• Tidak ada hasil yang ditemukan

2-7 Ajarkan Anak Kita Huruf dan Angka Lemurian

Dalam dokumen diskusi lsbd hikmatul iman 1 kelahiran2 (Halaman 81-83)

1. Untuk menetralisir Minnara, sebaiknya ajarkan huruf dan angka Lemurian pada anak-anak kita agar otak mereka terlatih untuk berikir ala Lemurian.

Kelahiran 27

25 Jan 2011

Sepertinya kita harus mulai membiasakan diri dengan huruf lemurian, meskipun huruf latin masih tetap kita pakai, tapi untuk menetralisir Minnara sebaiknya mulai ajarkan huruf lemurian pada anak-anak kita, juga angka lemurian juga, biar otak anak terlatih untuk berikir ala lemurian.

Zhena Amnarutta artinya Anak Amnarutta, yang berkembang menjadi Zhan, lalu lama kelamaan menjadi Jang, itu adalah panggilan pada seorang anak di Bangsa Lemurian. ZHENA AMNARUTTA adalah panggilan pada Arkhytirema ketika digembleng. Mereka memanggil berdasarkan ayahnya, bukan berdasarkan ibunya seperti kebiasaan Atlantis. Karena yang menjadi acuan adalah kepala rumahtangga, atau pemimpin rumahtangga. Semua ayah dan ibu di Bangsa Lemurian memanggil kepada anak dengan panggilan ZHENA berikut disertai nama Ayahnya. Tetapi setelah dewasa atau setelah lulus proses Prodimaar maka mereka akan memanggil dengan WHARUGA atau Badan. Kata WHARUGA ini yang sekarang berkembang menjadi WARGA atau penduduk, padahal arti sebenarnya adalah Badan atau Tubuh. Bangsa Lemurian baru mengakui seseorang itu dewasa apabila sudah menguasai Prodimaar, dan melalui Mortaphrabeena secara lengkap, kalau sesuatu terjadi sehingga proses itu terganggu, maka mereka akan bekerja sama agar orang tersebut menjadi WHARUGA. Setelah lulus pun Arkhytirema dipanggil WHARUGA ARKHYTIREMA. Tetapi bukan berarti sang ibu atau BRINIRHA tidak ada peran, justru peran Ibu sangat penting di dalam memberikan ASI dan pelajaran kasih sayang dan keluwesan seorang Ibu.

17.20:

Sorry tadi Akang lagi buat lagi formula baru untuk Hydrinntana, ternyata yang sekarang bisa lebih praktis.. Lebih praktik pembuatannya dan penggunaannya..jadi lebih bagus ieu mah..Heu Heu

26 Jan 2011 K’ Adwin:

@ K D: kang, punten ini pertanyaan penasaran

saja, tiba2 muncul diotak.. Sewaktu zaman

ARKHYTIREMA,planet kita ini bumi (earth) namanya apa?? Terus planet-planet laen di tata surya apa

namanya? Karena planet tetangga kita dinamakan berdasarkan nama-nama dewa.. Nuhun kang.. Saya:

@Kang Adwin: yg sudah dibahas KD baru 2: (1) bulan: NIRRANTHEA

(2) matahari: RHA cmiiw

K D:

Zaman LEMURIAN planet bumi disebut ARDH GRUMMA. ARDH artinya bumi atau tanah,

GRUMMA artinya berkembang dan tumbuh. Alasan diberi nama ARDH GRUMMA karena banyak tempat yang harus diberi proyek GRANUMA contohnya

indonesia. Mereka atau bangsa lemurian tidak membuat proyek GRANUMA di planet lain ditata surya kita. Padahal kalau misalnya mau planet mars bisa dijadikan proyek GRANUMA.

K’Yoli:

Kang.. Kalo di indonesia -selain krn banjir Nuh- apakah proyek GRANUMA ini dipakai krn sbg akibat dr banyaknya cerobong2 asap Tannur KRAIMAN?

K D:

Memang proyek granuma di indonesia salah satunya karena banyak cerobong tannur kraiman.

Terus nama nama planet itu dulu namanya bukan seperti mitologi dewa dewa yunani itu hanya kesepakatan para ahli setelah mereka menemukan teleskop. Nanti akang cari nama nama nya karena harus sesuai dengan urutan dan susunan sekaligus harus ada ilustrasinya.

Diluar tata surya kita proyek granuma dipergunakan untuk membuat tempat tinggal baru dan berbagai macam fasilitas alam yang cocok bagi yang menempatinya.

Kalau soal crop circle, itu sesuatu yang masih bisa dipalsukan dan membuatnya juga mudah sekali, jadi sebetulnya itu adalah upaya pengalihan perhatian dari masalah politik dan SBY, makanya berdasarkan kesaksian, mereka mendengar suara gemuruh, kalau kerjaan Alien itu lain, tidak begitu, lagian di daerah itu tidak ada sesuatu yang menarik Alien. Di daerah itu kan ada bukit yang agak tinggi, sengaja dipilih daerah itu agar orang bisa menonton dan heboh, jadi rame kan?!.. malahan video UFO di Lembang yang Akang Upload di youtube dipakai oleh TV ONE buat satu contoh penampakan ufo di Indonesia

Berhubung teknologinya mah susah meniru dan sudah di monopoli oleh keturunan atlantis seperti, makanya jadi yang gampang-gampang saja lah, kayak ngacak- ngacak sawah orang

28 Jan 2011

WASKITA adalah kewaspadaan yang wajib dimiliki oleh setiap Lemurian untuk melihat segala sesuatu secara sadar dan dengan pertimbangan yang jauh dari untung dan rugi. Tidak dipermainkan oleh pikiran yang selalu mereka-reka dan ingin untung sendiri.

WASKITA adalah sebuah prinsip dimana kita mewaspadai nafsu-nafsu yang ada di dalam diri kita. Bagaimana nafsu tersebut secara cerdas membuat semua hal yang buruk tentang diri kita menjadi indah dan terlihat baik, dalam artian kita selalu membuat pembenaran-pembenaran terhadap kesalahan yang kita buat. WASKITA ini berlaku ke dalam diri kita dan juga keluar diri kita. Kewaspadaan ini adalah kewaspadaan

universal. WASKITA akan membuat nafsu menjadi alat untuk kemajuan, bukan nafsu menjadi alat untuk mencari kesenangan dimana kita selalu ingin mencari enaknya sendiri. Sering tanpa memikirkan akibatnya bagi orang lain. WASKITA ini hanya bisa dicapai apabila kita benar-benar berikir dengan tanpa beban untung dan rugi serta tanpa melibatkan enak atau tidak enak ketika melakukan sesuatu. WASKITA mengajarkan kita hanya memberi, tak harap kembali. WASKITA, bentuknya tangan satu menempel di dada, satu di perut dengan dada tegak.

Setiap anak diberi gambaran tentang anatomi tubuh, tentang aliran kimia tubuh, sel tubuh, sehingga mereka tau persis sesungguhnya yang berbahaya itu bukan iblis tapi nafs kita sendiri. Karena nafs itu adalah sarana untuk agar kita bisa hidup, tetapi itu bisa jadi sarana iblis pula untuk membisiki kepada hal-hal ingin selalu enak dan menguntungkan. Hal-hal yang enak dan menguntungkan ini, merupakan senjata iblis agar kita menjadi sesat dan jahat. Bahkan, menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kesenangan-kesenangan tersebut. Semuanya bersifat badani. Kalau kita mengetahui anatomi secara 100%, kita bisa tau aliran- aliran nafs itu kemana saja, lewat aliran darah.

Namun, ARKHYTIREMA adl murid yg kritis. Ia malah bertanya Bentuk Sang Pencipta seperti apa? Bisa tidak ketemu Sang Pencipta?

ARKHYTIREMA terus bertanya sehingga gurunya pun tidak bisa jawab. Terakhir, yang menjawab adalah bapaknya, AMNARUTTA, “Nanti, setelah kamu meninggal, baru kamu bertemu Sang Pencipta.” Ketika mengajarkan WISHNU, dilakukan di ruang GAMMA, yang artinya belajar, pelajaran yang sekarang dipakai oleh bahasa sansekerta. Ketika mempelajari WASKITA dibawa melihat alam semesta (secara holograik). Visual holograik disuntikan ke kepalanya, dan karena materi WISHNU perlu dialog, maka dilakukan dalam ruangan GAMMA itu (murid, guru/ proiler dan orang tua). Kalau pelajaran2 yg tidak perlu dialog dng murid, materi pelajaran tinggal dikirim otak ke otak.

Catatan:

bahasa lemurian utk nafs atau nafsu adl NISPHA, ruh adl RUBH,

DZAT/Allah adl DATH.

Ruang GAMMA memakai teknologi holograf dng menggunakan hydrogen. Jadi, hydrogen dibuat panas, shg muncul uap air dan uap air inilah yang menjadi layar. Ruangannya seperti ruangan sauna, cuma uap airnya adalah uap air yang ringan karena unsur hidrogennya lebih ringan. Kalau manusia biasa 2.5% masuk ruangan itu perlu baju khusus. Hanya ARKHYTIREMA, DHARMINA (proiler

ARKHYTIREMA di PRODIMAAR), BRINIRHA, dan AMNARUTTA. Kalau DHARMINA tidak bisa menjawab, orang tuanya ikut nimbrung memberikan jawaban.

Waktu masuk ke ruangan GAMMA, penuh uap yang mengambang campur hydrogen, nah ARKHYTIREMA lupa untuk menurunkan energinya yang luar biasa, dan para petugas disana serta DHARMINA dan orang tuanya juga lupa soal itu. Hidrogen mudah terbakar dan energi ARKHYTIREMA mengeluarkan panas yang bisa menimbulkan gesekan hydrogen sehingga meledak ruangannya. Karena ledakannya besar, sempat ribut, namun tidak ada yang marah. Mereka lempeng saja dan justru mereka belajar dari peristiwa itu..

29 Jan 2011

Soal Hidrynntana..ternyata benar-benar luar biasa, dengan ramuan baru hydrogen yang dihasilkan benar- benar harus dipakai memasak atau untuk keperluan apapun, soalnya selalu meregenerasi, kemarin dipakai Kang Wowon karena Akang pesankan kalau melewati 10 Psi harus dipakai, digunakan Kang Wowon sampai 5 Psi, setelah dibiarkan selama seharian setelah dipakai, diperiksa lagi ternyata sudah di 15 Psi lebih, lalu dipakai lagi sampai 5 Psi, besoknya di cek lagi sudah di atas 15 Psi lagi lalu dipakai lagi sampai 5 Psi, barusan Akang lihat setelah pulang dari Jakarta itu di 12 Psi, kemungkinannya akan naik terus dan kalau dibiarkan maka akan terus membesar Psi nya. Akang kirim photonya di picture

2-8. Senjata ULLTHRODASS

Dalam dokumen diskusi lsbd hikmatul iman 1 kelahiran2 (Halaman 81-83)