• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tahun 3 Buku 2 TUNAS MUDA. Buku Pegangan Guru. Para Nabi Allah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Tahun 3 Buku 2 TUNAS MUDA. Buku Pegangan Guru. Para Nabi Allah"

Copied!
174
0
0

Teks penuh

(1)

Para Nabi Allah

Tahun 3 Buku 2

TUNAS MUDA

(2)

Bila anak dibesarkan

dengan celaan,

maka ia belajar memaki.

Bila anak dibesarkan

dengan permusuhan,

maka ia belajar berkelahi.

Bila anak dibesarkan

dengan cemoohan,

maka ia belajar rendah diri.

Anak-Anak Belajar dari Kehidupannya

Bila anak dibesarkan dengan hinaan,

maka ia belajar menyesali diri.

Bila anak dibesarkan dengan toleransi,

maka ia belajar menahan diri.

Bila anak dibesarkan dengan motivasi,

maka ia belajar percaya diri.

Bila anak dibesarkan dengan pujian,

maka ia belajar menghargai.

Bila anak dibesarkan dengan perlakuan sebaik-baiknya,

maka ia belajar keadilan.

Bila anak dibesarkan dengan rasa aman,

maka ia belajar menaruh kepercayaan.

Bila anak dibesarkan dengan dukungan,

maka ia belajar menyenangi dirinya.

Bila anak dibesarkan dengan kasih sayang dan

persahabatan,

maka ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan.

(3)

Oktober

November

Desember

Para Nabi Allah

Buku Pegangan Guru

TUNAS MUDA

Tahun 3 Buku 2

(4)

Daftar Isi i

Pendahuluan ii

Apakah yang perlu kuketahui tentang murid kelas Tunas Muda? vi Bagaimana mengajar murid kelas Tunas Muda? vii Bagaimana membangun hubungan dengan murid-muridku? viii Sepuluh Komponen Pengajaran yang Efektif ix

Empat Langkah Rencana Mengajar x

Sebelum Anda mengajar kepada murid-murid xi

Oh Tuhan, jadikanku hamba-Mu! xii

Ayat Hafalan (Oktober/November/Desember) xiii Pembacaan Alkitab (Oktober/November/Desember) xv

1. Para Nabi Allah

1

2. Yunus Menentang Perintah Allah

15

3. Amos Hadapi Ketidakjujuran

27

4. Hosea dan Perzinahan Rohani

39

5. Yesaya: "Saya Melihat Tuhan"

51

6. Yeremia: "Akan ada Pembuangan"

63

7. Habakuk Nantikan Keadilan Allah

75

8. Penglihatan Yehezkiel tentang

Penghukuman Allah dan Harapan

87

9. Daniel dan Ketiga Temannya: "Tidak!"

99

10. Sadrakh, Mesakh dan Abednego

113

11. Pesan Hagai: Jangan Lupakan Allah

pada Masa Keberhasilan

125

12. Maleakhi: Kasih yang Menjadi Dingin

137

13. Ulasan

149

(5)

Bagaimana Anda Gunakan

Buku Pegangan ini?

Buku Pegangan Guru ini akan sangat membantu Anda

mempersiapkan bahan pelajaran dengan lebih baik. Kita

berharap dapat saksikan bagaimana firman Allah

mempengaruhi dan mengubah kehidupan murid-murid.

Sempatkan sedikit waktu untuk membaca beberapa

petunjuk berikut. Bayangkan bahwa Anda sedang

melakukan persiapan mengajar murid-murid kelas

Tunas Muda.

GARIS BESAR

Kitab Bacaan

Mat. 1:18; Luk. 2:21-23;

Mat. 4:1-10; Ibr. 2:18;

Mat. 4:23-25; Ibr. 5:7

Kebenaran Alkitab

Yesus, Anak Manusia, adalah

sepenuhnya manusia

sehingga Ia memahami akan

keadaan kita.

Tujuan Pelajaran

Membagikan pemikiran yang

terdalam kepada Yesus

karena

Ia mengasihi kita.

Ayat Hafalan

Lalu kata malaikat itu kepada

mereka: “Jangan takut, sebab

sesungguhnya aku

memberita-kan kepadamu

kesukaan besar untuk seluruh

bangsa: Hari ini telah lahir

bagimu Juruselamat, yaitu

Kristus, Tuhan, di kota Daud.”

(Luk. 2:10-11)

contoh

Kitab Bacaan terdiri dari

bagian Alkitab yang akan

Anda gunakan untuk

menyampaikan pelajaran.

Kebenaran Alkitab

menyatakan kebenaran

Alkitab yang diajarkan

kepada kita.

Tujuan Pelajaran memberi

contoh nyata kepada

murid-murid tentang Kebenaran

Alkitab untuk diterapkan

dalam kehidupan mereka.

Ayat Hafalan dikutip dari

Alkitab Terjemahan Baru LAI,

untuk mendukung Tujuan

Pelajaran. Menghafalkan

satu ayat Alkitab setiap

minggunya dapat membantu

murid-murid untuk

(6)

Belakang

Belakang

Alkitab

Alkitab

Alkitab

menyediakan informasi tambahan dan beberapa

pandangan yang berkaitan dengan isi pelajaran.

menyediakan pandangan mengenai perkembangan

murid, menawarkan berbagai ide maupun petunjuk

dalam mengajar dan memahami kelompok usia ini.

menarik perhatian murid-murid dan membantu

mereka terpusat pada tema pelajaran. (5 menit)

membantu Anda mempersiapkan hati sebelum

mengajar. Pula dapat menjadi tantangan sekaligus

memberikan kekuatan kepada Anda dalam

melangkah bersama dengan Kristus.

Altar

Mengenai

Persiapkan

Makanan

Belakang

Murid

Hati

Rohani

Alkitab

Anda

Murid

untuk

Renungan

(7)

Pemahaman

Aplikasi

Kesimpulan

Aktivitas

Alkitab

Kehidupan

Evaluasi

inti dari bagian pelajaran di mana setiap murid dapat

secara langsung terlibat dalam mempelajari firman

Allah. Murid-murid akan menemukan apa yang

dikatakan oleh firman Allah dan belajar bagaimana

menerapkan firman Allah itu dalam kehidupan

mereka. Selama waktu pelajaran, arahkan mereka

untuk menggunakan Lembar Kerja Murid yang berisi

berbagai pengajaran dan pertanyaan untuk

didiskusikan. (30 – 40 menit)

memotivasi murid-murid membuat rencana aktivitas

untuk menerapkan Tujuan Pelajaran dalam

kehidupan sehari-hari mereka. Murid-murid

menerapkan apa yang telah dipelajari dalam dunia

mereka. Bantulah setiap murid untuk menanggapi

firman Allah secara pribadi sebagaimana Roh Kudus

akan menyertai mereka dalam melakukan suatu

aplikasi kehidupan.

membantu murid-murid mempelajari Alkitab dan

pengajarannya hingga akan semakin yakin dengan

apa yang diajarkan firman Allah ketika mereka

menerapkannya.

m e m b a n t u m u r i d - m u r i d u n t u k m e n j a w a b

pertanyaan: “Apakah makna pelajaran ini bagiku?

Bagaimana aku dapat menerapkannya?” Sediakan

waktu untuk melakukan evaluasi. Bagian manakah

yang terbaik dari kelas pada hari ini? Perubahan

sikap apakah yang kamu dapat lakukan?

(8)

Bagaimana Lembar Kerja Murid

dapat Membantu Murid Anda?

Lembar Kerja Murid membantu murid-murid dalam

menemukan firman Allah bagi diri mereka sendiri.

Arahkan mereka melalui 3 tahapan sederhana ini.

membantu murid-murid untuk menemukan jawaban

Allah melalui cerita Alkitab atau perikop dalam

Alkitab. Mereka akan menambah pengetahuan

mengenai Alkitab dan berbagai pengajarannya

sekaligus akan menemukan apa yang firman Allah

sampaikan melalui pelajaran.

memotivasi murid-murid membuat rencana aktivitas

untuk menerapkan Tujuan Pelajaran dalam

kehidupan sehari-hari mereka. Murid-murid

menerapkan apa yang telah dipelajari dalam dunia

mereka. Bantulah setiap murid untuk menanggapi

firman Allah secara pribadi sebagaimana Roh Kudus

akan menyertai mereka dalam melakukan suatu

aplikasi kehidupan.

membantu murid-murid mempelajari Alkitab dan

pengajarannya hingga akan semakin yakin dengan

apa yang diajarkan firman Allah ketika mereka

menerapkannya.

Temuan

Aplikasi

Alkitab

Kehidupan

Aktivitas

(9)

Apakah yang perlu kuketahui

tentang murid kelas Tunas Muda?

u

Kurang Percaya Diri

Murid-murid kelas Tunas Muda mungkin merasa kurang percaya diri

sehingga kadang berkata-kata dengan kasar karena rasa takut

mereka. Oleh karena itu, kata-kata bijak yang paling tepat untuk

diajarkan kepada mereka adalah "lakukan apa yang kamu ingin orang

lain lakukan terhadap dirimu".

u

Masa Puber

Masa puber menyebabkan munculnya masalah seorang murid untuk

bersosialisasi. Bila seorang saudari pada usia 11 tahun telah disenangi

oleh teman-temannya, tetapi mengapa pada saat ia menginjak usia 12

tahun justru merasa sulit untuk bergaul? Mungkin ia sedang memasuki

masa puber.

u

Bingung terhadap Jati Diri

Sebagian besar murid kelas Tunas Muda yang sedang menjalani

masa puber akan mengalami kelabilan dalam perasaan mereka.

Mereka belum dapat memutuskan siapa diri mereka yang sebenarnya:

Seorang anakkah? Seorang dewasakah? Seorang Anakkah atau

dewasakah? Selain itu, mereka pun belum dapat memutuskan

keinginan untuk menjadi seseorang yang diharapkan. Apakah

anak-anak ini egois? Pasti! Tetapi hal ini bukanlah karena kesengajaan

ataupun hal yang buruk. Tetapi justru merupakan suatu kesulitan yang

telah menjadi bagian dari perkembangan si anak.

u

Perkembangan Moral

Tekanan dari teman-teman sebaya merupakan pengaruh yang begitu

kuat. Keinginannya untuk menjadi sama seperti teman-temannya itu

mempengaruhi tingkah laku sehingga membuat mereka mulai berani

membantah. Sekalipun mungkin secara sembrono murid-murid

mengikuti perbuatan teman-teman, tetapi mereka akan tetap bersikap

menentang perbuatan atau permintaan dari orang dewasa. Oleh

karena itu, cobalah untuk menjadi lebih peka terhadap segala

kebutuhan mereka dan usahakan untuk tidak mempermalukan

(10)

Bagaimana mengajar murid

kelas Tunas Muda?

l

Setiap murid belajar dengan cara yang berbeda...

saran yang dapat membantu ketika Anda mengajar:

Ada beberapa

u

Gunakan Variasi

Setiap orang belajar dengan

cara yang berbeda. S e b a g i a n

besar murid kelas Tunas Muda

akan lebih cepat belajar dari

pengalaman. Oleh karena itu,

gunakan suatu cara yang

ber-variasi dalam membawakan

pelajaran.

u

Peringatan Batas Waktu

Saat Anda memberi tugas

kepada murid-murid, berikan

pula batasan waktu kepada

mereka untuk mengerjakannya,

pastikan Anda memberikan

peringatan 5 menit dan

kemu-dian 1 menit sebelum selesai.

Bila jumlah murid lebih dari 8

orang, kerjakan secara

ber-kelompok yang terdiri dari 2

orang atau lebih, termasuk

tugas-tugas yang bersifat

d i s k u s i a t a u p e n g a l a m a n

pribadi.

u

Jadilah Diri Anda Sendiri

Saat Anda berbagi pengalaman

p r i b a d i d a l a m p e l a j a r a n ,

mereka akan mengikuti cerita

Anda. Jadilah diri Anda sendiri!

Bicarakan tentang pergumulan

pribadimu. Dengan berbagi

perasaan Anda, maka mereka

pun akan berbagi perasaan

mereka.

u

Gunakan Alkitab

Ajaklah murid-murid untuk

membawa Alkitab sendiri dan

mintalah untuk mencatat.

Anda dapat meminta mereka

menggunakan Alkitab dengan

versi yang sama. Hal ini akan

membantu mereka menjadi

fokus terhadap pelajaran

tanpa ada permasalahan

dalam penafsiran. Setelah

membaca perikop dalam

Alkitab, pastikan mereka

memahami kata-kata dan

kalimat-kalimat yang penting

s e h i n g g a k e t i k a A n d a

memberi penjelasan, proses

belajar akan menjadi lebih

berarti bagi murid-murid.

u

Proses Belajar yang Aktif

Proses belajar yang aktif

adalah tepat bagi anak-anak

usia muda. Mereka hidup

dalam perkembangan zaman

yang cepat berubah. Berilah

batasan waktu aktivitas 15

m e n i t l a m a n y a . B i a r k a n

diskusi berjalan dengan

bebas. Berikan motivasi agar

m u r i d - m u r i d d a p a t

mengungkapkan perasaan

dan pikiran mereka.

l

Anda berada pada posisi yang

dapat tingkatkan kerohanian

murid-murid oleh perkataan

dan perbuatan Anda.

(11)

Bagaimana membangun

hubungan

dengan murid-muridku?

esus hendak menjadi sahabat selama kita tetap menjadi

Nya. Demikian pula hubungan Anda dengan

murid-Y

murid dapat mempengaruhi keberhasilan pengajaran yang

diberikan. Selama Anda berusaha untuk lebih mengenali mereka,

maka mereka pun berusaha untuk lebih mengenali Anda, sehingga

kemampuan Anda memasukkan firman Allah ke dalam kehidupan

mereka dan kemampuan mereka mendengarkan firman Allah akan

semakin meningkat.

Mulailah dari diri Anda!

Berbicaralah dengan Penuh

Hormat terhadap Murid-Murid

Murid-murid kelas Tunas Muda tidak

lagi memandang diri mereka

sebagai seorang anak. Mereka

dapat membina hubungan baik

dengan orang dewasa yang dapat

menghargai kemampuan dan

talenta mereka dan dengan senang

hati dapat menerima berbagai saran

yang bersifat membangun.

Turutlah Berpartisipasi bersama

dengan Murid-Murid

Berpartisipasilah dengan

murid-murid saat dalam kelas maupun di

luar kelas. Bila Anda menugaskan

m e r e k a u n t u k m e n g g u n t i n g ,

merekatkan dan menggambar,

turutlah bergabung bersama

dengan mereka. Hal ini akan

menghilangkan kesan bahwa

aktivitas ini bersifat kekanakan.

Bila murid-murid berjumlah

sedikit saja, maka Anda dapat

bergabung dengan mereka dalam

diskusi. Apabila dibagi dalam

kelompok yang lebih kecil, maka

akan lebih bijaksana bila Anda tidak

melainkan membaur di antara

mereka. Bila Anda lebih banyak

meluangkan waktu bersama

dengan mereka, maka mereka

akan menaruh hormat dan

menghargai Anda.

Luangkan Waktu untuk Lebih

Mengenal Murid-Murid

Sepuluh hingga lima belas menit

sebelum kelas dimulai merupakan

waktu yang paling berharga bagi

Anda. Sapalah ketika mereka tiba.

D e n g a r k a n d e n g a n p e n u h

perhatian ketika mereka bercerita

tentang berbagai peristiwa yang

terjadi dalam kehidupan mereka.

Anda tidak perlu bersikap seperti

anak remaja untuk berkomentar

dengan mereka. Sebaliknya, Anda

adalah orang yang berpengaruh

dalam kehidupan mereka.

Luangkan waktu bersama

mereka di luar jam pelajaran.

Makan bersama merupakan hal

yang baik untuk membangun suatu

hubungan. Hubungilah mereka

sesekali waktu hanya untuk

mengobrol. Anda pun dapat

mengingat penghargaain khusus

(12)

Sepuluh Komponen

Pengajaran yang Efektif

man Kristiani dapat dirasakan dan dialami, dan murid-murid Anda

akan menjadi lebih dewasa bila Anda memberikan kepada mereka

I

kesempatan untuk mengalami dan melakukan kebenaran firman

Allah.

Daftar ini berfungsi untuk mengingatkan bagaimana

murid-murid harus belajar dan sekaligus sebagai suatu tantangan bagi

Anda untuk meningkatkan kualitas mengajar Anda secara

berkesinambungan.

Bantulah mereka belajar lakukan

sesuatu berdasarkan pesan yang

disampaikan. Mereka akan lebih

cepat belajar melalui pengalaman

daripada hanya mendengarkan

pengajaran berjam-jam lamanya.

Berilah motivasi agar murid-murid

dapat menyalurkan kreativitas

mereka kepada pemahaman

terhadap firman Allah.

Melakukan

Berkarya

Bermain

Memperagakan

Menggambar

Menjalani

Melihat

Mendengar

Menulis

Bekerja Sama

Saat Anda dapat memberikan

gambaran mengenai pesan yang

disampaikan, maka mereka akan

mempunyai kesan yang mendalam

pada benak mereka.

Sediakan berbagai cerita atau

contoh yang menarik.

Tulisan yang kreatif merupakan

suatu cara yang efektif bagi para

anak muda untuk berkomunikasi

dan belajar.

Murid-murid akan lebih mudah

belajar bila mereka dapat saling

bekerja sama dengan yang lainnya.

Aktivitas adalah hal yang baik

untuk membuat mereka belajar.

yang mereka lihat dari

Alkitab.

Mintalah murid-murid untuk

membagikan iman mereka dengan

mengambar apa yang dilihat dari

Alkitab.

Tantanglah murid-murid untuk

menjalani iman mereka dalam

kehidupan ini.

(13)

Empat Langkah

Rencana Mengajar

llah telah menciptakan setiap anak berbeda satu sama lainnya.

Kita harus mengajarkan mereka dengan cara supaya setiap

A

murid dapat bertumbuh sesuai dengan perkembangan

masing-masing. Beri mereka motivasi dan dorongan untuk

senantiasa mengetahui kebenaran firman Allah dan bantulah mereka

untuk melakukan dan menerapkan firman Allah di dalam kehidupan

mereka.

Temukan firman Allah

ketika Anda Mengajar

di dalam Kelas.

Membuat Tujuan Pelajaran

yang lebih bersifat pribadi

sehingga dapat dihubungkan

dengan pengalaman

murid-murid.

Mengembangkan rencana

pelaksanaan pelajaran yang

dapat diterapkan murid-murid

dalam kehidupan mereka.

Termotivasi

Tahu Kebenaran

Lakukan Kebenaran

Setiap menit

dalam kelas

merupakan

sesuatu yang

berharga.

Berdoalah agar

Allah berikan

petunjuk

kepada Anda.

Terapkan Kebenaran

(14)

Sebelum Anda Mengajar

kepada Murid-Murid

u

Sediakan cukup waktu untuk

melakukan persiapan

Buku Pegangan Guru ini

disusun untuk mengurangi

waktu persiapan Anda dan

bukan untuk meniadakannya.

Bacalah bahan pelajaran

sedikitnya satu minggu sebelum

Anda mengajar. Anda mungkin

perlu mengumpulkan beberapa

bahan untuk acara diskusi dan

a k t i v i t a s . C o b a l a h u n t u k

mengenal bentuk pelajaran

dalam buku ini. Mungkin tidak

semua bahan pelajaran dapat

dibahas karena keterbatasan

waktu yang Anda punyai. Anda

dapat membawakan sisa bahan

tersebut di lain pertemuan atau

dalam suatu persekutuan.

u

Bersikap fleksibel

Bersikap fleksibel berarti

memberikan kepada Allah

kesempatan untuk menyatakan

pekerjaan-Nya melalui diri kita.

Bila mengalami kondisi di

mana seorang murid belum

memahami pelajaran yang

diberikan, maka Anda harus

s i a p u n t u k m e l a k u k a n

penyesuaian. Allah mungkin

mempunyai pendekatan yang

berbeda terhadap murid yang

satu ini. Seringkali bimbingan

Allah justru datang selagi kita

tidak begitu mengharapkan.

Tujuannya agar kita dapat

menjadi seorang pengajar yang

efektif.

u

Bersikap kreatif

Jangan katakan kepada diri

sendiri bahwa Anda bukanlah

s e o r a n g y a n g k r e a t i f .

Janganlah bersikap ragu-ragu

untuk melakukan berbagai

hal yang tidak tersedia di

dalam buku pegangan ini.

Anda dapat menyesuaikan

bahan pelajaran menjadi lebih

b e r s i f a t p r i b a d i d e n g a n

berbagai ide yang Anda

terapkan kepada murid-murid

di kelas.

u

Berdoalah dengan tekun

Seringkali dikatakan bahwa,

“Doa adalah nafas hidup bagi

orang Kristen!” Anda akan

beroleh hikmat, kekuatan dan

kesabaran yang lebih besar

k e t i k a m e m b u a t s u a t u

komitmen di dalam peran

sebagai seorang guru dan di

dalam setiap pelajaran ini

kepada Allah!

(15)

Oh Tuhan,

jadikanku hamba-Mu!

urid-murid dapat lebih banyak belajar dari cara hidup Anda.

Mereka akan menyerap berbagai macam pesan mengenai

M

kasih Allah dan iman kekristenan setiap kali berinteraksi dan

melihat perbuatan Anda. Jangan remehkan kekuatan gaya hidup

Anda sendiri. Murid-murid melihat kepada orang di sekitar mereka

yang dapat menunjukkan cara mengasihi Allah dan hidup sebagai

seorang Kristen. Mohonlah kepada Allah untuk menjadikan Anda

seorang hamba yang rendah hati berdoa kepada-Nya dalam setiap

waktu dan setiap hari.

Allah tidak mengharapkan Anda

menjadi seorang guru

yang terbesar.

Allah menghendaki Anda untuk

menjadi seorang hamba,

melakukan yang terbaik

yang dapat Anda lakukan,

dan beriman bahwa

Ia dapat melakukan

hal yang mustahil sekalipun.

“Apapun juga yang kamu perbuat,

perbuatlah dengan segenap hatimu

seperti untuk Tuhan dan

bukan untuk manusia.”

(Kol. 3:23)

“Tetapi harta ini kami punyai

dalam bejana tanah liat,

supaya nyata, bahwa kekuatan

yang melimpah-limpah itu

berasal dari Allah,

bukan dari diri kami.”

(2 Kor. 4:7)

(16)

Ayat Hafalan

(Oktober/November/Desember)

1. "Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk

memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja

dan orang-orang Israel." (Kis. 9:15)

2. "Segenap perintah, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini,

haruslah kamu lakukan dengan setia, supaya kamu hidup dan

bertambah banyak." (Ul. 8:1a)

3. "Orang yang dusta bibirnya adalah kekejian bagi Tuhan, tetapi orang

fasik akan senantiasa celaka." (Ams. 12:22)

4. "Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan

dirinya musuh Allah." (Yak. 4:4b)

5. "Tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu

sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu."

(1 Pet. 1:15)

6. "Tunjukkan kesetiaan dan kasih sayang kepada masing-masing!"

(Zak. 7:9b)

7. "Tuhan itu pembalas kepada para lawan-Nya dan pendendam kepada

pada musuh-Nya." (Nah. 1:2b)

8. "...supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia

sekarang ini dengan menantikan penggenapan pengharapan kita

yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar

dan Juruselamat kita Yesus Kristus." (Tit. 2:12-13)

9. "Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari Tuhan,

yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu." (Kel. 14:13a)

10. "Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang

tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan

yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan

gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar." (2 Kor. 3:18)

(17)

11. "Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan Tuhan; aku hendak

menyebut-nyebut segala pekerjaan-Mu dan merenungkan

perbuatan-perbuatan-Mu." (Mzm. 77:12a,13)

12. "Bahwasanya Aku, Tuhan, tidak berubah...Kembalilah kepada-Ku,

maka Aku akan kembali kepadamu." (Mal. 3:6-7)

(18)

Pembacaan Alkitab

(Oktober/November/Desember)

1. Kel. 16 – 18

2. Kel. 19 – 21

3. Kel. 22 ─ 24

4. Kel. 25 ─ 27

5. Kel. 28 ─ 30

6. Kel. 31 ─ 33

7. Kel. 34 ─ 36

8. Kel. 37 – 39

9. Kel. 40 ─ Im. 2

10. Im. 3 ─ 5

11. Im. 6 ─ 8

12. Im. 9 ─ 11

(19)

pelajaran

Para Nabi Allah

1

GARIS BESAR

Latar Belakang Alkitab

Kitab Bacaan

Ayat pilihan dari kitab Amsal.

Kebenaran Alkitab

Allah memakai banyak perbedaan manusia untuk lakukan pekerjaan-Nya.

Tujuan Pelajaran

1. Mengetahui dasar

tentang tulisan nabi.

2. Menjadi siap dipakai

Allah sebagai alat-Nya, bahkan dalam pekerjaan Allah yang terkecil sekalipun

Ayat Hafalan

"Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan

orang-orang Israel."

(Kis. 9:15)

Sering kali hanya nama nabi seperti Elia dan Elisa yang diingat akan pentingnya peranan kenabian mereka dalam bentuk sejarah orang Israel. Bagaimanapun, ada pula banyak nabi lainnya yang bekerja bagi Allah. Yang menariknya, mereka merupakan penulis dari kitab para nabi pada Perjanjian Lama, tetapi karena banyak kitab yang berupa uraian singkat dan berfokus pada kejadian saat itu, maka banyak orang yang tidak mengetahui keberadaan dari kitab-kitab tersebut. Kitab para nabi ini dapat dibagi ke dalam dua bagian: Kitab nabi besar dan kitab nabi kecil. Kitab nabi besar disebut demikian bukan karena Yesaya, Yeremia, Yehezkiel atau Daniel yang lebih menonjol, tetapi karena kitab-kitab ini lebih banyak isinya dan lebih diketahui tentang hasil pelayanan mereka. Sementara, kedua belas kitab nabi kecil dikategorikan berdasarkan pada berapa kali mereka melayani Allah. Umumnya, Hosea, Amos, Yunus, Mikah, Nahum, Habakuk dan Zefanya bernubuat saat Asyur sedang berjaya, sekalipun dua nabi yang disebutkan terakhir lebih dekat kepada masa Babel yang taklukkan setiap orang. Hagai, Zakharia dan Maleakhi bernubuat setalah masa pembuangan, memotivasi orang Yahudi untuk membangun kembali hidup mereka di Yerusalem. (Untuk Obaja dan Yoel dapat dilihat pada pelajaran.)

(20)

Kita hidup pada masa dan tempat di mana ada banyak agama berkembang bebas. Tidak seperti para nabi, kita tidak teraniaya terhadap apa yang dikatakan atau dilakukan. Faktanya, kita dapat berdiri pada sudut jalan sambil beritakan injil tentang Yesus Kristus dan keselamatan-Nya sepanjang hari dan tidak seorangpun yang pedulikan hal tersebut atau pemerintah yang mengancam hidup kita. Hanya satu hal yang sering menghambat kita dari keberanian memberitakan kabar baik yaitu diri kita sendiri. Kita mengira bahwa diri kita tidak memiliki kata-kata yang tepat untuk dikatakan atau mengira orang lain beranggapan diri kita ini fanatik dengan menghentikan mereka di jalan. Dalam berbagai cara, kita seperti murid-murid Yesus, yang menyatakan bahwa mereka tidak akan pernah mengabaikan Tuhan, bahkan rela mati demi-Nya sekalipun. Tetapi ketika tiba saatnya untuk berdiri bagi-Nya dengan mengaku mengenal-Nya, mereka lari ketakutan. Hari ini, kita menyatakan diri sebagai para pengikut Yesus Kristus yang setia dan bila hidup dalam situasi, di mana agama tidak boleh disebarkan, apakah kita siap pula untuk mati demi umat percaya lainnya. Kemudian, mengapa kita harus menanggung resiko hanya untuk beritahukan kepada seseorang tentang Tuhan Yesus? Mungkin kita temukan hidup sekarang ini lebih mudah untuk menderita penderitaan jasmani, karena itu segeralah beritakan injil. Selagi belum harus alami dampak buruk dari apa yang kita katakan dan lakukan. Tetapi bila benar-benar ingin pertahankan apa yang kita yakini, kita harus mulai dengan bersaksi.

Pelajaran ini merupakan perkenalan dasar dari Kitab para nabi dan karena berkaitan dengan sejarah, beberapa murid tampaknya kurang begitu tertarik akan hal ini. Bagaimanapun, karena banyak jemaat yang kurang tahu tentang nabi-nabi ini, khususnya nabi kecil, adalah penting untuk membicarakan peranan yang mereka emban. Mereka berikan banyak peringatan dari penghakiman Allah yang tertunda dan mendesak umat Israel untuk kembali kepada Allah. Beberapa dari pesan mereka tampak berlebihan, tetapi hal ini karena umat menolak untuk mendengarkannya. Ada banyak yang dapat dipelajari dari hidup para nabi ini. Mereka memang memiliki suatu pekerjaan yang sulit, tetapi mengakhirinya dengan rasa harga diri, martabat,

Alkitab

Alkitab

Makanan

Rohani

Rohani

untuk

untuk

Renungan

Alkitab

Mengenai

Murid

Anda

(Hanya satu hal yang sering menghambat kita dari keberanian memberitakan kabar baik yaitu diri kita sendiri.)

(21)

Tanpa melihat ke dalam Alkitab, mintalah murid-murid untuk sebutkan nama nabi sebanyak mungkin. Setelah itu, mintalah mereka untuk sebutkan satu hal yang berkaitan dengan diri mereka. Sebagian besar dari murid-murid akan merasa kesulitan melakukan hal tersebut, kecuali bagi nama nabi yang benar-benar sering disebutkan. Diskusikan tentang pentingnya mengetahui kehidupan para nabi dan bimbinglah mereka ke dalam Lembar Kerja # 1.

Lembar Kerja # 1 Para Nabi

Para nabi yang dipilih oleh Allah diberi amanat untuk bernubuat dan sampaikan pesan-Nya. Ketika memikirkan para nabi, kita cenderung teringat akan Samuel atau Debora. Kita tahu orang-orang seperti Elia dan Elisa sungguh baik. Mereka melayani umat ketika Israel terbagi menjadi dua kerajaan. Mujizat dan kehidupan mereka dituliskan dalam kitab 1 dan 2 Raja-Raja. Tetapi ada pula para nabi lainnya yang bernubuat selama sisa sejarah umat Israel, dari masa ketika Asyur taklukkan kerajaan utara, Israel, hingga Babel berkuasa

Persiapkan

Hati

Murid

Pemahaman

Alkitab

kerelaan. Ada beberapa karakteristik yang murid-murid dapat teladani agar menjadi alat Allah. Dalam bagian Aplikasi Kehidupan, diskusikan pentingya menjadi mampu selesaikan hal-hal kecil yang Allah embankan kepada kita sebelum kita dapat beroleh amanat yang lebih besar. Memang sulit katakan bahwa kita rela mati demi Tuhan Yesus, bila tidak dapat sadar sepenuhnya untuk dengarkan khotbah sepanjang dua jam. Motivasi-lah murid-murid untuk menyatakan kesetiaan dan kebulatan tekad mereka bekerja bagi Allah melalui hal sehari-hari yang mencerminkan iman kita. Ketika dapat lakukan hal tersebut, mereka akan siap lanjutkan apa yang para nabi itu lakukan.

(22)

Sebelum Anda mulai bagian ini, mintalah murid-murid

untuk melihat pada Lembar Kerja Murid.

Beberapa informasi yang diberikan di sini mungkin tidak tersedia

bagi murid-murid. Informasi pada sebelah kanan dapat dijadikan suatu acuan.

melayani saat umat Israel diizinkan kembali ke Yerusalem, setelah tujuh puluh tahun dalam masa pembuangan. Berikut adalah daftar tulisan para nabi. Mereka disebut demikian karena diyakini telah menulis beberapa kitab yang terdapat dalam Perjanjian Lama. Beberapa kitab di antaranya panjang, sedangkan yang lainnya pendek. Beberapa di antaranya sukar untuk dipahami, karena mengandung banyak nubuatan, sementara yang lainnya lebih mudah dipahami. Enam belas kitab yang menyebutkan nama penulisnya (kitab Ratapan diyakini ditulis oleh Yeremia) dapat dibagi ke dalam dua bagian: Kitab nabi besar dan kitab nabi kecil. Kitab nabi besar (Yesaya, Yeremia, Yehezkiel dan Daniel) bukan karena lebih menonjol, tetapi karena kitab-kitab mereka lebih panjang, lebih diketahui diri dan pelayanan mereka sebagai suatu hasil. Umumnya, kitab-kitab nabi kecil adalah singkat dan tidak banyak diketahui tentang diri mereka, hanya dituliskan dalam pasal-pasal yang singkat. Untuk beberapa kitab para nabi, ada beberapa perdebatan tentang kapan mereka bernubuat, hal ini disebabkan karena kekurangan informasi. Secara umum daftar dalam urutan perintah saat setiap nabi melayani, sekalipun ada yang mungkin tumpang tindih dengan lamanya hidup mereka (atau tidak diketahui tanggalnya dengan tepat). Tanggal yang sebenarnya tidaklah dituliskan, karena bukan merupakan kesepakatan dari semua nabi. Apa yang penting bagi murid-murid adalah memiliki pandangan umum dari para nabi melalui sejarah umat Israel. Murid-murid dapat melihat ayat-ayat untuk mengisi sisa dari daftar yang ada dan lihatlah berapa banyakkah yang mereka dapat pelajari tentang para nabi ini.

Yunus

lMelayani selama masa pemerintahan raja Yerobeam II (2 Raj. 14:23-25) untuk Israel; ia diberikan perintah untuk beritakan kabar baik ke Niniwe, ibukota Asyur, tetapi melarikan diri dan akhirnya ditelan oleh seekor ikan besar setelah dilemparkan ke laut dari kapal.

lLihatlah Yun. 1:1. Anak siapakah Yunus itu? (Amitai)

(Karena Lembar Kerja ini

memuat banyak informasi, Anda boleh membagi

murid-murid ke dalam beberapa kelompok untuk mempelajarinya dan bagikan pandangan mereka kepada murid lainnya.

Atau bila waktu masih ada, Anda boleh memeriksa lebih teliti

(23)

Amos

lBernubuat selama masa pemerintahan raja Yerobeam II dan sebagian dari kitabnya (dari sebagian pasal 2 dan selanjutnya) merupakan penghukuman Allah yang tertunda untuk Israel (Am. 1:1).

lLihatlah Am. 1:1. Apakah pekerjaan Amos sebelum menjadi seorang nabi? (Seorang petani atau gembala) Hosea

lBernubuat selama masa pemerintahan raja Yerobeam II (Hos. 1:1) untuk Israel.

lLihatlah Hos. 1:2. Apakah yang diketahui orang banyak tentang dirinya? (Allah perintahkan agar Hosea menikahi seorang perempuan sundal.)

Mikah

lSekalipun penglihatannya mengenai Samaria (ibukota Israel) dan Yerusalem (ibukota Yehuda), tetapi ia bernubuat sebagian besar kepada Yehuda, karena menyinggung nama raja-raja Yehuda (Mik. 1:1); tidak banyak yang diketahui tentang nabi tersebut, selain yang ditemukan dalam kitab Mikah dan Yer. 26:18, yang menyatakan bahwa ia berasal dari Moresyet, daerah Yehuda.

Yesaya

lSekalipun Yesaya berbicara tentang dosa Israel dan Yehuda, tetapi ia bernubuat sebagian besar kepada Yehda, karena menyinggung nama raja-raja Yehuda (Yes. 1:1).

lLihatlah Yes. 6:6-8. Apakah yang menarik tentang panggilan Yesaya itu? (Mulut dan bibirnya dikuduskan oleh malaikat yang menyentuhkannya dengan bara api.)

Nahum

lIa berbicara sebagian besar tentang kejatuhan Niniwe, ibukota Asyur, yang telah taklukkan kerajaan Israel utara. Ini bertujuan untuk berikan penghiburan kepada Yehuda, memberitahukan musuh mereka akan dihancurkan pada akhirnya; tidak banyak yang diketahui tentang nabi tersebut; ia berasal dari Elkosy (Nah. 1:1) dan namanya berarti 'penghiburan'.

"Pergilah, sebab orang ini

adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel." (Kis. 9:15)

(24)

Zefanya

lBernubuat selama pemerintahan Yosia (Zef. 1:1) dan memperingati akan terjadinya penghukuman atas Yehuda, bila tidak berbalik dari kejahatan mereka. lLihatlah Zef. 1:1. Apakah yang menarik tentang asal dari nabi tersebut? (Ia adalah keturunan dari Hizkia.)

Yeremia

lMenurut Yer. 1:1-3, ia bernubuat di Yehuda dari masa raja Yosia hingga penduduk Yehuda masuk ke dalam pembuangan, dibawa sebagai tawanan ke Babel; sebagian besar orang setuju bahwa dirinyalah yang menulis kitab Ratapan.

lLihatlah Yer. 1:1. Selain seorang nabi, menjadi apakah dirinya? (Seorang imam)

Habakuk

lBernubuat di Yehuda sejak Israel utara ditaklukkan oleh Asyur; tidak banyak yang diketahui tentang nabi tersebut, kecuali bahwa ia hidup sezaman dengan Yeremia dan mungkin menyaksikan penyerangan Babel dan pembuangan orang Israel.

Yehezkiel

lDipanggil menjadi seorang nabi (sebelumnya seorang imam) setelah ia dibuang ke Babel (Yeh. 1:1-2) dan bernubuat kepada penduduk Israel yang berada dalam pembuangan bersama dengan dirinya.

lLihatlah Yeh. 24:15-18. Apakah yang terjadi dengan istrinya dan apakah yang ia harus lakukan? (Istrinya meninggal dan Allah beritahukan bahwa Yehezkiel tidak berduka karena kematian istrinya, sebagaimana penduduk Yehuda tidak berduka karena Yerusalem, yang telah dihancurkan.)

Daniel

lBernubuat kepada tawanan dan raja-raja Babel tentang nubuatan terjadinya kekuasaan dunia; ia ditawan ketika masih mudah dari Yehuda ke Babel. Ia dan ketiga temannya pertahankan iman mereka di hadapan raja Babel, dengan hadapi dapur perapian dan gua singa. Dua Belas Nabi Kecil Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikah Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi

(25)

Hagai

lBerbicara kepada kelompok pertama dari orang buangan yang diizinkan kembali ke Yerusalem (Hag. 1:1) bersama dengan Zerubabel; ia mungkin mengirim sebuah surat ke Yerusalem, sementara dirinya masih di Babel.

lLihatlah Hag. 1:2-3,7-8. Apakah pesan Hagai kepada orang-orang Yehuda di Yerusalem? (Untuk membangun kembali Bait Suci.)

Zakharia

lPesan Zakharia adalah serupa dengan pesan Hagai dan ditujukan kepada orang-orang Yehuda yang telah kembali ke Yerusalem untuk membangun hidup mereka; ia pun seorang imam. Sekalipun dirinya sezaman dengan Hagai, tetapi ia melayani sedikit lebih lama daripada Hagai dan sebenarnya kembali ke Yerusalem untuk bekerja sebagai seorang imam (Neh. 12:1,16).

Maleakhi

lBernubuat lebih lama daripada Hagai dan Zakharia, karena ia berbicara tentang pengabaian dan hilangnya ibadah yang sejati dari umat; banyak yang beranggapan bahwa ia adalah nabi terakhir dari Perjanjian Lama.

lLihatlah Mal. 3:8-9. Apakah nabi menuduh umat berbuat sesuatu hal? (Merampok rumah Allah)

Obaja

lSekalipun tidak pasti kapan Obaja bernubuat, tetapi pesannya ditujukan kepada penduduk Yehuda, karena ia berbicara tentang kehancuran Yerusalem (Ob. 1:11-14) dan bagaimana Edom akan dihancurkan; beberapa orang beranggapan bahwa nubuatan penyerangan Yerusalem yang disebutkan dalam ayat 11-14 dilakukan pada pemerintahan Yoram (2 Raj. 8:20-22), berarti ia sezaman dengan Elisa. Yang lainnya beranggapan bahwa penyerangan tersebut dilakukan oleh Babel.

(Penting untuk tegaskan bahwa tanggal sebenarnya

tidaklah penting. Yang penting adalah

pesan nabi yang ditujukan kepada

umat Allah, termasuk kita hari ini.

Kita dapat kaitkan dengan banyak hal

dan peringatan pada zaman dahulu.)

(26)

Yoel

lDari Yl. 2:32; 3:1,6,8,16-20, sepertinya tampak mengarahkan pesannya kepada penduduk Yehuda. Ia peringatkan penghukuman Allah, karena dosa mereka. Sekalipun disebutkan dalam Yl. 1:1 bahwa ayahnya adalah Petuel, tetapi tidak diketahui tentang dirinya. Beberapa orang beranggapan bahwa ia telah tuliskan ini kitab ini sebelumnya, seperti Obaja. Yang lainnya beranggapan hal tersebut terjadi setelah masa Hagai dan Zakharia.

Lembar Kerja # 2 Kehidupan Para Nabi

Lembar Kerja sebelumnya berikan kita suatu rangkuman tentang apa yang setiap nabi tuliskan. Dalam kuartal ini, kita akan menyelidiki kehidupan beberapa orang dari mereka dan mengetahui lebih banyak tentang pelayanan mereka melalui setiap pelajaran. Tetapi sebelum kita lakukan semuanya itu, adalah baik untuk memahami secara umum apa yang para nabi itu perbuat. Berikut adalah suatu daftar dari hal-hal yang para nabi itu perbuat setiap harinya: lmenentang raja-raja yang jahat

lmengkritik ibadah yang sia-sia dan kegagalan para imam

lmemberitahukan dosa umat

Para Nabi Allah

pe la ja ra n

1

Pemahaman Alkitab Lembar Kerja # 1 1 Alkitab

Nabi Kepada Siapa

Nabi Bernubuat? Pernyataan Penting & Berita yang Menarik

Yunus l Melayani selama masa pemerintahan raja Yerobeam II (2 Raj. 14:23-25) untuk Israel; ia diberikan perintah untuk beritakan kabar baik ke Niniwe, ibukota Asyur, tetapi melarikan diri dan akhirnya ditelan oleh seekor ikan besar setelah dilemparkan ke laut dari kapal.

l Lihatlah Yun. 1:1. Anak siapakah Yunus itu?

Amos l Bernubuat selama masa pemerintahan

raja Yerobeam II dan sebagian dari kitabnya (dari sebagian pasal 2 dan selanjutnya) merupakan penghukuman Allah yang ter-tunda untuk Israel (Am. 1:1).

l Lihatlah Am. 1:1. Apakah pekerjaan Amos sebelum menjadi seorang nabi?

Hosea

l Bernubuat selama masa pemerintahan raja Yerobeam II (Hos. 1:1) untuk Israel.

l Lihatlah Hos. 1:2. Apakah yang diketahui orang banyak tentang dirinya?

Mikah l Sekalipun penglihatannya mengenai

Samaria (ibukota Israel) dan Yerusalem (ibukota Yehuda), tetapi ia bernubuat seba-gian besar kepada Yehuda, karena menyinggung nama raja-raja Yehuda (Mik. 1:1).

l Tidak banyak yang diketahui tentang

nabi tersebut, selain yang ditemukan dalam kitab Mikah dan Yer. 26:18, yang menyata-kan bahwa ia berasal dari Moresyet, daerah Yehuda.

Yesaya l Sekalipun Yesaya berbicara tentang dosa Israel dan Yehuda, tetapi ia bernubuat sebagian besar kepada Yehda, karena menyinggung nama raja-raja Yehuda (Yes. 1:1).

l Lihatlah Yes. 6:6-8. Apakah yang menarik tentang panggilan Yesaya itu?

Nahum l Ia berbicara sebagian besar tentang kejatuhan Niniwe, ibukota Asyur, yang telah taklukkan kerajaan Israel utara. Ini bertu-juan untuk berikan penghiburan kepada Yehuda, memberitahukan musuh mereka akan dihancurkan pada akhirnya.

l Tidak banyak yang diketahui tentang nabi tersebut; ia berasal dari Elkosy (Nah. 1:1) dan namanya berarti 'penghiburan'.

Zefanya l Bernubuat selama pemerintahan Yosia

(Zef. 1:1) dan memperingati akan terjadinya penghukuman atas Yehuda, bila tidak berbalik dari kejahatan mereka.

l Lihatlah Zef. 1:1. Apakah yang menarik tentang asal dari nabi tersebut?

Yeremia l Menurut Yer. 1:1-3, ia bernubuat di

Yehuda dari masa raja Yosia hingga penduduk Yehuda masuk ke dalam pem-buangan, dibawa sebagai tawanan ke Babel. l Sebagian besar orang setuju bahwa

dirinyalah yang menulis kitab Ratapan.

l Lihatlah Yer. 1:1. Selain seorang nabi, menjadi apakah dirinya?

A d a t ig a n ub u ata n b a gi Is ra e l s ek ita r za m a n pe m eri nta ha n Y e ro b ea m II h in gg a Is ra e l d ita klu k ka n o le h A syu r. T ig a n a bi, t erm a su k H a b aku k p a da h a la m a n b e rik utn y a, m ela y an i b an ya k d i Y eh ud a, da ri m as a r aja H iz k ia h in gg a Y eru sa le m d ih an cu rk an o le h B ab el da n p en du du k Y e h ud a d ita w an . 2

Para Nabi Allah

p j n e laa ra

1

Pemahaman Alkitab Lembar Kerja # 1

Nabi Kepada Siapa Nabi Bernubuat?

Pernyataan Penting & Berita yang Menarik

Habakuk l Tidak banyak yang diketahui tentang nabi tersebut, kecuali bahwa ia hidup sezaman dengan Yeremia dan mungkin menyaksikan penyerangan Babel dan pembuangan orang Israel.

Yehezkiell Dipanggil menjadi seorang nabi

(sebe-lumnya seorang imam) setelah ia dibuang ke Babel (Yeh. 1:1-2) dan bernubuat kepada penduduk Israel yang berada dalam pembuangan bersama dengan dirinya.

l Lihatlah Yeh. 24:15-18. Apakah yang terjadi dengan istrinya dan apakah yang ia harus lakukan?

Daniel l Bernubuat kepada tawanan dan raja-raja Babel tentang nubuatan terjadinya kekua-saan dunia.

l Ia ditawan ketika masih mudah dari Yehuda ke Babel. Ia dan ketiga temannya pertahankan iman mereka di hadapan raja Babel, dengan hadapi dapur perapian dan gua singa

Hagai l Berbicara kepada kelompok pertama

dari orang buangan yang diizinkan kembali ke Yerusalem (Hag. 1:1) bersama dengan Zerubabel. l Ia mungkin mengirim sebuah surat

ke Yerusalem, sementara dirinya masih di Babel.

l Lihatlah Hag. 1:2-3,7-8. Apakah pesan

Hagai kepada orang-orang Yehuda di Yerusalem?

Zakharia l Pesan Zakharia adalah serupa dengan pesan Hagai dan ditujukan kepada orang-orang Yehuda yang telah kembali ke Yerusalem untuk membangun hidup mereka.

l Ia pun seorang imam. Sekalipun dirinya sezaman dengan Hagai, tetapi ia melayani sedikit lebih lama daripada Hagai dan sebenarnya kembali ke Yerusalem untuk bekerja sebagai seorang imam (Neh. 12:1,16).

Maleakhi l Bernubuat lebih lama daripada Hagai dan Zakharia, karena ia berbicara tentang pengabaian dan hilangnya ibadah yang sejati dari umat. l Banyak yang beranggapan bahwa ia

adalah nabi terakhir dari Perjanjian Lama. l Lihatlah Mal. 3:8-9. Apakah nabi menuduh umat berbuat sesuatu hal?

Obaja l Sekalipun tidak pasti kapan Obaja

bernu-buat, tetapi pesannya ditujukan kepada penduduk Yehuda, karena ia berbicara ten-tang kehancuran Yerusalem (Ob. 1:11-14) dan bagaimana Edom akan dihancurkan.

l Beberapa orang beranggapan bahwa nubuatan penyerangan Yerusalem yang disebutkan dalam ayat 11-14 dilakukan pada pemerintahan Yoram (2 Raj. 8:20-22), berarti ia sezaman dengan Elisa. Yang lain-nya beranggapan bahwa penyerangan tersebut dilakukan oleh Babel. l Dari Yl. 2:32; 3:1,6,8,16-20, sepertinya

tampak mengarahkan pesannya kepada penduduk Yehuda. Ia peringatkan peng-hukuman Allah, karena dosa mereka.

l Sekalipun disebutkan dalam Yl. 1:1 bahwa ayahnya adalah Petuel, tetapi tidak diketahui tentang dirinya. Beberapa orang beranggapan bahwa ia telah tuliskan kitab ini sebelumnya, seperti Obaja. Yang lain-nya beranggapan hal tersebut terjadi setelah masa Hagai dan Zakharia.

Lih a tla h h ala m an se be lu m n ya . A d a d u a nu bu ata n di P ers ia un tu k p ara ta w an an .

l Bernubuat di Yehuda sejak Israel utara ditaklukkan oleh Asyur

Yoel Ad a tig a n u bu ata n b a gi o ra n g Y eh ud a y an g t ela h k e m ba li ke Y e ru sa le m u ntu k m em ba ng un r um a h m e re k a. A da t ig a b a h asa n te n ta n g k a pa n du a n ab i in i m ela yan i A lla h.

(27)

lmemanggil umat agar bertobat

lmenyampaikan nubuatan dan penghukuman Allah lmendoakan bagi umat

Sebenarnya, menjadi seorang nabi bukanlah pekerjaan yang menyenangkan. Sebagian besar manusia tidak suka mendengarkan apa yang mereka katakan, karena biasanya berupa pesan penghu-kuman Allah yang akan datang atau berkaitan dengan dosa mereka. Selain tanggung jawab yang besar, mereka harus berhadapan dengan banyak hal yang sulit pula. Berikut beberapa hal yang harus dipertahankan dalam pelayanan mereka.

1. Lihatlah Yer. 37 dan 38:4-5. Apakah yang terjadi dengan Yeremia? (Yeremia dimasukkan ke dalam penjara karena para pemuka raja Zedekia beranggapan bahwa ia hendak menyeberang dan bergabung dengan pihak musuh. Raja hanya ingin nabi memberkati umat dan tidak ingin mengetahui bahwa mereka akan dihancurkan segera. Yeremia hanya katakan apa yang Allah beritahukan kepadanya, tetapi ia hampir terbunuh karena perkataannya itu. Beruntunglah, akhirnya ia terselamatkan – Yer. 38:14-16.)

2. Lihatlah Yes. 6:9-13. Allah beritahukan Yesaya untuk beritakan kepada umat, tetapi apa yang terjadi dengan perkataannya itu? (Perkataan Yesaya tidak dihiraukan. Bayangkan nabi yang beritahukan umat setiap harinya bahwa mereka seharusnya kembali kepada Allah atau akan menderita akibat perbuatannya, tetapi justru tidak ada seorang umatpun yang mendengarkannya. Tampaknya sia-sia, tetapi ia tetap beritahukan umat seperti yang Allah perintahkan kepadanya.) 3. Lihatlah 1 Raj. 19. Apakah yang terjadi dengan

Elia? (Ia harus melarikan dirinya, karena ada yang ingin membunuhnya. Ini cukup sulit karena harus berhadapan langsung dengan raja, tetapi sekarang, ia harus selamatkan dirinya.)

4. Lihatlah Hos. 1:1-3. Apakah yang Hosea diminta untuk lakukan? (Menikahi seorang perempuan sundal dan melahirkan anak-anak dari istrinya itu. Ini tampaknya perbuatan yang tidak pantas bagi seorang nabi untuk lakukan, tetapi Allah memiliki alasan-Nya. Hosea mungkin

(Sekalipun sulit, para nabi itu terus lanjutkan pekerjaan Allah yang diembankan

kepada mereka. Inilah tanda dari seorang hamba Allah

yang setia, yang bertahan hingga

(28)

Lembar Kerja # 3

Membutuhkan Seseorang untuk Bekerja

lGaji rendah dan tidak beroleh tunjangan kesehatan lDibutuhkan untuk mengkritik orang sehari-harinya lBeresiko meninggal atau masuk penjara

lRela dihiraukan atau dianiaya lSiap berjalan jauh

lTidak boleh bernegosiasi lBerlaku seumur hidup

lTidak ada promosi kenaikan jabatan

Setelah membaca semua persyaratan yang ada, kalian mungkin akan katakan kepada diri sendiri, "Siapakah yang akan mengambil peluang pekerjaan seperti ini?" Ketika orang mencari pekerjaan hari ini, mereka ingin yang aman, bergaji tinggi dan berpeluang

permintaan yang aneh, tetapi ia mematuhinya dan memiliki kesulitan hidup melalui pelayanannya itu.)

Manakah yang kalian rasa paling sulit untuk dihadapi? Mengapa? (Jawaban murid-murid.) Sekalipun sulit, para nabi itu terus lanjutkan pekerjaan Allah yang diembankan kepada mereka. Inilah tanda dari seorang hamba Allah yang setia, yang bertahan hingga pada akhirnya.

Aplikasi

Kehidupan

(Elia bukanlah nabi yang menuliskan kitab, tetapi kehidupannya disebutkan di sini hanya sebagai contoh dari sulitnya pelayanan

yang harus ia pertahankan. Pastikan murid-murid tidak merasa bingung dengan disebutkan

namanya. Pertanyaan di sebelah kanan ini tidaklah terdapat pada

Lembar Kerja Murid. Sempatkan waktu untuk

diskusikan mengenai pandangan mereka.)

3

Para Nabi Allah

l p e a ja ra n

1

Pemahaman Alkitab Lembar Kerja # 2

Kehidupan Para Nabi

r r r r r r

menentang raja-raja yang jahat mengkritik ibadah yang sia-sia dan kegagalan para imam memberitahukan dosa umat memanggil umat agar bertobat menyampaikan nubuatan dan penghukuman Allah mendoakan bagi umat

Sebenarnya, menjadi seorang nabi bukanlah pekerjaan yang menyenangkan. Sebagian besar manusia tidak suka mendengarkan apa yang mereka katakan, karena biasa-nya berupa pesan penghukuman Allah yang akan datang atau berkaitan dengan dosa mereka. Selain tanggung jawab yang besar, mereka harus berhadapan dengan banyak hal yang sulit pula. Berikut beberapa hal yang harus dipertahankan dalam pelayanan mereka.

APAKAH YANG MEREKAPERBUA T? SER I A H PE T APKA K HE IDU ANP MEREKA I U T ? Li er 4-t 1. hatlah Y . 37dan 38: 5. Apakah yang

erjadi dengan r

Ye emia? 2. Lil es. 6:9-13.llah ber t

es untuk hat ah Y A

i ahukan Yaya i akan kepada at, tet apa yang terjadi

dengan ber t um api perkat

i u? aannya t 3. Lih tla 1 Raj. 19. Apakah yang terj

dengan Elia? ah adi 4. Lil Hos 3. pakah H di inta uk hat ah . 1:1- A

yang osea m unt a ukan?

(29)

untuk promosi kenaikan jabatan. Bagaimanapun, satu hal yang ketinggalan adalah ingin membuat perbedaan dalam kehidupan para nabi saat menyatakan siap untuk lakukan pekerjaan mereka yaitu berkesempatan habiskan hidup mereka bersama dengan Allah di surga. Sekalipun setiap alasan itu berkaitan dengan iman kita, tetapi tidak banyak yang rela korbankan sedikit dari waktu, usaha ataupun uangnya, biarlah seluruh hidup kita bagi Allah dan pekerjaan kudus-Nya. Tampaknya selama beroleh sesuatu yang kita inginkan dari Allah, apa yang Allah inginkan dari kita dapat tertunda. Hari ini, Allah tidak menyuruh kita untuk masuk penjara, korbankan sekolah atau pekerjaan kita untuk lakukan pekerjaan-Nya. Ia ingin kita tunjukkan kepada-Nya bahwa Ia adalah penting bagi kita, bahkan dalam situasi yang paling sederhana sekalipun dan senantiasa siap untuk dipakai oleh-Nya. Dalam 2 Tim. 2:20-21 dikatakan bahwa kita adalah alat Allah. Bagaimanapun, sebagian besar dari kita tidak bertindak seperti itu, setidaknya tidak ketika diperlukan. Seperti Petrus yang katakan bahwa dirinya rela mati bagi Yesus Kristus, tetapi nyatanya melarikan diri pada saat tanda bahaya pertama. Bukanlah hanya dalam hal-hal yang besar permasalahan iman kita. Bacalah kutipan berikut dan lihatlah dengan apa kalian dapat menjelaskannya.

Aneh, bukan?

Betapa anehnya, $ 100 tampak begitu besar nilainya ketika kalian membawanya ke gereja, tetapi begitu kecil nilainya ketika membawanya ke mal. Betapa anehnya, terasa begitu lama beribadah kepada Allah selama satu jam, tetapi terasa begitu singkatnya sebuah tim bermain bola basket selama 60 menit.

Betapa anehnya, kita tidak dapat memikirkan apa-apa untuk berkata ketika berdoa, tetapi tidak memiliki kesulitan memikirkan hal-hal untuk berkata kepada seorang teman.

Betapa anehnya, hati kita berdebar-debar ketika sebuah permainan bola kasti memasuki waktu tambahan, tetapi bersungut-sungut ketika suatu khotbah diperpanjang dari waktu biasanya.

Betapa anehnya, terasa sukar membaca satu pasal dalam Alkitab, tetapi terasa mudah membaca

"Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat

perabot dari emas atau perak, melainkan juga dari

kayu atau tanah; yang pertama dipakai

untuk maksud yang mulia dan yang terakhir

untuk maksud yang kurang mulia.

Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat,

ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya

dan disediakan untuk setiap pekerjaan

yang mulia." (2 Tim. 2:20-21)

(30)

Betapa anehnya, orang ingin beroleh tempat duduk paling depan saat permainan atau konser, tetapi berebut beroleh tempat duduk saat kebaktian di gereja.

Betapa anehnya, kita memerlukan 2 atau 3 minggu terlebih dahulu untuk sesuaikan kegiatan gereja ke dalam jadwal kita, tetapi dapat sesuaikan jadwal kita kepada kegiatan lainnya pada suatu saat tertentu.

Betapa anehnya, terasa sukar bagi beberapa orang untuk mempelajari cara memberitakan injil yang sederhana kepada sesama, tetapi terasa mudahnya bagi beberapa orang untuk memahami dan mengulang suatu rumor.

Betapa anehnya, kita percaya apa yang surat kabar beritakan, tetapi bertanya-tanya tentang apa yang Alkitab katakan.

Betapa anehnya, setiap orang ingin menuju surga, tetapi ingin tidak harus percaya atau berpikir, berkata dan bertindak sesuatu yang benar.

Betapa anehnya, kamu dapat kirimkan satu juta candaan melalui e-mail dan tersebar seperti api, tetapi ketika mulai mengirimkan pesan tentang Tuhan, banyak orang yang berpikir dua kali untuk membagi-kannya.

Aneh, bukan? Apakah kalian tertawa? Apakah kalian berpikir? Sebarkan injil dan bersyukurlah kepada Tuhan, karena Ia baik! Ini bukanlah APA yang kalian miliki dalam hidup, tetapi SIAPA yang kalian ingin selamatkan.

(Tidak Diketahui)

Hal untuk Direnungkan:

1. Seberapa seringkah yang 'aneh, bukan' kalian dapat jelaskan?

2. Banyak hal sulit yang tidak dapat dibandingkan dengan apa yang para nabi harus pertahankan dalam pelayanan mereka. Lebih penting lagi, mereka melakukannya dengan rela hati. Lihatlah pada daftar ini sekali lagi. Adakah satu hal yang kalian dapat lakukan pada hari ini untuk tunjukkan kepada Allah bahwa kalian cukup peduli untuk berusaha, sekalipun dalam hal terkecil dari iman kalian? Berdoalah kepada Allah tentang hal tersebut dan bertekadlah, seperti halnya para nabi, untuk melakukannya! Ketika dapat taklukkan hal-hal kecil, maka kita beroleh kesempatan besar dari Allah untuk kita lakukan!

(...Betapa anehnya, terasa lama habiskan waktu beberapa jam lamanya di gereja, tetapi terasa singkatnya ketika menonton sebuah film.)

(31)

Lembar Kerja # 4

Aktivitas

Para Nabi Allah

p la ja a n e r

1

Aplikasi Kehidupan Lembar Kerja # 3 M m uhka a tuk Ber e but n Seseor ng un ekja

endah r ngan kese l Gaji r dan tidak be oleh tunja

hatan l Dibutuh eng itik r ri ar

kan untuk mkro ang seha -hinya l B re eningg asuk pea

e siko m al atau m njar i ir t u diania l Rela d h aukan aa ya

l Siap berjalan jauh ida b rn l Tk oleh be egosiasi

er um hidup l B laku seur l idak ada p omT rosi kenaikan j abatan

ila kalian terik, B tar silahkan hubungi... Hari ini, Allah tidak menyuruh kita untuk

masuk penjara, korbankan sekolah atau pekerjaan kita untuk lakukan pekerjaan-Nya. Ia ingin kita tunjukkan kepada-Nya bahwa Ia adalah penting bagi kita, bahkan dalam situasi yang paling seder-hana sekalipun dan senantiasa siap untuk dipakai oleh-Nya. Bagaimanapun, sebagian besar dari kita tidak bertindak seperti itu, setidaknya tidak ketika diper-lukan. Seperti Petrus yang katakan bah-wa dirinya rela mati bagi Yesus Kristus, tetapi melarikan diri saat tanda bahaya pertama. Bukanlah hanya dalam hal-hal yang besar permasalahan iman kita. Bacalah kutipan berikut dan lihatlah dengan apa kalian dapat menjelaskannya.

Akankah Kalian Tanggapi Iklan Semacam ini?

Aneh, bukan?

Betapa anehnya, $ 100 tampak

begitu besar nilainya ketika mem-bawanya ke gereja, tetapi begitu kecil nilainya ketika membawanya ke mal.

Betapa anehnya, terasa begitu

lama beribadah kepada Allah selama satu jam, tetapi terasa begitu singkatnya sebuah tim bermain bola basket selama 60 menit.

Betapa anehnya, kita tidak dapat

memikirkan apa-apa untuk ber-kata ketika berdoa, tetapi tidak memiliki kesulitan memikirkan hal-hal untuk berkata kepada seorang teman.

Betapa anehnya, hati kita

berdebar-debar ketika sebuah permainan bola kasti memasuki waktu tambahan, tetapi bersungut-sungut ketika suatu khotbah diperpanjang dari waktu biasanya.

Betapa anehnya, orang ingin

ber-oleh tempat duduk paling depan saat permainan atau konser, tetapi berebut beroleh tempat duduk saat kebaktian di gereja.

Betapa anehnya, terasa sukar

membaca satu pasal dalam Alkitab, tetapi terasa mudah membaca 100 halaman dari novel terbaik.

Betapa anehnya, kita memerlukan 2

atau 3 minggu terlebih dahulu untuk sesuaikan kegiatan gereja ke dalam jadwal kita, tetapi dapat sesuaikan jadwal kita kepada kegiatan lainnya pada suatu saat tertentu.

Betapa anehnya, terasa sukar bagi

beberapa orang untuk mempelajari cara memberitakan injil yang seder-hana kepada sesama, tetapi terasa mudahnya bagi beberapa orang untuk memahami dan mengulang suatu rumor.

Betapa anehnya, kita percaya apa

yang surat kabar beritakan, tetapi bertanya-tanya tentang apa yang Alkitab katakan.

Betapa anehnya, setiap orang ingin

menuju surga, tetapi ingin tidak harus percaya atau berpikir, berkata dan bertindak sesuatu yang benar.

Betapa anehnya, kamu dapat

kirim-kan satu juta candaan melalui e-mail dan tersebar seperti api, tetapi ketika mulai mengirimkan pesan tentang Tuhan, banyak orang yang berpikir dua kali untuk membagi-kannya.

Aneh, bukan? Apakah kalian tertawa? Apakah kalian berpikir? Sebarkan injil dan bersyukurlah kepada Tuhan, karena Ia baik! Ini bukanlah APA yang kalian miliki dalam hidup, tetapi SIAPA yang kalian ingin selamatkan. Hal yang Direnungkan:

1. Seberapa seringkah yang 'aneh, bukan' kalian dapat jelaskan? 2. Banyak hal sulit yang tidak dapat dibandingkan dengan apa yang para nabi harus pertahankan dalam pelayanan mereka. Lebih penting lagi, mereka melakukannya dengan rela hati. Lihatlah pada daftar ini sekali lagi. Adakah satu hal yang kalian dapat lakukan

pada hari ini untuk tunjukkan kepada Allah bahwa kalian cukup peduli untuk berusaha, sekalipun dalam hal terkecil dari iman kalian? Berdoalah kepada Allah tentang hal tersebut dan bertekadlah, seperti halnya para nabi, untuk melakukannya! Ketika dapat taklukkan hal-hal kecil, maka kita beroleh kesempatan besar dari Allah untuk kita lakukan!

4 (Nama nabi-nabi dapat ditemukan secara mendatar, menurun, diagonal dan terbalik. Jawaban telah diberi garis.)

Para Nabi Allah

lja n p ea ra

1

Aktivitas Lembar Kerja # 4

Pencarian Nama Penulis Kitab Nabi

Lihatlah berapa banyak penulis kitab nabi yang kalian dapat temukan tanpa melihat nama mereka.

Selamat mencoba!

Nama tersebut dapat mendatar, menurun, diagonal dan terbalik.

M M M M M M M M M A A A A A A A A A A A A A A A A A A A L L L L E E E E E E E E E E E E E E E E K K K K K K K H H H H H H H H H H I I I I I I I D D D D N N N N N O O O O O O O O O Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y S S S S G G G G G Z Z Z F F U U U U U R R R R B B B B B B J

(32)

Ketika membaca kitab Nabi-Nabi, kita mungkin temukan pesan yang sulit untuk dipahami atau diulang, karena sebagian besar dari pesan tersebut mengenai dosa dan penghukuman umat Allah. Bagaimanapun, kitab-kitab tersebut dikategorikan ke dalam Kitab Suci karena suatu alasan. Sekalipun kitab-kitab itu telah ditulis ribuan tahun yang lalu, tetapi pesan yang ada masih sama, yaitu: Kita cenderung untuk berbuat dosa dan kelak tiba saatnya Allah akan hakimi kita. Bagaimanapun, setelah hari penghakiman itu, akan tiba saatnya untuk penyelamatan dan sukacita kekal bagi yang tetap setia. Dari beberapa bulan ini, biarlah kita belajar dari apa yang setiap nabi harus katakan dan doakan, agar kita menjadi bagian dari sisa umat pilihan yang bersaksi bagi kemuliaan Allah.

Kesimpulan

Evaluasi

Tugas Pembacaan Alkitab minggu ini: Kel. 16 – 18

(33)

pelajaran

2

GARIS BESAR

Latar Belakang Alkitab

Kitab Bacaan

Kitab Yunus

Kebenaran Alkitab

Allah telah perintahkan kita untuk sebarkan injil-Nya dan lakukan pekerjaan-Nya.

Tujuan Pelajaran

Lanjutkan kewajiban kita tanpa bersungut-sungut.

Ayat Hafalan

"Segenap perintah, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, haruslah kamu lakukan dengan setia,

supaya kamu hidup dan bertambah banyak."

(Ul. 8:1a)

Yunus merupakan salah seorang nabi kecil. Ia bernubuat selamat pemerintahan Yerobeam II, yang merupakan raja Israel dari tahun 793-753 SM (2 Raj. 14:16-29). Sekalipun seorang yang jahat, Yerobeam II merupakan raja yang berkuasa secara politik. Kemakmuran Israel berakhir setelah ditakluk-kan oleh orang Asyur pada tahun 722 SM, setengah dari pemerintahannya. Selama pelayanan Yunus, orang Asyur merupakan musuh yang ditakuti. Tidaklah heran bila Yunus tidak ingin pergi dan beritakan kabar baik di kota Niniwe, ibu kota Asyur, ketika Allah menyuruhnya ke sana. Dalam kitab Nahum tercatat banyak perbuatan jahat orang Asyur, termasuk pemerasan terhadap yang lemah (2:12), persundalan dan ahli sihir (3:4). Yunus mungkin merasa takut bahwa mereka bertobat dan menerima kemurahan Allah, sesuatu yang ia anggap bahwa mereka tidaklah pantas untuk menerimanya. Ia memilih untuk menjauhkan diri dari kota Niniwe dan pergi ke Yafo dengan menaiki sebuah kapal yang akan berangkat ke Tarsis.

Yunus Menentang

Perintah Allah

Referensi

Dokumen terkait