Untuk data secara rinci hasil skoring masing-masing DAS diuraikan pada data sebagai berikut :
I. SWP DAS Bosok Pemali 1. DAS Babakan
Luas wilayah DAS Babakan yaitu 12.500,09 Ha yang secara administrasi berada diwilayah Kabupaten Brebes. Hasil analisis/perhitungan pada masing-masing komponen kriteria/sub kriteria yang telah ditetapkan disajikan sebagaimana uraian berikut :
a. Kondisi Lahan
- Presentase lahan kritis
Berdasarkan data dari BPDAS Pemali Jratun tahun 2013 DAS Babakan memiliki lahan kritis seluas 375,70 Ha atau 3,01% dari total luas DAS.
- Presentase penutupan vegetasi
Berdasarkan Peta Tutupan Lahan yang dikeluarkan Dirjen Planologi Kementerian Kehutanan Tahun 2012 dan hasil survey lapangan, teridentifikasi memiliki luas lahan bervegetasi seluas 5.750,04 Ha atau 46 % dari luas DAS Babakan.
- Indeks erosi/Nilai Pengelolaan Lahan dan Tanaman (CP)
Berdasarkan hasil analisis nilai C dan P, besarnya Indeks erosi/Nilai Pengelolaan Lahan dan Tanaman (CP) yang terjadi di DAS Babakan yaitu 0,27.
b. Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas Air (Tata Air) - Koefisien rejim aliran (KRA)
Berdasarkan hasil perhitungan, nilai koefisien rejim aliran di wilayah DAS Babakan yaitu 280,83 m3.
- Koefisien aliran tahunan (C)
Dari hasil perhitungan nilai koefisien aliran tahunan diwilayah DAS Babakan yaitu 0,89 m3/tahun.
- Muatan sedimen
Berdasarkan hasil analisis besarnya muatan sedimen yang terjadi diwilayah DAS Babakan yaitu 10,67 ton/ha/tahun.
- Banjir
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Brebes diwilayah DAS Babakan terjadi banjir lebih dari satu kali tiap tahun. - Indeks penggunaan air
Dari hasil analisis/perhitungan diwilayah DAS Babakan mempunyai nilai indeks penggunaan airnya sebesar 1,01.
Laporan Penyusunan Klasifikasi DAS yang Dipulihkan dan Dipertahankan Tahun 2014
54
c. Sosial ekonomi dan kelembagaan Tekanan penduduk terhadap lahan
Data yang digunakan dalam analisis/perhitungan tekanan penduduk terhadap lahan yang dinyatakan dengan indeks ketersediaan lahan pertanian yaitu berasal dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Brebes dan diketahui bahwa nilai indeks ketersediaan lahan pertanian diwilayah DAS Babakan yaitu sebesar 0,81 ha.
Tingkat kesejahteraan penduduk
Data yang digunakan dalam analisis/perhitungan tingkat kesejahteraan penduduk yaitu berasal dari Bappeda Kabupaten Brebes berupa jumlah KK miskin. Dari hasil analisis/perhitungan diketahui bahwa nilai tingkat kesejahteraan penduduk diwilayah DAS Babakan yaitu 25.66 %.
Keberadaan dan penegakan norma
Berdasarkan data dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Brebes dan hasil survey lapangan, keberadaan norma yang berkaitan dengan konservasi dan implementasinya di lapangan di wilayah DAS Babakan, terdapat norma tersebut dan dipraktekkan terbatas.
d. Asset/nilai investasi bangunan air
Klasifikasi kota
Berdasarkan data dari Bappeda Kabupaten Brebes, diwilayah DAS Babakan terdapat kota dengan klasifikasi/kategori kota kecil.
Klasifikasi nilai investasi bangunan air (IBA)
Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes, diprediksikan bahwa nilai investasi bangunan air yang terdapat diwilayah DAS Babakan yaitu berkisar antara Rp. 15-30 milyar.
e. Pemanfaatan ruang wilayah Kawasan lindung
Berdasarkan Peta Klasifikasi Fungsi Kawasan dan Peta Tutupan Lahan Tahun 2012 pada DAS Babakan terdapat kawasan lindung seluas 736.74 dengan tutupan vegetasi mencapai 60%.
Kawasan budidaya
Berdasarkan Peta Klasifikasi Fungsi Kawasan dan Peta Klas Kelerengan, diwilayah DAS Babakan seluruhnya (100%) merupakan kawasan budidaya dengan kelerengan 0-25%.
Laporan Penyusunan Klasifikasi DAS yang Dipulihkan dan Dipertahankan Tahun 2014
55
Hasil penilaian terhadap kriteria/sub kriteria dalam penentuan klasifikasi DAS diwilayah DAS Babakan diperoleh nilai skor 92,75 maka dapat diklasifikasikan sebagai DAS yang dipertahankan daya dukungnya dan selengkapnya disajikan dalam lampiran.2. DAS Bosok
Luas wilayah DAS Bosok yaitu 1.297.34 Ha yang secara administrasi berada diwilayah Kabupaten Brebes. Hasil analisis/perhitungan pada masing-masing komponen kriteria/sub kriteria yang telah ditetapkan disajikan sebagaimana uraian berikut :
a. Kondisi Lahan
- Presentase lahan kritis
Berdasarkan data dari BPDAS Pemali Jratun tahun 2013 DAS Bosok sudah tidak memiliki lahan kritis atau 0% dari total luas DAS.
- Presentase penutupan vegetasi
Berdasarkan Peta Tutupan Lahan yang dikeluarkan Dirjen Planologi Kementerian Kehutanan Tahun 2012 dan hasil survey lapangan, teridentifikasi memiliki luas lahan bervegetasi seluas 64.87% Ha atau 5 % dari luas DAS Bosok.
- Indeks erosi/Nilai Pengelolaan Lahan dan Tanaman (CP)
Berdasarkan hasil analisis nilai C dan P, besarnya Indeks erosi/Nilai Pengelolaan Lahan dan Tanaman (CP) yang terjadi di DAS Bosok yaitu 0,15.
b. Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas Air (Tata Air) - Koefisien rejim aliran (KRA)
Berdasarkan hasil perhitungan, nilai koefisien rejim aliran di wilayah DAS Bosok yaitu 1 m3.
- Koefisien aliran tahunan (C)
Dari hasil perhitungan nilai koefisien aliran tahunan diwilayah DAS Bosok yaitu 0,18 m3/tahun.
- Muatan sedimen
Berdasarkan hasil analisis besarnya muatan sedimen yang terjadi diwilayah DAS Bosok yaitu 2.26 ton/ha/tahun.
- Banjir
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Brebes diwilayah DAS Bosok tidak pernah terjadi banjir yang menimbulkan kerugian. - Indeks penggunaan air
Dari hasil analisis/perhitungan diwilayah DAS Bosok mempunyai nilai indeks penggunaan airnya sebesar 0,83.
Laporan Penyusunan Klasifikasi DAS yang Dipulihkan dan Dipertahankan Tahun 2014
56
c. Sosial ekonomi dan kelembagaan Tekanan penduduk terhadap lahan
Data yang digunakan dalam analisis/perhitungan tekanan penduduk terhadap lahan yang dinyatakan dengan indeks ketersediaan lahan pertanian yaitu berasal dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Brebes. Dari hasil analisis/perhitungan diketahui bahwa nilai indeks ketersediaan lahan pertanian diwilayah DAS Bosok yaitu sebesar 0,8 ha/kk.
Tingkat kesejahteraan penduduk
Data yang digunakan dalam analisis/perhitungan tingkat kesejahteraan penduduk yaitu berasal dari Bappeda dan PM Kabupaten Brebes berupa jumlah KK miskin. Dari hasil analisis/perhitungan diketahui bahwa nilai tingkat kesejahteraan penduduk diwilayah DAS Bosok yaitu 23.53 %.
Keberadaan dan penegakan norma
Berdasarkan data dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Brebes dan hasil survey lapangan, keberadaan norma yang berkaitan dengan konservasi dan implementasinya di lapangan di wilayah DAS Bosok, terdapat norma tersebut dan dipraktekkan terbatas.
d. Asset/nilai investasi bangunan air
Klasifikasi kota
Berdasarkan data dari Bappeda Kabupaten Brebes, diwilayah DAS Bosok tidak terdapat kota.
Klasifikasi nilai investasi bangunan air (IBA)
Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes, diprediksikan bahwa nilai investasi bangunan air yang terdapat diwilayah DAS Bosok yaitu berkisar antara Rp. < 15 milyar.
e. Pemanfaatan ruang wilayah Kawasan lindung
Berdasarkan Peta Klasifikasi Fungsi Kawasan dan Peta Tutupan Lahan Tahun 2012 pada DAS Bosok tidak terdapat kawasan lindung.
Kawasan budidaya
Berdasarkan Peta Klasifikasi Fungsi Kawasan dan Peta Klas Kelerengan, diwilayah DAS Bosok seluruhnya (100%) merupakan kawasan budidaya dengan kelerengan 0-25%.
Laporan Penyusunan Klasifikasi DAS yang Dipulihkan dan Dipertahankan Tahun 2014
57
Hasil penilaian terhadap kriteria/sub kriteria dalam penentuan klasifikasi DAS diwilayah DAS Bosok diperoleh nilai skor 71,50 maka dapat diklasifikasikan sebagai DAS yang dipertahankan daya dukungnya dan selengkapnya disajikan sebagaimana dalam lampiran3. DAS Kabuyutan
Luas wilayah DAS Kabuyutan yaitu 18.338.43 Ha yang secara administrasi berada diwilayah Kabupaten Brebes. Hasil analisis/perhitungan pada masing-masing komponen kriteria/sub kriteria yang telah ditetapkan disajikan sebagaimana uraian berikut :
a. Kondisi Lahan
- Presentase lahan kritis
Berdasarkan data dari BPDAS Pemali Jratun tahun 2013 DAS Kabuyutan memiliki lahan kritis seluas 775,3 atau sebesar 4 % dari total luas DAS.
- Presentase penutupan vegetasi
Berdasarkan Peta Tutupan Lahan yang dikeluarkan Dirjen Planologi Kementerian Kehutanan Tahun 2012 dan hasil survey lapangan, teridentifikasi memiliki luas lahan bervegetasi seluas 10.269,52 Ha atau 56 % dari luas DAS Kabuyutan. - Indeks erosi/Nilai Pengelolaan Lahan dan Tanaman (CP)
Berdasarkan hasil analisis nilai C dan P, besarnya Indeks erosi/Nilai Pengelolaan Lahan dan Tanaman (CP) yang terjadi di DAS Kabuyutan yaitu 0,1.
b. Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas Air (Tata Air) - Koefisien rejim aliran (KRA)
Berdasarkan hasil perhitungan, nilai koefisien rejim aliran di wilayah DAS Kabuyutan yaitu 1 m3.
- Koefisien aliran tahunan (C)
Dari hasil perhitungan nilai koefisien aliran tahunan diwilayah DAS Kabuyutan yaitu 0,18 m3/tahun.
- Muatan sedimen
Berdasarkan hasil analisis besarnya muatan sedimen yang terjadi diwilayah DAS Kabuyutan yaitu 2.26 ton/ha/tahun.
- Banjir
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Brebes diwilayah DAS Kabuyutan terjadi satu kali banjir dalam satu tahun.
- Indeks penggunaan air
Dari hasil analisis/perhitungan diwilayah DAS Kabuyutan mempunyai nilai indeks penggunaan airnya sebesar 1,96.
Laporan Penyusunan Klasifikasi DAS yang Dipulihkan dan Dipertahankan Tahun 2014
58
c. Sosial ekonomi dan kelembagaan Tekanan penduduk terhadap lahan
Data yang digunakan dalam analisis/perhitungan tekanan penduduk terhadap lahan yang dinyatakan dengan indeks ketersediaan lahan pertanian yaitu berasal dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Brebes dan diketahui bahwa nilai indeks ketersediaan lahan pertanian diwilayah DAS Kabuyutan yaitu sebesar 0,12 ha/kk.
Tingkat kesejahteraan penduduk
Data yang digunakan dalam analisis/perhitungan tingkat kesejahteraan penduduk yaitu berasal dari Bappeda dan PM Kabupaten Brebes berupa jumlah KK miskin. Dari hasil analisis/perhitungan diketahui bahwa nilai tingkat kesejahteraan penduduk diwilayah DAS Kabuyutan yaitu 37.22 %.
Keberadaan dan penegakan norma
Berdasarkan data dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Brebes dan hasil survey lapangan, keberadaan norma yang berkaitan dengan konservasi dan implementasinya di lapangan di wilayah DAS Kabuyutan, terdapat norma tersebut dan dipraktekkan terbatas.
d. Asset/nilai investasi bangunan air
Klasifikasi kota
Berdasarkan data dari Bappeda Kabupaten Brebes, diwilayah DAS Kabuyutan terdapat kota dengan kategori kota kecil.
Klasifikasi nilai investasi bangunan air (IBA)
Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes, diprediksikan bahwa nilai investasi bangunan air yang terdapat diwilayah DAS Kabuyutan yaitu berkisar antara Rp. < 15 milyar.
e. Pemanfaatan ruang wilayah Kawasan lindung
Berdasarkan Peta Klasifikasi Fungsi Kawasan dan Peta Tutupan Lahan Tahun 2012 pada DAS Kabuyutan terdapat kawasan lindung dengan tutupan vegetasi mencapai 99%.
Kawasan budidaya
Berdasarkan Peta Klasifikasi Fungsi Kawasan dan Peta Klas Kelerengan, diwilayah DAS Kabuyutan seluruhnya 69% pada kawasan budidaya mempunyai kelerengan 0-25%. Hasil penilaian terhadap kriteria/sub kriteria dalam penentuan klasifikasi DAS diwilayah DAS Kabuyutan diperoleh nilai skor 70,75 maka dapat diklasifikasikan sebagai DAS yang
Laporan Penyusunan Klasifikasi DAS yang Dipulihkan dan Dipertahankan Tahun 2014
59
dipertahankan daya dukungnya dan selengkapnya disajikan sebagaimana dalam lampiran4. DAS Kluwut
Luas wilayah DAS Kluwut yaitu 8.120,94 Ha yang secara administrasi berada diwilayah Kabupaten Brebes. Hasil analisis/perhitungan pada masing-masing komponen kriteria/sub kriteria yang telah ditetapkan disajikan sebagaimana uraian berikut :
a. Kondisi Lahan
- Presentase lahan kritis
Berdasarkan data dari BPDAS Pemali Jratun tahun 2013 DAS Kluwut memiliki lahan kritis seluas 71,7 Ha atau 0,13% dari total luas DAS.
- Presentase penutupan vegetasi
Berdasarkan Peta Tutupan Lahan yang dikeluarkan Dirjen Planologi Kementerian Kehutanan Tahun 2012 dan hasil survey lapangan, teridentifikasi memiliki luas lahan bervegetasi seluas 1.380,56 Ha atau 17% dari luas DAS Kluwut.
- Indeks erosi/Nilai Pengelolaan Lahan dan Tanaman (CP)
Berdasarkan hasil analisis nilai C dan P, besarnya Indeks erosi/Nilai Pengelolaan Lahan dan Tanaman (CP) yang terjadi di DAS Kluwut yaitu 0,15.
b. Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas Air (Tata Air) - Koefisien rejim aliran (KRA)
Berdasarkan hasil perhitungan, nilai koefisien rejim aliran di wilayah DAS Kluwut yaitu 46,25 m3.
- Koefisien aliran tahunan (C)
Dari hasil perhitungan nilai koefisien aliran tahunan diwilayah DAS Kluwut yaitu 0.8 m3/tahun.
- Muatan sedimen
Berdasarkan hasil analisis besarnya muatan sedimen yang terjadi diwilayah DAS Kluwut yaitu 9,19 ton/ha/tahun.
- Banjir
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Brebes diwilayah DAS Kluwut terjadi satu kali banjir dalam dua tahun.
- Indeks penggunaan air
Dari hasil analisis/perhitungan diwilayah DAS Kluwut mempunyai nilai indeks penggunaan airnya sebesar 1,02.
c. Sosial ekonomi dan kelembagaan Tekanan penduduk terhadap lahan
Laporan Penyusunan Klasifikasi DAS yang Dipulihkan dan Dipertahankan Tahun 2014
60
Data yang digunakan dalam analisis/perhitungan tekanan penduduk terhadap lahan yang dinyatakan dengan indeks ketersediaan lahan pertanian yaitu berasal dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Brebes dan diketahui bahwa nilai indeks ketersediaan lahan pertanian diwilayah DAS Kluwut yaitu sebesar 0,17 ha/kk. Tingkat kesejahteraan pendudukData yang digunakan dalam analisis/perhitungan tingkat kesejahteraan penduduk yaitu berasal dari Bappeda dan PM Kabupaten Brebes berupa jumlah KK miskin. Dari hasil analisis/perhitungan diketahui bahwa nilai tingkat kesejahteraan penduduk diwilayah DAS Kluwut yaitu 27,54 %.
Keberadaan dan penegakan norma
Berdasarkan data dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Brebes dan hasil survey lapangan, keberadaan norma yang berkaitan dengan konservasi dan implementasinya di lapangan di wilayah DAS Kluwut, terdapat norma tersebut dan dipraktekkan terbatas.
d. Asset/nilai investasi bangunan air
Klasifikasi kota
Berdasarkan data dari Bappeda Kabupaten Brebes, diwilayah DAS Kluwut terdapat kota dengan kategori kota kecil.
Klasifikasi nilai investasi bangunan air (IBA)
Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes, diprediksikan bahwa nilai investasi bangunan air yang terdapat diwilayah DAS Kluwut yaitu berkisar antara Rp. < 15 milyar.
e. Pemanfaatan ruang wilayah Kawasan lindung
Berdasarkan Peta Klasifikasi Fungsi Kawasan dan Peta Tutupan Lahan Tahun 2012 pada DAS Kluwut terdapat kawasan lindung dengan liputan vegetasi 100%.
Kawasan budidaya
Berdasarkan Peta Klasifikasi Fungsi Kawasan dan Peta Klas Kelerengan, diwilayah DAS Kluwut seluruhnya 93% pada kawasan budidaya mempunyai kelerengan 0-25%.
Hasil penilaian terhadap kriteria/sub kriteria dalam penentuan klasifikasi DAS diwilayah DAS Kluwut diperoleh nilai skor 85,75 maka dapat diklasifikasikan sebagai DAS yang dipertahankan daya dukungnya dan selengkapnya disajikan sebagaimana dalam lampiran.
Laporan Penyusunan Klasifikasi DAS yang Dipulihkan dan Dipertahankan Tahun 2014
61
5. DAS Pakijangan
Luas wilayah DAS Pakijangan yaitu 6.515,18 Ha yang secara administrasi berada diwilayah Kabupaten Brebes. Hasil analisis/perhitungan pada masing-masing komponen kriteria/sub kriteria yang telah ditetapkan disajikan sebagaimana uraian berikut :
a. Kondisi Lahan
- Presentase lahan kritis
Berdasarkan data dari BPDAS Pemali Jratun tahun 2013 DAS Pakijangan sudah tidak memiliki lahan kritis atau 0% dari total luas DAS Pakijangan.
- Presentase penutupan vegetasi
Berdasarkan Peta Tutupan Lahan yang dikeluarkan Dirjen Planologi Kementerian Kehutanan Tahun 2012 dan hasil survey lapangan, teridentifikasi memiliki luas lahan bervegetasi seluas 456,06 Ha atau 7% dari luas DAS Pakijangan.
- Indeks erosi/Nilai Pengelolaan Lahan dan Tanaman (CP)
Berdasarkan hasil analisis nilai C dan P, besarnya Indeks erosi/Nilai Pengelolaan Lahan dan Tanaman (CP) yang terjadi di DAS Pakijangan yaitu 0,27.
b. Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas Air (Tata Air) - Koefisien rejim aliran (KRA)
Berdasarkan hasil perhitungan, nilai koefisien rejim aliran di wilayah DAS Pakijangan yaitu 1 m3.
- Koefisien aliran tahunan (C)
Dari hasil perhitungan nilai koefisien aliran tahunan diwilayah DAS Pakijangan yaitu 0.18 m3/tahun.
- Muatan sedimen
Berdasarkan hasil analisis besarnya muatan sedimen yang terjadi diwilayah DAS Pakijangan yaitu 2,26 ton/ha/tahun.
- Banjir
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Brebes diwilayah DAS Pakijangan tidak pernah terjadi banjir yang cukup menimbulkan kerugian.
- Indeks penggunaan air
Dari hasil analisis/perhitungan diwilayah DAS Pakijangan mempunyai nilai indeks penggunaan airnya sebesar 0,83.
c. Sosial ekonomi dan kelembagaan Tekanan penduduk terhadap lahan
Laporan Penyusunan Klasifikasi DAS yang Dipulihkan dan Dipertahankan Tahun 2014
62
Data yang digunakan dalam analisis/perhitungan tekanan penduduk terhadap lahan yang dinyatakan dengan indeks ketersediaan lahan pertanian yaitu berasal dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Brebes dan diketahui bahwa nilai indeks ketersediaan lahan pertanian diwilayah DAS Pakijangan yaitu sebesar 0,12 ha/kk. Tingkat kesejahteraan pendudukData yang digunakan dalam analisis/perhitungan tingkat kesejahteraan penduduk yaitu berasal dari Bappeda dan PM Kabupaten Brebes berupa jumlah KK miskin dan diketahui bahwa nilai tingkat kesejahteraan penduduk diwilayah DAS Pakijangan yaitu 22,86 %.
Keberadaan dan penegakan norma
Berdasarkan data dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Brebes dan hasil survey lapangan, keberadaan norma yang berkaitan dengan konservasi dan implementasinya di lapangan di wilayah DAS Pakijangan, terdapat norma tersebut dan dipraktekkan terbatas.
d. Asset/nilai investasi bangunan air
Klasifikasi kota
Berdasarkan data dari Bappeda Kabupaten Brebes, diwilayah DAS Pakijangan tidak terdapat kota dengan kategori kota kecil.
Klasifikasi nilai investasi bangunan air (IBA)
Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes, diprediksikan bahwa nilai investasi bangunan air yang terdapat diwilayah DAS Pakijangan yaitu berkisar antara Rp. < 15 milyar.
e. Pemanfaatan ruang wilayah Kawasan lindung
Berdasarkan Peta Klasifikasi Fungsi Kawasan dan Peta Tutupan Lahan Tahun 2012 pada DAS Pakijangan tidak terdapat kawasan lindung.
Kawasan budidaya
Berdasarkan Peta Klasifikasi Fungsi Kawasan dan Peta Klas Kelerengan, diwilayah DAS Pakijangan seluruhnya 100% pada kawasan budidaya mempunyai kelerengan 0-25%.
Hasil penilaian terhadap kriteria/sub kriteria dalam penentuan klasifikasi DAS diwilayah DAS Pakijangan diperoleh nilai skor 72,25 maka dapat diklasifikasikan sebagai DAS yang dipertahankan daya dukungnya dan selengkapnya disajikan sebagaimana dalam lampiran
Laporan Penyusunan Klasifikasi DAS yang Dipulihkan dan Dipertahankan Tahun 2014
63
6. DAS Pemali
Luas wilayah DAS Pemali yaitu 126.945,90 Ha yang secara administrasi berada diwilayah Kabupaten Brebes. Hasil analisis/perhitungan pada masing-masing komponen kriteria/sub kriteria yang telah ditetapkan disajikan sebagaimana uraian berikut :
a. Kondisi Lahan
- Presentase lahan kritis
Berdasarkan data dari BPDAS Pemali Jratun tahun 2013 DAS Pemali memiliki lahan kritis seluas 4.149,80 atau 3,27% dari total luas DAS Pemali.
- Presentase penutupan vegetasi
Berdasarkan Peta Tutupan Lahan yang dikeluarkan Dirjen Planologi Kementerian Kehutanan Tahun 2012 dan hasil survey lapangan, teridentifikasi memiliki luas lahan bervegetasi seluas 76.167,54 Ha atau 60% dari luas DAS Pemali.
- Indeks erosi/Nilai Pengelolaan Lahan dan Tanaman (CP)
Berdasarkan hasil analisis nilai C dan P, besarnya Indeks erosi/Nilai Pengelolaan Lahan dan Tanaman (CP) yang terjadi di DAS Pemali yaitu 0,35.
b. Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas Air (Tata Air) - Koefisien rejim aliran (KRA)
Berdasarkan hasil perhitungan, nilai koefisien rejim aliran di wilayah DAS Pemali yaitu 47,34 m3.
- Koefisien aliran tahunan (C)
Dari hasil perhitungan nilai koefisien aliran tahunan diwilayah DAS Pemali yaitu 0,54 m3/tahun.
- Muatan sedimen
Berdasarkan hasil analisis besarnya muatan sedimen yang terjadi diwilayah DAS Pemali yaitu 195,83 ton/ha/tahun.
- Banjir
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Brebes diwilayah DAS Pemali terjadi banjir lebih dari satu kali tiap tahun.
- Indeks penggunaan air
Dari hasil analisis/perhitungan diwilayah DAS Pemali mempunyai nilai indeks penggunaan airnya sebesar 5,37.
c. Sosial ekonomi dan kelembagaan Tekanan penduduk terhadap lahan
Data yang digunakan dalam analisis/perhitungan tekanan penduduk terhadap lahan yang dinyatakan dengan indeks ketersediaan lahan pertanian yaitu berasal
Laporan Penyusunan Klasifikasi DAS yang Dipulihkan dan Dipertahankan Tahun 2014
64
dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal dan bahwa nilai indeks ketersediaan lahan pertanian diwilayah DAS Pemali yaitu sebesar 0,17 ha/kk. Tingkat kesejahteraan penduduk
Data yang digunakan dalam analisis/perhitungan tingkat kesejahteraan penduduk yaitu berasal dari Bappeda dan PM Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal berupa jumlah KK miskin dan diketahui bahwa nilai tingkat kesejahteraan penduduk diwilayah DAS Pemali yaitu 29,08 %.
Keberadaan dan penegakan norma
Berdasarkan data dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal dan hasil survey lapangan, keberadaan norma yang berkaitan dengan konservasi dan implementasinya di lapangan di wilayah DAS Pemali, terdapat norma tersebut dan dipraktekkan terbatas.
d. Asset/nilai investasi bangunan air
Klasifikasi kota
Berdasarkan data dari Bappeda Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal, diwilayah DAS Pemali tidak terdapat kota dengan kategori kota Madya.
Klasifikasi nilai investasi bangunan air (IBA)
Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal, diprediksikan bahwa nilai investasi bangunan air yang terdapat diwilayah DAS Pemali yaitu berkisar antara Rp. 30-45 milyar.
e. Pemanfaatan ruang wilayah Kawasan lindung
Berdasarkan Peta Klasifikasi Fungsi Kawasan dan Peta Tutupan Lahan Tahun 2012 pada DAS Pemali terdapat kawasan lindung dengan tutupan vegetasi sekitar 87% dari luas kawasan lindung.
Kawasan budidaya
Berdasarkan Peta Klasifikasi Fungsi Kawasan dan Peta Klas Kelerengan, diwilayah DAS Pemali sekitar 54% pada kawasan budidaya mempunyai kelerengan 0-25%. Hasil penilaian terhadap kriteria/sub kriteria dalam penentuan klasifikasi DAS diwilayah DAS Pemali diperoleh nilai skor 102,25 maka dapat diklasifikasikan sebagai DAS yang dipulihkan daya dukungnya dan selengkapnya disajikan sebagaimana dalam lampiran
Laporan Penyusunan Klasifikasi DAS yang Dipulihkan dan Dipertahankan Tahun 2014
65
7. DAS Siderpo
Luas wilayah DAS Siderpo yaitu 7.817,81 Ha yang secara administrasi berada diwilayah Kabupaten Brebes. Hasil analisis/perhitungan pada masing-masing komponen kriteria/sub kriteria yang telah ditetapkan disajikan sebagaimana uraian berikut :
a. Kondisi Lahan
- Presentase lahan kritis
Berdasarkan data dari BPDAS Pemali Jratun tahun 2013 DAS Siderpo tidak memiliki lahan kritis.
- Presentase penutupan vegetasi
Berdasarkan Peta Tutupan Lahan yang dikeluarkan Dirjen Planologi Kementerian Kehutanan Tahun 2012 dan hasil survey lapangan, teridentifikasi memiliki luas lahan bervegetasi seluas 781,78 Ha atau 10% dari luas DAS Siderpo.
- Indeks erosi/Nilai Pengelolaan Lahan dan Tanaman (CP)
Berdasarkan hasil analisis nilai C dan P, besarnya Indeks erosi/Nilai Pengelolaan Lahan dan Tanaman (CP) yang terjadi di DAS Siderpo yaitu 1.
b. Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas Air (Tata Air) - Koefisien rejim aliran (KRA)
Berdasarkan hasil perhitungan, nilai koefisien rejim aliran di wilayah DAS Siderpo yaitu 1 m3.
- Koefisien aliran tahunan (C)
Dari hasil perhitungan nilai koefisien aliran tahunan diwilayah DAS Siderpo yaitu 0,18 m3/tahun.
- Muatan sedimen
Berdasarkan hasil analisis besarnya muatan sedimen yang terjadi diwilayah DAS Siderpo yaitu 2,26 ton/ha/tahun.
- Banjir
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Brebes diwilayah DAS Siderpo tidak pernah terjadi banjir lyang menimbulkan kerugian. - Indeks penggunaan air