• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DAN PEMBAHASAN

4.4. Analisis Deskriptif

4.4.1.Karakteristik Responden

Berikut ini adalah karakteristik responden ditinjau dari segi usia, tingkat pendidikan, pendapatan dan masa kerja. Kuesioner disebarkan kepada 30 orang responden.

Tabel 4.15

Karakteristik Berdasarkan Usia

Usia (tahun) Frekuensi (Orang) Persentase (%)

24 – 30 10 33,3

31 – 37 11 36,7

38 – 44 5 16,7

45 – 51 4 13,3

Jumlah 30 100

Sumber: Hasil Pengolahan SPSS 16.0 (tahun 2012)

Tabel 4.15 menunjukkan bahwa mayoritas karyawan yang dimiliki berusia 31-37 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa usia 31 – 37 tahun masih tergolong usia yang produktif.Sedangkan pada usia 38 sampai 51 tahun hanya sedikit jumlahnya, ini disebabkan adanya perpindahan ke wilayah lain yang dilakukan perusahaan terhadap karyawan.

Tabel 4.16

Karakteristik Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Tingkat Pendidikan Frekuensi (Orang) Persentase (%)

SMU 9 30

D3 7 23,3

S1 14 46,7

Jumlah 30 100

Sumber: Hasil Pengolahan SPSS 16.0 (tahun 2012)

Tabel 4.16 menunjukkan bahwa tingkat pendidikan responden yang pendidikannya S1 sebesar 46,7%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa PT. Nindya karya lebih banyak membutuhkan Sarjana daripada SMA dan D3 karena berhubungan dengan pekerjaan yang membutuhkan keahlian dibidang teknik dan dalam penggunaan alat-alat teknologi yang semakin canggih. Adanya karyawan yang berpendidikan SMU dikarenakan dibutuhkannya kemampuan fisik dari mereka sedangkan yang berpendidikan D3 adalah karyawan yang bekerja dibagian administrasi dan sejenisnya.

Tabel 4.17

Karakteristik Bedasarkan Pendapatan

Pendapatan (Rupiah) Frekuensi (Orang) Persentase (%)

1.000.000-2.000.000 2 6,7

2.000.000-3.000.000 15 50

3.000.000-4.000.000 4 13,3

> 4.000.000 9 30

Jumlah 30 100

Sumber: Hasil Pengolahan SPSS 16.0(tahun 2012)

Tabel 4.17 menunjukkan bahwamayoritas responden berpendapatan Rp 2.000.000 – Rp 3.000.000. Hal ini menunjukkan bahwabesarnya gaji dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan lamanya karyawan bekerja yaitu para Sarjana yang masih memiliki masa kerja lebih dari 5 tahun dengan gaji Rp 2.000.000 sampai Rp 3.000.000. Sedangkan yang berpendapatan lebih dari Rp 4.000.000 adalah yang berpendidikan Sarjana dengan masa kerja yang lama.

Tabel 4.18

Karakteristik Berdasarkan Masa Kerja

Masa kerja (Tahun) Frekuensi (Orang) Persentase (%)

1 – 6 13 43,3

7 – 12 11 36,7

13 – 18 4 13,3

19 – 25 2 6,7

Jumlah 30 100

Sumber: Hasil Pengolahan SPSS 16.0 (tahun 2012)

Tabel 4.18 menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki massa kerja selama 1 – 6 tahun sebesar 43,3%,Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan membutuhkan banyak sumber daya manusia karena banyaknya pekerjaan dari kontrak-kontrak pekerjaan, sehingga mereka banyak melakukan perekrutan beberapa tahun ini. Sedikitnya karyawan yang bekerja selama 13 sampai 25 tahun karena adanya demosi, mutasi maupun promosi yang dilakukan ke daerah lain dan adanya karyawan yang memutuskan hubungan kerja dengan perusahaan.

Tabel 4.19

Karakteristik Berdasarkan Jenis kelamin

Jenis kelamin Jumlah (Orang) Persentase (%)

Laki – laki 25 83,3

Perempuan 5 16,7

Total 30 100

Sumber: Hasil Pengolahan SPSS 16.0 (tahun 2012)

Berdasarkan Tabel 4.19 bahwa responden yang berjenis kelamin laki – laki sebesar 83,3%, sisanya berjenis kelamin perempuan sebesar 16,7%. Diperoleh bahwa karyawan PT. Nindya Karya kebanyakan berjenis kelamin laki – laki. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan lebih banyak membutuhkan laki – laki daripada perempuan karena pekerjaan yang dilakukan di perusahaan berhubungan dengan konstruksi yang pekerjaannya cukup berat dan membutuhkan kemampuan fisik.

4.4.2.Karakteristik Jawaban Responden

Data hasil pengolahan kuesioner yang merupakan deskripsi penelitian berdasarkan jawaban responden terhadap pernyataan variabel – variabel.

Tabel 4.20

Jawaban Responden terhadap Variabel Komitmen Afektif

No Pernyataan Sangat setuju (5) Setuju (4) Kurang setuju (3) Tidak setuju (2) Sangat tidak setuju (1) f % F % F % F % F %

1 Kenyamanan dalam Bekerja 9 30 14 46,7 5 16,

7 0 0 2

6, 7

2 Bersemangat melakukan pekerjaan 13 43,3 15 50 2 6,7 0 0 0 0

3 Perusahaan memberikan inspirasi 15 50 12 40 1 3,3 2 6,7 0 0

4 Perusahaan tempat terbaik 15 50 13 43,3 2 6,7 0 0 0 0

5 Bangga menceritakan perusahaan 11 36,7 17 56,7 2 6,7 0 0 0 0

6 Ikut menyelesaikan masalah

15 50 6 20 7 23,

3 0 0 2

6, 7

7 Bangga menjadi bagian perusahaan

8 26,7 12 40 8 26,

7 2 6,7 0 0

8 Mengerjakan keputusan karyawan 13 43,3 14 46,7 3 10 0 0 0 0

9 Nyaman bekerja dengan satu tim

11 36,7 10 33,3 5 16,

7 2 6,7 2

6, 7

10 Mengenal semua karyawan 15 50 13 43,3 2 6,7 0 0 0 0

11 Mampu menyelesaikan semua pekerjaan 8 26,7 22 73,3 0 0 0 0 0 0

12 Visi perusahaan menjadi visi pribadi 9 30 21 70 0 0 0 0 0 0

13 Membantu sesama karyawan 7 23,3 23 76,7 0 0 0 0 0 0

14 Hubungan yang baik dengan pimpinan 15 50 14 46,7 1 3,3 0 0 0 0

15 Nyaman dengan lingkungan pekerjaan 16 53,3 10 33,3 2 6,7 2 6,7 0 0

16 Menjadi bagian keluarga perusahaan

14 46,7 12 40 4 13,

3 0 0 0 0

17 Kritikan menjadi hinaan bagi karyawan

17 56,7 8 26,6 5 16,

7 0 0 0 0

18 keberhasilan organisasi menjadi keberhasilan

juga 20 66,7 8 26,7 2 6,7 0 0 0 0

19 Masalah perusahaan menjadi masalah karyawan 19 63,3 8 26,7 3 10 0 0 0 0

Rata-rata

13,1 43,8 13,2 44,2 2,8 9,4 21,1 1,4 18, 6

1, 0

Sumber: hasil pengolahan data SPSS 16.00

Dari Tabel 4.20 di atas, pernyataan no. 18 (berbagai keberhasilan organisasi ini adalah keberhasilan bagi saya juga) merupakan pernyataan yang paling

dominan sangat disetujui oleh responden karena keberhasilan perusahaan merupakan sebagai hasil kerja keras mereka. Pernyataan no. 13 (saya sering membantu sesama karyawan dalam menyelesaikan tugas mereka) paling dominan dipilih untuk disetujui. Hal ini menunjukkan bahwa semua karyawan sangat peduli satu dengan yang lain, karena pekerjaan yang mereka kerjakan saling berhubungan, jika seseorang tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya maka akan menghambat pekerjaan yang lain. Sehingga mereka harus saling membantu agar pekerjaan dapat selesai dengan baik. Pernyataan no. 7 (saya bangga mengatakan bahwa saya adalah bagian dari perusahaan) paling dominan dipilih untuk kurang disetujui dan tidak disetujui responden. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan kurang bangga berada dalam perusahaan karena masih kurang puas dengan apa yang diberikan perusahaan. Peryataan no. 3 (perusahaan ini memberikan inspirasi dalam kinerja saya), no 9 (saya merasa nyaman bekerjasama dengan satu tim saya) dan no 15 (saya merasa nyaman dengan lingkungan pekerjaan sehingga tidak ada rencana pindah dari perusahaan) paling dominan dipilih responden untuk tidak disetujui. Hal ini berarti perusahaan belum mampu memberikan inspirasi kepada karyawan, karyawan juga belum bisa bekerjasama karena masih ada karyawan yang lambat dalam menyelesaikan pekerjaan, lingkungan pekerjaan yang kurang nyaman karena karyawan masih ada yang merokok di dalam ruangan pekerjaan. Pernyataan no. 1 (kesukaan terhadap pekerjaan membuat saya merasa nyaman bekerja di perusahaan ini),Hal ini menggambarkan bahwa ada beberapa karyawan yang merasa tidak suka terhadap pekerjaan mereka karena karyawan merasa banyaknya pekerjaan yang dilakukan sehingga membuat mereka tidak

nyaman. Pernyataan no. 6 (saya ikut menyelesaikan masalah yang terjadi dalam perusahaan) paling dominan dipilih untuk sangat tidak disetujui karenapara manajer masih mampu menyelesaikan masalah perusahaan sehingga karyawan kurang dilibatkan. Dari kelima skala ordinal tersebut yang paling dominan terlihat pada skala setuju dengan persentase sebesar 44,2%. Hal ini menunjukkan tingginya komitmen afektif yang dimiliki karyawan karena adanya ikatan emosional dan adanya penyatuan tujuan dengan perusahaan.

Tabel 4.21

Jawaban Responden terhadap Variabel Komitmen Berkelanjutan

No Pernyataan Sangat setuju (5) Setuju (4) Kurang setuju (3) Tidak setuju (2) Sangat tidak setuju (1) F % f % f % f % f %

1 Gaji dapat memenuhi kebutuhan 23 76,7 4 13,3 3 10 0 0 0 0

2 Gaji lebih besar dari perusahaan lain 20 66,7 8 26,7 2 6,7 0 0 0 0

3 Tidak bersedia meninggalkan perusahaan 19 63,3 8 26,7 3 10 0 0 0 0

4 Rugi jika meninggalkan perusahaan 23 76,7 4 13,3 3 10 0 0 0 0

5 Adanya penghargaan 21 70 6 20 3 10 0 0 0 0

6 Adanya Jaminan Sosial 13 43,3 15 50 2 6,7 0 0 0 0

7 Tidak ada pekerjaan lain sehingga bertahan 13 43,3 14 46,7 3 10 0 0 0 0

8 Sulit mencari pekerjaan lain 10 33,3 16 53,3 4 13,3 0 0 0 0

9 Gaji diterima tepat waktu 11 36,7 12 40 7 23,3 0 0 0 0

10 Gaji yang diterima meningkat 12 40 13 43,3 5 16,7 0 0 0 0

11 Gaji yang diterima sesuai tanggungjawab 4 13,3 19 63,3 7 23,3 0 0 0 0

12 bekerja menjadi kebutuhan 17 56,7 10 33,3 3 10 0 0 0 0

13 Khawatir kehilangan pekerjaan 13 43,3 17 56,7 0 0 0 0 0 0

14 Banyak yang diperoleh dari perusahaan 11 36,7 19 63,3 0 0 0 0 0 0

15 Sulit meninggalkan pekerjaan 13 43,3 12 40 5 16,7 0 0 0 0

16 Perusahaan memberi keuntungan dalam jangka

panjang 9 30 20 66,7 1 3,3 0 0 0 0

Rata-rata 14,5 48,3 12,3 41,0 3,1 10,6 0 0 0 0

Tabel 4.21 menunjukkan bahwa, pernyataan no. 1 (gaji yang didapatkan dari perusahaan ini cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup) dan no. 4 (meninggalkan perusahaan ini sangat merugikan saya)merupakan pernyataan yang paling dominan dipilih responden untuk kategori sangat setuju karena gaji yang mereka terima di atas upah minimum dan adanya tunjangan-tunjangan lain sehingga masih dapat memnuhi kebutuhannya. Jika meninggalkan perusahaan tidak menjamin mereka mendapat gaji yang sama. Pernyataan no. 16 (perusahaan ini akan memberikan banyak keuntungan bagi saya untuk jangka waktu yang panjang)merupakan pernyataan yang paling dominan dipilih responden untuk kategori setuju karena gaji yang diperoleh masih mencukupi, adanya jenjang karir dan jaminan masa tua. Pernyataan no. 9 (gaji yang saya terima selalu tepat waktu)merupakan pernyataan yang paling dominan dipilih responden untuk kategori kurang disetujui karena bendahara terkadang tidak masuk kerja atau ada pekerjaan di luar kantor pada hari tersebut. Pernyataan no. 15 (sulit sekali bagi saya untuk meninggalkan perusahaan ini meskipun saya menginginkannya)merupakan pernyataan yang paling dominan dipilih responden untuk kategori tidak disetujuikarena gaji yang mereka peroleh cukup dan itu yang membuat mereka tetap bertahan. Dari kelima skala ordinal tersebut yang paling dominan terlihat pada skala sangat setuju dengan persentase sebesar 48,3%. Hal ini menunjukkan bahwaadanya kepuasan yang dimiliki para karyawan dalam hal cost, sehingga mereka tetap bertahan.

Tabel 4.22

Jawaban Responden terhadap Variabel Komitmen Normatif

No Pertanyaan (Q) Sangat setuju (5) Setuju (4) Kurang setuju (3) Tidak setuju (2) Sangat tidak setuju (1) F % F % f % f % F %

1 Menyelesaikan pekerjaan dengan teliti 13 43,3 15 50 2 6,7 0 0 0 0

2 Memperhatikan kualitas kerja 6 20 22 73,3 2 6,7 0 0 0 0

3 Menyelesaikan pekerjaan tepat waktu 13 43,3 15 50 2 6,7 0 0 0 0

4 Datang ke kantor tepat waktu 9 30 16 53,3 3 10 2 6,7 0 0

5 Pelanggaran bukan hal biasa 11 36,7 16 53,3 3 10 0 0 0 0

6 Bersedia melakukan usaha diluar yang

diharapkan 8 26,7 8 26,7 10 33,3 2 6,7 2 6,7

7 Tidak menunda pekerjaan 9 30 18 60 3 10 0 0 0 0

8 Menyarankan orang lain untuk bekerja

di perusahaan 7 23,3 22 73,3 1 3,3 0 0 0 0

9 Bertanggungjawab untuk kemajuan

perusahaan 19 63,3 4 13,3 5 16,7 0 0 2 6,7

10 Pulang kerja tepat waktu 14 46,7 4 13,3 10 33,3 0 0 2 6,7

11 Mengerjakan tugas secara maksimal 11 36,7 6 20 9 30 2 6,7 2 6,7

12 Mengikuti peraturan 17 56,7 6 20 5 16,7 0 0 2 6,7

13 Tidak setuju jika orang berpindah

perusahaan 24 80 4 13,3 2 6,7 0 0 0 0

14 Bahagia berkarir di perusahaan 11 36,7 6 20 9 30 2 6,7 2 6,7

15 Loyalitas adalah hal terpenting 17 56,7 6 20 5 16,7 0 0 2 6,7

16 hal yang baik jika tetap pada satu

perusahaan 24 80 4 13,3 2 6,7 0 0 0 0

Rata-rata

12,5 41,8 11,1 37,2 4,87 16,2 0,5 1,6 0,8 2,9 Sumber: hasil pengolahan data SPSS 16.00

Dari Tabel 4.22 di atas, pernyataan no. 16 (suatu hal yang baik saat ini jika orang – orang tetap tinggal pada satu perusahaan), danpernyataan nomor 13 yaitu tidak setuju jika orang berpindah-pindah perusahaan. Dengan frekuensi tertinggi yaitu sebesar 80 % menyatakan sangat setuju., ini menunjukkan tingginya keinginan mereka untuk bertahan pada perusahaan dan tidak ingin berpindah-pindah karena adanya resiko yang akan dialami jika berberpindah-pindah-berpindah-pindah perusahaan. Pernyataan no. 2 (memperhatikan kualitas hasil kerja sesuai dengan prosedur kerja yang ditetapkan), no. 8 (saya menyarankan orang lain untuk bekerja di perusahaan ini), dominan disetujui karena kualitas kerja merupakan hal yang terpenting untuk

mencapai tujuan perusahaan. Mereka menyarankan orang lain karena mereka merasa puas bekerja di perusahaan tersebut dalam hal kompensasi. Pernyataan no. 6 (saya bersedia melakukan usaha di luar dari yang diharapkan secara normal untuk membantu kesuksesan organisasi) dan no. 10 (saya pulang kerja tepat waktu) dominan kurang disetujui karena gaji tidak akan bertambah walaupun bekerja melebihi batas normal. Sedangkan pulang tidak tepat waktu karena harus menyelesaikan pekerjaan yang tidak bisa ditunda lagi. Pernyataan no. 4 (saya datang ke kantor ini seriap hari dengan tepat waktu) dominan tidak disetujui karena waktu yang ditempuh karyawan dari rumah ke kantor jauh sekali,(saya bersedia melakukan usaha di luar dari yang diharapkan secara normal untuk membantu kesuksesan organisasi), dominan tidak disetujui dan sangat tidak disetujui karena gaji tidak akan bertambah walaupun bekerja melebihi batas normal, (saya akan bahagia sekali untuk melewatkan sisa karir dalam perusahaan ini) dominan tidak disetujui dan sangat tidak disetujui karena merasa bosan mengerjakan pekerjaan yang rutin sehingga terkadang muncul keinginan untuk mencari pekerjaan lain. Pernyataan no. 9 (saya bertanggungjawab untuk kemajuan perusahaan ini) dominan sangat tidak disetujui karena menganggap hanya sebagai karyawan saja sehingga memiliki tanggung jawab yang kecil dibanding dengan jabatan yang lebih tinggi, no. 10 (saya pulang kerja tepat waktu) dominan sangat tidak disetujui karena gaji tidak akan bertambah walaupun bekerja melebihi batas waktu normal. No 12 (saya mengikuti peraturan yang telah ditetapkan dengan senang hati)dominan sangat tidak disetujui karena adanya sanksi yang diberikan jika melanggarnya, no 15 (sayapercaya bahwa loyalitas merupakan hal yang

penting karena itu saya merasa mempunyai tanggung jawab untuk tetap bekerja di perusahaan ini)kebanyakan responden sangat tidak disetujui karena meskipun kita loyal terhadap perusahaan, hal itu tidak akan membuat peningkatan gaji yang cepat maupun golongan atau pangkat. Dari kelima skala ordinal tersebut yang paling dominan terlihat pada skala sangat setuju dengan rata-rata 41,8 %, ini menunjukkan tingginya keinginan mereka untuk bertahan pada perusahaan dan tidak ingin berpindah-pindah karena adanya resiko yang akan dialami secara ekonomis jika berpindah-pindah perusahaan.

4.5.Pembahasan

Dari hasil analisis faktor diperoleh bahwa terdapat tiga jenis komitmen yang dimiliki karyawan PT. Nindya Karya Wilayah I yaitu komitmen afektif, komitmen berkelanjutan, komitmen normatif. Faktor-faktorkomitmen tersebut adalah sebagai berikut:

4.5.1.Faktor-faktor Komitmen Afektif

Faktor-faktoryang membentuk komitmen afektifadalahkenyamanan dalam bekerja, bersemangat melakukan pekerjaan,perusahaan memberikan inspirasi,perusahaan tempat terbaik, bangga menceritakan perusahaan, ikut menyelesaikan masalah,bangga menjadi bagian perusahaan,ikut menyelesaikan masalah, bangga menjadi bagian perusahaan, mengerjakan keputusan perusahaan, hubungan yang baik dengan pimpinan, nyaman dengan lingkungan pekerjaan, menjadi bagian keluarga perusahaan, Kritikan menjadi hinaan bagi karyawan. Perusahaan memberikan inspirasi kepada karyawan merupakan faktor yang terbesar membentuk komitmen afetif dengan nilai loading faktor sebesar 91, 8%,

hal ini menunjukkan bahwa karyawan sangat senang mendapat inspirasi dari perusahaan dalam melakukan pekerjaannya. Faktor-faktor tersebut terdapat dalam diri karyawan karena mereka tertarik dengan pekerjaan-pekerjaan yang bergerak dibidang konstruk sesuai dengan latar belakang pendidikannya yaitu dibidang teknik sehingga merasa nyaman bekerja dan mampu menyelesaikan pekerjaannya, selain itu juga mereka tertarik kepada tujuan perusahaan yaitu untuk memberikan pelayanan jasa konstruksi yang bermutu untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana guna menunjang pembangunan nasional.

4.5.2.Faktor-faktor Komitmen Berkelanjutan

Faktor-faktoryangmembentuk komitmen berkelanjutan terdiri dari adanya jaminan sosial, tidak ada pekerjaan lain sehingga bertahan, sulit mencari pekerjaan lain, gaji diterima tepat waktu, gaji yang diterima meningkat , banyak yang diperoleh dari perusahaan, sulit meninggalkan pekerjaan, perusahaan memberi keuntungan dalam jangka panjang, perusahaan memberikan kompensasi terutama peningkatan gaji sesuai prestasi dan jabatan atau golongan yang terus meningkat, dengan kesempatan tersebut mereka akan merasa rugi jika meninggalkan perusahaan. Hal ini juga diberikan kepada karyawan dengan harapan mereka memperoleh kepuasan sehingga bekerja lebih baik lagi dan untuk mempertahankannya agar tetap berada dalam perusahaan. Tidak ada pekerjaan lain merupakan faktor terbesar yang membentuk komitmen berkelanjutan ini dengan nilai 88,3%. Hal ini menunjukkan bahwa mereka tetap bekerja pada perusahaan karena tidak mendapatkan pekerjaan lain di luar perusahaan.

4.5.3.Faktor-faktor Komitmen Normatif

Faktor-faktoryang membentuk komitmen normatif terdiri darimenyelesaikan pekerjaan dengan teliti, menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, datang ke kantor tepat waktu, pelanggaran bukan hal biasa, bersedia melakukan usaha diluar yang diharapkan, tidak menunda pekerjaan, menyarankan orang lain untuk bekerja di perusahaan,bertanggungjawab untuk kemajuan perusahaan, pulang kerja tepat waktu,mengerjakan tugas secara maksimal, mengikuti peraturan, bahagia berkarir di perusahaan,loyalitas adalah hal terpenting. Loyalitas adalah hal terpenting merupakan faktor terbesar membentuk komitmen normatif dengan nilai loading faktor terbesar yaitu 91,3%.Nilai-nilai moral yang dimiliki oleh karyawan membuat mereka sadar akan pentingnya tanggungjawab dan loyalitas, itulah yang membuat mereka disiplin dalam hal waktu maupun disiplin dalam menyelesaikan tugas. Supaya nilai-nilai moral itu tertanam dalam diri karyawan maka perusahaan juga membuat acara-acara keagamaan maupun pelatihan.

Hasil analisis faktor menunjukkan bahwa karyawan PT. Nindya Karya Wilayah I Medan memilikikomitmen afektif yang lebih besar dibandingkan dengan komitmen berkelanjutan dan komitmen normatif. Hal ini terlihat dari hasil analisis faktor yang menunjukkan nilai loading faktor yang paling tinggi yaitu sebesar 91,8% yang berasal dari komitmen afektif pada faktor perusahaan memberikan inspirasi bagi karyawan.

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1.Kesimpulan

Setelah diperoleh hasil analisis faktor terhadap data penelitian, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah faktor-fator komitmen organisasi karyawan dapat dilihat dari 3 (tiga) jenis komitmen organisasi yaitu:

1. Komitmen afektif yang dibentuk oleh faktor-faktor kenyamanan dalam bekerja, bersemangat melakukan pekerjaan,perusahaan memberikan inspirasi,perusahaan tempat terbaik, bangga menceritakan perusahaan, ikut menyelesaikan masalah,bangga menjadi bagian perusahaan,ikut menyelesaikan masalah, bangga menjadi bagian perusahaan, mengerjakan keputusan perusahaan, hubungan yang baik dengan pimpinan, nyaman dengan lingkungan pekerjaan, menjadi bagian keluarga perusahaan, kritikan menjadi hinaan bagi karyawan. Faktor yang paling dominan adalah perusahaan memberikan inspirasi bagi karyawan.

2. Komitmen berkelanjutan yang dibentuk oleh faktor-faktor adanya jaminan sosial, tidak ada pekerjaan lain sehingga bertahan, sulit mencari pekerjaan lain, gaji diterima tepat waktu, gaji yang diterima meningkat , banyak yang diperoleh dari perusahaan, sulit meninggalkan pekerjaan, perusahaan memberi keuntungan dalam jangka panjang. Faktor yang paling dominan adalah tidak ada pekerjaan lain sehingga tetap bertahan di perusahaan. 3. Komitmen normatif yang dibentuk oleh faktor-faktor menyelesaikan

kantor tepat waktu, pelanggaran bukan hal biasa, bersedia melakukan usaha diluar yang diharapkan, tidak menunda pekerjaan, menyarankan orang lain untuk bekerja di perusahaan,bertanggungjawab untuk kemajuan perusahaan, pulang kerja tepat waktu,mengerjakan tugas secara maksimal, mengikuti peraturan, bahagia berkarir di perusahaan,loyalitas adalah hal terpenting. Faktor yang paling dominan adalah loyalitas adalah hal terpenting.

5.2.Saran

Dari kesimpulan di atas peneliti ingin memberikan saran kepada perusahaan sebagai bahan masukan:

1. Perusahaan sebaiknya terus menjadi sumber inspirasi bagi karyawan agar mereka memiliki komitmen afektif yang tinggi dengan mengadakan pelatihan untuk peningkatan keterampilan, pemimpin melakukan pendekatan kepada karyawan agar mereka dapat mengetahui bagaimana para pemimpin tersebut dapat menyelesaikan tugas mereka serta melakukan rotasi agar mereka mendapatkan inspirasi dari berbagai deskripsi pekerjaan.

2. Perusahaan sebaiknya melibatkan karyawan dalam menyelesaikan masalah perusahaan dengan mengikutsertakannya dalam diskusi rapat secara kelompok maupun individu.

3. Perusahaan sebaiknya memberikan tugas kepada karyawan secara proporsional sesuai dengan kemampuannya misalnya tidak memberikan

tugas yang berlebihan diluar deskripsi pekerjaanya, agar mereka merasa nyaman untuk menyelesaikan pekerjaannya.

4. Agar gaji yang diterima karyawan sesuai dengan kebutuhan karyawan maka perusahaan sebaiknya terus mengupdate informasi tentang Undang Undang Ketenagakerjaan yang mengatur Upah Minimum Regional maupun melakukan interview kepada karyawan agar perusahaan mengetahui apa yang dibutuhkan karyawan dan dapat membuat kebijakan kompensasi dan memberikannya secara tepat waktu, serta melakukan peningkatan gaji sesuai dengan tanggungjawabnya, sehingga karyawan merasa puas dan tidak meninggalkan perusahaan.

5. Karyawan PT. Nindya Karya sebaiknya tetap loyal kepada perusahaan, denganbersedia memberikan usaha dan waktu di luar dari yang diharapkan dan lebih kreatif lagi dalam mengerjakan tugas demi kemajuan perusahaan.

6. Para pemimpin perusahaan sebaiknya menjadi teladan dalam melaksanakan peraturan yang telah ditetapkan agar karyawan juga dapat melaksanakannya dan karyawan sebaiknya tidak berpindah-pindah perusahaan tempat bekerja karena tidak baik untuk karyawan itu sendiri maupun bagi perusahaan.

7. Bagi peneliti lain yang tertarik dengan penelitian tentang komitmen organisasi sebaiknya dapat mengembangkan lagi dengan memperhatikan faktor-faktor lain yaitu karakteristik personal, organisasi, pekerjaan dan pengalaman kerja.

DAFTAR PUSTAKA Buku

Anggara, S dan Suhendi H, 2010. Perilaku Organisasi, CV Pustaka Setia, Bandung.

Ginting P dan Situmorang S, 2008. Filsafat Ilmu dan Metode Riset, USU Press, Medan.

Judge, Timothy A dan Robbins Stephen P, 2009. Perilaku Organisasi, Buku 1, Edisi 12, Salemba Empat, Jakarta.

Luthans, Fred, 2006. Perilaku Organisasi, Edisi Sepuluh, Andi,Yogyakarta

Panggabean, Mutiara S, 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia, Ghalia Indonesia, Bogor

Sopiah, 2008. Perilaku Organisasi, Andi, Yogyakarta. Suliyanto, 2006. Metode Riset Bisnis, Andi, Yogyakarta.

Sumarni, M. dan Wahyuni S, 2006. Metodologi Penelitian Bisnis, Andi, Yogyakarta

Sutrisno, Edy, 2010. Budaya Organisasi, Edisi Pertama, Kencana, Jakarta. Umar, Husein, 2003. Metode Riset Bisnis, Gramedia, Jakarta.

Skripsi

Kaswara dan Santoso, 2008. Analisa Faktor-faktor yang mempengaruhi Komitmen Karyawan Terhadap Organisasi pada PT. Steel Pipe Industry of Indonesia Unit 2, Skripsi pada Universitas Kristen Petra.

Jurnal

Emilisa, Netania, 2001. “Hubungan Antara Job Satisfaction dengan Organisation Commitment pada Lembaga Kinerja yang Dikelola Oleh Perusahaan Asuransi di Jakarta”, Jurnal Media Riset Bisnis & Manajemen, Volume 1 Nomor 3 hal 229 – 244.

Panggabean, Mutiara S, 2001. “Perbedaan Komitmen Organisasi Berdasarkan Karakteristik Individu”, Jurnal Media Riset Bisnis & Manajemen, Volume 1 Nomor 2 hal 89 – 124.

Suastina, I Gusti P,2010. “Analisis Faktor Faktor Yang Membentuk Komitmen Karyawan Pada Organisasi (Studi Pada KUD Di Wilayah Lombok Barat)” GaneÇ Swara, Edisi Khusus, Vol. 4 No.3.

Situs FTP

Karina, 2010. Indikator Komitme

area-terapan mainmenu-30/organisasi-mainmenu-66/48 (20 Okt. 2011).

Lampiran 1

SURAT PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN

Dokumen terkait