHP akan menghasilkan output perangkingan dari banyaknya pasien yang sudah diinputkan. Proses perangkingan dihitung dari banyaknya data yang sudah diinputkan, dan akan melakukan proses perhitungan metode AHP berdasarkan nilai ketetapan dari

metode AHP. Setelah itu akan dilakukan proses perangkingan berdasarkan banyaknya dan kondisi pasien tersebut.

3.5. Perancangan Interface

Dalam perancangan sebuah sistem, salah satu faktor yang perlu diperhatikan adalah perancangan antar muka pengguna. Interface yang sederhana akan dapat dengan mudah dimengerti oleh user. Untuk interface pada sistem yang akan dibangun dalam penelitian ini, terdapat beberapa form berbeda sesuai dengan fungsinya yaitu halaman utama, halaman data lokasi, halaman penentuan rute, halaman bantuan, dan halaman tentang.

3.5.1 Interface Antarmuka Home

Antarmuka home merupakan tampilan yang pertama kali muncul saat sistem dijalankan. Interface antarmuka home dalam sistem ini dapat dilihat pada gambar 3.10. berikut:

Gambar 3.10. Antarmuka Home

Keterangan:

1. Label untuk menampilkan judul metode.

2. Drawable untuk menampilkan logo rumah sakit.

3. Button untuk menampilkan inputan data pasien.

4. Button untuk menampilkan nilai kriteria.

5. Button untuk menampilkan cara penggunaan aplikasi.

6. Buttonl untuk menampilkan keterangan dari metode yang digunakan.

7. Button untuk menampilkan beberapa data diri penulis.

3.5.2 Interface Antarmuka Data Pasien

Antarmuka data pasien merupakan halaman yang menampilkan data pasien yang akan diinputkan dan disimpak kedalam database. Interface halaman data pasien dalam sistem ini dapat dilihat pada gambar 3.11. berikut:

Gambar 3.11. Antarmuka Data Pasien Keterangan:

1. Textview menampilkan data yang sudah diinputkan.

2. Button untuk menambahkan data pasien.

3. Button kemenu selanjutnya, untuk menentukan nilai ketetapan metode AHP.

3.5.3 Interface Antarmuka Kriteria

Interface antarmuka kriteria merupakan halaman untuk menampilakn tabel kriteria. Interface halaman kriteria dapat dilihat pada gambar 3.12. berikut:

Gambar 3.12. Antarmuka Kriteria Keterangan:

1. Textview menampilkan tabel kriteria.

2. Textview menampilkan keterangan dari tabel kriteria

3.5.4 Interface Halaman Penggunaan

Interface halaman penggunaan merupakan halaman yang menjelaskan tentang cara penggunaan aplikasi. Interface halaman peenggunaan dapat dilihat pada gambar 3.13. berikut:

Gambar 3.13. Antarmuka Penggunaan Keterangan:

1. Textview sebagai judul halaman.

2. Textview yang menampilkan cara penggunaak aplikasi.

3.5.5 Interface Antarmuka SPK-AHP

Interface halaman SPK-AHP merupakan halaman yang menampilkan tentang Sistem Pendukung Keputusan dan metode AHP. Interface halaman SPK-AHP dapat dilihat pada gambar 3.14.berikut:

Gambar 3.14. Antarmuka APK-AHP

Keterangan:

1. Menampilkan keterangan tentang SPK.

2. Menampilkan keterangan tentang metode AHP.

3.5.6 Interface Antarmuka Tentang

Interface antarmuka tentang untuk menampilkan biodata diri penulis. Interface halaman tentang dapat dilihat pada gambar 3.15. berikut:

Gambar 3.15. Antarmukan Tentang Keterangan:

1. Textview sebagai judul halaman.

2. Imageview sebagai foto penulis.

3. Textview berfungsi sebagai nama penulis.

4. Textview berfungsi seagai nim penulis.

5. Textview berfungsi seagai program studi penulis.

6. Textview berfungsi seagai universitas penulis.

7. Textview berfungsi seagai email penulis.

8. Textview berfungsi seagai nomor handphone penulis.

9. Textview berfungsi seagai alamat penulis.

BAB 4

IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

4.1. Implementasi Sisitem

Tahap Implementasi sistem merupakan langkah lanjutan dari tahapan analisis dan perancangan sistem yang dirangkum di bab tiga. Pada tahapan ini, dilakukan penerapan metode ke dalam suatu program yang telah dirancang. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah analytical hierarchy process (ahp), pada bidang ilmu sistem pendukung keputusan. Implementasi dilakukan berdasarkan perancangan yang dilakukan sebelumnya. Perancangan sistem yang baik akan memudahkan pengembangan sistem di tahap implementasi. Sistem ini dibangun dengan menggunakan Android Studio 3.4.2, dengan bahasa pemrograman Java. Sistem pada penelitian ini mempunyai beberapa menu yang di buat yaitu TriaseAPP, Data Pasien, Kriteria , Penggunaan, SPK-AHP dan Tentang

4.1.1 Halaman TriaseAPP

Halaman tampilan awal yang disimolkan dengan TriaseAPP yaitu menu utama yang terdapat lima pilihan menu, yaitu dapat dilihat pada gambar 4.1. berikut:

Gambar 4.1. Halaman TriaseAPP

4.1.2 Halaman Data Pasien

Gambar 4.2. Halaman Data Pasien

4.1.3 Halaman Kriteria

Gambar 4.3. Halaman Kriteria

4.1.4 Halaman Tentang

Gambar 4.4. Halaman Tentang

4.2 Pengujian Sistem

Pengujian sistem merupakan tahap lanjutan setelah tahap implementasi sistem.

Pengujian sistem dilakukan untuk melihat dan membuktikan sistem yang dibangun telah berjalan dengan baik dalam memberikan rekomendasi pestisida yang sesuai keinginan user. Pengujian sistem ini dilakukan pada beberapa data pasien yang diIGD Rumah Sakit menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP).

4.2.1 Pengujian Sistem Penginputan Data Pasien

Analytical Hierarchi Process (AHP) merupakan pengambilan keputusan yang mengevaluasi beberapa kriteria dan alternatif. Adapun pengujian sistem dengan menggunakan metode analytical hierarchi process (ahp) akan dilakukan 2 (dua) kali pengujian proses dengan menginputkan data pasien di dalam aplikasi. Berikut adalah pengujian sistem penentuan pasien.

1. Pengujian Proses

Pertama-pertama dilakukan dengan menginputkan 6 (enam) data pada sistem, dapat dilihat pada gambar 4.5. berikut:

Gambar 4.5. Penginputan Data Pasien Oleh User

selanjutnya user memili diagnosa pada setiap pasien

Gambar 4.6. Pemilihan diagnosa pada Pasien Oleh User

Setelah data diinputkan dan disimpan kedalam database, maka akan tampil seperti gambar 4.7. berikut:

Gambar 4.7. Data Pasien

Maka selanjutnya akan melakukan proses perangkingan pada setiap pasien dengan cara mengklik pada button (>), dan akan tampil hasil seperti gamar 4.8. berikut:

Gambar 4.8. Hasil Pengurutan Data Pasien

BAB 5

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan

Bersadarkan analisis, perancangan dan hasil implementasi sistem penentuan pasien triase di IGD Rumah Sakit menggunakan metode Analytical Hierarchi Process (AHP), maka dapat disimpulkan bahwa :

1. Sistem penentuan pasien triase ini dapat memberikan hasil urutan data pasien yang mana lebih parah tingkat kegawatannya yang sesuai dengan kebutuhan user menggunakan metode Analytical Hierarchi Process (AHP).

2. Proses penentuan pasien dibutuhkan beberapa kriteria sebagai pertimbangan.

Adapun kriteria yang ditentukan yaitu suhu, nadi, nafas dan tekanan darah.

Dari beberapa kriteria tersebut kemudian diolah dengan mengimplementasikan metode Analytical Hierarchi Process (AHP) sebagai perhitungannya untuk menghasilkan nilai terbesar yang akan terpilih sebagai alternatif tertinggi.

3. Hasil pengujian perhitungan metode Analytical Hierarchi Process (AHP) pada simulasi data yang diuji coba menunjukkan bahwa proses perhitungan nilai/urutan yang menjadi alternatif tertinggi berdasarkan masukan tingkat kepentingan pasien dari user .

5.2. Saran

Berikut ini beberapa saran yang dapat dipertimbangkan untuk memperbaiki penelitian ini dan untuk penelitian kedepannya, yaitu :

1. Dalam penelitian selanjutnya dapat mengembangkan aplikasi yang telah dibuat ini dengan penambahan kriteria-kriteria lain sebagai pertimbangan dalam penentuan tingkat kegawatan pasien serta penambahan interface yang lebih baik.

2. Sistem pengambil keputusan yang akan dikembangkan selanjutnya dapat dikembangkan lagi dengan fitur-fitur yang lebih sesederhana mungkin.

3. Untuk kedepannya aplikasi juga dapat dikembangkan dengan penerapan metode lainnya sebagai perbandingan dan dapat dijadikan model pengembangan sistem yang lebih baik lagi.

DAFTAR PUSTAKA

Ardiyani, V.M., Andri W, M.T., dan Eko K., R., 2015. Analisa Peran Perawat Triage Terhadap Waiting Time Dan Length Of Stay Pada Ruang Triage Di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit dr Saiful Anwar Malang. Jurnal CARE. vol.3, no.1, hal.39-48.

Daihani, D.U., 2001. Komputerisasi Pengambilan Keputusan. PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia - Jakarta Anggota IKAPI.

Gani, H., Suseno, dan J.E., 2015. Penerapan Metode AHP-Topsis Untuk Penyeleksian Permohonan Kredit Pada Koperasi Pegawai Repulik Indonesia. Jurnal Sistem Informasi Bisnis. vol.5, no.1, hal.33-39.

Gurning, Y., Karim, D., dan Misrawati, 2014. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Petugas Kesehatan IGD Terhadap Tindakan Triage Berdasarkan Prioritas. Jurnal Online Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau. vol.1, no.1, hal.1-9.

Gustia, M., dan Manurung, M., 2018. Hubungan Ketepatan Penilaian Triase Dengan Tingkat Keberhasilan Penanganan Pasien Cedera Kepala Di IGD RSU HHKBP Balige Kabupaten Toba Samosir. Jurnal Jumantik. vol.3, no.2, hal.98-114.

Manurung, P. (2010). Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerima Beasiswa Dengan Metode Ahp Dan Topsis (Studi Kasus: Fmipa Usu). Skripsi.

Universitas Sumatera Utara.

Marti, E., 2016. Validasi Triase Dilihat Dari Hubungan Level Triage Terhadap Length of Stay Pasien Di IGD. The Indonesian Journal Of Health Science.

vol.7, no.1, hal.99-104.

Nurdiyanto, H., dan Meilia, H., 2016. Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Prioritas Pengembangan Indusri Kecil dan Menengah di Lampung Tengah Mengunakan Analytical Hierarchi Process (AHP). Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia. vol.4, no.1, hal.37-42.

Padmanabhan, N., Burstein, F., Wassertheil, J., Homblower, B., 2006. A Mobile Emergency Triage Decision Support System Evaluation. Proceeding of the 39th Hawai International Conference on System Sciences.

Prasetyo, A., 2015. Sistem Penunjang Keputusan Pemilihan Layanan Kesehatan dengan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) di Kabupaten Sidoarjo. Journal of Information and Technology. vol.3, no.1, hal.45-51.

Saragih, S.H., 2013. Penerapan Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) Pada Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Laptop. Jurnal Pelita Informatika. vol.4, no.2. hal.82-88.

Sari, F. 2018., Metode dalam Pengambilan Keputusan. CV Budi Utama – Anggota IKAPI.

Sumarno, M.S., Yudi Ismanto, A., dan Bataha, Y., 2017. Hubungan Ketetapan Pelaksanaan dengan Tingkat Kepuasan Keluarga Pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUP Prof.Dr. R. D. Kandou Manado. Journal Keperawatan. vol.5, no.1, hal.1-6.

Supriadi, A., Rustandi. A., Komarlina, L.H.D., dan Ardiani T.G. 2018., Analytical Hierarchy Process (AHP). CV Budi Utama – Anggota IKAPI.

Thim, T., Krarup N.H., Grove, E.L., Rohde, C.V., dan Lofgren, B., 2012. Initial assessment and treatment with the Airway, Breathing, Circulation, Disability, Exposure (ABCDE) approach, International Journal of General Medicine vol.5, no.5, hal.117–119.

Yunita, D., dan Ridhwati, E., 2017. Penerapan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Pada Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Laptop.

Journal Konferensi Mahasiswa Sistem Informasi. vol.5, no.1, hal. 131-136.

LISTING PROGRAM

Urutan Pasien

package com.maulida.triaseapp.activity;

import androidx.annotation.NonNull;

import androidx.appcompat.app.AppCompatActivity; import androidx.recyclerview.widget.LinearLayoutManager; import androidx.recyclerview.widget.RecyclerView;

import android.os.AsyncTask;

import android.os.Bundle;

import android.util.Log;

import android.widget.TextView;

import com.google.android.material.snackbar.Snackbar;

import com.maulida.triaseapp.LoadDataPasienCallback;

import com.maulida.triaseapp.R;

import com.maulida.triaseapp.adapter.DataPasienAdapter;

import com.maulida.triaseapp.database.DataPasienHelper;

import com.maulida.triaseapp.entity.DataPasien;

import java.lang.ref.WeakReference;

import java.util.ArrayList;

public class UrutanPasienActivity extends

AppCompatActivity{ private TextView txt_hasil;

private RecyclerView rvDataPasien;

// private ProgressBar progressBar;

private static final String EXTRA_STATE = "pasien";

private DataPasienAdapter dataPasienAdapter; private DataPasienHelper dataPasienHelper;

@Override

protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) { super.onCreate(savedInstanceState);

setContentView(R.layout.activity_urutan_pasien);

txt_hasil = findViewById(R.id.txt_hasil);

final ArrayList<DataPasien>pasien=this.getIntent().getExtras().

getParcelableArrayList("pasien");

final int banyaknya = pasien.size();

final float[][] suhu = {{1, 2, 3, 1, 7, 2, 5, 1, 2, 2, 2, 5}, {0.5f, 1, 2, 2, 6, 2, 1, 1, 1, 1, 1, 7}, {0.33f, 0.5f, 1, 2, 4, 2, 3, 2, 1, 1, 1, 5}, {1, 0.5f, 0.5f, 1, 2, 2, 2, 3, 2, 1, 1, 5}, {0.1428f, 0.1667f, 0.25f, 0.5f, 1, 0.3333f, 0.2f, 0.5f, 0.5f, 0.25f, 0.333f, 1}, 0.5555f, 0.5555f, 0.5555f, 0.5555f, 3, 1, 1, 1, 2, 2, 2, 4}, {0.222f, 1, 0.333f, 0.5f, 5, 1, 1, 3, 2, 1, 1, 7},{1, 1, 0.5f, 0.333f, 2, 1, 0.333f, 1, 2, 1, 1, 5}, {0.5f, 1, 1, 0.5f, 2, 0.5f, 0.5f, 0.5f, 1, 1, 1, 9}, {0.5f, 1, 1, 1, 4, 0.5f, 1, 1, 1, 1, 1, 9}, {0.5f, 1, 1, 1, 3, 0.5f, 1, 1, 1, 1, 1, 9}, {0.2f, 0.1428f, 0.2f, 0.2f, 1, 0.25f, 0.1428f, 0.2f, 0.111f, 0.111f, 0.111f, 1}

};

float[] total = new float[banyaknya];

int[] penyakit = new int[banyaknya];

for (int p = 0; p < banyaknya; p++) {

penyakit[p] = Integer.parseInt(pasien.get(p).getId_penyakit());

Log.d("penyakitke:", String.valueOf(penyakit[p]));

}

// int[] penyakit = {0, 1, 2, 3, 4};

int pi = 0;

for (int p = 0; p < banyaknya; p++) { for (int i = 0; i < banyaknya; i++) {

if (i == penyakit[p]) { pi = i;

} }

for (int p2 = 0; p2 < banyaknya; p2++) { if (penyakit[p2] != penyakit[p]) {

total[p] += suhu[penyakit[p2]][pi];

} else if (penyakit[p2] == penyakit[p]) { total[p] += 1;

} }

Log.d("totalsuhu", String.valueOf(total[p]));

}

pi = 0;

float[][] normalisasi = new float[banyaknya][banyaknya];

float[] bobotprioritas = new float[banyaknya];

for (int p = 0; p < banyaknya; p++) { for (int i = 0; i < banyaknya; i++) {

pi = i;

} }

for (int p2 = 0; p2 < banyaknya; p2++) {

normalisasi[p][p2] = suhu[penyakit[p2]][pi] / (float) total[p];

Log.d("normalisasi", String.valueOf(normalisasi[p][p2])); {0.25f, 0.2f, 0.14286f, 0.11111f, 1, 0.5f, 0.25f, 0.2f, 0.1666667f, 0.1666667f, 0.2f, 2}, {1, 0.25f, 0.33333f, 0.166667f, 2, 1, 1, 2, 1, 1, 1, 5}, {1, 0.5f, 0.33333f, 0.25f, 4, 1, 1, 2, 1, 1, 1, 7}, {1, 0.5f, 0.25f, 0.2f, 5, 0.5f, 0.5f, 1, 1, 1, 1, 8}, {1, 1, 0.5f, 0.166667f, 6, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 9}, {1, 1, 1, 0.166667f, 6, 1, 1, 1, 1, 1, 2, 9}, {1, 1, 1, 0.2f, 5, 1, 1, 1, 1, 0.5f, 1, 9}, {0.2f, 0.1666667f, 0.14286f, 0.11111f, 0.5f, 0.2f, 0.142857143f, 0.125f, 0.11111f, 0.11111f, 0.11111f, 1} };

float[] total_nadi = new float[banyaknya];

int pi2 = 0;

for (int p = 0; p < banyaknya; p++) { for (int i = 0; i < banyaknya; i++) {

if (i == penyakit[p]) { pi2 = i;

} }

for (int p2 = 0; p2 < banyaknya; p2++) { if (penyakit[p2] != penyakit[p]) {

total_nadi[p] += nadi[penyakit[p2]][pi2];

} else if (penyakit[p2] == penyakit[p]) { total_nadi[p] += 1;

float[][] normalisasi_nadi = new float[banyaknya][banyaknya];

float[] bobotprioritas_nadi = new float[banyaknya];

for (int p = 0; p < banyaknya; p++) {

normalisasi_nadi[p][p2] = nadi[penyakit[p2]][pi2] / (float) total_nadi[p];

Log.d("normalisasi_nadi", String.valueOf(normalisasi_nadi[p][p2]));

}

bobotprioritas_nadi[p] += normalisasi_nadi[p2][p];

}

Log.d("bobotprioritas_nadi", String.valueOf(bobotprioritas_nadi[p]));

}

final float[][] nafas = {{1,2,2,1,4,2,2,1,1,1,1,5}, {0.5f,1,1,1,5,1,2,1,1,1,1,4}, {0.5f,1,1,2,5,3,4,2,2,3,1,7},{1,1,0.5f,1,9,6,8,6,5,4,6,9},0.25f,0.2f,0.2f,0.11111f,

1,0.1250f,0.5f,0.166667f,2,0.2f,0.2f,2},{0.5f,1,0.33333f,0.166667f,8,1,3,2,1,1,1 ,5},{0.5f,0.5f,0.25f,0.125f,2,0.33333f,1,2,2,1,1,6},{1,1,0.5f,0.166667f,6,0.5f,0.

5f,1,2,1,1,7},{1,1,0.5f,0.2f,0.5f,1,0.5f,0.5f,1,2,2,8},{1,1,0.33333f,0.25f,5,1,1,1, 0.5f,1,1,9},{1,1,1,0.166667f,5,1,1,1,0.5f,1,1,7},{0.2f,0.25f,0.14286f,0.11111f,0

.5f,0.2f,0.166667f,0.142857f,0.125f,0.11111f,0.124857f,1}

};

float[] total_nafas = new float[banyaknya];

int pi3 = 0;

for (int p = 0; p < banyaknya; p++) { for (int i = 0; i < banyaknya; i++) {

if (i == penyakit[p]) { pi3 = i;

} }

for (int p2 = 0; p2 < banyaknya; p2++) { if (penyakit[p2] != penyakit[p]) {

total_nafas[p] += nafas[penyakit[p2]][pi3];

} else if (penyakit[p2] == penyakit[p]) { total_nafas[p] += 1;

} }

Log.d("totalnafas", String.valueOf(total_nafas[p]));

}

pi3 = 0;

float[][] normalisasi_nafas = new float[banyaknya][banyaknya];

float[] bobotprioritas_nafas = new float[banyaknya];

for (int p = 0; p < banyaknya; p++) {

normalisasi_nafas[p][p2] = nafas[penyakit[p2]][pi3] / (float) total_nafas[p];

Log.d("normalisasi_nafas", String.valueOf(normalisasi_nafas[p][p2]));

final float[][] darah = {{1,2,1,1,4,2,2,1,1,1,1,8}, {0.5f,1,1,1,3,1,1,3,1,1,1,2},

{1,1,1,1,9,5,5,3,4,1,1,9},{1,1,1,1,9,7,4,6,3,3,5,9},0.25f,0.33333f,0.11111f,0.11111f,1

,1,2,2,2,2,2,4},{0.5f,1,0.2f,0.14286f,1,1,2,3,2,1,2,7},{0.5f,1,0.2f,0.25f,0.5f,0.5f,1,2,1, 1,1,8},{1,0.33333f,0.33333f,0.166667f,0.5f,0.333333f,0.5f,1,1,1,1,8},{1,1,0.25f,0.33

333f,0.5f,0.5f,1,1,1,1,1,7},{1,1,1,0.33333f,0.5f,1,1,1,1,1,2,8},{1,1,1,0.2f,0.5f,0.5f,1,1 ,1,0.5f,1,9},{0.125f,0.5f,0.111111f,0.111111f,0.25f,0.142857f,0.125f,0.125f,0.14285

7f,0.125f,0.11111f,1}};

float[] total_darah = new float[banyaknya];

int pi4 = 0;

for (int p = 0; p < banyaknya; p++) { for (int i = 0; i < banyaknya; i++) {

if (i == penyakit[p]) { pi4 = i;

} }

for (int p2 = 0; p2 < banyaknya; p2++) { if (penyakit[p2] != penyakit[p]) {

total_darah[p] += darah[penyakit[p2]][pi4];

} else if (penyakit[p2] == penyakit[p]) { total_darah[p] += 1;

} }

Log.d("totaldarah", String.valueOf(total_darah[p]));

}

pi4 = 0;

float[][] normalisasi_darah = new float[banyaknya][banyaknya];

float[] bobotprioritas_darah = new float[banyaknya];

for (int p = 0; p < banyaknya; p++) {

for (int i = 0; i < banyaknya; i++) {

normalisasi_darah[p][p2] = darah[penyakit[p2]][pi4] / (float) total_darah[p]; // bobotprioritas[ii] += normalisasi[ii][jj];

// bobotprioritas_nadi[ii] += normalisasi_nadi[ii][jj];

// bobotprioritas_nafas[ii] += normalisasi_nafas[ii][jj];

// bobotprioritas_darah[ii] += normalisasi_darah[ii][jj];

// }

pasien.get(ii).setSuhu(bobotprioritas[ii]);

pasien.get(ii).setNadi(bobotprioritas_nadi[ii]);

pasien.get(ii).setNafas(bobotprioritas_nafas[ii]);

Log.d("setSuhu", String.valueOf(pasien.get(ii).getSuhu()));

Log.d("setNadi", String.valueOf(pasien.get(ii).getNadi()));

Log.d("setNafas", String.valueOf(pasien.get(ii).getNafas()));

Log.d("setDarah", String.valueOf(pasien.get(ii).getDarah()));

}

getSupportActionBar().setTitle("Urutan Penanganan Pasien");

int urutan[] = new int[pasien.size()];

float nilai[] = new float[pasien.size()];

for (int i = 0; i < pasien.size(); i++) { urutan[i] = i;

DataPasien temp = pasien.get(i);

nilai[i] = (float) ((temp.getSuhu() * 0.25) + (temp.getNadi() * 0.25) + (temp.getNafas() * 0.25) + (temp.getDarah() * 0.25));

Log.d("nilairank", String.valueOf(nilai[i]));

}

int n = pasien.size();

for (int i = 0; i < n - 1; i++) { for (int j = 0; j < n - i - 1; j++) {

if (nilai[j] < nilai[j + 1]) { float temp = nilai[j];

nilai[j] = nilai[j + 1];

nilai[j + 1] = temp;

int temp1 = urutan[j];

urutan[j] = urutan[j + 1];

urutan[j + 1] = temp1;

} } }

String hasilnya = "";

DataPasien dataPasien = new DataPasien();

for (int i = 0; i < pasien.size(); i++) {

hasilnya += "Pasien ke-"+(urutan[i] + 1) + "\n";

hasilnya += "Nama\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t : " + pasien.get(urutan[i]).getNama() +

"\n";

hasilnya += "Usia\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t : " + pasien.get(urutan[i]).getUsia() +

"\n";

hasilnya += "Gender\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t : " + pasien.get(urutan[i]).getGender() +

"\n";

hasilnya += "Diagnosa Penyakit\t : " + "\n";

hasilnya += pasien.get(urutan[i]).getDiagnosa_penyakit() +

"\n"; hasilnya += "\n";

txt_hasil.setText(hasilnya);

// Log.d("SetID", String.valueOf(pasien.get(i).getId()));

// dataPasien.setId(String.valueOf(urutan[i]+1));

}

// pasien tampilkan

} }

DAFTAR RIWAYAT HIDUP CURRICULUM VITAE

Nama : Maulida Sari

Tempat/Tanggal Lahir : Air Joman Baru , 21 july 1997 Jenis Kelamin : Perempuan

Agama : Islam

Kewarganegaraan : Indonesia

Alamat Sekarang : Jalan Eka surya Gg. Eka Sekolah no.16

Telp/ Hp : 083260491294

Email : [email protected]

2015-2019 : S1 Ilmu Komputer Universitas Sumatera Utara, Medan

2012-2015 : SMA N 7 Tanjungbalai 2009-2012 : Mts Negeri Tanjungbalai 2003-2009 : SD Negeri 136917 Tanjungalai Bahasa : Indonesia, Inggris

Pemrograman : C#, Java, HTML, PHP

Database : Mysql

IDE : Android Studio, SharpDevelop

2018 : Praktik Kerja Lapangan di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sumatera Utara

SEMINAR/ WORKSHOP

1. Peserta Seminar Nasional Melalui Teknologi untuk Menciptakan Mahasiswa Kreatif dan Mandiri.

2. Peserta Seminar Artechno.

3. Peserta Seminar Nasional “Grab Your Dream & Get Your Future”.

4. Peserta Seminar Internasional “Grab Your Dream & Get Your Future”.

Dalam dokumen MAULIDA SARI (Halaman 57-0)

Dokumen terkait