• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aplikasi dari lnstutite Cargo Clauses

Dalam dokumen 106: Asuransi Pengangkutan (Halaman 194-197)

181BAB 9: KLAIM

C. Aplikasi dari lnstutite Cargo Clauses

Terdapat dua kerugian:

Short‐delivery, tidak dapat dilacak atas bagian cargo yang dipindahkan. Akan tetapi hal ini dianggap dicuri.

Kerusakan air, rusak, dan bau pada beberapa cargo yang tertinggal; hal ini disebabkan oleh imigrant gelap. Meskipun jenis kerusakan ini tidak karena tindakan jahat, hal ini merupakan klaim yang sah dalam penjabaran risiko all risks.

Masing‐ masing klaim dijamin dalam ICC "A"

Kontaminasi, rusak dan bau akan akan mempengaruhi semua yang dikirim dan akan berbiaya mahal untuk pengepakan kembali atas pakaian yang tidak rusak seketika untuk dijual dipasar. Hal ini digabungkan dengan nilai barang yang rusak akan melebihi nilai yang dimuat secara menyeluruh. Pemilik dengan demikian kemungkinan meninggalkan cargo kepada Penanggung dan mengklaim atas dasar CTL. Pasal 62.2 ayat 3 MIA 1906 menegaskan bahwa terjadi CTL ketika ongkos perbaikan atau mengangkut kembali barang yang rusak ke tujan akhimya akan melebihi nilainya saat di tujuan akhir.

Figures dalam kasus ini sebagai berikut:

• Original value saat diterima barang adalah £ 250,000

• Biaya Freight £ 20,000 dan Lawyers 

__________________________________________________________________________________ 

191

• 20% dari cargo dipindahkan untuk tempat imigrant ilegal

Terdapat 2 claim yang dibuat: satu untuk theft dan satu untuk kerusakan. Formula untuk menghitung masing‐masing claim sebagai berikut:

Claim untuk kerusakan sebagai CTL £ 200,000

Plus Freight £ 16,000 (80% dari cargo yang tersisa)

Plus 10% uplift £ 21,600

£ 237,600

Claim untuk partial loss oleh pencurian £ 50,000

Plus freight £ 4,000 (20% dari cargo yang dicuri)

Plus 10% uplift £ 5,400

£ 59,400

Disediakan sum insured asalkan TSI tidak kurang dari £297,000

Catatan

Klaim ini tidak akan dapat diterima di bawah clausa ICC (B) dan ICC (C).

Penegasan

Untuk Pengiriman dengan CIF, TSl naik 10% untuk mengkover ongkos administras pembeli dalam mengatur import. Ongkos ini meliputi:

• Biaya untuk izin import;

• Biaya bank dan bunga pinjaman;

• Nilai yang naik atas barang ketika sudah dibongkar dari kapal atau pesawat; dan

• Satu element dari potensi keuntungan bilamana barang tersebut terjual.

Pertanyaan 4

Barang yang dinilai sebesar £ 375,000 terjual dengan dasar CIF + 10% ke pembeli luar negeri. Biaya Freight £5,000

Sementara terjadi ombak besar 55% dari nilai barang tersebut rusak oleh heavy weather. Asuransi yang ada dengan jaminan ICC A.

a) Apakah kerusakan dijamin?

b) Berapa besar yang akan diterima tertanggung dalam penyelesaian klaim?

C2. Typical claims scenario di bawah jaminan ICC B 1/1/09 Contoh

Sebuah container bermuat botol parfum, dijual atas dasar CIF, mengalami total loss ketika 1 container tersebut terjatuh selama loading ke kapal. Setelah menghantam deck container jatuh ke air. Kejadian ini merupakan klaim yang sah sesuai klausula risiko pasal 1.3 ICC B.

Anda harus mencatat bahwa pihak dengan insurable interest pada saat terjadinya

192

kerugian adalah si Buyer. Karena container terjatuh ke deck sebelum akhirnya jatuh ke air, hal ini jelas diluar dari ship rail. Dalam kontrak CIF, maka hak kepemilikan dalam barang dan insurable interest kepada buyer ketika barang sudah berada di atas kapal.

Note

Claim ini tidak dijamin dalam ICC C.

C3. Typical claims scenario di bawah jaminan ICC C l/1/09 Contoh

Barang berupa batu alam, diangkut dalam bulk/curah hilang ketika barang tersebut bergerak saat cuaca buruk, yang menyebabkan kapal miring dan terbalik serta tenggelam. Risiko ini dijamin sesuai dengan Klausula 1.1.2 dari ICC C.

Contoh

Sebuah kargo yang memuat mesin refurbish dan second rusak sebelum diperbaki karena kebakaran pada kapal. Peril ini dijamin sesuai dengan Klausula 1.1.2 dari ICC C.

ICC "C" clause juga menjamin risiko tabrakan atau terbalik alat angkut darat (klausula risiko 1.1.3) Akan tetapi klausula ini tidak memberikan jaminan selama operasi loading dan unloading.

Pertanyaan. 5

Dalam ombak tinggi beberapa cargo tersapu air laut. Beberapa dijamin dalam cover ICC

"A", beberapa dalam cover ICC "B" dan beberapa dalam ICC "C''.

Klausula mana yang menjamin kerugian tersebut?

C4. Perhitungan Indemnity dalam ketentuan 'both to blame'

Akhir dalam sesi ini kita akan mempertimbangkan aplikasi klausula 'both to blame'.

Sekali lagi kita akan menggunakan contoh khusus untuk membantu kita memahami bagaiman kompleksnya operasi both to blame.

Contoh

 3 kapal terlibat dalam collision ketika mendekati pelabuhan di New York;

Kapal A terdaftar di Inggris, kapal B dan C terdaftar di USA.

 Kapa A dan B sama‐sama bertanggungjawab atas tabrakan.

Cargo mengalami kerusakan dan kerugian atas biaya perbaikan sebesar £50,000

Vessel A merupakan kapal pengangkut barang sementara kapal B dan C merupakan kapal pihak ketiga untuk maksud penerapan klausula atas liability 'both to blame'

__________________________________________________________________________________ 

193

Claim diajukan sebagai berikut:

 Cargo owners tidak dapat mengklaim terhadap pemilik kapal A karena mereka terikat atas syarat‐syarat Hague‐Visby Rules yang tercantum pada B/L.

 Cargo Owners dapat mengajukan klaim dengan nilai penuh untuk biaya perbaikan dari Kapal B yaitu sebesar £50,000

 Pemilik kapal B dapat mengklaim 50% dari biaya perbaikan kargo dari pemilik kapal A yaitu sebesar £25,000

 Pemilik kapal A dapat mengklaim nilai penuh atas tanggung jawabnya itu atas dasar aturan collission liability 'both to blame' dari cargo owner yang diangkut diatas kapal A tersebut karena liability timbul hanya karena penerapan aturan 'both to blame' collission liability sebesar £25,000

 Cargo owners dapat mengklaim liability tersebut (£25,000) dari Penanggungnya atas dasar penerapan jaminan 'both to blame' yang ada pada ICC A, B, atau C.

Cargo owner loss £50,000

Recovery from vessel B £50,000

Outstanding £00,000

Pemilik kargo diberi ganti rugi (dalam posisi sesaat sebelum terjadi kerugian)

Kapal B mencari kontribusi 50% (£25,000) dari kapal A, yang kemudian menuntut liability dari pemilik kargo.

Cargo owner claims from their insurer under ICC £25,000

Outstanding £00,000

Pemilik kargo mendapatkan ganti rugi (dalam posisi sebelum “both to blame” liability melekat kepadanya).

Anda akan melihat di sini bahwa antara pemilik kargo A dan pemilik kapal B telah merecovery kerugian mereka secara penuh atas kerugian terhadap kargo dan atas liability yang muncul di bawah klausa “both to blame collision”, sejauh itu berkaitan dengan cargo. Jelas, ini tidak menjamin semua biaya pemilik kapal: hal ini dapat diasumsikan bahwa suatu tabrakan dapat menyebabkan kerugian pada kapal yang terkait. Namun, kerugian terhadap kapal itu bukan focus pada kursus ini, itulah mengapa kita tidak melihat akibat pada biaya perbaikan lambung kapal dan liabilitynya.

Dalam dokumen 106: Asuransi Pengangkutan (Halaman 194-197)