• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB. II ANALISIS SWOT

Dalam dokumen BAB. I KOMPONEN EVALUASI DIRI (Halaman 103-115)

104

Ancaman Strategi Kekuatan-Ancaman Strategi Kelemahan-Ancaman

a. Adanya UU No. 5 Tahun 2011 tentang Akuntan Publik dan PMK No. 25/PMK.01/2014 tentang Akuntan Beregister Negara merupakan tantangan bagi program studi untuk mewujudkan visi, misi, tujuan, dan sasaran Program Studi Akuntansi FISIP Undana.

b. Semakin banyak Prodi Akuntansi pada PTS lain yang memiliki nilai akreditasi B.

Meningkatkan kompetensi lulusan sarjana Program Studi Akuntansi melalui kegiatan pelatihan bidang akuntansi terapan seperti bidang akuntansi keuangan,akuntansi manajemen pengauditan, dan akuntansi sektor publik untuk menghadapi persaingan dalam dunia kerja, serta sebagai sarana promosi untuk menarik minat calon mahasiswa.

Meningkatkan nilai akreditasi menjadi minimal B.

B. Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, dan Penjaminan Mutu

Kekuatan Kelemahan

a. Memiliki nilai-nilai dan budaya organisasi, tata pamong, dan suasana organisasi yang baik.

b. Struktur organisasi dengan wewenang dan tanggung jawab yang jelas, serta dengan personil yang memiliki kompetensi dan loyalitas yang tinggi.

c. Telah memiliki Lembaga Penjaminan Mutu di Univeristas, Gugus Penjamin Mutu di Fakultas dan Gugus Kendali Mutu di Program Studi.

d. Keterlibatan sivitas akademika dalam proses perumusan kebijakan pengelolaan dan pelaksanaan program studi.

a. Walaupun pengelolaan Prodi Akuntansi telah berjalan baik, namun masih perlu ditingkatkan lagi sehingga tercipta suasana akademik yang lebih kondusif untuk membentuk learning community dengan cepat.

b. Partisipasi sivitas akademika dalam beberapa kegiatan akademis secara umum masih harus dimaksimalkan. c. Kerjasama dan kemitraan belum

ditindak lanjuti secara optimal.

d. Kinerja tim penjaminan mutu belum optimal.

e.

Peluang Strategi Kekuatan-Peluang Strategi Kelemahan-Peluang

a. Pihak universitas dan fakultas memberikan dukungan yang besar pada pengembangan prodi.

b. Adanya kesempatan untuk menjalin

a. Mempertahankan nilai, budaya organisasi, tata pamong, dan suasana organisasi yang baik.

b. Mempertahankan personil yang memiliki

a. Meningkatkan pengelolaan Prodi Akuntansi untuk menciptakan suasana akademik yang lebih kondusif.

105

Peluang Strategi Kekuatan-Peluang Strategi Kelemahan-Peluang

c. kerjasama dan kemitraan dengan berbagai pihak.

d. Terdapatnya perguruan tinggi di dalam dan luar negeri yang dapat dijadikan benchmark. e. Adanya pedoman dan bimbingan

pelaksanaan penjaminan mutu dari pihak universitas.

f. Sistem penjaminan mutu yang ada mendukung upaya prodi Akuntansi dalam menghasilkan keluaran dengan mutu yang lebih baik.

g. Membangun hubungan dan komunikasi dengan para praktisi yang mau berbagi pengalaman praktek profesionalsismenya

c. kompetensi dan loyalitas yang tinggi pada lembaga.

d. Meningkatkan kuantitas dan kualitas kegiatan studi banding (benchmarking) ke perguruan tinggi lain yang memiliki keunggulan

c. akademika dalam kegiatan akademis. d. Mengefektifkan peran Lembaga

Penjaminan Mutu dan Gugus Penjamin Mutu dan Gugus Kendali Mutudi Prodi Akuntansi.

e. Optimalisasi adanya kejasama dan kemitraan dengan berbagai pihak/instansi.

Ancaman Strategi Kekuatan-Ancaman Strategi Kelemahan-Ancaman

a. Perkembangan tata pamong perguruan tinggi lain yang pesat.

b. Terkadang ada koordinasi pelaksanaan yang berjalan kurang baik.

c. Masih terasa hal yang terkadang sangat sentralistik.

d. Ketidakpastian di masa akan yang datang memungkinkan terjadinya pengelolaan Program studi Akuntansi yang kurang sesuai dengan tuntutan perkembangan dunia yang berlangsung cepat.

a. Menindaklanjuti dan mengoptimalkan manfaat dari kegiatan kerjasama dan kemitraan dengan berbagai pihak.

b. Mempertimbangkan perkembangan lingkungan eksternal dalam membuat perencanaan program.

a. Mengoptimalkan peran dan fungsi pemegang jabatan dalam struktur organisasi.

b. Melakukan koordinasi atas pelaksanaan program yang berjalan kurang baik. c. Meningkatkan kualitas pengelolaan

Program studi Akuntansi sehingga sesuai dengan tuntutan perkembangan dunia yang berlangsung cepat.

d. Pemanfaatan hasil studi pelacakan alumni sebagai bahan kajian dalam perencanaan dan pengimplementasian program untuk sesuai dengan perubahan kondisi eksternal yang cepat.

106 C. Kemahasiswaan dan Lulusan

Kekuatan Kelemahan

a. Reputasi Universitas Nusa Cendana (UNDANA) baik di mata masyarakat.

b. Sistem penerimaan mahasiswa baru memiliki syarat kelulusan relatif tinggi dimana dilakukan secara ketat melalui SNMPTN sehingga dapat menjaring calon mahasiswa yang berkualitas c. Tersedia beasiswa bagi mahasiswa.

d. Ketersediaan dan alokasi dana secara khusus untuk pengembangan organisasi dan kegiatan kemahasiswaan.

e. Disiplin dan minat belajar mahasiswa cukup tinggi.

a. Keterlibatan mahasiswa dalam organisasi atau komisi yang relevan masih kurang. b. Keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi

karya ilmiah tingkat nasional masih rendah c. Pembekalan “soft skill” di luar kurikulum

belum menjangkau seluruh mahasiswa d. Belum adanya wadah yang lebih memadai

terhadap konseling mahasiswa di tingkat program studi.

e. Belum optimalnya kerjasama dengan pihak swata maupun pemerintah.

f. Maih kurangnya fasilitas teknologi informasi g. Naik turunnya IPK mahasiswa

h. Masih kurangnya kemampuan dalam berbahasa Inggris

Peluang Strategi Kekuatan-Peluang Strategi Kelemahan-Peluang

a. Adanya permintaan masuk

b. Tingginya kebutuhan dunia usaha yang sesuai dengan bidang ilmu yang ditawarkan Program studi Akuntansi. c. Adanya usaha-usaha pemerintah untuk

meningkatkan kualitas SDM melalui studi lanjut S1.

d. Kemudahan lulusan dalam memperoleh pekerjaan dapat menjadi alat promosi yang baik untuk menjaring calon mahasiswa berpotensi

e. Dukungan staf pengajar dengan kualifikasi yang sangat baik

f. Meningkatnya akses sumber-sumber dana untuk beasiswa dan program pengembangan mahasiswa baik dari pemerintah maupun perusahaan.

a. Meningkatkan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan memanfaatkan reputasi baik Program studi Akuntansi dan UNDANA. b. Meningkatkan standar mutu penerimaan

mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa yang berkualitas.

c. Penambahan jumlah beasiswa

d. Penambahan alokasi dana untuk pengembangan organisasi dan kegiatan kemahasiswaan

e. Meningkatkan suasana akademik yang kondusif untukmenjaga tingkat kedisiplinan dan minat belajar mahasiswa.

a. Memotivasi mahasiswa untuk berprestasi dengan memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang berprestasi.

b. Meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam kompetisi karya ilmiah tingkat nasional. c. Meningkatkan peran aktif mahasiswa dalam

kegiatan organisasi.

d. Mengoptimalkan kerjasama dengan pihak swata maupun pemerintah.

e. Mewajibkan mahasiswa untuk memiliki nilai tes TOEFL sebagai salah satu syarat kelulusan untuk meningkatkan kompetensi lulusan.

107

Ancaman Strategi Kekuatan-Ancaman Strategi Kelemahan-Ancaman

a. Persaingan semakin ketat dalam memperoleh kesempatan kerja bagi lulusan.

b. Semakin terbukanya kesempatan belajar di luar negeri yang didukung kemampuan ekonomis calon mahasiswa dan didukung dengan gencarnya promosi dari universitas di luar negeri. c. Semakin tingginya persaingan antar

perguruan tinggi ilmu Akuntansi d. Tingginya persaingan pasar kerja. e. Tuntutan pasar kerja terhadap lulusan

yang lebih berkualitas dan profesional.

a. Senantiasa melakukan perbaikan dalam kegiatan promosi dan penerimaan mahasiswa melalui penyelenggaraan kompetisi ilmiah bagi anak-anak SMU yang sederajat.

b. Meningkatkan kualitas kegiatan magang dan ekstra kurikuler sehingga dapat memberikan bekal praktek bagi mahasiswa dalam persaingan dunia kerja.

Meningkatkan pelaksanaan bimbingan

konseling melalui dosen pembimbing akademik untuk memperlancar penyelesaian studi dan membantu pencapaian lulusan yang berkualitas.

D. Sumber Daya Manusia

Kekuatan Kelemahan

a. Pola rekrutmen, seleksi, dan program pembinaan dilaksanakan rutin untuk menjamin kualitas dosen dengan kualifikasi baik. b. Dosen dan tenaga pendukung memiliki

kualifikasi, loyalitas, moralitas, integritas tinggi.

c. Keahlian dosen sesuai program studi.

d. Keberadaan dosen praktisi dan dosen akademisi memberikan gambaran hubungan antara teori dengan aplikasi di dunia nyata. e. Minat dosen untuk melanjutkan pendidikan

cukup besar.

f. Pendidikan dan pengembangan dosen berlangsung secara terus menerus untuk mengikuti berbagai kegiatan ilmiah.

g. Rasio tenaga pendukung dan mahasiswa telah memadai sehingga dapat memberikan

pelayanan yang maksimal kepada mahasiswa.

a. Rasio dosen dan mahasiswa belum memadai.

b. Jumlah dosen yang memiliki pengalaman sebagai praktisi terbatas.

c. Banyak dosen belum melanjutkan studi S3.

d. Masih kurangnya kemampuan dosen dalam menghasilkan karya ilmiah. e. Minat dosen mempublikasikan karya

ilmiah pada jurnal masih rendah.

f. Rendahnya minat dosen mengajukan proposal penelitian dan pen1gabdian masyarakat untuk memperoleh hibah kompetitif dari Dikti.

g. Perlu upaya peningkatan jumlah dosen yang ikut sertifikasi dan kualifikasi dosen, dan mampu mengembangkan profesi organisasi dan seminar.

108 E. Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik

Kekuatan Kelemahan

a. Kurikulum disusun secara konsisten dengan visi, misi, sasaran, dan tujuan program studi.

b. Untuk setiap mata kuliah yang termuat dalam kurikulum telah dilengkapi dengan Silabus dan SAP untuk mewujudkan kurikulum berbasis kompetensi. c. Program studi memiliki 4 konsentrasi yaitu akuntansi

keuangan, akuntansi manajemen, auditing, dan sektor publik yang dibutuhkan oleh stakeholders.

a. Perlunya meningkatkan kemampuan dosen untuk mengikuti perubahan kurikulum yang cepat.

b. Perlunya penambahan literatur baru sesuai kurikulum yang berlaku.

Peluang Strategi Kekuatan-Peluang Strategi Kelemahan-Peluang

a. Banyak kesempatan untuk meluaskan pengetahuannya melalui seminar di luar negeri.

b. Tersedianya dana dari pemerintah untuk melanjutkan studi lanjut S3 atau kegiatan akademik di luar negeri.

c. UU RI No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen mendorong dosen sebagai seorang pendidik yang profesional dan memiliki komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan.

a. Mendorong dosen memanfaatkan potensi yang dimiliki secara optimal untuk meningkatkan peranannya dalam kegiatan penelitian, pengajaran, dan PKM.

b. Meningkatkan kemampuan profesional dosen dan karyawan dengan mengikuti berbagai pelatihan dan seminar.

a. Melakukan perekrutan dosen sehingga rasio dosen dan mahasiswa lebih memadai untuk menjaga kualitas pembelajaran. b. Memotivasi dosen untuk melanjutkan

studi S3 melalui pemberian bantuan dana pendidikan.

c. Memotivasi dosen untuk menghasilkan dan mempublikasikan karya ilmiah dalam jurnal ilmiah.

d. Memotivasi dosen untuk mengajukan proposal penelitian dan pengabdian masyarakat ke Dikti.

Ancaman Strategi Kekuatan-Ancaman Strategi Kelemahan-Ancaman

a. Kualitas sumber daya manusia di universitas lain yang semakin meningkat.

b. Persyaratan akreditasi semakin ketat.

a. Memberikan kesempatan yang luas kepada dosen dan karyawan untuk pengembangan diri. b. Pemberian reward sesuai dengan kinerja yang diberikan untuk lembaga dan punishment yang jelas.

c. Melakukan pemetaan dosen dan tenaga kependidikan sesuai dengan kompetensinya.

a. Mendistribusikan beban tugas untuk masing-masing bidang tugas secara profesional.

b. Mendorong dosen untuk selalu meningkatkan jabatan akademiknya.

109

Peluang Strategi Kekuatan-Peluang Strategi Kelemahan-Peluang

a. Adanya keleluasaan program studi untuk menentukan isi kurikulum lokal sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan.

b. Kerjasama yang baik dengan pemangku kepentingan mempermudah memperoleh masukan untuk memperbaharui kurikulum.

c. Teknologi informasi seperti internet memberikan akses luas dalam mengikuti perkembangan ilmu akuntansi secara cepat, luas, dan akurat.

a. Melakukan evaluasi dan penyesuaian kurikulum secara rutin untuk menghasilkan kurikulum berbasis kompetensi.

b. Melakukan kerjasama dengan praktisi, organisasi profesi dan pihak lain untuk memantau perkembangan lingkungan eksternal terkait pengembangan kurikulum.

c. Pengembangan mata kuliah yang mengacu pada kebutuhan pengguna dan perubahan lingkungan. d. Meningkatkan kuantitas dan kualitas interaksi secara

akademik mahasiswa.

e. Peningkatan kualitas sarana dan prasarana yang menunjang pembentukan suasana akademik yang kondusif.

f. Meningkatkan peranan organisasi kemahasiswaan dalam kegiatan ilmiah.

a. Melakukan studi banding terkait kurikulum ke perguruan tinggi lain. b. Meningkatkan wawasan mahasiswa

dengan melakukan kunjungan ke perusahaan, kuliah dosen tamu, seminar, dan KKN/magang.

c. Mengembangkan metode pengajaran yang dapat meningkatkan kemampuan analisis mahasiswa melalui pemberian tugas dan diskusi secara intensif.

d. Meningkatkan peran pembimbing akademik untuk membantu kelancaran studi mahasiswa.

e. Melakukan penambahan literatur sesuai kurikulum yang berlaku.

Ancaman Strategi Kekuatan-Ancaman Strategi Kelemahan-Ancaman

a. Kondisi pasar kerja, dinamika dan kebutuhan para pemangku kepentingan cepat berubah.

b. Perubahan kebutuhan keterampilan di dunia kerja dan bidang pekerjaan menuntut kualifikasi dan kompetensi lulusan semakin tinggi.

c. Tuntutan standar kurikulum yang berlaku secara internasional.

a. Melakukan komunikasi dan menjalin kerjasama dengan dunia usaha, dan perguruan tinggi untuk mengetahui perkembangan lingkungan global yang terkait dengan kurikulum.

b. Meningkatkan kualitas pelayanan baik akademik maupun non akademik kepada mahasiswa.

a. Aktif memantau perkembangan kurikulum yang sedang berjalan.

b. Menyusun kurikulum yang dapat memenuhi tuntutan/perubahan profesi dan dunia usaha.

c. Peningkatan profesi akademik mahasiswa agar dapat membantu peningkatan indeks prestasi kumulatif.

d. Meningkatan keterlibatan sivitas akademika dalam menciptakan budaya dan suasana akademik.

110 F. Pendanaan, Sarana, dan Prasarana, serta Sistem Informasi

Kekuatan Kelemahan

a. Adanya sumber dana dari PNBP dan DIPA, DIK, DIK-S, DBO serta hibah penelitian dan pengabdian masyarakat.

b. Kondisi gedung, ruang kuliah, laboratorium, dan sarana penunjang cukup baik.

c. Sarana dan prasarana merupakan milik sendiri. d. Perkembangan IPTEKS mendukung proses belajar

mengajar.

e. Sudah ada sistem gugus mutu di tingkat universitas dan fakultas.

f. Dosen dengan kualifikasi pendidikan S2 dan Guru Besar

g. Jumlah mahasiswa terus mengalami peningkatan. h. SPP sesuai dengan ketetapan Dirjen Dikti sehingga

masih terjangkau jika dibandingkan dengan universitas lainnya.

i. Jumlah ruang kelas cukup memadai j. Kapasitas kelas cukup memadai k. Tersedia laboratorium bisnis

l. Adanya ruang kantor Program Studi yang memadai

m. Adanya ruang baca di Program Studi

n. Tersedia beberapa unit PC. Laptop dan LCD untuk PBM

o. Tersedianya sarana penunjang system informasi p. Sistem informasi sebagian besar sudah secara

komputerisasi

q. Sistem informasi berbasis internet berupa jaringan internet, telpon, faximile, papan pengumuman, dan finger print.

a. Jumlah anggaran yang diperlukan tidak seimbang dengan sumber-sumber dana yang tersedia.

b. Keterlambatan pencairan dana karena sentralisasi pengelolaan keuangan

c. Alokasi dana yang terbatas

d. Jumlah dan koleksi buku/ jurnal belum memadai.

e. Ruang dosen kurang memadai. f. Jumlah dan koleksi buku/ jurnal

belum memadai.

g. Belum memiliki fasilitas digital library bagi mahasiswa dan dosen. h. Minatdosen untuk melakukan

penelitian rendah

i. Kelengkapan sarana pendukung kelas masih kurang sehingga Pemanfaatan ruang kuliah relative belum optimal

j. Kelengkapan kantor prodi terbatas k. Buku teks di atas tahun 2000 terbatas l. Langganan jurnal/ majalah ilmiah

masih terbatas

m. Biaya pemeliharaan ruang rendah n. Sering terjadinya gangguan listrik o. Mekanisme pengadaan dan

pemeliharaan sarana dan prasarana terpusat

p. Minat baca rendah q. Belum memiliki teknisi

r. Sistem informasi belum seluruhnya menggunakan system komputerisasi.

111

Peluang Strategi Kekuatan-Peluang Strategi Kelemahan-Peluang

a. Ada peminat terhadap Program Studi Akuntansi

b. Tersedia lulusan SMU/SMK

c. Kemampuan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi cukup besar.

d. Adanya perhatian pemerintah untuk membantu pendidikan tinggi.

e. Mampu menghasilkan lulusan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

f. Ada kesempatan peningkatan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana pendidikan dan penunjang pendidikan. g. Memungkinkan kerjasama dengan pihak

luar dalam pengembangan sarana dan prasarana perkuliahan.

h. Adanya kesempatan untuk memperoleh dana tambahan berupa hibah dari Dikti maupun instansi eksternal lainnya. i. Makin berkembangnya teknologi

informasi.

j. Makin meningkatnya kebutuhan akan jasa akuntansi.

k. Peluang ketersediaan dana untuk pengadaan dan pemeliharaan sarana/prasarana.

l. Ada peluang bantuan proyek. m. Sharing fasilitas antar institusi.

n. Tersedianya dana pengembangan dari berbagai sumber.

o. Terbukanya kesempatan pengembangan model pembelajaran

a. Mempertahankan transparansi, keterlibatan dan koordinasi dalam pengelolaan keuangan.

b. Tetap mengupayakan peningkatan sumber dana setiap tahun.

c. Mengoptimalkan penggunaan dana agar dapat menyediakan sarana dan prasarana yang memadai dan berkualitas.

d. Penambahan sarana dan prasarana operasional.

e. Memperbaiki sistem informasi akademik dan menunjang secara berkesinambungan.

f. Peningkatan jumlah dan sumber dana untuk menunjang PBM. Penelitian dan Pengabdian

g. Peningkatan mutu pengelolaan dana penunjang kegiatan Program Studi

h. penyusunan RAPB sesuai kebijakan pemerintah i. peningkatan kerja sama di bidang penelitian dan

pengabdian terhadap masyarakat sesuai bidang ilmu di dalam maupun di luar negeri

j. peningkatan mutu proposal dengan daya saing tinggi k. pemanfaatan jasa Laboratorium bisnis

l. Optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan

m. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pendidikan n. Optimalisasi Fasilitas Penunjang PBM

o. Peningkatan kualitas fasilitas p. Peningkatan manajemen perawatan

q. Pengadaan perangkat lab. Yang memadai baik kualitas maupunn kuantitas

r. Peningkatan judul dan ekslempar buku referensi Program Studi

s. Pengembangan komputerasasi data dan proses pembelajaran

t. Peningkatan mutu pengelolaan sistem informasi penunjang kegiatan PBM

a. Penjaringan dana dari berbagai sumber, selain DIPA dan PNBP b. Kerjasama berbagai pihak c. peningkatan jumlah dan kualitas

dosen di bidang penelitian dan pengabdian terhadap masyarakat d. Memperbaiki dan menambah sarana

dan prasarana agar memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan. e. Meningkatkan kualitas sistem

penyimpanan dan pengamanan data akademik mahasiswa.

f. Meningkatkan pengetahuan sumber daya manusia dalam penggunaan sistem informasi.

g. Pengadaan dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pendidikan

h. Pengadaan Fasilitas Penunjang PBM i. Sharing penggunaan sarana

prasarana

j. Penataan kembali dan malisasi pemenfaatanrunag kuliah k. Peningkatan biaya pemeliharaan

ddan perawatan sarana dan prasarana pendidikan

l. Rekrutmen tenaga teknisi m. Penjaringan dana dari berbagai

sumber

112

Ancaman Strategi Kekuatan-Ancaman Strategi Kelemahan-Ancaman

a. Ada tuntutan kualitas lulusan. b. Otonomi perguruan tinggi. c. Globalisasi.

d. Persaingan antar Program Studi sejenis e. Persaingan antar universitas

f. Persaingan ketat dalam perolehan sumber dana

g. Berkembangnya teknologi dengan cepat menyebabkan sarana dan prasarana yang dimiliki menjadi cepat usang.

h. Krisis ekonomi menyebabkan meningkatkan harga barang.

i. Adanya tuntutan fasilitas fisik yang semakin meningkat.

a. Meningkatkan efisiensi penggunaan dana. b. Merenovasisarana dan prasarana secara

berkesinambungan agar tidak tertinggal dengan perguruan tinggi lain.

c. Meningkatkan kerjasama untuk meningkatkan sistem informasi.

d. Meningkatkan kemampuan memperoleh dana tambahan seperti hibah dari Dikti maupun instansi eksternal lainnya.

e. Optimalisasi penggunaan dana menurut skala prioritas

f. peningkatan motivasi dosen S2, dan S3 untuk bersaing dalam memperoleh dana hibah g. peningkatan kualitas jasa Lab. Akuntansi agar

memilki daya saing tinggi

h. Optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan

i. Pengadaan dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pendidikan

j. Optimalisasi Pengadaan Fasilitas Penunjang PBM k. Peningkatan kualitas dan perawatan

l. Optimalisasi pemanfaatan fasilitas informasi m. Pengadaan Fasilitas Jaringan Sistem Informasi

Penunjang PBM

a. Pengadaan dan peningkatan sarana dan prasarana yang berkualitas. b. Mengoptimalkan penggunaan sarana

yang tersedia.

c. Memperluas dan mempermudah akses jaringan.

d. Kerjasama peningkatan kualitas dosen di bidang penelitian hibah atau pesanan melaui pelatihan e. Perbaikan fasilitas sarana dan

113 G. Penelitian, Pelayanan/Pengabdian kepada Masyarakat, kerjasama

Kekuatan Kelemahan

a. Tersedianya jurnal ilmiah sebagai wadah untuk publikasi penelitian.

b. Semakin banyaknya kerjasama yang telah dijalin.

c. Citra Undana yang semakin baik di kalangan masyarakat sehingga memudahkan untuk menjalin kerjasama dengan pihak luar.

d. Undana memiliki lembaga untuk memfasilitasi para dosen di semua unit yaitu Lembaga Penelitian (LEMLIT) dan Pemberdayaan Masyarakat (LPM).

a. Beban dosen masih terfokus pada pengajaran dan administratif.

b. Produktivitas dosen dalam melakukan penelitian tidak merata.

c. Dosen belum termotivasi untuk melakukan penelitian dan publikasi pada jurnal, mempublikasikan dan mempresentasikan pada seminar nasional maupun internasional.

d. Belum optimal dalam memanfaatkan dana penelitian dan pengabdian masyarakat dari luar perguruan tinggi. e. Kurangnya jumlah dosen yang menguasai

bahasa inggris secara lisan, sehingga mengurangi daya saing internasional. f. Belum memiliki jurnal terakreditasi.

Peluang Strategi Kekuatan-Peluang Strategi Kelemahan-Peluang

a. Adanya minat instansi/ lembaga di luar perguruan tinggi sendiri untuk melakukan kerjasama di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.

b. Tuntutan sertifikasi dosen dapat mendorong kinerja dosen.

c. Adanya keinginan setiap perguruan tinggi untuk mencitrakan diri sebagai universitas global sehingga perlu menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi di luar negeri. d. Tersedianya peluang dan dana penelitian dan

pengabdian masyarakat yang disediakan oleh Dikti.

e. Tersedianya kerjasama dengan alumni, dunia usaha, pemerintah daerah, dan institusi di luar negeri untuk menjembatani kesenjangan.

a. Meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil penelitian.

b. Meningkatkan kuantitas dan kualitas jurnal ilmiah/sarana publikasi lainnya.

c. Meningkatkan kerjasama dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat dengan pemerintah, pemerintah daerah, dan dunia usaha.

a. Mendorong dosen untuk melakukan penelitian.

b. Meningkatkan peran serta dosen dalam pengabdian masyarakat.

c. Meningkatkan publikasi hasil penelitian dan pengabdian masyarakat pada jurnal ilmiah.

d. Mengajukan akreditasi untuk jurnal ilmiah Program studi Akuntansi.

114

Peluang Strategi Kekuatan-Peluang Strategi Kelemahan-Peluang

antara akademisi dan praktisi.

f. Terbuka kesempatan melakukan pengabdian kepada masyarakat di pedesaan.

g. Media publikasi hasil penelitian dan pengabdian masyarakat terbuka lebar. h. Berkembangnya UMKM di NTT

memerlukan banyak kajian ilmiah/riset. Peluang kompetisi dan publikasi ilmiah pada

jurnal nasional dan internasional.

Ancaman Strategi Kekuatan-Ancaman Strategi Kelemahan-Ancaman

a. Kurangnya minat baca masyarakat terhadap karya ilmiah.

b. Persaingan antar perguruan tinggi dalam memanfaatkan berbagai sumber dana penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

c. Berkembangnya teknologi dalam pengembangan hasil riset internasional yang cepat sehingga lembaga kalah cepat dalam mengikuti perubahannya.

d. Adanya persaingan dengan peneliti lain yang telah berpengalaman.

e. Pola pembinaan kepada masyarakat relatif sama dengan program perguruan tinggi lain sehingga masyarakat merasa jenuh.

Meningkatkan kerjasama penelitian dan

pengabdian kepada masyarakat dengan lembaga lain.

a. Melakukan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

b. Meningkatkan anggaran penelitian. c. Menciptakan pola pembinaan dan

pengabdian masyarakat yang kreatif dan kontributif sehingga bermanfaat bagi masyarakat.

115 1. Peraturan Mendiknas RI Nomor: 2 Tahun 2009 Tentang Statuta Universitas Nusa

Cendana

2. Pedoman Evaluasi Diri Program Studi, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, Jakarta 2010.

3. Rencana Strategis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2008-2011 4. Renacana Strategis Program Studi Akuntansi Tahun 2013-2017

5. Peraturan Rektor Undana Nomor 520 Tahun 2002 Tentang Norma dan Tolok Ukur Penyelenggaraan Pendidikandi Universitas Nusa Cendana

6. Pedoman Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Tahun 2008

7. SK Pembebanan Mata Kuliah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nusa Cendana TA 2012/2013-2013/2014

8. SK Penasehat Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik TA 2012/2013-2013/2014

9. Anggaran Terpadu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Tahun 2012-2014

10. Daftar Dosen Pelaksanan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tahun 2011-2014. LPM Undana.

11. Daftar Dosen Pelaksana Kegiatan Penelitian tahun 2011-2014. Lemlit Undana. 12. Standar Operational Procedure (SOP) Pembinaan Karakter Mahasiswa Di Perguruan

Tinggi Universitas Nusa Cendana Kupang

13. Standar Operational Procedure (SOP) Kegiatan Bidang Kepegawaian Universitas Nusa Cendana Kupang

14. SK Rektor Tentang Penerapan Sistim Kredit Kegiatan Kemahasiswaan. 15. Manual Mutu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Undana.

Dalam dokumen BAB. I KOMPONEN EVALUASI DIRI (Halaman 103-115)