I. PENDAHULUAN
4. PANDUAN ASCOT: INDIKATOR BUDAYA KESELAMATAN DAN
4.1. PEMERINTAH DAN ORGANISASINYA
4.1.2. Badan Pengawasan
Pengawas menetapkan persyaratan yang sangat bervariasi pada tiap-tiap negara dan sulit digeneralisir; namun, berbagai indikator kunci dan pertanyaan berikut didesain untuk menarik respon yang akan membantu tim dalam menentukan pengaruh pengawas terhadap kinerja keselamatan instalasi. Mesti pula diperhatikan untuk tidak mengevaluasi atau membandingkan gaya pengawasan antarnegara. Budaya keselamatan harus berkembang baik dalam organisasi pengawasan termasuk stafnya dan harus dijelaskan dalam statemen kebijakannya masing-masing. Komitmen yang kuat untuk mengimplementasikan aturan hukum dan bertindak dalam meningkatkan keselamatan instalasi dan proteksi individu, publik serta lingkungan merupakan elemen penting dari suatu budaya keselamatan pengawasan yang positif. Pengaruh pengawas di tingkat korporasi dan instalasi dari sebuah utilitas ditentukan dalam batasan-batasan pertanyaan yang diajukan, diskusi, dan gambaran ringkas dokumentasi yang tidak terbatas pada perasaan intuitif. Bila badan pengawasan dikaji secara terpisah dari instalasi, penekanan harus diberikan atas batasan-batasan sosial dan nasional yang mendominasi otoritas pengawasan. Berbagai elemen dari pertanyaan instalasi dapat pula diadaptasi badan pengawasan sebagai tinjauan terpisah, tujuannya tetap sama, yakni mengkaji budaya keselamatan.
Q 1 (RCM)
Pertanyaan INSAG Dasar: Apakah tujuan keselamatan pengawasan dinyatakan secara jelas dan cukup bermakna sehingga tujuan-tujuan tersebut tidak terlalu umum atau terlalu sempit? Apakah mereka membiarkan adanya keseimbangan antara inovasi dan kepercayaan diterapkan pada suatu teknik yang sudah terbukti?
Pertanyaan Panduan:
Permasalahan apa yang pernah timbul atas pengaplikasian persyaratan pengawasan?
Bagaimana otoritas dan tanggung jawab badan pengawasan dapat dimengerti oleh instalasi?
Bagaimana penjelasan akan cakupan aktivitasnya?
Apakah Anda merasakan hal tersebut terlalu mengekang? Terlalu longgar?
Perubahan apa yang ingin Anda lihat atas peraturan pengawasan?
Indikator Kunci:
Pemahaman yang jelas dan diterima oleh staf instalasi atau persyaratan pengawasan.
Umpan balik yang positif dari korporasi dan staf instalasi dalam mengaplikasikan peraturan pengawasan.
Q 2 (RCM)
Pertanyaan INSAG Dasar: Apakah komentar mengenai persyaratan badan pengawasan diperlukan dari badan yang berkompeten?
Apakah komentar tersebut telah cukup sering diperhatikan untuk mendorong pernyataan selanjutnya? Pertanyaan Panduan:
Sistem apa yang digunakan dalam mengumpulkan komentar mengenai isu-isu pengawasan?
Seberapa sering Anda menjelaskan mengenai persyaratan-persyaratan pengawasan? Untuk efek apa?
Apakah dasar dikeluarkannya kebijakan pengawasan?
Bagaimana itu disahkan? Indikator Kunci:
Sistem tinjauan yang mapan dan terdokumentasi untuk menerima komentar dan input dari badan lainnya.
Q 3 (R)
Pertanyaan INSAG Dasar: Adakah proses logis serta dapat diprediksi dalam menghadapi isu-isu yang membutuhkan pertimbangan faktor-faktor ekonomi dan keselamatan?
Pertanyaan panduan:
Seperti apakah proses dalam menangani isu dengan pertimbangan keselamatan dan komersial? Apakah hal ini dipahami dengan baik? Di mana hal ini terdokumentasi?
Apakah badan pengawasan mampu menghentikan produksi secara sepihak bila keselamatan terancam? Pernahkah hal ini terjadi sebelumnya?
Indikator Kunci:
Tinjauan rutin pihak ketiga mengenai persyaratan-persyaratan pengawasan.
Komentar dipublikasikan dalam aturan hukum pengawasan.
Q 4 (RCM)
Pertanyaan INSAG Dasar: Adakah catatan penundaan proyek atau penghentian produksi karena kurang jelasnya persyaratan pengawasan atau keputusan pengawasan yang kurang tepat?
Pertanyaan Panduan:
Berapa kali penundaan telah terjadi oleh karena batasan-batasan yang ditetapkan pengawas?
Kesempatan bertanya seperti apa yang dimiliki utilitas saat terjadi penundaan oleh pengawas?
Indikator Kunci:
Umpan balik positif dari staf utilitas mengenai penundaan yang terjadi karena pengawasan.
Kebijakan pengawasan yang efektif dalam meminimalkan penundaan dan meninjau kesepakatan.
Pertemuan rutin utilitas dan pengawas untuk menangani isu-isu keselamatan.
Representasi lokasi dari pengawas dan sistem pemanggilan yang baik.
Q 5 (R)
Pertanyaan INSAG Dasar: Apakah praktik-praktik pengawasan secara umum berjalan konsisten dengan tujuan program IAEA, yakni Nuclear Safety Standards (NUSS)?
Berlandaskan model seperti apa sistem pengawasan Anda?
Apakah perbedaan, bila ada, antara praktik pengawasan Anda dengan sistem IAEA (NUSS)? Indikator Kunci:
Korelasi yang baik antara IAEA (NUSS) dan persyaratan pengawasan?
Q 6 (R)
Pertanyaan INSAG Dasar: Adakah program pendidikan dan training bagi staf pengawasan?
Pertanyaan Panduan:
Bagaimanakah substansi program rekruitmen dalam hal kualifikasi dan pengalaman bagi staf badan pengawasan yang baru?
Bagaimana substansi dan berapa lama program training tersebut? Apakah program tersebut juga membahas prinsip-prinsip nuklir, pengetahuan instalasi, ketrampilan inspeksi, dan on the job training?
Bagaimana Anda mempertahankan pengalaman dan teknologi instalasi staf pengawasan Anda agar tetap up to date?
Indikator Kunci:
Program pendidikan dan pelatihan yang mapan
Standar training staf yang diaudit dan direvisi secara berkala
Ketersediaan dan penggunaan dokumen
Kehadiran di kursus-kursus penting, misal, kursus yang diadakan IAEA.
Q 7 (R)
Pertanyaan INSAG Dasar: Apakah badan pengawasan berpartisipasi secara aktif dalam berbagai aktivitas internasional yang relevan? Pertanyaan Panduan:
Bagaimana program Anda ketika berpartisipasi dalam konferensi internasional mengenai nuklir?
Bagaimanakah kunjungan ke luar negeri direncanakan, dimotivasikan, dan disetejui? Siapa yang diperbolehkan melakukan kunjungan tersebut?
Bagaimana pendanaan badan pengawasan? Indikator Kunci:
Aktivitas internasional yang mengesankan
Publikasi paper dan presentasi dalam pertemuan-pertemuan penting. Partisipasi dalam tinjauan keselamatan internasional.
Q 8 (RCM)
Pertanyaan INSAG Dasar: Apakah laporan mengenai permasalahan keselamatan yang penting, dipublikasikan secara rutin oleh badan pengawasan? Apakah badan pengawasan secara rutin mempublikasikan tinjauan ringkas mengenai kinerja keselamatan instalasi?
Pertanyaan Panduan:
Bagaimana Anda memastikan bahwa isu-isu keselamatan yang penting dapat diakses publik, instalasi, dan negara-negara lainnya?
Seperti apakah kebijakan pengawasan dalam dalam hal publikasi data kinerja keselamatan instalasi.
Seperti apakah persiapan untuk secara tepat waktu mengumumkan serta menyebarkan informasi jika terjadi insiden dan kecelakaan?
Indikator Kunci:
Laporan keselamatan rutin dipublikasikan
Program yang disusun untuk mengumpulkan data keselamatan instalasi dan kecendrungan hasil untuk penyebaran.
Q 9 (RCM)
Pertanyaan INSAG Dasar: Seperti apakah hubungan dengan pemegang lisensi? Adakah hubungan yang seimbang antara formalitas dengan hubungan profesional langsung?
Pertanyaan Panduan:
Seperti apa penilaian anda terhadap status pengawas di mata utilitas?
Seberapa baik kerja sama yang berlangsung antara pengawas dengan pihak instalasi?
Bisakah badan pengawas meningkatkan imejnya di instalasi?
Indikator Kunci:
Umpan balik positif dari staf instalasi terhadap batasan pengawasan.
Pertemuan interaktif rutin yang berlangsung dengan staf utilitas.
Ketersediaan laporan informative dan profesional.
Q 10 (RCM1)
Pertanyaan INSAG Dasar: Adakah sikap saling hormat antara staf pengawas dengan organisasi pelaksana berdasar atas kompetensi umum? Seberapa besar tenaga ahli teknis pengawasan memiliki pengalaman desain atau operasi praktis? Pertanyaan Panduan:
Apakah Anda bisa mendiskusikan persoalan-persoalan di instalasi atas dasar teknis umum?
Bagaimana staf instalasi melihat kesempatan bekerja di badan pengawasan?
Indikator Kunci:
Umpan balik positif dari staf instalasi terhadap kompetensi pangawasan.
Proporsi yang tinggi dari staf instalasi yang berpengalaman dan personel desain.
Tinjauan efektif dan baik oleh staf pengawasan.
Q 11 (RCM)
Pertanyaan INSAG Dasar: Adakah diskusi rutin bersama mengenai pengalaman pemegang lisensi dan permasalahan serta akibat dari aktivitas pengawasan terhadap hal ini?
Pertanyaan Panduan:
Seberapa rutin pengawas dan utilitas bertemu dalam membahas permintaan untuk mengubah persyaratan pengawasan?
Sampai tahap manakah pengawas dan utilitas bertemu dalam membahas permintaan untuk mengubah persyaratan pengawasan? Seberapa jauhkah isu-isu Persiapan Kegawatdaruratan dan
Penanganan Kecelakaan (Emergency Planning and Accident Management) diyakini sebagai bagian dari Program Keselamatan Nuklir?
Indikator Kunci:
Pertemuan rutin dengan utilitas mengenai permasalahan yang ada.
Grup yang mapan dalam aktivitas-aktivitas pengawasan dan pemberian lisensi.
Pola yang dikenal baik dalam interaksi pengawas/instalasi.
Keberadaan suatu metodologi independent untuk mencapai solusi dari gangguan dan isu-isu keselamatan.
Q 12 (RCM)
Pertanyaan INSAG Dasar: Seberapa jauhkah badan pengawasan mempercayai proses keselamatan internal organisasi pelaksana?
Pertanyaan Panduan:
Seperti apakah filosofi badan pengawasan mengenai kemampuan utilitas dalam mengontrol keselamatannya sendiri?
Seberapa banyakkah informasi instalasi siap diakses pengawas?
Seberapa jauhkah kontrol pengawas terhadap utilitas?
Bagaimana cakupan dan detail aktivitas inspeksi badan pengawasan terhadap instalasi nuklir?
Persyaratan pengawasan meliputi proses keselamatan yang cukup, independensi instalasi atau organisasi pelaksana.
Pelaksanaan kontrol pengawasan untuk memastikan cukupnya proses keselamatan internal instalasi.
Pemeriksaan dan evaluasi proses keselamatan instalasi rutin.
Q 13 (RCM)
Pertanyaan INSAG Dasar: Bagaimanakah bentuk dan jumlah kehadiran pengawas di instalasi?
Pertanyaan Panduan:
Seberapa seringkah staf pengawasan mengunjungi instalasi?
Seperti apakah hubungan organisasional antara badan pengawas dengan staf instalasi?
Dilihat sebagai apakah kehadiran pengawas di instalasi, bantuan atau rintangan?
Indikator Kunci:
Kehadiran pengawas secara efektif dan rutin di instalasi.
Partisipasi dalam pengembangan pelaksanaan pengamatan di area-area keselamatan utama.
Sistem pemberitahuan terhadap aktivitas dan kejadian di luar jam kerja.
Umpan balik positif dari staf instalasi terhadap ketesediaan dan efektifitas program inspeksi bagi inspektur instalasi.
Partisipasi rutin dan kepanitiaan dan pertemuan keselamatan instalasi. Pengkajian laporan instalasi nuklir dalam mengimplementasikan tindakan korektif dan preventif.