• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

B. Analisis Data

1. Pengujian Prasyarat Analisis a. Uji Normalitas

Uji normalitas ini dilakukan untuk mengetahui normal atau tidaknya distribusi data tentang variabel status kepegawaian dam masa kerja guru. Berikut ini disajikan uji satu sampel dari

Kolmogorov Smirnov.

Tabel 4.55

Rangkuman Hasil Pengujian Normalitas Variabel Implementasi Penilaian Berdasarkan Kurikulum 2013

Ditinjau dari Status Kepegawaian Guru

GTT Yayasan PNS

N 11 16 36

Normal Parametersa Mean 89.000 87.250 90.194 Std. Deviation 6.678 9.795 9.036 Most Extreme Differences Absolute 0.136 0.145 0.135

Positive 0.136 0.101 0.106

Negative -0.105 -0.145 -0.135

Kolmogorov-Smirnov Z 0.451 0.579 0.812 Asymp. Sig. (2-tailed)

0.987 0.891 0.524

Berdasarkan tabel 4.55 dapat diketahui bahwa nilai asymptotic

significance (Asymp. Sig) untuk distribusi guru data implementasi

penilaian berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari status kepegawaian GTT adalah 0,987, status kepegawaian Yayasan adalah 0,891, dan status kepegawaian PNS adalah 0,524. Nilai

asymptotic significance (Asymp. Sig) untuk masing-masing status

kepegawaian tersebut masih lebih besar dibandingkan dengan

alpha (α) = 0,05. Maka, dapat disimpulkan bahwa distribusi data

implementasi penilaian berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari status kepegawaian guru adalah normal.

Tabel 4.56

Rangkuman Hasil Pengujian Normalitas Variabel Implementasi Penilaian Berdasarkan Kurikulum 2013

Ditinjau dari Masa Kerja

< 10 Tahun 10-20 Tahun >20 Tahun N 14 16 33

Normal Parametersa Mean 88.714 87.750 90.182 Std. Deviation 8.232 10.927 8.099 Most Extreme Differences Absolute 0.133 0.119 0.106

Positive 0.118 0.081 0.061

Negative -0.133 -0.119 -0.106

Kolmogorov-Smirnov Z 0.499 0.475 0.607 Asymp. Sig. (2-tailed) 0.964 0.978 0.856 Berdasarkan tabel 4.56 dapat diketahui bahwa nilai asymptotic

significance (Asymp. Sig) untuk distribusi guru data implementasi

penilaian berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari masa kerja <10 tahun adalah 0,964, 20-30 tahun adalah 0,978, dan >20 tahun adalah 0,856. Nilai asymptotic significance (Asymp. Sig) untuk masing-masing masa kerja tersebut masih lebih besar dibandingkan dengan alpha (α) = 0,05. Maka, dapat disimpulkan bahwa distribusi

data implementasi penilaian berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari masa kerja adalah normal.

Tabel 4.57

Rangkuman Hasil Pengujian Normalitas Variabel Implementasi Proses Pembelajaran Berdasarkan Kurikulum

2013

Ditinjau dari Status Kepegawaian Guru

GTT Yayasan PNS

N 11 16 36

Normal Parametersa Mean 155.455 156.250 164.528 Std. Deviation 11.103 10.351 11.773 Most Extreme Differences Absolute 0.208 0.148 0.153

Positive 0.208 0.123 0.079

Negative -0.173 -0.148 -0.153

Kolmogorov-Smirnov Z 0.689 0.592 0.918 Asymp. Sig. (2-tailed) 0.730 0.875 0.368 Berdasarkan tabel 4.57 dapat diketahui bahwa nilai asymptotic

significance (Asymp. Sig) untuk distribusi guru data implementasi

proses pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari status kepegawaian GTT adalah 0,730, status kepegawaian Yayasan adalah 0,875, dan status kepegawaian PNS adalah 0,368. Nilai asymptotic significance (Asymp. Sig) untuk masing-masing status kepegawaian tersebut masih lebih besar dibandingkan dengan alpha (α) = 0,05. Maka, dapat disimpulkan bahwa distribusi

data implementasi proses pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari status kepegawaian guru adalah normal.

Tabel 4.58

Rangkuman Hasil Pengujian Normalitas Variabel Implementasi Proses Pembelajaran Berdasarkan Kurikulum

2013

Ditinjau dari Masa Kerja

< 10 Tahun 10-20 Tahun >20 Tahun N 14 16 33

Normal Parametersa Mean 155.786 159.563 163.606 Std. Deviation 11.709 12.291 11.391 Most Extreme Differences Absolute 0.219 0.173 0.114

Positive 0.219 0.111 0.102

Negative -0.178 -0.173 -0.114

Kolmogorov-Smirnov Z 0.819 0.691 0.656 Asymp. Sig. (2-tailed) 0.514 0.727 0.783 Berdasarkan tabel 4.58 dapat diketahui bahwa nilai asymptotic

significance (Asymp. Sig) untuk distribusi guru data implementasi

proses pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari masa kerja <10 tahun adalah 0,514, 20-30 tahun adalah 0,727, dan >20 tahun adalah 0,783. Nilai asymptotic significance (Asymp. Sig) untuk masing-masing status kepegawaian tersebut masih lebih besar dibandingkan dengan alpha (α) = 0,05. Maka, dapat

disimpulkan bahwa distribusi data implementasi proses pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari masa kerja adalah normal.

b. Uji Homogenitas

Uji homogenitas digunakan untuk mengetahui data sampel berasal dari satu populasi yang sama. Sampel yang berasal dari populasi yang sama dapat dibuktikan dengan adanya kesamaan variansi

kelompok-kelompok yang membentuk sampel tersebut. Dalam pengujian ini digunakan uji Levene Statistic. Berikut hasil pengujian homogenitas dalam tabel di bawah ini.

Tabel 4.59

Rangkuman Hasil Pengujian Homogenitas

Variabel Levene

Statistic df1 df2 Sig. Implementasi penilaian

berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari status

kepegawaian guru

0,974 2 60 0,383

Implementasi penilaian berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari masa kerja

1,242 2 60 0,296 Implementasi proses

pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari status kepegawaian guru

0,695 2 60 0,503

Implementasi proses pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari masa kerja

0,154 2 60 0,858

Dari tabel 4.59 tersebut dapat diperoleh bahwa nilai levene statistic untuk implementasi penilaian berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari status kepegawaian guru sebesar 0,974 dengan nilai sig sebesar 0,383. Oleh karena nilai sig (0,383) > nilai alpha (0,05), maka dapat disimpulkan bahwa sampel pada penelitian yang digunakan ini memiliki varian yang sama atau homogen. Nilai levene statistic untuk implementasi penilaian berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari masa kerja sebesar 0,695 dengan nilai sig sebesar 0,503. Oleh karena nilai sig (0,503) > nilai alpha (0,05), maka dapat

disimpulkan bahwa sampel pada penelitian yang digunakan ini memiliki varian yang sama atau homogen. Nilai levene statistic untuk implementasi proses pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari status kepegawaian guru sebesar 1,242 dengan nilai sig sebesar 0,296. Oleh karena nilai sig (0,296) > nilai alpha (0,05), maka dapat disimpulkan bahwa sampel pada penelitian yang digunakan ini memiliki varian yang sama atau homogen. Lalu, nilai

levene statistic untuk implementasi proses pembelajaran

berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari masa kerja sebesar 0,154 dengan nilai sig sebesar 0,858. Oleh karena nilai sig (0,858) > nilai

alpha (0,05), maka dapat disimpulkan bahwa sampel pada

penelitian yang digunakan ini memiliki varian yang sama atau homogen.

2. Pengujian Hipotesis

Berdasarkan data pengujian prasyarat analisis dapat diketahui bahwa data implementasi penilaian dan proses pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 berdistribusi normal dan mempunyai varians yang sama atau homogen. Maka pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji Anova. Pengujian untuk hipotesis ini dapat dilakukan dengan One Way Anova pada program SPSS 16.0 for

a. Impementasi penilaian berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari status kepegawaian

1) Perumusan Hipotesis I

Ho1 = Tidak ada perbedaan implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 ditinjau dari status kepegawaian guru.

Ha1 = Ada perbedaan implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 ditinjau dari status kepegawaian guru.

2) Pengujian Hipotesis I

Tabel 4.60

Hasil Uji Beda Data Implementasi Penilaian Berdasarkan Status Kepegawaian Guru

Sum of Squares df Mean Square F Sig. Between Groups 96.79 2 48.395 0.612 0.545 Within Groups 4742.639 60 79.044 Total 4839.429 62

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis pada tabel 4.60 nilai Fhitung sebesar 0,612, dengan nilai probabilitas signifikansi 0,545. Nilai Ftabel pada taraf signifikansi 0,05 dengan df

between group = 2, dan df within groups = 60 adalah 3,15 oleh

karena nilai probabilitas signifikansi (0,545) > 0,05 maka Ho diterima. Maka dari itu, dapat diartikan bahwa tidak terdapat perbedaan yang cukup signifikan ketika guru mengimplementasikan penilaian berdasarkan kurikulum 2013 bila ditinjau dari status kepegawaian.

b. Implementasi penilaian berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari masa kerja

1) Perumusan Hipotesis II

Ho2 = Tidak ada perbedaan implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 ditinjau dari masa kerja.

Ha2 = Ada perbedaan implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 ditinjau dari masa kerja.

2) Pengujian Hipotesis II

Tabel 4.61

Hasil Uji Beda Data Implementasi Penilaian Berdasarkan Masa Kerja Sum of Squares df Mean Square F Sig. Between Groups 66.225 2 33.112 0.416 0.661 Within Groups 4773.204 60 79.553 Total 4839.429 62

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis pada tabel 4.61 nilai Fhitung sebesar 0,416, dengan nilai probabilitas signifikansi 0,661. Nilai Ftabel pada taraf signifikansi 0,05 dengan df

between group = 2, dan df within groups = 60 adalah 3,15 oleh

karena nilai probabilitas signifikansi (0,661) > 0,05 maka Ho diterima. Maka dari itu, dapat diartikan bahwa tidak terdapat perbedaan yang cukup signifikan ketika guru mengimplementasikan penilaian berdasarkan kurikulum 2013 bila ditinjau dari masa kerja.

c. Implementasi proses pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari status kepegawaian

1) Perumusan Hipotesis III

Ho3 = Tidak ada perbedaan implementasi proses pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 ditinjau dari status kepegawaian guru.

Ha3 = Ada perbedaan implementasi proses pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 ditinjau dari status kepegawaian guru.

2) Pengujian Hipotesis III

Tabel 4.62

Hasil Uji Beda Data Implementasi Proses Pembelajaran Berdasarkan Kepegawaian Guru

Sum of Squares df Mean Square F Sig. Between Groups 1145.713 2 572.857 4.469 0.016 Within Groups 7690.699 60 128.178 Total 8836.413 62

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis pada tabel 4.62 nilai Fhitung sebesar 4,469, dengan nilai probabilitas signifikansi 0,016. Nilai Ftabel pada taraf signifikansi 0,05 dengan df

between group = 2, dan df within groups = 60 adalah 3,15 oleh

karena nilai probabilitas signifikansi (0,016) < 0,05 maka Ho ditolak. Maka dari itu, dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan yang cukup signifikan ketika guru

mengimplementasikan proses pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 bila ditinjau dari status kepegawaian.

d. Implementasi proses pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 ditinjau dari masa kerja

1) Perumusan Hipotesis IV

Ho4 = Tidak ada perbedaan implementasi proses pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 ditinjau dari masa kerja.

Ha4 = Ada perbedaan implementasi proses pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 ditinjau dari masa kerja.

2) Pengujian Hipotesis IV

Tabel 4.63

Hasil Uji Beda Data Berdasarkan Masa Kerja Sum of Squares df Mean Square F Sig. Between Groups 636.239 2 318.12 2.328 0.106 Within Groups 8200.173 60 136.67 Total 8836.413 62

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis pada tabel 4,63 nilai Fhitung sebesar 2,328, dengan nilai probabilitas signifikansi 0,106. Nilai Ftabel pada taraf signifikansi 0,05 dengan df

between group = 2, dan df within groups = 60 adalah 3,15 oleh

karena nilai probabilitas signifikansi (0,106) > 0,05 maka Ho diterima. Maka dari itu, dapat diartikan bahwa tidak terdapat perbedaan yang cukup signifikan ketika guru

mengimplementasikan proses pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 bila ditinjau dari masa kerja.

Dokumen terkait