• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

5.2 Saran

5.2.3 Bagi Peneliti Lainnya

Peneliti lain diharapkan mampu mengembangkan penelitian ini menjadi lebih baik dan sempurna lagi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi inspirasi mengenai penelitian pengembangan tentang frasa endosentris, sehingga dapat memotivasi penelitian selanjutnya. Oleh karena itu, peneliti lain diharapkan dapat mengambil sisi kelebihan yang ada di dalam modul digital ini dan meninggalkan kekurangannya.

100

DAFTAR PUSTAKA

Arifin, E. Zaenal dan Junaiyah H.M. (2009). Sintaksis. Jakarta: Grasindo.

Chaer, Abdul. (2009). Sintaksis Bahasa Indonesia (Pendekatan Proses). Jakarta: Rineka Cipta.

Direktorat Tenaga Kependidikan. (2008). Penulisan Modul. Jakarta: Direktorat Jendral Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional.

Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah. (2017). Panduan Praktis Penyusunan E-Modul. Jakarta. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. E. Mulyasa. (2008). Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif

dan Menyenangkan. Bandung: Rosdakarya.

Himmah, E.F.I. (2019). Pengembangan E-Modul Menggunakan Flip PDF Professional pada Materi Suhu dan Kalor. Skripsi. Lampung: Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung.

Keraf, Gorys. (1980). Tata Bahasa Indonesia. Ende Flores: Nusa Indah.

Madcoms. (2012). Adobe Photoshop CS6 untuk Pemula. Yogyakarta: Andi Offset. Moeliono, Anton M. (1988). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai

Pustaka.

Nana Sudjana dan Ahmad Rivai. (1997). Teknologi Pengajaran. Bandung: Sinar Baru.

Nasution. (2010). Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Nurgiyantoro, Burhan. (2005). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Parera, Jos Daniel. (2009). Dasar-Dasar Analisis Sintaksis. Jakarta: Erlangga. Putrayasa, I.B. (2014). Analisis Kalimat (Fungsi, Kategori, dan Peran). Bandung:

Rahardi, Kunjana. (2009). Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Erlangga

Rahmadi, I. F., Khaerudin, & Kustandi, C. (2018). Kebutuhan Sumber Belajar Mahasiswa yang Mendukung Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi di Perguruan Tinggi. Jurnal Teknologi Pendidikan, 20(2), 121-136.

Ramlan, M. (1981). Ilmu Bahasa Indonesia Sintaksis. Yogyakarta: CV. Karyono. Ramlan, M. (2005). Ilmu Bahasa Indonesia Sintaksis. Yogyakarta: CV. Karyono. Retnawati, Vina. (2014). Frase Endosentrik Bahasa Jawa dalam Novel Duraka

Karya Any Asmara. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta. Sanaky, H. (2013). Media Pembelajaran Interaktif Inovatif. Yogyakarta: Kaukaba

Dipantara.

Seruni, R., Munawaroh, S., Kurniadewi, F., & Nurjayadi, M. (2019). Pengembangan Modul Elektronik (e-module) Biokimia pada Materi Metabolisme Lipid Menggunakan Flip PDF Professional. Jurnal Tadris Kimiya, 4(1), 48-56.

Sugianto, D., Abdullah, A. G., Elvyanti, S., & Muladi, Y. (2013). Modul Virtual: Multimedia Flipbook Dasar Teknik Digital. Innovation of Vocational Technology Education, 9(2), 101-116

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suhardi. (2008). Sintaksis Sebuah Sudut Pandang yang Komprehensif. Yogyakarta: UNY Press.

Suhardi. (2013). Dasar-Dasar Ilmu Sintaksis Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Ar-ruzz Media.

Suharsimi, Arikunto. (2011). Dasar-Dasar Evaluasi Program Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Sukini. (2010). Sintaksis Sebuah Panduan Praktis. Surakarta: Yuma Pustaka. Tarigan, Henry Guntur. (1984). Pengajaran Sintaksis. Bandung: Angkasa.

Tarigan, Henry Guntur. (2009). Pengajaran Sintaksis. Edisi Revisi. Bandung: Angkasa Bandung.

Wibawa, Sutrisna. (1998). Sintaksis. Yogyakarta: FPBS IKIP.

Widoyoko, Eko P. (2017). Evaluasi Program Pembelajaran Panduan Praktis bagi Pendidik dan Calon Pendidik. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Wulan Dani, Hadiyati. (2015). Penggunaan Frasa Dalam Karangan Narasi Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Tangerang Selatan. Skripsi. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Yoselfa Osewisok Kelen, Margaretha. (2017). Struktur dan Kategori Frasa Endosentris Atributif dalam Artikel Opini Surat Kabar Kompas Edisi 1-4 Maret 2017. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

103

BIOGRAFI PENULIS

Nico Dwi Kurniawan lahir di Magelang, 31 Desember 1997. Anak kedua dari dua bersaudara pasangan Sih Yoga Catur dan Th. Siti Nur Utami. Penulis memulai pendidikan di jenjang kanak-kanak di TK Indriyasana pada tahun 2002-2004. Penulis melanjutkan pendidikan di SD Negeri Tidar 7 Magelang pada tahun 2004-2010. Penulis melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP Negeri 12 Magelang pada tahun 2010-2013. Penulis melanjutkan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 1 Mertoyudan pada tahun 2013-2016. Pada tahun 2016, penulis melanjutkan pendidikannya di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menempuh jalur skripsi untuk mendapatkan gelar S-1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Skripsi yang penulis tulis berjudul Pengembangan Modul Digital Pembelajaran Frasa Endosentris Berbasis Flip PDF Professional bagi Mahasiswa S-1 Program Studi PBSI.

104

Lampiran 5 Kategori Analisis Angket Mahasiswa

Tabel Kategori

Rentang Skor 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100

Kategori Sangat Tidak

Setuju

Tidak Setuju Tidak Tahu Setuju Sangat Setuju Kode Butir Soal Alternatif Jawaban Jumlah Respon den Skor Juml ah Jumlah Skor Ideal (X) Jumlah Skor Rendah (Y) (%)

Kategori

5 4 3 2 1 SS S TT TS STS SS S TT TS STS 1 3 16 0 1 0 20 15 64 0 2 0 81 100 20 81% Sangat Setuju 2 5 15 0 0 0 20 25 60 0 0 0 85 100 20 85% Sangat Setuju 3 1 3 4 10 2 20 5 12 12 20 2 51 100 20 51% Tidak Tahu 4 8 9 3 0 0 20 40 36 9 0 0 85 100 20 85% Sangat Setuju 5 6 14 0 0 0 20 30 56 0 0 0 86 100 20 86% Sangat Setuju 6 13 7 0 0 0 20 65 28 0 0 0 93 100 20 93% Sangat Setuju 7 6 9 1 3 1 20 30 36 3 6 1 76 100 20 76% Setuju 8 6 10 1 2 1 20 30 40 3 4 1 78 100 20 78% Setuju 9 3 15 0 1 1 20 15 60 2 1 0 78 100 20 78% Setuju 10 4 13 0 3 0 20 20 52 0 6 0 78 100 20 78% Setuju

Lampiran 6 Rekap Analisis Pengalaman Awal Mahasiswa

REKAP ANALISIS PENGALAMAN AWAL

MAHASISWA DALAM MEMAHAMI MATERI FRASA ENDOSENTRIS

No. Nama Kelas Butir Pernyataan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1. Leny A 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 2. Gita A 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 3. Aryo A 4 4 2 4 4 4 5 5 5 5 4. Priska A 4 5 2 5 4 5 4 4 4 4 5. Oscar A 4 5 4 3 4 4 3 4 4 4 6. Natalia A 4 4 1 5 5 5 4 4 4 4 7. Angela A 5 4 2 4 4 5 4 4 4 4 8. Paulina A 5 4 2 4 5 5 2 2 4 4 9. Rini A 4 4 3 4 4 5 2 2 4 4 10. Filie A 4 4 3 4 4 5 5 5 5 5 11. Henki B 5 5 1 4 5 5 5 5 4 5 12. Lidwina B 4 5 3 5 4 5 4 3 4 4 13. Woro B 4 4 4 5 4 5 5 5 4 4 14. Kristina B 2 4 5 5 5 5 4 5 5 5 15. Devita B 4 5 4 5 5 5 4 4 4 4 16. Alobeka B 4 4 2 5 4 5 5 5 4 4 17. Yolan B 4 4 3 4 4 4 4 4 4 2 18 Emili B 4 4 2 5 5 4 2 4 2 2 19. Desty B 4 4 2 5 4 4 1 1 1 4 20. Maria B 4 4 2 4 4 5 5 4 4 4

KETERANGAN

Kategori Keterangan Bobot Nilai

SS Sangat Setuju 5

S Setuju 4

TT Tidak Tahu 3

TS Tidak Setuju 2 STS Sangat Tidak Setuju 1

Lampiran 7 Komentar Analisis Pengalaman Awal Mahasiswa

KOMENTAR ANALISIS PENGALAMAN AWAL MAHASISWA TENTANG MATERI FRASA ENDOSENTRIS

No. Pertanyaan Jawaban Jumlah

1. Kendala yang sering saya alami ketika mempelajari frasa endosentris bahasa Indonesia pada mata kuliah sintaksis adalah …

Kurangnya contoh 5 Penjelasan materi kurang jelas 1 Kesulitan memahami materi 15 Kurangnya motivasi belajar 2

2. Jika tersedia produk modul digital tentang frasa endosentris bahasa Indonesia, isi modul yang saya harapkan adalah …

Isi modul menarik 9 Kesesuaian isi dengan materi yang diajarkan

2 Penyajian contoh yang otentik 10 Mudah dipahami 6 Bahasa yang digunakan mudah dipahami

4 Isi modul lengkap 3 Banyak latihan soal 2

Lampiran 8 Tabel Data Analisis Pengalaman Awal Mahasiswa

Tabel Data Analisis Pengalaman Awal Mahasiswa

No. Deskripsi Penilaian Ʃ Skor (n=20)

𝐱̅ % Kategori

1. Saya paham dengan baik materi frasa endosentris bahasa Indonesia.

81 4,05 81% Sangat Setuju

2. Penerapan media pembelajaran yang tepat dalam mengajarkan materi frasa endosentris bahasa Indonesia dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa.

85 4,25 85% Sangat Setuju

3. Saya kurang memahami materi frasa endosentris bahasa Indonesia.

51 2,55 51% Tidak Tahu

4. Saya memerlukan strategi pembelajaran yang tepat untuk dapat memahami materi frasa endosentris bahasa Indonesia.

85 4,25 85% Sangat Setuju

5. Pembelajaran frasa endosentris bahasa Indonesia bermanfaat bagi saya.

86 4,30 86% Sangat Setuju

6. Pembelajaran frasa endosentris bahasa Indonesia dalam mata kuliah sintaksis sangat penting untuk diajarkan kepada mahasiswa PBSI.

93 4,65 93% Sangat Setuju

7. Modul digital lebih menarik dibandingkan dengan modul tercetak.

76 3,80 76% Setuju

8. Saya lebih termotivasi untuk belajar materi frasa endosentris bahasa Indonesia menggunakan modul digital.

78 3,90 78% Setuju

9. Saya memerlukan modul digital untuk melatih kemandirian saya dalam mempelajari materi frasa endosentris bahasa Indonesia.

10. Penggunaan modul digital dapat mempermudah penguasaan materi frasa endosentris bahasa Indonesia.

78 3,90 78% Setuju

𝐱̅ 79 3,95 79% Setuju

Lampiran 9 Transkrip Wawancara Dosen

Transkrip Hasil Wawancara Dosen

No. Pertanyaan Jawaban

1 Menurut bapak apa manfaat penggunaan modul digital dalam pembelajaran sintaksis bahasa Indonesia?

Manfaatnya banyak, modul digital memudahkan pembelajar sintaksis selama ini menggunakan media konvensional seperti buku belajar. Modul digitalkan lebih menarik dapat dipake berkali-kali, modul dapat dipakai untuk belajar mandiri.

2 Berapa banyak referensi yang tersedia bagi bapak untuk pembelajaran frasa endosentris bahasa Indonesia?

Banyak, tidak terhitung. Buku itu banyak dari mana-mana, tetapi tugas dari guru dan dosen itu mencarikan mana yang memudahkan bagi mahasiswa. Jadi seorang dosen itu harus bisa menemukan dari berbagai sumber yang bermacam-macam itu sehingga memudahkan bagi pembelajar. Jadi ketika kamu membuat modul itu tidak asal mengambil referensi-referensi, tetapi dicari yang membuat mudah pembelajar. Membuat mudah paham, tidak membingungkan.

3 Apakah bapak tertarik untuk menggunakan modul digital yang relevan dengan materi pembelajaran frasa endosentris?

Untuk pengaya saya kira baik ya, untuk materi pengaya saya kira bagus. Tadi itu, kalau modul digitalkan ciri digitalkan sudah menarik bagi pembelajar zaman sekarang itu bagus. Melengkapi referensi dan buku teks yang selama ini ada.

4 Bagaimana pengembangan modul digital frasa endosentris yang bapak harapkan?

Modul digital yang friendly use, yang mudah dipakai, ramah pemakai. Jadi, modul digital yang tidak menyulitkan pemakai. Sehingga si pembelajar tidak sibuk mengoperasikan modul digitalnya tapi kekontennya. Jadi kontennya lalu bisa dipelajari dengan baik karena pengoperasiannya mudah, gambar-gambarnya menarik dan sebagainya dari modul digital yang Anda siapkan.

5 Apakah selama ini bapak menemukan kendala yang berarti dalam mengajarkan materi pembelajaran frasa endosentris pak?

Saya tidak punya kendala untuk mengajarkan itu, sekalipun tidak menggunakan digital, saya tidak punya kendala apa-apa. Jadi kehadiran modul digital hanya sekadar variasi sebenarnya, itu bukan pengganti ya. Jadi semua yang digital, semua yang elektronik dan sebagainya itu sesungguhnya hanya variasi untuk pembelajaran saja. Jadi tidak berarti bahwa modul digital yang akan menjadi sangat bagus menggantikan semua. Jadi tidak menggunakan digitalpun bisa lebih bagus daripada yang menggunakan digital. Jadi sekali lagi, itu hanya sebagai variasi modul pembelajaran. Kadangkala pakai digital, kadangkala pakai yang konvensional karena yang terpenting adalah substansi bukan alatnya, digitalkan hanya alatnya, sebagai medianya. Substansinya harus kena ya.

6 Menurut bapak seberapa penting pengembangan modul digital frasa endosentris untuk pembelajaran saat ini pak?

Semakin penting karena kita sekarangkan masuk di era digital, era revolusi industri, era cyber jadi kehadiran sesuatu yang sifatnya digital elektronik itu sudah menjadi kebutuhan.

7 Saran dan masukan bapak terkait pengembangan modul digital pembelajaran frasa endosentris?

Pembuatan modul digital jangan mengabaikan substansi. Kegiatan-kegiatan dalam modul itu dibuat sevariatif mungkin sehingga membuat mahasiswa itu learn, make them learn. Buat mereka belajar, buat mereka bekerja. Jika isinya hanya konse-konsep tidak ada artinya. Modul itu harus memunculkan kegiatan-kegiatan yang bisa membuat peserta atau mahasiswa itu belajar, to make the students learn, membuat mereka belajar, to make the students work, membuat mereka bekerja.

Lampiran 12 Hitungan Hasil Angket Validasi Dosen Ahli I

HITUNGAN HASIL ANGKET VALIDASI DOSEN AHLI I

Kode Butir Indikator Penilaian

Alternatif Jawaban Skor Jumlah

1 2 3 4 5 SKB KB CB B SB

SKB KB CB B SB

Aspek Kelayakan Isi/Materi

1 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 2 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 3 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 4 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 5 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 6 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 7 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 8 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 9 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 10 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 11 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 12 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 13 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 14 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 15 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 16 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 17 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 18 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 Total 80 Rata-rata 4,44 Persentase 89% Kategori Sangat Baik

Aspek Kelayakan Penyajian

19 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 20 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 21 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 22 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 23 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 24 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 25 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 26 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 27 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 Total 40 Rata-rata 4,44 Persentase 89% Kategori Sangat Baik

Penilaian Kelayakan Bahasa 28 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 29 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 30 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 31 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 32 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 33 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 Total 26 Rata-rata 4,33 Persentase 87% Kategori Sangat Baik

Penilaian Kelayakan Kegrafikan

34 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 35 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 36 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 37 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 38 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 39 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 40 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 41 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 42 0 0 1 0 0 0 0 3 0 0 3 43 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 Total 43 Rata-rata 4,3 Persentase 86% Kategori Sangat Baik Kepanjangan Bobot Nilai Sangat Baik 5 Baik 4 Cukup Baik 3 Kurang Baik 2 Sangat Kurang Baik 1

Tabel Kategori

Rentang Skor Kategori

>4,2 Sangat Baik

>3,4 – 4,2 Baik

>2,6 – 3,4 Cukup

>1,8 – 2,6 Kurang

Lampiran 13 Hitungan Hasil Angket Validasi Dosen Ahli II

HITUNGAN HASIL ANGKET VALIDASI DOSEN AHLI II

Kode Butir Indikator Penilaian

Alternatif Jawaban Skor Jumlah

1 2 3 4 5 SKB KB CB B SB

SKB KB CB B SB

Aspek Kelayakan Isi/Materi

1 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 2 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 3 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 4 0 0 1 0 0 0 0 3 0 0 3 5 0 0 1 0 0 0 0 3 0 0 3 6 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 7 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 8 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 9 0 0 1 0 0 0 0 3 0 0 3 10 0 0 1 0 0 0 0 3 0 0 3 11 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 12 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 13 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 14 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 15 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 16 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 17 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 18 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 Total 68 Rata-rata 3,77 Persentase 76% Kategori Baik

Aspek Kelayakan Penyajian

19 0 0 1 0 0 0 0 3 0 0 3 20 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 21 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 22 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 5 23 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 24 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 25 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 26 0 0 1 0 0 0 0 3 0 0 3 27 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 Total 27 Rata-rata 3 Persentase 60% Kategori Cukup

Penilaian Kelayakan Bahasa

29 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 30 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 31 0 0 1 0 0 0 0 3 0 0 3 32 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 33 0 0 1 0 0 0 0 3 0 0 3 Total 22 Rata-rata 3,66 Persentase 73% Kategori Baik

Penilaian Kelayakan Kegrafikan

34 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 35 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 36 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 37 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 38 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 39 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 40 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 41 0 0 1 0 0 0 0 3 0 0 3 42 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 43 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 4 Total 39 Rata-rata 3,9 Persentase 78% Kategori Baik Kepanjangan Bobot Nilai Sangat Baik 5 Baik 4 Cukup Baik 3 Kurang Baik 2 Sangat Kurang Baik 1

Tabel Kategori

Rentang Skor Kategori

>4,2 Sangat Baik

>3,4 – 4,2 Baik

>2,6 – 3,4 Cukup

>1,8 – 2,6 Kurang

Lampiran 14 Kisi-Kisi Validasi Modul Digital oleh Dosen Ahli

KISI-KISI INSTRUMEN VALIDASI MODUL DIGITAL OLEH DOSEN AHLI

Aspek Penilaian

Aspek yang Dinilai Nomor

Indikator Penilaian

Kelayakan Isi/Materi

Kesesuaian materi dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar

2,3 Ketepatan pemilihan materi 4,5,6,8,9,10,16 Kaitan materi dengan kemampuan dan

keterampilan mahasiswa

1,7,11,13,14, Penggunaan teori yang relevan 15 Sistematika modul secara keseluruhan 18 Kaitan materi dengan IPTEKS 12,17

Kelayakan Penyajian

Dukungan penyajian materi 19,20,21

Kesesuaian materi dengan tingkat berpikir mahasiswa

27 Keruntutan penyajian materi dengan alur

berpikir mahasiswa

24 Sistematika penyajian materi dalam setiap

bab

22,23,25,26

Kelayakan Bahasa

Kesesuaian bahasa dengan tingkat kemampuan mahasiswa

28,29 Kesesuaian dan ketepatan diksi 31,32 Kekohesian antarkomponen penyajian materi 30,33 Kelayakan

Kegrafikan

Kesesuaian fisik modul 35,37 Kesesuaian tata pengetikan 34,36,38 Pemanfaatan penggunaan gambar, tabel, dan

ilustrasi

39,40,41 Kelengkapan penggunaan gambar, tabel, dan

ilustrasi

Lampiran 15 Data Hasil Validasi Dosen Ahli I

Tabel Data Hasil Validasi Dosen Ahli pada Aspek Kelayakan Isi/Materi

No. Kode Indikator Penilaian Skor

Penilaian 1. 1. Penyajian konsep, definisi, prinsip, prosedur,

contoh, dan pelatihan dalam modul digital sesuai dengan kebutuhan materi pokok yang mendukung tercapainya kemampuan mahasiswa dalam menguasai materi.

4

2. 2. Materi pembelajaran yang terdapat dalam modul digital sudah sesuai dengan kompetensi dan indikator yang ingin dicapai.

5

3. 3. Kompetensi dan indikator yang ingin dicapai dalam modul digital sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran.

5

4. 4. Materi yang memuat konsep, prosedur, prinsip, diperjelas oleh ilustrasi yang jelas.

4 5. 5. Prosedur dalam modul digital dirumuskan secara

tepat sehingga mahasiswa tidak melakukan kekeliruan sistematis.

4

6. 6. Penyusunan materi dalam modul digital dirumuskan secara tepat sehingga tidak menimbulkan multitafsir bagi mahasiswa.

4

7. 7. Materi yang terdapat dalam modul digital dapat membuat mahasiswa mengkonstruksi pengetahuan baru dan menerapkan pengetahuan tentang frasa endosentris dalam kehidupan sehari-hari.

5

8. 8. Materi yang disajikan dalam modul digital bersifat komunikatif sehingga dapat memperjelas keadaan atau masalah yang sedang dipelajari.

5

9. 9. Materi yang disajikan dalam modul digital menarik sehingga dapat membangkitkan minat mahasiswa untuk mempelajari materi frasa endosentris.

4

10. 10. Soal-soal yang disajikan sesuai dengan tujuan pembelajaran sehingga mahasiswa dapat menguasai materi frasa endosentris dengan baik.

4

11. 11. Materi yang disajikan dapat mendorong mahasiswa untuk secara runtut membuat kesimpulan tentang frasa endosentris.

12. 12. Materi yang disajikan (termasuk contoh, latihan, dan daftar pustaka) dalam modul digital sesuai dengan perkembangan dan teknologi saat ini.

5

13. 13. Tugas-tugas yang terdapat dalam modul digital dapat mendorong mahasiswa untuk mencari dan memperoleh informasi tentang materi frasa endosentris.

4

14. 14. Modul digital ini dilengkapi dengan instrumen evaluasi yang dapat mengukur kemampuan pemahaman mahasiswa dalam mempelajari materi tentang frasa endosentris.

5

15. 15. Materi yang disajikan mengacu teori-teori yang relevan dan dirumuskan dengan tepat sehingga dapat mendukung tercapainya tujuan pembelajaran.

4

16. 16. Modul digital yang disajikan dapat meningkatkan pemahaman dan penguasaan materi mahasiswa tentang frasa endosentris.

4

17. 17. Fitur (termasuk uraian, contoh, dan latihan) yang disajikan dalam modul digital bersifat kekinian (up to date).

4

18. 18. Materi yang disajikan dalam modul digital memiliki keterkaitan antarkonsepnya.

5

Jumlah 80

Skor Rata-rata 4,44

Persentase 89%

Kategori Sangat Baik

Tabel Data Hasil Validasi Dosen Ahli pada Aspek Kelayakan Penyajian

No. Kode Indikator Penilaian Skor

Penilaian 1. 19. Penyajian dan pembahasan materi dalam modul

digital mengakomodasi belajar aktif.

4 2. 20. Penyajian dalam modul digital bersifat interaktif

dan partisipatif sehingga memotivasi mahasiswa untuk belajar mandiri.

4

3. 21. Setiap bab memuat pembangkit motivasi dalam mempelajari frasa endosentris (dapat berupa video atau susunan kalimat).

4

4. 22. Pada bagian pendahuluan modul digital disajikan secara lengkap, seperti kata pengantar, petunjuk penggunaan, dan daftar isi.

4

5. 23. Uraian subtansi antarbab (tercermin dalam jumlah halaman) tersaji secara proporsional dengan tepat

mempertimbangkan kompetensi dan indikator yang ingin dicapai.

6. 24. Penyajian materi dalam modul digital sesuai alur deduktif sehingga mahasiswa dapat mengikutinya dengan baik.

4

7. 25. Pada bagian isi, penyajian materi dalam modul digital dilengkapi dengan video, sumber acuan, soal latihan, dan rangkuman.

5

8. 26. Pada bagian penutup dalam modul digital terdapat kunci jawaban, glosarium, dan daftar pustaka.

5 9. 27. Penyajian materi dalam modul digital dapat

merangsang mahasiswa untuk menggali pengetahuan tentang frasa endosentris.

5

Jumlah 40

Skor Rata-rata 4,44

Persentase 89%

Kategori Sangat Baik

Tabel Data Hasil Validasi Dosen Ahli pada Aspek Kelayakan Bahasa

No. Kode Indikator Penilaian Skor

Penilaian 1. 28. Bahasa yang digunakan dalam modul digital

sesuai dengan tingkat kematangan emosional mahasiswa.

4

2. 29. Bahasa yang digunakan dalam modul digital untuk menjelaskan materi pembelajaran sesuai dengan tingkatan intelektual mahasiswa (secara imajinatif dapat dibayangkan oleh mahasiswa).

5

3. 30. Penyampaian pesan antara satu bab dengan bab lain mencerminkan hubungan yang logis.

4 4. 31. Kata dan kalimat yang digunakan sesuai dengan

Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

4

5. 32. Pesan dalam modul digital disajikan dengan bahasa yang menarik, jelas, dan tidak menimbulkan multitafsir sehingga mendorong mahasiswa untuk mempelajari modul digital tersebut secara tuntas.

5

6. 33. Penyampaian pesan antarparagraf yang berdekatan mencerminkan hubungan yang logis.

4

Jumlah 26

Skor Rata-rata 4,33

Persentase 87%

Tabel Data Hasil Validasi Dosen Ahli pada Aspek Kelayakan Kegrafikan

No. Kode Indikator Skor

Penilaian 1. 34. Modul digital tidak menggunakan terlalu banyak

kombinasi jenis huruf dan mudah dibaca.

4 2. 35. Penampilan unsur dan tata letak pada kulit muka

dan belakang modul digital harmonis dan konsisten.

4

3. 36. Huruf, ukuran huruf, dan warna judul modul digital yang digunakan menarik, proporsional, dan mudah dibaca.

5

4. 37. Ukuran modul digital sesuai dengan standar ISO, yaitu A4 (210x297 mm).

5 5. 38. Marjin, spasi antarteks, dan ilustrasi dalam bagian

isi modul digital sudah proporsional.

5 6. 39. Bagian isi modul digital dapat dengan cepat

memberikan gambaran tentang materi ajar tertentu dan secara visual mengungkapkan jenis ilustrasi yang ditampilkan berdasarkan materi ajarnya.

4

7. 40. Bagian isi modul digital mengandung kesederhanaan, daya keterbacaan, dan daya kemudahan pemahaman.

5

8. 41. Bagian ilustrasi isi dapat meperjelas dan mempermudah pemahaman, serta menarik.

4 9. 42. Judul bab, subjudul bab, dan angka halaman, serta

ilustrasi dan keterangan gambar sudah lengkap dan proporsional.

3

10. 43. Penempatan judul, subjudul, ilustrasi, keterangan gambar, dan hiasan tidak menggangu pemahaman terkait materi modul digital.

4

Jumlah 43

Skor Rata-rata 4,3

Persentase 86%

Lampiran 16 Data Hasil Validasi Dosen Ahli II

Tabel Data Hasil Validasi Dosen Ahli pada Aspek Kelayakan Isi/Materi

No. Kode Indikator Penilaian Skor

Penilaian 1. 1. Penyajian konsep, definisi, prinsip, prosedur,

contoh, dan pelatihan dalam modul digital sesuai dengan kebutuhan materi pokok yang mendukung tercapainya kemampuan mahasiswa dalam menguasai materi.

4

2. 2. Materi pembelajaran yang terdapat dalam modul digital sudah sesuai dengan kompetensi dan indikator yang ingin dicapai.

4

3. 3. Kompetensi dan indikator yang ingin dicapai dalam modul digital sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran.

4

4. 4. Materi yang memuat konsep, prosedur, prinsip, diperjelas oleh ilustrasi yang jelas.

3 5. 5. Prosedur dalam modul digital dirumuskan secara

tepat sehingga mahasiswa tidak melakukan kekeliruan sistematis.

3

6. 6. Penyusunan materi dalam modul digital dirumuskan secara tepat sehingga tidak menimbulkan multitafsir bagi mahasiswa.

4

7. 7. Materi yang terdapat dalam modul digital dapat membuat mahasiswa mengkonstruksi pengetahuan baru dan menerapkan pengetahuan tentang frasa endosentris dalam kehidupan sehari-hari.

4

8. 8. Materi yang disajikan dalam modul digital bersifat komunikatif sehingga dapat memperjelas keadaan atau masalah yang sedang dipelajari.

4

9. 9. Materi yang disajikan dalam modul digital menarik sehingga dapat membangkitkan minat mahasiswa untuk mempelajari materi frasa endosentris.

3

10. 10. Soal-soal yang disajikan sesuai dengan tujuan pembelajaran sehingga mahasiswa dapat menguasai materi frasa endosentris dengan baik.

3

11. 11. Materi yang disajikan dapat mendorong mahasiswa untuk secara runtut membuat kesimpulan tentang frasa endosentris.

12. 12. Materi yang disajikan (termasuk contoh, latihan, dan daftar pustaka) dalam modul digital sesuai dengan perkembangan dan teknologi saat ini.

4

13. 13. Tugas-tugas yang terdapat dalam modul digital dapat mendorong mahasiswa untuk mencari dan memperoleh informasi tentang materi frasa endosentris.

4

14. 14. Modul digital ini dilengkapi dengan instrumen evaluasi yang dapat mengukur kemampuan pemahaman mahasiswa dalam mempelajari materi tentang frasa endosentris.

4

15. 15. Materi yang disajikan mengacu teori-teori yang relevan dan dirumuskan dengan tepat sehingga dapat mendukung tercapainya tujuan pembelajaran.

4

16. 16. Modul digital yang disajikan dapat meningkatkan pemahaman dan penguasaan materi mahasiswa tentang frasa endosentris.

4

17. 17. Fitur (termasuk uraian, contoh, dan latihan) yang disajikan dalam modul digital bersifat kekinian (up to date).

4

18. 18. Materi yang disajikan dalam modul digital memiliki keterkaitan antarkonsepnya.

4

Jumlah 68

Skor Rata-rata 3,77

Persentase 76%

Kategori Baik

Tabel Data Hasil Validasi Dosen Ahli pada Aspek Kelayakan Penyajian

No. Kode Indikator Penilaian Skor

Penilaian 1. 19. Penyajian dan pembahasan materi dalam modul

digital mengakomodasi belajar aktif.

3 2. 20. Penyajian dalam modul digital bersifat interaktif

dan partisipatif sehingga memotivasi mahasiswa untuk belajar mandiri.

4

3. 21. Setiap bab memuat pembangkit motivasi dalam mempelajari frasa endosentris (dapat berupa video atau susunan kalimat).

0

4. 22. Pada bagian pendahuluan modul digital disajikan secara lengkap, seperti kata pengantar, petunjuk penggunaan, dan daftar isi.

5

5. 23. Uraian subtansi antarbab (tercermin dalam jumlah halaman) tersaji secara proporsional dengan tepat

mempertimbangkan kompetensi dan indikator yang ingin dicapai.

6. 24. Penyajian materi dalam modul digital sesuai alur deduktif sehingga mahasiswa dapat mengikutinya dengan baik.

4

7. 25. Pada bagian isi, penyajian materi dalam modul digital dilengkapi dengan video, sumber acuan, soal latihan, dan rangkuman.

0

8. 26. Pada bagian penutup dalam modul digital terdapat kunci jawaban, glosarium, dan daftar pustaka.

3 9. 27. Penyajian materi dalam modul digital dapat

merangsang mahasiswa untuk menggali pengetahuan tentang frasa endosentris.

4

Jumlah 27

Skor Rata-rata 3

Persentase 60%

Kategori Cukup

Tabel Data Hasil Validasi Dosen Ahli pada Aspek Kelayakan Bahasa

No. Kode Indikator Penilaian Skor

Penilaian 1. 28. Bahasa yang digunakan dalam modul digital

sesuai dengan tingkat kematangan emosional mahasiswa.

4

2. 29. Bahasa yang digunakan dalam modul digital untuk

Dokumen terkait