• Tidak ada hasil yang ditemukan

Untuk data secara rinci hasil skoring masing-masing DAS diuraikan pada data sebagai berikut :

II. SWP DAS Gangsa Comal 1. DAS Cacaban

7. DAS Medana

Luas wilayah DAS Medana yaitu 699.08 Ha yang secara administrasi berada diwilayah Kabupaten Tegal dan Kabupaten Pemalang. Hasil analisis/perhitungan pada masing-masing komponen kriteria/sub kriteria yang telah ditetapkan disajikan sebagaimana uraian berikut :

a. Kondisi Lahan

- Presentase lahan kritis

Berdasarkan data dari BPDAS Pemali Jratun tahun 2013 DAS Medana tidak memiliki lahan kritis atau 0%.

- Presentase penutupan vegetasi

Berdasarkan Peta Tutupan Lahan yang dikeluarkan Dirjen Planologi Kementerian Kehutanan Tahun 2012 dan hasil survey lapangan, teridentifikasi memiliki luas lahan bervegetasi seluas 34,95 Ha atau 5% dari luas DAS Medana.

- Indeks erosi/Nilai Pengelolaan Lahan dan Tanaman (CP)

Berdasarkan hasil analisis nilai C dan P, besarnya Indeks erosi/Nilai Pengelolaan Lahan dan Tanaman (CP) yang terjadi di DAS Medana yaitu 0,27.

b. Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas Air (Tata Air) - Koefisien rejim aliran (KRA)

Berdasarkan hasil perhitungan, nilai koefisien rejim aliran di wilayah DAS Medana yaitu 0,13 m3.

- Koefisien aliran tahunan (C)

Dari hasil perhitungan nilai koefisien aliran tahunan diwilayah DAS Medana yaitu 0,2 m3/tahun.

- Muatan sedimen

Berdasarkan hasil analisis besarnya muatan sedimen yang terjadi diwilayah DAS Medana yaitu 0,84 ton/ha/tahun.

Laporan Penyusunan Klasifikasi DAS yang Dipulihkan dan Dipertahankan Tahun 2014

82

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten diwilayah DAS Medana tidak pernah terjadi banjir.

- Indeks penggunaan air

Dari hasil analisis/perhitungan diwilayah DAS Medana mempunyai nilai indeks penggunaan airnya sebesar 0,56.

c. Sosial ekonomi dan kelembagaan  Tekanan penduduk terhadap lahan

Data yang digunakan dalam analisis/perhitungan tekanan penduduk terhadap lahan yang dinyatakan dengan indeks ketersediaan lahan pertanian yaitu berasal dari Badan Pusat Statistik Kabupaten. Dari hasil analisis/perhitungan diketahui bahwa nilai indeks ketersediaan lahan pertanian diwilayah DAS Medana yaitu sebesar 1,56 ha/kk.

 Tingkat kesejahteraan penduduk

Data yang digunakan dalam analisis/perhitungan tingkat kesejahteraan penduduk yaitu berasal dari Bappeda Kabupaten berupa jumlah KK miskin. Dari hasil analisis/perhitungan diketahui bahwa nilai tingkat kesejahteraan penduduk diwilayah DAS Medana yaitu 16,93 %.

 Keberadaan dan penegakan norma

Berdasarkan data dari Dinas yang menangani Kehutanan dan hasil survey lapangan, keberadaan norma yang berkaitan dengan konservasi dan implementasinya di lapangan di wilayah DAS Medana, terdapat norma tersebut dan dipraktekkan terbatas.

d. Asset/nilai investasi bangunan air

 Klasifikasi kota

Berdasarkan data dari Bappeda Kabupaten, diwilayah DAS Medana terdapat kota dengan kategori kota madya.

 Klasifikasi nilai investasi bangunan air (IBA)

Berdasarkan data dari dinas terkait, diprediksikan bahwa nilai investasi bangunan air yang terdapat diwilayah DAS Medana yaitu berkisar antara Rp. 0-15 milyar. e. Pemanfaatan ruang wilayah

 Kawasan lindung

Berdasarkan Peta Klasifikasi Fungsi Kawasan dan Peta Tutupan Lahan Tahun 2012 pada DAS Medana tidak terdapat kawasan lindung.

Laporan Penyusunan Klasifikasi DAS yang Dipulihkan dan Dipertahankan Tahun 2014

83

Berdasarkan Peta Klasifikasi Fungsi Kawasan dan Peta Klas Kelerengan, diwilayah DAS Medana sekitar 100% pada kawasan budidaya mempunyai kelerengan 0-25%.

Hasil penilaian terhadap kriteria/sub kriteria dalam penentuan klasifikasi DAS diwilayah DAS Medana diperoleh nilai skor 76,25 maka dapat diklasifikasikan sebagai DAS yang dipertahankan daya dukungnya dan selengkapnya disajikan sebagaimana dalam lampiran

8. DAS Pah

Luas wilayah DAS Pah yaitu 7.904,76 Ha yang secara administrasi berada diwilayah Kabupaten Tegal. Hasil analisis/perhitungan pada masing-masing komponen kriteria/sub kriteria yang telah ditetapkan disajikan sebagaimana uraian berikut :

a. Kondisi Lahan

- Presentase lahan kritis

Berdasarkan data dari BPDAS Pemali Jratun tahun 2013 DAS Pah memiliki lahan kritis seluas 3 Ha atau 0,04% dari luas DAS Pah.

- Presentase penutupan vegetasi

Berdasarkan Peta Tutupan Lahan yang dikeluarkan Dirjen Planologi Kementerian Kehutanan Tahun 2012 dan hasil survey lapangan, teridentifikasi memiliki luas lahan bervegetasi seluas 869,52 Ha atau 11% dari luas DAS Pah.

- Indeks erosi/Nilai Pengelolaan Lahan dan Tanaman (CP)

Berdasarkan hasil analisis nilai C dan P, besarnya Indeks erosi/Nilai Pengelolaan Lahan dan Tanaman (CP) yang terjadi di DAS Pah yaitu 0,15.

b. Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas Air (Tata Air) - Koefisien rejim aliran (KRA)

Berdasarkan hasil perhitungan, nilai koefisien rejim aliran di wilayah DAS Pah yaitu 1,43 m3.

- Koefisien aliran tahunan (C)

Dari hasil perhitungan nilai koefisien aliran tahunan diwilayah DAS Pah yaitu 0,35 m3/tahun.

- Muatan sedimen

Berdasarkan hasil analisis besarnya muatan sedimen yang terjadi diwilayah DAS Pah yaitu 2,8 ton/ha/tahun.

Laporan Penyusunan Klasifikasi DAS yang Dipulihkan dan Dipertahankan Tahun 2014

84

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten diwilayah DAS Pah terjadi banjir 1 kali tiap tahun.

- Indeks penggunaan air

Dari hasil analisis/perhitungan diwilayah DAS Pah mempunyai nilai indeks penggunaan airnya sebesar 0,65.

c. Sosial ekonomi dan kelembagaan  Tekanan penduduk terhadap lahan

Data yang digunakan dalam analisis/perhitungan tekanan penduduk terhadap lahan yang dinyatakan dengan indeks ketersediaan lahan pertanian yaitu berasal dari Badan Pusat Statistik Kabupaten. Dari hasil analisis/perhitungan diketahui bahwa nilai indeks ketersediaan lahan pertanian diwilayah DAS Pah yaitu sebesar 0,5 ha/kk.

 Tingkat kesejahteraan penduduk

Data yang digunakan dalam analisis/perhitungan tingkat kesejahteraan penduduk yaitu berasal dari Bappeda Kabupaten berupa jumlah KK miskin. Dari hasil analisis/perhitungan diketahui bahwa nilai tingkat kesejahteraan penduduk diwilayah DAS Pah yaitu 17,25 %.

 Keberadaan dan penegakan norma

Berdasarkan data dari Dinas yang menangani Kehutanan dan hasil survey lapangan, keberadaan norma yang berkaitan dengan konservasi dan implementasinya di lapangan di wilayah DAS Pah, terdapat norma tersebut dan dipraktekkan terbatas.

d. Asset/nilai investasi bangunan air

 Klasifikasi kota

Berdasarkan data dari Bappeda Kabupaten, diwilayah DAS Pah terdapat kota dengan kategori kota kecil.

 Klasifikasi nilai investasi bangunan air (IBA)

Berdasarkan data dari dinas terkait, diprediksikan bahwa nilai investasi bangunan air yang terdapat diwilayah DAS Pah yaitu berkisar antara Rp. 0-15 milyar.

e. Pemanfaatan ruang wilayah  Kawasan lindung

Berdasarkan Peta Klasifikasi Fungsi Kawasan dan Peta Tutupan Lahan Tahun 2012 pada DAS Pah terdapat kawasan lindung dengan tutupan vegetasi mencapai 100%.

Laporan Penyusunan Klasifikasi DAS yang Dipulihkan dan Dipertahankan Tahun 2014

85

 Kawasan budidaya

Berdasarkan Peta Klasifikasi Fungsi Kawasan dan Peta Klas Kelerengan, diwilayah DAS Pah sekitar 81% pada kawasan budidaya mempunyai kelerengan 0-25%. Hasil penilaian terhadap kriteria/sub kriteria dalam penentuan klasifikasi DAS diwilayah DAS Pah diperoleh nilai skor 84,00 maka dapat diklasifikasikan sebagai DAS yang dipertahankan daya dukungnya dan selengkapnya disajikan sebagaimana dalam lampiran

Dokumen terkait