METODE PENELITIAN
B. Bentuk dan Pendekatan Penelitian
Kajian sastra dengan pendekatan antropologi termasuk jenis penelitian
kualitatif. Metode kualitatif yang d igunakan pada penelitian ini adalah metod e
deskriptif analitik yang mengu ngkap keadaan sebenarnya dalam novel. M etode ini
did asarkan pada d ata yang dia nalisis yaitu b erup a teks karya sastra novel Ca Ba u
Ka n karya Rem y S ylad o. M etode deskriptif analitik adalah metod e ya ng
digunakan dengan cara menganalisis dan menguraikan untuk menggambarkan
keadaan objek yang diteliti yang dijadikan pusat perhatian dan penelitian.
(Nyo man Kutha Ratna, 2009: 39 ). Metode deskriptif digunakan untu k membantu
upaya identifikasi d an p emaparan unsur-unsu r yang menjadi fokus p enelitian. Hal
ini berarti metode deskrip tif analitik digunakan untuk menguraikan kemudian
mendeskripsikan keadaan objek yang diteliti dengan hal-hal yang menjadi pusat
perhatian.
Dalam penelitian ini pengungkapan dan pemahaman masalah menjadi titik
berat penelitian, bukan pada hipotesis yang harus d iuji d an dijawab. Hasil
penelitian ini bukan berupa angka-angka melainkan pengkajian dan
pendes-krip sian objek yang diteliti. Data dari penelitian ini berupa data verbal, yaitu
paparan dari pernyataan toko h yang berupa dialog dan monolog, serta narasi yang
ad a dalam Ca Ba u Ka n karya Rem y Sylado . Instrumen penelitian adalah peneliti
sendiri, karena data diperoleh dari dokumen yang berup a data verb al atau tulisan.
Kedudukan p eneliti d alam penelitian kualitatif merup akan p erencana,
pelaksana, pengumpul d ata, penganalisis, penafsir data, dan pelap or hasil
menerus membaca, mengamati, dan mengidentifikasi satuan-satu an tutu r yang
sesuai dengan tujuan penelitian, kemudian mena fsirkan dan melaporkan hasilnya.
Untuk membantu peneliti dalam mengu mpulkan dan menganalisis data penelitian,
digunakan instru men pembantu berupa p andu an kodifikasi data.
Taylo r sep erti yang dikutip Lexi J Mo leong (2007: 3), menjelaskan
metode kualitatif merup akan pro sedur penelitian yang menghasilkan data
deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang
dapat diamati. Menu rutnya pendekatan kualitatif d iarahkan p ada latar ind ividu
atau organisasi ke dalam variab el atau hip otesis, tetapi p erlu memandangnya
seb agai bagian dari suatu keutuhan.
Berdasarkan uraian di atas kajian no vel Ca Ba u Ka n karya Remy S ylado
dengan pendekatan antropologi dalam penelitian kualitatif d i sini mengkaji
gambaran kebudayaan masyarakat Tionghoa d alam novel Ca Ba u Ka n karya
Rem y S ylado.
C. Data dan Sumber Data
Data d alam penelitian ini b erupa hasil telaah dokumen novel Ca Ba u Ka n
karya Rem y S ylado. Sumb er d ata yang digunakan dalam p enelitian ini terbagi
dua, yakni su mber data primer dan sumb er data sekunder. Sumber data primer
ad alah sumb er utama penelitian yang d ipro ses langsung dari sumbernya tanpa
lewat perantara (Siswanto ro, 2004: 54). Artinya peneliti memperoleh data
la ngsung dari sumbernya. Sumber data primer dalam p enelitian ini adalah novel
percetakan PT Gramedia Jakarta dan d iterbitkan oleh PT Gramed ia Pu staka
Utama, Jakarta.
Adapu n sumb er data seku nder adalah sumb er data yang d ip eroleh secara
tid ak langsu ng atau lewat p erantara. Data sekunder berfungsi mendukung data
primer (Siswanto ro, 2004 : 54). Sumber data seku nder d alam penelitian ini adalah
sumber data yang diperoleh dari jurnal, bu ku -buku, serta penelitian terdahulu,
khusu sn ya penelitian dengan tinjauan antropologi sastra. S elain itu su mber data
sekunder penelitian juga didapat dari beberapa penelitian yang relevan dengan
top ik penelitian ini.
D. Teknik Pengumpulan Data
Teknik p engumpulan d ata yang digunakan dalam p enelitian ini
menggunakan teknik noninteraktif. Dalam teknik noninteraktif, su mb er data
berupa benda atau manusia yang tidak mengetahu i bila sedang diamati atau d ikaji.
Teknik pengumpulan data noninteraktif dengan melakukan pembacaan secara
intensif dari novel dan melakukan pencatatan secara aktif dengan metode con tent
a na lysis. Adapaun asp ek penting dari con tent a na lysis ad alah bagaimana hasil
analisis dapat diimp likasikan. (Herman J. Walu yo , 2006: 65).
Content a na lysis adalah strategi u ntuk menangkap p esan karya sastra
(Suwardi Endraswara, 2006: 161). Tujuan content a na lysis adalah membu at
inferensi. Inferensi d iperoleh melalui identifikasi d an pena fsiran. Penelitian ini
merupakan cara strategis untu k mengungkap dan memahami fenomena sastra,
Nurgiyantoro (2010: 85) menggambarkan alur analisis d engan content a na lysis
seb agai berikut:
Gambar 2. Teknik Conten t Ana lysis
Langkah-langkah yang dilakukan dalam teknik conten t a na lysis dalam
penelitian ini adalah seb agai berikut.
1. M embaca b erulang-ulang secara keseluruhan maupun sebagian novel Ca Ba u
Ka n karya Rem y Sylado.
2. M engumpulkan dan memp elajari beberapa teori yang relevan dengan tema
penelitian.
3. M encatat dan menganalisis semua data yang berupa kutipan penting yang
sesuai dengan permasalahan.
E. Validitas Data
Data yang telah berhasil digali, d iku mpulkan, dan d icatat dalam kegiata n
penelitian haru s diusahakan kemantapan d an kebenarannya. Oleh karena itu
peneliti memilih dan menentukan cara-cara tepat untuk mengembangkan validitas
data yang dikumpulkan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik
trianggu lasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data terbagi menjadi emp at jenis
yaitu trianggulasi sumb er, trianggu lasi data, trianggulasi metode, dan terianggu lasi
teori. (Lexy J Moleong, 2007 : 33).
Klasifikasi Data Menemukan Data Prediksi/ analisis data
Dari keempat macam teknik trianggulasi, p eneliti menggunaka n
trianggu lasi data u ntuk mengumpulkan data yang sama. Artinya data yang sama
atau sejenis akan lebih mantap kebenarannya bila digali dari beberapa sumb er data
yang berbeda. Dengan demikian, apa yang diperoleh dari sumber yang satu b isa
lebih teruji jika diband ingkan dengan data yang sejenis yang diperoleh dari
sumber lain yang berb eda.
F. Teknik Analisis Data
Teknik analisis data yang digunakan adalah konten analisis atau analisis
isi. Analisis isi (content a na lysis) adalah penelitian yang bersifat p embahasa n
mendalam terhadap isi suatu informasi tertulis atau tercetak d alam media massa.
Pelopor analisis isi adalah Harold D. Lasswell, yang mem elo po ri teknik symbol
coding, yaitu mencatat lamb ang atau pesan secara sistematis, kemudian dib eri
interpretasi. Metod e analisis ko nten merupakan suatu metode untuk menghasilka n
deskripsi yang o bjektif dan sistematik mengenai isi (content) yang teru ngkap
dalam suatu ko munikasi. Dengan demikian penelitian ini b eru saha untuk
menganalisis dan mengkaji serta menginterpretasikan suatu ob jek p enelitian
menjadi informasi yang lebih berguna.
Teknik analisis data b ersifat kualitatif dan memerlukan penjelasan secara
deskriptif. Teknik pendeskripsian d ipergunakan u ntuk mengetahu i penerapan
pendekatan a ntropo lo gi sastra pada ko mpleks ide, aktivitas dan hasil keb udayaan
yang melatarb elakangi kebuda yaan yang terdapat dalam novel Ca Ba u Kan karya
Teknik analisis data terdiri dari tiga unsur kegiatan yang terjadi secara
bersama-sama, yaitu reduksi data, penyajian data d an penarikan kesimp ulan atau
verifikasi. Teknik analisis menggunakan model analisis interaktif dan berup a
kegiatan yang bergerak terus pada ketiga alur kegiatan proses p enelitian.
1. Reduksi d ata adalah pro ses menyeleksi, pemfokusan, penyed erhanaan, dan
abstraksi data kasar yang ada dalam catatan lapangan.
2. Pen ya jian data adalah su atu rakitan organisasi informasi yang memungkinkan
kesimpulan riset dapat dilaku kan. S usunan data harus jelas sistematikanya.
Dengan data ini peneliti akan lebih memahami hal yang terjadi dan
memungkinkan untu k mengerjakan u saha yag akan d ilaksanakan setelah
pengumpulan data.
3. Pen yimp anan data adalah penarikan kesimpulan dilaksanakan berd asarkan
semua hal yang terdapat alam reduksi d ata d an pen yajian data. S etelah data
diseleksi, diklasifikasi, dan diana lisis, data tersebut d iinterp retasikan sesuai
dengan struktu r dan nilai yang terkandung dalam cerita kemu dian ditarik
BAB IV