9
GARIS BESAR Latar Belakang Alkitab
Kitab Bacaan
Mat. 6:5-13
Kebenaran Alkitab
Doa adalah jalinan komunikasi yang erat dengan Allah.
Tujuan Pelajaran
Mendekat kepada Allah saat kita mencari diri-Nya melalui doa.
Ayat Hafalan
“Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita.”
(Ef. 5:20)
Yesus berikan sebuah contoh doa yang dikenal sebagai Doa Bapa Kami. Doa ini tidaklah hanya untuk dihafalkan dan diucapkan, tetapi lebih berperan sebagai pola doa yang diikuti saat kita bawakan ucapan syukur dan permohonan kepada Allah.
Yesus memulai dengan kalimat, "Bapa kami yang di surga.” Ini mengungkap-kan bahwa Allah tidak hanya kudus dan agung, tetapi penuh kasih dan perhatian pula.
Kalimat “Datanglah Kerajaan-Mu” menunjuk pada kekuasan rohani Allah. Kerajaan Allah terdapat dalam hati kita (Luk. 17:21) dan akan menjadi sempurna saat semua kejahatan dihancurkan dan Ia akan ciptakan langit dan bumi yang baru (Why. 21:1).
Ketika kita berdoa, “Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukup-nya,” kita mengakui bahwa Allah adalah pemelihara dan penyedia kebutuhan hidup.
Allah pun menghendaki agar kita memohon kekuatan kepada-Nya saat menerima ujian melebihi batas kemampuan dan kekuatan untuk mengampuni.
Doa Bapa Kami dimulai dengan penyanjungan, lalu menuju ke permohonan, dan diakhiri dengan kata penyembahan terhadap kemuliaan Allah. Berdasarkan perintah Yesus, doa kita haruslah mengikuti pola tersebut.
Doa adalah seumpama nafas rohani bagi umat Kristen. Dengan doa, seorang Kristen dapat memelihara kekuatan rohani serta memperbarui karakter rohaninya. Dengan demikian, kehidupan doa adalah sesuatu yang penting agar dapat menerima kekuatan Allah.
Doa Bapa Kami haruslah menjadi pola doa kita. Kita harus berdoa memuji Allah atas perbuatan-Nya, berdoa untuk kebutuhan sehari-hari dan memohon pertolongan untuk perjuangan rohani kita sehari-hari.
Salah satu pengajaran utama dari Doa Bapa Kami adalah kita harus berdoa dengan sikap 'jadilah kehendak-Mu'. Saat berdoa dengan sikap ini, kita berdoa agar rencana Allah yang sempurna dapat terlaksana dalam kehidupan kita. Seringkali kita terinspirasi untuk lakukan segala sesuatu menurut keinginan kita, yang mungkin bukanlah kehendak Allah. Menurut Yes. 55:8-9 dikatakan, “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman Tuhan. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.” Mohonlah kepada Allah untuk berikan kekuatan agar kita dapat berdoa kepada-Nya setiap hari dalam kepatuhan penuh terhadap rancangan Allah yang sempurna.
“Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah
dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu." (1 Tes. 5:16-18)
Alkitab
Makanan
Rohani
untuk
Renungan
Belakang
Alkitab
Mengenai
Murid
Anda
Murid-murid mungkin telah kembangkan sebuah kebiasaan berdoa bersama keluarga atau sesama jemaat selama berada di gereja atau dalam kebaktian rumah tangga. Satu hal lainnya yang patut dikembang-kan adalah kebiasaan berdoa tanpa adanya kehadiran orangtua atau paksaan dari mereka atau seseorang lainnya di gereja. Mungkin akan sangat berguna bagi Anda dan murid-murid untuk saling berbagi tentang keadaan di mana Anda berada dalam situasi yang sulit dan benar-benar membutuhkan bimbingan Allah.
Anda dapat bercerita tentang bagaimana saat itu Anda memutuskan untuk berdoa kepada Allah dan bagaimana merasakan betapa perlunya lakukan hal seperti itu. Kiranya dengan mendengarkan kesaksian tentang doa, murid-murid dapat merasakan bahwa doa memanglah sebuah cara yang efektif untuk mendekat-kan diri kepada Allah.
Persiapkan
Hati
Murid
“Bila kalian diberikan kesempatan untuk berbicara kepada presiden Republik Indonesia karena saat itu kalian sedang membutuhkan pertolongan, maka kalimat apa yang kalian akan katakan?” Setelah 3 menit lamanya, berikan murid-murid kesempatan untuk menjawab pertanyaan tersebut.
“Sungguh menarik memikirkan tentang bagaimana cara kita meminta pertolongan terhadap seseorang yang terhormat. Aku yakin bahwa jawaban yang diberikan akan berbeda, bila kita memintanya dari teman sekelas. Mengetahui cara meminta pertolongan begitu penting bila kita ingin mendapatkan jawabannya. Hal ini berlaku tidak hanya dalam hubungan kita dengan sesama, tetapi juga antara kita dengan Allah.”
Lembar Kerja # 1
Dengan gunakan kata-kata sendiri, tuliskan Doa Bapa Kami sebanyak yang kalian ingat di dalam kotak kosong yang tersedia.
Yesus ajarkan para pengikut-Nya suatu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memohon pertolongan-Nya melalui doa.
“Aku yakin bahwa kalian dapat ucapkan Doa Bapa Kami dengan lancar di luar kepala. Tetapi apakah kalian pahami apa yang dikatakan itu? Perhatikan setiap kalimat dari Doa Bapa Kami dan kalian akan terkejut akan apa yang dapat dipelajari. Kalimat # 1:
“Bapa kami yang di surga.” Bagaimana perasaan kalian bahwa mempunyai seorang bapa di surga? (Katakan kepada murid-murid: Yesus ajarkan kita untuk memulai doa dengan berfokus kepada Allah dengan memanggil nama-Nya. Karena Yesus adalah Allah sang Pencipta dan Penguasa alam semesta, maka Iapun berkuasa untuk menjawab doa kita. Yesus adalah Bapa kita yang di surga, maka Ia pun akan selalu memperhatikan kebutuhan kita.)
Kalimat # 2:
“Dikuduskanlah nama-Mu.” Apakah maksud dari kata “dikuduskanlah” itu?
Pemahaman
Alkitab
(Nama Allah begitu kudus. Kudus berarti dikhususkan untuk kegunaan yang istimewa. Ketika mengucapkan kalimat ini, maka sesungguhnya kita sedang memuji Allah dengan berikan penghormatan yang layak bagi nama-Nya.)
Kalimat # 3:
“Datanglah Kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu, di bumi seperti di surga.” Apakah maksudnya?
(Yang Yesus maksudkan adalah kerajaan Allah berada dalam hati umat-Nya. Ini adalah sebuah acuan terhadap kerajaan Allah yang sesungguhnya dan bukanlah terbebasnya bangsa Israel dari kerajaan Roma. Yesus akan datang kembali dan saat itu semua kejahatan akan dihancurkan. Kemudian, kerajaan dan bumi yang baru akan didirikan. “Jadilah kehendak-Mu” maksudnya bahwa kita berdoa agar rencana Allah yang sempurna itu dapat dipenuhi di dunia sekarang dan di dunia selanjutnya.)
Kalimat # 4:
“Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya.” Makanan apakah yang Yesus maksudkan?
(Makanan melambangkan kebutuhan hidup sehari-hari. Allah yang menciptakan manusia tahu apa yang kita butuhkan. Allah menghendaki kita ingat bahwa Ialah yang menciptakan kehidupan dan memberikan kehidupan itu kepada kita. Adalah sebuah pemahaman yang keliru bila kita beranggapan bahwa diri kitalah yang menyediakan kebutuhan itu. Allah begitu bersukacita bila kita mengakui bahwa Ialah yang memberikan kehidupan dan yang memelihara kita.) Kalimat # 5:
“Dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami.” Mengapa kita harus mengampuni orang lain terlebih dahulu?
(Bila kita tidak mau mengampuni orang lain, maka Allah pun akan menolak mengampuni kita. Ketika sedang berdoa, kita memohon agar Allah mengampuni kita sama seperti kita mengampuni orang lain.)
"Tetapi aku, aku berdoa kepada-Mu,
ya Tuhan, pada waktu Engkau berkenan,
ya Allah; demi kasih setia-Mu
yang besar jawablah aku dengan pertolongan-Mu
yang setia!" (Mzm. 69:14)
Kalimat # 6:
“Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan tetapi lepaskan kami dari pada yang jahat.” Mengapa kita harus memohon perlindungan kepada Allah?
(Allah akan melepaskan kita dari kejahatan, tetapi akan biarkan kita hadapi cobaan dari waktu ke waktu agar iman dapat bertumbuh. Pencobaan itu dapat datang dari kelemahan diri atau dari kejahatan di dunia ini. Kita perlu bersandar kepada pertolongan Allah untuk melawan cobaan sehingga tidak jatuh ke dalam dosa.) Kalimat # 7:
“Karena Engkaulah yang Empunya kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.” Apakah maksud dari kalimat ini?
(Kita perlu memulai doa kita dengan berfokus kepada Allah dan mengakhirinya dengan memuji-Nya. Menutup doa dengan cara seperti ini berarti menyampaikan kepada Allah bahwa kita tahu Ialah yang memegang kendali, yang berkuasa untuk menjawab doa kita dan yang layak mendapatkan kemuliaan yang tertinggi!)
"Jadikanlah hatiku tahir,
ya Allah, dan perbaharuilah
batinku dengan roh yang teguh!"
(Mzm. 51:12) 30 Ajarkan Kami Berdoa p e la ja ran
9
Lembar Kerja # 1 Pemahaman AlkitabDoa Bapa Kami
Kalimat # 1: “Bapa kami yang di surga.”
Bagaimana perasaan kalian bahwa mempunyai seorang bapa di surga?
Kalimat # 2: Kalimat # 3: “Datanglah Kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu, di bumi seperti di surga.”
Apakah maksudnya?
Kalimat # 4: “Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukup-nya.” Makanan apakah yang
Yesus maksudkan?
Kalimat # 5: “Dan ampunilah mi akan kesalahan kami seperti ka-mi juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami.” Mengapa
kita harus ampuni terlebih dahulu?
Kalimat # 6: “Dan janganlah membawa kami ke dalam pencoba-an tetapi lepaskpencoba-an kami dari pada yang jahat.” Mengapa kita harus
mohon perlindungan kepada Allah?
Kalimat # 7: “Karena Engkaulah yang Empunya kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lama-nya. Amin.” Apakah maksud
dari kalimat ini?
“Dikuduskanlah nama-Mu.”
Apakah maksud dari kata “dikuduskanlah” itu?
Lembar Kerja # 2
Lebih Jauh Lagi tentang Doa Bapa Kami
(#1) Sungguh senang tahu bahwa kita mempunyai Bapa di surga. Rm. 8:14-16 mengatakan: “Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “Ya Abba, ya Bapa!” Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah.”
(#2) Dalam Doa Bapa Kami, Allah kehendaki agar kita memuliakan nama-Nya. (Biarkan murid-murid mendiskusikan hal ini. Katakan kepada murid-murid: Beberapa orang yang belum mengenal Allah mungkin menggunakan nama-Nya untuk ucapan sumpah serapah. Kita pun dapat dengan mudah mengikuti kebiasaan ini. Memanggil nama Allah adalah sebuah hak khusus yang kudus dan kita harus berhati-hati untuk tidak menyalahgunakannya. Bacalah Kel. 20:7. Apakah yang dikatakan di sana? "Jangan menyebut nama Tuhan Allahmu dengan sembarangan, sebab Tuhan akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.")
(#3) Allah kehendaki agar kita berdoa bagi kehendak-Nya dan tinggal di dalamnya. Apakah maksudnya dari hidup menurut kehendak Allah itu? Maksudnya bahwa setiap kali berdoa, kita menyerah-kan seluruh hidup ke dalam kehendak Allah dan bagi kerajaan-Nya. Katakan kepada murid-murid: Ketika Yesus menyuruh kita berdoa agar kehendak-Nya yang terjadi, maka Ia menghendaki agar kita berpikir tentang hal yang kita doakan dan bagaimana hal tersebut dapat Allah gunakan dalam rencana-Nya.)
(#4) Allah kehendaki agar kita berdoa memohon makanan kita sehari-hari. Kita butuh makanan untuk hidupi tubuh. Sama seperti tubuh jasmani, maka kita pun butuh makanan rohani untuk hidupi jiwa. Lihatlah Yoh. 6:35. Apakah yang Yesus katakan? “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.”
"Allah kehendaki agar kita berpikir tentang hal yang
kita doakan dan bagaimana hal itu dapat Allah gunakan dalam rencana-Nya."
Apa sajakah kebutuhan hidup sehari-hari yang kita sering terima tanpa menghargainya? (Makanan, pakaian, air, keluarga, rumah.)
Bila Allah telah berikan hal tersebut terlepas dari apakah kita memohonnya atau tidak, mengapa kita harus memohon kebutuhan sehari-hari?
(Berdoa bagi kebutuhan sehari-hari mengingatkan kita bahwa Allah adalah pemberi kehidupan. Doa mengingatkan kita untuk bersandar kepada Allah dalam hal kebutuhan kita.)
(#5) Allah kehendaki agar kita mengampuni orang lain terlebih dahulu. Menurut kalian, mengapa Allah menentukan pola seperti ini untuk masalah pengampunan?
(Allah kehendaki agar kita mengampuni orang lain sama seperti kita ingin diampuni.)
Lihatlah Mat. 18:22. Apakah yang Yesus katakan kepada Petrus?
(Yesus beritahu Petrus untuk mengampuni sebanyak tujuh puluh kali tujuh kali.)
(#6) Bila Allah tidak kehendaki kita menyerah terhadap cobaan, mengapa Ia izinkan kita untuk dicobai?
(Menghadapi cobaan dapat membantu menumbuhkan iman. Kita belajar untuk mengandalkan bantuan Allah untuk menolak cobaan tersebut.)
Bacalah Yak. 4:7-8. Apakah yang Allah kehendaki agar kita kerjakan?
(Tunduklah kepada Allah. Lawanlah iblis dan mendekatlah kepada Allah.)
Marilah kita cermati Doa Bapa Kami sekali lagi. Bacalah kalimat singkat ini dan tuliskan kata yang hilang.
1. Allah adalah __________ (Bapa) kita yang di surga
dan Ia mau agar kita berkomunikasi dengan-Nya.
2. Allah mau agar kita __________ (memuliakan)
nama-Nya karena nama-Nya __________. (kudus)
3. Ketika berdoa, Allah mau kita berdoa agar
__________ (kehendak-Nya) yang terjadi dan bukannya kehendak kita.
4. Ketika kita memohon Allah untuk __________
(mengampuni) kita, maka Ia mau agar kita __________ (mengampuni) orang lain terlebih dahulu.
"Memanggil nama Allah adalah sebuah
hak khusus yang kudus dan kita harus berhati-hati
untuk tidak menyalahgunakannya."
5. Ketika menghadapi cobaan, maka Allah akan __________ (menolong) kita untuk mengatasinya.
6. Allah adalah maha kuasa dan layak menerima
__________ (kemuliaan) yang tertinggi.
Lembar Kerja # 3 Ya! Tidak! Tunggu!
Doa sungguh penting bagi umat percaya. Kita harus berdoa dengan iman bahwa Allah dapat dan pasti akan menjawabnya. Kadang Ia menjawab “Ya!” seketika itu juga, kadang Ia menjawab “Tidak!”. Dan ada pula saatnya, Ia akan menjawab “Tunggu!”
Apakah maksudnya bila Allah memberi jawaban “Ya!” kepada kita?
Apakah maksudnya bila Allah memberi jawaban “Tidak!” kepada kita?
Apakah maksudnya bila Allah memberi jawaban “Tunggu!” kepada kita?
(Saat Allah menjawab “Tidak!” bukan berarti Ia tidak mau memberikan hal yang kita mohon dalam doa; Ia hanya ingin yang terbaik bagi kita. Ketika Allah berkata, “Tunggu!”, Ia mau kita tahu bahwa segala sesuatu ada dalam kendali-Nya dan harus bersabar menantikan
31 Ajarkan Kami Berdoa p la ja a n e r
9
Lembar Kerja # 2 Pemahaman AlkitabLebih Jauh Lagi tentang Doa Bapa Kami
(#1) Sungguh senang tahu bahwa kita mempunyai Bapa di surga. Rm. 8:14-16 mengatakan: “Semua orang, yang
dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Sebab kamu tidak menerima roh budakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “Ya Abba, ya Bapa!” Roh itu bersaksi sama dengan roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah.”
(#2) Dalam Doa Bapa Kami, Allah kehendaki agar kita memuliakan nama-Nya. Mengapa? (#3) Allah kehendaki agar kita berdoa bagi kehendak-Nya dan tinggal di dalamnya. Apakah maksudnya dari hidup menurut kehendak Allah itu? (#4) Allah kehendaki agar kita berdoa mo-hon makanan sehari-hari. Kita butuh ma-kanan untuk hidupi tubuh. Sama seperti tu-buh jasmani, maka kita pun butuh makanan rohani untuk hidupi jiwa. Lihatlah Yoh. 6:35. Apakah yang Yesus katakan? Apa sajakah kebutuhan hidup sehari-hari yang kita sering terima tanpa menghargai-nya?
(#5) Allah kehendaki agar kita mengampuni orang lain terlebih dahulu. Menurut kalian, mengapa Allah menentukan pola seperti ini untuk masalah pengampunan?
Lihatlah Mat. 18:22. Apakah yang Yesus katakan kepada Petrus? (#6) Bila Allah tidak kehendaki kita menye-rah terhadap cobaan, mengapa Ia izinkan kita untuk dicobai? Bacalah Yak. 4:7-8. Apakah yang Allah kehendaki agar kita kerjakan? Marilah kita cermati Doa Bapa Kami sekali lagi. Bacalah kalimat singkat ini dan tulis-kan kata yang hilang.
1. Allah adalah __________ kita yang di surga dan Ia mau agar kita berkomunikasi dengan-Nya. 2. Allah mau agar kita __________ nama-Nya karena nama-Nya __________. 3. Ketika berdoa, Allah mau kita berdoa agar __________ yang terjadi dan bukannya kehendak kita. 4. Ketika kita memohon Allah untuk __________ kita, maka Ia mau agar kita __________ orang lain terlebih dahulu. 5. Ketika menghadapi cobaan, maka Allah akan __________ kita untuk mengatasinya. 6. Allah adalah maha kuasa dan layak rima __________ yang tertinggi.
Bila Allah telah berikan hal tersebut terlepas dari apakah kita memo-honnya atau tidak, mengapa kita harus memohon kebutuhan sehari-hari?
Aplikasi
Kehidupan
rencana-Nya terjadi. Kita tidak perlu merasa cemas mengenai kapan Allah akan menjawab doa kita, tetapi kita harus beriman bahwa Allah akan menuntun di jalan yang terbaik.)
Bacalah sajak berikut:
"Aku nantikan Allah untuk berikan segala yang terbaik bagiku, dan kala kunanti, aku akan bersandar pada iman akan segala sesuatu yang tidak kulihat. Karena dengan cara-Nya sendiri, Ia akan sediakan, di saat yang tepat, semua yang baik dan benar untuk berkati hidupku ini."
Mengapa kita perlu untuk bersandar pada iman sewaktu menantikan jawaban?
Karena tanpa iman, kita tidak dapat menyenangkan Allah (Ibr. 11:6). Bagikan sebuah kesaksian saat Allah menjawab doa Anda pada saat yang tepat dan sempurna. 32 Ajarkan Kami Berdoa p e la ja ra n
9
Lembar Kerja # 3 Aplikasi KehidupanYa! Tidak! Tunggu!
Doa sungguh penting bagi umat percaya. Kita harus berdoa dengan iman bahwa Allah dapat dan pasti akan menjawabnya. Kadang Ia menjawab “Ya!” seketika itu juga, kadang Ia menjawab “Tidak!”. Dan ada pula saatnya, Ia akan menjawab “Tunggu!”
Apakah maksudnya bila Allah memberi jawaban “Ya!” kepada kita? Apakah maksudnya bila Allah memberi jawaban “Tidak!” kepada kita? Apakah maksudnya bila Allah memberi jawaban “Tunggu!” kepada kita?
"Aku nantikan Allah untuk berikan segala yang terbaik bagiku, dan kala kunanti, aku akan bersandar pada iman akan segala sesuatu yang tidak kulihat.
Karena dengan cara-Nya sendiri, Ia akan sediakan, di saat yang tepat, semua yang baik dan benar
untuk berkati hidupku ini."
Bacalah sajak berikut:
Mengapa kita perlu untuk bersan-dar pada iman sewaktu menanti-kan jawaban? Bagikan sebuah kesaksian saat Allah menjawab doa Anda pada saat yang tepat dan sempurna.
Lembar Kerja # 4 Tuhan, Tolonglah Aku! Tujuan:
Doa Bapa Kami membantu kita memahami bagaimana harus menjalani kehidupan ini. Perhatikan keadaan berikut dan bantulah murid-murid untuk berdoa
mengenai permasalahan mereka. Tuliskan tentang apa saja yang menurut Anda paling baik diucapkan dalam doa mereka.
1. “Temanku selalu memperbincangkanku. Aku
begitu kesal.”
(Tuhan Yesus, tolonglah aku untuk meng-ampuninya.)
2. “Semua temanku sering bersumpah serapah.
Akupun menjadi terbiasa dan mengikuti sikap temanku itu. Apakah yang harus kulakukan?” (Tuhan Yesus, tolonglah aku untuk menghormati nama-Mu.)
3. “Temanku sering datang ke gereja. Aku ingin
agar ia percaya kepada-Mu, tetapi aku tidak tahu apa lagi yang harus kukatakan.”
(Tuhan Yesus, bila Engkau berkehendak, aku tahu bahwa Engkau dapat membantuku.)
4. “Aku ingin sekali ikut dalam acara berkemah,
tetapi orangtua ingin agar aku ikut dalam kelas tambahan. Aku ingin lakukan keduanya, tetapi itu tidak mungkin. Apakah yang harus kulakukan?”
(Tuhan Yesus, tunjukkan kehendak-Mu. Aku percaya bahwa Engkau tahu yang terbaik.)
33 Ajarkan Kami Berdoa p e la ja ra n
9
Lembar Kerja # 4 Pemahaman AlkitabTuhan, Tolonglah Aku!
Doa Bapa Kami membantu kita memahami bagaimana harus menjalani kehidupan ini. Perhatikan keadaan berikut dan bantulah murid-murid untuk berdoa mengenai permasalahan mereka. Tuliskan tentang apa saja yang menurut Anda paling baik diucapkan dalam doa mereka.
1. “Temanku selalu
ku. Aku begitu kesal.” 3. “Temanku sering datang ke gereja. Aku ingin agar ia percaya kepada-Mu, tetapi aku tidak tahu apa lagi yang harus kukatakan.”
2. “Semua temanku sering bersumpah serapah. Akupun menjadi terbiasa dan mengikuti sikap temanku itu. Apakah yang harus lakukan?”
4. “Aku ingin sekali ikut dalam acara berkemah, tetapi orangtua ingin agar aku ikut dalam kelas tambahan. Aku ingin lakukan keduanya, tetapi itu tidak mungkin. Apakah yang harus kulakukan?”
Magnet Roti Sehari-hari Bahan:
Pola bentuk pita dan pola bentuk roti Karton ringan
Kertas keras berwarna Cat akrilik
Gunting Perekat Pensil
Pena berujung halus Kertas keras lainnya.
Untuk setiap orang murid, berikan satu potong roti mini (dapat dicari di toko roti), 2 manik-manik bentuk mata dan sebuah magnet bulat berukuran 1 cm.
Persiapan:
Buatlah cetakan pola pita dan roti di atas karton ringan dan buatlah pola bagi 4 murid dalam satu kali potongan. Jelaskan cara pembuatannya kepada murid-murid:
1. Gambarlah sebuah bentuk senyuman di atas roti,
lalu semprotkan cat akrilik hingga mengering.
2. Rekatkan manik-manik mata ke roti tersebut.
3. Buatlah cetakan pola roti di atas kertas keras
berwarna dan guntinglah.
4. Rekatkan roti ke kertas keras berwarna yang telah
digunting tersebut (gambar a)
5. Buatlah cetakan pola pita di atas kertas keras
lainnya dan guntinglah.
6. Rekatkan magnet ke bagian belakang kertas keras
berwarna.
7. Tuliskan kalimat ”Berikanlah pada hari ini makanan