• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

3.2 Bahan dan Peralatan .1. Bahan

Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Air

Air yang akan dipakai dalam penelitian ini adalah air bersih yang biasa dipakai untuk mandi. Sumber air tersebut diambil dari kran air PAM.

± 38 m

Universitas Sumatera Utara

2. Cat Minyak

Pengujian yang dilakukan pada tanggal 21 April – sampai 28 April 2020 menggunakan pelat kolektor terbuat dari aluminium sebanyak 4 buah dicat masing-masing dengan cat hitam doff yang berbeda – beda jenis dan merek, pemilihan merek ini dikarenakan cat jenis ini mudah didapat, dan harganyya bervariasi dari yang murah sampai mahal antara Rp. 45.000 – Rp. 90.000,di bawah ini adalah jenis-jenis cat yang dipakai sebagai berikut :

a. Cat jenis 1 : Cat sintetis enamel berbahan dasar resin alkyd tipe adhesive – high gloss Merek Cat Tipe III

Gambar 3.2 Cat Doff Merek Tipe III

b. Cat jenis 2 : Cat sintetis enamel berbahan dasar resin alkyd dengan tipe high gloss Cat Tipe IV

Gambar 3.3 Cat Doff Merek Tipe IV

c. Cat jenis 3 : Cat sintetis enamel berbahan dasar resin alkyd

28

Gambar 3.4 Cat Doff Merek Tipe II

d. Cat jenis 4 : Solvent-Based Decorative Spray Paint (Aerosol)

Gambar 3.5 Jenis Semprot Merek Tipe I

Sebagai keterangan Jenis yang digunakan pada setiap Kolektor I sampai Kolektor IV adalah sebagai berukut :

 Kolektor I : Cat Semprot Merek Tipe I

 Kolektor II : Cat Hitam Kilat Merek Tipe II

 Kolektor III : Cat Hitam Doff Merek Tipe III

 Kolektor IV : Cat Hitam Doff Merek Tipe IV

Cat minyak yang digunakan sebanyak 4 Merek cat yang berbeda dengan warna Hitam doff yang ada dijual di pasaran.

3.2.2. Peralatan

Peralatan-peralatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

Universitas Sumatera Utara

1. Kotak Kolektor

Kolektor surya berfungsi untuk mengumpulkan radiasi matahari dan mengubahnya menjadi energi panas yang kemudian diteruskan ke wadah air.

Pelat kolektor mempunyai ukuran ketebalan 0,3 mm, lebar 814 mm dan panjang 814 mm dan terbuat dari aluminium yang dicat dengan warna hitam (black body) dengan variasi jenis cat sebanyak 4 jenis dengan merek yang berbeda.

Isolator mempunyai ketebalan 100 mm dari pelat kolektor dan 50 mm antara pelat kolektor dengan dinding luar. Kaca penutup dibuat dua lapis dimana pada bagian atas adalah akrilik dan bagian dalam adalah kaca. Pelat penyerap panas kedudukan yang sama tetapi setiap kotak. Demikian juga dengan jarak isolator yang sama pada setiap kotak. Kotak yang dibuat adalah sebanyak 2 buah dengan masing-masing pelat kolektor dicat berbeda-beda jenis cat.

Wadah penampungan air berada dibagian atas pelat kolektor. Volume setiap wadah adalah 300mm x 300mm x 100mm = 0.009 m3 atau 1Liter

Gambar 3.6 Komponen Utama Kolektor Surya Keteranan :

1. Cover akrelik 4. Glass woll 2. Cover kaca 5. Plat absorber 3. Wadah Air 6. Rangka

1

2

3

4

5 6

30

Gambar 3.7 Kolektor Surya dengan glasswoll 2. Agilent 34972 A

Alat ini dihubungkan dengan termokopel yang dipasang pada titik-titik yang akan diukur temperaturnya. Pencatatan data pengukuran disimpan pada flashdisk yang dihubungkan pada bagian belakang alat ini.

Gambar 3.8 Agilient 34972 A Spesifikasi Alat:

a. Daya 35 Watt

b. Jumlah saluran termokopel 20 buah c. Tegangan 250 Volt

d. Mempunyai 3 saluran utama

e. Dapat memindai data hingga 250 saluran per detik f. Mempunyai 8 tombol panel dan sistem kontrol

g. Fungsional antara lain pembacaan suhu termokopel, ResistanceTemperatur Detector (RTD), dan termistor, serta arus listrik AC

Universitas Sumatera Utara

3. Hobo Microstation Data Logger

Alat ini di hubungkan ke data logger untuk kemudian dihubungkan ke komputer untuk diolah datanya.

Spesifikasi Alat :

a. Skala pengoperasian: 20 oC-50 oC dengan baterai alkalin 40 oC-70 oC dengan baterai lithium

b. Input Processor: 3 buah sensor pintar multi channel monitoring c. Ukuran: 8,9 cm x 11,4 cm x 5,4 cm

d. Berat: 0,36 kg

e. Memori: 512 kilobyte. Penyimpanan data nonvolatile flash f. Interval Pengukuran: 1 detik - 18 jam (tergantung pengguna) g. Akurasi Waktu: 0 detik - 2 detik

Terdapat beberapa alat ukur pada Hobo Microstation data logger yaitu :

Gambar 3.9. Hobo Microstation data logger

Keterangan :

1) Pyranometer

Alat ini digunakan untuk mengukur radiasi matahari pada suatu lokasi. Satuan alat ukur ini adalah W/m2.

32 Tabel 3.1 Spesifikasi Pyranometer

Parameter pengukuran : Intensitas radiasi dengan interval 1 detik Rentang Pengukuran : 0 sampai 1280 W/m2

Temperatur kerja : -40° C to 75 °C (-40° F to 167 °F)

Akurasi : ± 10,0 W/m2 or ± 5%. Tambahan temperatur error 0,38 W/m2/°C from 25 °C (0,21 W/m2/°F from 77 °F)

Resolusi : 1,5 W/m2

Penyimpangan : < ± 2% per Year Panjang kabel : 3 meters (9,8 ft)

Berat : 120 grams (4,0 oz)

Dimensi : 41 mm Height x 32 mm Diameter (1 5/8" x 1 1/4") 2) Wind Velocity Sensor

Alat ini digunakan untuk mengukur kecepatan angin. Satuan alat ukur ini adalah m/s. Berikut adalah spesifikasi wind velocity sensor.

Tabel 3.2 Spesifikasi Wind Velocity Sensor

Parameter pengukuran : Kecepatan angin rata-rata dan tertinggi Data Channels : 2 Channel, 1 Port

Rentang pengukuran : 0 to 45 m/s (0 to 100 mph)

Operasi kerja : Temperatur: -40oC to 75oC (-40 oF to 167 oF)

Akurasi ± 1.1 m/s (2.4 mph) atau 4%

Ambang batas awal : 1 m/s (2,2 mph) Kecepatan angin maksimum : 54 m/s (120 mph) Radius pengukuran : 3 Meter

Panjang kabel : 3,0 Meters (10 ft)

Dimensi : 190 cm x 51 cm (7,5" x 3,2")

Berat : 300 gram (10 oz)

3) Ambient Measurement Apparatus

Alat ini digunakan untuk mengukur temperatur lingkungan sekitar.

Satuan alat ukur ini adalah °C. Dengan spesifikasi:

Universitas Sumatera Utara

Tabel 3.3 Spesifikasi Measurement Apparatus

Rentang pengukuran : -40 °C to 125 °C (-40 °F to 257 °F) Akurasi : ±0,22 °C at 25 °C (±0.4 °F at 77 °F) Waktu Respon : Water: 3,5 minutes to 90%

: Air: 10 minutes to 90% ( Moving at 1 m/sec) Akurasi Waktu : ± 2 Minutes per Month at 25 °C (77 °F) Sampling Rate : 1 Second to 18 Hours

Kapasitas penyimpanan data : 43,000 12-bit Samples/Readings Lingkungan kerja : Air, Water, Steam (0 to 100% RH) Dimensi : 10,1 cm long x 1,75 cm diameter

4) T and RH Smart Sensor

Alat ini digunakan untuk mengukur kelembaban. Besarnya nilai yang diukur oleh alat ini dalam persen (%).

Tabel 3.4 Spesifikasi T dan RH Smart Sensor

Channel 1 Channel kelembapan

Rentang pengukuran -40 °C - 100 °C (-40 °F - 212 °F) Resolusi < ±0,03 °C dari 0 °C - 50 °C

(< ±0,054°F dari 32°F - 122°F)

Waktu Respon kurang 2,5 Menit sampai RH 90% dalam 1 m/det gerakan udara

Kondisi Lingkungan Kabel dan Sensor Tahan air selama 1 tahun dengan Temperatur sampai 50 °C

Berat w/ 17 Meter Cable: 880 grams (12,0 oz) 3.3 Pelaksanaan Penelitian

Adapun waktu penelitian yang dilakukan adalah selama 6 (enam) bulan yang terdiri dari : 3 bulan pertama yaitu bulan Oktober 2019 s/d Januari 2020 adalah waktu yang digunakan untuk membuat dan menyediakan peralatan. Selanjutnya 3 bulan berikutnya yaitu bulan Februari s/d Maret 2020 melakukan eksperimen, pengujian dan pengolahan data penelitian serta penyusunan laporan penelitian atau tesis.

3.3.1 Tahap Penelitian.

34

Tahap penelitian dilakukan selama 5 (lima) tahap penelitian yakni dengan melakukan pengujian tiap tahapan terhadap 4 (empat) kotak dimana plat kolektornya dicat dengan 4 (empat jenis cat) yang berbeda setiap kotaknya dan diberi beban air untuk dipanaskan sebanyak 1 Liter.

Gambar 3.10 Pengecatan plat Abssorber

3.3.2 Pemeriksaan Peralatan

Sebelum merangkai peralatan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan alat ukur apakah alat ukur tersebut dapat berfungsi dengan baik dan dapat digunakan atau tidak dengan cara melakukan tes langsung alat ukur.

Alat ukur yang digunakan adalah Hobo dan mempunyai 20 Chanel pengukur temperature. Terdiri dari chanel 201-220

3.3.3 Persiapan Pendahuluan 1. Pemeriksaan kabel egilent

Setelah pemeriksaan peralatan dilakukan selanjutnya sebelum melakukan penelitian terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan terhadap kabel Agilent yang dipakai karena jika terdapat kabel yang luka terkelupas akan menyebabkan pengukuran temperatur menjadi error.

2. Pengukuran berat wadah dan air

Tahap selanjutnya adalah mengukur berat dari wadah tempat air mula-mula, pada gambar 3.6 menunjukkan berat awal dari wadah air, yang bertujuan untuk pengukuran aktual pada saat penimbangan akhir.

Universitas Sumatera Utara

Gambar 3.11 Wadah dan Timbangan

kemudian timbangan diatur Zero. Setelah timbangan menunjukaan angkat Nol, maka air dimasukan dengan berat lebih kurang 1kg. Timbangan yang digunakan adalah timbangan digital yang mempunyai akurasi hingga 10-4 satuan gram.

Gambar 3.12 Wadah yang sudah diisi Air kuarag lebih 1kg 3.3.4 Proses Penelitian

Setelah persiapan telah dilaksanakan, maka kabel Agilent ditempelkan pada pelat kolektor, pada alas bawah wadah air, pada celah udara dan pada kaca sisi dalam untuk tiap-tiap kotak yang masing-masing akan diuji.

Wadah Air

Timbangan Kabel Egilent

36 3.3.5 Mengambil Data Hasil Penelitian

Untuk pengambilan data hasil penelitian kita memasang peralatan eksperimen pada tempat yang disinari matahari dengan baik. Semua alat ukur yang diperlukan seperti Station Data Logger HOBO Microstation, Agilent telah terpasang dengan baik. Kemudian hasil nantinya dapat kita temukan pada masing-masing alat ukur dan menjadi hasil penelitian.

Gambar 3.13 Susuan solar koletor kolektor yang diuji

Pada Gambar 3.6 menunjukkan susunan atau penempatan 4 jenis Kolektor Surya yang dicat dengan 4 merek cat hitam yang berbeda. Untuk Kolektor Surya No I adalah Kolektor Surya yang dicat dengan merek Cat Tipe I, No II dicat dengan merek Cat Tipe II, No 3 dicat dengan merek Cat Tipe III , dan yang No 4 dicat dengan mereka Cat Tipe IV.

Kolektor I

Kolektor II Kolektor III

Kolektor

Universitas Sumatera Utara

Dokumen terkait