• Tidak ada hasil yang ditemukan

DIVESTMENT OF SUBSIDIARIES AND BUSINESS UNIT (continued)

18. ASET LAIN-LAIN OTHER ASSETS

Akun ini terdiri dari: This account consists of:

30 September 2017 / 31 Desember 2016 /

September 30, 2017 December 31, 2016

Investasi pada ventura bersama Investment in joint ventures

(lihat Catatan 42 butir d dan g) 147.469.717.814 152.775.770.157 (see Note 42 points d and g)

Beban ditangguhkan 5.535.008.668 11.066.918.871 Deferred charges

Uang jaminan 4.996.752.593 4.983.925.780 Security deposits

Lain-lain 10.901.700.987 3.576.313.051 Others

Jumlah 168.903.180.062 172.402.927.859 Total

Pada tanggal 31 Desember 2016, beban ditangguhkan terutama merupakan biaya yang dikeluarkan oleh PT Rasuna Residence Development (RRD), Entitas Anak, untuk keperluan operasional pada tahap awal pengembangan the Grove Hotel.

As of December 31, 2016, deferred charges mainly represents costs incurred by PT Rasuna Residence Development (RRD), Subsidiary, for operational cost for the early stages of development of the Grove Hotel.

19. UTANG BANK JANGKA PENDEK 19. SHORT-TERM BANK LOANS

Utang bank dan lembaga keuangan jangka pendek terdiri dari:

Short-term bank and financial institution loans consists of:

30 September 2017 / 31 Desember 2016 /

September 30, 2017 December 31, 2016

Bank: Bank:

Dalam Rupiah In Rupiah

PT Bank Mayapada PT Bank Mayapada

Internasional Tbk. 635.823.959.299 593.208.193.545 Internasional Tbk.

PT Bank Bukopin Tbk. 19.589.000.000 19.577.218.344 PT Bank Bukopin Tbk.

Dalam Dolar Amerika Serikat In United States Dollar

PT Bank Rakyat Indonesia

(Persero) Tbk. PT Bank Rakyat Indonesia

(US$ 1.073.644 pada (Persero) Tbk. (US$ 1,073,644

tahun 2017 dan 2016) 14.484.531.202 14.425.480.784 in 2017 and 2016)

Jumlah utang bank 669.897.490.501 627.210.892.673 Total bank loans

a. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. a. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Pada tanggal 25 Juni 2012, PT Bakrie Swasakti Utama (BSU) memperoleh fasilitas kredit dari BRI dengan pagu pinjaman sebesar US$ 1,07 juta untuk tambahan modal kerja usaha pembangunan proyek properti Perusahaan. Pinjaman ini dikenakan tingkat suku bunga bulanan sebesar 2,5% dan jatuh tempo pada tanggal 24 Januari 2013 dan telah diperpanjang kembali sampai dengan tanggal 24 Maret 2017. Sampai dengan tanggal pelaporan, perjanjian ini masih dalam proses perpanjangan. Pinjaman ini dijamin dengan deposito berjangka milik Entitas Induk di BRI sebesar US$ 1,08 juta (lihat Catatan 11).

On June 25, 2012, PT Bakrie Swasakti Utama (BSU) obtained a loan facility from BRI with maximum amount of US$ 1.07 million for additional working

capital of the Company’s properties development

activities. This loan bears monthly interest rate at 2.5% and due on January 24, 2013 and has been extended until March 24, 2017. As of the reporting date, the extension of this agreement loan is still in process. This loan was secured with time deposits owned by the Company at BRI amounted to US$ 1.08 million (see Notes 11).

Pada periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2017 dan 2016, BSU telah melakukan pembayaran bunga pinjaman masing- masing sebesar US$ 16.300 atau setara dengan Rp 217,35 juta dan US$ 19.332 atau setara dengan Rp 257,60 juta.

For nine months period ended September 30, 2017 and 2016, BSU has paid interest expenses amounted to US$ 16,300 or equivalent Rp 217.35 million and US$ 19.332 or equivalent Rp 257.60 million, respectively.

(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

19. UTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan) 19. SHORT-TERM BANK LOANS (continued)

a. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (lanjutan)

a. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

(continued)

Pada tanggal 30 September 2017 dan

31 Desember 2016, saldo atas utang fasilitas pinjaman ini masing-masing sebesar dengan Rp 14,48 miliar dan Rp 14,43 miliar.

As of September 30, 2017 and December 31, 2016, the outstanding balance of this loan facility amounted to Rp 14.48 billion and Rp 14.43 billion, respectively.

Pada tanggal 26 Oktober 2011, PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk. (GAP) memperoleh fasilitas kredit modal kerja kontraktor dari BRI dengan jumlah pagu pinjaman sebesar US$ 14,25 juta dan akan jatuh tempo pada tanggal 26 Oktober 2012. Fasilitas ini dikenai tingkat suku bunga sebesar 3% per tahun. Pinjaman ini dijamin dengan deposito atas nama Entitas Induk sebesar US$ 14,39 juta (lihat Catatan 11). Pada tanggal 11 November 2012, GAP dan BRI menandatangani addendum perjanjian kredit bahwa fasilitas ini dikenai tingkat suku bunga sebesar 2,5% per tahun diatas 1% suku bunga deposito yang dijaminkan dan akan jatuh tempo pada 27 Oktober 2014. Pada saat jatuh tempo, pinjaman ini telah diperpanjang sampai dengan bulan April 2016.

On October 26, 2011, PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk. (GAP) obtained a contractor working capital loan facilities from BRI with a maximum amount of US$ 14.25 million and will be due on October 26, 2012. This loan facilities bear annual interest rate of 3%. These loan secured with time deposits owned by the Company amounted to US$ 14.39 million (see Note 11). On November 11, 2012, GAP and BRI signed an addendum of loan agreement which the loan facilities bears annual interest rate of 2.5% above 1% of the collateral time deposits interest rate and will due on October 27, 2014. When its due, this loan facilities has been extended until April 2016.

Pada tanggal 21 Maret 2016, GAP melakukan pelunasan atas utang ini beserta bunga dan denda kepada BRI, melalui pencairan deposito Entitas Induk yang digunakan sebagai jaminan atas pinjaman tersebut.

On March 21, 2016, GAP has fully paid this loan with interest and penalties to BRI, through disbursement of deposits of the Company which used as collateral for the loan.

Pada tanggal 31 Desember 2016, saldo atas utang atas fasilitas pinjaman ini sebesar Rp nihil.

As of December 31, 2016, the outstanding balance of this loan facilities amounted to Rp nil.

b. PT Bank Mayapada Internasional Tbk. b. PT Bank Mayapada Internasional Tbk.

30 September 2017 / 31 Desember 2016 /

September 30, 2017 December 31, 2016

PT Bakrie Swasakti Utama 394.994.000.000 394.994.000.000 PT Bakrie Swasakti Utama PT Mutiara Masyhur Sejahtera 240.829.959.299 198.214.193.545 PT Mutiara Masyhur Sejahtera

Jumlah 635.823.959.299 593.208.193.545 Total

Pada tanggal 23 Januari 2013, BSU memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dari PT Bank Mayapada Internasional Tbk. (Mayapada) dengan jumlah maksimum sebesar Rp 250 miliar yang terdiri dari:

On January 23, 2013, BSU obtained a loan facility for its capital from PT Mayapada Internasional Tbk. (Mayapada) with a maksimum amount of Rp 250 billion, which consists of:

1) Fasilitas pinjaman tetap on demand sebesar Rp 150 miliar;

2) Fasilitas pinjaman rekening koran sebesar Rp 20 miliar; dan

1) Fixed on demand loan facility amounted to Rp 150 billion;

2) Bank overdraft facility amounted to Rp 20 billion; and

3) Fasilitas pinjaman tetap angsuran sebesar Rp 80 miliar.

3) Fixed installment loan facility amounted to Rp 80 billion.

Pada tanggal 22 April 2013, BSU menandatangani addendum penambahan jumlah maksimum fasilitas pinjaman untuk modal kerja dari Mayapada menjadi sebesar Rp 350 miliar, sehingga fasilitas menjadi sebagai berikut:

On April 22, 2013, BSU entered into amendment to add the maximum amount of loan facility for working capital from Mayapada to be up to Rp 350 billion, therefore the facility become as follows: