BAB II KAJIAN PUSTAKA
2.1 Kajian Pustaka
2.1.3 Aplikasi Pembelajaran Daring
Beberapa teknologi yang bisa dimanfaatkan sebagai media dalam proses pembelajaran daring seperti media gambar, suara, dan video. Pada penelitian ini media yang akan dikaji merupakan sebuah aplikasi sosial media yang mampu melengkapi dan digunakan sebagai media pendukung dalam pembelajaran daring sebagai berikut:
1 WhatsApp
WhatsApp adalah aplikasi yang sangat popular saat ini, aplikasi gratis yang mudah digunakan dan telah menyediakan fitur enkripsi yang membuat komunikasi menjadi aman. WhatsApp adalah aplikasi untuk melakukan percakapan baik dengan mengirim teks, suara maupun video, WhatsApp merupakan aplikasi yang paling dimimati masyarakat dalam berkomunikasi melalui internet (Yuliani, 2020: 6).
WhatsApp Messenger adalah aplikasi pesan lintas platform (perangkat lunak) yang memungkinkan kita bertukar pesan tanpa membayar untuk sms.
Whatsapp Messenger menggunakan internet seperti juga dengan e-mail, browsing web, dan lain-lain sehingga tidak menggunakan biaya untuk dapat tetap berhubungan (Nurhakim, 2015).
WhatsApp merupakan aplikasi pengirim pesan yang tersedia untuk iphone dan ponsel cerdas lainnya yang beroperasi menggunakan koneksi internet telepon seperti sambungan 4G, 3G, EDGE atau Wifi untuk mengirim dan menerima pesan, panggilam, foto, video, dokumen, dan pesan suara dari teman atau keluarga. Whatapp merupakan aplikasi pesan intan atau instant messaging (IM) yang memungkinkan penggunanya terhubung secara terus menerus dalam jaringan dan berkomunikasi satu sama lain dalam bentuk teks (Whatsapp inc., 2018).
Berdasarkan ketiga pendapat pada kajian diatas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa WhatsApp merupakan aplikasi yang mudah digunakan,
14
sehingga dengan menggunakan aplikasi ini untuk saling berkomunikasi kepada siapapun dan kapanpun. Penggunaan aplikasi WhatsApp membantu dalam meningkatkan pengetahuan dan informasi, pengguna WhatsApp penggunaan WhatsApp efektif dalam menerima dan mengirim pesan atau informasi, karena bahasa yang terima dari pesan pribadi maupun grup-grup sangat mudah dipahami begitupun sebaliknya.
Pemakaian nama WhatsApp berasal dari frasa What’s Up’ sebagai bahasa sapaan dalam menanyakan kabar. WhatsApp didirikan oleh Jan Koum dan Brian Acton. Pada tahun 2014 WhatsApp bergabung dengan Facebook, namun beroperasi secara terpisah sebagai aplikasi yang fokus untuk melayani pertukaran pesan yang cepat dan mudah. WhatsApp dirancang untuk memudahkan penggunanya untuk tetap terhubung dan berkomunikasi kapan saja, dan dimana saja.
Sama halnya dengan aplikasi yang lain, tentunya WhatsApp juga memiliki beberapa fitur yang bisa digunakan oleh pemakainya dengan jenis dan fungsinya masing-masing, di antara fitur WhatsApp dan kegunaannya adalah sebagai berikut:
1) Foto dan Video dapat mengirim foto dan video di WhatsApp dengan segera. Bahkan misalnya seorang ayah yang jauh dari anaknya, dia bisa mendapatkan foto atau video anaknya meskipun dalam posisi berjauhan.
Dengan fitur foto dan video di WhatsApp, pengguna dapat dengan cepat mengirim foto dan video meskipun sedang berada dalam koneksi yang lambat.
2) Panggilan Suara dan Video WhatsApp dapat berbicara dengan siapa saja secara gratis bahkan jika mereka berada di negara lain. Melalui panggilan video yang disediakan, pengguna dapat melakukan percakapan tatap muka seakanakan memang sedang bertatapan langsung saat suara atau teks saja tidak cukup. Panggilan suara dan Video menggunakan koneksi internet telepon, yang membutuhkan paket data atau juga melalui Wifi, bukan dengan menit panggilan paket seluler.
15
3) Pesan Suara dapat mengirim rekaman suaranya, juga bisa mengatakan segala hal hanya dengan satu ketukan. Pesan Suara bisa dilakukan untuk menyapa atau pun bercerita panjang. Selama file nya belum dihapus, maka pesan suara yang dikirim akan masih ada pada perangkat seluler pengguna Whatsapp tersebut dan masih bisa diputar ulang.
4) Dokumen bermanfaat bagi pelajar, mahasiswa, bahkan pekerja kantor dalam mengirim PDF, dokumen, spreadsheet, slideshow, dan masih banyak lagi. Fitur ini memudahkan pengiriman file tanpa harus menggunakan email atau aplikasi berbagai file. Masimal dokumen yang dikirim ukurannya hingga 100 MB.
5) Whatsapp di Web dan Desktop dapat dengan lancar menyinkronkan semua chat ke komputer agar dapat melakukan chat dengan perangkat apa pun yang paling nyaman.
6) Chat Group dapat membagikan pesan, foto, dan video hinnga 256 orang sekaligus. Pengguna WhatsApp juga dapat membisukan atau menyesuaikanpemberitahuan, dan masih banyak lagi. Dengan menggunakan fitur tersebut, pengguna WhatsApp dapat tetap terhubung dengan orang-orang terdekat dan penting seperti keluarga, rekan kerja, dan lain-lain.
7) Enskripsi end-to-end untuk mengamankan pesan dan panggilannya, sehingga hanya dapat dilihat oleh orang terdekat atau yang sedang melakukan komunikasi dengan pengguna tersebut. Tidak ada orang ketiga diantaranya, bahkan WhatsApp.
Dalam laman resmi WhatsApp di dalam Appstore dijelaskan fitur-fitur yang dimiliki dan keuntungan menggunakan layanan WhatsApp yaitu:
1) Tanpa biaya tambahan menggunakan koneksi internet telepon (4G/3G/2G/EDGE atau Wi-Fi, jika tersedia) untuk mengirim pesan dan menelepon pengguna lain, sehingga tidak perlu digunakan biaya tambahan untuk setiap pesan atau panggilan kecuali biaya untuk sambungan internet.
16
2) Multimedia untuk mengirim dan menerima foto, video, dokumen, dan pesan suara.
3) Panggilan WhatsApp dapat dimanfaatkan pengguna untuk menelpon pengguna lain secara gratis bahkan untuk panggilan antar negara.
4) Group Chat atau Obrolan Grup yang memungkinkan pengguna melakukan percakapan grup dengan beberapa kontak-kontak WhatsApp sehingga dapat dengan mudah menjalin komunikasi dengan beberapa pengguna sekaligus.
5) WhatsApp Web dapat mengirim dan menerima pesan WhatsApp secara langsung dari browser atau peramban komputer. Tanpa biaya Internasional untuk mengirim pesan WhatsApp internasional.
6) Tidak adanya Username dan PIN tidak diperlukan kode pin karena WhatsApp bekerja persis seperti SMS dengan menggunakan nomor telepon dan terintegrasi dengan buku alamat pada telepon.
7) Tidak diperlukan log in atau log out selalu terhubung dengan jaringan.
8) Terhubungun dengan kontak pembacaan kontak yang tersimpan pada telepon secara otomatis dapat dengan mudah dan cepat terhubung kekontak yang sudah menggunakan WhatsApp.
9) Fitur lain seperti pengiriman lokasi berdasar GPS telepon, bertukar kontak, nada pemberitahuan khusus, simpan riwayat chatting, dan siarkan pesan ke beberapa kontak sekaligus. (Whatsapp inc. (2018).
Berdasarkan uraian mengenai layanan WhatsApp dan fitur-fitur yang dimilikinya, dapat diketahui bahwa aplikasi layanan Whatsapp menyediakan layanan pesan instan yang berjalan pada beberapa platfrom seperti Android, iOS, dan Windows yang memungkinkan penggunanya untuk saling mengirim pesan, gambar, video, dokumen, dan sebagainya dengan jangkauan.
2 Youtube
Yuliani (2020: 6) menyatakan bahwa Youtube merupakan apliaksi untuk mengupload video, Youtube banyak digunakan untuk berbagi video. Dimana youtube kini juga banyak digunakan dalam pembelajaran online digunakan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran. Youtube adalah salah satu media
17
yang menunjang pembelajaran berbasis internet atau online yang dapat memvisualisasikan teknik dan materi pembelajaran yang baik melalui youtube.
Kelebihan Youtube sebagai media pembelajaranyaitu:
1) Informatif, maksudnya adalah Youtube dapat memberikan informasi termasuk berbagai perkembangan ilmu dan tekhnologi yang terjadi saatini.
2) Cost effective, maksudnya adalah Youtube dapat diakses secara gratis melalui internet.
3) Potensial, artinya situs ini sangat populer dan semakin banyak video yang ada pada Youtube sehingga bisa memberikan pengaruh terhadap pendidikan.
4) Praktis dan lengkap, maksudnya adalah Youtube bisa digunakan dengan mudah oleh semua kalangan dan banyak video yang bisa dijadikan sebagai sumber informasi.
5) Shareable, artinya video yang ada di Youtube dapat dibagikan ke situs lainya dengan cara membagikan link yang ada pada video tersebut.
6) Interaktif, maksudnya adalah Youtube dapat memfasilitasi untuk tanya jawab dan diskusi melalui kolom komentar (Suryaman, 2015).
3. Tiktok
Aplikasi Tik Tok adalah sebuah jaringan sosial dan platform video musik Tiongkok yang diluncurkan pada september 2016. Aplikasi ini adalah aplikasi pembuatan video pendek dengan didukung musik, yang sangat digemari oleh orang banyak termasuk orang dewasa dan anak-anak dibawah umur. Tik tok merupakan sebuah aplikasi yang memberikan efek spesial yang unik dan menarik yang bisa digunakan oleh para pengguna aplikasi ini dengan mudah untuk membuat vidio pendek yang keren dan bisa menarik perhatian banyak orang yang melihatnya (Khairuni, 2016).
Aplikasi tik tok ini merupakan aplikasi yang juga bisa melihat video-video pendek dengan berbagai ekspresi masing-masing pembuatnya. Dan pengguna aplikasi ini bisa juga meniru dari video pengguna lainnya, seperti pembuatan
18
video dengan musik tata cara cuci tangan, pencegahan virus covid-19, kesehatan, menari, olahraga atau dengan program #BelajarBareng.
Aplikasi Tik Tok adalah salah satu aplikasi yang membuat pengguna nya terhibur. Aplikasi ini bisa dikatakan adalah aplikasi penghibur. Beberapa orang pengguna banyak sekali yang mengatakan bahwa aplikasi ini adalah aplikasi yang dapat membuat si pengguna terhibur. Dalam aplikasi ini pengguna dapat melihat-lihat berbagai kreatifitas setiap pengguna lain di beranda (Aji, 2016).
Dapat disimpulkan bahwa aplikasi Tik Tok merupakan aplikasi yang mudah digunakan dan bertujuan untuk memberikan kreatifitas dan hiburan bagi penggunanya. Tersedia juga aplikasi media sosial Tik Tok banyak berbagai konten video yang ingin dibuat dengan mudah. Tidak hanya melihat dan menirukan, mereka juga dapat membuat video dengan cara mereka sendiri.
Berbagai video-video yang kreatif sesuai dengan ide-ide mereka. Tidak hanya mengenai video-video menarik, joget, lipsync, dan juga bisa ikut tantangan-tantangan yang dibuat pengguna lain.
Aplikasi Tik Tok ini merupakan aplikasi yang memperbolehkan para pemakainya untuk membuat vidio musik pendek mereka sendiri. Aplikasi ini diluncurkan pada bulan september tahun 2016 yang dikembangkan oleh developer asal Tiongkok. ByteDance Inc, mengembangkan sayap bisnisnya ke Indonesia dengan meluncurkan aplikasi video music dan jejaring sosial bernama Tik Tok
Menurut Mulyana, dalam penggunaan Tik Tok terdapat dua faktor yakni Faktor Internal dan Faktor Eksternal. Faktor Internal seperti perasaan, sikap dan karakteristik individu, prasangka,keinginan atau harapan, perhatian (fokus), proses belajar, keadaan fisik, nilai dan kebutuhan juga minat, dan motivasi. Faktor eksternal seperti latar belakang keluarga, informasi yang diperoleh, pengetahuan dan kebutuhan sekitar, intensitas, ukuran, keberlawanan, hal-hal baru dan familiar atau ketidakasingan suatu objek (Deriyanto, 2018).
1) Faktor Internal
Faktor internal yakni faktor yang berasal dari dalam diri seseorang seperti perasaan. Menurut Ahmadi, perasaan ialah suatu keadaan kerohanian atau peristiwa kejiwaan yang kita alami dengan senang atau tidak senang
19
dalam hubungan dengan peristiwa mengenal dan bersifat subjektif. Jadi menurut Ahmadi, perasaan adalah faktor internal yang mempengaruhi penggunaan aplikasi Tik Tok. Karena menurutnya jika perasaan atau jiwa seseorang tidak menyukai atau tidak senang dengan penggunaan aplikasi Tik Tok ini maka seseorang tersebut tidak akan menggunakannya. Perasaan tidak hanya dapat dilihat atau dialami oleh individu sebagai perasaan senang ataupun tidak senang melainkan dapat dilihat dari berbagai dimensi. Jadi penggunaan aplikasi tik tok ini tidak hanya bisa dilihat melalui perasaannya saja melainkan dilihat dari tingkah lakunya juga.
Dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi Tik Tok ini cara setiap orang membuatnya berbeda, dengan berbagai situasi perasaan mereka juga yang berbeda-beda. Jika perasaan sedang senang tingkah nya dalam pembuatan aplikasi Tik Tok juga sesuai dengan perasaannya, begitupun seballiknya. Karena tingkah laku pada saat mereka menggunakan aplikasi Tik Tok ini membuktikan sebuah perasaan seorang penggunanya.
Menurut Ahmadi, prasangka merupakan sikap perasaan orang-orang terhadap golongan manusia tertentu, golongan ras atau kebudayaan yang berbeda dengan golongan orang yang berprasangka itu. Prasangka juga berpegaruh dalam penggunaan aplikasi Tik Tok. Karena jika seseorang memiliki prasangka baik ketika menggunakan aplikasi tik tok tersebut maka tidak ada sisi negatif dalam penggunaan aplikasi Tik Tok ini. Tapi begitupun sebaliknya jika prasangka seseorang sudah tidak baik terhadap penggunaan aplikasi Tik Tok maka seseorang tersebut juga tidak akan ingin menggunakan aplikasi Tik Tok tersebut.
Faktor internal merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap penggunaan aplikasi Tik Tok. Faktor internal juga bisa dikatakan sebuah proses belajar dalam penggunaan media sosial termasuk penggunaan aplikasi Tik Tok. Jadi dalam penggunaan media sosial seperti aplikasi Tik Tok tidak hanya untuk hiburan semata, tetapi bisa juga untuk belajar berinteraksi terhadap orang-orang baru, kemudian juga penggunaan aplikasi Tik Tok dapat meningkatkan kreatifitas setiap orang. Dilihat dari sisi negatif nya juga
20
penggunaan aplikasi tik tok ini dapat membuat setiap orang memiliki rasa malas dan lupa dengan segala pekerjaan yang seharusnya dilakukan.
2) Faktor Eksternal
Dalam aplikasi Tik Tok orang-orang memperoleh informasi dari berbagi video contohnya kejadian yang bersifat video seperti kapal tenggelam atau dalam bentuk rekaman lainnya dengan begitu cepat informasi kejadian tersampaikan kepada pengguna lainnya. Priambodo mengatakan informasi menjadi identitas media sosial karena media sosial mengkreasikan representasi identitasnya, memproduksi konten, dan melakukan interaksi berdasarkan informasi. Jadi informasi adalah sesuatu yang sangat juga berpengaruh terhadap penggunaan aplikasi Tik Tok.
Jika seseorang tidak mendapatkan informasi tentang Tik Tok mungkin saja mereka tidak mengenal aplikasi Tik Tok, bahkan sampai menjadi penggunanya. Maka dari itu informasi dikatakan penting sekali dalam penggunaan aplikasi Tik Tok. Pengaruh dari media sosial yang merupakan bagian dari media informasi salah satunya adalah dapat mempengaruhi pengetahuan seseorang. Jadi dengan informasi juga seseorang bisa terpengaruh pengetahuannya mengenai media sosial seperti Tik Tok.
2.1.4 Jenis-Jenis Pembelajaran Di Masa Pandemi Covid-19