pelajaran Ajarkan Kami Ampuni
10. Apakah lagi yang Yesus ajarkan kepada murid- murid-murid-Nya tentang pengampunan?
(Allah Bapa kita di surga tidak akan mengampuni kita, bila kita tidak mengampuni orang lain.)
"Maka Bapa-Ku yang di surga akan berbuat demikian juga
terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu." (Mat. 18:35)
Ajarkan Kami Ampuni Kesalahan Orang Lain
e la ja r p an
12
Lembar Kerja # 1 Pemahaman Alkitab 42Mintalah murid-murid membaca Mat. 18:21-35; 6:12-15. Kemudian, jawablah pertanyaan berikut. 1. Berapa banyakkah sang budak berhutang kepada raja? 2. Hukuman apakah yang raja akan berikan pada mulanya? 3. Bagaimana reaksi sang budak terhadap perintah raja? 4. Setelah melihat reaksi sang budak, maka keputusan apakah yang raja keluarkan?
5. Menurut kalian, bagaimana perasaan sang budak setelah ia dibebaskan dari hutangnya?
6. Ketika sang budak melihat temannya yang sesama budak pula berhutang kepadanya, apakah yang ia lakukan? 7. Apakah yang sang budak lakukan ketika tahu bahwa budak nya tidak dapat membayar hutangnya? 8. Saat raja mendengar apa yang telah terjadi, maka ia menjadi murka. Apakah yang raja ini lakukan dan katakan kepada sang budak?
9. Pengajaran apakah yang terdapat dalam perumpamaan ini? 10. Apakah lagi yang Yesus ajarkan kepada murid-murid-Nya tentang pengampunan?
"Yesus berkata kepadanya:
Bukan! Aku berkata kepadamu:
Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh tujuh kali."
Mengenai
Lembar Kerja # 2
Tuliskan apa yang dikatakan dalam Mrk. 11:25. (”Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.”)
Mengapa Allah menghendaki agar kalian membuang pikiran amarah sebelum mulai berdoa? (Karena pikiran amarah penuh dengan dosa dan dosa menghalangi hubungan kita dengan Allah. Selain itu, kita akan terpusat terhadap amarah daripada mengampuni orang yang berbuat salah kepada kita. Kita perlu mengakui dosa dan memohon agar Allah menolong kita untuk menjaga kekudusan dalam pikiran, tindakan dan perkataan.)
Bacalah Mzm. 32:5.
("Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: Aku akan mengaku kepada Tuhan pelanggaran-pelanggaranku dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku.") Mengapa tidak mengakui semua dosa ketika sedang berdoa merupakan suatu tindakan yang bodoh? (Karena Allah tahu semuanya, tidak ada gunanya berusaha menyembunyikannya dari hadapan Allah. Kita mungkin dapat membohongi orang lain, tetapi tidak akan pernah dapat membohongi-Nya. Langkah pertama untuk berdoa dengan efektif adalah dengan membuka hati kepada Allah dan memohon pengampunan-Nya.)
Bacalah Luk. 6:36-37.
(”Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati. Janganlah kamu menghakimi, maka kamupun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamupun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.”)
Yesus menghendaki agar kita bermurah hati. Apakah yang kita dapat lakukan?
(Kita perlu saling memberi dukungan seorang dengan yang lain, melakukan kemurahan hati dan pengam-punan. Ingatlah, nasihat pengajaran dari Yesus adalah agar berusaha menjadi sempurna.)
"Karena pikiran amarah penuh dengan dosa
dan dosa kita menghalangi hubungan
"Karena Allah tahu semuanya, tidak ada gunanya
berusaha menyembunyikannya
dari hadapan Allah."
Bacalah Mat. 6:14-15.
(”Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di surga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”)
Bila kita terus mendendam orang lain, apakah itu berarti bahwa Allah tidak akan menjawab doa kita lagi?
(Allah memahami bahwa kita bukanlah manusia yang sempurna dan bila kita mengakui dosa, maka Ia dengan murah hati akan mengampuni dosa kemarahan kita itu. Allah pun tahu bahwa sulit bagi kita untuk mengampuni beberapa orang tertentu. Selama kita terus mencari pertolongan-Nya untuk dapat mengasihi dan mengam-puni orang lain, maka Yesus akan membantu kita untuk menjadi semakin serupa dengan-Nya. Kemudian, kita akan merasakan semakin mudah untuk mengampuni dan Allah akan mendengarkan doa kita.)
Beberapa Tambahan tentang Pengampunan Mengampuni adalah melepaskan kemarahan dan berhenti dari keinginan untuk menyalahkan atau menghukum orang lain yang telah menyakiti kalian.
Pengampunan adalah salah satu dari sifat Allah. Aku ingin agar sifat Allah ini menjadi sifatku. Pengampunan adalah suatu hal penting bagi diriku. Bila aku terus mengampuni, maka pengampunan akan menjadi bagian yang alami dari hidupku.
Ajarkan Kami Ampuni Kesalahan Orang Lain
p a r e l ja a n
12
Lembar Kerja # 2 Pemahaman Alkitab 431. Tuliskan apa yang dikatakan dalam Mrk. 11:25.
2. Mengapa Allah menghendaki agar kalian membuang pikiran amarah sebelum mulai berdoa?
3. Bacalah Mzm. 32:5 dan tuliskan apa yang dikatakannya.
4. Mengapa tidak mengakui semua dosa ketika sedang berdoa merupakan suatu tindakan yang bodoh?
5. Bacalah Luk. 6:36-37 dan tuliskan apa yang dikatakannya.
6. Yesus menghendaki agar kita bermurah hati. Apakah yang kita dapat lakukan?
7. Bacalah Mat. 6:14-15 dan tuliskan apa yang dituliskannya.
8. Bila kita terus mendendam orang lain, apakah itu berarti bahwa Allah tidak akan menjawab doa kita lagi?
Mengampuni adalah melepaskan kemarahan dan berhenti dari keinginan untuk menyalahkan atau menghukum orang lain yang telah menyakiti kalian. Pengampunan adalah salah satu dari sifat Allah. Aku ingin agar sifat Allah ini menjadi sifatku. Pengampunan adalah suatu hal penting bagi diriku. Bila aku terus mengampuni, maka pengampunan akan menjadi bagian yang alami dari hidupku.
Lembar Kerja # 3
Mengampuni dengan Tulus Hati Setiap Harinya Amy, Tom dan Jack sedang bermain sebuah permainan. Secara tidak sengaja, Amy menabrak sebuah papan hingga semuanya terlempar berantakan. Saat itu, Tom lebih unggul dan mungkin akan menang. Bila kalian menjadi Tom pada bagian berikut, gambarkan atau tuliskan bagaimana pengampunan dapat dilakukan pada situasi tersebut.
Apakah yang dikatakan dalam Ef. 4:32?
(”Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.”)
Mengampuni orang lain perlu waktu. Kadang sulit untuk mengampuni, tetapi saat kalian lakukan, pentinglah untuk mengingat 4 langkah berikut: 1. Mohonlah agar Allah menolong kalian untuk mau
ampuni seseorang yang telah sakiti kalian.
2. Bicara atau tulislah suatu surat kepada seseorang yang telah menyakiti kalian.
3. Beritahukan dengan jelas, hal apa saja yang ia lakukan dan katakan yang telah sakiti perasaan kalian.
4. Ampuni dia. Apakah orang itu ampuni atau tidak, kalian tahu bahwa kalian telah lakukan hal yang benar.
Mengenai
Ajarkan Kami Ampuni Kesalahan Orang Lain
p e la ja ra n
12
Lembar Kerja # 3 Aplikasi KehidupanMengampuni dengan Tulus Hati Setiap Harinya
Amy, Tom dan Jack sedang bermain sebuah permainan. Secara tidak sengaja, Amy menabrak sebuah papan hingga semuanya terlempar berantakan. Saat itu, Tom lebih unggul dan mungkin akan menang. Bila kalian menjadi Tom pada bagian berikut, gambarkan atau tuliskan bagai-mana pengampunan dapat di-lakukan pada situasi tersebut.
Apakah yang dikatakan dalam Ef. 4:32?
Mengampuni orang lain perlu waktu. Kadang sulit untuk mengampuni, tetapi saat kalian melakukannya, pentinglah untuk mengingat
4 langkah berikut: 1. Mohonlah agar Allah menolong kalian untuk mau ampuni seseorang yang telah sakiti kalian. 2. Bicara atau tulislah suatu surat kepada seseorang yang telah sakiti kalian. 3. Beritahukan dengan jelas, hal apa saja yang ia lakukan dan katakan yang telah sakiti perasaan kalian. 4. Ampuni dia. Apakah orang itu ampuni atau tidak, kalian tahu bahwa kalian telah lakukan hal yang benar.
Pengingat untuk Mengampuni
Buatlah sebuah stempel dari kentang dengan bentuk salib untuk mengingatkan agar kalian dapat mengampuni seperti Yesus.
Bahan: Kentang Pisau pengupas Pensil Kuas gambar Cat poster
Kertas atau papan dengan ukuran 10 x 12 cm Petunjuk:
1. Belahlah 2 kentang tersebut.
2. Gunakan pensil untuk menggambar salib pada permukaan kentang yang telah dibelah itu.
3. Potonglah bagian pinggirnya dan potonglah pula kentang itu di sekeliling salib tersebut hingga terbentuk sesuatu bagian yang timbul.
4. Gunakan kuas gambar dan hati-hatilah dalam mengoles tinta poster pada permukaan salib kentang itu.
5. Tekankan salib yang telah berwarna itu pada selembar kertas atau papan. Kalian pun dapat membuat berbagai macam warna.
6. Biarkan gambar salib itu mengering. Kemudian, letakkan di kamar kalian sebagai peringatan akan pengampunan Yesus.
Ingatlah, akan ada saat di mana mengampuni itu mudah dan sukar, tetapi Allah telah berjanji untuk menolong ketika kita mengalami kesulitan dalam mengampuni seseorang.
B a n y a k k e j a d i a n y a n g m e m e r l u k a n pengampunan kita terhadap kesalahan orang lain yang bukan disengaja, melainkan ketidaksengajaan hal kecil yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Dapatkan kalian berikan contoh tentang beberapa orang yang perlu diampuni serta jelaskan situasinya?
Murid-murid mungkin dapat sebutkan perlunya mengampuni orangtua yang telah menuduh melakukan perbuatan yang tidak mereka lakukan. Mereka mungkin perlu mengampuni saudara yang lebih kecil yang seringkali mengacak-acak barang kepunyaan mereka. Mereka mungkin perlu mengampuni seorang murid di sekolah yang telah berlaku kasar dan suka mengganggu.
Akan ada suatu waktu ketika seorang murid mungkin perlu mengampuni seseorang yang telah melakukan kesalahan besar terhadapnya (seperti penganiayaan fisik atau secara mental atau menyebarkan dusta ataupun gosip yang merusak). Pastikan untuk beritahukan kepada murid-murid bahwa mengampuni orang lain itu bukan berarti mereka akan merasa senang terhadap orang itu. Bukan berarti pula kita dapat mempercayai orang itu dan membiarkan orang tersebut lepas begitu saja. Dalam perbuatan kesalahan yang serius, mungkin akan ada akibat bagi si pelaku untuk dihadapi.
Pengampunan membuat suatu keseimbangan bagi semuanya. Akan ada yang memberi dan menerima, antara Allah, kita dan orang lain.
Selama saat teduh dalam minggu ini, mintalah murid-murid untuk membaca atau menghafal Ayat Hafalan pada hari ini sebagai satu peringatan akan persyaratan Allah bagi sebuah doa yang efektif. Anda pun boleh menyuruh mereka untuk membaca Doa Bapa Kami dan tekankan pada perkataan “Ampunilah kesalahan kami seperti kami juga telah mengampuni orang yang bersalah kepada kami.”
Sebagai tugas tertulis, mereka boleh menyam-paikan pengampunan dengan menuliskan surat kepada seseorang yang telah berbuat kesalahan kepada mereka.