• Tidak ada hasil yang ditemukan

Assets carried at amortized cost (Continued) Apabila di dalam periode berikutnya,

Dalam dokumen PT ASURANSI JASA TANIA Tbk (Halaman 25-45)

d. Aset keuangan (Lanjutan) d. Financial assets (Continued)

Penurunan nilai aset keuangan (Lanjutan) Impairment of financial assets (Continued)

1. Aset yang dinilai dengan biaya perolehan diamortisasi (Lanjutan)

1. Assets carried at amortized cost (Continued) Apabila di dalam periode berikutnya,

jumlah kerugian penurunan nilai menurun dan penurunan tersebut dapat dikaitkan secara objektif kepada peristiwa yang terjadi setelah kerugian penurunan nilai diakui, maka kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya dibalikkan nilainya kepada nilai tercatat aset selama tidak melebihi biaya diamortisasinya pada saat

tanggal pembalikkan. Jumlah yang

dibalikkan nilainya diakui di dalam laporan laba rugi.

If in a subsequent period, the amount of the impairment loss decreases and the decrease can be related objectively to an event occurring after the impairment was recognized, the previously recognized impairment loss is reversed to the extent the carrying amount of the asset does not exceed its amortized cost at the reversal date. The amount of reversal is recognized in profit or loss.

2. Aset yang dinilai pada biaya perolehan 2. Assets carried at cost

Apabila terdapat bukti objektif (seperti memburuknya lingkungan bisnis di mana

perusahaan penerbit menjalankan

bisnisnya, kemungkinan ketidak- mampuan di dalam membayar atau kesulitan keuangan signifikan perusahaan penerbit, dan lain-lain) di mana kerugian penurunan nilai aset keuangan dinilai berdasarkan biaya yang terjadi, jumlah kerugian dihitung sebagai selisih nilai tercatat dan nilai kini arus kas yang didiskontokan pada tingkat pengembalian yang berlaku di pasar untuk aset keuangan yang serupa. Kerugian penurunan nilai tersebut tidak dapat

dibalikkan nilainya pada periode

berikutnya.

If there is objective evidence (such as significant adverse changes in the business environment where the issuer operates, probability of insolvency or significant financial difficulties of the issuer) that an impairment loss on financial assets carried at cost has been incurred, the amount of the loss is measured as the difference between the asset's carrying amount and the present value of estimated future cash flows discounted at the current market rate of return for a similar financial asset. Such impairment losses are not reversed in subsequent periods.

3. Aset keuangan tersedia untuk dijual 3. Available-for-sale financial assets

Penurunan yang signifikan atau penurunan jangka panjang di dalam nilai wajar lebih rendah dari biaya perolehan, kesulitan keuangan signifikan perusahaan penerbit atau perusahaan peminjam, dan hilangnya pasar aktif perdagangan merupakan bukti objektif investasi ekuitas diklasifikasikan sebagai aset keuangan tersedia untuk dijual yang mungkin mengalami penurunan nilai. “Signifikansi” akan dievaluasi terhadap biaya awal investasi dan “jangka panjang” dievaluasi terhadap periode di mana nilai wajar lebih rendah dari biaya awalnya.

Significant or prolonged decline in fair value below cost, significant financial difficulties of the issuer or obligor, and the disappearance of an active trading market

are objective evidence that equity

investments classified as available-for-sale

financial assets may be impaired.

“Significant” is to be evaluated against the original cost of the investment and “prolonged” against the period in which the fair value has been below its original cost.

(Lanjutan) (Continued)

d. Aset keuangan (Lanjutan) d. Financial assets (Continued)

Penurunan nilai aset keuangan (Lanjutan) Impairment of financial assets (Continued)

3. Aset keuangan tersedia untuk dijual

(Lanjutan)

3. Available-for-sale financial assets

(Continued)

Di mana terdapat bukti penurunan nilai, kumulatif kerugian – diukur sebagai selisih antara biaya akuisisi dan nilai wajar kini, dikurangi semua kerugian penurunan nilai pada investasi yang sebelumnya diakui pada laporan laba rugi – dikeluarkan dari pendapatan komprehensif lain dan diakui di dalam laporan laba rugi komprehensif.

Where there is evidence of impairment, the cumulative loss – measured as the difference between the acquisition cost and the current fair value, less any impairment

loss on that investment previously

recognized in profit or loss – is removed from other comprehensive income and recognized in statement of comprehensive income.

Kerugian penurunan nilai pada investasi ekuitas tidak dibalikkan nilainya melalui laporan laba rugi; kenaikan di dalam nilai wajar wajar setelah penurunan nilai diakui langsung di dalam pendapatan komprehensif lainnya.

Impairment losses on equity investments are not reversed through profit or loss; increases in their fair value after impairment are recognized directly in other comprehensive income.

Dalam hal instrumen utang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, penurunan nilai diuji berdasarkan kriteria yang sama

dengan aset keuangan yang dinilai

berdasarkan biaya perolehan diamortisasi.

In the case of debt instruments classified as available-for-sale, impairment is assessed based on the same criteria as financial assets carried at amortized cost.

Namun demikian, jumlah tercatat bagi penurunan nilai adalah kerugian kumulatif yang diukur sebagai selisih antara biaya perolehan diamortisasi dan nilai wajar kini, dikurangi segala kerugian penurunan nilai pada investasi yang sebelumnya diakui di dalam laporan laba rugi. Apabila di dalam tahun berikutnya, nilai wajar instrumen utang meningkat dan peningkatan tersebut dapat secara objektif dikaitkan dengan peristiwa yang terjadi setelah kerugian penurunan nilai yang diakui di dalam laporan laba rugi, maka kerugian penurunan nilai tersebut dibalikkan nilainya di dalam laporan laba rugi.

However, the amount recorded for impairment is the cumulative loss measured as the difference between the amortized cost and the current fair value, less any impairment loss on that investment previously recognized in statement of comprehensive income. If in a subsequent year, the fair value of a debt instrument increases and the increases can be objectively related to an event occurring after the impairment loss was recognized in profit or loss, the impairment loss is reversed in statement of comprehensive income.

e. Penurunan nilai aset non-keuangan (selain

aset pajak tangguhan) e. Impairment of non-financial assets (excluding deferred tax assets)

Perusahaan menilai pada tiap tanggal

pelaporan apakah terdapat indikasi penurunan nilai pada aset. Apabila terdapat indikasi penurunan nilai, atau ketika penilaian penurunan nilai bagi aset secara tahunan disyaratkan, Perusahaan membuat estimasi nilai terpulihkan aset.

The Company assesses at each reporting date whether there is any indication that an asset may be impaired. If any such indication exists, or when annual impairment assessment for an asset is required, the Company makes an estimate of the asset's recoverable amount. Suatu nilai terpulihkan aset lebih tinggi

dibandingkan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual aset atau unit penghasil kas dan nilai pakainya dan ditentukan sebagai suatu aset

individual, kecuali aset tersebut tidak

menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset lain. Di dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas yang diharapkan diperoleh dari aset didiskontokan terhadap nilai kininya dengan menggunakan suku bunga diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar kini terhadap nilai waktu uang dan risiko spesifik aset.

An asset's recoverable amount is the higher of an asset's or cash-generating unit's fair value less costs to sell and its value in use and is determined for an individual asset, unless the asset does not generate cash inflows that are largely independent of those from other assets. In assessing value in use, the estimated future cash flows expected to be generated by the asset are discounted to their present value using a pre-tax discount rate that reflects current market assessments of the time value of money and the risks specific to the asset. Ketika nilai tercatat suatu aset melebihi nilai

terpulihkannya, aset tersebut diturunkan nilainya hingga nilai terpulihkannya. Rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi kecuali aset yang relevan dicatat pada nilai revaluasian, yang mana rugi penurunan nilai dicatat sebagai penurunan revaluasian. Suatu penilaian dilakukan pada setiap tanggal pelaporan apabila terdapat segala indikasi bahwa kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya sudah tidak ada lagi atau

mengalami penurunan. Suatu kerugian

penurunan nilai yang diakui sebelumnya, dibalikkan nilainya jika terdapat perubahan estimasi yang digunakan untuk menentukan nilai terpulihkan aset sejak pengakuan terakhir kerugian penurunan nilai. Apabila demikian kondisinya, nilai tercatat aset meningkat pada jumlah terpulihkannya. Kenaikan tersebut tidak dapat melebihi nilai tercatat yang telah ditentukan, penyusutan bersih, tidak ada

kerugian penurunan nilai yang diakui

sebelumnya.

Where the carrying amount of an asset exceeds its recoverable amount, the asset is written down to its recoverable amount. Impairment losses are recognized in profit or loss unless the relevant asset is carried at a revalued amount, in which case the impairment loss is treated as a revaluation decrease. An assessment is made at each reporting date as to whether there is any indication that previously recognized impairment losses may no longer exist or may have decreased. A previously recognized impairment loss is reversed only if there has been a change in the estimates used to determine the asset's recoverable amount since the last impairment loss was recognized. If that is the case, the carrying amount of the asset is increased to its recoverable amount. That increase cannot exceed the carrying amount that would have been determined, net of depreciation, had no impairment loss been recognized previously.

Pembalikkan nilai tersebut diakui di dalam laporan laba rugi kecuali aset tersebut diukur pada jumlah revaluasian, yang dalam hal ini diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi.

Such reversal is recognized in profit or loss unless the asset is measured at revalued amount, in which case the reversal is treated as a revaluation increase.

(Lanjutan) (Continued)

f. Liabilitas keuangan f. Financial liabilities

Liabilitas keuangan diakui di dalam laporan posisi keuangan, jika dan hanya jika,

Perusahaan menjadi bagian ketentuan

kontraktual instrumen keuangan. Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.

Financial liabilities are recognized in the statement of financial position if and only if, the Company becomes a party to the

contractual provisions of the financial

instrument. The Company determines the classification of its financial liabilities at initial recognition.

Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas

keuangan ke dalam salah satu dari dua kategori, bergantung pada tujuan liabilitas itu diperoleh.

The Company classifies its financial liabilities into one of two categories, depending on the purpose for which the liability was acquired. Selain dari liabilitas keuangan di dalam

hubungan lindung nilai yang memiliki kualifikasi sebagai instrumen lindung nilai, kebijakan akuntansi Perusahaan untuk setiap kategori adalah sebagai berikut:

Other than financial liabilities in a qualifying hedging relationship, the Company‟s accounting policy for each category is as follows:

1. Nilai wajar melalui laba rugi 1. Fair value through profit or loss

Kategori ini hanya terdiri dari instrumen derivatif out-of-the-money. Instrumen tersebut dinilai di dalam laporan posisi keuangan pada nilai wajar dengan perubahan nilai wajar yang diakui di dalam laporan laba rugi komprehensif.

This category comprises only out-of-the-money derivatives. They are carried in the statement of financial position at fair value with changes in fair value recognised in the profit or loss.

2. Liabilitas keuangan lainnya 2. Other financial liabilities

Liabilitas keuangan lainnya diukur setelah pengukuran awal pada biaya perolehan

diamortisasi, dengan menggunakan

metode suku bunga efektif. Keuntungan dan kerugian diakui di dalam laba dan

rugi ketika liabilitas dihentikan

pengakuannya, dan melalui proses

amortisasi.

Other financial liabilities are subsequently measured at amortized cost, using the effective interest method. Gains and losses are recognized in profit and loss when the liabilities are derecognized, and through the amortization process.

Liabilitas keuangan lainnya mencakup pinjaman dan utang bank pada pengakuan awal diakui pada nilai wajar bersih dari biaya transaksi yang dapat diatribusikan untuk menerbitkan instrumen tersebut.

Other financial liabilities include long term loans are initially recognised at fair value of any transaction costs which is attributed to issue of the instrument. Liabilitas yang memiliki tingkat suku

bunga selanjutnya diukur pada biaya

perolehan diamortisasi dengan

menggunakan metode suku bunga efektif yang memastikan setiap beban bunga selama periode untuk membayar kembali memiliki suku bunga tetap pada saldo liabilitas yang tercantum di dalam laporan posisi keuangan.

Such interest bearing liabilities are subsequently measured at amortised cost using the effective interest rate method, which ensures that any interest expense over the period to repay has a constant rate on the balance of the liability carried over statement of financial position.

f. Liabilitas keuangan (Lanjutan) f. Financial liabilities (Continued)

2. Liabilitas keuangan lainnya (Lanjutan) 2. Other financial liabilities (Continued)

Beban bunga di dalam konteks ini meliputi biaya transaksi awal dan utang perium

terhadap pembayaran kembali,

sebagaimana halnya utang bunga maupun utang kupon pada utang yang masih tersisa.

Interest expense in this context includes initial transaction costs and premium payable on redemption, as well as any interest or coupon payable while the liability is outstanding.

Liabilitas keuangan disajikan sebagai

liabilitas lancar kecuali Perusahaan

memiliki hak tanpa syarat untuk menunda penyelesaian liabilitas selama sekurang-kurangnya 12 (dua belas) bulan setelah periode pelaporan.

Financial liabilities are presented as current liabilities unless the Company has an unconditional right to defer settlement for at least 12 (twelve) months after the end of the reporting period.

Suatu liabilitas keuangan dihentikan

pengakuannya ketika kewajiban yang ditetapkan di dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.

A financial liability is derecognized when the obligation under the liability is discharged or cancelled or expires.

Ketika liabilitas keuangan saat ini ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari peminjam yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau persyaratan liabilitas yang ada dimodifikasi

secara substansial, maka pertukaran

maupun modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitias awal dan pengakuan liabilitas baru dan selisih masing-masing jumlah diakui di dalam laporan laba rugi.

When an existing financial liability is replaced by another from the same lender on substantially different terms, or the

terms of an existing liability are

substantially modified, such an exchange or modification is treated as a derecognition of the original liability and the recognition of a new liability, and the difference in the respective carrying amounts is recognized in profit or loss.

g. Kas dan Bank g. Cash and Bank

Kas dan bank meliputi kas dan simpanan di bank yang bersifat jangka pendek yang sewaktu-waktu bisa dicairkan, dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi pencairannya.

Cash on hand and in banks include cash on hand and short-term deposits banks and which are not used as collateral and are not restricted.

h. Piutang premi dan piutang reasuransi h. Premiums and reinsurance receivables

Piutang premi meliputi tagihan premi kepada

tertanggung/agen/broker sebagai akibat

transaksi asuransi. Dalam hal Perusahaan

memberikan potongan premi kepada

tertanggung, maka potongan tersebut langsung dikurangkan dari piutang preminya.

Premiums receivable consist of receivables from policyholders/agents/brokers resulting from an insurance transaction. In conditions where the Company gives premium discount to policyholders, the discount is reduced directly from the related premium receivables.

Perusahaan menelaah penurunan piutang secara berkala. Jika ada bukti obyektif bahwa

piutang tersebut menurun, Perusahaan

mengurangi nilai tercatat piutang sebesar yang dapat dipulihkan dan mengakui rugi penurunan nilai dalam laba rugi.

The Company assesses its receivables for impairment on a regular basis. If there is an objective evidence that these receivables are impaired, the Company reduces the carrying amounts of the receivables to their recoverable amounts and recognize that impairment loss in profit or loss.

(Lanjutan) (Continued) h. Piutang premi dan piutang reasuransi

(Lanjutan) h. Premiums (Continued) and reinsurance receivables

Rugi penurunan nilai tersebut juga dihitung mengikuti metode yang sama yang digunakan untuk aset keuangan yang dijelaskan pada Catatan 2c.

The impairment loss is also calculated following the same method used for financial assets described in Note 2c.

i. Aset tetap i. Property and equipment

Pada pengakuan awal, aset tetap dinilai sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan aset meliputi harga pembelian dan semua biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset tersebut ke kondisi kerja dan kondisi lokasi bagi tujuan penggunaannya.

Property and equipment are initially carried at cost. The cost of an asset comprises its purchase price and any directly attributable cost of bringing the asset to the working condition and location for its intended use. Perusahaan menerapkan model biaya di dalam

pengakuan selanjutnya bagi aset tetap kecuali tanah dan bangunan. Perusahaan melakukan perubahan kebijakan akuntansi atas aset tetap tanah dan bangunan dari model biaya menjadi model revaluasi sejak tanggal 31 Desember 2014. Hal ini dilakukan dengan mengacu kepada PSAK 16 “Aset Tetap” yang menyatakan bahwa “entitas harus memilih menggunakan model biaya atau model revaluasi dalam kebijakan akuntansinya” dan aset tetap bangunan memenuhi kriteria yang sama dengan aset tetap sesuai dengan PSAK tersebut yaitu “dimiliki untuk digunakan dalam produksi dan digunakan selama lebih dari satu periode” dan diterapkan secara prospektif. Perusahaan akan melakukan penilaian atas aset tetap tanah dan bangunan setiap tahun yang akan dilakukan oleh penilai independen.

The Company applied the cost model for its property and equipment except for land and buildings. The Company change its accounting policy on property and equipment of land and building from the cost model to revaluation model since 31 December 2014. This is applied by referring to PSAK No. 16 “Property, plant and equipment”, which states that “entities should choose to use the cost model or the revaluation model in its accounting policies” and Property, plant and equipment of buildings fulfill same criteria as Property, plant and equipment in accordance with PSAK such as “held for use in production and used for more than one period” and is applied prospectively. The Company shall conduct an assessment of the Property, plant and equipment of land and buildings annually that will be performed by independent valuers.

Tanah tidak disusutkan. Penyusutan berlaku bagi aset tetap untuk mengurangi nilai tercatat terhadap umur ekonomis yang diharapkan. Umur manfaat ekonomis yang diharapkan adalah sebagai berikut:

Land is not depreciated. Depreciation is provided of fixed assets so as to write off their carrying value over their expected useful economic lives. It is provided at the following rates:

Sebelum tanggal 31 Desember 2014, entitas menggunakan model biaya sebagai kebijakan

akuntansi pengukuran atas bangunan.

Bangunan dicatat sebesar biaya perolehan dan disusutkan sesuai dengan metode garis lurus dengan taksiran masa ekonomis selama dua puluh tahun.

Before 31 December 2014, the Company using the cost model as measurement accounting policies of the building. Building are carried at cost and depreciated in accordance with the straight-line method over the estimated useful life for twenty years.

i. Aset tetap (Lanjutan) i. Property and equipment (Continued)

Tahun/ Metode Penyusutan/

Years D epreciation Method

Gedung kantor 20 Garis lurus/Straight line Buildings

Kendaraan bermotor 4 Saldo menurun ganda/Double Motor vehicles

Perabot kantor 8 Saldo menurun ganda/Double Office furniture

Peralatan kantor 8 Saldo menurun ganda/Double Office equipment

Perabot dan perlengkapan mess 8 Saldo menurun ganda/Double Mess furniture and fixture

Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif.

The estimated useful lives, residual values and depreciation method are reviewed at each year end, with the effect of any changes in estimate accounted for on a prospective basis.

Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke laba rugi di periode yang sama pada saat terjadinya. Pengeluaran yang memperpanjang

masa manfaat aset dikapitalisasi dan

disusutkan.

Repair and maintenance expenses are charged to profit or loss during the financial period in which they are incurred. Expenditure which extends the useful lives of the assets or provides further economic benefits are capitalised and depreciated.

Apabila aset tetap dihentikan penggunaannya atau dijual, harga perolehan dan akumulasi depresiasi yang terkait dengan aset tetap tersebut dihentikan pengakuannya dari laporan keuangan dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan diakui dalam laba rugi.

When fixed assets are retired or otherwise disposed of, their costs and the related

Dalam dokumen PT ASURANSI JASA TANIA Tbk (Halaman 25-45)