• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tahun 1 Buku 2 TUNAS MUDA. Buku Pegangan Guru. Allah Kita yang Mengagumkan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Tahun 1 Buku 2 TUNAS MUDA. Buku Pegangan Guru. Allah Kita yang Mengagumkan"

Copied!
156
0
0

Teks penuh

(1)

Allah Kita

yang Mengagumkan

Tahun 1 Buku 2

TUNAS MUDA

(2)

Bila anak dibesarkan

dengan celaan,

maka ia belajar memaki.

Bila anak dibesarkan

dengan permusuhan,

maka ia belajar berkelahi.

Bila anak dibesarkan

dengan cemoohan,

maka ia belajar rendah diri.

Anak-Anak Belajar dari Kehidupannya

Bila anak dibesarkan dengan hinaan,

maka ia belajar menyesali diri.

Bila anak dibesarkan dengan toleransi,

maka ia belajar menahan diri.

Bila anak dibesarkan dengan motivasi,

maka ia belajar percaya diri.

Bila anak dibesarkan dengan pujian,

maka ia belajar menghargai.

Bila anak dibesarkan dengan perlakuan sebaik-baiknya,

maka ia belajar keadilan.

Bila anak dibesarkan dengan rasa aman,

maka ia belajar menaruh kepercayaan.

Bila anak dibesarkan dengan dukungan,

maka ia belajar menyenangi dirinya.

Bila anak dibesarkan dengan kasih sayang dan

persahabatan,

maka ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan.

(3)

Oktober

November

Desember

Buku Pegangan Guru

Tahun 1 Buku 2

TUNAS MUDA

Allah Kita

(4)

Daftar Isi i

Pendahuluan ii

Apakah yang perlu kuketahui tentang murid kelas Tunas Muda? vi

Bagaimana mengajar murid kelas Tunas Muda? vii

Bagaimana membangun hubungan dengan murid-muridku? viii

Sepuluh Komponen Pengajaran yang Efektif ix

Empat Langkah Rencana Mengajar x

Sebelum Anda mengajar kepada murid-murid xi

Oh Tuhan, jadikanku hamba-Mu! xii

Ayat Hafalan (Oktober/November/Desember) xiii

Pembacaan Alkitab (Oktober/November/Desember) xv

1. Seperti Apakah Allah itu?

1

2. Malaikat dan Tugas Mereka

13

3. Asal Mula dan Pekerjaan Iblis

23

4. Ciptaan Allah yang Mengagumkan

33

5. Tetap Pegang Hari Allah yang Kudus

45

6. Allah Ciptakan Manusia

57

7. Taktik Tipu Daya Iblis

65

8. Hiduplah oleh Roh Kudus

75

9. Ajarkan Kami Berdoa

85

10. Ajarkan Kami Berdoa dengan Iman

97

11. Ajarkan Kami Berdoa untuk Memohon Kekuatan

109

12. Ajarkan Kami Ampuni Kesalahan Orang Lain

121

13. Ulasan

117

(5)

Bagaimana Anda Gunakan

Buku Pegangan ini?

Buku Pegangan Guru ini akan sangat membantu Anda

mempersiapkan bahan pelajaran dengan lebih baik. Kita

berharap dapat saksikan bagaimana firman Allah

mempengaruhi dan mengubah kehidupan murid-murid.

Sempatkan sedikit waktu untuk membaca beberapa

petunjuk berikut. Bayangkan bahwa Anda sedang

melakukan persiapan mengajar murid-murid kelas

Tunas Muda.

GARIS BESAR

Kitab Bacaan

Mat. 1:18; Luk. 2:21-23;

Mat. 4:1-10; Ibr. 2:18;

Mat. 4:23-25; Ibr. 5:7

Kebenaran Alkitab

Yesus, Anak Manusia, adalah

sepenuhnya manusia

sehingga Ia memahami akan

keadaan kita.

Tujuan Pelajaran

Membagikan pemikiran yang

terdalam kepada Yesus

karena

Ia mengasihi kita.

Ayat Hafalan

Lalu kata malaikat itu kepada

mereka: “Jangan takut, sebab

sesungguhnya aku

memberita-kan kepadamu

kesukaan besar untuk seluruh

bangsa: Hari ini telah lahir

bagimu Juruselamat, yaitu

Kristus, Tuhan, di kota Daud.”

(Luk. 2:10-11)

contoh

Kitab Bacaan terdiri dari

bagian Alkitab yang akan

Anda gunakan untuk

menyampaikan pelajaran.

Kebenaran Alkitab

menyatakan kebenaran

Alkitab yang diajarkan

kepada kita.

Tujuan Pelajaran memberi

contoh nyata kepada

murid-murid tentang Kebenaran

Alkitab untuk diterapkan

dalam kehidupan mereka.

Ayat Hafalan dikutip dari

Alkitab Terjemahan Baru LAI,

untuk mendukung Tujuan

Pelajaran. Menghafalkan

satu ayat Alkitab setiap

minggunya dapat membantu

murid-murid untuk

(6)

Belakang

Belakang

Alkitab

Alkitab

Alkitab

menyediakan informasi tambahan dan beberapa

pandangan yang berkaitan dengan isi pelajaran.

menyediakan pandangan mengenai perkembangan

murid, menawarkan berbagai ide maupun petunjuk

dalam mengajar dan memahami kelompok usia ini.

menarik perhatian murid-murid dan membantu

mereka terpusat pada tema pelajaran. (5 menit)

membantu Anda mempersiapkan hati sebelum

mengajar. Pula dapat menjadi tantangan sekaligus

memberikan kekuatan kepada Anda dalam

melangkah bersama dengan Kristus.

Altar

Mengenai

Persiapkan

Makanan

Belakang

Murid

Hati

Rohani

Alkitab

Anda

Murid

untuk

Renungan

(7)

Pemahaman

Aplikasi

Kesimpulan

Aktivitas

Alkitab

Kehidupan

Evaluasi

inti dari bagian pelajaran di mana setiap murid dapat

secara langsung terlibat dalam mempelajari firman

Allah. Murid-murid akan menemukan apa yang

dikatakan oleh firman Allah dan belajar bagaimana

menerapkan firman Allah itu dalam kehidupan

mereka. Selama waktu pelajaran, arahkan mereka

untuk menggunakan Lembar Kerja Murid yang berisi

berbagai pengajaran dan pertanyaan untuk

didiskusikan. (30 – 40 menit)

memotivasi murid-murid membuat rencana aktivitas

untuk menerapkan Tujuan Pelajaran dalam

kehidupan sehari-hari mereka. Murid-murid

menerapkan apa yang telah dipelajari dalam dunia

mereka. Bantulah setiap murid untuk menanggapi

firman Allah secara pribadi sebagaimana Roh Kudus

akan menyertai mereka dalam melakukan suatu

aplikasi kehidupan.

membantu murid-murid mempelajari Alkitab dan

pengajarannya hingga akan semakin yakin dengan

apa yang diajarkan firman Allah ketika mereka

menerapkannya.

m e m b a n t u m u r i d - m u r i d u n t u k m e n j a w a b

pertanyaan: “Apakah makna pelajaran ini bagiku?

Bagaimana aku dapat menerapkannya?” Sediakan

waktu untuk melakukan evaluasi. Bagian manakah

yang terbaik dari kelas pada hari ini? Perubahan

sikap apakah yang kamu dapat lakukan?

(8)

Bagaimana Lembar Kerja Murid

dapat Membantu Murid Anda?

Lembar Kerja Murid membantu murid-murid dalam

menemukan firman Allah bagi diri mereka sendiri.

Arahkan mereka melalui 3 tahapan sederhana ini.

membantu murid-murid untuk menemukan jawaban

Allah melalui cerita Alkitab atau perikop dalam

Alkitab. Mereka akan menambah pengetahuan

mengenai Alkitab dan berbagai pengajarannya

sekaligus akan menemukan apa yang firman Allah

sampaikan melalui pelajaran.

memotivasi murid-murid membuat rencana aktivitas

untuk menerapkan Tujuan Pelajaran dalam

kehidupan sehari-hari mereka. Murid-murid

menerapkan apa yang telah dipelajari dalam dunia

mereka. Bantulah setiap murid untuk menanggapi

firman Allah secara pribadi sebagaimana Roh Kudus

akan menyertai mereka dalam melakukan suatu

aplikasi kehidupan.

membantu murid-murid mempelajari Alkitab dan

pengajarannya hingga akan semakin yakin dengan

apa yang diajarkan firman Allah ketika mereka

menerapkannya.

Temuan

Aplikasi

Alkitab

Kehidupan

Aktivitas

(9)

Apakah yang perlu kuketahui

tentang murid kelas Tunas Muda?

u

Kurang Percaya Diri

Murid-murid kelas Tunas Muda mungkin merasa kurang percaya diri

sehingga kadang berkata-kata dengan kasar karena rasa takut

mereka. Oleh karena itu, kata-kata bijak yang paling tepat untuk

diajarkan kepada mereka adalah "lakukan apa yang kamu ingin orang

lain lakukan terhadap dirimu".

u

Masa Puber

Masa puber menyebabkan munculnya masalah seorang murid untuk

bersosialisasi. Bila seorang saudari pada usia 11 tahun telah disenangi

oleh teman-temannya, tetapi mengapa pada saat ia menginjak usia 12

tahun justru merasa sulit untuk bergaul? Mungkin ia sedang memasuki

masa puber.

u

Bingung terhadap Jati Diri

Sebagian besar murid kelas Tunas Muda yang sedang menjalani

masa puber akan mengalami kelabilan dalam perasaan mereka.

Mereka belum dapat memutuskan siapa diri mereka yang sebenarnya:

Seorang anakkah? Seorang dewasakah? Seorang Anakkah atau

dewasakah? Selain itu, mereka pun belum dapat memutuskan

keinginan untuk menjadi seseorang yang diharapkan. Apakah

anak-anak ini egois? Pasti! Tetapi hal ini bukanlah karena kesengajaan

ataupun hal yang buruk. Tetapi justru merupakan suatu kesulitan yang

telah menjadi bagian dari perkembangan si anak.

u

Perkembangan Moral

Tekanan dari teman-teman sebaya merupakan pengaruh yang begitu

kuat. Keinginannya untuk menjadi sama seperti teman-temannya itu

mempengaruhi tingkah laku sehingga membuat mereka mulai berani

membantah. Sekalipun mungkin secara sembrono murid-murid

mengikuti perbuatan teman-teman, tetapi mereka akan tetap bersikap

menentang perbuatan atau permintaan dari orang dewasa. Oleh

karena itu, cobalah untuk menjadi lebih peka terhadap segala

kebutuhan mereka dan usahakan untuk tidak mempermalukan

(10)

Bagaimana mengajar murid

kelas Tunas Muda?

l

Setiap murid belajar dengan cara yang berbeda...

saran yang dapat membantu ketika Anda mengajar:

Ada beberapa

u

Gunakan Variasi

Setiap orang belajar dengan

cara yang berbeda. S e b a g i a n

besar murid kelas Tunas Muda

akan lebih cepat belajar dari

pengalaman. Oleh karena itu,

gunakan suatu cara yang

ber-variasi dalam membawakan

pelajaran.

u

Peringatan Batas Waktu

Saat Anda memberi tugas

kepada murid-murid, berikan

pula batasan waktu kepada

mereka untuk mengerjakannya,

pastikan Anda memberikan

peringatan 5 menit dan

kemu-dian 1 menit sebelum selesai.

Bila jumlah murid lebih dari 8

orang, kerjakan secara

ber-kelompok yang terdiri dari 2

orang atau lebih, termasuk

tugas-tugas yang bersifat

d i s k u s i a t a u p e n g a l a m a n

pribadi.

u

Jadilah Diri Anda Sendiri

Saat Anda berbagi pengalaman

p r i b a d i d a l a m p e l a j a r a n ,

mereka akan mengikuti cerita

Anda. Jadilah diri Anda sendiri!

Bicarakan tentang pergumulan

pribadimu. Dengan berbagi

perasaan Anda, maka mereka

pun akan berbagi perasaan

mereka.

u

Gunakan Alkitab

Ajaklah murid-murid untuk

membawa Alkitab sendiri dan

mintalah untuk mencatat.

Anda dapat meminta mereka

menggunakan Alkitab dengan

versi yang sama. Hal ini akan

membantu mereka menjadi

fokus terhadap pelajaran

tanpa ada permasalahan

dalam penafsiran. Setelah

membaca perikop dalam

Alkitab, pastikan mereka

memahami kata-kata dan

kalimat-kalimat yang penting

s e h i n g g a k e t i k a A n d a

memberi penjelasan, proses

belajar akan menjadi lebih

berarti bagi murid-murid.

u

Proses Belajar yang Aktif

Proses belajar yang aktif

adalah tepat bagi anak-anak

usia muda. Mereka hidup

dalam perkembangan zaman

yang cepat berubah. Berilah

batasan waktu aktivitas 15

m e n i t l a m a n y a . B i a r k a n

diskusi berjalan dengan

bebas. Berikan motivasi agar

m u r i d - m u r i d d a p a t

mengungkapkan perasaan

dan pikiran mereka.

l

Anda berada pada posisi yang

dapat tingkatkan kerohanian

murid-murid oleh perkataan

dan perbuatan Anda.

(11)

Bagaimana membangun

hubungan dengan murid-muridku?

esus hendak menjadi sahabat selama kita tetap menjadi

Nya. Demikian pula hubungan Anda dengan

murid-Y

murid dapat mempengaruhi keberhasilan pengajaran yang

diberikan. Selama Anda berusaha untuk lebih mengenali mereka,

maka mereka pun berusaha untuk lebih mengenali Anda, sehingga

kemampuan Anda memasukkan firman Allah ke dalam kehidupan

mereka dan kemampuan mereka mendengarkan firman Allah akan

semakin meningkat.

Mulailah dari diri Anda!

Berbicaralah dengan Penuh

Hormat terhadap Murid-Murid

Murid-murid kelas Tunas Muda tidak

lagi memandang diri mereka

sebagai seorang anak. Mereka

dapat membina hubungan baik

dengan orang dewasa yang dapat

menghargai kemampuan dan

talenta mereka dan dengan senang

hati dapat menerima berbagai saran

yang bersifat membangun.

Turutlah Berpartisipasi bersama

dengan Murid-Murid

Berpartisipasilah dengan

murid-murid saat dalam kelas maupun di

luar kelas. Bila Anda menugaskan

m e r e k a u n t u k m e n g g u n t i n g ,

merekatkan dan menggambar,

turutlah bergabung bersama

dengan mereka. Hal ini akan

menghilangkan kesan bahwa

aktivitas ini bersifat kekanakan.

Bila murid-murid berjumlah

sedikit saja, maka Anda dapat

bergabung dengan mereka dalam

diskusi. Apabila dibagi dalam

kelompok yang lebih kecil, maka

akan lebih bijaksana bila Anda tidak

terpaku pada satu kelompok

melainkan membaur di antara

mereka. Bila Anda lebih banyak

meluangkan waktu bersama

dengan mereka, maka mereka

akan menaruh hormat dan

menghargai Anda.

Luangkan Waktu untuk Lebih

Mengenal Murid-Murid

Sepuluh hingga lima belas menit

sebelum kelas dimulai merupakan

waktu yang paling berharga bagi

Anda. Sapalah ketika mereka tiba.

D e n g a r k a n d e n g a n p e n u h

perhatian ketika mereka bercerita

tentang berbagai peristiwa yang

terjadi dalam kehidupan mereka.

Anda tidak perlu bersikap seperti

anak remaja untuk berkomentar

dengan mereka. Sebaliknya, Anda

adalah orang yang berpengaruh

dalam kehidupan mereka.

Luangkan waktu bersama

mereka di luar jam pelajaran.

Makan bersama merupakan hal

yang baik untuk membangun suatu

hubungan. Hubungilah mereka

sesekali waktu hanya untuk

mengobrol. Anda pun dapat

mengingat penghargaain khusus

yang telah mereka raih melalui

kartu ucapan selamat.

(12)

Sepuluh Komponen

Pengajaran yang Efektif

man Kristiani dapat dirasakan dan dialami, dan murid-murid Anda

akan menjadi lebih dewasa bila Anda memberikan kepada mereka

I

kesempatan untuk mengalami dan melakukan kebenaran firman

Allah.

Daftar ini berfungsi untuk mengingatkan bagaimana

murid-murid harus belajar dan sekaligus sebagai suatu tantangan bagi

Anda untuk meningkatkan kualitas mengajar Anda secara

berkesinambungan.

Bantulah mereka belajar lakukan

sesuatu berdasarkan pesan yang

disampaikan. Mereka akan lebih

cepat belajar melalui pengalaman

daripada hanya mendengarkan

pengajaran berjam-jam lamanya.

Berilah motivasi agar murid-murid

dapat menyalurkan kreativitas

mereka kepada pemahaman

terhadap firman Allah.

Melakukan

Berkarya

Bermain

Memperagakan

Menggambar

Menjalani

Melihat

Mendengar

Menulis

Bekerja Sama

Saat Anda dapat memberikan

gambaran mengenai pesan yang

disampaikan, maka mereka akan

mempunyai kesan yang mendalam

pada benak mereka.

Sediakan berbagai cerita atau

contoh yang menarik.

Tulisan yang kreatif merupakan

suatu cara yang efektif bagi para

anak muda untuk berkomunikasi

dan belajar.

Murid-murid akan lebih mudah

belajar bila mereka dapat saling

bekerja sama dengan yang lainnya.

Aktivitas adalah hal yang baik

untuk membuat mereka belajar.

yang mereka lihat dari

Alkitab.

Mintalah murid-murid untuk

membagikan iman mereka dengan

mengambar apa yang dilihat dari

Alkitab.

Tantanglah murid-murid untuk

menjalani iman mereka dalam

kehidupan ini.

(13)

Empat Langkah

Rencana Mengajar

llah telah menciptakan setiap anak berbeda satu sama lainnya.

Kita harus mengajarkan mereka dengan cara supaya setiap

A

murid dapat bertumbuh sesuai dengan perkembangan

masing-masing. Beri mereka motivasi dan dorongan untuk

senantiasa mengetahui kebenaran firman Allah dan bantulah mereka

untuk melakukan dan menerapkan firman Allah di dalam kehidupan

mereka.

Temukan firman Allah

ketika Anda Mengajar

di dalam Kelas.

Membuat Tujuan Pelajaran

yang lebih bersifat pribadi

sehingga dapat dihubungkan

dengan pengalaman

murid-murid.

Mengembangkan rencana

pelaksanaan pelajaran yang

dapat diterapkan murid-murid

dalam kehidupan mereka.

Termotivasi

Tahu Kebenaran

Lakukan Kebenaran

Setiap menit

dalam kelas

merupakan

sesuatu yang

berharga.

Berdoalah agar

Allah berikan

petunjuk

kepada Anda.

Terapkan Kebenaran

(14)

Sebelum Anda Mengajar

kepada Murid-Murid

u

Sediakan cukup waktu untuk

melakukan persiapan

Buku Pegangan Guru ini

disusun untuk mengurangi

waktu persiapan Anda dan

bukan untuk meniadakannya.

Bacalah bahan pelajaran

sedikitnya satu minggu sebelum

Anda mengajar. Anda mungkin

perlu mengumpulkan beberapa

bahan untuk acara diskusi dan

a k t i v i t a s . C o b a l a h u n t u k

mengenal bentuk pelajaran

dalam buku ini. Mungkin tidak

semua bahan pelajaran dapat

dibahas karena keterbatasan

waktu yang Anda punyai. Anda

dapat membawakan sisa bahan

tersebut di lain pertemuan atau

dalam suatu persekutuan.

u

Bersikap fleksibel

Bersikap fleksibel berarti

memberikan kepada Allah

kesempatan untuk menyatakan

pekerjaan-Nya melalui diri kita.

Bila mengalami kondisi di

mana seorang murid belum

memahami pelajaran yang

diberikan, maka Anda harus

s i a p u n t u k m e l a k u k a n

penyesuaian. Allah mungkin

mempunyai pendekatan yang

berbeda terhadap murid yang

satu ini. Seringkali bimbingan

Allah justru datang selagi kita

tidak begitu mengharapkan.

Tujuannya agar kita dapat

menjadi seorang pengajar yang

efektif.

u

Bersikap kreatif

Jangan katakan kepada diri

sendiri bahwa Anda bukanlah

s e o r a n g y a n g k r e a t i f .

Janganlah bersikap ragu-ragu

untuk melakukan berbagai

hal yang tidak tersedia di

dalam buku pegangan ini.

Anda dapat menyesuaikan

bahan pelajaran menjadi lebih

b e r s i f a t p r i b a d i d e n g a n

berbagai ide yang Anda

terapkan kepada murid-murid

di kelas.

u

Berdoalah dengan tekun

Seringkali dikatakan bahwa,

“Doa adalah nafas hidup bagi

orang Kristen!” Anda akan

beroleh hikmat, kekuatan dan

kesabaran yang lebih besar

k e t i k a m e m b u a t s u a t u

komitmen di dalam peran

sebagai seorang guru dan di

dalam setiap pelajaran ini

kepada Allah!

(15)

Oh Tuhan,

jadikanku hamba-Mu!

urid-murid dapat lebih banyak belajar dari cara hidup Anda.

Mereka akan menyerap berbagai macam pesan mengenai

M

kasih Allah dan iman kekristenan setiap kali berinteraksi dan

melihat perbuatan Anda. Jangan remehkan kekuatan gaya hidup

Anda sendiri. Murid-murid melihat kepada orang di sekitar mereka

yang dapat menunjukkan cara mengasihi Allah dan hidup sebagai

seorang Kristen. Mohonlah kepada Allah untuk menjadikan Anda

seorang hamba yang rendah hati berdoa kepada-Nya dalam setiap

waktu dan setiap hari.

Allah tidak mengharapkan Anda

menjadi seorang guru

yang terbesar.

Allah menghendaki Anda untuk

menjadi seorang hamba,

melakukan yang terbaik

yang dapat Anda lakukan,

dan beriman bahwa

Ia dapat melakukan

hal yang mustahil sekalipun.

“Apapun juga yang kamu perbuat,

perbuatlah dengan segenap hatimu

seperti untuk Tuhan dan

bukan untuk manusia.”

(Kol. 3:23)

“Tetapi harta ini kami punyai

dalam bejana tanah liat,

supaya nyata, bahwa kekuatan

yang melimpah-limpah itu

berasal dari Allah,

bukan dari diri kami.”

(2 Kor. 4:7)

(16)

Ayat Hafalan

(Oktober/November/Desember)

1. "Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus

menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran." (Yoh. 4:24)

2. "Sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu

untuk menjaga engkau di segala jalanmu." (Mzm. 91:11)

3. "Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan

lari dari padamu! Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat

kepadamu." (Yak. 4:7-8a)

4. "Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh

firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang

tidak dapat kita lihat." (Ibr. 11:3)

5. "Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat, dan tidak

melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; apabila engkau

menyebutkan hari Sabat 'hari kenikmatan', dan hari kudus Tuhan 'hari

yang mulia'; maka engkau akan bersenang-senang karena Tuhan."

(Yes. 58:13a,14a)

6. "Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus

untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan

kehendak-Nya." (Ef. 1:5)

7. "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah

pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah

setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai

melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan

memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat

menanggungnya." (1 Kor. 10:13)

8. "Maksudku ialah hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti

keinginan daging." (Gal. 5:16)

9. "Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan

kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita." (Ef. 5:20)

(17)

10. "Karena itu aku berkata kepadamu: Apa saja yang kamu minta dan

doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu

akan diberikan kepadamu." (Mrk. 11:24)

11. "Berjaga-jagalah dasn berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam

pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah." (Mat. 26:41)

12. "Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada

barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga

Bapamu yang di surga mengampuni kesalahan-kesalahanmu."

(Mrk. 11:25)

(18)

Pembacaan Alkitab

(Oktober/November/Desember)

1. Mrk. 10 - 12

2. Mrk. 13 ─ 15

3. Mrk. 16 ─ Luk. 2

4. Luk. 3 ─ 5

5. Luk. 6 ─ 8

6. Luk. 9 ─ 11

7. Luk. 12 ─ 14

8. Luk. 15 ─ 17

9. Luk. 18 ─ 20

10. Luk. 21 ─ 23

11. Luk. 24 ─ Yoh. 2

12. Yoh. 3 ─ 5

(19)

pelajaran

Seperti Apakah

Allah itu?

1

GARIS BESAR

Latar Belakang Alkitab

Kitab Bacaan

Mat. 1:18; Luk. 2:21-23; Mat. 4:1-10; Ibr. 2: 18; Mat. 4: 23-25; Ibr. 5:7

Kebenaran Alkitab

Allah itu kekal, tidak terlihat, tidak terbatas, dan terkenal dengan wahyu-Nya.

Tujuan Pelajaran

Memahami tentang Allah dan bersyukur kepada-Nya

Ayat Hafalan

“Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembahnya dalam roh dan kebenaran.”

(Yoh. 4:24)

Setiap makhluk mempunyai asal-usul karena hal tersebut berbicara tentang penciptaan. Sekalipun demikian, sumber dari segala sesuatu adalah Allah. Dalam Ibr. 2:10 dinyatakan: “Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah – yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan –, yaitu Allah yang membawa banyak orang ke kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, y a n g m e m i m p i n m e r e k a k e p a d a keselamatan, dengan penderitaan.” Allah adalah dasar dari segala sesuatu, yaitu Roh yang hidup yang tidak memiliki asal-usul karena Ia bersifat abadi. Firman Tuhan berkata “AKU ADALAH AKU” (Kel. 3:14) dan hari-Nya tidak berawal (Ibr. 7:3). Ia adalah Alfa dan Omega, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang (Why. 1:8).

Allah adalah Roh. Roh Allah adalah bentuk penampakan dari pada diri-Nya sendiri. Alkitab mengatakan bahwa manusia hanya dapat melihat Allah melalui penampakan diri-Nya (Kej. 18:1-3; Kel. 24:9-10; 33:18-23).

Kekuatan Allah melebihi dari pemahaman kita. Ia maha tahu yang berarti Allah mengetahui segala sesuatu. Ia maha kuasa yang berarti Allah dapat lakukan segala sesuatu. Tidak ada yang terlalu sulit bagi Allah (Kej. 18:4). Terakhir, Ia maha ada yang berarti Allah berada di atas semua, oleh semua dan di dalam semua.

(20)

Dalam Mzm. 139:1-5, Daud menuliskan pengenalan dirinya terhadap Allah dengan indah. Ia berkata: “Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh. Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi. Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semua telah Kauketahui, ya Tuhan. Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku.” Sungguh, Allah itu dapat melihat segala sesuatu, kudus dan berada di mana-mana. Ia sungguh mengetahui dengan jelas bagaimana diri kita, bahkan jumlah rambut di kepala kitapun terhitung oleh-Nya (Mat. 10:30). Untuk mengajari pelajaran ini, kita harus jelaskan dengan berbagi pengalaman hidup sehari-hari dengan Allah.

Apakah kalian mempunyai keyakinan yang kuat akan kehadiran Allah dalam kehidupan kalian? Kita perlu merasakan bahwa Allah begitu tanggap hingga kita dapat selalu menjangkau-Nya. Pemahaman dan kasih Daud terhadap Allah berkembang karena ia telah merasakan Allah dalam kehidupannya. Ketika terpuruk karena permasalahan atau pergumulan pada saat sulit, ingatlah bahwa Allah selalu melihat semuanya dan memelihara kita. Ia tahu masa depan kita dan sesungguhnya pertolongan-Nya begitu dekat.

“Tuhan, Engkau menyelidiki dan mengenal aku; Engkau mengetahui,

kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.”

(Mzm. 139:1-2)

Allah memiliki banyak sebutan. Ia adalah Roh, tidak berubah, maha kuasa, kekal, kudus, benar, kasih dan masih banyak lagi. Ketika kita sedang mempelajari sifat-Nya, maka sesungguhnya hanyalah sebatas mengagumi kemuliaan-Nya. Sungguh, tidak ada lagi yang lebih besar dalam alam semesta ini. Akan tetapi, mengenal Allah sungguhlah berbeda dengan hanya mengetahui-Nya saja. Untuk sungguh mengenal Allah, maka harus ada hubungan pribadi yang terbentuk. Murid-murid hidup dalam dunia yang serba cepat pada saat ini. Hampir setiap saat, mereka merasa tidak mempunyai cukup waktu untuk segala sesuatunya. Menyisakan sedikit waktu untuk lebih mengenal Allah mungkin menjadi bagian terakhir daripada daftar aktivitas mereka. Tidaklah cukup hanya mengatakan, “Ya, aku tahu bahwa Allah itu maha kuasa. Lihat saja apa yang telah diperbuat-Nya terhadap orang-orang yang terdapat dalam Alkitab.” Tetapi, apakah mereka

Alkitab

Makanan

Rohani

untuk

Renungan

Belakang

Alkitab

Mengenai

Murid

Anda

(21)

percaya akan hal itu dan pernahkah mereka mengalaminya? Berilah motivasi agar mereka mempunyai cukup waktu dalam mengembangkan hubungan bersama dengan Allah melalui pemahaman Alkitab dan doa yang rutin. Hubungan ini akan membuat mereka merenungkan hari-hari mereka dan melihat bagaimana Allah menjadi bagian dalam hidup mereka. Untuk mengawalinya, dapat dibantu dengan menyusun jadwal bersama dengan teman, agar mereka dapat saling memotivasi dalam pencarian terhadap Allah. Inilah waktu dalam kehidupan mereka yang masih muda dan kuat untuk mengembangkan ikatan yang kuat bersama dengan Allah, sehingga dalam perjalanan iman berikutnya, mereka dapat dengan percaya diri berkata, “Aku mengenal siapa yang kupercayai.”

"Ketika terpuruk karena permasalahan

atau pergumulan pada saat sulit, ingatlah bahwa Allah selalu melihat semuanya dan

memelihara kita dalam rasa peduli-Nya."

Persiapkan

Hati

Murid

Berikan selembar kertas, sediakan krayon atau alat warna lainnya kepada setiap murid. Mintalah mereka untuk menggambarkan bentuk Allah dengan menggunakan warna yang ada.

Bila telah selesai, biarkan setiap murid memper-lihatkan dan menceritakan gambarnya itu. Saat sedang bercerita, catatlah segala hal yang mereka ungkapkan tentang Allah.

Aktivitas ini akan memberikan masukan bagi Anda untuk mengetahui pandangan murid-murid mengenai Allah sebelum Anda memulai pelajaran. Dan untuk merangsang lebih jauh minat mereka, maka berikan pertanyaan berikut: Siapakah yang menciptakan Allah? Siapakah yang pernah melihat Allah? Di manakah Allah itu? Bagaimana kita dapat mengenal Allah?

Lembar Kerja # 1 Asal Mula Allah

Kapan Allah itu mulai ada?

Lihatlah Mzm. 90:2 dan tuliskan ayat tersebut pada tempat di bawah ini.

(Allah tidak berawal – Ia telah ada sebelum dunia diciptakan.)

Pemahaman

Alkitab

(22)

Siapakah yang menciptakan Allah? Lihatlah Kel. 3:14

(Seluruh makhluk hidup mempunyai asal mula, tetapi Allah tidak. Ia telah ada sejak permulaan.)

Apakah maksudnya ketika kita katakan bahwa Allah itu selalu ada?

Lihatlah Ibr. 7:3

(Kekekalan berarti tidak berawal dan tidak berakhir. Allah tidak berkesudahan.)

Bacalah ini:

Beberapa orang mungkin memikirkan bagaimana Allah itu dapat ada. Alkitab mulai dengan menyatakan: “Pada mulanya Allah…” Ayat ini mengatakan kepada kita bahwa bahkan sebelum bumi, tata surya, alam semesta ada, Allah telah ada. Karena Allahlah yang menciptakan alam semesta ini, maka Ia tentu harus ada sebelum alam semesta itu diciptakan.

Pernahkah Allah menampakkan diri-Nya?

Lihatlah Kel. 33:18-23 dan tuliskan siapakah yang melihat Allah itu.

(Ia adalah Musa. Ketika Musa bersama dengan Allah di atas gunung, Allah menampakkan diri-Nya kepada Musa. Musa melihat Allah. Karena Allah adalah Roh, maka yang dilihat Musa hanyalah batu tempat Allah berdiri dan batu itu tampak seperti batu safir yang bercahaya dan yang besar. Ketika Musa ingin melihat lebih, maka ia memohon untuk melihat Allah dalam segala kemuliaan-Nya. Allah beritahukan kepadanya bahwa tidak ada seorangpun yang dapat melihat Allah secara utuh. Allah terlalu luar biasa. Oleh karena itu, Musa hanya dapat melihat sebagian dari pada kemuliaan-Nya saja, bukan seluruhnya.)

Siapakah yang sesungguhnya telah melihat Allah? Ribuan tahun yang lalu, Allah turun ke bumi sebagai Yesus Kristus dan tinggal bersama dengan manusia. Allah menampakkan diri-Nya seperti m a n u s i a b i a s a , t e t a p i s e s u n g g u h n y a I a menyembunyikan kemuliaan-Nya karena tidak ada seorangpun manusia yang sanggup mendekati Allah dalam kemuliaan-Nya. Lihatlah Yoh. 14:9-11, apakah yang tertulis di sana?

Sebelum Anda mulai bagian ini, mintalah murid-murid

untuk melihat pada Lembar Kerja Murid.

Beberapa informasi yang diberikan di sini mungkin tidak tersedia

(23)

(Yesus katakan kepada murid-murid-Nya bahwa dengan mengenal diri-Nya, maka mereka akan tahu seperti apakah Allah itu.)

"Yesus katakan kepada murid-murid-Nya bahwa dengan mengenal diri-Nya, maka mereka akan tahu seperti apakah Allah itu." Seperti Apakah Allah itu? p la arn e ja

1

Pemahaman Alkitab Lembar Kerja # 1 Asal Mula Allah

1

Kapan Allah itu mulai ada?

Lihatlah Mzm. 90:2 dan tuliskan ayat tersebut pada tempat di bawah ini.

Siapakah yang menciptakan Allah?

Lihatlah Kel. 3:14, apakah yang dikatakan di sana?

Apakah maksudnya ketika kita katakan bahwa Allah itu selalu ada?

Lihatlah Ibr. 7:3 dan tuliskan ayatnya.

Bacalah ini: Beberapa orang mung-kin pikirkan bagaimana Allah itu dapat ada. Al-kitab mulai menyata-kan: “Pada mulanya Allah…” Ayat ini kata-kan kepada kita bahwa bahkan sebelum bumi, tata surya, alam semes-ta ada, Allah telah ada. Karena Allahlah yang menciptakan alam se-mesta ini, maka Ia tentu harus ada sebelum alam semesta itu diciptakan. Pernahkah Allah tam-pakkan diri-Nya?

Lihatlah Kel. 33:18-23 dan tuliskan siapakah yang melihat Allah itu.

Siapakah yang sesungguhnya telah melihat Allah?

Ribuan tahun yang lalu, Allah turun ke bumi sebagai Yesus Kristus dan tinggal bersama dengan manusia. Allah menam-pakkan diri-Nya seperti manusia biasa, tetapi sesungguhnya Ia menyembunyikan kemuliaan-Nya karena tidak ada se-orangpun manusia yang sanggup mendekati Allah dalam kemuliaan-Nya. Lihatlah Yoh. 14:9-11, apakah yang tertulis di sana?

Lembar Kerja # 2

Apakah yang Kalian Ketahui tentang Allah?

Setelah kalian membaca Mzm. 145:3-6,8,10,13,17-18, catatlah sebanyak mungkin kata yang menggambarkan Allah.

(Besar, perkasa, agung, pengasih, penyayang, tidak berkesudahan, layak, baik, benar, dekat.)

Lihatlah Mzm. 103:1-8 dan carilah tahu bagaimana Daud menggambarkan Allah.

(Mengampuni segala kesalahan kami, menyembuhkan segala penyakit kami, menebus hidup kami dari lubang kubur, memahkotai kami dengan kasih setia dan rahmat, menjalankan hukum dan keadilan bagi segala orang yang diperas, Ia adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.)

(24)

Lembar Kerja # 3 Allah yang Maha Kuasa

Menurut Alkitab, Allah berada di segala tempat dan mempunyai pengetahuan yang sempurna tentang segala sesuatu. Oleh karena itu, Allah disebut sebagai yang maha tahu, yang maha kuasa dan yang maha ada. Marilah kita berusaha untuk memahami makna dari pada masing-masing kata tersebut.

Apakah makna dari yang maha tahu itu? (Mengetahui akan segala sesuatu.)

Lihatlah Yos. 7:10-12,16-26. Apakah yang Allah ketahui?

(Allah tahu bahwa Akhanlah yang mengambil barang terkutuk dari pihak musuh.)

Apakah makna dari yang maha kuasa itu? (Mempunyai kuasa segala sesuatu.)

Lihatlah Yos. 10:12-14. Apakah yang Allah lakukan? (Ia menjadikan matahari dan bulan berhenti beredar di lembah Ayalon kira-kira sehari penuh lamanya.)

Apakah makna dari yang maha ada itu?

(Dapat berada di mana saja pada waktu yang bersamaan.) 2 Seperti Apakah Allah itu? p e la ja ra n

1

Pemahaman Alkitab Lembar Kerja # 2 Apakah yang Kalian

Ketahui tentang Allah?

"Masakan Aku ini hanya Allah yang

dari dekat, demikianlah firman Tuhan, dan bukan Allah yang dari jauh juga?

Sekiranya ada seseorang menyembunyikan diri

dalam tempat persembunyian, masakan Aku tidak

melihat dia? demikianlah firman Tuhan. Tidakkah Aku memenuhi langit dan bumi?

demikianlah firman Tuhan." (Yer. 23:23-24)

(25)

"Satu Allah dan Bapa dari semua,

Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua."

(Ef. 4:6)

Lihatlah Yer. 23:23-24. Di manakah Allah berada? (Masakan Aku ini hanya Allah yang dari dekat, demikianlah firman Tuhan, dan bukan Allah yang dari jauh juga? Sekiranya ada seseorang menyembunyikan diri dalam tempat persembunyian, masakan Aku tidak melihat dia? demikianlah firman Tuhan. Tidakkah Aku memenuhi langit dan bumi? demikianlah firman Tuhan.”)

Ef. 4:6 berkata, “Satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.” Tulislah makna dari pada setiap kata berikut:

1. Allah di atas semua (Mzm. 113:5-6)

(Tuhan, Allah kita, yang diam di tempat tinggi, mengamati segala sesuatu yang terdapat di surga maupun yang di bumi.)

2. Allah oleh semua (Mzm. 125:2)

(Allah mengelilingi umat-Nya.)

3. Allah di dalam semua (Yoh. 14:15-17)

(Jikalau kita mengasihi Dia, kita akan menuruti segala perintah-Nya, dan Ia akan memberikan kepada kita seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kita selama-lamanya.)

3 Seperti Apakah Allah itu? n p e la ja ra

1

Pemahaman Alkitab Lembar Kerja # 3 Mu u Alkit , en r t ab Allah era d ala t m b adi seg e -p dat an memp n aiu y en e ahan g pg t u yan sempu nr a tenan tg seg at . Oleh ala sesu u en u Allah i-kara it , d seb t ah tu se agbuai yanggaha m a ah , yan m kua d yan ma asan gah a Mlah a ber ad . ari kit -u ah n uk aha sa u t mem mi makna da p da ri a asin-m g m gasin kata t rse eb tu . A a ah i yang p k makna dar maha tahu itu? Lih lat ah Yos. 7:10-12, - Ap A 16 26. akah yang llah ke ahtui?

Ef. 4:6 berkata, “Satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.” Tulislah makna dari pada setiap kata berikut:

1.Allah di atas semua (Mzm. 113:5-6) 2.Allah oleh semua (Mzm. 125:2) 3.Allah di dalam semua (Yoh. 14:15-17)

Apakh m aka dar yag a n in mah ua a i? a ks tu

LihalahYos 1 : 2-14 t . 0 1 . paah ng Al ah a ukn? Akya l l ka Apaa kn dari an k h maa yg m ha a i? aad tu i atlah Ye .3:23 . L h r 2 -24 D anaka Al a era a? i m hl hbd Allah yang Maha Kuasa

(26)

Lembar Kerja # 4

Belajar Mengenal Allah Secara Pribadi

Sekalipun Allah bersemayam dalam terang yang tak terhampiri dan tidak ada seorangpun yang pernah melihat-Nya (1 Tim. 6:16), tetapi Ia selalu berada di sekeliling kita untuk memberi pertolongan. Bagaimana kita tahu? Marilah kita baca Mzm. 139:1-6. “Tuhan, Engkau menyelidiki dan mengenal aku; Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri; Engkau mengerti pikiranku dari jauh. Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi. Sebab sebelum lidahku mengeluarkan p e r k a t a a n , s e s u n g g u h n y a , s e m u a n y a t e l a h Kauketahui, ya Tuhan. Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku. Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya.”

Jawablah pertanyaan berikut:

1. Allah menyelidiki dan mengenal hati kita.

Pikiran macam apakah yang menyenangkan Allah?

(Kita harus mempunyai pikiran yang kudus dan yang bersih.)

2. Allah tahu tindakan kita. Motivasi apakah yang

seharusnya kita punyai saat melakukan sesuatu?

(Kita harus selalu mempunyai motivasi yang benar dalam melakukan segala sesuatu.)

3. Allah tahu apa yang kita akan katakan.

Perkataan seperti apakah yang seharusnya kita ucapkan?

(Perkataan yang memberi semangat dan yang membangun diri sendiri dan orang lain.)

4. Bagaimana seharusnya sikap kita terhadap

Tuhan, Pencipta kita itu?

(Kita harus takut dan menaati segala perintah-Nya.)

(27)

"Selidikilah aku, ya Allah, dan kenalilah hatiku,

ujilah Aku dan kenallah pikiran-pikiranku;

lihatlah, apakah jalanku serong,

dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!"

(Mzm. 139:23-24)

5. Apakah yang kalian rasakan saat mengetahui

bahwa Allah itu kekal dan memberikan Roh-Nya yang kudus untuk menuntun kita? Mengapa? (Kita seharusnya bersyukur atas Roh Kudus yang Ia berikan kepada kita karena Allah itu Roh dan akan selalu memimpin dan menuntun kita.)

6. Apakah yang kalian ketahui tentang Allah?

Bagaimana kalian dapat lebih memahami Allah?

(Kalian membangun pemahaman yang lebih baik terhadap Allah dengan membaca Alkitab lebih banyak, menghadiri setiap kebaktian Sabat, dan berdoa setiap hari. Dengan cara inilah, maka kasih kita kepada Allah akan bertumbuh dan akan belajar bahwa Ia adalah Bapa dan sahabat kita.)

4 Seperti Apakah Allah itu? e la ja ra p n

1

Aplikasi Kehidupan Lembar Kerja # 4 Belajar Mengenal Allah

Secara Pribadi

Sekalipun Allah bersemayam dalam terang yang tak terhampiri dan tidak ada seorangpun yang pernah melihat-Nya (1 Tim. 6:16), tetapi Ia selalu berada di sekeliling kita untuk memberi pertolongan. Bagaimana kita tahu? Marilah kita baca Mzm. 139:1-6. “Tuhan, Engkau menyelidiki dan mengenal aku; Engkau

mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri; Engkau mengerti pikiranku dari jauh. Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kau-maklumi. Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya Tuhan. Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku. Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya.”

Jawablah pertanyaan berikut:

1. Allah menyelidiki dan mengenal hati kita. Pikiran macam apakah yang menyenangkan Allah?

2. Allah tahu tindakan kita. Motivasi apakah yang seharusnya kita punyai saat melakukan sesuatu? 3. Allah tahu apa yang kita akan katakan. Perkataan seperti apakah yang seharusnya kita ucapkan? 4. Bagaimana seharusnya sikap kita terhadap Tuhan, Pencipta kita itu? 5. Apakah yang kalian rasakan saat mengetahui bahwa Allah itu kekal dan memberikan Roh-Nya yang kudus untuk menuntun kita? Mengapa? 6. Apakah yang kalian ketahui tentang Allah? Bagaimana kalian dapat lebih memahami Allah?

Aktivitas

Aktivitas # 1

Allah Kita adalah Allah yang Mengagumkan – Poster! Bahan: Papan poster Spidol Majalah Kertas lipat

(28)

Petunjuk:

1. Tuliskan judul untuk poster ini – Allah Kita adalah

Allah yang Mengagumkan!

2. Potonglah 3 bentuk bintang besar dan tempatkan

pada poster. Pada setiap bentuk bintang, tuliskan, 'Allah maha tahu', 'Allah maha kuasa' dan 'Allah maha ada'.

3. Mintalah setiap murid untuk memotong bintang

yang lebih kecil. Lalu, tuliskan satu alasan mengapa mereka mengasihi Allah. Kemudian, rekatkan bintang mereka itu di bawah bintang yang besar.

4. Setelah selesai, mintalah setiap murid untuk

tuliskan nama mereka di bawah bintang mereka itu.

5. Bila masih ada waktu, hiasilah poster dengan

menggunakan beberapa gambar dari majalah yang berhubungan dengan ciptaan Allah.

Aktivitas # 2

Laboratorium Pengetahuan Mini

Buatlah sebuah laboratorium mini agar murid-murid dapat secara pribadi memeriksa ciptaan Allah yang menjadi saksi nyata bahwa ada seorang Pencipta.

Laboratorium pengetahuan ini tidak perlu terlalu rumit – yang penting ada kaca pembesar, teropong atau teleskop dan sebuah toples dengan ikan di dalamnya. Bagilah murid-murid menjadi beberapa kelompok. Kelompok pertama dapat meneliti struktur daun dengan menggunakan kaca pembesar.

Kelompok kedua dapat mengamati burung dengan teropong atau teleskop dan mencatat bagaimana burung tersebut dapat terbang dan tinggal di atas pepohonan.

Kelompok ketiga dapat mengamati ikan yang terdapat dalam toples dan tuliskan hal yang mereka amati yang menunjukkan bahwa ikan itu diciptakan dengan sempurna untuk hidup di dalam air.

Kemungkinan lainnya dengan menggunakan beberapa tayangan video tape tentang alam, atau salah satu film pengetahuan yang biasanya dapat disewa dari toko buku Kristen.

Setelah meneliti 10 menit lamanya dalam laboratorium, berilah setiap kelompok kesempatan untuk melaporkan apa yang mereka telah amati dan pelajari itu.

(29)

Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa Allah itu ada. Ketika kalian melihat sebuah jam tangan tergeletak di tanah, maka kalian tidak akan pernah beranggapan bahwa jam tangan itu terjadi dengan sendirinya. Kalian akan begitu yakin bahwa ada beberapa orang pandai yang telah membuatnya. Alam semesta serupa dengan jam tangan itu, dan begitu pula dengan dunia ini. Semuanya bekerja bersamaan seperti jam tangan terbaik yang pernah dibuat. Alam semesta bergerak begitu akurat dan dapat diterka, lebih akurat daripada segala jam yang dapat dibuat oleh seseorang. Kebenaran ini membuat kita menyadari bahwa alam semesta tidaklah terjadi dengan sendirinya. Pikiran kalian mengatakan bahwa ada 'Seseorang yang melakukannya', yaitu Allah yang mengagumkan.

Sebelum Anda simpulkan, pastikan murid-murid memahami siapa Allah itu dan bagaimana kita dapat mengenal-Nya dengan lebih baik lagi. Inti pelajaran ini adalah Allah itu Roh, dan tidaklah dibatasi oleh ruang, waktu maupun kemampuan. Allah pun dekat dengan kita masing-masing sama seperti di alam semesta ini. Yesus mengatakan bahwa setiap orang yang melihat diri-Nya berarti telah melihat seperti apa Bapa itu, karena Yesus dan Bapa adalah satu. Kita perlu memotivasi murid-murid untuk percaya kepada Yesus dan membaca Alkitab agar lebih mengenal seperti apakah Allah itu. Akhirilah dengan doa.

Kesimpulan

Evaluasi

Tugas Pembacaan Alkitab minggu ini: Mrk. 10 – 12

(30)
(31)

pelajaran

Malaikat dan

Tugas Mereka

2

GARIS BESAR

Latar Belakang Alkitab

Kitab Bacaan

Kej. 18:1-2; Yes. 6:1-3; Yoh. 20:12; Mat. 22:30; Luk. 20:35-36; 1 Tim. 2:5

Kebenaran Alkitab

Allah ciptakan para malaikat untuk melayani mereka yang menjadi milik-Nya dan untuk menyembah-Nya.

Tujuan Pelajaran

Menghargai dan bersyukur atas peran para malaikat dalam kehidupan kita.

Ayat Hafalan

“Sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-malaikat-malaikat-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.”

(Mzm. 91:11)

Alkitab berikan bukti kuat tentang keberadaan malaikat yang diciptakan oleh Allah itu. Dalam Mzm. 148:2,5 dikatakan, “Baiklah semuanya memuji nama Tuhan, sebab Dia memberi perintah, maka semuanya tercipta.” Dalam Ibr. 1:14 dinyatakan bahwa malaikat diciptakan dalam bentuk roh dan dapat menyatakan diri dalam rupa manusia, bahkan ke dalam rupa lainnya (Kej. 18:1-2; Yes. 6:1-3; Yoh. 20:12). Malaikat dapat berbicara dan bersantap bersama dengan manusia dan tidak akan mengalami kematian karena mereka adalah roh, dan tidak menikah (Mat. 22:30; Luk. 20:35-36).

Sehubungan dengan tugas malaikat, mereka melayani Allah di surga (Why. 5:11-13). Malaikat diutus sebagai pembawa pesan yang berkuasa (Kej. 19:12-22); melindungi dan menyelamatkan orang-orang kudus dari bahaya; memberikan bimbingan dan menolong umat Allah (Mat. 2:12-13,19-20; Kis. 27:23-24).

Malaikat mempunyai kekuatan yang jauh di bawah kekuatan Allah karena mereka hanyalah membawa perintah Allah saja (Mzm. 103:20). Kita tidak boleh memperlaku-kan malaikat sebagai perantara kita ataupun menyembah mereka (1 Tim. 2:5; Why. 19:10; 22:8-9).

(32)

Dengan mempelajari Alkitab, kita dapat menyadari bahwa malaikat berada di sekeliling kita, dan mereka diutus oleh Allah untuk melayani orang-orang kudus-Nya. Hamba Elisa diberkati untuk melihat para makhluk surgawi (2 Raj. 6:17). Malaikat memberi peringatan kepada orang-orang yang terpilih sekaligus menyelamatkan mereka (Kej. 19:12-22). Mereka pun mengabarkan pesan Allah kepada manusia (Luk. 2:10,17).

Saat Anda mengajarkan pelajaran ini, ingatlah segala tindakan baik yang telah dilakukan oleh malaikat. Tanyalah kepada diri Anda, apakah aku seperti seorang malaikat bagi murid-muridku? Apakah murid-murid datang ke kelas dan sungguh mengharapkan pengajaran dari padaku? Apakah mereka merasa diberkati dengan mempunyai guru seperti aku saat mereka melangkah keluar dari kelas?

Sesungguhnya, kita sama seperti malaikat. Kita diutus sebagai pembawa pesan yang berkuasa untuk bertarung dengan iblis dan membantu murid-murid (Dan. 10:21; Why. 12:7-8; Mat. 2:12-13). Jangan remehkan kekuatan Anda sendiri yang terdapat dalam kehidupan murid-murid. Mereka melihat diri Anda sebagai seorang teladan dan seorang malaikat yang menyelamatkan dan menolong mereka.

Mungkin sebagian murid telah mempunyai pandangan mengenai malaikat dan tugas mereka dalam kehidupan melalui berbagai buku yang saat ini banyak tersedia di toko buku atau melalui program televisi yang menceritakan banyak peristiwa yang ajaib. Murid-murid perlu memahami bahwa malaikat mengambil peran penting dalam kehidupan manusia, dan harus bersyukur kepada Allah atas pertolongan yang telah disediakan bagi kita itu. Tetapi murid-murid perlu berhati-hati agar tidak terlalu meninggikan tugas malaikat hingga melebihi kuasa Allah yang mengagumkan itu. Mereka perlu diberitahu seperti Yohanes yang diberitahu oleh malaikat dalam kitab Wahyu, bahwa kita selayaknya hanya menyembah kepada Tuhan, Allah kita. Banyak umat Kristen memperindah diri dengan menggunakan pin atau liontin yang berbentuk malaikat dan mengira akan mendapat pertolongan dari malaikat itu. Sungguh ini sebuah pandangan yang keliru yang perlu diperhatikan oleh murid-murid.

Alkitab

Makanan

Rohani

untuk

Renungan

Alkitab

Mengenai

Murid

Anda

"Pujilah Tuhan, hai malaikat-malaikat-Nya, hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya. Pujilah Tuhan, hai segala tentara-Nya, hai pejabat-pejabat-Nya

yang melakukan kehendak-Nya."

(33)

Sebelum memulai pelajaran, tuliskan beberapa pertanyaan berikut pada papan tulis. Seperti apakah malaikat itu? Adakah yang pernah melihat malaikat? Hal apa sajakah yang dilakukan oleh malaikat? Berikan waktu sekitar 5 menit lamanya agar murid-murid dapat merenungkan semua pertanyaan itu. Setelah mereka memberikan jawaban atas semua pertanyaan itu, maka Anda perlu memberitahukan kepada mereka bahwa Alkitab menceritakan banyak hal yang mengejutkan tentang malaikat. Beberapa dari antara hal tersebut mempengaruhi kehidupan kita. Marilah kita lihat bersama hal apa sajakah itu.

Mengapa Kita Percaya bahwa Malaikat itu Ada? Kita percaya kepada malaikat bukan karena pernah dikunjungi oleh mereka dan bukan karena populer dalam karya seni, film maupun cerita. Kita percaya kepada malaikat karena Allahlah yang memberitahu-kan kepada kita lebih dari 300 tempat di Alkitab bahwa malaikat itu sungguh ada. Kita telah mempelajari pada pelajaran sebelumnya bahwa Allah tidak berawal dan tidak berakhir. Tidak seperti Allah, malaikat mempunyai awal – mereka diciptakan oleh Allah (Mzm. 148:2,5). Kita tidak tahu pasti kapan malaikat itu diciptakan, tetapi kita tahu bahwa mereka diciptakan sebelum penciptaan dunia ini (Ayb. 38:4,7).

Lembar Kerja # 1

1. Seperti apakah malaikat itu?

(Kita tidak dapat menggambarkan malaikat secara pasti karena mereka adalah roh yang tidak terlihat. Ada kalanya, mereka menampakkan diri di bumi ini. Dalam Ibr. 13:2 dikatakan bahwa kita 'jangan lupa memberi tumpangan kepada orang. Sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat.' Ketika Allah mengutus malaikat untuk melaksana-kan tugas di bumi, maka malaikat amelaksana-kan mengambil rupa yang dapat dilihat. Ketika menampakkan diri, maka mereka mungkin akan terlihat berbeda setiap saat. Beberapa ayat Alkitab menggambarkan malaikat sebagai makhluk yang bercahaya terang seperti kilat. Umumnya, kita membaca tentang mereka yang mengenakan pakaian putih.)

Persiapkan

Hati

Murid

Pemahaman

Alkitab

(Perkataan yang dicetak miring tidaklah

tertulis dalam Lembar Kerja. Silahkan bagikan

hal ini setelah murid-murid selesaikan Lembar Kerja mereka.)

(34)

2. Mengapa malaikat mempunyai tingkatan yang berbeda?

(Malaikat mempunyai tingkatan yang berbeda. Yang tertinggi disebut penghulu malaikat – namanya adalah Mikhael (Yud. 9). Segala malaikat berada di bawah Mikhael. Mereka mempunyai nama yang menunjukkan tugas yang berbeda. Beberapa di antaranya adalah pembawa pesan yang menyampaikan perintah Allah. Salah satu pembawa pesan ini dipanggil dengan nama Gabriel (Luk. 1:19). Gabriel membawa pesan Allah kepada Maria bahwa ia akan melahirkan Yesus.)

lSerafim adalah malaikat istimewa dengan enam

sayap (Yes. 6:1-3). Mereka berdiri di sebelah atas takhta Allah dan memuji-Nya sepanjang waktu.

lKerubim adalah malaikat lain yang mempunyai

empat sayap. Mereka berada di sebelah takhta Allah dan memuji-Nya pula sepanjang waktu. Allah menempatkan kerubim di luar taman Eden untuk menjaga Pohon Kehidupan (Kej. 3:24).

lMalaikat dapat bergerak dengan begitu cepat (Yeh.

1:14). Mereka tidak perlu berisitrahat karena tidak akan lelah (Why. 4:8). Malaikat mempunyai bahasanya sendiri (1 Kor. 13:1) dan makan suatu makanan yang khusus (Mzm. 78:25).

Kesimpulan: Malaikat adalah roh yang melayani. Mereka membawa perintah Allah.

lBerikut adalah sebutan dari malaikat:

1. Malaikat Tuhan (Mzm. 34:8)

2. Malaikat (Kis. 12:7-8)

3. Orang-orang kudus (Mzm. 89:6-8)

4. Pemilik takhta (1 Raj. 22:19)

5. Bala tentara surga (Luk. 2:13)

6. Roh yang melayani (Ibr. 1:14)

"Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat." (Ibr. 13:2)

(35)

Lembar Kerja # 2

Apakah Perbedaan antara Malaikat dengan Allah?

lAllah dapat berada di segala tempat dalam satu

kesempatan; malaikat hanya dapat berada di satu tempat dalam satu kesempatan.

lAllah tahu segala sesuatu; malaikat tahu lebih

banyak daripada manusia, tetapi tidak tahu sebanyak yang Allah ketahui.

lAllah maha kuasa; malaikat mempunyai kekuatan

yang melebihi kekuatan kita (Mzm. 103:20), tetapi tidak semaha kuasa seperti Allah (2 Pet. 2:11).

lAllah tidak berawal dan tidak berakhir; malaikat

mempunyai asal mula.

lAllah menghendaki agar kita hanya menyembah

kepada-Nya; keberadaan malaikat tidak untuk disembah.

Tugas Malaikat

A. Malaikat melayani Allah di surga. Apa sajakah yang malaikat lakukan? Lihatlah Why. 5:11-13; Dan. 7:9-10.

B. Malaikat diutus sebagai pembawa pesan yang berkuasa.

Apa sajakah yang malaikat lakukan?

Lihatlah Kej. 19:21-22; Luk. 2:10,17; Dan. 10:21.

5 Malaikat dan Tugas Mereka p e l ja ra n a

2

Pemahaman Alkitab Lembar Kerja # 1

Mengapa kita percaya bahwa malaikat itu ada?

Sebutan Malaikat

Seperti apakah malaikat itu?

Mengapa malaikat mempunyai tingkatan yang berbeda? Malaikat mempunyai tingkatan

yang berbeda. Yang tertinggi disebut penghulu malaikat – namanya adalah Mikhael (Yud. 9). Segala malaikat be-rada di bawah Mikhael. Me-reka mempunyai nama yang menunjukkan tugas yang berbeda. Beberapa di anta-ranya adalah pembawa pesan yang menyam-paikan perintah Allah. Salah satu pembawa pesan ini dipanggil dengan nama Gabriel (Luk. 1:19). Gabriel membawa pesan Allah kepada Maria bahwa ia akan me-lahirkan Yesus.

l Serafim adalah malaikat istimewa dengan enam sayap (Yes. 6:1-3). Mereka berdiri di sebelah atas takhta Allah dan Nya sepanjang waktu. l Kerubim adalah malaikat lain yang mempunyai empat sayap. Mereka berada di sebelah takhta Allah dan memuji-Nya pula sepanjang waktu. Allah menempatkan kerubim di luar taman Eden untuk menjaga Pohon Kehidupan (Kej. 3:24). l Malaikat dapat bergerak dengan begitu cepat (Yeh. 1:14). Mereka tidak perlu isitrahat karena tidak akan lelah (Why. 4:8). Malaikat mempunyai bahasanya sendiri (1 Kor. 13:1) dan makan suatu makanan yang khusus (Mzm. 78:25).

Kesimpulan: Malaikat adalah roh yang

melayani. Mereka membawa perintah Allah.

Malaikat Tuhan (Mzm. 34:8) a 7 M laikat (Ki s. 12:-8) kudus ( M 8) orang zm. 89:6 -l k ta(1 a Pemiik tah Rj. 2 2:19) a n a s a :13 Balte t ra urg (Luk. 2 )

Roh yang melayani (Ibr. 1:14)

"Alkitab gunakan gambaran lainnya untuk bicarakan tentang

tingkatan malaikat. Beberapa kata ini berhubungan dengan

prinsip, kewenangan dan kuasa (Kol. 1:16; Rm. 8:38)."

(36)

C. Malaikat melayani umat pilihan Allah. Apa sajakah yang malaikat lakukan? Lihatlah Kel. 23:20; Kis. 5:17-20; 12:6-11; Mat. 2:12-13,19-20; Luk. 16:22.

“Kita tidak boleh perlakukan malaikat sebagai perantara kita,

ataupun menyembah mereka.” 6 Malaikat dan Tugas Mereka e a a a p l j r n

2

Pemahaman Alkitab Lembar Kerja # 2 Apakah Perbedaan

antara Malaikat dengan Allah?

l Allah tahu segalanya ; malaikat tahu lebih banyak daripada manus a, api it t tidak ahu sebanyak yang Allah ketahui.

l Allah tidak berawal dan tidak berakhir; malaikat mempunyai asal mula. l lA lah m ah

a a a t kuas; m laika meun i k mpya e-a kuatan y ng eb k melihi e-kuatan kita (M. 3 2 zm10: 0), t taep ii t dak s e-m a ahakuas sepe tir Allah 2 Pt 1 ( e . 2:1 ). l en l A lah kehki ga -i a daar k t nya se h ha mba ad Nya keper daa- ; kebalaan t t da m aikant k isem ik h. u u d ba Tugas Malaikat Apakah yang Malaikat Lakukan? Apakah yang Malaikat Lakukan? Apakah yang Malaikat Lakukan? Lihatlah Why. 5:11-13. Lihatlah Dan. 7:9-10. Lihatlah Kej. 19:15-17. Lihatlah Luk. 2:10. Lihatlah Kel. 23:20. Lihatlah Kis. 5:17-20; 12:6-11. Lihatlah Mat. 2:12-13,19-20. Lihatlah Luk. 16:22. Lembar Kerja # 3

Berikan Pandangan yang Benar tentang Malaikat! Setiap pernyataan dan pertanyaan berikut mempunyai pemahaman yang keliru tentang malaikat. Bacalah dengan seksama dan tuliskan pandangan yang benar berdasarkan apa yang kita telah pelajari dari Alkitab.

Pernyataan # 1:

Malaikat itu begitu hebat. Kita harus menyembah mereka.

(Salah; malaikat adalah pembawa pesan Allah. Allah melarang kita untuk menyembah allah manapun selain Dia - Kel. 20:1-5.)

Pernyataan # 2:

Ketika meninggal, maka manusia menjadi malaikat dengan sayap dan lingkaran di atas kepala.

(Salah; Alkitab katakan bahwa ketika mati, maka kita tidak menjadi melaikat. Tubuh kita akan tertidur sambil

(37)

"Sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu." (Mzm. 91:11)

menantikan kedatangan Yesus yang kedua kalinya (1 Tes. 4:14-17). Ketika Yesus datang kembali, maka tubuh kita akan dibangkitkan dan bertemu dengan-Nya di angkasa.)

Pernyataan # 3:

Bila malaikat diciptakan untuk menolong kita, mengapa mereka tidak menjagaku saat lengan patah waktu itu?

(Allah mempunyai maksud yang baik di balik suatu permasalahan. Ketika kita bermasalah, saat itulah Allah mendidik dan menumbuhkan iman kita - Ibr. 12:10.) Pernyataan # 4:

Malaikat selalu menjaga saat kita tidur dan bangun. (Salah; Allahlah yang selalu memperhatikan kita, karena Ia lebih berkuasa daripada malaikat.)

Pertanyaan untuk dijawab:

Apakah yang malaikat lakukan bagi kita?

(Malaikat selalu memuji Allah di surga dan membawa pesan Allah. Mereka membawa perintah-Nya. Alkitab mengatakan bahwa malaikat melayani (Ibr. 1:14) dan menjaga kita - Mzm. 91:1,10-11.) 7 Malaikat dan Tugas Mereka p e a a ran l j

2

Pemahaman Lembar Kerja # 3 S tia pe nyat an an ertayan b rikutmem uni epr ad p nae pya p ma mayag k liru tntag laik t. Bac lah enan ehan ne e n maa a dg ks ma dan uliskan andang n y ng ben r b e asa an sea t p aa a rd rk apa ang k ita tel h p lajadarilkib. y aeri Ata Pe nataa # 1: r y n alai atu be tu h at. Ki harus me embah M k t i gi eb ta ny merek . a ernyataan 2 P #: Kka m e i galaka m us a m enj di alai at eti n n g, m ani a m k deng saap d n ling aran d atas keala an y a k i p. yan # 3: Pern taa Bila m al i at dicipt a an u tu men olong ki , a k k n k ta enga m e e adak m akuaat le nga atah m ap r k ti enj ga s n p waktu itu? Perny t an # 4 a a : M la k t sealu m ja a sa t k ita tiur da n bagun. a i a l eng a d n ertanyaan u tu d j ab: P n ki aw A aang alaikat lak

kanagi ita ? pakh y m u b k Alkitab

Berikan Pandangan yang Benar tentang Malaikat

Referensi

Dokumen terkait