• Tidak ada hasil yang ditemukan

A alisis Kali at I i Ker el A alysis

Dalam dokumen Analisis Teks Narasi dan Surat Dalam Per (Halaman 63-90)

Di dalam bab ini, penulis akan menguraikan setiap landasan teori terlebih dahulu sebelum menganalisis beberapa teks di dalam PB sebagai sampel atau contoh bagi pembaca sehingga pembaca dapat memahami dan menganalisis sendiri dengan langkah-langkah yang akan diuraikan di bawah ini.

Landasan Teori: Kernel Analysis77

Menurut Eugene Nida dan Charles R. Taber, kontruksi tata bahasa atau grammar di dalam teks memiliki arti atau meaning sehingga dalam analisis teks, hubungan tata bahasa di antara kata-kata sangat penting diuraikan dengan sejumlah aturan. Sebagai contoh frasa “the will of God” dalam Efesus 1:1, apa hubungan antara kata “will”idan “God”?iDi sini jelas, “God”iyang melakukan tindakan “will”isehingga hubungannya menjadi “God wills.”iLebih lanjut, Nida dan Taber menjelaskan,

In the phrase the God of peace (Rom 15: 33) we are not speaking of a peaceful God, but God who causes or produces peace. Thus the relationship between A and B in this instances is almost completely the reverse of what it is in the will of God, for in the God of peace A causes B. In the Holy Spirit of promise (Eph 1:13), the Holy Spirit is the object which is promised, and in this instance God must be understood as the implicit subject. But again the order is entirely the reverse of what exists in the foundation of the world (Eph 1:4), for the Holy Spirit (A) is the goal of the promise (B).78

Menguraikan hubungan tata bahasa demikian menghasilkan yang oleh para linguis disebut dengan istilah “kernels.”79 Nida dan Taber menjelaskan, "Kernels are the basic structural

elements out of which the language builds its elaborate surface structure."80 Sederhananya,

kernel adalah sebuah kalimat dengan pola atau struktur paling mendasar yang ditransformasi dari surface structure (teks atau wacana yang tertulis atau diucapkan). Transformasinya disebut

back-tranformation. Menurut Nida dan Taber, “Back-transformation is a grammatical process by which the surface structure of a discourse is analyzed, by the application of rigorous rules, into its underlying kernels in the same language.”81 Berbeda dengan transformation atau forward

transformation yaitu “a grammatical process by which kernels are restructered into a surface structure of appropriate style, following transfer.”82

Mengapa penting menganalisis kernel? Nida dan Taber menjelaskan,

From the standpoint of the translator, however, what is even more important than the existence of kernels in all languages is the fact that languages agree far more on the level of the kernels

77 Lihat Eugene A. Nida dan Charles R. Taber, The Theory and Practice of Translation (Leiden: E. J.

Brill, 1982), 33-55 dan juga Johanes P. Louw, Semantics of New Testament Greek (Georgia: Scholar Press, 1981), 1-158.

78 Nida dan Taber, The Theory and Practice of Translation, 36.

79 Dalam tulisan ini penulis juga menggunakan istilah dalam Bahasa Indonesia kalimat inti. 80 Nida dan Taber, The Theory and Practice of Translation, 39.

81 Nida dan Taber, The Theory and Practice of Translation, 39, 197. 82 Nida dan Taber, The Theory and Practice of Translation, 198.

than on the level of the more elaborate structures. This means that if one can reduce grammatical structures to the kernel level, they can be transferred more readily and with a minumum of distortion.83

Beberapa aturan atau langkah-langkahnya84 adalah (1) mengidentifikasi the basic

structural elements dari setiap kata yang ada di dalam surface structure ke dalam semantic categories85seperti event (E) (yang umumnya diwakili oleh verba), object (O) (yang umumnya

diwakili oleh nomina), abstract (A) (yang diwakili oleh adjektiva dan adverbia), dan relational

(R) (yang diwakili oleh konjungsi dan preposisi), (2) membuat eksplisit structural elements yang implisit untuk melengkapi kernel, (3) membuat kernel, (4) mengelompokkan kernel berdasarkan

semantic relations, dan (5) semantic relations yang ada dipakai untuk menterjemahkan ke bahasa target sehingga menghasilkan terjemahan dinamis atau terjemahan hasil back transformation.

Setelah kelima langkah di atas, penulis akan membuat konsep teologis berdasarkan

semantic relations dan terjemahan dinamis.Konsep teologis merupakan tema utama wacana atau paragraf sehingga disebut juga konsep wacana.

Jadi, secara ringkas di dalam analisis kalimat inti atau kernel analysis, langkah-langkah penafsiran adalah membuat terjemahan secara literal, membuat kalimat inti, mencari hubungan semantis antar kalimat inti, dan membuat konsep teologis.

Sa pel Teks

Roma 3: 21-22 Langkah 1

21 vυνὶ (R) δὲ (R) χωρὶς (R) νόμου (O) δικαιοσύνηi(E) θεοῦ (O) πεφανέρωται (E) μαρτυρουμένηi(E)

ὑπὸ (R) τοῦνόμου (O) καὶτῶνiπροφητῶν (O),

But now the righteousness of God has been manifested apart from law, although the law and the prophets bear witness to it, (Rom 3:21 RSV)

22 δικαιοσύνη (E) δὲ (R) θεοῦ (O) διὰ (R) πίστεως (E) Ἰησοῦχριστοῦ (O) εἰςiπάντας (O) τοὺςi

πιστεύοντας (E) · οὐγάρiἐστινiδιαστολa (E)·

the righteousness of God through faith in Jesus Christ for all who believe. For there is no distinction; (Rom 3:22 RSV).

Langkah 2 1. Ada subjek Allah terhadap event πεφανέρωται.

2. Ada objek kebenaran Allah terhadap event μαρτυρουμένη. 3. Ada subjek "siapa saja" terhadap event πίστεως.

4. Ada subjek "Allah" terhadap event διαστολa.

83 Nida dan Taber, The Theory and Practice of Translation, 39.

84 Lihat jugaNida dan Taber, The Theory and Practice of Translation, 51.

85

Langkah 3 1. Tetapi sekarang ada kebenaran Allah.

2. Allah menyatakan kebenarannya tanpa hukum Taurat. 3. Hukum Taurat dan para nabi menyaksikan kebenaran Allah. 4. Allah membenarkan.

5. Siapa saja yang beriman kepada Yesus Kristus. 6. Semua orang beriman.

7. Allah tidak membeda-bedakan.

Langkah 4 1. Kernel 2 menjadi ada karena kernel 1

2. Kernel 3 mempertegas kernel 1 dan 2 3. Kernel 4 - 7 menjadi isi dari kernel 1 dan 2

Langkah 5

Tetapi sekarang ada kebenaran Allah yang telah dinyatakan. Kebenaran itu tidak ada kaitannya dengan hukum Taurat. Kebenaran itu disaksikan oleh hukum Taurat dan para nabi. Kebenaran itu adalah Allah membenarkan semua orang yang beriman atau percaya kepada Yesus Kristus. Dan Allah tidak membedakan-bedakan.

Konsep Teologis

Berdasarkan teks di atas, penulis menemukan suatu konsep penting tentang kebenaran. Apa itu kebenaran? Menurut Roma 3: 21-22, kebenaran merupakan konsep wacana yang dibangun dari unsur-unsur berikut ini.

1. Waktu/ Time : Sekarang telah dinyatakan (Allah ---> manusia) 2. Sumber/ Source : Allah

3. Target : Semua orang yang berdosa/bersalah 4. Isi/ content : Allah membenarkan semua orang bersalah 5. Kondisional : Percaya kepada Yesus Kristus

6. Konsekuensi : Salah menjadi benar

7. Verikasi/Jaminan : Hukum Taurat dan para nabi (ajaran Musa dan para nabi) 8. Sifatnya : Universal, baru (tidak ada kaitannya hukum Musa)

Sa pel Teks

Efesus 2: 8-9 Langkah 1

8-9τῇγὰρ (R) χάριτί (E) ἐστεiσεσῳσμένοι (E) διὰ (R) πίστεως (E)· καὶ (R) τοῦτο (E) οὐκi(A) ἐξi(R)

ὑμῶν,iθεοῦ (O) τὸδῶρον (E)· οὐκ (A) ἐξ (R) Lργων (E), ἵνα (R) μa (A) τιςi(A) καυχaσηται (E). For by grace you have been saved through faith; and this is not your own doing, it is the gift of God --not because of works, lest any man should boast. (Efe 2:8-9 RSV)

Langkah 2 1. Allah sebagai subjek dari event χάριτί dan σεσῳσμένοι 2. Kamu subjek dari πίστεως dan τοῦτο

3. Kamu sebagai objek dari δῶρον 4. Kamu sebagai subjek dari Lργων 5. Kamu sebagai subjek dari καυχaσηται

Langkah 3 1. Allah memberikan anugerah-Nya.

2. Allah menyelamatkan kamu 3. Kamu percaya

4. Kamu tidak menyelamatkan dirimu sendiri 5. Allah memberikannya kepadamu

6. Kamu tidak mengusahakannya 7. Kamu tidak memegahkan diri

Langkah 4 1. Kernel 1 adalah sebab terjadinya kernel 2

2. Kernel 3 adalah alat dari kernel 2

3. Kernel 4 adalah kontras dengan kernel 2

4. Kernel 5 adalah kontras dengan kernel 4 dan mempertegas kernel 2 5. Kernel 6 adalah mempertegas kernel 4

6. Kernel 7 adalah hasil dari kernel 1-6

Langkah 5

Oleh karena Allah memberikan anugerahnya kepamu, kamu diselamatkan oleh Allah. Allah menyelamatkan kamu melalui kepercayaanmu. Kamu tidak menyelamatkan dirimu sendiri melainkan Allah memberikannya kepadamu. Kamu sama sekali tidak mengusahakannya. Sehingga dari itu semua kamu tidak boleh menyombongkan diri atas apa yang kamu sudah kerjakan.

Konsep Teologis

Apa itu keselamatan? Menurut Efesus 2: 8-9, keselamatan merupakan konsep wacana yang dibangun dari unsur-unsur berikut ini.

1. Sumber/Pelaku : Allah

2. Caranya : Kamu percaya bukan kamu mengusahakannya

3. Dasar : Anugerah

4. Prinsip : Pemberian bukan pencapaian

Sa pel Teks

1 Petrus 1: 3 Langkah 1

3nὐλογητὸςi(E) ὁθεὸςi(O) καὶ (R) πατbρi(O) τοῦ (A) κυρίουi(O) ἡμῶνi(O) Ἰησοῦ (O) Χριστοῦ (O),

(A) κατὰ (R) τὸπολὺ (A) αὐτοῦ (O) Lλεοςi(E) ἀναγεννaσαςi(E) ἡμᾶςiεἰς (R) ἐλπίδαi(E) ζῶσανi(E) δι᾽ (R) ἀναστάσεωςi(E) ἸησοῦΧριστοῦἐκi(R) νεκρῶν (E),

Blessed be the God and Father of our Lord Jesus Christ! By his great mercy we have been born anew to a living hope through the resurrection of Jesus Christ from the dead, (1 Pet 1:3 RSV)

Langkah 2 1. Kata kita sebagai subjek dari event nὐλογητὸς 2. Allah sebagai subjek dari event Lλεος

3. Allah sebagai subjek dari event ἀναγεννaσαςi 4. Kita sebagai subjek dari event ἐλπίδα, ζῶσαν, 5. Allah sebagai subjek dari event ἀναστάσεως

5. Orang-orang dan Kristus sebagai subjek dari νεκρῶν Langkah 3 1. Kita memuji Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus 2. Allah memberikan belas kasihan-Nya yang berlimpah 3. Allah melahirkan kembali kita

4. Kita memiliki harapan 5. Kita hidup

6. Allah membangkitkan Yesus Kristus 7. Orang-orang dan Kristus mati

Langkah 4 1. Kernel 1 adalah sebab dari kernel 2

2. Kernel 2 adalah sebab dari kernel 3 3. Kernel 4 dan 5 tujuan dari kernel 3 4. Kernel 6 adalah means kernel 3 5. Kernel 7 menjadi sumber kernel 6

Langkah 5

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus oleh karena Dia memberikan belas kasihan- Nya yang berlimpah. Belas kasihan-Nya melahirkan kita kembali sehingga kita memiliki hidup yang penuh harapan. Itu semua terjadi oleh Allah yang membangkitkan Yesus Kristus dari antara orang-orang mati.

Konsep Teologis

Berdasarkan teks di atas, penulis menemukan suatu konsep penting tentang kelahiran kembali. Apa itu kelahiran kembali? Menurut 1 Petrus 1: 3, kelahiran kembali merupakan konsep wacana yang dibangun dari unsur-unsur berikut ini.

1. Sifatnya : Roh bukan fisik

2. Tujuannya : Hidup yang penuh harapan

3. Alat/ Means : Allah membangkitkan Yesus Kristus dari antara orang-orang mati 4. Dasarnya : Belas kasihan Allah

Sa pel Teks

Filipi 2: 1-4 Filipi 2:1 Teks dan Terjemahan

nἴτιςiοὖνiπαράκλησιςiἐνiΧριστῷ,iεἴτιiπαραμύθιονiἀγάπης,iεἴτιςiκοινωνίαiπνεύματος,iεἴτιςiσπλάγχναi καὶοἰκτιρμοί, (GNT)

So if there is any encouragement in Christ, any incentive of love, any participation in the Spirit, any affection and sympathy, (RSV)

Therefore, if in any way a I have given you [or, there is] encouragement in Christ, if in any way [my] love has consoled you, if in any way you have enjoyed [or, you have] the fellowship created by the Spirit [or, in the Spirit], if in any way you have experienced the tenderness and

compassion [of God in Christ] (G.F. Hawthorne) Langkah 1

nἴ (R) τιςi(O) οὖνi(R) παράκλησιςi(E)ἐν (R) Χριστῷ (O),iεἴ (R) τιi(O) παραμύθιονi(E) ἀγάπης (E),iεἴ (R) τις (O) κοινωνίαi(E) πνεύματος (O),iεἴ (R) τιςi(O) σπλάγχναi(E) καὶ (R) οἰκτιρμοί (E),

Langkah 2

1. Ada penambahan kata "kamu" menjadi objek dari event παράκλησις, παραμύθιον, ἀγάπης,

κοινωνία.

2. Ada penambahan kata "Kristus" menjadi subjek dari event παραμύθιον

3. Ada penambahan kata "kamu" menjadi subjek dari event σπλάγχνα dan οἰκτιρμοί Langkah 3

1. Kristus menguatkan kamu 2. Kristus menghibur kamu 3. Kristus mengasihi kamu 4. Roh mempersekutukan kamu 5. Kamu saling berkasih mesra 6. Kamu saling berbelas kasihan Langkah 4

1. Kernel 1-6 adalah kondisional dari kernel 7 2. Kernel 3 adalah cara melakukan kernel 2 Langkah 5

Jika Kristus menguatkan kamu, Kristus menghibur kamu dengan cara mengasihi kamu, kamu dipersekutukan oleh Roh, dan kamu saling berkasih mesra dan berbelas kasihan,

Filipi 2:2 Teks dan Terjemahan

πληρώσατέμουiτbνiχαρὰνiἵναiτὸαὐτὸφρονcτε,iτbνiαὐτbνiἀγάπηνiLχοντες,iσύμψυχοι,iτὸἓνiφρονοῦντες,

(GNT)

complete my joy by being of the same mind, having the same love, being in full accord and of one mind. (RSV) then make my joy complete: Think alike. Love alike. Be of one soul. Be of one mind (G. F. Hawthorne)

Langkah 1

πληρώσατέ (E) μου (O) τbνi(A) χαρὰνi(E) ἵναi(R) τὸ (A) αὐτὸ (A) φρονcτε (E),iτbνi(A) αὐτbνi(A)

ἀγάπηνi(E) Lχοντες (A),iσύμψυχοι (E),iτὸἓν (A) φρονοῦντες (E) Langkah 2

1. Ada kata "kamu" menjadi subjek dari events φρονcτε, ἀγάπην, σύμψυχοι, dan φρονοῦντες. Langkah 3

1. Kamu sempurnakanlah. 2. Aku bersukacita. 3. Kamu berpikir sama. 4. Kamu saling mengasihi. 5. Kamu saling bersatu/harmoni. 6. Kamu berpikir sama/satu. Langkah 4

1. Kernel 2 adalah isi dari kernel 1.

2. Kernel 3-6 adalah isi dari kernel 1 dan 2. Langkah 5

Kamu sempurnakanlah sukacitaku: kamu berpikir sama, kamu saling mengasihi, kamu saling bersatu, kamu berpikir sama.

Filipi 2:3-4 Teks dan Terjemahan

3-4μηδὲνiκατ᾽ἐριθείανiμηδὲκατὰκενοδοξίανiἀλλὰτῇταπεινοφροσύνdἀλλaλουςiἡγούμενοιiὑπερέχονταςi

ἑαυτῶν,μbτὰἑαυτῶνiἕκαστοςiσκοποῦντεςiἀλλὰ[καὶ]iτὰἑτέρωνiἕκαστοι. (GNT)

3 Do nothing from selfishness or conceit, but in humility count others better than yourselves. 4 Let each of you look not only to his own interests, but also to the interests of others. (RSV)

3 Do not act out of a spirit of rivalry, nor out of empty conceit. Act rather with humility and

consider others better than yourselves. 4 Each of you must look to the interests of others rather

than to the interests of yourselves (G. F. Hawthorne) Langkah 1

μηδὲνi(O) κατ᾽ (R) ἐριθείανi(E) μηδὲ (O) κατὰ (R) κενοδοξίανi(E) ἀλλὰ (R) τῇ (A) ταπεινοφροσύνd (E) ἀλλaλουςi(O) ἡγούμενοιi(A) ὑπερέχονταςi(E) ἑαυτῶν (O), (GNT)

μb (A) τὰ (A) ἑαυτῶνi(O) ἕκαστοςi(A) σκοποῦντεςi(E) ἀλλὰ (R) [καὶ] (R) τὰ (O) ἑτέρωνi(A) ἕκαστοι (A).

Langkah 2

1. Ada kata “kamu”iyang menjadi subjek dari events ἐριθείαν, κενοδοξίαν, ταπεινοφροσύνd,

ὑπερέχοντας, σκοποῦντες. Langkah 3

1. Kamu tidak berambisi pribadi

2. Kamu tidak membanggakan diri sendiri secara kosong/sia-sia. 3. Kamu saling rendah hati satu dengan yang lain

4. Kamu menganggap orang lain lebih baik daripadamu

5. Setiap orang dari kamu tidak hanya memperhatikan kepentingannya sendiri 6. Kamu juga memperhatikan kepentingan orang lain

Langkah 4

1. Kernel 1-6 adalah isi dari kernel 1 & 2 (Filipi 2:2) 2. Kernel 1 dan 2 adalah kontras dengan kernel 3 & 4 3. Kernel 5 adalah kontras dengan kernel 6

Langkah 5

Kamu tidak berambisi pribadi dan kamu tidak membanggakan diri secara kosong tetapi kamu saling merendahkan hati satu dengan yang lain dan menganggap orang lain lebih baik

daripadamu. Setiap orang diantara kamu tidak hanya memperhatikan kepentingannya sendiri tetapi juga memperhatikan kepentingan orang lain.

Terjemahan Dinamis Filipi 2:1-4

“Jika Kristus menguatkan kamu, Kristus menghibur kamu dengan cara mengasihi kamu, kamu dipersekutukan oleh Roh, dan kamu saling berkasih mesra dan berbelas kasihan, kamu

sempurnakanlah sukacitaku: kamu berpikir sama, kamu saling mengasihi, kamu saling bersatu, kamu berpikir sama, kamu tidak berambisi pribadi dan kamu tidak membanggakan diri secara

kosong tetapi kamu saling merendahkan hati satu dengan yang lain dan menganggap orang lain lebih baik daripadamu, setiap orang diantara kamu tidak hanya memperhatikan kepentingannya sendiri tetapi juga memperhatikan kepentingan orang lain.”i

Konsep Teologis

Berdasarkan teks di atas, penulis menemukan suatu konsep penting tentang sukacita. Apa itu sukacita? Sukacita dikaitkan dengan orang lain. Sukacita Rasul Paulus berarti jemaat saling bersikap rendah hati dan bersatu. Sempurnakanlah sukacita Rasul Paulus berarti jemaat yang membuat sukacita Rasul Paulus menjadi penuh/lengkap. Konsep sukacita di sini meliputi dua unsur penting yaitu sebagai berikut.

1. Kondisi jemaat Filipi sebagai modal atau dasar melakukan nasihat Rasul Paulus. 2. Content atau maksud sempurnakanlah sukacitaku:

a) Kamu berpikir sama b) Kamu saling mengasihi c) Kamu saling bersatu

d) Kamu tidak berambisi pribadi

e) Kamu tidak membanggakan diri secara kosong/sia-sia f) Kamu saling merendahkan diri satu dengan yang lain g) Kamu menganggap orang lain lebih baik daripamu h) Kamu tidak memperhatikan kepentingan sendiri i) Kamu juga memperhatikan kepentingan orang lain.

Sa pel Teks

Roma 1:1-7 Langkah 1

1Παῦλος (O) δοῦλοςi(O) ΧριστοῦἸησοῦ (O),iκλητὸςi(E) ἀπόστολος (E) ἀφωρισμένοςi(E) εἰς (R)

εὐαγγέλιονi(O) θεοῦ (O), 2ὃ (E) προεπηγγείλατο (E) διὰ (R) τῶνi(A) προφητῶν (E) αὐτοῦ (O) ἐν (R)

γραφαῖςi(O) ἁγίαις (A) 3περὶ (R) τοῦ (A) υἱοῦ (O) αὐτοῦ (O) τοῦ (A) γενομένουi(E) ἐκi(R) σπέρματοςi

(E) mαυὶδi(O) κατὰ (R) σάρκα (E), 4 τοῦ (A) ὁρισθέντοςi(E) υἱοῦ (O) θεοῦ (O) ἐνi(R) δυνάμειi(E) κατὰ

(R) πνεῦμαi(O) ἁγιωσύνης (E) ἐξi(R) ἀναστάσεωςi(E) νεκρῶν (E), ἸησοῦΧριστοῦ (O) τοῦ (A) κυρίουi (O) ἡμῶν (O), 5 δι᾽(R) οὗ (O) ἐλάβομενi(E) χάρινi(E) καὶ (R) ἀποστολbνi(E) εἰςi(R) ὑπακοbν (E)

πίστεωςi(E) ἐνi(R) πᾶσινi(A) τοῖςi(A) Lθνεσινi(O) ὑπὲρi(R) τοῦ (A) ὀνόματοςi(O) αὐτοῦ (O), 6 ἐνi(R)

οἷςi(O) ἐστεi(E) καὶ (R) ὑμεῖςi(O) κλητοὶ (E) ἸησοῦΧριστοῦ (O), 7 πᾶσινi(A) τοῖς (A) οὖσιν (E) ἐνi(R)

Ῥώμd (O) ἀγαπητοῖςi(E) θεοῦ (O),iκλητοῖςi(E) ἁγίοις (E),iχάριςi(E) ὑμῖνi(O) καὶ (R) εἰρaνηi(E) ἀπὸ (R) θεοῦ (O) πατρὸςi(O) ἡμῶνi(O) καὶ (R) κυρίου (O) ἸησοῦΧριστοῦ (O).

Langkah 2

1. Kata “Allah”imenjadi subjek dari event κλητὸς, ἀπόστολος, ἀφωρισμένοςi 2. Kata “Paulus”isebagai subjek dari event εὐαγγέλιον

3. Kata “Allah”imenjadi subjek dari event προεπηγγείλατο dan προφητῶν

4. Kata “kabar baik yang dijanjikan”idan “ada”imenjadi subjek dan event untuk ἐνγραφαῖςiἁγίαιςi 5. Kata “Anak Allah”imenjadi objek dari σπέρματος dan subjek σάρκα

6. Kata “Allah”imenjadi subjek dari ὁρισθέντος, δυνάμει, dan ἀναστάσεως 7. Kata “Yesus Kristus”imenjadi objek dari ἁγιωσύνης

8. Kata “adalah”imenjadi event dari subjek ἸησοῦΧριστοῦ dan objek τοῦκυρίουἡμῶν 9. Kata “Allah”imenjadi subjek dari χάρινidan ἀποστολbν

Langkah 3 1. Paulus adalah hamba yang melayani Kristus Yesus 2. Allah memanggil Paulus

3. Allah mengutus Paulus 4. Allah mengkhususkan Paulus

5. Paulus adalah orang yang memberitakan kabar baik dari Allah 6. Allah menjanjikan kabar baik yang diberitakan itu

7. Allah mengutus orang-orang yang bernubuat

8. Kabar baik yang dijanjikan itu ada di dalam kitab suci 9. Anak Allah menjadi ada

10. Anak Allah dilahirkan dari keturunan Daud 11. Anak Allah menjadi manusia

12. Allah menetapkan anak-Nya 13. Allah berkuasa

14. Roh menguduskan Yesus Kristus

15. Allah menghidupkan Yesus Kristus dari antara orang-orang yang sudah mati 16. Yesus Kristus adalah Tuhan kita

17. Paulus menerima melalui Kristus 18. Allah memberikan anugerah-Nya 19. Allah memberikan jabatan rasul 20. Semua bangsa taat

21. Semua bangsa percaya kepada nama Yesus Kristus 22. Kamu menjadi bagian dari bangsa-bangsa

23. Kamu dipanggil oleh Yesus Kristus

24. Allah mengasihi kamu semua yang ada di Roma 25. Allah memanggil kamu semua

26. Allah menguduskan kamu semua

27. Allah Bapa dan Tuhan Yesus Kristus memberikan anugerah-Nya kepada kamu semua 28. Allah Bapa dan Tuhan Yesus Kristus memberikan damai kepada kamu semua.

Langkah 4 1. Kernel 1 – 5 menjelaskan identitas Rasul Paulus 2. Kernel 5 menjelaskan tujuan dari kernel 4 3. Kernel 6 menjelaskan tentang kabar baik 4. Kernel 7 menjelaskan agent dari kernel 6 5. Kernel 8 menjelaskan tempat dari kernel 6 6. Kernel 9 menjelaskan tentang kabar baik 7. Kernel 10-14 menjelaskan tentang Yesus Kristus 8. Kernel 10 menjelaskan cara dari kernel 9

9. Kernel 11 menjelaskan standar dari kernel 10 10. Kernel 13 menjelaskan means/alat dari kernel 12

11. Kernel 14 menjelaskan standar atau ukuran dari kernel 12 12. Kernel 15 menjelaskan cara dari kernel 12

13. Kernel 18-19 menjelaskan isi dari kernel 17 14. Kernel 20-23 menjelaskan tujuan dari kernel 17

15. Kernel 24-26 menjelaskan objek tidak langsung atau penerima surat

16. Kernel 27-28 menjelaskan tentang salam Rasul Paulus kepada jemaat Roma Langkah 5

Aku, Rasul Paulus yang adalah seorang hamba yang melayani Kristus Yesus, dipanggil, diutus, dan dikhususkan oleh Allah untuk memberitakan kabar baik dari Allah menulis kepada kamu semua yang ada di Roma yang dikasihi Allah yang dipanggil dan dikuduskan oleh Allah. Kabar yang diberitakan itu telah dijanjikan oleh Allah melalui orang-orang yang bernubuat dan ada di dalam kitab suci. Kabar baik itu berisi tentang Anak Allah. Anak Allah menjadi ada dengan cara dilahirkan melalui keturunan Daud dan menjadi manusia. Allah menetapkan Anak-Nya melalui kuasa-Nya, dengan cara membangkitkan Dia dari antara orang mati, dan Roh menguduskan- Nya. Dia adalah Yesus Kristus yang menjadi Tuhan Kita. Melalui Yesus Kristus, Allah

memberikanku anugerah dan jabatan Rasul supaya semua bangsa taat dan percaya kepada nama Yesus Kristus. Kamu termasuk bagian dari bangsa-bangsa itu dan dipanggil oleh Yesus Kristus. Aku memberi salam kepada kamu semua: Allah Bapa dan Tuhan Yesus memberikan anugerah dan damai sejahtera kepada kamu semua.

Konsep Teologis

Berdasarkan analisis teks di atas, penulsi menemukan beberapa konsep penting tentang Injil, siapa Yesus Kristus dan Rasul Paulus. Berikut penjelasannya.

1. Apa arti Injil?

Injil adalah kabar baik dari Allah yang dijanjikan baik secara lisan (melalui para nabi) maupun tulisan (di dalam kitab suci) berisi tentang Yesus Kristus.

2. Siapa Yesus Kristus?

Yesus Kristus adalah Anak Allah yang dilahirkan menjadi manusia di dalam keturunan Daud (aspek jasmani) dan yang ditetapkan oleh Allah melalui kuasa Allah dengan cara

membangkitkan Dia dari antara orang mati dan menguduskannya serta menjadi Tuhan kita (aspek ilahi).

3. Siapa Rasul Paulus?

Dia adalah hamba yang melayani Yesus Kristus, dipanggil, diutus, dan dikhususkan oleh Allah untuk memberitakan kabar baik tentang Yesus Kristus.

Sa pel Teks

Kolose 3:1-4 Langkah 1

1 nἰ (R) οὖν (R) συνηγέρθητε (E) τῷ (A) Χριστῷ (O),iτὰ (A) ἄνωi(A) ζητεῖτε (E),iοὗ (O) ὁΧριστός

(O) ἐστινi(E) ἐνi(R) δεξιᾷ (A) τοῦ (A) θεοῦ (O) καθaμενος (E)· 2 τὰ (A) ἄνωi(A) φρονεῖτε (E),iμb (R)

τὰ (O) ἐπὶ (R) τcςi(A) γcς (O). 3 ἀπεθάνετεi(E) γὰρ (R) καὶ (R) (A) ζωb (E) ὑμῶνi(O) κέκρυπταιi

(E) σὺνi(R) τῷΧριστῷ (O) ἐνi(R) τῷθεῷ (O)· 4 ὅτανi(R) ὁΧριστὸςi(O) φανερωθῇ (E), (A) ζωb (E)

ὑμῶν (O),iτότεi(A) καὶ (R) ὑμεῖςi(O) σὺν (R) αὐτῷ (O) φανερωθaσεσθεi(E) ἐνi(R) δόξd (E). Langkah 2

1. Kata “Allah”isebagai subjek dari event συνηγέρθητε 2. Kata “berpikir”isebagai event dari subjek τὰἐπὶτcςγcς.

3. Kata “Allah”isebagai subjek dari event φανερωθaσεσθε dan objek dari event δόξd 4. Kata “Kamu”isebagai subjek dari event δόξd

Langkah 3 1. Allah membangkitkan kamu bersama dengan Kristus 2. Kamu mencari hal-hal yang di atas

3. Di atas adalah tempat Kristus duduk di sebelah kanan Allah 4. Kamu berpikir hal-hal yang di atas

5. Kamu jangan berpikir hal-hal yang di bumi 6. Kamu telah mati

7. Kamu hidup

8. Allah menyembunyikan kamu bersama dengan Kristus 9. Kristus menyatakan diri

10. Kamu hidup

11. Allah akan menyatakan dirimu bersama Kristus 12. Kamu akan mendapat kemuliaan Allah

Langkah 4 1. Kernel 1 adalah kondisi atau syarat dari kernel 2

2. Kernel 3 memberikan keterangan tambahan terhadap kernel 2 3. Kernel 4 dan 5 menjelaskan lebih lanjut kernel 2

4. Kernel 6-8 adalah alasan dari kernel 2 5. Kernel 9-12 adalah hasil dari kernel 2

6. Kernel 9 menjelaskan waktu terjadinya kernel 10-12 Langkah 5

Apabila Allah membangkitkan kamu bersama dengan Kristus, maka kamu mencari hal-hal di atas tempat Kristus duduk di sebelah kanan Allah. Mencari hal-hal di atas berarti kamu berpikir hal-hal di atas dan tidak berpikir hal-hal di bumi. Mengapa? Karena kamu telah mati dan kamu

hidup dan hidupmu disembunyikan oleh Allah bersama dengan Kristus. Hasilnya Allah akan menyatakan dirimu bersama Kristus dan berbagi kemuliaan Allah di saat Kristus menyatakan diri kelak.

Konsep Teologis

Berdasarkan analisis teks di atas, penulis menemukan sebuah konsep tentang mencari hal- hal di atas. Lihat diagram di bawah ini.

Mencari hal-hal di atas

Syarat : Kita dibangkitkan bersama dengan Kristus.

Maksudnya: Berpikir hal-hal di atas dan tidak berpikir hal-hal di bumi.

Sebabnya: Karena kamu telah mati dan hidupmu disembunyikan oleh Allah bersama dengan Kristus.

Hasilnya: Allah akan menyatakan diri kita bersama Kristus dan berbagi kemuliaan Allah di saat Kristus menyatakan diri kelak.

Sa pel Teks

1 Yohanes 1:1-4

Langkah 1

1Ὃ (O) ἦνi(E) ἀπ᾽ (R) ἀρχcς, (E) (O) ἀκηκόαμεν (E), (A) ἑωράκαμενi(E) τοῖς (A) ὀφθαλμοῖςi(E)

ἡμῶν (O), ὃ (O) ἐθεασάμεθαi(E) καὶ (R) αἱ (A) χεῖρεςi(O) ἡμῶν (O) ἐψηλάφησανi(E) περὶ (R) τοῦ (A)

λόγουi(O) τcςiζωcς (E)- 2καὶ (R) (A) ζωb (E) ἐφανερώθη (E),iκαὶ (R) ἑωράκαμενi(E) καὶ (R)

μαρτυροῦμεν (E) καὶ (R) ἀπαγγέλλομενi(E) ὑμῖνi(O) τbνi(A) ζωbνi(E) τbνiαἰώνιονi(A) ἥτιςi(O) ἦνi

πρὸςi(R) τὸνi(A) πατέραi(O) καὶ (R) ἐφανερώθηi(E) ἡμῖν( O)- 3ὃ (O) ἑωράκαμενi(E) καὶ (R)

ἀκηκόαμεν E), ἀπαγγέλλομενi(E) καὶ (R) ὑμῖν (O), ἵνα (R) καὶ (R) ὑμεῖς (O) κοινωνίανi(E) Lχητεi(E)

μεθ᾽ (R) ἡμῶν (O).iκαὶ (R) ἡ (A) κοινωνίαi(E) δὲ (R) ἡ (A) ἡμετέραi(O) μετὰ (R) τοῦ (A) πατρὸςi(O)

καὶ (R) μετὰ (O) τοῦ (A) υἱοῦ (O) αὐτοῦ (O) ἸησοῦΧριστοῦ (O). 4καὶ (R) ταῦταi(O) γράφομενi(E)

ἡμεῖς (O), ἵναi(R) ἡ (A) χαρὰ (E) ἡμῶνi(O) ᾖ (A) πεπληρωμένη (E). Langkah 2

1. Sukacita kami menjadi subjek dari event πεπληρωμένη. Langkah 3 1. Ada sesuatu yang berada

2. Sesuatu yang berada itu ada sejak semula 3. Kami mendengar sesuatu yang berada itu

4. Kami melihat dengan mata kami sesuatu yang berada itu 5. Kami menyaksikan sesuatu yang berada itu

6. Kami menyentuh dengan tangan kami sesuatu yang berada itu 7. Firman itu hidup

8. Hidup itu dinyatakan 9. Kami melihat

10. Kami bersaksi

11. Kami memberitakan kepadamu 12. Hidup itu kekal

13. Siapapun bersama dengan Bapa 14. Kami dinyatakan

15. Kami melihat sesuatu yang berada itu 16. Kami dengar sesuatu yang berada itu

17. Kami beritakan sesuatu yang berada itu kepada kamu 18. Kamu bersekutu dengan kami

19. Kami bersetuku dengan Bapa dan Anak-Nya 20. Kami menuliskan hal-hal ini

21. Kami bersukacita

Langkah 4 1. Kernel 1-16 menjadi objek dari kernel 17 dan 20 2. Kernel 7 referen dari kernel 1-2

3. Kernel 7 adalah konten atau isi dari event di kernel 3-6

4. Kernel 8-14 adalah penjelasan tambahan (sisipan) terhadap kernel 7 5. Kernel 18 merupakan tujuan dari kernel 17

6. Kernel 19 adalah penjelasan tambahan terhadap kernel 18 7. Kernel 21 adalah tujuan dari kernel 20

8. Kernel 22 adalah penjelasan tambahan terhadap kernel 21 Langkah 5

Firman hidup ada sejak semula. Kami mendengar, melihat, menyaksikan, dan menyentuh firman

Dalam dokumen Analisis Teks Narasi dan Surat Dalam Per (Halaman 63-90)