• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bagi Penelitian Selanjutnya

B. HASIL PENELITIAN

2. Bagi Penelitian Selanjutnya

Penelitian ini tidak melakukan pembatasan terhadap karakteristik subjek seperti jenis kelamin subjek penelitian dan jenis PC game online yang dimainkan oleh pecandu PC game online. Peneliti-peneliti yang ingin melakukan penelitian di masa mendatang dapat melakukan pembatasan-pembatasan tersebut untuk mendapatkan hasil penelitian yang lebih akurat.

--- (2005). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta

Azwar, S (2000). Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Azwar, S. (2002). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Branden, N. (2005). Kekuatan Harga Diri. Batam: Interaksara

Carson, R.C., Butcher, J.N.& Mineka, S. (2000). Abnormal Psychology and modern

life. Eleventh edition. Boston: Allyn and Bacon

Chappel, D., Eatough, V., Davies, M.N.O.& Griffiths, M. (2006). EverQuest_It’s just a Computer Game Right? An interpretative Phenomenological Analysis of

Online Gaming Addiction. Journal Mental Health Addiction vol.4: 205-216.

Coopersmith, S. (1967). The antecedents of Self-esteem. San Francisco: W.H Freeman and Company

Hadi, S. (1991). Analisis butir untuk instrument. Yogyakarta: Andi Offset ---. (2000). Metodologi research. Yogyakarta: andi Offset.

--- (2004). Metodologi research 2. Yogyakarta: Andi Offset

Huang, Y. (2006). Identity and intimacy crises and their relationship to internet

dependence among college students. http://www.liebertonline.com. Diakses

tanggal 30 juni 2007

Hurlock, E. B. (1999). Psikologi Perkembangan. Suatu Pendekatan Sepanjang

Rentang Kehidupan. Jakarta: Penerbit Erlangga

Johnson, D.W & Johnson, F. P. (2000). Joining Together. Group theory and group

skill. Boston: Allyn and Bacon

Kerlinger, F.N. (1998). Asas-asas penelitian behavioral. Penerjemah : Simatupang, L. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Kumalasari, T.R. (2003). Hubungan antara harga diri dengan motifasi berafiliasi

pada siswa kelas 2 SMU negeri 11 Yogyakarta. Skripsi: Tidak diterbitkan.

Yogyakarta: Universaitas Sanata Dharma.

Ng, B.D.&Wiemer-Hastings, P. (2005). Addiction to internet and online gaming. http://www.liebertonline.com. Diakses tanggal 30 juni 2007

Priyono, A.G. (2004). Hubungan antara kebermaknaan hidup dengan harga diri

pada remaja akhir. Skripsi: tidak diterbitkan. Yogyakata: Universitas Sanata

Dharma

Satir, V. (1972). Self-worth: the pot that nobody watches. Dalam Elkins, D. P. (Ed.). Self concept sourcebook: Idea and activities for building self esteem (hal.33-37). Princeton: Growth Associates

Schlimme, M. (2006). Video Game Addiction: Do we need a Video Gamers

Anonymous?. http://www.en.wikipedia.org/wiki/addiction_treatment. Diakses

12 desember 2006.

Setiadi, A.V.A. (2001). Hubungan antar kecerdasan emosional dengan keberhasilan

bermain game. Anima volume 17, 42 – 56.

Sugiono. (2007). Statistika untuk penelitian. Bandung : Alfabeta

Sumedi. (2004). Hubungan antara harga diri dengan motif berprestasi pada remaja. Skripsi: tidak diterbitkan. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma

Supratiknya (1998). Psikometri. Yogyakarta: Pusat Penerbitan dan Pengembangan Sumber Belajar Fakultas Psikologi USD.

Tambunan, R. (2001). Harga diri remaja. www.e-psikologi.com. Diakses 19 Agustus 2007

True, J.A. (1983). Finding out. Conducting and evaluating social research. Belmont: Wadsworth

Utami, T.A. (2004). Perbedaan perilaku asertif antara pecandu NAPZA dan bukan

pecandu NAPZA. Skripsi: tidak diterbitkan. Yogyakarta: Universitas Sanata

Dharma.

Valkenburg, P.M., Peter, J. & Schouten, A. P. (2006). Friend networking sites and

their relationship to adolescent’s well being and social self-steem.

http://www.liebertonline.com. Diakses 20 september 2007

Wan, C.S., Chiou, W.B.(2006). Why are adolescents addicted to online gaming? An

inteview study in Taiwan. http://www.liebertonline.com/doi/pdf/10.1089/

cpb.2006.9.762. Diakses 18 Mei 2007

Wells, L.E., Marwell, G. (1976). Self-esteem: Its conceptualization and measurement. California: Sage publications, Inc.

Wibisono, L. S. (2005). Peran Narcotic Anonymous dalam pemulihan pecandu

NAPZA. Skripsi: tidak diterbitksn. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

Widyastuti. (2005). Perbedaan harga diri, kecemasan dan prestasi belajar siswa tunanetra SLTP umum dan khusus yang tinggal di asarama Yaketunis

Yogyakarta. Jurnal intelektual, 53-59

Yen, J.Y, Yen C.F., Chen, C.C., Chen S.A. & Ko, C.H. (2006). Family factors of

internet addiction and substance use exprience in Taiwanese Adolescents.

http://www.liebertonline.com. Diakses tanggal 20 september2007.

Young, K.S. (2006). Are You an Obsessive Online Gamer? http://www. netaddiction.com. Diakses tanggal 12 februari 2007

(http://www.cns.com). Diakses tanggal 12 februari 2007 (http://www.detik.com). Diakses tanggal 5 juni 2007

(http://www.e-psikologi.com). Diakses tanggal 18 mei 2007

(http://[email protected]). Diakses tanggal 3 maret 2007 (http://www.kompas.com). Diakses 3 maret 2007

(http://www.en.wikipedia.org/wiki/history_of_mmorpg). Diakses tanggal 18 mei 2007. History of MMORPG

(http://www.en.wikipedia.org/wiki/mmorts). Diakses tanggal 18 mei 2007. Massive Multiplayer Online Real-Time Strategy

(http://www.en.wikipedia.org/wiki/mmofps). Diakses tanggal 18 mei 2007. Massive Multiplayer Online First Person Shooter

(http://www.en.wikipedia.org/wiki/mmorpg). Diakses tanggal 18 mei 2007. Massive Multiplayer Online Role Playing Game

(http://tobold.blogspot.com/2003/07/what_is_mmorpg_actually.html).Diakses tanggal 18 mei 2007. What is MMORPG actually?

LAMPIRAN

A

Sehubungan dengan penelitian untuk tugas akhir saya, maka saya memohon kesediaan anda untuk mengisi angket yang saya lampirkan berikut ini.

Angket ini berisi pernyataan-pernyataan dan saya berharap anda dapat mengisinya dengan jujur sesuai dengan keadaan, perasaan dan pikiran anda. Pada pengisian jawaban dalam angket ini, semua jawaban yang anda berikan adalah

BENAR dan tidak ada jawaban salah, apabila sesuai dengan keadaan yang anda

alami. Perlu anda ketahui bahwa identitas dan semua jawaban anda hanya digunakan semata-mata untuk penelitian ini dan terjamin kerahasiaannya.

Saya sangat berharap anda dapat mengisi semua pernyataan yang ada dan tidak melewatkan satu pun pernyataan yang kosong atau tidak terjawab.

Atas partisipasi dan bantuan anda, saya ucapkan terima kasih

Hormat saya

Melianthy T. Allo Biyang

PETUNJUK PENGISIAN:

1. Berilah tanda silang (X) pada kolom sebelah kanan pernyataan yang paling sesuai dengan keadaan anda dengan memilih:

SS bila anda SANGAT SETUJU dengan pernyataan tersebut S bila anda SETUJU dengan pernyataan tersebut

TS bila anda TIDAK SETUJU dengan pernyataan tersebut

STS bila anda SANGAT TIDAK SETUJU dengan pernyataan tersebut 2. Apabila hendak mengganti jawaban terhadap pernyataan yang anda anggap

tidak sesuai dengan keadaan anda maka coretlah tanda silang (X) dengan tanda (=), kemudian beri tanda silang pada kolom jawaban yang lebih sesuai dengan keadaan anda

3. Jawablah semua pernyataan tanpa terkecuali dan periksalah kembali jawaban anda agar tidak ada pernyataan yang terlewati.

= SELAMAT MENGERJAKAN = Nama :

Jenis kelamin :

Usia :

Lama bermain : jam per hari Game yang dimainkan :

(jika lebih dari satu, mohon ditulis semuanya)

NO PERNYATAAN SS S TS STS

1 Saya merasa diperhatikan oleh keluarga saya 2 Tidak banyak yang dapat diandalkan pada diri saya 3 Pendapat saya diperhatikan oleh orangtua saya

4 Saya memperhatikan aturan-aturan yang berlaku dalam masyarakat

5 Orangtua tidak mempedulikan cita-cita dan impian saya 6 Saya sering melanggar lampu merah saat berkendara 7 Saya yakin saya dapat mencapai prestasi maksimal dalam

pendidikan saya

8 Saya merasa pendapat saya jarang diterima orang lain 9 Saya enggan bergaul dengan orang lain

10 Walaupun tidak setuju saya tidak dapat menentang keinginan teman-teman saya

11 Keluarga saya tidak mempedulikan keberadaan saya 12 Saya tidak keberatan berbohong bila itu jalan keluar yang

terbaik

13 Kehadiran saya diperlukan oleh anggota keluarga saya 14 Walaupun masalah selalu silih berganti, saya yakin dapat

mengatasinya

15 Teman-teman biasanya mengikuti gagasan saya

16 Saya percaya saya orang yang tidak berguna karena orang-orang di sekitar saya mengatakan demikian

17 Saat saya mengatakan suatu hal saya selalu berusaha untuk jujur

18 Orangtua saya memberikan dukungan terhadap cita-cita saya

19 Saya tidak yakin mampu menghadapi tantangan

20 Demi mencapai tujuan, saya tidak keberatan melakukan cara-cara yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku 21 Saya merasa teman-teman kurang menerima kehadiran

saya

22 Keluarga menyukai keberadaan saya ditengah-tengah mereka

23 Saya dapat merumuskan langkah-langkah yang mesti diambil untuk mewujudkan impian saya

24 Saya sering ragu dengan keputusan yang saya pilih

25 Saya merasa apa yang saya kerjakan tidak pernah berhasil dengan baik

26 Teman-teman saya menerima diri saya apa adanya 27 Saya percaya saya dapat mencapai cita-cita saya

28 Orang tua mencap saya sebagai anak yang paling gagal dalam keluarga

29 Saya jarang dilibatkan dalam kegiatan kelompok saya 30 Saya dapat membujuk orang lain untuk mengikuti

kemauan saya

31 Saya merasa kegiatan sosial hanya membuang-buang waktu saja

32 Saya dapat tetap terfokus pada tujuan hidup saya

33 Saya kurang peduli dengan peraturan-peraturan dalam masyarakat

34 Keluarga tidak mentolerir kesalahan sekecil apapun yang saya lakukan

35 Saya mampu mengerjakan sesuatu sebaik orang lain melakukannya

36 Teman-teman memperhatikan pendapat saya

37 Saya suka memberikan pertolongan kepada orang yang membutuhkan

38 Keberadaan saya dihargai oleh teman-teman saya

39 Saya memimpikan banyak hal namun tidak yakin dapat mewujudkannya

40 Saya menolong tanpa mengharapkan imbalan

41 Saya tidak percaya saya mampu mengatasi masalah-masalah saya

42 Saya tidak merasakan cemas yang berlebihan saat berbicara di depan umum

43 Saya aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan sosial 44 Orangtua saya bangga pada diri saya

45 Saya dapat membuat prioritas dalam mengatasi masalah 46 Menurut saya peraturan dibuat untuk dilanggar

47 Saya tidak pernah diajak mengambil keputusan dalam keluarga

48 Saya merasa teman-teman tidak mengerti kemauan saya 49 Saya rajin beribadah

50 Saya dapat membangkitkan semangat teman yang sedang bermasalah

51 Saya tidak becus dalam melakukan apapun

52 Saya merasa orang-orang tidak peduli dengan apa yang sudah saya lakukan bagi mereka

53 Saya ingin melakukan apapun yang saya inginkan tanpa mempedulikan orang lain

54 Saya memegang teguh pendapat yang saya yakini benar 55 Saat mengendarai kendaraan saya berusaha mematuhi

rambu-rambu yang ada

56 Saya merasa teman-teman memahami karakter saya 57 Saya berusaha untuk menyelesaikan setiap masalah 58 Saya merasa tidak pandai dalam membujuk orang lain 59 Saya memilih untuk meninggalkan masalah yang tidak

dapat saya selesaikan

60 Orang tua sering mencela kepribadian saya

61 Saya berusaha mencapai hasil yang terbaik dalam semua bidang yang saya ikuti

62 Ada banyak masalah saat ini dan saya tidak tahu harus mulai dari mana untuk menyelesaikannya

63 Teman-teman tidak mengingat hari ulang tahun saya 64 Keluarga saya sangat menyayangi diri saya

65 Saya menerima kekurangan-kekurangan saya sebagai bagian dari diri saya

66 Saya merasa masalah-masalah saya terlalu sukar untuk diselesaikan

67 Hubungan saya dengan orang-orang disekitar saya cukup akur

68 Keluarga saya memaksakan kehendak mereka kepada saya

69 Saya dapat membuat keputusan tanpa banyak kesulitan 70 Seseorang harus mengatakan pada saya apa yang harus

saya lakukan

71 Orangtua menyayangi saya hanya apabila saya mengikuti kehendak mereka

72 Saya tetap percaya pada kemampuan diri saya walaupun orang lain meragukan kemampuan saya

73 Saya merasa yakin dengan diri saya sendiri

ini

75 Saya mengenal sebagian besar orang di lingkungan rumah saya

76 Saya merasa hidup ini penuh dengan kegagalan 77 Teman-teman saya menyukai saya

78 Saya hanya bergaul dengan orang-orang yang setara dengan saya

79 Orang yang lebih tua biasanya membuat saya tidak nyaman

LAMPIRAN

B

Dokumen terkait