A. Matriks IFE (Internal Factor Evaluation)
A.2 Analisis Lingkungan Jauh a Faktor Politik
2. Analisis Lingkungan Internal a Pasar dan Pemasaran
Berdasarkan diskusi dengan pihak perusahaan, faktor-faktor yang perlu diperhatikan antara lain : pangsa pasar, pengendalian distributor, kondisi satuan kerja pemasaran, dan kepemilikan informasi tentang pasar.
b. Keuangan dan Akuntansi
Berdasarkan diskusi dengan pihak perusahaan, faktor-faktor yang perlu diperhatikan yang mempengaruhi kegiatan pemasaran antara lain : struktur modal kerja dan harga jual dari produk. c. Kegiatan produksi-operasi
Berdasarkan hasil diskusi dengan pihak perusahaan, faktor- faktor yang perlu diperhatikan yang mempengaruhi kegiatan pemasaran antara lain : hubungan dengan pemasok, sistem persediaan, penggunaan teknologi yang tepat, dan inovasi- inovasi produk.
d. Sumber Daya Manusia
Berdasarkan hasil diskusi dengan pihak perusahaan, faktor- faktor yang perlu diperhatikan yang mempengaruhi kegiatan pemasaran yaitu : motivasi karyawan, keterampilan kerja, dan produktivitas karyawan dan budaya kerja unit pemasaran.
e. Sistem Informasi Manajemen
Berdasarkan hasil diskusi dengan pihak perusahaan, faktor- faktor yang perlu diperhatikan yang mempengaruhi kegiatan pemasaran yaitu : sistem komputerisasi yang digunakan oleh perusahaan.
59
Berdasarkan bauran pemasaran dan analisis lingkungan internal maka diperoleh kekuatan dan kelemahan perusahaan yang terdiri dari :
A. Kekuatan
a. Memiliki lokasi yang strategis
Lokasi perusahaan terkait dengan bauran distribusi dari perusahaan. Lokasi perusahaan yang strategis memberikan kekuatan yaitu kemudahan konsumen untuk datang langsung ke perusahaan. CV. Gema Insani Press memiliki lokasi di Jl. Ir. H. Juanda, Depok. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak internal perusahaan lokasi ini strategis dimana terletak di pinggir jalan sehingga memberikan kemudahan untuk konsumen datang ke perusahaan untuk melakukan pemesanan buku secara langsung atau datang ke toko buku GIP yang terdapat di perusahaan. Selain itu, lokasi perusahaan membuat Gema Insani Press lebih mudah untuk dapat mengantarkan pesanan buku ke toko-toko buku yang terletak di wilayah Jabodetabek karena kemudahan akses transportasi.
b. Produk yang berkualitas
Produk yang berkualitas terkait dengan bauran produk dari perusahaan. Berdasarkan wawancara dengan pihak perusahaan buku-buku Islam yang dihasilkan oleh Gema Insani Press merupakan produk buku yang berkualitas. Hal ini terlihat buku-buku Islam GIP seringkali menjadi buku-buku best seller yang terjual sebanyak 5000 eksemplar per bulan. Contoh buku-buku tersebut adalah Life Excellent Menuju Hidup Lebih Baik, 1100 Hadits Terpilih, Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir dan masih banyak lagi. Selain itu, terdapat buku-buku Islam GIP yang terjual sebanyak 100.000 eksemplar dalam waktu setahun yaitu Anda Bertanya Islam Menjawab,
Berjumpa Allah Lewat Shalat, dan masih banyak lagi. Buku-buku Islam Gema Insani Press juga mendapat penghargaan yaitu sebagai juara 1 buku non fiksi terbaik pada Islamic Book Fair 2006.
c. Kebersamaan dalam bekerja
Kebersamaan dalam bekerja terkait dengan analisis lingkungan internal dalam aspek sumber daya manusia mengenai budaya kerja unit pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan. Berdasarkan wawancara dengan pihak perusahaan bahwa dalam menghasilkan produk buku Islamnya, Gema Insani Press menciptakan suasana kebersamaan dalam bekerja. Setiap pekerja memiliki tugas dan tanggung jawab serta saling membantu dalam menyelesaikan pekerjaannya. Hal ini dilakukan agar kualitas produk tetap terjaga dan pengiriman kepada konsumen tidak terlambat.
d. Penggunaan peralatan percetakan yang modern
Penggunaan peralatan percetakan yang modern terkait dengan analisis lingkungan internal di dalam proses produksi mengenai penggunaan teknologi yang tepat. Dari hasil wawancara dengan pihak perusahaan, Gema Insani Press dalam menghasilkan buku-buku Islamnya menggunakan mesin-mesin canggih yang terdiri dari mesin film, mesin plat, mesin cetak, mesin jahit, mesin lipat, mesin bending, dan mesin potong. Mesin- mesin tersebut diimpor dari luar negeri. Hal ini memberikan kekuatan dimana menambahkan kualitas produk.
e. Sistem pengendalian persediaan baik
Sistem persediaan ini terkait dengan analisis lingkungan internal dalam proses produksi-operasi mengenai persediaan. Sistem persediaan ini
61
mempengaruhi distribusi buku Islam sehingga konsumen mendapatkan buku Islam yang masih baru, tintanya tidak kadaluarsa, masih dikemas dengan baik, dan kertasnya tidak rusak. Dari hasil wawancara dengan pihak perusahaan, Gema Insani Press memiliki sistem persediaan yaitu First In First Out (FIFO). Adanya sistem FIFO ini menyebabkan buku-buku yang dipasarkan kepada konsumen adalah buku-buku yang masih dalam keadaan baik. Hal ini memberikan keunggulan bagi Gema Insani Press untuk menjalin kepercayaan dengan konsumen.
f. Permodalan mandiri
Permodalan yang mandiri diperoleh dari analisis lingkungan internal dalam keuangan dan akuntansi mengenai struktur modal. Dari hasil wawancara dengan pihak perusahaan, permodalan Gema Insani Press dipegang oleh 100% oleh Bapak Umar Baasyarahil selaku direktur utama. Dengan adanya permodalan yang mandiri tersebut, memberikan kekuatan bagi Gema Insani Press dalam memberikan diskon yaitu sebesar 20%-60% pada acara pameran. Sedangkan untuk grosir dan toko eceran besar, Gema Insani Press memberikan diskon 40%, untuk toko eceran sedang, Gema Insani Press memberikan diskon sebesar 35%, sedangan untuk toko eceran kecil Gema Insani Press memberikan diskon sebesar 30%. Selain itu Gema Insani Press juga membentuk kelompok pembaca Gema Insani Press dimana para anggotanya memperoleh diskon 25% setiap pembelian buku Gema Insani Press di berbagai toko buku. Berbagai diskon dilakukan oleh Gema Insani Press karena Gema Insani Press tidak memiliki hutang dengan pihak lain sehingga
dengan diskon tersebut sudah dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan.
g. Harga yang terjangkau
Harga produk terkait dengan bauran harga yang dilakukan oleh perusahaan. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak Gema Insani Press harga yang ditetapkan oleh GIP merupakan harga yang kompetitif yang berlaku secara umum. Penetapan harga tersebut juga disertakan dengan pemberian diskon yang cukup besar dari Gema Insani Press. Hal ini menyebabkan harga buku-buku Islam Gema Insani Press merupakan harga yang terjangkau.
B. Kelemahan
a. Pendidikan karyawan
Kepentingan pendidikan ini terkait dengan analisis lingkungan internal dalam aspek sumber daya manusia mengenai keterampilan karyawan. Hal ini terkait dimana sumber daya manusia yang berkualitas dapat semakin meningkatkan kualitas produk. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak perusahaan, Gema Insani Press masih memiliki kelemahan dalam status pendidikan karyawan dimana 60% karyawan berpendidikan SMU. Untuk itu, Gema Insani Press mengadakan program untuk menyekolahkan karyawannya setiap tahun agar diperoleh sumber daya manusia yang berkualitas yang dapat memberikan pemikiran dan keterampilan untuk dapat meningkatkan kualitas dan memberikan inovasi-inovasi terhadap buku-buku Islam yang dihasilkan.
b. Alokasi pemasaran di Indonesia bagian timur
Wilayah pemasaran terkait dengan bauran distribusi yang dilakukan perusahaan dalam hal cakupan pasar perusahaan. Dari hasil wawancara dengan pihak
63
perusahaan, wilayah pemasaran Gema Insani Press masih terbatas pada wilayah Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Untuk wilayah timur hanya beberapa yang masih dilakukan oleh Gema Insani Press yaitu Sulawesi Selatan dan Jayapura. Hal ini menunjukkan bahwa Gema Insani Press belum melakukan pemasaran menyeluruh ke Indonesia bagian timur.
c. Waktu pelatihan karyawan
Pelatihan karyawan terkait dengan analisis lingkungan internal dalam aspek sumber daya manusia mengenai keterampilan kerja. Untuk dapat meningkatkan produktivitas karyawan dalam menghasilkan produk perusahaan diperlukan pelatihan-pelatihan kepada karyawan. Berdasarkan wawancara dengan pihak perusahaan, pelatihan terhadap karyawan yang berkaitan dengan teknik pembuatan produk dilakukan dalam waktu 1 bulan sekali dan memiliki tingkat human error sebanyak 15% seperti adanya produk buku yang cacat yang dikembalikan oleh konsumen ke perusahaan karena kesalahan dalam pengemasan dan kesalahan dalam penjilidan. Waktu pelatihan karyawan ini masih perlu ditingkatkan untuk dapat semakin memperkecil human error di perusahaan.
d. Promosi via televisi
Promosi via televisi terkait dengan bauran promosi yang dilakukan oleh perusahaan dalam memperkenalkan produknya kepada konsumen. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak perusahaan, Gema Insani Press masih memiliki kelemahan dalam promosi via televisi. Hal ini melihat keadaan sekarang ini banyak stasiun televisi yang mengangkat cerita-cerita dari buku seperti adanya acara-acara Islami seperti yang dilakukan oleh
majalah Hidayah dan majalah Ghoib yang mengangkat ceritanya ke layar televisi. Novel-novel karya Mira W. yang diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka juga pernah ditayangkan oleh televisi. Selain itu juga terdapat iklan Book Fair di televisi yang disponsori oleh Gramedia Pustaka. Hal yang juga dilakukan oleh Gramedia Pustaka yaitu bekerja sama dengan penerbit luar negeri seperti penerbit buku Harry Potter yang ceritanya juga diangkat di layar lebar dan televisi. Dengan melihat keadaan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa media televisi dapat digunakan sebagai media promosi yaitu dengan cara menawarkan buku untuk diangkat ceritanya ke televisi atau melalui kegiatan sponsorship.
e. Waktu perbincangan kreativitas
Waktu perbincangan kreativitas terkait dengan analisis lingkungan internal dalam aspek proses produksi operasi dalam hal penciptaan inovasi-inovasi produk. Berdasarkan hasil wawancara, waktu perbincangan kreativitas yaitu waktu untuk membicarakan kreativitas Gema Insani Press yang terkait dengan menciptakan inovasi-inovasi dilakukan selama 6 bulan sekali. Waktu kreativitas ini cukup lama yang terkait dengan buku Islam yang dihasilkan oleh Gema Insani Press yang memiliki naskah dengan tema yang kurang bervariasi. Waktu kreativitas ini masih perlu ditingkatkan agar dapat semakin memperbanyak tema-tema buku Islam dengan informasi-informasi baru yang dapat semakin meningkatkan loyalitas konsumen.
4.8.2 Identifikasi Faktor Eksternal
Identifikasi faktor eksternal untuk mengetahui peluang dan ancaman yang dihadapi perusahaan yang berasal dari analisis lingkungan
65
jauh dan analisis lingkungan industri yang mendukung kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan.
1. Analisis Lingkungan Jauh a. Faktor Politik
Berdasarkan hasil diskusi dengan perusahaan, maka faktor politik yang mempengaruhi kegiatan pemasaran adalah : peraturan pemerintah tentang perdagangan dan stabilitas keamanan.
b. Faktor Ekonomi
Berdasarkan hasil diskusi dengan perusahaan, maka faktor ekonomi yang mempengaruhi kegiatan pemasaran adalah : kurs dollar Amerika Serikat terhadap rupiah, inflasi, dan kenaikan BBM dan peningkatan permintaan.
c. Faktor Sosial
Berdasarkan hasil diskusi dengan pihak perusahaan, maka faktor sosial yang mempengaruhi kegiatan pemasaran adalah : keadaan demografis, sikap dan perilaku masyarakat, keadaan pendidikan, dan kondisi religius.
d. Faktor teknologi
Berdasarkan hasil diskusi dengan perusahaan, maka faktor teknologi yang mempengaruhi kegiatan pemasaran adalah perkembangan teknologi yang ada.
2. Analisis Lingkungan Industri