• Tidak ada hasil yang ditemukan

Berita Ekonomi

Dalam dokumen Kualitas mesin penerjemahan statistik (Halaman 64-74)

BAB IV: ANALISIS DATA

A. Kualitas Terjemahan

1. Berita Ekonomi

a. Keakuratan Pengalihan Pesan

Dalam penelitian ini, data sumber yang berasal dari berita ekonomi berjumlah 43. Dari jumlah tersebut, 20 data merupakan terjemahan yang akurat, 17 data termasuk terjemahan yang kurang akurat dan 6 data adalah terjemahan yang tidak akurat. Data sasaran yang termasuk dalam ketiga kategori tersebut diuraikan di bawah ini. (Selengkapnya lihat: Lampiran 4)

KUALITAS MESIN PENERJEMAH STATISTIK

(Studi terhadap Terjemahan Dokumen Berita Aljazeera.net menurut Ahli dan Pembaca Awam)

Skripsi

Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Sastra (S.S.)

Oleh Hilman Ridha NIM: 107024000483

JURUSAN TARJAMAH FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

50 Pertama, terjemahan yang akurat. Terjemahan akurat merujuk pada terjemahan yang tidak mengalami distorsi makna. Dengan kata lain, makna kata, frasa, klausa, dan kalimat bahasa sumber dialihkan secara akurat ke dalam bahasa sasaran.

Semua data dalam berita ekonomi dalam penelitian ini berwujud klausa/kalimat kecuali satu data yang berupa frasa pada subjudul. Subjudul yang merupakan istilah ekonomi tersebut diterjemahkan dengan akurat ke dalam bahasa sasaran.

Data-data lainnya yang termasuk terjemahan yang sudah akurat berwujud klausa dan kalimat, baik kalimat sederhana, kalimat majemuk, maupun kalimat kompleks. Data yang termasuk kategori ini adalah data nomor:

BE 03 BE 07 BE 09 BE 11 BE 13 BE 14 BE 20 BE 22 BE 24 BE 27 BE 29 BE 30 BE 31 BE 32 BE 34 BE 35 BE 38 BE 42 BE 43

Di bawah ini dicuplik beberapa contoh data yang termasuk terjemahan yang akurat. Masing-masing dari dua data sumber di bawah ini merupakan klausa/kalimat sederhana yang diterjemahkan secara akurat.

Data Bahasa sumber Bahasa sasaran

BE18 ص ا ا سأ Pasar saham

Data Bahasa sumber Bahasa sasaran

BE 14 . أ ف ا س سس ح حأ

Seorang analis perbankan Metzler Foundation di Jerman.

BE 32 ص ف ا حأا ثأ ع ع Mengomentari dampak peristiwa di Mesir KUALITAS MESIN PENERJEMAH STATISTIK

(Studi terhadap Terjemahan Dokumen Berita Aljazeera.net menurut Ahli dan Pembaca Awam)

Skripsi

Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Sastra (S.S.)

Oleh Hilman Ridha NIM: 107024000483

JURUSAN TARJAMAH FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

51 Terjemahan kedua data sumber tersebut sudah akurat atau dengan kata lain, pesan yang terkandung dalam data sasaran dan dalam data sumber sudah sepadan.

Kedua, terjemahan yang kurang akurat, merujuk pada terjemahan yang sebagian besar makna kata, istilah teknis, frasa, klausa, atau kalimat bahasa sumber sudah dialihkan secara akurat ke dalam bahasa sasaran. Namun, masih terdapat distorsi makna atau terjemahan makna ganda (taksa) atau ada makna yang dihilangkan, yang mengganggu keutuhan pesan. Data yang termasuk kategori ini ada 17 nomor, yaitu data bernomor:

BE 01 BE 02 BE 05 BE 06 BE 08 BE 10

BE 11 BE 16 BE 17 BE 19 BE 25 BE 26

BE 28 BE 37 BE 39 BE 40 BE 41

Di bawah ini dicuplik satu data yang termasuk terjemahan yang kurang akurat.

Data sasaran BE 10 terasa kurang alamiah sebagai akibat dari kekurang-akuratan dalam menerjemahkan ا ع dan ف ا فس . Penerjemah seharusnya menerjemahkan keduanya menjadi jalur penting dan kapal tanker. Oleh sebab itu, data sumber BE 10 seharusnya diterjemahkan menjadi Terusan Suez merupakan jalur penting bagi kapal tanker.

Kekurang-akuratan pengalihan pesan pada data BE 10 terjadi sebagai akibat dar ketidakmampuan mesin penerjemah dalam mengenali perbedaan penggunaan kata jalur dan saluran. Kesalahan yang terjadi lebih kepada pemilihan diksi yang tidak tepat, sebagaimana umumnya kesalahan yang Penulis temukan dalam terjemahan-terjemahan yang lain yang tidak akurat.

BE 10 ا ع ع ص ا س ا ق ف ف ا فس

Terusan Suez merupakan saluran penting bagi kapal minyak

KUALITAS MESIN PENERJEMAH STATISTIK

(Studi terhadap Terjemahan Dokumen Berita Aljazeera.net menurut Ahli dan Pembaca Awam)

Skripsi

Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Sastra (S.S.)

Oleh Hilman Ridha NIM: 107024000483

JURUSAN TARJAMAH FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

52 Ketiga, terjemahan tidak akurat, yang merujuk pada terjemahan yang makna kata, istilah teknis, frasaa, klausa atau kalimat bahasa sumber dialihkan secara akurat ke dalam bahasa sasaran atau dihilangkan (deleted). Didalam penelitian ini teridentifikasi 6 data yang termesuk terjemahan yang tidak akurat, yaitu data bernomor:

BE 04 BE 12 BE 15 BE 21 BE 33 BE 36

b. Keberterimaan

Pertama, terjemahan berterima. Suatu terjemahan dikatakan berterima jika terjemahan tersebut terasa alamiah; istilah teknis yang digunakan lazim digunakan di bidang akonomi dan akrab bagi pembaca; kata, frasa, klausa, dan kalimat yang digunakan sudah sesuai dengan kaidah-kaidah bahasa indonesia. Dalam panelitian ini teridentifikasi sebanyak 18 data yang tergolong terjemahan yang sudah berterima, yaitu data bernomor:

BE 03 BE 07 BE 09 BE 13 BE 14 BE 18

BE 20 BE 23 BE 24 BE 27 BE 29 BE 31

BE 32 BE 34 BE 35 BE 40 BE 42 BE 43

Di bawah ini dicuplik satu data yang tergolong berterima:

Kedua, terjemahan kurang berterima. Terjemahan yang kurang berterima merujuk pada terjemahan yang pada umumnya sudah terasa alamiah; namun ada sedikit masalah pada penggunaan istilah teknis atau terjadi sedikit kesalahan gramatikal. Terdapat sebanyak 10 data yang tergolong sebagai terjemahan yang kurang berterima, yaitu data:

BE 05 BE 06 BE 10 BE 11 BE 17 BE 22 BE 28 BE 30 BE 38 BE 41

Contoh:

BE 03 س عأ ف ا عسأ عصف س ا فص س

Harga minyak naik ke level tertinggi sejak dua setengah tahun

KUALITAS MESIN PENERJEMAH STATISTIK

(Studi terhadap Terjemahan Dokumen Berita Aljazeera.net menurut Ahli dan Pembaca Awam)

Skripsi

Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Sastra (S.S.)

Oleh Hilman Ridha NIM: 107024000483

JURUSAN TARJAMAH FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

53 Penggunaan kata tingkat dan futures pada data sasaran BE17 membuat terjemahan menjadi kaku. Berbeda halnya apabila data sasaran diubah menjadi merupakan level tertinggi harga bursa berjangka. Harga futures mengesankan bahwa terjemahannya berideologi foreignisasi, dan ideologi tersebut tidak dapat digunakan dalam hal ini.

Ketiga, terjemahan tidak berterima, yaitu terjemahan yang identik dengan bahasa yang tidak alamiah atau terasa seperti karya terjemahan; istilah teknis yang digunakan tidak lazim digunakan di bidang ekonomi dan tidak akrab bagi pembaca, kata, frasa, klausa, dan kalimat yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah-kaidah bahasa indonesia. Dalam penelitian ini ditemukan sebanyak 15 data berita ekonomi yang termasuk sebagai terjemahan yang tidak berterima, yaitu data-data bernomor:

BE 02 BE 04 BE 08, BE 12, BE 15, BE 16, BE 19, BE 21, BE 25, BE 26, BE 33, BE 36, BE 37, BE 39

Contoh:

seharusnya diterjemahkan sanggup atau mampu, pada data sasaran terdapat terjemahan yang dihapus, yaitu ا ع , yang diterjemahkan transaksi. Sehingga terjemahannya menjadi: namun, pasar saham terbesar di Asia ini dapat bertahan pada transaksi siang ini.

BE 17 ف ج ا ع ا عسأ س عأ ه كأ / أا ش 2008 .

Tingkat tertinggi harga futures di NYMEX sejak Oktober 2008.

BE 26 سآ كأا ع ا س ا أ غ

ا ا ع اخ Namun, pasar terbesar asia dapat siang hari KUALITAS MESIN PENERJEMAH STATISTIK

(Studi terhadap Terjemahan Dokumen Berita Aljazeera.net menurut Ahli dan Pembaca Awam)

Skripsi

Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Sastra (S.S.)

Oleh Hilman Ridha NIM: 107024000483

JURUSAN TARJAMAH FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

54 Ketidakberterimaan terjemahan tersebut secara keseluruhan disebabkan oleh ketidakhadiran subjek atau prediket kalimat atau klausa dan penggunaan istilah teknis yang tidak lazim.

c. Keterbacaan

Pertama, tingkat keterbacaan tinggi, yaitu jika kata, istilah teknis, frasa, klausa, dan kalimat dalam terjemahan dapat dipahami dengan mudah oleh pembaca. Dalam penelitian ini teridentifikasi sebanyak 22 data berita ekonomi yang termasik kategori ini, yaitu data bernomor:

BE 03, BE 07, BE 09, BE 10, BE 11, BE 13,

BE 14, BE 18, BE 20, BE 22, BE 24, BE 29,

BE 30, BE 31, BE 32, BE 34, BE 35, BE 37,

BE 38, BE 40, BE 42, BE 43.

Contoh:

Terjemahan BE 37 di atas terbaca dengan baik. Secara gramatikal tidak ada masalah, maknanya pun dapat ditangkap dengan mudah, walaupun sebenarnya terjemahan tidak akurat dan tidak berterima. (Terjemahan akuratnya dapat dilihat pada Lampiran 4)

Kedua, keterbacaan sedang, yaitu terjemahan yang pada umumnya dapat dipahami oleh pembaca; namun ada bagian tertentu yang harus dibaca lebih dari satu kali untuk memahami

BE 37 أش أ ك ش ع ا جئ فاخ س سأا ا

Berbeda dengan hasil perusahaan atau data dasar KUALITAS MESIN PENERJEMAH STATISTIK

(Studi terhadap Terjemahan Dokumen Berita Aljazeera.net menurut Ahli dan Pembaca Awam)

Skripsi

Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Sastra (S.S.)

Oleh Hilman Ridha NIM: 107024000483

JURUSAN TARJAMAH FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

55 terjemahan. Dalam penelitian ini terdapat 12 data berita ekonomi yang termasuk kategori ini, yaitu:

BE 01, BE 02, BE 05, BE 06, BE 08, BE 16, BE 17, BE 19, BE 23, BE 25, BE 27, BE 28.

Contoh:

Terjemahan di atas menjadi tidak enak dibaca karena terdapat kesalahan gramatikal. Mesin penerjemah menempatkan posisi kerugian minggu di belakang, padahal dalam bahasa sasaran sebenarnya lebih lazim diletakkan di depan. (Lihat Lampiran 4)

Ketiga, keterbacaan rendah, yaitu terjemahan yang sulit dipahami dan dibaca oleh pembaca. Dalam penelitian ini terdapat sembilan data berita ekonomi yang termasuk kategori ini, yaitu: BE 04, BE 12, BE 15, BE 21, BE 26, BE 23, BE 36, BE 39, BE 41. Contoh: BE 28 ف ا ف ص سا ئ س سأا ا ع .

Diprakarsai bursa Frankfurt, London dan Paris kerugian minggu.

BE 33 ف ص ف ه أ Robert melihat pemain halfr dari bank bank KUALITAS MESIN PENERJEMAH STATISTIK

(Studi terhadap Terjemahan Dokumen Berita Aljazeera.net menurut Ahli dan Pembaca Awam)

Skripsi

Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Sastra (S.S.)

Oleh Hilman Ridha NIM: 107024000483

JURUSAN TARJAMAH FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

56 Terjemahan di atas sama sekali tidak dapat dibaca dengan jelas. Selain akibat dari kesalahan keakuratan pengalihan pesan dan kesalahan penerjemahan istilah teknis, kesalahan gramatikal juga terjadi disini. (Lihat Lampiran 4)

Jadi secara keseluruhan kualitas terjemahan berita ekonomi dapat digambarkan melalui diagram berikut:

Diagram 1: Kualitas Terjemahan Berita Ekonomi

Jika diurai secara rinci, ketidak-akuratan, ketidak-berterimaan, dan rendahnya tingkat keterbacaan dari teks berita ekonomi tersebut disebabkan oleh (1) pemadanan yang tidak tepat, terutama dalam istilah-istilah teknis, (2) penghilangan yang tidak perlu, (3) penambahan yang tidak perlu, termasuk penambahan preposisi dan pronomina pada beberapa kasus, (4) pergeseran kategori sintaksis yang menyebabkan distorsi makna, (5) tidak melakukan penambahan pada kalimat yang membutuhkan penambahan (necessary addition), dan (6) pemilihan diksi yang tidak tepat. Enam hal tersebut diuraikan lebih lanjut di bawah ini.

1) Pemadanan yang Tidak Tepat.

46.5% 41.9% 51.2% 39.5% 23.2% 27.9% 14% 34.9% 20.9% 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 Keakuratan pengalihan pesan Keberterimaan Keterbacaan Akurat/Berterima/Keterbac aan tinggi Kurang akurat/Kurang berterima/Keterbacaan sedang Tidak akurat/Tidak berterima/Keterbacaan rendah

KUALITAS MESIN PENERJEMAH STATISTIK

(Studi terhadap Terjemahan Dokumen Berita Aljazeera.net menurut Ahli dan Pembaca Awam)

Skripsi

Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Sastra (S.S.)

Oleh Hilman Ridha NIM: 107024000483

JURUSAN TARJAMAH FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

57 Terjemahan yang memiliki kualitas rendah sebagai akibat dari pemadanan yang tidak tepat, khususnya dalam pemadanan istilah teknis, direpresentasikan oleh data sasaran 02, 08, 12, 17, 21, 36, dan 37. Kesalahan pengalihbahasaan istilah-istilah teknis mengakibatkan kesalahan yang sangat fatal terjadi terhadap terjemahan, seperti pada data sumber 08, Penulis asli pada

hakikatnya menyatakan “…yang dapat mengakibatkan harga minyak mentah meroket.”, tetapi

mesin penerjemah menerjemahkannya “…yang dapat menyebabkan kenaikan harga minyak mentah untuk roket.” Tampak jelas mesin penerjemah tidak dapat mengetahui makna idiomatis dalam bidang ekonomi dari frasa خ ص عص.

2) Penghilangan yang Tidak Perlu

Penghilangan informasi dan penggalan kata dalam proses penerjemahan kadangkala dapat dilakukan apabila penghilangan tersebut tidak mengganggu keutuhan pesan teks bahasa sasaran. Sebaliknya, jika informasi yang dimaksudkan penting, maka penghilangan tersebut seharusnya dihindari. Dalam banyak kasus, penghilangan yang tidak perlu dilakukan itu (unnecessary deletion) sering digunakan sebagai “excuse”, dalih, karena ketidak-mampuan penerjemah dalam menemukan padanan kata bahasa sumber dalam bahasa sasaran. Terjemahan yang memiliki kualitas rendah sebagai akibat dari adanya penghilangan informasi dan penggalan kata yang penting direpresentasikan oleh data 11, 28, 39, 40, 41.

Pada data sasaran 11 terjadi penghilangan klausa ajektif ص ا ا ع yang merupakan sisipan ajektif dari nomina فس ا . Pada data sasaran 28, terjadi penghilangan ا ع yang menjadi objek dalam kalimat tersebut. Bahkan, pada data sumber 39 dan 41, prediket sama sekali tidak diterjemahkan. Padahal, data sumber 41 sebenarnya tidak sulit untuk dipahami dan semestinya diterjemahkan menjadi Pemegang saham mengungkapkan akan adanya perluasan

KUALITAS MESIN PENERJEMAH STATISTIK

(Studi terhadap Terjemahan Dokumen Berita Aljazeera.net menurut Ahli dan Pembaca Awam)

Skripsi

Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Sastra (S.S.)

Oleh Hilman Ridha NIM: 107024000483

JURUSAN TARJAMAH FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

58 pengaruh kerusuhan yang terjadi di Mesir saat ini terhadap pasar dunia. Tidak jelas kenapa mesin penerjemah tidak menerjemahkan kata-kata tersebut.

3) Penambahan yang Tidak Perlu

Menambahkan suatu informasi merupakan salah satu dari beberapa prinsip penerjemahan. Namun, penambahan itu tidak boleh dilakukan “seenaknya” oleh penerjemah atau

dalam hal ini mesin penerjemah. Penambahan informasi harus diarahkan untuk lebih memperjelas maksud atau pesan Penulis asli teks sumber. Dalam teks hasil terjemahan oleh mesin penerjemah, ditemukan beberapa kasus penambahan yang sebenarnya tidak perlu

dilakukan. Pada data sasaran 16 dan 21, terjadi penambahan pronomina “Ia” yang sebenarnya

tidak diperlukan bahkan malah merusak hasil terjemahan.

4) Pergeseran Kategori Sintaksis yang Menyebabkan Distorsi Makna.

Bahasa Arab sebagai bahasa sumber dan bahasa Indonesia sebagai bahasa sasaran berbeda dalam sistem sintaksis yang dianutnya. Struktur kedua bahasa itu berbeda satu sama lain. Oleh sebab itu, penyesuaian struktur dan pergeseran, baik pergeseran kategori maupun pergeseran unit perlu dilakukan untuk menghasilkan terjemahan yang akurat dan berterima dalam bahasa sasaran. Akan tetapi, jika pergeseran itu dilakukan dengan tidak tepat, akibatnya pesan yang disampaikan dalam teks sasaran menjadi tidak sepadan dengan pesan yang terkandung dalam teks sumber. Data sumber 04, misalnya, verba berubah menjadi nomina. Sebaliknya, data sumber 25 nomina berubah menjadi verba, yaitu اغ diterjemahkan menutup.

5) Tidak Dilakukan Penambahan pada Kalimat yang Membutuhkan Penambahan (necessary addition).

KUALITAS MESIN PENERJEMAH STATISTIK

(Studi terhadap Terjemahan Dokumen Berita Aljazeera.net menurut Ahli dan Pembaca Awam)

Skripsi

Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Sastra (S.S.)

Oleh Hilman Ridha NIM: 107024000483

JURUSAN TARJAMAH FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

59 Sebagaimana telah dijelaskan, bahwa menambahkan suatu informasi merupakan salah satu dari beberapa prinsip penerjemahan. Penambahan informasi harus diarahkan untuk lebih memperjelas maksud atau pesan Penulis asli teks sumber. Pada beberapa kasus penambahan sangat penting dilakukan. Hasil terjemahan menjadi tidak akurat ketika tidak dilakukan penambahan. Data sumber 01 dan 26 memerlukan penambahan preposisi di dan pada sebelum kata Mesir dan siang hari.

6) Pemilihan Diksi yang Tidak Tepat.

Dalam teks berita ekonomi banyak terdapat istilah-istilah teknis, yang jika tidak dialih-bahasakan sesuai dengan konteksnya akan berakibat kepada rendahnya kualitas terjemahan. Hal tersebut terkait dengan pemilihan diksi yang tepat. Pada data sasaran 05, dibuat merupakan terjemahan yang tidak tepat pilihan katanya, sehingga sebaiknya diganti dengan dikeluarkan/diterbitkan. Pada data sasaran 10, saluran sebaiknya diganti dengan jalur dan pada data sasaran 19, menyebarkan harus diganti dengan meluas. Begitu juga pada data sasaran 25, tingkat seharusnya diganti dengan level.

Dalam dokumen Kualitas mesin penerjemahan statistik (Halaman 64-74)

Dokumen terkait