• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Faktor Internal dan Eksternal PT Koki Indocan

B. Alternatif Strategi Untuk Meningkatkan Volume Penjualan Fruit

2. Analisis Faktor Internal dan Eksternal PT Koki Indocan

Untuk menganalisis strategi peningkatan volume penjualan fruit cocktail pada PT. Koki Indocan Pandaan Pasuruan, digunakan analisis SWOT yang berkaitan dengan faktor internal dan faktor eksternal perusahaan.

a. Analisis Faktor Internal

Analisis faktor internal adalah analisis yang dikalakukan terhadap kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh perusahaan yang bersangkutan, yang adalam hal ini adalah PT. Koki Indocan. Analisis faktor internal digunakan untuk mengetahui seberapa besar kekuatan dan kelemahan perusahaan saat ini dan bagaimana pengaruhnya terhadap strategi yang harus dilakukan oleh perusahaan. Analisis faktor internal dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

Tabel 13 Matrik Pembobotan, Rating, dan Skor Untuk Faktor Internal PT. Koki Indocan.

No Faktor internal Bobot Rating Skor

A Kekuatan

1 Harga produk kompetitif 0,10 4 0,40

2 Kualitas fruit cocktail baik 0,11 5 0,55

3 bahan baku mudah didapat dan datang tepat waktu

0,10 4 0,40

4 Permodalan perusahaan cukup tersedia

0,10 4 0,40

5 Memiliki banyak SDM yang ahli 0,10 4 0,40

Jumlah 2,15

B Kelemahan

1 Produk kurang dikenal oleh masyarakat

0,09 3 0,27

2 Kurangnya diversifikasi produk 0,10 4 0,40

3 Kegiatan promosi belum efektif 0,10 4 0,40

4 Kegiatan distribusi belum efektif 0,09 3 0,27

5 Teknologi semi tradisional 0,10 4 0,40

Jumlah 1,74

Dari Tabel 13 terlihat bahwa tingkat kekuatan tertinggi pada kualitas fruit cocktail baik, harga produk kompetitif, bahan baku mudah didapat dan datang tepat waktu, permodalan perusahaan cukup tersedia dan memiliki banyak SDM yang ahli. Sedangkan kelemahannya adalah teknologi semi tradisional, kurangnya diversifikasi produk,dan kegiatan promosi belum efektif.

Setelah diadakan penilaian terhadap kondisi internal perusahaan, maka diperoleh total nilai faktor kekuatan sebesar 2,15 dan nilai faktor kelemahan 1.74 jadi selisih 0,41

Masing-masing faktor stategis dari kekuatan (strengths) dan kelemahan (weaknesses) yang ada pada internal PT. Koki Indocan dalam memproduksi fruit cocktail dapat dijelaskan sebagai berikut :

1) Kekuatan

a) Harga produk kompetitif

Harga suatu produk terkait dengan biaya produksi. Semakin rendah biaya produksi, maka akan menentukan harga produk, dimana semakin rendah harga suatu produk dibandingkan dengan harga produk pesaing maka daya kompetisi produk dipasaran akan semakin tinggi. Harga produk fruit cocktail relatif terjangkau agar dapat bersaing dengan produk sejenis lainnya, hal ini tidak lepas dari kondisi biaya pengadaan bahan baku yang tergolong rendah karena perusahaan dekat dengan lokasi pemenuhan bahan baku sehingga perusahaan dapat meminimalkan ongkos produksi. Harga pokok produk fruit cocktail PT. Koki Indocan 1 kaleng seharga Rp.11.300,- sedangkan harga produk pesaing 1 kaleng fruit cocktail seharga Rp.19.900,-. PT. Koki Indocan berani menetapkan harga produk yang lebih murah untuk bersaing dengan produk sejenis.

b) Kualitas fruit cocktail baik

Salah satu yang mendukung proses kelancaran pemasaran suatu produk adalah produk dapat masuk ke pasar atau tidak, karena untuk memasuki pasar diperlukan kriteria-kriteria khusus dari suatu produk untuk dapat menghadapi persaingan. Kualitas merupakan salah satu kunci sukses di dalam menghadapi tingkat persaingan yang tinggi, semakin tinggi kualitas barang maka semakin tinggi pula daya saingnya.

Produk fruit cocktail PT. Koki Indocan memiliki kualitas yang baik yaitu buah-buahan yang segar, rasa yang nikmat, penyajianya mudah, produk dapat bertahan sampai 2 tahun dan tanpa bahan pengawet. Selain itu, perusahaan ini juga sudah memiliki mutu produk yang baik, didukung dengan pengakuan mutu dari suatu Badan Akreditasi Nasional atau Internasional yaitu dengan mendapatkannya Sertifikat AS/NZS ISO 22000 : 2005 incorporating the principle of HACCP development by The Codex Alimentarius Commission (Rev 4-2003) dengan nomor organisasi HCV-20968. Bukti apabila produk fruit cocktail memiliki kualitas baik yaitu adanya nomor dari BPOM RI dan lebel halal pada kemasan produk yang di kontrol dan diperbaharui setiap 6 bulan sekali oleh badan pengawas makanan.

c) Bahan baku mudah didapat dan datang tepat waktu

Bahan baku fruit cocktail adalah buah-buahan segar antara lain nanas, kolang-kaling, papaya, semangka, bengkuang, dan labu siam. Untuk pengadaan bahan baku PT. Koki Indocan melakukan kerjasama dengan petani-petani buah disekitar perusahaan agar bahan baku dapat terus terpenuhi sesuai yang diharapkan perusahaan dan apabila memerlukan bahan baku yang banyak maka dapat didatangkan langsung dari tempat asal buah-buahan tersebut, siperti pembelian bahan baku nanas yang didatangkan dari kota blitar, kolang-kaling didatangkan dari kota surabaya, papaya didatangkan dari kota malang, semangka didatangkan dari kota blitar, bengkuang didatangkan dari kota jombang, dan labu siam didatangkan dari kota malang. PT. Koki Indocan memiliki banyak pemasok bahan baku jadi apabila sewaktu-waktu memerlukan bahan baku buah-buahan segar, maka bahan baku mudah didapat dan dapat datang tepat waktu, sesuai yang diharapkan perusahaan.

d) Permodalan perusahaan cukup tersedia

Permodalan perusahaan terkait dengan ketersediaan modal dalam proses produksi produk fruit cocktail PT. Koki Indocan karena modal mempunyai sifat produktif, yaitu dapat meningkatkan kapasitas produksi. Dalam hal ini modal yang diperuntukkan dalam proses produksi produk fruit cocktail tidak menjadi kendala dan PT. Koki Indocan akan selalu mengembangkan produk fruit cocktail untuk memenuhi semua permintaan pesanan dan untuk memperluas pangsa pasar.

e) Memiliki banyak SDM yang ahli

Setiap perusahaan mempunyai sumber daya manusia yang berbeda dengan perusahaan lainnya, potensi sumber daya manusia ini meliputi keahlian yang dimiliki oleh para manajer baik tingkat atas, menengah maupun bawah dan karyawan. Kualitas sumber daya akan berpengaruh terhadap kelancaran semua proses kegiatan dari perusahaan dalam mencapai tujuan dan target yang telah ditentukan. Selain itu juga adanya upaya-upaya yang lebih baik yang akan dilakukan maupun direncanakan dalam meningkatkan produktifitas dari perusahaan dalam pengembangannya. Dalam PT. Koki Indocan hal ini didukung oleh SDM terampil daik dari lingkungan sekitar sedangkan tenaga ahli dari kota Sidoarjo.

tenaga kerja PT. Koki Indocan berjumlah 137 orang, dari jumlah tenaga kerja tersebut 104 orang pekerja bulanan dan 33 orang pekerja harian, semuanya merupakan tenaga kerja yang berpengalaman, yang sudah aktif sejak industri ini didirikan pada tahun 1985. Dari jumlah tersebut, tenaga kerja yang berkualifikasi S2 ada sebanyak 3 orang, S1 dibidang food teknologi terdapat 5 orang, dan teknik kimia terdapat 2 orang tenaga kerja, dan yang lainnya setara

SMA, SLTP, dan SD yang sebagian besar tenaga kerja berasal dari masyarakat yang tinggal dan berdomisili didekat pabrik.

1) Kelemahan

a) Produk kurang dikenal oleh masyarakat

Pengenalan suatu produk terhadap masyarakat sangatlah penting untuk kelancaran suatu penjualan produk, pengenalan suatu produk kemasyarakat dapat melalui periklanan dimedia masa ataupun elektronik, dapat juga dilakukan dengan penyebaran brosur dan demontrasi. PT. Koki Indocan dalam mengenalkan produk fruit cocktail sangat kurang, karena kegiatan promosi yang dilakukan perusahaan hanya melalui pemberian diskon, pembagian kaos dan kalender, sehingga banyak masyarakat yang kurang mengenal produk fruit cocktail PT. Koki Indocan. Hal ini menjadi kelemahan perusahaan PT. Koki Indocan dalam menginformasikan dan mengenalkan produk ke masyarakat luas.

b) Kurangnya diversifikasi produk

Diversifikasi usaha merupakan salah satu upaya untuk mengurangi resiko kegagalan dan juga untuk memperluas pangsa pasar. Diversifikasi suatu produk yang lebih banyak mempunyai tujuan untuk memperluas segmen pasar sehingga semakin tinggi upaya diversifikasi akan lebih menguntungkan perusahaan karena akan dapat meningkatkan volume penjualan. Diversifikasi produk fruit cocktail PT. Koki Indocan sangat terbatas sehingga dalam memperluas pangsa pasar pada segmen-segmen tertentu tidak dapat dikuasai sedangkan persaingan yang terjadi sangat ketat. Diversifikasi produk fruit cocktail hanya memiliki 1 jenis ndan satu ukuran yaitu dengan berat 255 gram, tetapi PT. Koki Indocan memproduksi produk-produk lain seperti sarden kaleng, kornet, rendang daging,dan kari ayam.

Dengan keterbatasan diversifikasi produk fruit cocktail mengakibatkan tidak dapat menguasai pangsa pasar, ini merupakan kelemahan yang terdapat pada produk fruit cocktail dalam merebut pangsa pasar dan meningkatkan volume penjualan.

c) Kegiatan promosi belum efektif

Promosi merupakan salah satu aspek pemasaran suatu produk yang dapat bertujuan untuk memperluas pangsa pasar. Dengan promosi maka akan semakin banyak orang yang mengetahui tentang keberadaan dan tujuan suatu produk diproduksi seseorang untuk mencobanya. Promosi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan suatu program pemasaran. Pada hakikatnya promosi adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran atau aktifitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi dan meningkatkan pasar sasaran agar bersedia menerima dan membeli produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan.

Promosi yang dilakukan oleh PT. Koki Indocan dalam mempromosikan produk fruit cocktail sangat minim perusahaan hanya melakukan promosi penjualan saja yaitu dengan cara memberikan diskon kepada konsumen yang membeli produk dengan jumlah tertentu, membagikan kaos dan kalender. Hal tersebut merupakan kelemahan yang dimiliki perusahaan sehingga pemberitahuan mengenai produk fruit cocktail kurang menyebar luas yang akan dapat menarik minat masyarakat untuk mencoba produk fruit cocktail.

d) Kegiatan distribusi belum efektif

Fungsi fisik dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang menyangkut keseluruhan keadaan fisik dari suatu produk, yang salah satunya adalah kegiatan

distribusi dalam pemasaran produk. Produk fruit cocktail kebanyakan didistribusikan diluar kota seprti kota Jakarta dan kota Yogyakarta dan daerah- daerah lain diluar jawa, sehingga ketersediaan produk fruit cocktail di kota sekitar perusahaan seperti kota malang dan surabaya belum terpenuhi dengan maksimal. Hal ini sebagai kelemahan perusahaan dalam mendistribusikan produk, karena permintaan akan produk di kota sekitar perusahaan belum terpenuhi.

e) Teknologi semi tradisional

Teknologi produksi akan dapat menetukan hasil produk akir. Setiap perbaikan teknologi sebuah perusahaan mampu memproduksi sejumlah output yang baru atau yang lebih baik. Teknologi sangat penting bagi pesaingan jika mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keunggulan bersaing perusahaan. Dengan menggunakan teknologi yang lebih baik maka produk yang dihasilakan mempunyai kualitas yang lebih baik pula.

Proses produksi fruit cocktail PT. Koki Indocan menggunakan teknologi semi tradisional, yaitu pada pemotongan buah masih manual dengan menggunakan tenaga manusia,pengisian buah ke dalam kaleng dan pencucian kaleng juga masih manual sedangakan perusahaan pesaing menggunakan mesin pemotong buah. Hal ini akan mempengaruhi produk fruit cocktail untuk bersaing lebiah baik dipasaran dengan produk-produk fruit cocktail lainnya yang telah bermerk, khususnya yang berhubungan dengan waktu atau lamanya proses produksi dan secara tidak langsung berdampak pada pendistribusian produk fruit cocktail.

b. Analisis Faktor Eksternal

Analisis faktor eksternal adalah analisis yang dilakukan terhadap peluang dan ancaman yang dimiliki oleh perusahaan yang bersangkutan. Analisis faktor eksternal digunakan untuk mengetahui bagaimana posisi perusahaan dalam hubungannya dengan peluang dan ancaman yang dihadapi yang akan berpengaruh kepada keputusan perusahaan dalam menentukan strategi pemasarannya. Analisis faktor eksternal dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 14 Matrik Pembobotan, Rating Dan Skor Untuk Faktor Eksternal PT. Koki Indocan

No Faktor eksternal Bobot Rating Skor

A Peluang

1 Kesempatan perusahaan untuk melakukan ekspor produknya.

0,10 3 0,30

2 Daya beli konsumen terhadap produk tinggi

0,09 2 0,18

3 Teknologi baru yang memungkinkan produksi menjadi lebih efisien

0,10 3 0,30

4 Banyaknya order atau pesanan produk

0,10 3 0,30

5 Adanya hubungan baik dengan pemasok bahan baku

0,10 3 0,30

Jumlah 1,38

B Ancaman

1 Pesaing yang semakin banyak 0,10 3 0,30

2 Kegiatan promosi yang dilakukan pesaing cukup gencar

0,11 3 0,33

3 Diversifikasi produk pesaing lebih banyak

0,11 4 0,44

4 Munculnya produk subtitusi /pengganti

0,11 3 0,33

5 Fluktiasi harga bahan baku 0,10 3 0,30

Jumlah 1,70

Tabel 14 terlihat bahwa tingkat peluang tertitinggi Kesempatan perusahaan untuk melakukan ekspor produknya, teknologi baru yang memungkinkan produksi atau distribusi menjadi lebih efisien atau dapat

adanya hubungan baik dengan pemasok. Sedangkan ancamannya adalah kegiatan promosi yang dilakukan pesaing cukup gencar , pesaing yang semakin gencar, diversifikasi produk pesaing lebih banyak, dan munculnya produk sejenis.

Setelah diadakan penilaiaan terhadap kondisi eksternal perusahaan, maka diperoleh total nilai faktor peluang sebesar 1,38 dan nilai faktor ancaman 1,70 jadi selisihnya 0,38. Masing-masing faktor strategis dari peluang (opportunities) dan ancaman (threats) yang ada pada eksternal PT. Koki Indocan dalam memproduksi fruit cocktail dapat dijelaskan sebagai berikut :

1) Peluang

a) Kesempatan perusahaan untuk melakukan ekspor produknya.

Di era globalisasi dimana setiap perusahaan dapat berusaha dimanapun dengan mudah menembus lintas batas antar Negara. Untuk itu PT. Koki Indocan mempunyai peluang untuk melakukan ekspor produknya. Untuk dapat bersaing dijaringan perdagangan yang lebih bebas dan konpetitif tinggi, harus mempunyai kualitas produk yang baik dan masih dibutuhkan oleh konsumen dunia.

Produk fruit cocktail PT. Koki Indocan mempunyai kualitas yang baik, (produk tahan lama dan tanpa bahan pengawet, tekstur tidak mudah hancur, warna,rasa buah tetap terjaga, dan mencantumkan tanggal kedaluarsa) dimana mampu berkompetisi di pasar dalam negeri maupun luar negeri. PT. Koki Indocan mempunyai peluang untuk melakukan ekspor produknya ke Belanda, Rusia, dan Hong Kong. Dengan mengekpor produknya PT. Koki Indocan dapat memperluas segmen pasarnya.

b) Daya beli konsumen terhadap produk tinggi

Daya beli konsumen sangat terkait dengan harga yang ditawarkan oleh suatu produk dan juga pendapatan dari konsumen itu sendiri, dimana harga yang ditawarkan oleh PT. Koki Indocan untuk produk fruit cocktail cukup bersaing jika dibandingkan dengan produk-produk fruit cocktail yang lainya. Kemampuan daya beli konsumen terhadap produk fruit cocktail yang cukup tinggi merupakan peluang dalam peningkatan permintaan yang akan mendukung dalam proses pengembangan PT. Koki Indocan. Meningkatnya daya beli konsumen terhadap produk fruit cocktail dikarenakan kondisi perekonomian yang membaik sehingga pendapatan konsumen menjadi meningkat, hal ini menjadi peluang karena dapat meningkatkan pembelian konsumen terhadap produk.

c) Teknologi baru yang memungkinkan produksi menjadi lebih efisien

Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi sangat mendukung PT. Koki Indocan dalam memungkinkan produksi menjadi lebih efisien. Dengan adanya teknologi-teknologi yang modern PT. Koki Indocan dapat menawarkan produk yang memiliki kualitas baik, produk yang sehat dan dapat tahan lama tanpa adanya bahan pengawet. Teknologi baru yang mendukung produksi dan distribusi lebih efisien yaitu menggunakan mesin-mesin yang modern, seperti mesin pemotong buah otomatis, mesin pengisian buah otomatis dan mesin penutup kaleng otomatis, dengan menggunakan mesin-mesin yang modern menghasilkan produk yang berkualitas baik, dengan waktu yang singkat dapat menghasilkan produk yang maksimal. Dengan menjaga kualitas produk dan menghasilkan produk tetap waktu sesuai dengan yang diinginkan konsumen, maka secara tidak langsung memberikan kepuasan dan kepercayaan terhadap

konsumen sehingga konsumen berminat untuk membeli dan mengkonsumsi produk fruit cocktail.

d) Banyaknya order atau pesanan produk

Permintaan masyarakat terhadap produk sangatlah berpengaruh terhadap volume penjualan, dengan demikian perusahaan harus memberikan pelayanan yang baik terhadap semua distributor yang melakukan permintaan produk dengan memenuhi permintaan produk yang diinginkan konsumen tepat waktu dan kualitas yang baik, sehingga kumsumen atau distributor tesebut memiliki kepercayaan dengan perusahaan.

PT. Koki Indocan memiliki distributor- distributor yang menyebar diseluruh Indonesia, semua distributor tersebut memiliki kerjasama dengan perusahaan. Karena PT. Koki Indocan memperikan pelayanan yang baik kepada konsumen, sehingga PT. Koki Indocan memiliki banyak order atau pesanan produk dari pihak distributor-distributor ataupun masyarakat. Dalam jangka waktu 4 bulan sekali PT. Koki Indocan pasti menerima pesanan produk dari distributor- distributor maupun masyarakat umum. Kondisi tersebut mejadi peluang PT. Koki Indocan dalam memasarkan produknya

e) Adanya hubungan baik dengan pemasok bahan baku

Kemitraan yang baik merupakan salah satu kunci keberhasilan suatu usaha. Kemitraan yang terjalin antara PT. Koki Indocan dengan para petani buah-buahan adalah hubungan yang saling menguntungkan. Di satu sisi perusahaan akan mudah memperoleh bahan baku dan disisi lain adanya peningkatan volume penjualan dan laba perusahaan.

Kemitraan dalam mendukung proses penyediaan bahan baku ini terbentuk dengan perjanjian-perjanjian khusus dimana bahan baku yang dikehendaki peresahaan sudah ada standar khusus yang harus dipenuhi oleh para mitra sehingga kualitas lebih terjamin. Apabila bahan baku melimpah maka perusahaan menambah kapasitas produksi sehingga produk yang dihasilakn lebih banyak, di PT. Koki Indocan tidak melakukan penyimpanan bahan baku melainkan melakukan penyimpanan produk jadi, sehingga apabila ada kelangkaan bahan baku dan adanya permintaan produk sewaktu-waktu dari konsemen, peurusahaan sudah memiliki persediaan produk jadi yang siap untuk dipasarkan. Dengan adanya hubungan baik dengan pemasok bahan baku maka sewaktu-waktu perusahaan melalukan permintahan bahan baku maka pemasok akan siap melakukan pengadaan bahan baku, kondisi tersebut merupakan peluang bagi pengembangan pemasaran produk fruit cocktail PT. Koki Indocan.

2) Ancaman

a) Pesaing yang semakin banyak

Persaingan akan selalu muncul apabila usaha yang dilakukan mempunyai prospek dalam perolehan keuntungan yang cukup besar. Begitu juga dengan kondisi persaingan yang terjadi pada produk fruit cocktail. Dengan semakin banyaknya bermunculan perusahaan-perusahaan sejenis seperti Jangkar, Maya, ABC, dan Montana, yang sudah mempunyai nama dengan kualitas yang cukup baik, penggunaan teknologi dalam proses produksi yang sudah modern, dan sudah mempunyai jaringan pasar yang cukup luas bukan tidak mungkin di masa- masa mendatang hal tersebut menjadi suatu ancaman bagi kelangsungan usaha PT. Koki Indocan.

b) Kegiatan promosi yang dilakukan pesaing cukup gencar

Promosi penting didalam bisnis, karena dengan promosi dapat memperkenalkan suatu produk baik bahan mentah ataupun bahan jadi untuk dipasarkan. Promosi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan suatu program pemasaran. Pada hakikatnya promosi adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran atau aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi dan meningkatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima dan membeli pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan.

Kegiatan promosi yang dilakukan pesaing cukup gencar yaitu melalui media cetak dan media elektronik hal tersebut merupakan ancaman bagi PT. Koki Indocan. Seperti yang dilakukan perusahaan ABC dalam melakukan promosi di media masa dan elektronik sangat gencar,sehingga masyarakat lebih mengenal fruit cocktail merek ABC dari pada fruit cocktail merek KOKIN. Apabila promosi yang dilakukan cukup gencar maka pemberitahuan mengenai produk fruit cocktail menyebar luas sehingga akan dapat menarik minat masyarakat untuk mencoba produk fruit cocktail dan secara tidak langsung meningkatkan volume penjualan.

c) Diversifikasi produk pesaing lebih banyak

Diversifikasi adalah suatu tindakan atau cara untuk merancang perbedaan segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasa untuk dibeli dan dikonsumsikan agar dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. adapun tujuannya adalah untuk memperluas pasar dan perolehan laba, penganekaragaman produk dan untuk menggunakan hasil-hasil penemuan baru

Diversifikasi produk pesaing lebih banyak, yaitu ada yang memiliki ukuran kecil dan besar, memiliki isi yang berbeda misalnya 1 kaleng hanya berisi buah nanas saja atau buah semangka saja, dengan warna dan rasa yang bervaratif. Melalui bentuk produk yang semakin banyak bervariasi yang dihasilkan perusahaan pesaing sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen, maka secara tidak langsung telah memberikan banyak kemungkinan kepada perusahaan pesaing untuk menawarkan yang lebih baik dan bervariasi kepada konsumen bila dibandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh PT. Koki Indocan. Hal tersebut merupakan ancaman bagi PT. Koki Indocan dalam merebut pangsa pasar.

d) Munculnya produk sutitusi/pengganti

Perkembangan suatu produk yang semakin pesat dan munculnya produk- produk baru yang menjadi pesaing dan menjadi produk subtitusi atau pengganti akan menjadi ancaman terhadap produk fruit cocktail yang dihasilkan PT. Koki Indocan. Produk –produk yang menjadi pengganti yaitu minuman sari buah- buahan yang beranaga ragam dan penuh dengan vitamin dan cara mengkonsumsinyapun lebih praktis, sehingga konsumen lebih sering mengkonsumsi produk subtitusi tersebut.

e) Fluktiasi harga bahan baku

Harga suatu produk terkait dengan biaya produksi yang terkait juga dengan harga bahan baku. Harga bahan baku yang berfluktuatif akan berpengaruh terhadap biaya produksi yang dikeluarkan perusahaan. Semakin rendah harga bahan baku maka semakin rendah biaya produksi maka akan rendah pula harga suatu produk yang ditawarkan, dimana semakin rendah harga

produk dipasaran akan semakin tinggi. Tetapi karena harga bahan baku tidak dapat dikendalikan dan selalu berfluktuatif maka akan menjadi suatu ancaman bagi perusahaan dalam penetapan harga produk yang sesuai dengan keinginan konsumen, pada saat musim panen buah maka harga bahan baku turun mencapai Rp. 3.000,- / kg sedangkan pada saat tidak misim panen raya maka harga buah meningkat hingga mencapai Rp. 5.000,- / kg untuk masing-masing buah, jadi perusahaan harus pandai-pandai dalam melakukan pengadaan bahan baku.

Tabel 15 Evaluasi Faktor Internal dan Eksternal PT. Koki Indocan

No Faktor internal dan eksternal Bobot

%

Nilai keterkaitan Total nilai bobot

Kekuatan 1 2 3 4 5

1 Harga produk kompetitif 0,10 5 5 5 4 4 4,4 2 Kualitas fruit cocktail baik 0,11 4 5 4 5 4 4,8 3 Bahan baku mudah didapat dan datang tepat waktu 0,10 4 5 3 5 5 4,4 4 Permodalan perusahaan cukup tersedia 0,10 5 5 5 5 4 4,6 5 Memiliki banyak SDM yang ahli 0,10 4 4 5 4 5 4,4

Kelemahan

1 Produk kurang dikenal oleh masyarakat 0,09 3 5 4 5 4 4,2 2 Kurangnya diversifikasi produk 0,10 4 5 4 3 4 4,6

Dokumen terkait