BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
C. Saran
3. Bagi Peneliti Selanjutnya
Bagi peneliti selanjutnya yang memiliki minat untuk melakukan penelitian dengan topik yang serupa maka disarankan agar peneliti dapat menggunakan sampel dengan jumlah lebih banyak. Selain itu, peneliti disarankan dapat mendampingi subjek dalam proses mengerjakan skala penelitian dengan maksimal. Selanjutnya, peneliti diharapkan dapat menyesuaikan dan menciptakan kondisi yang nyaman dalam proses mengerjakan skala penelitian. Hal tersebut dimaksudkan agar subjek dapat mengerjakan skala dengan baik dan maksimal sesuai kondisi yang dialami. Pengerjaan skala dengan baik
dan maksimal sesuai kondisi yang dialami dapat berdampak pada hasil data sesuai kondisi subjek serta berpengaruh pada normalnya distribusi data, sehingga data hasil penelitian dapat digeneralisasikan pada keseluruhan populasi. Selain itu, untuk penelitian selanjutnya disarankan agar dapat membuat atau menyusun item dengan baik serta tepat sehingga dapat maksimal mengukur yang seharusnya hendak diukur.
89
DAFTAR PUSTAKA
A. A. (2018, 30 Maret). Wawancara pribadi preliminary.
Amir. H., Humayon, A. A., Raza. S., Hussain. S. M., & Ansari. N. U.A. (2017). Assessment of work stress among police in pakistan. Journal of Applied Environmental and Biological Sciences,8(2) 68-73, ISSN: 2090-4274. Anoraga, Panji. (2001). Psikologi Kerja. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Suatu Penelitian: Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Azwar, S. (2018). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Barnugroho, M. (2015, 18 September). 2 Oknum Sabhara di Polda DIY
Tertangkap Konsumsi Ganja. Sindonews.com. (Diakses pada: Sabtu, 26 Mei 2018; Pukul: 14.01 WIB). Diterima dari: https://daerah.sindonews.com/read/1046236/189/2-oknum-sabhara-di-polda-diy-tertangkap-konsumsi-ganja-1442571343/
Baron, R. A. & Byrne, D. (2005). Psikologi Sosial. Buku: 2. Edisi: 10. Alih Bahasa: Ratna Djuwita. Jakarta: Erlangga.
C. B. (2018, 30 Maret). Wawancara pribadi preliminary. D. M. (2018, 9 April). Wawancara pribadi preliminary.
Eysenck, I. (2002). Simply Psychology. UK: Psychologycal Press.
HealthDetik. (2012, 28 September). Polisi dan Pemadam Kebakaran Banyak yang Tak Sadar Punya Tekanan Darah Tinggi. HealthDetik.com. (Diakses pada: Sabtu, 26 Mei 2018; Pukul: 15.00 WIB). Diterima dari: https://health.detik.com/berita-detikhealth/2043793/polisi-dan-pemadam-kebakaran-banyak-yang-tak-sadar-punya-tekanan-darah-tinggi
Hadi, S. (2005). Aplikasi ilmu statistika di fakultas psikologi. Anima Indonesian Psychological Journal, Vol. 20, No.3, Page 203-229.
Husain, W. (2014). The levels of depression, anxiety and stress in police officers. Pakistan: Department of Psychology, Foundation University, Rawalpindi. Vol. 5. ISSN: 2223-9944. eISSN: 2223-9553.
Jonyo, E. O. (2015). Effects of occupational stress on work performance of police officers in nakuru police division, kenya. IOSR Journal of Computer Engineering, Vol: 17, Issue: 6, PP: 61-88. e-ISSN: 2278-0661, p-ISSN: 2278-8727, DOI: 10.9790/0661-17646188.
Kesumawati, N., Retta, A. L., & Sari, N. (2017). Pengantar Statistik Penelitian. Depok: PT Raja Grafindo Persada.
Kurniawan, H. (2018, 8 Oktober). Bolos Kerja Ratusan Hari, 6 Polisi Polres Tangerang Dipecat Tidak Hormat. SindoNews.com. (Diakses pada: Senin, 28 Januari 2019; Pukul: 14.15 WIB). Diterima dari: https: //metro.sindonews.com/read/1344615/170/bolos-kerja-ratusan-hari-6 polisi-polres-tangerang-dipecat-tidak-hormat-1539011887
Luthans, F. (2005). Organization Behavior. New York: MC Graw Hill.
Mallik, D., Mukhopaddhyay, D. K., Kumar, P., & Sinhababu, A. (2014). Hypertension, prehypertension and normotension among police personel in a district of west bengal, india. Journal Of The Association Of Physicians Of India, Vol: 62.
Mangkunegara. (2005). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mayers, A. (2013). Introduction to Statistics and SPSS in Psychology. Pearson Education Limited.
Noviati, N. P. (2015). Stres kerja ditinjau dari kecerdasan emosi, modal psikologi dan dukungan sosial. Psikologika, Vol: 20, No: 1.
N. N. (2018, 30 Maret). Wawancara pribadi preliminary.
Picchi, A. (2018, 11 Januari). 9 Most Stressful American Jobs in 2018. CbsNews.com. (Diakses pada: Senin, 28 Januari 2018; Pukul: 15.09 WIB). Diterima dari: https://www.cbsnews.com/media/9-most-stressful-american-jobs-in-2018/
Priansa, J., Suwanto (2011). Manajemen SDM Dalam Organisasi Publik dan Bisnis. Bandung: Alfabeta.
Priyatno, D. (2012). Belajar Praktik Analisis Parametrik dan Non Parametrik dengan SPSS & Prediksi Pertanyaan Pendadaran Skripsi dan Tesis. Yogyakarta: Gava Media.
Republik Indonesia. (2002). Undang-Undang No. 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Sekretariatan Negara: Jakarta.
Republik Indonesia. (2010). Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia No. 23 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja pada Tingkat Kepolisian Resort dan Kepolisian Sektor. Sekretariatan Negara: Jakarta
Riggio, R. E. (2003). Instroduction to Insdustrial/ Organization Psychology. New Jersey Inc: New Jersey US.
Robbins, S. P., & Judge, T.A. (2008). Perilaku Organisasi. Buku: 2. Edisi: 12. Alih Bahasa: Diana Angelica. Jakarta: Salemba Empat.
Santoso, A. (2010). Statistik Untuk Psikologi: Dari Blog Menjadi Buku. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.
Sarafino, E. P (1994). Health Psychology: Biopsychosocial Interactions/ Two Edition. New Jearsey: John Wiley & Sons, Inc.
Sarafino, E. P. (2008). Health Psychology: Biopsychosocial Interactions/ Six Edition. New Jearsey: John Wiley & Sons, Inc.
Sarason, T. G., & Sarason, B. R. (2001). Abnormal Psychological. New Jearsey: Prentice Nal, Inc.
Schnall, E. (2005). Social support: a role for social work in the treatment and prevention of hypertension. EJBM. 21: 51-56.
S. H. (2018, 30 Maret). Wawancara pribadi preliminary.
Shin, S. Y. & Lee, S. G. (2016). Effects of hospital workers frienship networks on job stress. Plos One 11(2): e0149428. DOI: 10.1371/ journal.pone.0149428.
Singh, A. P. (2016). Coping with work stress in police employees. Society for
Police and Crimminal Psychology. DOI 10.1007/s11896-016-9215-8.
Siregar, S. (2013). Statistik Parametrik untuk Penelitian Kuantitatif: dilengkapi dengan perhitungan manual dan aplikasi SPSS versi 17. Jakarta: Bumi Aksara.
S. U. (2018, 11 April). Wawancara pribadi preliminary.
Suparno, P. (2011), Pengantar Satistik: Untuk Pendidikan dan Psikologi (Buku Mahasiswa). Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma
Supratiknya, A. (2014). Pengukuran Psikologis. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.
Supratiknya, A. (2016). Kuantifikasi Validitas Isi dalam Asesmen Psikologis. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.
Sutarto, W. (2010). Psikologi Industri & Organisasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
T. B. (2018, 30 Maret). Wawancara pribadi preliminary.
Vigfúsdóttir, R. (2017). Social support, stress and burnout among icelandic police officers. Reykjavik University. ID number: 310192 – 2799.
Wakil, A. A. (2015). Occupational stress among nigerian police officer: an examination of the coping strategies and the consequences. An International Multidisciplinary Journal, Ethiopia. Vol. 9(4), No. 39. ISSN:
1994-9057, e-ISSN: 2070-0083, DOI:
http://dx.doi.org/10.4314/afrrev.v9i4.2.
Wallston, B. S., Alagna, S. W., Devellis, B. M., & Devellis, R. F. (1983). Social support and physical illness. Health Psychology. 2(4), 367-391.
Widhiarso, W. (2010). Perbedaan pengertian aspek dan dimensi dalam pengembangan alat ukur. Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada.
Widhiarso, W. (2017). Penghkategorian data dengan menggunakan statistik hipotetik dan statistik empirik. Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada.
Lampiran 1: SKALA PENELITIAN
SKALA PENELITIAN DINAMIKA KERJA PADA
ANGGOTA SATSABHARA POLISI DI POLRES
KLATEN
Disusun Oleh: Hilarius Feliks Hermawan
149114078
FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS SANATA DHARMA
Hilary
Yogyakarta, 29 Juni 2018
Yth. Anggota Satsabhara Polisi di Polres Klaten Di tempat
Dengan Hormat,
Perkenalkan saya Hilarius Feliks Hermawan, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Pada saat ini, saya ingin meminta bantuan kepada anggota kepolisian khususnya anggota Satsabhara Polisi di Polres Klaten untuk mengisi kuesioner skala penelitian yang saya susun guna kepentingan penyelesaian skripsi saya.
Sebelumnya, saudara diminta untuk mengisikan identitas yang sebenarnya dan secara lengkap. Selanjutmya, saya berharap dalam pengisian kuesioner saudara dapat mengisikan sesuai dengan kondisi atau keadaan yang saudara alami. Didalam kuesioner ini tidak ada pilihan jawaban salah atau benar. Kerahasiaan seluruh informasi mengenai identitas dan pilihan jawaban yang saudara berikan akan terjamin kerahasiaannya sesuai kode etik psikologi.
Demikianlah harapan saya, saya mengucapkan terimakasih atas bantuan dan kerjasamanya yang telah diberikan.
Yogyakarta, 29 Juni 2018
Lembar Persetujuan
Saya yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama/Inisial : ... Umur : ... Status Perkawinan : Sudah Menikah/Belum Menikah
(Coret yang tidak perlu)
Suku : ... Lama Bekerja : ... Pangkat : ... Range Gaji : 1. Rp1.000.000,00-Rp 2.500.000,00 2. Rp 2.500.000,00-Rp 5.000.000,00 3. Rp 5.000.000,00-Rp 7.500.000,00 4. Rp 7.500.000,00-Rp 10.000.000,00 5. Rp 10.000.000,00 < Keatas
(Lingkari pada nomor yang sesuai)
bersedia mengisi kuesioner pada skala penelitian dinamika kerja dengan jawaban yang sesuai pada pribadi saya.
Tanda Tangan
=
Petunjuk Pengerjaan: Bagian A
Bacalah dengan cermat setiap pernyataan yang tertulis dalam skala ini. Saudara diminta memberikan respon atau jawaban terhadap pernyataan tersebut dengan memberikan tanda (√) pada kolom pilihan jawaban yang telah tersedia. Saudara diminta untuk memilih jawaban yang mewakili kondisi atau keadaan yang dialami.
Berikut pilihan jawaban yang tersedia: SS : Sangat Setuju
S : Setuju
TS : Tidak Setuju STS : Sangat Tidak Setuju
Tidak ada jawaban benar ataupun salah, oleh karena itu pilihlah jawaban yang paling sesuai keadaaan yang dialami.
Contoh pengerjaan:
No. Pernyataan STS TS S SS
1. Saya merasa semangat kerja √
Jika jawaban yang sudah anda pilih dirasa kurang mewakili keadaan anda, maka saudara dapat mengganti jawaban dengan memberikan tanda (=) pada jawaban
yang saudara anggap kurang tepat. Kemudian beri tanda (√) pada kolom jawaban
yang dirasa mewakili keadaan saudara.
No. Pernyataan STS TS S SS
No. Pernyataan STS TS S SS
1. Detak jantung saya stabil disaat menghadapi tugas baru yang diberikan oleh atasan.
2. Saya tetap tenang ketika sedang dihadapkan banyak tuntutan tugas seperti pengamanan unjuk rasa, pengendalian masa dan lain-lainnya.
3. Nafsu makan saya bertambah banyak (drastis)/menurun (drastis) ketika sedang menghadapi tuntutan tugas yang lebih.
4. Saya percaya diri dan dapat mengontrol cara berbicara ketika diberikan tanggung jawab tugas sebagai negosiator.
5. Saya merasa siap dan tenang dengan perintah atasan.
6. Disaat memikirkan peran baru saya yang menantang, saya tetap tenang dan dapat mengontrol perilaku saya.
7. Jika saya mendapatkan peran baru ditempat kerja, sesekali perut saya terasa sakit (diare).
8. Saya dapat membatasi konsumsi rokok (jika perokok) dan saya tetap tidak merokok (jika bukan perokok) ketika menghadapi banyak tugas sekalipun.
9. Tekanan darah saya naik ketika memikirkan pendapatan atau gaji yang tidak bisa memenuhi kebutuhan.
10. Saya tetap bersendagurau ketika diganggu pada saat menghadapi tugas yang berat seperti pengamanan unjuk rasa.
No. Pernyataan STS TS S SS 11. Saya merasa pernafasan saya tetap stabil walaupun
sedang menghadapi masalah dengan rekan ditempat kerja.
12. Saya megalami sakit kepala disaat sedang menjalankan tugas yang diperintahkan oleh atasan saya.
13. Saya tidak dapat mengontrol cara berbicara, ketika saya merasa tidak percaya diri dengan tanggung jawab tugas sebagai negosiator.
14. Di saat menghadapi pekerjaan yang lebih berat, konsumsi rokok saya semakin meningkat (bagi perokok) dan saya menjadi perokok aktif (jika bukan perokok).
15. Saya semangat untuk memulai pekerjaan walaupun tidak ada yang mendukung saya.
16. Saya merasa cemas ketika menghadapi suatu masalah di tempat kerja. 19.
17. Saya merasa malas ketika akan memulai hari untuk bekerja dikarenakan atasan yang tidak pernah mendukung bawahannya.
18. Saya dapat berkonsentrasi dengan baik ketika dihadapkan peran tugas sebagai negosiator.
19. Disaat sedang terbebani dengan pikiran tugas dikantor dan masalah dirumah, saya tetap merasa rileks pada bagian dada saya.
20. Saya bekerja dengan kurang maksimal dikarenakan tidak adanya dukungan dari atasan dan rekan kerja.
No. Pernyataan STS TS S SS 21. Saya tetap merasa rileks pada pernafasan walaupun
sedang melaksanakan tugas berat seperti pengendalian masa dan unjuk rasa.
22. Saya pernah membolos kerja dikarenakan saya bosan dengan pekerjaan.
23. Saya merasa tenang ketika menghadapi masalah di tempat kerja.
24. Saya suka menunda pekerjaan yang diperintahkan atasan dikarenakan tuntutan tugas dan gaji yang saya terima tidak sepadan.
25. Badan saya mengeluarkan keringat berlebihan ketika melaksanakan tugas pelatihan ketrampilan anggota Satsabhara.
26. Kondisi perut saya tetap rileks walaupun sedang menghadapi suatu peran baru ditempat kerja yang menantang.
27. Saya merasa tidak tenang dan berjalan mondar-mandir disaat sedang memikirkan peran baru ditempat kerja yang lebih menantang.
28. Nafsu makan saya tetap stabil disaat menghadapi tuntutan tugas yang diberikan secara terus- menerus.
29. Di saat saya merasa tertekan dengan tugas-tugas yang diberikan oleh atasan, sesekali saya mengkonsumsi minuman beralkohol (Bagi yang tidak terbiasa dan terbiasa mengkonsumsi minuman beralkohol).
No. Pernyataan STS TS S SS 30. Ketika menghadapi tugas berat seperti pengamanan
unjuk rasa, saya mudah marah jika diganggu oleh rekan kerja.
31. Saya susah memfokuskan pikiran jika sedang menghadapi peran tugas sebagai negosiator.
32. Saya semangat kerja, sehingga saya selalu berangkat di setiap hari kerja.
33. Saya merasa mudah tegang di saat menghadapi banyak tuntutan tugas seperti pengamanan unjuk rasa, pengendalian masa dan lain-lainnya.
34. Tekanan darah saya tetap stabil disaat sedang memikirkan masalah gaji yang tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup.
35. Waktu tidur saya tidak teratur ketika menghadapi masalah keluarga dan masalah ditempat kerja. 36. Pernafasan saya tidak teratur ketika saya
menghadapai suatu masalah dengan rekan di tempat kerja.
37. Saya tetap semangat bekerja walaupun rekan kerja atau atasan tidak mendukung kerja saya.
38. Saya merasa detak jantung berdenyut lebih cepat disaat menghadapai tugas baru seperti pengamanan VVIP Presiden.
39. Saya gelisah ketika diberi tugas yang mendadak. 40. Saya merasa rileks pada bagian kepala ketika
sedang menjalankan tugas yang diperintahkan oleh atasan.
No. Pernyataan STS TS S SS 41. Saya mengalami sesak nafas jika kelelahan disaat
melaksanakan tugas berat seperti pengamanan unjuk rasa.
42. Saya mudah bosan dengan pekerjaan yang monoton seperti penjagaan dan pengaturan pengamanan markas.
43. Keringat saya tidak berlebihan ketika menghadapi banyak tuntutan tugas.
44. Saya dapat menjaga diri dengan tidak mengkonsumsi minuman beralkohol disaat sedang menghadapi tekanan kerja. (Bagi yang tidak terbiasa dan terbiasa mengkonsumsi minuman beralkohol).
45. Dada saya terasa nyeri ketika memikirkan tugas dikantor dan masalah yang ada dirumah.
46. Saya selalu ambius dalam melaksanakan tugas tepat waktu, walaupun gaji yang saya terima tidak sepadan.
47. Saya dapat tidur sesuai ritme tidur walaupun sedang dihadapkan suatu masalah kerja dan keluarga. 48. Saya merasa nyaman dengan pekerjaan yang
monoton seperti penjagaan dan pengaturan pengamanan markas.
49. Kepala saya terasa berat ketika mendapatkan beban tugas yang berlebihan.
50. Saya suka pekerjaan yang menantang, maka dengan itu saya merasa bosan dengan pekerjaan yang kurang menantang.
No. Pernyataan STS TS S SS 51. Disaat diberikan tanggung jawab berat dalam suatu
tugas, saya ingin berpindah kedivisi lainnya dengan tanggung jawab tugas yang ringan.
52. Kepala saya terasa rileks walaupun sedang dihadapkan beban tugas yang berlebihan.
53. Saya merasa nyaman dengan divisi kerja ini walaupun dihadapkan pada tuntutan tanggung jawab tugas seberat apapun.
54. Pekerjaan yang diperintahkan menyenangkan, menantang dan menarik buat saya.
=
Petunjuk Pengerjaan: Bagian B
Bacalah dengan cermat setiap pernyataan yang tertulis dalam skala ini. Saudara diminta memberikan respon atau jawaban terhadap pernyataan tersebut dengan memberikan tanda (√) pada kolom pilihan jawaban yang telah tersedia. Saudara diminta untuk memilih jawaban yang mewakili kondisi atau keadaan yang dialami.
Berikut pilihan jawaban yang tersedia: SS : Sangat Setuju
S : Setuju
TS : Tidak Setuju STS : Sangat Tidak Setuju
Tidak ada jawaban benar ataupun salah, oleh karena itu pilihlah jawaban yang paling sesuai keadaaan yang dialami.
Contoh pengerjaan:
No. Pernyataan STS TS S SS
1. Saya merasa semangat kerja √
Jika jawaban yang sudah anda pilih dirasa kurang mewakili keadaan anda, maka saudara dapat mengganti jawaban dengan memberikan tanda (=) pada jawaban
yang saudara anggap kurang tepat. Kemudian beri tanda (√) pada kolom jawaban
yang dirasa mewakili keadaan saudara.
No. Pernyataan STS TS S SS
No. Pernyataan STS TS S SS 1. Disaat saya sedang sedih, pacar/istri/suami saya
memberikan rasa nyaman dengan penghiburan atau candaan.
2. Saya menerima rasa nyaman dalam bentuk nasehat yang positif dan membangun dari orang tua saya ketika menghadapi suatu masalah.
3. Disaat saya bertanya kepada rekan kerja mengenai jalan keluar atas kesulitan dalam menyelesaikan tugas dari atasan, rekan kerja bersedia
menanggapinya dengan baik.
4. Instansi tempat saya bekerja memberikan kenyamanan dengan menyediakan fasilitas koperasi simpan pinjam.
5. Senior saya acuh tak acuh dengan pentingnya kekompakan dalam keanggotaan.
6. Keluarga saya meluangkan waktu untuk berlibur bersama.
7. Rekan kerja saya lebih memfokuskan kepentingannya masing-masing dalam meyelesaikan tugas.
8. Rekan kerja saya menolak untuk memberikan tanggapan atas pertanyaan saya mengenai kesulitan dalam menyelesaikan tugas.
9. Keluarga atau orang tua cenderung menolak untuk membantu saya guna memberi atau meminjamkan uang disaat saya terdesak membutuhkannya.
10. Di saat saya ingin berbagi cerita, pacar/istri /suami sulit untuk meluangkan waktu guna mendengarkan cerita saya.
No. Pernyataan STS TS S SS 11. Disaat anggotanya tidak dapat menyelesaikan tugas
dengan baik, atasan saya enggan memberikan nasehat yang membangun.
12. Keluarga saya masa bodoh mengenai masalah pekerjaan saya.
13. Instansi tempat saya bekerja tidak memberikan suatu penghargaan bagi anggota yang berprestasi.
14. Atasan saya terlalu sibuk dengan kepentingannya sehinggga jarang meluangkan waktu untuk berdinamika bersama anggota.
15. Ditempat saya bekerja, divisi lain siap membantu tugas divisi lainnya.
16. Senior saya memberikan perasaan nyaman dengan menanamkan jiwa keanggotaan yang kompak. 17. Instansi tempat saya bekerja mempersulit
anggotanya dalam menggunakan fasilitas pendukung koperasi simpan pinjam.
18. Instansi tempat saya bekerja menghargai kerja anggotanya dengan memberikan pendapatan tambahan ketika bekerja melebihi batas jam kerja.
19 Atasan saya hanya memberi tugas tanpa mempedulikan kondisi anggota.
20. Rekan kerja diam dan mengabaikan saya, ketika melihat saya kesulitan dalam menyelesaikan suatu tugas.
21. Rekan kerja mengabaikan kondisi saya yang kurang semangat dalam bekerja.
No. Pernyataan STS TS S SS 22. Rekan kerja saya bersedia membantu di saat saya
kesulitan dalam menyelesaikan tugas.
23. Pacar/istri/suami senatiasa memberikan perhatian dengan meluangkan waktu untuk mendengarkan keluh kesah saya.
24. Keluarga saya sangatlah sibuk dengan urusannya masing-masing.
25. Ditempat saya bekerja, antar divisi enggan saling membantu.
26. Masyarakat diwilayah hukum tempat saya bekerja siap sedia membantu tugas anggota Satsabhara dalam mewujudkan ketertiban masyarakat.
27. Atasan saya perhatian kepada anggotanya dengan memberikan arahan atau petunjuk jika anggotanya melakukan kesalahan dalam melaksanakan tugas.
28 Rekan kerja peduli kepada saya dengan menolong saya ketika kesulitan dalam meyelesaikan tugas. 29. Instansi tempat saya bekerja memberikan sertifikat
dan penghargaan pada anggota berprestasi.
30. Pacar/istri/ suami bersedia memberikan rasa nyaman dengan memberikan suatu saran untuk menemukan jalan keluar dari masalah yang sedang saya hadapi.
31. Orang tua cenderung menyalahkan dan memarahi saya ketika saya meminta bantuan dalam
menyelesaikan suatu masalah.
32. Rekan kerja bersedia memberikan petunjuk ketika saya kesulitan dalam menyelesaikan suatu tugas.
No. Pernyataan STS TS S SS 33. Rekan kerja cenderung mengabaikan saya dalam
suatu pertemuan yang diadakan.
34. Atasan saya memberikan rasa nyaman dengan bentuk waktu untuk mendampingi anggotanya disetiap menghadapi tugas berat.
35. Pacar/ istri/ suami membiarkan saya untuk menyelesaikan masalah yang sedang saya hadapi tanpa memberikan saran yang mendukung untuk menemukan jalan keluarnya.
36. Keluarga atau orang tua bersedia membantu disaat saya terdesak membutuhkan uang dengan memberi atau meminjamkannya.
37. Rekan kerja saya acuh tak acuh dengan kesulitan yang saya hadapi disaat menjalankan tugas kerja. 38. Atasan saya cenderung memarahi saya jika saya
membuat kesalahan dalam melaksanakan tugas. 39. Rekan kerja menghargai saya dengan melibatkan
saya dalam pertemuan yang dilakukan bersama. 40. Ketika mendapatkan tugas tambahan dan jam kerja
sudah berlebihan, instansi tempat saya bekerja menghiraukan pentingnya pendapatan tambahan.
41. Pada saat memulai tugas baru, atasan memotivasi anggota agar dapat bekerja dengan maksimal dan profesional.
42. Pacar/ istri/ suami saya masa bodoh dengan keadaan saya.
43. Senior saya enggan menolong dan berbagi cerita mengenai pengalaman kerja.
No. Pernyataan STS TS S SS 44. Atasan saya memberikan nasehat bagi anggotanya
disaat anggotanya tidak dapat menyelesaikan tugas dengan baik.
45. Keluarga saya selalu perhatian kepada saya dengan memberikan dorongan untuk lebih semangat bekerja.
46. Rekan kerja menanyakan keadaan saya, ketika saya terlihat kurang bersemangat pada saat melaksanakan tugas.
47. Masyarakat diwilayah tempat saya bekerja sering membuat gaduh dan melanggar peraturan keamanan.
48. Dalam menghadapi suatu masalah ditempat kerja, senior saya siap sedia untuk menolong dan berbagi pengalaman penyelesaian.
Terimakasih telah meluangkan waktu untuk mengisikan kuesioner penelitian Dinamika Kerja pada Anggota Satsabhara Polisi di Polres Klaten.
Lampiran 2: RELIABILITAS SKALA
Reliabilitas Skala Stres Kerja
Reliabilitas 1: Item skala stres kerja sebelum diseleksi Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on Standardized Items N of Items ,930 ,929 54 Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Squared Multiple Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted item1 122,86 308,932 ,377 . ,930 item2 122,88 308,938 ,508 . ,928 item3 122,33 313,176 ,381 . ,929 item4 123,18 317,504 ,204 . ,930 item5 123,01 315,297 ,289 . ,930 item6 123,02 311,190 ,364 . ,929 item7 122,64 311,020 ,354 . ,930 item8 123,01 314,297 ,323 . ,930 item9 122,58 310,009 ,468 . ,929 item10 122,53 325,324 -,143 . ,933 item11 122,76 312,515 ,358 . ,929 item12 122,69 310,858 ,422 . ,929 item13 122,80 305,495 ,557 . ,928 item14 122,59 308,959 ,511 . ,928 item15 122,84 308,306 ,411 . ,929 item16 122,59 308,817 ,471 . ,929 item17 122,71 303,448 ,590 . ,927 item18 122,94 314,485 ,319 . ,930 item19 122,74 308,432 ,569 . ,928 item20 122,58 312,366 ,405 . ,929 item21 122,94 316,746 ,246 . ,930 item22 122,65 307,255 ,600 . ,928 item23 122,84 314,211 ,365 . ,929 item24 122,62 301,618 ,677 . ,927 item25 122,52 305,776 ,610 . ,927
item26 122,73 307,866 ,574 . ,928 item27 122,59 307,578 ,597 . ,928 item28 122,81 315,131 ,277 . ,930 item29 122,93 301,947 ,653 . ,927 item30 122,78 307,271 ,554 . ,928 item31 122,45 312,226 ,382 . ,929 item32 122,93 306,400 ,477 . ,929 item33 122,71 313,829 ,391 . ,929 item34 122,85 313,250 ,354 . ,929 item35 122,44 310,534 ,507 . ,928 item36 122,40 313,171 ,349 . ,929 item37 123,00 311,619 ,460 . ,929 item38 122,58 307,247 ,713 . ,927 item39 122,54 309,656 ,522 . ,928 item40 122,92 315,981 ,265 . ,930 item41 122,71 308,662 ,566 . ,928 item42 122,66 310,108 ,470 . ,929 item43 122,69 314,405 ,337 . ,929 item44 123,01 305,774 ,627 . ,927 item45 122,72 307,919 ,506 . ,928 item46 122,59 310,531 ,436 . ,929 item47 122,87 316,543 ,209 . ,930 item48 122,68 320,219 ,069 . ,931 item49 122,58 310,009 ,468 . ,929 item50 122,59 308,817 ,471 . ,929 item51 122,52 305,776 ,610 . ,927 item52 122,76 312,515 ,358 . ,929 item53 122,84 314,211 ,365 . ,929 item54 122,81 315,131 ,277 . ,930
Reliabilitas 2: item skala stres kerja setelah diseleksi dan terdapat item gugur kembali. Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on Standardized Items N of Items ,936 ,936 45
Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Squared Multiple Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted item1 103,19 272,821 ,355 . ,936 item2 103,21 273,121 ,468 . ,935 item3 102,66 274,513 ,460 . ,935 item6 103,35 275,945 ,302 . ,936 item7 102,96 272,344 ,419 . ,935 item8 103,34 278,561 ,263 . ,936 item9 102,91 272,443 ,501 . ,934 item11 103,09 277,039 ,296 . ,936 item12 103,02 272,142 ,500 . ,934 item13 103,13 268,114 ,589 . ,933 item14 102,92 271,005 ,564 . ,934 item15 103,16 273,401 ,350 . ,936 item16 102,92 271,267 ,503 . ,934 item17 103,04 266,177 ,622 . ,933 item18 103,27 278,438 ,272 . ,936 item19 103,07 272,638 ,527 . ,934 item20 102,91 274,729 ,437 . ,935 item22 102,98 269,404 ,656 . ,933 item23 103,16 278,806 ,282 . ,936 item24 102,95 264,569 ,705 . ,932 item25 102,85 268,512 ,641 . ,933 item26 103,06 272,032 ,537 . ,934 item27 102,92 270,053 ,637 . ,933 item29 103,26 264,861 ,682 . ,933 item30 103,11 269,715 ,593 . ,934 item31 102,78 274,604 ,412 . ,935 item32 103,26 268,646 ,517 . ,934 item33 103,04 276,892 ,386 . ,935 item34 103,18 277,480 ,300 . ,936 item35 102,76 272,849 ,548 . ,934 item36 102,73 274,938 ,403 . ,935 item37 103,33 275,962 ,401 . ,935 item38 102,91 270,396 ,726 . ,933 item39 102,87 272,400 ,544 . ,934 item41 103,04 270,939 ,614 . ,933
item42 102,99 271,678 ,541 . ,934 item43 103,02 278,547 ,279 . ,936 item44 103,34 269,894 ,599 . ,934 item45 103,05 270,212 ,547 . ,934 item46 102,92 274,838 ,388 . ,935 item49 102,91 272,443 ,501 . ,934 item50 102,92 271,267 ,503 . ,934 item51 102,85 268,512 ,641 . ,933 item52 103,09 277,039 ,296 . ,936 item53 103,16 278,806 ,282 . ,936
Reliabilitas 3: item skala stres kerja setelah diseleksi dan terdapat item