• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Data

Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 27 November 2014 sampai dengan 27 Februari 2015 dengan subjek penelitian guru-guru Akuntansi SMK Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen se-Kabupaten Sleman. Pengambilan data dilaksanakan di SMK N 1 Depok, SMK N 1 Godean, SMK N 1 Tempel, SMK YPKK 2 Sleman, SMK YPKK 1 Sleman, SMK

Muhammadiyah 2 Moyudan, SMK Ma’arif 1 Sleman, SMK

Muhammadiyah 1 Tempel, SMK Muhammadiyah Cangkringan, SMK YPKK 3 Sleman, SMK YAPEMDA. Dari 11 sekolah yang diteliti sebanyak 63 kuesioner yang disebar juga kembali dan terisi secara lengkap.

Selanjutnya, dalam bab ini akan disajikan analisis data yang menggunakan bantuan komputer dengan program SPSS versi 16.0 For

Windows serta pembahasan hasil penelitian yang telah dilakukan.

Tabel 4.1

Data Responden Penelitian

Nama Sekolah

Jumlah Responden Persentase Responden Mengisi Lengkap Kuesioner Disebar Kuesioner Kembali Mengisi Lengkap SMK N 1 Depok 9 9 9 14,2% SMK N 1 Godean 7 7 7 11,1% SMK N 1 Tempel 8 8 8 12,7% SMK YPKK 2 Sleman 7 7 7 11,1% SMK YPKK 1 Sleman 8 8 8 12,7% SMK Muh. 2 Moyudan 3 3 3 4,8% SMK Ma'arif 1 Sleman 5 5 5 8,0% SMK Muh. 1 Tempel 3 3 3 4,8% SMK Muh. Cangkringan 4 4 4 6,3% SMK YPKK 3 Sleman 5 5 5 8,0% SMK Yapemda 4 4 4 6,3% Total 63 63 63 100% 1. Deskripsi Responden

a. Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Jumlah responden berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

Tabel 4.2

Data Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Frequency Percent Valid

Percent Cumulative Percent Valid Perempuan 45 71.4 71.4 71.4 Laki-Laki 18 28.6 28.6 100.0 Total 63 100.0 100.0

Berdasarkan tabel 4.2 dapat dilihat mengenai jumlah responden berdasarkan jenis kelamin, dimana guru yang berjenis kelamin

perempuan sebesar 45 guru (71,4%) lebih banyak dari guru laki-laki sebesar 18 (28,6%).

b. Responden Berdasarkan Status Kepegawaian

Jumlah responden dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel 4.3

Data Responden Berdasarkan Status Kepegawaian Frequency Percent Valid

Percent Cumulative Percent Valid GTT 11 17.5 17.5 17.5 Yayasan 16 25.4 25.4 42.9 PNS 36 57.1 57.1 100.0 Total 63 100.0 100.0

Berdasarkan tabel 4.3 dapat dilihat bahwa jumlah responden berdasarkan status kepegawaian, dimana dari 63 guru terdapat 36 guru (57,1%) merupakan PNS, sedangkan 16 guru (25,4%) merupakan guru yayasan dan 11 guru (17,5%) adalah Guru Tidak Tetap.

c. Responden Berdasarkan Status Sekolah

Jumlah responden berdasarkan status sekolah dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

Tabel 4.4

Data Responden Berdasarkan Status Sekolah Frequency Percent Valid

Percent Cumulative Percent Valid Swasta 39 61.9 61.9 61.9 Negeri 24 38.1 38.1 100.0 Total 63 100.0 100.0

Berdasarkan tabel 4.4 dapat dilihat bahwa jumlah responden berdasarkan status sekolah, dimana dari 63 guru terdapat 39 guru (61,9%) yang bekerja di SMK Swasta dan 24 guru (38,1%) bekerja di SMK Negeri.

d. Responden Berdasarkan Penerimaan Sertifikasi

Jumlah responden berdasarkan penerimaan sertifikasi guru dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

Tabel 4.5

Data Responden Berdasarkan Penerima Sertifikasi Guru Frequency Percent Valid

Percent Cumulative Percent Valid Belum 14 22.2 22.2 22.2 Sudah 49 77.8 77.8 100.0 Total 63 100.0 100.0

Berdasarkan tabel 4.5 dapat diketahui bahwa dari 63 guru yang menjadi responden terdapat 49 guru (77,8%) telah menerima sertifikasi guru dan 14 guru (22,2%) belum menerima sertifikasi. e. Responden Berdasarkan Masa Kerja

Jumlah responden berdasarkan masa kerja dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

Tabel 4.6

Data Responden Berdasarkan Frekuensi Masa Kerja Frequency Percent Valid

Percent Cumulative Percent Valid Baru 14 22.2 22.2 22.2 Sedang 16 25.4 25.4 47.6 Lama 33 52.4 52.4 100.0 Total 63 100.0 100.0

Berdasarkan tabel 4.6 dapat diketahui bahwa masa kerja guru di SMK Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen se-Kabupaten Sleman yang dapat dideskripsikan terdapat 14 guru (22,2%) yang baru memulai masa kerja, 16 guru (25,4%) yang masa kerjanya memasuki kriteria sedang. Sedangkan, sisanya masuk guru yang telah mengajar denga masa kerja yang lama.

2. Deskripsi Implementasi Penilaian Berdasarkan Kurikulum 2013

Untuk mendapatkan hasil mengenai implementasi penilaian hasil belajar berdasarkan kurikulum 2013 menurut persepsi guru dan mengacu pada PAP II maka peneliti membuat kategori. Kategori yang diperoleh setiap guru berdasarkan pada jumlah skor dari 4 alternatif pilihan jawaban yang disediakan dan dipilih oleh guru. Setiap butir pernyataan mengacu pada skala Likert, yang meliputi skor pada pernyataan positif: Selalu (skor 4), Sering (skor 3), Hampir Tidak Pernah (Skor 2) dan Tidak Pernah (skor 1), sedangkan untuk pernyataan negatif: Selalu (skor 1), Sering (skor 2), Hampir Tidak Pernah (skor 3), Tidak Pernah (skor 4). Berikut ini adalah tabel hasil deskripsi implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 yang dapat dilihat pada tabel 4.7:

Tabel 4.7

Deskripsi Implementasi Penilaian Berdasarkan Kurikulum 2013

di SMK Negeri dan Swasta Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen se-Kabupaten Sleman

Kategori Interval Frekuensi Persentase (%) Sangat Baik 89 -< 104 36 57,1 Baik 77 -< 89 23 36,5

Cukup 70 -< 77 3 4,8

Tidak Baik 62 -< 70 1 1,6 Sangat Tidak Baik 26 - < 62 0 0

Total 63 100

Dari tabel 4.7 di atas dapat diketahui bahwa dari 63 guru Akuntansi SMK Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen se-Kabupaten Sleman yang menjadi responden terdapat 36 guru (57,1%) yang mengimplementasikan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 dengan sangat baik, 23 guru (36,5%) mengimplementasikan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 dengan baik. Sedangkan ada sisa guru (4,8%) yang mengimplementasikan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 dengan cukup baik dan 1 guru (1,6%) yang tidak baik. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa sebagian besar guru Akuntansi SMK Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen se-Kabupaten Sleman memiliki persepsi bahwa implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 sangat baik.

Kesimpulan di atas mengacu pada Pedoman Penilaian Acuan Patokan II (PAP II), kesimpulan di atas dapat diperkuat dengan melihat nilai-nilai statistik pada tabel berikut ini:

Tabel 4.8

Nilai-nilai Statistik Implementasi Penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK Bidang Keahlian Bisnis dan

Manajemen se-Kabupaten Sleman

Nilai Statistik Skor

N Valid 63 Missing 0 Mean 89.24 Median 90.00 Mode 78 Std. Deviation 8.835 Minimum 68 Maximum 103

Berdasarkan tabel 4.8 nilai-nilai statistik implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen se-Kabupaten Sleman dapat diperoleh rata-rata (mean) sebesar 89,24 berada pada interval 89 -< 104, maka masuk dalam kategori sangat baik. Nilai tengah (median) sebesar 90,00 berada pada interval 89 -< 104 maka masuk dalam kategori sangat baik. Jumlah yang sering terlihat (mode) sebesar 78 berada pada interval 77 -< 89 masuk dalam kategori baik, dengan standar deviasi (std. deviation) sebesar 8,835. Data-data diatas disajikan berdasarkan kuesioner yang telah diisi oleh 63 guru responden, sehingga kesimpulan yang dapat dihasilkan ialah penerapan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 yang telah dilakukan di SMK Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen se-Kabupaten Sleman sudah berjalan dengan sangat baik.

Berikut ini adalah deskripsi mengenai implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 untuk masing-masing SMK Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen se-Kabupaten Sleman:

a. SMK N 1 Depok

Tabel 4.9

Deskripsi Implementasi Penilaian Berdasarkan Kurikulum 2013

di SMK N 1 Depok

Kategori Interval Frekuensi Persentase (%) Sangat Baik 89 -< 104 6 66,7 Baik 77 -< 89 3 33,3 Cukup 70 -< 77 0 0,0 Tidak Baik 62 -< 70 0 0,0 Sangat Tidak Baik 26 - < 62 0 0,0

Total 9 100

Berdasarkan tabel 4.9 di atas menunjukkan bahwa guru Akuntansi di SMK N 1 Depok telah mengimplementasikan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 dengan sangat baik, karena sebagian besar 6 guru (66,77%) yang masuk dalam kategori sangat baik dan 3 guru (33,3%) masuk kategori baik.

Kesimpulan di atas mengacu pada Pedoman Penilaian Acuan Patokan II (PAP II), kesimpulan di atas dapat diperkuat dengan melihat nilai-nilai statistik pada tabel berikut ini:

Tabel 4.10

Nilai-nilai Statistik Implementasi Penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK N 1 Depok

Nilai Statistik Skor

N Valid 9 Missing 0 Mean 90.67 Median 91.00 Mode 78 Std. Deviation 7.297 Minimum 78 Maximum 99

Berdasarkan tabel 4.10 nilai-nilai statistik implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK N 1 Depok dapat diperoleh rata-rata (mean) sebesar 90,67 berada pada interval 89 -< 104 maka masuk dalam kategori sangat baik. Nilai tengah (median) sebesar 91,00 berada pada interval 89 -< 104 maka masuk dalam kategori sangat baik. Jumlah yang sering terlihat (mode) sebesar 78 berada pada interval 77 -< 89 masuk dalam kategori baik, dengan standar deviasi (std. deviation) sebesar 7,297. Sehingga kesimpulan yang dapat dihasilkan ialah penerapan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 yang telah dilakukan di SMK N 1 Depok sudah berjalan dengan sangat baik.

b. SMK N 1 Godean

Tabel 4.11

Deskripsi Implementasi Penilaian Berdasarkan Kurikulum 2013

di SMK N 1 Godean

Kategori Interval Frekuensi Persentase (%) Sangat Baik 89 -< 104 5 71,4 Baik 77 -< 89 2 28,6 Cukup 70 -< 77 0 0,0 Tidak Baik 62 -< 70 0 0,0 Sangat Tidak Baik 26 - < 62 0 0,0

Total 7 100

Berdasarkan tabel 4.11 di atas menunjukkan bahwa guru Akuntansi di SMK N 1 Godean telah mengimplementasikan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 dengan sangat baik, terdapat 5 guru (71,4%) yang masuk dalam kategori sangat baik, sedangkan 2 guru (28,6%) masuk dalam kategori baik.

Kesimpulan di atas mengacu pada Pedoman Penilaian Acuan Patokan II (PAP II), kesimpulan di atas dapat diperkuat dengan melihat nilai-nilai statistik pada tabel berikut ini:

Tabel 4.12

Nilai-nilai Statistik Implementasi Penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK N 1 Godean

Nilai Statistik Skor

N Valid 7 Missing 0 Mean 94.57 Median 101.00 Mode 103 Std. Deviation 10.612 Minimum 78 Maximum 103

Berdasarkan tabel 4.12 nilai-nilai statistik implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK N 1 Godean dapat diperoleh rata-rata (mean) sebesar 94,57 berada pada interval 89 -< 104 maka masuk dalam kategori sangat baik. Nilai tengah (median) sebesar 101,00 berada pada interval 89 -< 104 maka masuk dalam kategori sangat baik. Jumlah yang sering terlihat (mode) sebesar 103 berada pada interval 89 -< 104 masuk dalam kategori sangat baik, dengan standar deviasi (std. deviation) sebesar 10,612. Sehingga kesimpulan yang dapat dihasilkan ialah penerapan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 yang telah dilakukan di SMK N 1 Godean sudah berjalan dengan sangat baik.

c. SMK N 1 Tempel

Tabel 4.13

Deskripsi Implementasi Penilaian Berdasarkan Kurikulum 2013

di SMK N 1 Tempel

Kategori Interval Frekuensi Persentase (%) Sangat Baik 89 -< 104 2 25,0 Baik 77 -< 89 5 62,5 Cukup 70 -< 77 1 12,5 Tidak Baik 62 -< 70 0 0,0 Sangat Tidak Baik 26 - < 62 0 0,0

Total 8 100

Berdasarkan tabel 4.13 di atas menunjukkan bahwa guru Akuntansi di SMK N 1 Tempel telah mengimplementasikan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 dengan baik, terdapat 5 guru (62,5%) yang masuk dalam kategori baik. 2 guru (25%) masuk dalam kategori sangat baik dan 1 guru (12,5%) masuk dalam kategori cukup.

Kesimpulan di atas mengacu pada Pedoman Penilaian Acuan Patokan II (PAP II), kesimpulan di atas dapat diperkuat dengan melihat nilai-nilai statistik pada tabel berikut ini:

Tabel 4.14

Nilai-nilai Statistik Implementasi Penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK N 1 Tempel

Nilai Statistik Skor

N Valid 8 Missing 0 Mean 83.75 Median 83.00 Mode 73 Std. Deviation 6.777 Minimum 73 Maximum 94

Berdasarkan tabel 4.14 nilai-nilai statistik implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK N 1 Tempel dapat diperoleh rata-rata (mean) sebesar 83,75 berada pada interval 77 -< 89 maka masuk dalam kategori baik. Nilai tengah (median) sebesar 83,00 berada pada interval 77 -< 89 maka masuk dalam kategori baik. Jumlah yang sering terlihat (mode) sebesar 73 berada pada interval 70 -< 77 masuk dalam kategori cukup, dengan standar deviasi (std.

deviation) sebesar 6,777. Sehingga kesimpulan yang dapat

dihasilkan ialah penerapan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 yang telah dilakukan di SMK N 1 Tempel sudah berjalan dengan baik.

d. SMK YPKK 2 Sleman

Tabel 4.15

Deskripsi Implementasi Penilaian Berdasarkan Kurikulum 2013

di SMK YPKK 2 Sleman

Kategori Interval Frekuensi Persentase (%) Sangat Baik 89 -< 104 7 100,0 Baik 77 -< 89 0 0,0 Cukup 70 -< 77 0 0,0 Tidak Baik 62 -< 70 0 0,0 Sangat Tidak Baik 26 - < 62 0 0,0

Total 7 100

Berdasarkan tabel 4.15 di atas menunjukkan bahwa guru Akuntansi di SMK YPKK 2 Sleman telah mengimplementasikan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 dengan sangat baik, 7 guru masuk dalam kategori sangat baik.

Kesimpulan di atas mengacu pada Pedoman Penilaian Acuan Patokan II (PAP II), kesimpulan di atas dapat diperkuat dengan melihat nilai-nilai statistik pada tabel berikut ini:

Tabel 4.16

Nilai-nilai Statistik Implementasi Penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK YPKK 2 Sleman

Nilai Statistik Skor

N Valid 7 Missing 0 Mean 99.71 Median 101.00 Mode 101 Std. Deviation 3.684 Minimum 94 Maximum 103

Berdasarkan tabel 4.16 nilai-nilai statistik implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK YPKK 2 Sleman dapat diperoleh rata-rata (mean) sebesar 99,71 berada pada interval 89 -< 104 maka masuk dalam kategori sangat baik. Nilai tengah (median) sebesar 101,00 berada pada interval 89 -< 104 maka masuk dalam kategori sangat baik. Jumlah yang sering terlihat (mode) sebesar 101 berada pada interval 89 -< 104 masuk dalam kategori sangat baik, dengan standar deviasi (std. deviation) sebesar 3,684. Sehingga kesimpulan yang dapat dihasilkan ialah penerapan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 yang telah dilakukan di SMK YPKK 2 Sleman sudah berjalan dengan sangat baik.

e. SMK YPKK 1 Sleman

Tabel 4.17

Deskripsi Implementasi Penilaian Berdasarkan Kurikulum 2013

di SMK YPKK 1 Sleman

Kategori Interval Frekuensi Persentase (%) Sangat Baik 89 -< 104 6 75,0 Baik 77 -< 89 2 25,0 Cukup 70 -< 77 0 0,0 Tidak Baik 62 -< 70 0 0,0 Sangat Tidak Baik 26 - < 62 0 0,0

Total 8 100

Berdasarkan tabel 4.17 di atas menunjukkan bahwa guru Akuntansi di SMK YPKK 1 Sleman telah mengimplementasikan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 dengan sangat baik, karena sebagian

besar sebanyak 6 guru (75%) yang masuk dalam kategori sangat baik. Sedangkan, 2 guru (25%) termasuk kategori baik.

Kesimpulan di atas mengacu pada Pedoman Penilaian Acuan Patokan II (PAP II), kesimpulan di atas dapat diperkuat dengan melihat nilai-nilai statistik pada tabel berikut ini:

Tabel 4.18

Nilai-nilai Statistik Implementasi Penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK YPKK 1 Sleman

Nilai Statistik Skor

N Valid 8 Missing 0 Mean 91.25 Median 92.00 Mode 90 Std. Deviation 4.166 Minimum 85 Maximum 96

Berdasarkan tabel 4.18 nilai-nilai statistik implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK YPKK 1 Sleman dapat diperoleh rata-rata (mean) sebesar 91,25 berada pada interval 89 -< 104 maka masuk dalam kategori sangat baik. Nilai tengah (median) sebesar 92,00 berada pada interval 89 -< 104 maka masuk dalam kategori sangat baik. Jumlah yang sering terlihat (mode) sebesar 90 berada pada interval 89 -< 104 masuk dalam kategori sangat baik, dengan standar deviasi (std. deviation) sebesar 4,166 Sehingga kesimpulan yang dapat dihasilkan ialah penerapan penilaian

berdasarkan Kurikulum 2013 yang telah dilakukan di SMK YPKK 1 Sleman sudah berjalan dengan sangat baik.

f. SMK Muhammadiyah 2 Moyudan Tabel 4.19

Deskripsi Implementasi Penilaian Berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK Muhammadiyah 2 Moyudan

Kategori Interval Frekuensi Persentase (%) Sangat Baik 89 -< 104 1 33,3 Baik 77 -< 89 1 33,3 Cukup 70 -< 77 1 33,3 Tidak Baik 62 -< 70 0 0,0 Sangat Tidak Baik 26 - < 62 0 0,0

Total 3 100

Berdasarkan tabel 4.19 di atas menunjukkan bahwa guru Akuntansi di SMK Muhammadiyah 2 Moyudan telah mengimplementasikan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 dengan sangat baik, baik, dan cukup, karena masing guru termasuk dalam masing-masing kategori tersebut.

Kesimpulan di atas mengacu pada Pedoman Penilaian Acuan Patokan II (PAP II), kesimpulan di atas dapat diperkuat dengan melihat nilai-nilai statistik pada tabel berikut ini:

Tabel 4.20

Nilai-nilai Statistik Implementasi Penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK Muhammadiyah 2 Moyudan

Nilai Statistik Skor

N Valid 3 Missing 0 Mean 80.33 Median 77.00 Mode 75 Std. Deviation 7.572 Minimum 75 Maximum 89

Berdasarkan tabel 4.20 nilai-nilai statistik implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK Muhammadiyah 2 Moyudan dapat diperoleh rata-rata (mean) sebesar 80,33 berada pada interval 77 -< 89 maka masuk dalam kategori baik. Nilai tengah (median) sebesar 77,00 berada pada interval 77 -< 89 maka masuk dalam kategori baik. Jumlah yang sering terlihat (mode) sebesar 75 berada pada interval 70 -< 77 masuk dalam kategori cukup, dengan standar deviasi (std. deviation) sebesar 7,572. Sehingga kesimpulan yang dapat dihasilkan ialah penerapan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 yang telah dilakukan di SMK Muhammadiyah 2 Moyudan sudah berjalan dengan baik.

g. SMK Ma’arif 1 Sleman

Tabel 4.21

Deskripsi Implementasi Penilaian Berdasarkan Kurikulum 2013

di SMK Ma'arif 1 Sleman

Kategori Interval Frekuensi Persentase (%) Sangat Baik 89 -< 104 3 60,0 Baik 77 -< 89 2 40,0 Cukup 70 -< 77 0 0,0 Tidak Baik 62 -< 70 0 0,0 Sangat Tidak Baik 26 - < 62 0 0,0

Total 5 100

Berdasarkan tabel 4.21 di atas menunjukkan bahwa guru Akuntansi di SMK Ma’arif 1 Sleman telah mengimplementasikan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 dengan sangat baik, terdapat 3 guru (60%) yang masuk dalam kategori sangat baik dan 2 guru (40%) masuk dalam kategori baik.

Kesimpulan di atas mengacu pada Pedoman Penilaian Acuan Patokan II (PAP II), kesimpulan di atas dapat diperkuat dengan melihat nilai-nilai statistik pada tabel berikut ini:

Tabel 4.22

Nilai-nilai Statistik Implementasi Penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK Ma'arif 1 Sleman

Nilai Statistik Skor

N Valid 5 Missing 0 Mean 89.60 Median 90.00 Mode 83 Std. Deviation 5.128 Minimum 83 Maximum 95

Berdasarkan tabel 4.22 nilai-nilai statistik implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK Ma’arif 1 Sleman dapat diperoleh rata-rata (mean) sebesar 89,60 berada pada interval 89 -< 104 maka masuk dalam kategori sangat baik. Nilai tengah (median) sebesar 90,00 berada pada interval 89 -< 104 maka masuk dalam kategori sangat baik. Jumlah yang sering terlihat (mode) sebesar 83 berada pada interval 77 -< 89 masuk dalam kategori baik, dengan standar deviasi (std. deviation) sebesar 5,128. Sehingga kesimpulan yang dapat dihasilkan ialah penerapan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 yang telah dilakukan di SMK Ma’arif 1 Sleman

h. SMK Muhammadiyah 1 Tempel

Tabel 4.23

Deskripsi Implementasi Penilaian Berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK Muhammadiyah 1 Tempel

Kategori Interval Frekuensi Persentase (%) Sangat Baik 89 -< 104 2 66,7 Baik 77 -< 89 1 33,3 Cukup 70 -< 77 0 0,0 Tidak Baik 62 -< 70 0 0,0 Sangat Tidak Baik 26 - < 62 0 0,0

Total 3 100

Berdasarkan tabel 4.23 di atas menunjukkan bahwa guru Akuntansi di SMK Muhammadiyah 1 Tempel telah mengimplementasikan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 dengan sangat baik, terdapat 2 guru (66,7%) yang masuk dalam kategori sangat baik dan 1 guru (33,3%) masuk kategori baik.

Kesimpulan di atas mengacu pada Pedoman Penilaian Acuan Patokan II (PAP II), kesimpulan di atas dapat diperkuat dengan melihat nilai-nilai statistik pada tabel berikut ini:

Tabel 4.24

Nilai-nilai Statistik Implementasi Penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK Muhammadiyah 1 Tempel

Nilai Statistik Skor

N Valid 3 Missing 0 Mean 88.33 Median 91.00 Mode 81 Std. Deviation 6.429 Minimum 81 Maximum 93

Berdasarkan tabel 4.24 nilai-nilai statistik implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK Muhammadiyah 1 Tempel dapat diperoleh rata-rata (mean) sebesar 88,33 berada pada interval 77 -< 89 maka masuk dalam kategori baik. Nilai tengah (median) sebesar 91,00 berada pada interval 89 -< 104 maka masuk dalam kategori sangat baik. Jumlah yang sering terlihat (mode) sebesar 81 berada pada interval 77 -< 89 masuk dalam kategori baik, dengan standar deviasi (std. deviation) sebesar 6,429. Sehingga kesimpulan yang dapat dihasilkan ialah penerapan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 yang telah dilakukan di SMK Muhammadiyah 1 Tempel sudah berjalan dengan baik.

i. SMK Muhammadiyah Cangkringan Tabel 4.25

Deskripsi Implementasi Penilaian Berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK Muhammadiyah Cangkringan

Kategori Interval Frekuensi Persentase (%) Sangat Baik 89 -< 104 1 25,0 Baik 77 -< 89 2 50,0 Cukup 70 -< 77 0 0,0 Tidak Baik 62 -< 70 1 25,0 Sangat Tidak Baik 26 - < 62 0 0,0

Total 4 100

Berdasarkan tabel 4.25 di atas menunjukkan bahwa guru Akuntansi di SMK Muhammadiyah Cangkringan telah mengimplementasikan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 dengan baik, terdapat 2

guru (50%) yang masuk dalam kategori sangat baik dan 2 guru masing-masing masuk kategori sangat baik dan tidak baik.

Kesimpulan di atas mengacu pada Pedoman Penilaian Acuan Patokan II (PAP II), kesimpulan di atas dapat diperkuat dengan melihat nilai-nilai statistik pada tabel berikut ini:

Tabel 4.26

Nilai-nilai Statistik Implementasi Penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK Muhammadiyah Cangkringan

Nilai Statistik Skor

N Valid 4 Missing 0 Mean 83.25 Median 87.00 Mode 68 Std. Deviation 10.372 Minimum 68 Maximum 91

Berdasarkan tabel 4.26 nilai-nilai statistik implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK Muhammadiyah Cangkringan dapat diperoleh rata-rata (mean) sebesar 83,25 berada pada interval 77 -< 89 maka masuk dalam kategori baik. Nilai tengah (median) sebesar 87,00 berada pada interval 77 -< 89 maka masuk dalam kategori baik. Jumlah yang sering terlihat (mode) sebesar 68 berada pada interval 62 -< 70 masuk dalam kategori tidak baik, dengan standar deviasi (std. deviation) sebesar 10,372. Sehingga kesimpulan yang dapat dihasilkan ialah penerapan

penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 yang telah dilakukan di SMK Muhammadiyah Cangkringan sudah berjalan dengan baik. j. SMK YPKK 3 Sleman

Tabel 4.27

Deskripsi Implementasi Penilaian Berdasarkan Kurikulum 2013

di SMK YPKK 3 Sleman

Kategori Interval Frekuensi Persentase (%) Sangat Baik 89 -< 104 1 20,0 Baik 77 -< 89 3 60,0 Cukup 70 -< 77 1 20,0 Tidak Baik 62 -< 70 0 0,0 Sangat Tidak Baik 26 - < 62 0 0,0

Total 5 100

Berdasarkan tabel 4.27 di atas menunjukkan bahwa guru Akuntansi di SMK YPKK 3 Sleman telah mengimplementasikan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 dengan baik, terdapat 3 guru (60%) yang masuk dalam kategori baik. Sedangkan 2 guru masing-masing masuk kategori sangat baik dan cukup.

Kesimpulan di atas mengacu pada Pedoman Penilaian Acuan Patokan II (PAP II), kesimpulan di atas dapat diperkuat dengan melihat nilai-nilai statistik pada tabel berikut ini:

Tabel 4.28

Nilai-nilai Statistik Implementasi Penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK YPKK 3 Sleman

Nilai Statistik Skor

N Valid 5 Missing 0 Mean 82.80 Median 83.00 Mode 71 Std. Deviation 9.602 Minimum 71 Maximum 97

Berdasarkan tabel 4.28 nilai-nilai statistik implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK YPKK 3 Sleman dapat diperoleh rata-rata (mean) sebesar 82,80 berada pada interval 77 -< 89 maka masuk dalam kategori baik. Nilai tengah (median) sebesar 83,00 berada pada interval 77 -< 89 maka masuk dalam kategori baik. Jumlah yang sering terlihat (mode) sebesar 71 berada pada interval 70 - < 77 masuk dalam kategori cukup, dengan standar deviasi (std. deviation) sebesar 9,602. Sehingga kesimpulan yang dapat dihasilkan ialah penerapan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 yang telah dilakukan di SMK YPKK 3 Sleman sudah berjalan dengan baik.

k. SMK YAPEMDA

Tabel 4.29

Deskripsi Implementasi Penilaian Berdasarkan Kurikulum 2013

di SMK YAPEMDA

Kategori Interval Frekuensi Persentase (%) Sangat Baik 89 -< 104 2 50,0 Baik 77 -< 89 2 50,0 Cukup 70 -< 77 0 0,0 Tidak Baik 62 -< 70 0 0,0 Sangat Tidak Baik 26 - < 62 0 0,0

Total 4 100

Berdasarkan tabel 4.29 di atas menunjukkan bahwa guru Akuntansi di SMK YAPEMDA telah mengimplementasikan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 dengan sangat baik dan baik, karena masing-masing guru 2 guru (50%) dan 2 guru (50%) masuk dalam masing-masing kategori tersebut.

Kesimpulan di atas mengacu pada Pedoman Penilaian Acuan Patokan II (PAP II), kesimpulan di atas dapat diperkuat dengan melihat nilai-nilai statistik pada tabel berikut ini:

Tabel 4.30

Nilai-nilai Statistik Implementasi Penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK YAPEMDA

Nilai Statistik Skor

N Valid 4 Missing 0 Mean 86.25 Median 83.50 Mode 78 Std. Deviation 10.532 Minimum 78 Maximum 100

Berdasarkan tabel 4.30 nilai-nilai statistik implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 di SMK YAPEMDA dapat diperoleh rata-rata (mean) sebesar 86,25 berada pada interval 77 -< 89 maka masuk dalam kategori baik. Nilai tengah (median) sebesar 83,50 berada pada interval 77 -< 89 maka masuk dalam kategori baik. Jumlah yang sering terlihat (mode) sebesar 78 berada pada interval 77 -< 89 masuk dalam kategori baik, dengan standar deviasi (std.

deviation) sebesar 10,532. Sehingga kesimpulan yang dapat

dihasilkan ialah penerapan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 yang telah dilakukan di SMK YAPEMDA sudah berjalan dengan baik.

3. Deskripsi Implementasi Berdasarkan Proses Pembelajaran Kurikulum 2013

Untuk mendapatkan hasil mengenai implementasi proses pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 menurut persepsi guru dan mengacu pada PAP II maka peneliti membuat kategori. Kategori yang diperoleh setiap guru berdasarkan pada jumlah skor dari 4 alternatif pilihan jawaban yang disediakan dan dipilih oleh guru. Skala yang digunakan sama dengan implementasi penilaian yaitu skala Likert. Berikut ini adalah tabel hasil deskripsi implementasi penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 yang dapat dilihat pada tabel 4.31:

Dokumen terkait