EKUITAS – NETO
V. ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
Analisis dan Pembahasan Manajemen ini harus dibaca bersama-sama dengan Ikhtisar Data Keuangan Penting, Laporan Keuangan Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan terkait, dan informasi keuangan lainnya, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini. Laporan keuangan tersebut disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Pembahasan dalam bab ini dapat mengandung pernyataan yang menggambarkan keadaan di masa mendatang dan merefleksikan pandangan Perseroan saat ini berkenaan dengan peristiwa dan kinerja keuangan di masa mendatang yang hasil aktualnya dapat berbeda secara material sebagai akibat dari faktor-faktor yang diuraikan dalam Bab VI mengenai faktor risiko dalam Prospektus ini.
Analisis dan pembahasan manajemen di bawah ini, khususnya untuk bagian-bagian yang menyangkut kinerja keuangan Perseroan, disusun berdasarkan laporan keuangan Perseroan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal Maret dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal esember dan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik uninho idjaja, PA dari antor Akuntan Publik osasih, urdiyaman, Mulyadi, Tjahjo ekan Member Crowe
Horwath International dengan opini ajar Tanpa Modifikasian dan laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal esember yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Meilyn Soetiono, S.E., Ak., PA dari antor Akuntan Publik osasih, urdiyaman, Tjahjo ekan Member
Crowe Horwath International dengan dengan pendapat ajar Tanpa Penge ualian. A. UMUM
1. Pendirian Perseroan
PT Mala a Trust uwungan Insuran e Tbk Perseroan , dahulu dikenal sebagai . . Maskapai Asuransi Umum uwungan dan PT Asuransi uwungan, didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas o. tanggal esember , yang kemudian dirubah berdasarkan Akta o. tertanggal anuari , yang keduanya dibuat dihadapan aden Mas Soerojo S. ., otaris di akarta. Akta pendirian tersebut telah mendapat Penetapan dari Menteri ehakiman epublik Indonesia berdasarkan Surat eputusan o. .A. tanggal anuari , serta telah didaftarkan dalam buku register Pengadilan egeri akarta o. tertanggal Maret dan diumumkan dalam Berita egara epublik Indonesia o. tanggal ktober , Tambahan Berita egara o. selanjutnya disebut Akta Pendirian .
Anggaran asar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Pernyataan eputusan Para Pemegang Saham Perseroan o. tanggal uni yang dibuat dihadapan r. Irawan Soerodjo, S. ., MSi., otaris di akarta Barat, akta mana telah memperoleh persetujuan dan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran asar dan ata Perseroan dari Menteri ukum dan ak Asasi Manusia sesuai dengan Surat eputusannya o. A U- .A . . .TA U , Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran asar Perseroan omor A U-A . . - dan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan ata Perseroan omor A U-A . . - , seluruhnya tertanggal uli , serta dan telah didaftarkan dalam aftar Perseroan o. A U- .A . . .TA U tanggal uli . Sesuai dengan Pasal anggaran dasar Perseroan, ruang lingkup kegiatan utama Perseroan adalah bidang asuransi umum. Entitas induk utama Perseroan adalah Mala a Trust Pte Ltd, sebuah perusahaan yang didirikan di Singapura.
Perseroan memperoleh i in operasional sebagai perusahaan asuransi umum berdasarkan Surat eputusan Menteri euangan epublik Indonesia o. EP- M tanggal ktober dan ditegaskan berdasarkan Surat eputusan Menteri euangan epublik Indonesia o. EP- M. tanggal
opember . Perseroan memulai operasinya se ara komersil pada tahun .
Perseroan mendapatkan persetujuan Produk Asuransi ebakaran Indonesia dari toritas asa euangan berdasarkan surat o. S- B. Tanggal opember . Perseroan mendapatkan persetujuan Produk Asuransi e elakaan iri Indonesia dari toritas asa euangan berdasarkan surat o.
S-B. Tanggal opember . Perseroan mendapatkan persetujuan Produk Asuransi endaraan Bermotor Indonesia dari toritas asa euangan berdasarkan surat o. S- B. Tanggal opember . Perseroan mendapatkan persetujuan Produk Asuransi Pengangkutan Barang Indonesia dari toritas asa euangan berdasarkan surat o. S- B. Tanggal opember . Perseroan mendapatkan persetujuan Produk Asuransi Property Industrial All isks dari toritas asa euangan berdasarkan surat o. S- B. Tanggal opember . Perseroan mendapatkan
persetujuan Produk Asuransi isiko Peralatan Elektronik dari toritas asa euangan berdasarkan surat o. S- B. Tanggal uli . Perseroan mendapatkan persetujuan Produk Asuransi Penyimpanan Uang Cash in Safe dari toritas asa euangan berdasarkan surat o. S- B. Tanggal uli . Perseroan mendapatkan persetujuan Produk Asuransi Semua isiko ontraktor Contractor All Risks dari toritas asa euangan berdasarkan surat o. S- B. Tanggal uli . Perseroan mendapatkan persetujuan Produk Asuransi empa Bumi dari toritas asa euangan berdasarkan surat o. S- B. Tanggal uli . Perseroan mendapatkan persetujuan Produk Asuransi Publi Liability dari toritas asa euangan berdasarkan surat o. S- B. Tanggal uli . Perseroan mendapatkan persetujuan Produk Asuransi isiko Mesin dari toritas asa euangan berdasarkan surat o. S- B. Tanggal uli . Perseroan mendapatkan persetujuan Produk Asuransi Semua isiko Pemasangan Erection All Risks dari toritas asa euangan berdasarkan surat o. S- B. Tanggal uli . Perseroan mendapatkan persetujuan Produk Asuransi Semua isiko Pengangkutan Uang Cash in Transit dari toritas asa euangan berdasarkan surat o. S- B. Tanggal uli . Perseroan mendapatkan persetujuan Produk Standar Asuransi Mikro arisan u dari toritas asa euangan berdasarkan surat o. S- B. Tanggal anuari . Perseroan mendapatkan persetujuan Produk Asuransi Perjalanan Tra el Insuran e dari toritas asa euangan berdasarkan surat o. S- B. Tanggal anuari . Perseroan mendapatkan persetujuan produk baru asuransi kesehatan kumpulan roup ealth are dari toritas asa euangan berdasarkan surat o. S - B. tanggal ebruari . Perseroan mendapatkan persetujuan produk baru asuransi kesehatan indi idu M-Sehati dari toritas asa euangan berdasarkan surat
o. S - B. tanggal ebruari .
antor pusat Perseroan terletak di edung hase Pla a, Lantai , l. enderal Sudirman a . , akarta, Indonesia. Pada tanggal uni , Perseroan memiliki enam belas kantor pemasaran.
2. Faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi keuangan dan kinerja Perseroan
Berikut ini adalah faktor-faktor yang se ara signifikan mempengaruhi hasil operasi Perseroan di masa lalu maupun di masa yang akan datang. aktor-faktor ini se ara material dapat mempengaruhi hasil operasi Perseroan.
1. Pendapatan Underwriting
Ini merupakan hasil akhir dari perhitungan Premi Bruto setelah dikurangi Premi easuransi dan dikurangi adangan Premi Premi Yang Belum Merupakan Pendapatan PYBMP . alam skala yang minor, Pendapatan Underwriting Lain-Lain juga dapat berpengaruh pada Pendapatan Underwriting. ampak dari peningkatan maupun penurunan pendapatan underwriting merupakan komponen utama yang dapat mempengaruhi se ara langsung kondisi keuangan dan kinerja Perseroan. al ini dikarenakan pendapatan underwriting merupakan pendapatan yang diperoleh dari akti itas pokok perusahaana asuransi. Beberapa langkah yang ditempuh Perseroan dalam meminimalisasi faktor pendapatan underwriting antara lain
- Memberlakukan tariff premi yang disesuaikan dengan risiko yang akan di terima.
- Penyesuaian struktur pertanggungan ulang yang efektif dan efisien dengan lini bisnis yang ditargetkan.
2. Beban Klaim Neto
aktor ini merupakan perhitungan laim Bruto klaim yang telah dibayar dan klaim yang telah diakui namun belum dibayar dikurangi laim easuransi re o ery laim yang diterima Perseroan dari para easuradur dan dikurangi Estimasi laim etensi Sendiri kenaikan atau penurunan estimasi klaim atas klaim-klaim yang sudah terjadi . ampak dari peningkatan maupun penurunan beban klaim neto dapat mempengaruhi kondisi keuangan dan kinerja Perseroan. al ini dikarenakan beban klaim neto merupakan risiko yang harus diterima Perseroan yang terjadi akibat kontrak asuransi yang disepakati antara Perseroan dengan tertanggung. Pada umumnya beban klaim merupakan pengeluaran terbesar pada perusahaan asuransi. Beberapa langkah yang ditempuh Perseroan dalam meminimalisasi faktor beban klaim antara lain
Penyeleksian terhadap penerimaan intermediaries dengan integritas yang baik. Melaksanakan prinsip kehati-hatian dalam penerimaan resiko Asuransi.
Memastikan sur ey atas klaim yang terjadi dilakukan dengan benar dan sesuai dengan syarat dan ketentuan atas o erage resiko-resiko yang tertera dalam polis Asuransi.
3. Beban Komisi
aktor komisi adalah hasil akhir dari komisi yang dibayarkan Perseroan kepada sumber bisnis dikurangi dengan komisi reasuransi atas premi yang Perseroan reasuransikan kepada para easuradur. ampak dari peningkatan maupun penurunan beban komisi neto dapat mempengaruhi kondisi keuangan dan kinerja Perseroan. al ini dikarenakan komisi merupakan bagian dari premi bruto yang menjadi hak agen atau broker atau perusahaan asuransi lain intermediaries sehubungan dengan jasa yang diberikannya dalam penutupan pertanggungan. Beberapa langkah yang ditempuh Perseroan dalam meminimalisasi faktor peningkatan beban komisi antara lain
- Pemberian komisi kepada intermediaries diberikan sesuai dengan besaran yang telah ditentukan
- Memaksimalkan pendapatan komisi yang diterima dari perusahaan reasuransi.
4. Hasil Investasi
asil in estasi merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kondisi keuangan dan kinerja Perseroan. asil in estasi diperoleh Perseroan melalui penanaman modal dan penerimaan premi dengan melakukan di ersifikasi portofolio untuk mendapatkan hasil yang optimal. Semakin tinggi hasil underwriting Perseroan semakin tinggi pula dana yang dapat digunakan untuk berin estasi. arena itu menjadi sangat penting bagi Perseroan untuk melakukan in estasi pada instrumen in estasi yang memberikan return on in estment yang kompetitif dengan tetap memperhatikan tingkat risiko dari instrumen in estasi yang digunakan. In estasi pada instrumen in estasi yang memiliki profil risiko tinggi berdampak pada rendahnya hasil in estasi dimana tidak ukup untuk membantu menutupi beban operasional Perseroan.Untuk meminimalisasi faktor resiko hasil in estasi, Perseroan melakukan penempatan in estasi dengan prinsip kehati-hatian dengan memperhatikan penempatan in estasi pada bank yang memiliki reputasi baik serta instrument in estasi lainnya seperti obligasi yang memiliki rating minimal in estment grade. Selain itu Perseroan juga memperhatikan jangka waktu penempatan in estasi yang disesuaikan dengan portfolio jangka waktu resiko Asuransi yang diterima.
5. Beban Operasional
Beban operasional merupakan biaya yang harus dikeluarkan oleh Perseroan untuk menjaga agar usahanya dapat terus berjalan. Pengelolaan beban operasional yang tidak efektif dan tidak efisien akan berdampak rendahnya laba operasi Perseoan dan atau bahkan menyebabkan kerugian operasional. Beberapa langkah yang ditempuh Perseroan dalam meminimalisasi faktor beban operasional adalah dengan melakukan kontrol budgeting dan melakukan efisiensi pada pengeluaran rutin.
6. Perubahan Perilaku Konsumen
engan kemajuan teknologi dan mun ulnya platform-platform baru yang lebih mudah diakses konsumen menimbulkan perubahan perilaku konsumen dalam proses seleksi produk asuransi yang dipilih. emudahan prosedur pembuatan polis, transparansi dalam proses klaim dan kemudahan melakukan klaim akan menjadi tuntutan konsumen. Perseroan senantiasa melakukan pengembangan dan peningkatan prosedur pembuatan polis maupun proses kalim untuk mengimbangi teknologi yang mun ul dan mengantisipasi erubahan perilaku konsumen yang mun ul karena perubahan tersebut.
7. Perubahan tingkat suku bunga
Perubahan suku bunga bank dapat mempengaruhi tingkat imbal hasil instrumen-instrumen berbasis hutang yang digunakan Perseroan dalam melakukan in estasi. al ini dapat mempengaruhi proyeksi hasil in estasi dan strategi pemilihan instrument in estasi oleh Perseroan.
8. Perubahan mata uang asing
Perubahan mata uang asing dapat menimbulkan risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa mendatang dari suatu instrumen keuangan karena perubahan dari nilai tukar mata uang asing. Pengaruh dari risiko perubahan nilai tukar mata uang asing terutama berasal dari akti itas usaha Perusahaan yang terjadi dalam mata uang yang berbeda dari mata uang fungsional Perusahaan. Eksposur uktuasi nilai tukar atas Perusahaan berasal dari nilai tukar antara olar Amerika Serikat, olar Australia, Euro, olar Singapura, Yen epang, Swiss ran , dan upiah.
Perusahaan memonitor se ara ketat uktuasi dari nilai tukar mata uang asing sehingga dapat mengambil langkah-langkah yang paling menguntungkan Perusahaan pada waktu yang tepat.
Perkembangan Aktivitas Pemasaran
Seiring dengan kemajuan teknologi Perseroan melakukan pengembangan akti itas pemasaran dengan melun urkan aplikasi Mala a E sehingga memudahkan tertanggung untuk dapat membeli polis melakukan klaim se ara online di mana aplikasi tersebut juga menyediakan fitur pemantauan proses klaim se ara langsung. Adapun aplikasi ini juga memberikan kemudahan bagi para intermediaries untuk menawarkan produk asuransi Perseroan se ara online.
Kondisi Persaingan dan Perubahan Yang Terjadi Pada Kompetitor
Persaingan yang terjadi diakibatkan oleh semakin banyaknya jumlah pelaku bisnis di bidang asuransi kerugian yang tidak disertai dengan pertumbuhan perekonomian yang saat ini masih mengalami stagnansi. al ini memberikan ke enderungan perubahan perilaku pelaku industry Asuransi kerugian yang berujung pada terjadinya persaingan yang kurang sehat, antara lain penurunan tarif premi, potongan harga yang lebih besar dan pemberian perluasan jaminan yang berlebihan. Sebagai akibatnya apabila hal ini terjadi dan berkelanjutan, maka akan memberikan dampak negati e terhadap perkembangan industry Asuransi kerugian di Indonesia.
Pengembangan Produk Baru
Perseroan senantiasa melakukan pengembangan produk apabila diperlukan. Akan tetapi saat ini Perseroan masih memfokuskan pemasaran atas produk yang ada. alam memperbaiki dan meningkatkan kinerja, Perseroan mengambil langkah-langkah sebagai berikut
Memberlakukan tarif premi yang disesuaikan dengan risiko yang akan di terima
Menyesuaikan struktur pertanggungan ulang yang efektif dan efisien dengan lini bisnis yang ditargetkan. Melaksanakan prinsip kehati-hatian dalam penerimaan resiko Asuransi.
Memaksimalkan pendapatan in estasi dengan tetap menga u pada prinsip kehati-hatian dalam berin estasi.
Melakukan kontrol budgeting dan melakukan efisiensi pada pengeluaran rutin.