BAB II KAJIAN PUSTAKA KAJIAN PUSTAKA
ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
C. Analisis Data Hasil Wawancara
Tahap akhir setelah menganalisis jenis kesalahan siswa berdasarkan hasil jawaban siswa dalam mengerjakan tes garis dan sudut, selanjutnya untuk memeriksa kebenaran analisis soal yang dilakukan maka dilakukan wawancara yang dapat mendukung analisis. Khusus untuk no. 5 dikarenakan saat wawancara jawabannya semuanya hampir sama maka hanya diambil perwakilan saja yakni subjek pertama dari gender siswa laki-laki.
73
Tabel 4.11
Hasil Wawancara Siswa dalam Mengerjakan Soal Garis Dan Sudut Dengan Kategori Kemampuan Spasial Tinggi
Laki-laki (L1) Perempuan (P1)
No Soal
Hasil Jawaban Siswa
Jenis Kesalahan dan Analisis Kesalahan
No. Soal
Hasil Jawaban Siswa
Jenis Kesalahan dan Analisis Kesalahan 5 JK : Kesalahan menggunakan logika untuk menarik kesimpulan (K3). Analisis Kesalahan : Dalam menemukan besar sudutnya terlebih dahulu harus mengetahui pelurusnya. Siswa 1c JK : Kesalahan definisi atau teorema (K4). Analisis Kesalahan : Siswa salah mengartikan soal dengan menggunakan teorema yang lain untuk menentukan pasangan sudut luar sepihak dan
menggangap bahwa pelurusnya adalah .
pasangan sudut dalam sepihak.
Kutipan Wawancara Analisis Wawancara Kutipan Wawancara Analisis Wawancara K2 P : coba kamu lihat,
menurutmu ada yang salah nggak dengan jawabanmu?
L1 : kayaknya ada kak, tapi gak tahu.
P : coba kamu jelaskan bagaimana pengerjaanmu no. 5 ?
L1 : ya gitu, bingung ee
mbak kan kali
Berdasarkan petikan wawancara disamping, kesalahan tersebut karena siswa sulit membedakan sudut pelurusnya dan sudut lurus.
K4 P : coba kamu lihat, menurutmu ada yang salah nggak dengan jawabanmu?
P1 : nggak tahu ee mbak. Pusing aku.
P : coba kamu jelaskan bagaimana pengerjaanmu no. 1c dan 1d pasangan sudut luar sepihak dan , dan pasangan sudut dalam sepihak
dan ? Berdasarkan petikan wawancara disamping, kesalahan tersebut karena siswa mengalami kebingungan untuk mengartikan soal dengan jawaban yang sesuai.
75
pelurusnya, kan sudut lurus , saya kalikan aja dengan sudut lurusnya.
P1 : nggak tahu ee mbak saya masih bingung masih sulit membedakannya, dan ya mbak ?
2b JK: Kesalahan dalam
membuat algoritma (K6/b) dan kesalahan definisi atau teorema (K4)
Analisis Kesalahan: Siswa menyelesaikan soal menggunakan konsep perbandingan dalam mencari nilai b
dan hasilnya bertentangan dengan teorema yang telah dipelajari.
2b Kutipan Wawancara Analisis Wawancara K7 P : coba kamu lihat, menurutmu
ada yang salah dengan jawabanmu ?
P1 : menurutku gak ada mbak, kenapa ee ?
P : coba kamu jelaskan bagaimana pengerjaanmu no.2b kamu menggunakan prinsip perbandingan kan?
Berdasarkan hasil wawancara disamping kesalahan yang terjadi karena siswa sudah terbiasa menggunakan perbandingan untuk menyelesaikan masalah garis dan sudut, padahal jika dicocokkan akan
77
P1 : iya kan bisa mbak, buktinya hasilnya sama.
bertentangan dengan teorema yang sudah dipelajari. 3 JK : Kesalahan menggunakan logika untuk menarik kesimpulan (K3) Analisis Kesalahan : Siswa kurang cermat melakukan operasi hitung.
3 Kutipan Wawancara Analisis Wawancara K3 P : coba kamu lihat, menurutmu
ada yang salah dengan
Berdasarkan hasil wawancara disamping
jawabanmu ?
P1 : iya mbak, hehehe salah ngitung ee mbak, waduh.
kesalahan yang terjadi adalah disebabkan siswa tersebut salah menghitung untuk jawaban akhirnya.
79
Tabel 4.12
Hasil Wawancara Siswa dalam Mengerjakan Soal Garis Dan Sudut Dengan Kategori Kemampuan Spasial Sedang
Laki-laki (L2) Perempuan (P2)
No Soal
Hasil Jawaban Siswa
Jenis Kesalahan dan Analisis Kesalahan
No. Soal
Hasil Jawaban Siswa
Jenis Kesalahan dan Analisis Kesalahan 1a,1 b JK : Kesalahan definisi atau teorema (K4) Analisis Kesalahan : Siswa salah mengartikan soal dengan menggunakan teorema.
1a,1 b
JK : kesalahan definisi atau teorema (K4).
Analisis Kesalahan : Siswa salah mengartikan
pasangan sudut dalam bersebrangan dan sudut luar
bersebrangan. 1a,1
b
Kutipan Wawancara Analisis Wawancara 1a, 1b
Kutipan Wawancara Analisis Wawancara
P : coba kamu lihat, menurutmu ada yang salah nggak dengan jawabanmu?
P1 : nggak tahu ee mbak. Pusing aku.
P : coba kamu jelaskan bagaimana pengerjaanmu no. 1b dan 1b pasangan sudut dalam bersebrangan
, dan pasangan sudut
Berdasarkan hasil wawancara disamping kesalahan yang terjadi yakni siswa masih belum bisa membedakan sudut-sudut yang terjadi jika dua garis sejajar dipotong oleh garis lain.
P : coba kamu lihat, menurutmu ada yang salah nggak dengan jawabanmu?
P1 : hm... (geleng-geleng lalu angguk kepala ).
P : coba kamu jelaskan bagaimana pengerjaanmu no. 1a dan 1b pasangan sudut dalam bersebrangan ada 2 dan pasangan sudut luar bersebrangan 4 ?
Berdasarkan hasil wawancara
disamping kesalahan yang terjadi pada siswa dilihat dari pengerjaannya masih mengalami kesulitan membedakan yang berarti belum memahami teorema yang berlaku.
81
luar bersebrangan ? P1 : nggak tahu ee mbak saya masih bingung masih sulit membedakannya.
P1 : iya kan mbak (sambil menunjuk gambar) garisnya diluar 2 garis sejajar mbak ada 4 pasang mbak sama dengan yang dua pasang.
2 JK : Kesalahan Teknis (K6)
Analisis Kesalahan : siswa tidak menuliskan langkah-langkah dalam mencari nilai a,b,c,d,e dan f dan tidak menerapkan teorema.
4 JK : Penyelesaian
tidak diperiksa kembali (K5)
Analisis Kesalahan : Siswa hanya mencari besar sudut yang nilai nya diketahui dan belum mencari pelurusnya.
2 Kutipan Wawancara Analisis Wawancara 4 Kutipan Wawancara Analisis Wawancara P : coba kamu lihat,
menurutmu ada yang salah nggak dengan jawabanmu?
P1 : nggak tahu ee mbak. Pusing aku.
P : coba kamu jelaskan bagaimana pengerjaanmu no. 2 bagaimana kamu bisa menentukan nilai a,b,c,d dan e dan tidak mnyertakan langkah-langkah pengerjaan awal
Berdasarkan hasil wawancara disamping kesalahan yang muncul saat siswa sudah benar menentukan nilai a namun setelah itu proses mencari nilai b,c,d dan e tidak sesuai seperti mencari nilai yakni menngunakan teorema.
P : coba kamu lihat, menurutmu ada yang salah nggak dengan jawabanmu?
P1 : (cengengesan)
P : coba kamu jelaskan bagaimana pengerjaanmu no.4 ?
P1 : oiya mbak saya lupa kurangkan besar sudut nya dengan .
Berdasarkan hasil wawancara
disamping kesalahan yang terjadi adalah siswa kurang teliti untuk proses selanjutnya padahal proses awalnya sudah benar.
83
mencari setiap nilai ? P1 : ini loh mbak... kan a dan sudut dalam bersebrangan, b nya dari sebelahnya lalu ditambah 5b, b nya saya hilangin trus tambah sebelahnya jadinya , nilai c nya dari kan mereka sebelahan, trus nilai d nya sama mbak kayakn c tadi, e nya dari
e nya saya hilangin mbak, dan f nya dari
sebelahnya .
3 JK : Kesalahan Data
(K1)
Analisis Kesalahan : Siswa mengartikan informasi yang tidak sesuai dengan yang tertulis di soal.
Kutipan Wawancara Analisis Wawancara P : coba kamu lihat,
menurutmu ada yang salah nggak dengan jawabanmu?
Berdasarkan hasil wawancara disamping kesalahan yang muncul adalah siswa langsung
85
P1 : nggak tahu ee mbak. Pusing aku.
P : coba kamu jelaskan bagaimana pengerjaanmu 3 ?
P1 : dari mana ya kemarin, oiya saya bagi aja ee mbak nya dengan 5 karena mbak.
membagi 5 yaitu
pelurusnya dan mengabaikan yang diketahui.
4 JK : Penyelesaian tidak diperiksa kembali (K5) Analisis Kesalahan : siswa kurang cermat dalam operasi hitung
yang terakhir. Kutipan Wawancara Analisis Wawancara P : coba kamu lihat,
menurutmu ada yang salah nggak dengan jawabanmu?
P1 : yahhh... salah mengurangi mbak, kan seharusnya .
Berdasarkan hasil wawancara disamping kesalahan yang timbul adalah salah melakukan operasi hitung.
87
Tabel 4.13
Hasil Wawancara Siswa dalam Mengerjakan Soal Garis Dan Sudut Dengan Kategori Kemampuan Spasial Rendah
Laki-laki (L3) Perempuan (P3)
No Soal
Hasil Jawaban Siswa
Jenis Kesalahan dan Analisis Kesalahan
No. Soal
Hasil Jawaban Siswa
Jenis Kesalahan dan Analisis Kesalahan 2a JK : Kesalahan definisi
atau teorema (K4) Analisis Kesalahan : Siswa salah mengartikan soal dengan menggunakan teorema
1 JK : Penggunaan
algortima yang tidak sempurna (K7)
Analisis Kesalahan: Siswa salah cara penulisan pasangan sudut yang ditanyakan.
2a Kutipan Wawancara Analisis Wawancara 1 Kutipan Wawancara Analisis Wawancara P : coba kamu lihat,
menurutmu ada yang salah nggak dengan jawabanmu ?
L3 : kayaknya ada mbak, semuanya ya mbak ?
P : coba kamu jelaskan no. 2a mu, ,
bagaimana kamu
mendapatkan nilai a dan nilai c mu ?
L3 : a kan sejajar dengan
Berdasarkan hasil wawancara kesalahan yang terjadi dikarenakan siswa tersebut belum memahami sifat-sifat garis sejajar, dan sudut-sudut yang terjadi jika dua garis sejajar dipotong oleh garis lain, akibatnya siswa tersebut mengambil kesimpulan yang salah dengan memanfaatkan nilai yang
P : coba kamu lihat, menurut kamu ada yang salah nggak ? L3 : hmmm, bingung ee mbak.
P : coba kamu jelaskan no. 1a mu,bagaimana kamu mendapatkan pasangan garis sejajar mu dengan
menurutmu apakah
penulisannya sudah benar ? L3 : sudut c dan d dengan sudut e dan f mbak maksudnya jadi digabungkan
Berdasarkan hasil wawancara kesalahan yang terjadi adalah siswa tersebut belum memahami penulisan sudut dengan benar, dan siswa juga belum memahami maksud dari soal. Hal ini karena siswa tersebut memanfaatkan garis yang memotong.
89
bersebelahan, dan c saling membelakangi mbak.
ada disebelahnya. sudutnya dengan . Kan ada garis lurus yang memotong.
2b JK : Kesalahan
menggunakan logika menarik kesimpulan (K2) dan Kesalahan membuat algoritma (K6/b).
Analisis Kesalahan : Dalam mencari nilai b + nilai c siswa langsung menarik kesimpulan nilai
, tanpa 2a, 2b 2c,2d JK : Kesalahan menggunakan logika menarik kesimpulan (K2) dan Kesalahan membuat algoritma (K6/b). Analisis Kesalahan : Siswa tidak menguraikan cara mendapat nilai a dan
mencari nilai b nya terlebih dahulu.
nilai c dan langsung menarik kesimpulan nilai dan nilai .
no.2b Siswa tidak menguraikan langkah awal mencari nilai b dan nlai c sehingga langsung menarik kesimpulan nilai dan nilai , walaupun nilai c benar. 2c Langkah untuk
91
mencari nilai d sudah benar namun, siswa langsung menarik kesimpulan yang salah yaitu nilai
.
2d. Langkah untuk mencari nilai f sudah benar namun, siswa langsung menarik kesimpulan yang salah yakni nilai
2b Kutipan Wawancara Analisis Wawancara 2 Kutipan Wawancara Analisis Wawancara P : coba kamu lihat,
menurut kamu ada yang salah nggak ?
L3 : kayaknya ada mbak, semuanya ya mbak ?
P : coba kamu jelaskan no. 2b mu, , bagaimana kamu mendapatkan nilai b dan nilai c mu ?
L3 : kan dan
bersebelahan mbak jadi b
Berdasarkan hasil wawancara disamping kesalahan yang terjadi belum memahami sudut-sudut yang terjadi jika dua garis sejajar dipotong garis lain, siswa salah menarik kesimpulan bahwa nilai dapat diambil dari sebelahnya.
P : coba kamu lihat, menurut kamu ada yang salah nggak ? L3 : adalah mbak.
P : coba kamu jelaskan jawaban no. 2a mu, ?
L3 : arahnya sama mbak anak panahnya ke atas mbak ke a gitu mbak saya mikirnya untuk semuanya dan semuanya kan saling lurus mbak.
Berdasarkan hasil wawancara kesalahan yang terjadi pada siswa yakni belum memahami sifat-sifat garis sejajar dan sudut yang terjadi jika dua garis sejajar dipotong oleh garis lain siswa salah dengan
memanfaatkan anak panak pada soal dan
93
nya . melihat arahnya dan
saling lurus. 2c JK : Kesalahan menggunakan logika untuk menarik kesimpulan (K2) dan Kesalahan membuat algoritma (K6/b). Analisis Kesalahan: Dalam mencari nilai d + nilai e siswa langsung menarik kesimpulan nilai
dan nilai
, tanpa
3 JK : Jawaban Acak
(K8) dan Penggunaan algoritma yang tidak sempurna (K7). Analisis Kesalahan: Dalam mengerjakan soal no.3 siswa memiliki varian jawaban yang mana tidak menyertakan langkah-langkah pengerjaan yang
mencari nilai e nya terlebih dahulu.
benar.
2c Kutipan Wawancara Analisis Wawancara 3 Kutipan Wawancara Analisis Wawancara P : coba kamu lihat,
menurut kamu ada yang salah nggak ?
L3 : kayaknya ada mbak, semuanya ya mbak ?
P : coba kamu jelaskan no. 2c mu,
Berdasarkan hasil wawancara disamping kesalahan yang terjadi belum memahami sudut-sudut yang terjadi jika dua garis sejajar dipotong garis lain, siswa salah
P : coba kamu lihat, menurut kamu ada yang salah nggak ? L3 : kayaknya ada mbak, semuanya ya mbak ?
P : coba kamu jelaskan no. 3
mu,
Berdasarkan hasil wawancara
disamping kesalahan yang terjadi di siswa disebabkan karena siswa mengabaikan dan siswa juga belum
95
, bagaimana kamu mendapatkan nilai d dan nilai e mu ?
L3 : d dan kan saling lurus mbak jadi sama, e dan berseblahan mbak jadi kayak saling lurus gitu mbak.
menarik kesimpulan bahwa nilai dapat diambil dari sebelahnya dan saling lurus antar sudut yang ada dalam soal.
.
L3 : nya saya pake busur ee mbak lalu saya kurangi dengan .
memahami cara pengerjaan soal sehingga mencoba mencari semua yang diketahui.
2d JK : Kesalahan menarik kesimpulan (K2) dan Kesalahan membuat algoritma (K6/b).
Analisis Kesalahan: Siswa tidak menetapkan nilai e dari awal sehingga nilai dan akibat tidak mencari f terlebih dahulu, siswa pun menarik kesimpulan yang salah yakni
. 4 JK : Kesalahan menginterpretasikan bahasa (K2) dan Kesalahan membuat algoritma (K6/b) Analisis Kesalahan : Siswa salah dalam menyelesaikan soal dengan mencari nilai x dengan menuliskan
Dan tidak menyertakan langkah yang benar dalam
97
menyelesaikan soal tersebut.
2d Kutipan Wawancara Analisis Wawancara 4 Kutipan Wawancara Analisis Wawancara P : coba kamu lihat,
menurut kamu ada yang salah nggak ?
L3 : kayaknya ada mbak, semuanya ya mbak ?
P : coba kamu jelaskan jawaban no. 2d mu,
,
bagaimana kamu
mendapatkan nilai e dan
Berdasarkan hasil wawancara disamping kesalahan yang terjadi belum memahami sudut-sudut yang terjadi jika dua garis sejajar dipotong garis lain, siswa salah menarik kesimpulan bahwa nilai dapat diambil karena menggagap sudut
P : coba kamu lihat, menurut kamu ada yang salah nggak ? L3 : kayaknya ada mbak, semuanya ya mbak ?
P : : coba kamu jelaskan jawaban no. 4 mu, kamu menuliskan . L3 : kan sebelumnya saya dapat 122 mbak, jadi itu juga nilai nya dan lalu diketahui
Berdasarkan hasil wawancara
disamping kesalahan yang terjadi pada siswa saat mengerjakan soal yakni siswa belum memahami hubungan antar sudut, dan siswa menarik kesimpulan bahwa nya dicari
nilai f mu ? L3 : kan dan bersebrangan, juga berseblahan dengan . tersebut bersebelahan dan bersebrangan.
nilai nya 35, trus mereka kan lurus mbak lalu saya jumlahkan untuk mencari nilai nya mbak.
dan diketahui saling lurus, serta siswa juga salah
menginterpretasikan bahasa yakni menggangap yang dicari adalah pelurus
nya.
3 JK : Kesalahan Data
(K1)
Analisis Kesalahan : Siswa salah menguraikan syarat-syarat yang sebenarnya tidak
99
dibutuhkan dalam mencari sudut pelurusnya.
3 Kutipan Wawancara Analisis Wawancara P : coba kamu lihat,
menurut kamu ada yang salah nggak ?
L3 : kayaknya ada mbak, semuanya ya mbak?
P : coba kamu jelaskan no. 3 mu, , bagaimana kamu mendapatkan dan Berdasarkan hasil wawancara disamping kesalahan yang timbul dikarenakan siswa langsung menghitung besar sudut menggunakan busur derajar tanpa menggunakan hubungan antar sudut yang berlaku.
penyelesaian bisa demikian?
L3 : nya saya pake busur ee mbak lalu saya kurangi dengan .
4 JK : Kesalahan Data
(K1)
Analisis Kesalahan : Siswa mengabaikan data yang diberikan di soal. Kutipan Wawancara Analisis Wawancara P : coba kamu lihat,
menurut kamu ada yang salah nggak ?
Berdasarkana hasil wawancara kesalahan yang terjadi yakni siswa
101
L3 : kayaknya ada mbak, semuanya ya mbak ? P : : coba kamu jelaskan no. 4 mu, ?
L3 : nah kan
pengganti lalu saya jumlahkan dengan , 2 nya saya hilangkan mbak
tersebut belum memhami apa yang dijelaskan dalam soal dan masih mencoba-coba jawaban tanpa menggunakan hubungan antar sudut yang ditanyakan, dilihat dari mensubstitusikan nilai yakni tanpa melihat ada koefesien 2 lalu salah mengoperasikan hitung yang awalnya negatif menjadi positif.
D. Pembahasan
Setelah menganalisis hasil pekerjaan siswa dan hasil wawancara tiap gender berdasarkan kategori kemampuan spasial dengan jenis kesalahan variatif dalam menjawab soal tes kognitif Garis dan Sudut berikut hasil jawaban siswa diperoleh 8 kesalahan, yaitu :
1. Kesalahan Data (K1).
Siswa L3 yang melakukan kesalahan ini menambahkan data yang tidak ada hubunggannya L3 mengartikan soal untuk melakukan penyelesaian menggunakan busur derajat. Presentase kesalahan yang siswa lakukan pada kesalahan data adalah 1,9%. Faktor penyebabnya adalah siswa masih belum mampu menentukan pelurus sudut yang ditanyakan.
2. Kesalahan Menginterpretasikan bahasa (K2).
Siswa L3 dan P3 menuliskan simbol dari suatu konsep dengan simbol lain yang tidak sesuai, P3 dan L3 menuliskan simbol sudut yang ditanyakan dengan mengganti menjadi x. Presentase kesalahan yang siswa lakukan pada kesalahan menginterpretasikan data adalah 21,2%. Faktor penyebabnya adalah siswa mencoba-coba jawaban yang sesuai. 3. Kesalahan menggunakan logika untuk menarik kesimpulan (K3)
Siswa L1,L2,P2,,L3, dan P3 salah dalam menyimpulkan maksud dari soal salah satunya menggangap bahwa konsep sudut pelurus dan sudut lurus nilainya sama. Kesalahan yang siswa lakukan pada kesalahan
103
menggunakan logika adalah 23,0%. Faktor penyebabnya adalah masih belum bisa membedakan maksud dari soal tersebut.
4. Kesalahan Definisi atau teorema (K4)
Siswa P1, L2, P2, dan P3 menuliskan pasangan sudut yang ditanyakan tidak sesuai dengan teorema yang sudah dipelajari. Kesalahan yang siswa lakukan pada kesalahan definisi dan teorema adalah 21,2%. Faktor penyebabnya adalah siswa masih ada yang belum memahami teorema.
5. Penyelesaian tidak diperiksa kembali (K5)
Siswa P1, L2, dan P2 tidak memeriksa kembali jawaban mereka sehingga terjadi kesalahan operasi hitung pengurangan. Kesalahan yang siswa lakukan pada kesalahan penyelesaian tidak diperiksa kembali adalah 5,8%. Faktor penyebabnya adalah siswa kurang teliti dalam menjawab soal.
6. Kesalahan Teknis (K6)
Siswa P1, L3, dan P3 salah membuat algoritma yang sesuai dengan tidak menyertakan langkah-langkah pengerjaan. Kesalahan yang siswa lakukan pada kesalahan teknis adalah 15,4% . faktor penyebabnya adalah siswa masih ada yang merasa kesulitan menentukan algoritma yang benar.
7. Penggunaan algoritma yang tidak sempurna (K7)
Siswa L2, dan P3 menggunakan algoritma sudah benar namun, ditengah proses pengerjaan siswa terpengaruh dengan hal-hal yang
diketahui. Kesalahan yang siswa lakukan pada penggunaan algoritma yang tidak sempurna adalah 9,6%. Faktor penyebabnya adalah siswa tidak fokus mana yang menjadi fokus penyelesaiannya.
8. Jawaban Acak (K8)
Siswa P3 memiliki jawaban yang bermacam-macam sehingga tidak diketahui proses mana yang benar dan sesuai. Kesalahan yang siswa lakukan adalah 1,9%. Faktor penyebabnya adalah siswa belum memahami jawaban yang sesuai soal yang diketahui.
105 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian melalui tes dan wawancara yaitu tes garis dan sudut berdasarkan kategori hasil tes kemampuan spasial antara siswa laki-laki dan perempuan kelas VII C SMP Maria Immaculata Yogyakarta dapat disimpulkan yaitu:
1. Terdapat 2 identifikasi berdasarkan jenis kesalahan dan perbedaan banyaknya kesalahan laki-laki dan perempuan oleh kelas VII C SMP Maria Immaculata Yogyakarta dalam menyelesaikan tes garis dan sudut yang pertama jenis kesalahan yang diperoleh ada 8 kesalahan, yaitu kesalahan data, kesalahan menginterpretasikan bahasa, kesalahan menggunakan logika untuk menarik kesimpulan, kesalahan definisi atau teorema, penyelesaian tidak diperiksa kembali, kesalahan teknis, penggunaan algoritma yang tidak sempurna dan jawaban acak. Sedangkan yang kedua, yakni perbedaan banyaknya jenis kesalahan yang dilakukan oleh setiap kategori, diperoleh bahwa kategori kemampuan spasial tinggi banyaknya jenis kesalahan yang dilakukan dominan dilakukan oleh perempuan dibanding dengan laki-laki, kategori kemampuan spasial sedang banyaknya jenis kesalahan dominan dilakukan oleh laki-laki dibanding perempuan, sedangkan kemampuan spasial rendah banyaknya jenis kesalahan dominan dilakukan oleh perempuan dibanding laki-laki. Oleh karena itu, walaupun kemampuan
spasial laki-laki lebih unggul dibanding perempuan namun saat mengerjakan soal garis dan sudut ditemukan juga bahwa dominan banyaknya jenis kesalahan oleh laki-laki dibanding perempuan.
2. Hasil analisis tes tertulis dan wawancara dapat disimpulkan faktor-Faktor penyebab siswa melakukan kesalahan:
a. Siswa masih belum mampu menentukan pelurus sudut yang ditanyakan.
b. Siswa masih mecoba-coba jawaban dari hal-hal yang diketahui disoal.
c. Siswa salah dalam menarik kesimpulan yang benar untuk menentukan hal-hal yang perlu dikerjakan.
d. Siswa masih ada yang belum memahami teorema. e. Siswa masih kurang teliti dalam menjawab soal.
f. Siswa masih merasa kesulitan dalam menentukan algoritma yang benar.
g. Siswa kurang fokus penyelesaian yang sebenarnya.
h. Siswa masih belum memahami tujuan pertanyaan dan jawaban dari soal yang dikerjakan.