7. Suatu pihak adalah suatu program imbalan
pascakerja untuk imbalan kerja dari Perusahaan atau entitas yang terkait dengan Perusahaan.
7. The party is a post-employment benefit plan for the benefit of employees of the Company, or of any entity that is a related party of the Company;
Seluruh transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam Catatan 36.
All transactions with related parties are disclosed in Note 36.
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG
PENTING
3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
JUDGEMENTS Beberapa estimasi dan asumsi dibuat dalam rangka
penyusunan laporan keuangan dimana dibutuhkan pertimbangan manajemen dalam menentukan metodologi yang tepat untuk penilaian aset dan liabilitas.
Certain estimates and assumption are made in the preparation of the financial statements. These
often require management judgement in
determining the appropriate methodology for valuation of assets and liabilities.
Manajemen membuat estimasi dan asumsi yang berimplikasi pada pelaporan nilai aset dan liabilitas atas tahun keuangan satu tahun kedepan. Semua estimasi dan asumsi yang diharuskan oleh standar akuntansi keuangan adalah estimasi terbaik yang didasarkan standar yang berlaku. Estimasi dan pertimbangan dievaluasi secara terus menerus dan berdasarkan pengalaman masa lalu dan faktor-faktor lain termasuk harapan atas kejadian yang akan datang.
Management makes estimates and assumptions that affect the reported amounts of assets and liabilities within the next financial year. All estimates and assumptions required in conformity with financial accounting standard are best estimates undertaken in accordance with the applicable standard. Estimates and judgements are evaluated on a continuous basis, and are based on past experience and other factors, including expectations with regard to future events.
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang timbul mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.
Although these estimates are based on
management‟s best knowledge of current events and activities, actual results may differ from those estimates.
Sumber utama ketidakpastian estimasi: Key sources of estimation uncertainty:
a. Estimasi klaim a. Estimated claims
Perusahaan wajib membentuk cadangan untuk pembayaran klaim yang timbul. Cadangan ini merupakan biaya yang diharapkan untuk menyelesaikan klaim yang telah terjadi, tetapi masih dalam proses pada tanggal laporan posisi keuangan.
The Company is required to establish reserves for payment of claim that arise. These reserves represent the expected ultimate cost to settle claims occurring prior to, but still outstanding as of the statement of financial position date. Perusahaan menetapkan cadangan berdasarkan
jenis produk, jenis dan periode penjaminan dan tahun kejadian. Ada dua kategori cadangan: cadangan untuk klaim yang sudah dilaporkan dan cadangan untuk klaim yang sudah terjadi tetapi belum dilaporkan ("IBNR").
The Company establishes its reserves by product line, type and extent of coverage and year of occurrence. There are two categories of reserve: reserves for reported losses and reserves for incurred but not reported (“IBNR”) losses.
PENTING (Lanjutan) JUDGEMENTS (Continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi:
(Lanjutan) Key (Continued) sources of estimation uncertainty:
a. Estimasi klaim (Lanjutan) a. Estimated claims (Continued)
Cadangan Perusahaan untuk klaim yang sudah dilaporkan adalah berdasarkan pada estimasi pembayaran di masa mendatang untuk menyelesaikan klaim yang sudah dilaporkan dan klaim. Perusahaan membuat estimasi tersebut berdasarkan pada fakta-fakta yang tersedia pada saat cadangan ditetapkan.
The Company‟s reserves for reported losses are based on estimates of future payments to settle reported claims. The Company bases such estimates on the facts available at the time the reserves are established.
Perusahaan membentuk cadangan IBNR dengan
menggunakan data historis IBNR yang
diproyeksikan terhadap premi bruto tahun berjalan, untuk mengakui perkiraan biaya dari klaim yang sudah terjadi tetapi belum dilaporkan.
The Company‟s establishes IBNR reserves using historical data of IBNR that projected to current year gross premium, to recognise the estimated cost of losses for claim which have already occurred but not yet reported.
Nilai tercatat estimasi klaim Perusahaan pada tanggal laporan posisi keuangan diungkapkan di dalam Catatan 17 di dalam laporan keuangan.
The carrying amount of the Company‟s estimated claims at the statement of financial position date is disclosed in Note 17 to the financial statements.
b. Penyisihan kerugian penurunan nilai piutang b. Allowance for impairment losses of
receivables Perusahaan meninjau kembali piutang premi
dan piutang reasuransi yang dimiliki pada setiap tanggal pelaporan untuk menilai apakah penurunan nilai harus diakui dalam laporan laba rugi. Secara khusus, justifikasi manajemen diperlukan dalam estimasi jumlah dan waktu arus kas di masa mendatang ketika menentukan penurunan nilai. Dalam estimasi arus kas ini, Perusahaan membuat justifikasi tentang situasi keuangan tertanggung atau entitas asuransi. Estimasi-estimasi ini didasarkan pada asumsi-asumsi tentang sejumlah faktor dan hasil aktual mungkin berbeda, seperti yang tercermin
dalam perubahan penyisihan kerugian
penurunan nilai tersebut di masa datang.
The Company reviews premium receivables and reinsurance receivable at each reporting date to assess whether impairment should be recognised in the statements of comprehensive
income. In particular, justification by
management is required to estimate the amount and timing of future cash flows when determining impairment. In the estimation of
cash flows, the Company makes the
justification of the insurer's financial situation. These estimates are based on assumptions about a number of factors and actual results may differ, as reflected in changes in the provision for impairment in the future. Nilai tercatat piutang Perusahaan pada tanggal
laporan posisi keuangan diungkapkan di dalam Catatan 8, 9, 13 di dalam laporan keuangan.
The carrying amount of the Company‟s receivables at the statement of financial position date is disclosed in Notes 8, 9, 13 to the financial statements.
c. Liabilitas imbalan pascakerja c. Employee benefits liabilities
Nilai kini liabilitas imbalan kerja tergantung pada sejumlah faktor yang ditentukan dengan menggunakan asumsi aktuaria (Catatan 35). Asumsi yang digunakan dalam menentukan biaya bersih untuk pensiun termasuk tingkat
pengembalian jangka panjang yang
diharapkanatas aset program dan tingkat diskonto yang relevan. Setiap perubahan dalam asumsi ini akan berdampak pada nilai tercatat liabilitas imbalan kerja.
The present value of the employee benefits obligation depends on a number of factors that are determined on an actuarial basis using a number of assumptions (Note 35). The assumptions used in determining the net cost for pensions include the expected long-term rate of return on the relevant plan assets and the discount rate. Any changes in these assumptions will impact the carrying amount of employee benefits obligation.
Asumsi tingkat pengembalian yang diharapkan atas aset program ditentukan secara seragam,
dengan mempertimbangkan pengembalian
historis jangka panjang, alokasi aset dan perkiraan masa depan atas pengembalian investasi jangka panjang.
The expected return on plan assets assumption is determined on a uniform basis, taking into consideration long-term historical returns, asset allocation and future estimates of long-term investment returns.
d. Penurunan nilai aset yang bukan merupakan
aset keuangan d. Impairment of assets value of nonfinancial assets
Dalam mengidentifikasi terdapat atau tidaknya
penurunan nilai aset, Perusahaan
mempertimbangkan hal-hal berikut ini:
In identifying whether or not there is an impairment over asset, the Company considers the following matters:
i. terdapat bukti mengenai keusangan atau
kerusakan fisik aset; i. there is evidence of obsolescence or physical damage to assets;
ii. telah atau akan terjadi perubahan
signifikan yang bersifat merugikan
sehubungan dengan cara penggunaan aset;
ii. has or will occur detrimental to significant changes with respect to how the assets used;
iii. terdapat bukti bahwa kinerja ekonomi aset tidak memenuhi harapan atau lebih buruk dari yang diharapkan;
iii. there is evidence that the economic performance of the asset does not meet expectations or worse than expected; iv. aliran kas sesungguhnya secara material
lebih kecil dari aliran kas taksiran, sebelum diperhitungkan diskonto.
iv. actual cash flow is materially smaller than the estimated cash flow, before discount taken into account.
e. Nilai wajar dari instrumen keuangan e. Fair value of financial instruments
Jika nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan yang tercatat dalam neraca tidak dapat diperoleh dari pasar aktif, nilai wajar ditentukan dari beberapa teknik penilaian termasuk model matematika, seperti teknik penilaian analisa arus kas masa datang yang didiskonto menggunakan suku bunga pasar yang berlaku.
Where the fair value of financial assets and financial liabilities recorded on the balance sheet cannot be derived from active markets, they are determined using a variety of valuation techniques, including mathematical models, such as discounted future cash flows analysis by using prevailing market rate.
Metode dan asumsi yang diterapkan, dan teknik penilaian yang digunakan, diungkapkan di dalam Catatan 6, 7, 8, 9, 13.
The methods and assumptions applied, and the valuation techniques used, are disclosed in Notes 6, 7, 8, 9, 13.
PENTING (Lanjutan) JUDGEMENTS (Continued)
f. Aset pajak tangguhan f. Deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah pajak penghasilan terpulihkan (recoverable) pada periode mendatang sebagai akibat perbedaan temporer yang boleh dikurangkan. Justifikasi manajemen diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, sesuai dengan waktu yang tepat dan tingkat laba fiskal di masa mendatang sejalan dengan strategi rencana perpajakan ke depan.
Deferred tax assets are recognised for the future recoverable taxable income arising from temporary difference. Management judgement is required to determine the amount of deferred tax assets that can be recognised, based upon the likely timing and level of future taxable profits together with future tax planning strategies.
g. Pengujian kecukupan liabilitas g. Liability adequacy testing
Perusahaan menilai pada setiap akhir periode pelaporan apakah liabilitas asuransi yang diakui
telah mencukupi, dengan menggunakan
estimasi kini atas arus kas masa depan berdasarkan kontrak asuransi. Jika penilaian tersebut menunjukkan bahwa nilai tercatat
liabilitas asuransi tidak mencukupi
dibandingkan dengan estimasi arus kas masa depan, maka seluruh kekurangan tersebut diakui dalam laporan laba rugi.
The Company assess at each reporting date whether its recognised insurance liabilities are adequate, using current estimates of future cash flows under its insurance contract. If the assessment shows that the carrying amount of its insurance liabilities is inadequate in the light of the estimated future cash flows, the entire deficiency shall be recognised in profit or loss.
Pada tanggal pelaporan, keseluruhan jumlah aset dan liabilitas asuransi yang dicatat telah dilakukan pengujian kecukupan liabilitas dan Direksi meyakini bahwa jumlah tersebut telah memadai.
As at reporting date, all insurance assets and liabilities have been estimated and the Directors believes that the amount recorded are adequate.
4. KAS DAN BANK 4. CASH ON HAND AND IN BANKS
31 Desember 2015/ 31 Desember 2014/
31 December 2015 31 December 2014
Kas Cash on h an d
Rupiah 256.745.327 335.242.755 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 51.295.239 47.836.696 US Dollar
Lainnya 6.734.423 6.678.797 Others
31 Desember 2015/ 31 Desember 2014/
31 December 2015 31 December 2014
Jumlah kas 314.774.989 389.758.249 Total cash on h an d
Bank Cash in ban ks
Pihak ketiga Th ird parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 6.962.665.901 4.690.596.803 PT Bank M andiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 3.260.769.603 539.862.281 (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
Agroniaga Tbk 990.804.263 986.179.349 Agroniaga Tbk
PT Bank Bukopin Tbk 743.290.463 579.003.418 PT Bank Bukopin Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 611.624.107 377.544.640 (Persero) Tbk
PT CIMB Niaga Tbk 232.208.060 202.801.438 PT CIM B Niaga Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah 96.289.699 31.742.051 PT Bank Pembangunan Daerah
PT Bank Mega Tbk 45.694.676 5.185.050 PT Bank M ega Tbk
PT BPR Bunga Mayang 5.523.279 15.152.000 PT BPR Bunga M ayang
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
Syariah 3.209.540 57.512.826 Syariah
PT BPR Cinta Manis 3.202.378 5.746.379 PT BPR Cinta M anis
PT BPR Lokadana Sentosa 2.203.677 2.118.792 PT BPR Lokadana Sentosa
PT BPR Centradana Kapuas 1.073.797 3.023.159 PT BPR Centradana Kapuas
PT Bank Yudha Bhakti 52.302 401.302 PT Bank Yudha Bhakti
Sub Jumlah 12.958.611.744 7.496.869.489 Sub Total
Dolar Amerika Serikat US Dollar
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.291.471.586 1.847.475.966 PT Bank M andiri (Persero) Tbk
PT CIMB Niaga Tbk 47.569.574 11.534.623 PT CIM B Niaga Tbk
Sub Jumlah 2.339.041.160 1.859.010.589 Sub Total
Euro Euro
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.056.594.941 1.102.563.380 PT Bank M andiri (Persero) Tbk
Jumlah Bank 16.354.247.845 10.458.443.458 Total Cash in Bank
Tingkat bunga per tahun Interest rate per annum
Rupiah 0,50% - 2,00% 0,50% - 1,50% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 0,08% - 0,19% 0,05% - 0,15% US Dollar
Pada tanggal 31 Desember 2015 dan 31 Desember 2014, tidak terdapat kas dan bank Perusahaan yang dibatasi penggunaannya atau ditempatkan pada pihak afiliasi.
As of 31 December 2015 and 31 December 2014, there were no cash and bank the Company which were restricted in use or placed at related parties.
5. DEPOSITO BERJANGKA a. Deposito wajib 5. TIME DEPOSITS a. Statutory deposits 31 Desember 2015/ 31 Desember 2014/ 31 December 2015 31 December 2014
Pihak Ketiga: Th ird parties:
Rupiah Rupiah
PT Bank Bukopin Tbk 7.000.000.000 2.000.000.000 PT Bank Bukopin Tbk
PT Bank Yudha Bhakti 3.000.000.000 3.000.000.000 PT Bank Yudha Bhakti
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.600.000.000 1.600.000.000 PT Bank M andiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 1.500.000.000 1.500.000.000 (Persero) Tbk
J u m l a h 13.100.000.000 8.100.000.000 T o t a l
Berdasarkan PMK No. 53/PMK.010/2012,
Deposito wajib merupakan salah satu bentuk dana jaminan dalam bentuk deposito berjangka pada bank umum yang bukan afiliasi yang harus ditatausahakan pada bank kustodian yang mendapat persetujuan dari BAPEPAM-LK. Jumlah dana Jaminan sekurang-kurangnya adalah jumlah yang lebih besar antara 20% dari modal sendiri yang dipersyaratkan atau hasil penjumlahan 1% dari premi neto ditambah 0,25% dari premi reasuransi.
Based on PMK No. 53/PMK.010/2012, Statutory deposits are type of guarantee deposit in the form of time deposit which should be administered by unaffiliated general custodian bank who are allowed by BAPEPAM-LK. The amount of guarantee deposits at the minimum are 20% of required net equities or sum of 1% of net premium plus 0.25% of reinsurance premium whichever is higher.
Dana Jaminan yang dimiliki Perusahaan per
31 Desember 2015 adalah sebesar
Rp 20.100.000.000 yang terdiri dari Deposito Wajib sebesar Rp 13.100.000.000 (Catatan 5a),
Obligasi Pemerintah Seri FR0065 sebesar Rp 2.000.000.000 dan Obligasi Pemerintah Seri
FR0062 sebesar Rp 5.000.000.000 (Catatan 7).
The Company's Guarantee Fund as of
31 December 2015 amounted to
Rp 20,100,000,000 which include of Statutory Deposit was Rp 13,100,000,000 (Note 5a),
Obligasi Pemerintah Seri FR0065 of Rp 2,000,000,000 and Obligasi Pemerintah Seri
FR0062 was Rp 5,000,000,000 (Note 7). Dana Jaminan yang dimiliki Perusahaan per
31 Desember 2014 adalah sebesar
Rp 15.100.000.000 yang terdiri dari Deposito Wajib sebesar Rp 8.100.000.000 (Catatan 5a),
Obligasi Pemerintah Seri FR0065 sebesar Rp 2.000.000.000 dan Obligasi Pemerintah Seri
FR0062 sebesar Rp 5.000.000.000 (Catatan 7).
The Company's Guarantee Fund as of
31 December 2014 amounted to
Rp 15,100,000,000 which include of Statutory Deposit was Rp 8,100,000,000 (Note 5a),
Obligasi Pemerintah Seri FR0065 of Rp 2,000,000,000 and Obligasi Pemerintah Seri
a. Deposito wajib (Lanjutan) a. Statutory deposits (Continued) Dalam Pasal 36 ayat 2 PMK No. 53/PMK.010/
2012, menyebutkan bahwa dalam hal Dana Jaminan kurang daripada yang dipersyaratkan maka Perseroan wajib menambahkan Dana Jaminan yang dimiliki paling lama 5 (lima) hari kerja setelah tanggal 30 April tahun berjalan. Perseroan telah memenuhi Dana Jaminan yang dipersyaratkan tersebut pada 31 Desember 2015.
In Article 36 paragraph 2 of PMK
No. 53/PMK.010/2012, stated that in terms of the Guarantee Fund is less than required, the Company shall add the Guarantee Fund held
not later than 5 (five) working days after 30 April of the current year. The Company has
met the required Guarantee Fund in 31 December 2015.
b. Deposito berjangka b. Time deposits
3 1 De se mbe r 2 0 15 / 3 1 De se mbe r 2 0 14 /
3 1 De c e mbe r 2 0 15 3 1 De c e mbe r 2 0 14
De posito Be rja ngka Time De posits
Rupia h Rupia h
PT Bank Bukopin Tbk 13.625.000.000 17.225.000.000 PT Bank Bukopin Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
Agroniaga Tbk 14.400.000.000 19.620.000.000 Agroniaga Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 11.695.000.000 7.625.000.000 (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 8.655.500.000 7.755.500.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank International Indonesia Tbk 10.000.000.000 8.000.000.000 PT Bank International Indonesia Tbk PT Bank Tabungan Negara Tbk 9.500.000.000 19.000.000.000 PT Bank Tabungan Negara Tbk PT Bank Yudha Bhakti 2.300.000.000 6.800.000.000 PT Bank Yudha Bhakti PT CIMB Niaga Tbk 5.175.000.000 2.275.000.000 PT CIMB Niaga Tbk PT Bank Mega Syariah 3.000.000.000 - PT Bank Mega Syariah
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 1.300.000.000 1.300.000.000 (Persero) Tbk PT Bank Pembangunan Daerah Jabar 500.000.000 500.000.000 PT Bank Pembangunan Daerah Jabar PT Bank Pembangunan Daerah Aceh 1.000.000.000 1.000.000.000 PT Bank Pembangunan Daerah Aceh PT Bank Mega Tbk - 7.300.000.000 PT Bank Mega Tbk
Sub Jumlah 81.150.500.000 98.400.500.000 Sub Total
Dola r Ame rika S e rika t US Dolla r
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 11.642.980.000 6.667.840.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Sub Jumlah 11.642.980.000 6.667.840.000 Sub Total
J u m l a h 9 2 . 7 9 3 . 4 8 0 . 0 0 0 10 5 . 0 6 8 . 3 4 0 . 0 0 0 T o t a l
Tingkat bunga per tahun Interest per annum
Rupiah 4,00% - 10,00% 4,50% - 8,50% Rupiah
RUGI PROFIT OR LOSS