Bab 1
Program Kerja
Beberapa sarana penunjang untuk memberikan pelayanan informasi kepada publik.
Sekretariat Jenderal (Setjen)
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)
Kementerian Keuangan telah mengimplementasikan Undang- Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik(UU KIP) selama empat tahun Pelaksanaan aturan tersebut terwujud dengan penunjukan Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Setjen sebagai PPID dan Koordinator PPID melalui Keputusan Menteri Keuangan Nomor 278/KMK.01/2012. Pada
2014, PPID Setjen telah menerima 32 permohonan informasi publik dengan total 84 butir permohonan di dalamnya. Pemohon berasaldari berbagai kalangan seperti mahasiswa, guru, lembaga swadaya masyarakat, hingga konsulten Keterbukaan Informasi Publik. Sebanyak 71 butir permohonan dikabulkan sementara 13 permohonan ditolak dengan rata-rata waktu pemberian tanggapan sekitar 11 hari kerja dan tidak melebihi batas 17 hari kerja. Sebagai PPID Setjen, Biro KLI
secara rutin memperbarui dan mengunggah informasi publik ke portal Kementerian Keuangan dan situs Sekretariat Jenderal. Biro KLI juga secara rutin memutakhirkan Daftar Informasi. Publik dan Informasi yang dikecualikan di lingkungan Sekretariat Jenderal setelah melakukan evaluasi dan uji konsekuensi yang melibatkan unit eselon II di Setjen.
Bab 1
Program Kerja
r Menerima serta meneruskan permohonan informasi publik kepada unit eselon I yang menguasai informasi
r Ikut berpartisipasi pada penilaian mengenai keterbukaan informasi badan publik yang diselenggarakan oleh KIP
r Memberikan konsultasi dan/atau pendampingan kepada PPID unit eselon I lainnya terkait pelaksanaan UU KIP, termasuk dalam menjalani sengketa informasi publik di Komisi Informasi
r Mengadakan audiensi dengan KIP dengan membahas tentang implementasi UU KIP di Kementerian Keuangan
r Berpartisipasi aktif pada Forum Koordinasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (FKPPID) tingkat Pusat bersama PPID dari Kementerian/Lembaga lainnya
r Melaksanakan acara diskusi berupa workshop keterbukaan informasi atas implementasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
r Menghadiri acara-acara yang diselenggarakan pihak lain yang terkait dengan keterbukaan informasi publik
r Melaksanakan rapat koordinasi bersama PPID unit eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan
r Menyelenggarakan capacity building dengan mengundang narasumber Komisioner Komisi Informasi Pusat
Selain itu, salah satu program unggulan pada 2014 adalah pembangunan sistem informasi PPID berbasis portal untuk mengantisipasi perkembangan teknologi informasi. Sistem informasi ini diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat akses masyarakat terhadap informasi mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Keuangan. Sistem informasi dibagi menjadi dua bagian, yaitu layanan online yang dapat diakses langsung oleh pemohon informasi (www.e-ppid. kemenkeu.go.id) dan aplikasi
backoffice yang hanya dapat diakses oleh administrator PPID dengan intranet Kementerian Keuangan. Fasilitas online juga dapat digunakan untuk mengajukan keberatan informasi publik yang akan ditanggapi secara langsung melalui surat elektronik. Dalam
layanan ini juga tersedia peraturan perundang-undangan tentang keterbukaan informasi publik. Pada 2014, Sekretaris Jenderal sebagai atasan PPID Setjen menerima 12 keberatan yang disampaikan oleh Pemohon Informasi yang tidak puas atas informasi yang diberikan. Keberatan tersebut telah ditanggapi dan tidak berlanjut ke tahap mediasi maupun sidang ajudikasi.
Atas kinerjanya, PPID Kementerian Keuangan kembali meraih nilai sempurna dan menduduki peringkat pertama Keterbukaan Informasi Publik pada kategori Kementerian dari Komisi Informasi Pusat, mengulang pencapaian serupa pada 2013
Selain pelayanan informasi melalui PPID, Biro KLI juga berupaya menyediakan informasi yang
akurat melalui ContactCenter
Kementerian Keuangan yang terdiri dari Aplikasi ContactUs di situs Kementerian Keuangan; SMS Center; meja pelayanan secara langsung (InfoDesk), dan surat elektronik. Layanan ini juga merupakan salah satu sumber informasi terkait penerimaan calon pegawai negeri sipil Kementerian Keuangan. Layanan melalui telepon dan meja informasi merupakan bentuk layanan yang paling banyak digunakan publik karena informasi dapat diterima secara interaktif dan cepat. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Biro KLI sedang mengembangkan sistem telekomunikasi agar nomor telepon yang tersedia dapat langsung terhubung dengan layanan informasi unit eselon 1 lain di Kementerian Keuangan.
Selain melaui telepon dan meja informasi, juga disediakan pelayanan melalui aplikasi pada website Kementerian Keuangan. Pelayanan pada Pusat Layanan DJA. Salah seorang petugas Pusat Layanan DJA yang siap memberikan pelayanan informasi secara langsung.
01
02 03
Bab 1
Program Kerja
Direktorat Jenderal Anggaran
(DJA)
Selain menjalankan konsep pelayanan informasi satu pintu melalui Pusat Layanan, DJA menerima pengajuan informasi secara langsung, baik lisan kepada petugas Pusat Layanan dan tulisan yang diajukan ke Bagian Organisasi dan Tata Laksana c.q.Subbagian Pelaporan dan Layanan Informasi. Publik juga dapat memperoleh informasi umum melalui situs http:// www.anggaran.depkeu.go.id yang diakses oleh 710.822 pengunjung sepanjang 2014 berdasarkan data dari GoogleAnalytics.
02
Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
Pada 2014, DJP melakukan peningkatan kapasitas Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan (KLIP) melalui berbagai upaya sebagai berikut:
Penambahan jaringan telepon (E1)
r E1 adalah paket yang ditawarkan penyedia jasa telekomunikasi (Telkom) yang terdiri dari 30 line teiepon.
r Penambahan 1 E1 inbound. Saat ini KLIP DJP memifiki memiliki 2 E1 inbound sehingga dapat menerima 60 panggilan pada saat bersamaan
r Pemasangan 1 E1 outbound
sehingga KLIP dapat melakukan 30 panggilan pada saat bersamaan.
Penambahan pegawai baru
Pada 2014, KLIP DJP menerima 92 pegawai baru yang terdiri dari:
r 15 lulusan diploma I dan III STAN
r 77 pegawai dari open bidding
yang diselenggarakan bersama bagian Kepegawaian dan Direktorat KITSDA
Berikut saluran permohonan informasi publik yang dikelola PPID DJA:
Menemui Kasubag Pelaporan dan Layanan Informasi Gedung Sutikno Slamet Lantai 11, Bagian Organisasi dan Tata Laksana Ditjen Anggaran, Gedung Sutikno Slamet lt. 4 Jalan Wahidin 1, Jakarta
www.anggaran.depkeu.go.id Website Ditjen Anggaran meyediakan data-data informasi publik antara lain Nota Keuangan, UU APBN, Lampiran Keppres, Peraturan-peraturan terkait bidang penganggaran.
Dialamatkan kepada PPID Ditjen Anggaran, Sekretariat Ditjen Anggaran, Gedung Sutikno Slamet lt. 4 Jalan Wahidin 1, Jakarta
(021) 34357532 Fax: (021) 3505118
Bab 1
Program Kerja
Penyusunan Peraturan pendukung layanan KLIP DJP KLIP DJP telah memiliki pedoman pelaksanaan pemberian layanan kepada masyarakat dan/atau wajib pajak yang tertuang dalam:
r Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-22/PJ/2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Pada Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan Direktorat Jenderal Pajak;
r Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE- 27/ PJ/2014 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Pada Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan Direktorat Jenderal Pajak.
Penyelenggaraan Pilot Project Outbound
KLIP DJP telah menyelenggarakan 2 (dua) Pilot Project Outbound yaitu:
Pengembangan Interactive voice response (IVR)
Pengembangan Interactive voice response (IVR) dilakukan dengan menyesuaikan menu IVR dengan rencana pengelompokan pengguna layanan Kring Pajak 500200 menjadi pengguna yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan pengguna yang belum memiliki NPWP.
r Program imbauan penyampaian SPT tahun 2013 PPh OP
menggunakan e-filling yang diadakan pada 26 Maret 2014-14 April 2014. Dalam kegiatan tersebut, KLIP DJP melakukan panggilan terhadap 1016 Wajib Pajak yang sudah mendaftarkan E-FIN namun belum menyampaikan SPT secara e-filing
r Program Survei Kepuasan Pengguna Layanan Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan DJP yang diadakan pada 1-8 September 2014 Dalam kegiatan tersebut, KLIP DJP menghubungi 1058 sampel pengguna layanan Kring Pajak 500200. Hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan pengguna Layanan Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan DJP berada pada index 77,34%
Pengembangan KLIP lainnya:
r 1FSFNBKBBO*OGSBTUSVLUVScontact center dan Work Station
r 1FOZVTVOBOQBOEVBOLPNVOJLBTJVOUVLNFOVOKBOHMBZBOBO
aplikasi elektronik dan pengaduan
r 1FOZFNQVSOBBOQSPTFTCJTOJT,-*1%+1
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)
Berikut daftar Informasi Publik yang ditangani PPID DJBC:
Daftar Informasi Yang Diminta Waktu Daftar informasi yang diberikan
r Penjelasan tertulis secara ringkas, mengenai uraian tugas pokok dan fungsi DJBC Kemenkeu RI
r Laporan Keuangan DJBC Kemenkeu RI Tahun Anggaran 2012 dan 2013 lengkap beserta seluruh lampiran dan dokumen pendukungnya
r Laporan penindakan/penangkapan barang ilegal oleh DJBC dan/atau unit/satuan dibawahnya pada tahun 2012 dan 2013, berupa dokumen laporan resmi yang disampaikan oleh dan kepada pejabat berwenang di lingkungan DJBC dan/ atau pejabat berwenang di lingkungan
r Memberikan penjelasan mengenai uraian pokok dan fungsi DJBC
r Memberikan data laporan keuangan dan barang tangkapan tahun 2012
r Menolak permintaan data laporan keuangan dan barang tangkapan tahun 2013
6 Mei 2014
Bab 1
Program Kerja
r Memberikan data rekapitulasi PBJ tahun anggaran 2012 dan 2013
r Menolak pemberian rekapitulasi PBJ tahun 2014 dan dokumen kontrak PBJ tahun 2014 9 Juni 2014
Kegiatan Yang Dilaksanakan:
Sejak diresmikan keberadaannya pada tanggal 1 Oktober 2014,
Contact Center DJBC memberikan layanan informasi melalui nomor hotline 1500225 pada pukul 08.00 s.d. 16.00 WIB dengan waktu istirahat pukul 12.30 s.d. 13.00 WIB. Data panggilan periode 1 Oktober 2014 sampai dengan 30 November 2014 berjumlah 2.995 panggilan yang terdiri dari 2.341 (78,16%) panggilan yang dapat dilayani dan 654 (21,84%) abandon call.
Inbound Call merupakan panggilan telepon yang masuk ke
Contact Center DJBC yang diterima oleh petugas layanan dan Outbound Call merupakan telepon keluar yang dilakukan oleh petugas layanan contact center kepada pengguna jasa atau unit teknis lainnya yang dilakukan dalam rangka kegiatan eskalasi
r Jam Operasional Contact Center DJBC
r Data Panggilan
r Inbound dan Outbound Call
Kemenkeu, lengkap beserta seluruh lampiran dan dokumen pendukungnya
r Rekapitulasi kegiatan pengadaan barang/jasa di lingkungan DJBC tahun anggaran 2014 yang sudah diterbitkan SPK dan/atau yang sudah dilakukan penandatanganan kontrak yang memuat keterangan nama kegiatan, nama penyedia barang jasa pelaksana pengadaan/pekerjaan, dan nilai SPK/kontrak
r Seluruh SPK dan/atau dokumen kontrak sebagaimana poin 1
r Rekapitulasi pengadaan barang/jasa di lingkungan DJBC tahun anggaran 2012 dan 2013 yang memuat keterangan nama kegiatan, nama penyedia barang/ jasa pelaksana pengadaan/pekerjaan, dan nilai SPK/kontrak
Kegiatan Yang Dilaksanakan:
Coaching adalah kegiatan yang dilakukan oleh Supervisor
kepada Team Leader dan oleh TeamLeader kepada para petugas layanan dengan tujuan menyampaikan informasi dan masukan dalam rangka peningkatan kualitas tim. Kegiatan ini dilakukan minimal satu bulan sekali.
In-House Training merupakan kegiatan peningkatan keterampilan pegawai yang dilakukan khusus untuk contact center dengan menghadirkan narasumber dari unit teknis terkait yang disesuaikan dengan kebutuhan contactcenter.
Training Softskill Lanjutan dilakukan dalam dua angkatan yaitu angkatan I pada tanggal 26 s.d. 28 November 2014 dan angkatan II pada tanggal 3 s.d. 5 Desember 2014. Training
diberikan oleh para trainer dari konsultan 168 Solution dengan materi terkait contactcenter, interaksi melalui email dan media sosial, dan teknik presentasi.
Telah dilakukan evaluasi terhadap softskill dan hardskill yang dimiliki oleh petugas layanan dengan cara mendengarkan rekaman interaksi pada periode 21 s.d. 31 Oktober 2014. Dari kegiatan evaluasi tersebut diperoleh masukan untuk peningkatan kualitas agent, baik terkait softskill maupun
hardskill.
r Coaching
r In-House Training
r Training Softskill Lanjutan
r Evaluasi Terhadap Kualitas Agent
Kinerja petugas Contact Center DJBC:
Berikut kinerja petugas berdasarkan data Call Management System (CMS) Contact Center DJBC:
Uraian Oktober November Total
Jumlah Telepon Masuk 1.053 1.942 2.995
Jumlah Telepon Dijawab 816 1.525 2.341
Jumlah Abandon Call 237 417 654
Distribusi Telepon Per Agen 49 101 150
Kecepatan Agen Mengangkat Telepon 8 Detik 13 Detik -
Bab 1
Program Kerja
Topik pertanyaan:
Permasalahan Topik Pertanyaan Penyelesaian
r Registrasi Kepabeanan
r Barang Kiriman
r Contact Center belum memiliki akses untuk mengetahui status pengiriman hardcopy NIK
r Eskalasi ke Subdit Registrasi, Direktorat IKC
r Diberikan informasi mengenai hasil tracking status barang kiriman yang dilakukan melalui situs resmi pos/PJT terkait
r Eskalasi ke unit vertikal terkait (umumnya KPPBC Soetta atau KPPBC Pasar Baru) dalam hal tidak dapat dilakukan tracking
Registrasi Kepabeanan
Pertanyaan terkait status
tracking barang kiriman, baik melalui pos maupun melalui PJT
r Tarif/Klasifikasi Barang
r Aplikasi (PIB, PDE, Manifest)
r ContactCenter tidak memiliki kewenangan untuk memberikan informasi mengenai kode HS
r Disarankan untuk melakukan pencarian kode HS secara mandiri melalui situs http:// eservice.insw.go.id
r Dalam hal jenis barang sulit diklasifikasikan dapat disarankan untuk mengajukan PKSI
r Umumnya dikarenakan sistem aplikasi sedang down
r Diberikan penjelasan mengenai status sistem yang sedang
down
r Dalam hal terdapat permasalahan lebih lanjut, dieskalasi ke servicedesk
Direktorat IKC Pertanyaan mengenai pos
tarif barang
Pertanyaan mengenai kesulitan untuk mengakses aplikasi
r Nomor Telepon Kantor
r Kawasan Berikat
r Tata Laksana Impor Untuk Dipakai
r Pemblokiran
r Diberikan informasi nomor telepon unit vertikal yang diminta oleh pemohon informasi
r Pertanyaan mengenai status permohonan perizinan Kawasan Berikat
r Diberikan informasi prosedur impor barang untuk dipakai sesuai ketentuan yang berlaku
r Diberikan penjelasan bahwa DJBC tidak memberikan verifikasi terhadap data terkait dan permasalahan tersebut merupakan kewenangan instansi penerbit API Pertanyaan mengenai
nomor telepon unit vertikal tertentu Pertanyaan mengenai nomor telepon unit vertikal tertentu Tata Laksana Impor Untuk Dipakai
Pertanyaan mengenai usulan pencabutan API yang diakibatkan barang yang diimpor tidak sesuai dengan kode HS yang tercantum di API
r Portal Pengguna Jasa
r Status Surat
r Diberikan informasi mengenai langkah-langkah recovery password
r Eskalasi ke Direktorat IKC dalam hal permasalahan dimaksud tidak dapat terselesaikan melalui mekanisme recovery password
r Diberikan informasi status pengajuan surat setelah dilakukan pengecekan ke aplikasi OfficeAutomation
(khusus untuk surat yang diajukan ke unit yang telah mengoperasikan OA)
r Eskalasi ke unit terkait dalam hal surat diajukan ke unit yang belum menggunakan OA Pertanyaan mengenai
username dan password
untuk mengakses portal pengguna jasa
Pertanyaan mengenai status pengajuan surat
Bab 1
Program Kerja
Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB)
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)
Berikut mekanisme layanan Permohonan Informasi melalui PPID DJKN:
Step 1 Step 2
Step 3 Step 4
Pemohon menyampaikan Permohonan Informasi kepada PPID DJKN melalui surat, fax, email, telepon atau datang langsung ke tempat layanan PPID DJKN
Pemohon mengisi Formulir Permohonan Informasi dan memberikan salinan identitas Diri/ Organisasi
Pemohon Informasi menerima tanda bukti permohonan informasi dari petugas informasi apabila syarat permohonan informasi telah dilengkapi
10 hari kerja dimulai dari diterimanya pemohonan secara lengkap dan dapat di perpanjang 7 hari
Pemohon menerima informasi yang diminta atau surat keputusan PPID tentang penolakan permohonan informasi dari petugas informasi
r Nomor Formulir
r Nama Pemohon
r Alamat & No. Telepon & KTP
r Tujuan Penggunaan
Informasi
r Format Pengiriman
r Tanggal diterimanya pengajuan permitaan
r Cap badan publik
0878 8080 2080
021-3814411, 021-3524026, 021-3452562, 021-3864775 [email protected] dan [email protected]
Saluran permohonan Informasi Publik yang tersedia:
r Badan Publik Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
r Atasan PPID Direktur Jendral Kekayaan Negara
r PPID Direktur Hukum dan Hubungan Masyarakat
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2--4 Gd. Syafruddin Prawiranegara 2 Lantai 12 Utara Telp. (021)3442960 Jakarta 10710
(021) 500 991 [email protected]
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Gd. Syafruddin Prawinegara 2 Lantai 9 (021) 384 6078
Bab 1
Program Kerja
02
Berikut data laporan layanan informasi publik yang diterima oleh PPID DJKN pada 2014:
Bulan Jumlah Pemohon Jumlah Perminataan Dipenuhi Ditolak
Januari 0 0 0 0 Februari 0 0 0 0 Maret 0 0 0 0 April 1 1 0 1 Mei 1 1 1 0 Juni 1 3 1 2 Juli 2 4 3 1 Agustus 1 3 1 2 September 0 0 0 0 Oktober 4 4 2 2 November 2 2 1 1 Desember 0 0 0 0 Jumlah 12 18 9 9 01 02 Ruang IDCC DJKN.
IDCC (Information Desk and Call Centre)
Dalam rangka memberikan kepastian pelayanan dan akuntabilitas informasi kepada pemangku kebijakan, DJKN juga memiliki petugas pada Information Desk and
Call Centre (IDCC). IDCC merupakan layanan onestop services yang memberi informasi tentang pengelolaan kekayaan negara, penilaian, piutang negara dan lelang kepada para pemangku kebijakan sekaligus mendukung proses reformasi birokrasi.
DJPK memiliki pusat layanan pengaduan melalui surat elektronik dengan alamat: i[email protected]. go.id yang tercantum di subkanal “Kontak” di situs DJPK. Saat ini, alamat tersebut sedang dalam proses perubahan domain dari @depkeu.go.id menjadi @kemenkeu.go.id.
Dedicated email
Selain itu, IDCC juga berperan sebagai media komunikasi intensif dengan pemangku kebijakan menghindari kesalahan interpretasi berkat sumber informasi yang terpusat, dan menciptakan transparansi data dan informasi yang dapat dipantau oleh semua pihak. Sepanjang 2014, IDCC menerima 348 permintaan yang terdiri dari 337 permintaan informasi pengelolaan kekayaan negara, penilaian,piutang negara dan lelang kepada pemangku kebijakan (internal & eksternal DJKN), dan sekaligus mendukung proses reformasi birokrasi, 10 informasi lain- lain dan 2 pengaduan.
Direktorat Jenderal
Perimbangan Keuangan (DJPK)
01
02 01-02 Ruang Pelayanan Terpadu DJPK.
Bab 1
Program Kerja
PPID DJPU berkoordinasi dengan Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Setjen untuk menyediakan ruang layanan informasi publik yang telah dilengkapi sarana pendukung seperti jaringan telepon dan internet untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Selain itu, DJPU juga memiliki ruang perpustakaan yang dilengkapi dengan buku-buku pengetahuan umum maupun buku yang terkait dengan bidang tugas DJPU sebagai sarana pendukung keterbukaan informasi publik.
Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU)
Data inventaris infrastruktur call center
DJPK memiliki call center di nomor (021) 3449230 ext. 7631. yang dikelola oleh subbagian protokol. Selain itu, DJPK juga memiliki nomor telepon lain, yaitu (021) 3509442 dan faks (021) 3509443 yang tercantum di situs DJPK.
Pelayanan Atas Permintaan Informasi Publik DJPU tahun 2014
Bulan Jumlah Pemohon Informasi Publik Waktu Rata-Rata Pelayanan
Jumlah (Butir) Permohonan
Yang Dikabulkan Permohonan Jumlah Yang Ditolak Jumlah Permohonan Yang Masih Di Proses Waktu Rata- Rata Pelayanan
Alasan Permohonan Ditolak
Sepenuhnya Sebagian Rahasia Tidak
Dikuasai Lain Januari 12 12 1 Februari 4 4 1 Maret 6 6 1 April 8 8 1 Mei 11 11 1 Juni 5 5 1 Juli 9 7 1 1 Agustus 15 13 2 September 9 9 Oktober 12 12 2 Nopember 18 16 2 1 Total 89 83 1 2 1
Pelayanan informasi pada unit PPID DJPU dibagi menjadi dua kegiatan berdasarkan pengelompokan informasi publik yang bersifat terbuka (disediakan dan diumumkan secara berkala, serta merta, dan tersedia setiap saat) dan yang dikecualikan. Pelayanan permohonan informasi publik belum melalui satu atap dan masih dilakukan oleh unit-unit teknis di lingkungan DJPU secara langsung tanpa melalui PPID.
Inspektorat Jenderal (Itjen)
Sebagai bagian implementasi Keterbukaan Informasi Publik, PPID Itjen telah menetapkan prosedur operasional standar (SOP) yang terdiri dari SOP Pengklasifikasian
Informasi, SOP Pelayanan Informasi Publik, SOP Penanganan Keberatan, dan SOP Penanganan Sengketa Informasi Melalui Mediasi.
Sepanjang tahun 2014, Inspektorat Jenderal telah melakukan pelayanan informasi sebagai berikut:
SOP PPID BKF
Bulan Jumlah Pemohon
Jumlah Pemohon yang Dikabulkan
Sepenuhnya Sebagian
Mei 1 - 1
Juni 1 - 1
r Pengklasifikasian Informasi
r Pelayanan Informasi Publik
r Penanganan Keberatan
r Penanganan Sengketa Melalui Mediasi
r Penanganan Sengketa Informasi Melalui Sidang Ajudikasi Non Litigasi
Badan Kebijakan Fiskal (BKF)
Sebagai bagian implementasi Keterbukaan Informasi Publik, PPID BKF telah menetapkan prosedur operasional standar (SOP) yang terdiri dari:
Draft SOP tersebut terlampir dalam laporan ini. Pada 2014, PPID BKF telah memperbarui Daftar Informasi Publik (DIP) dan Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK) di lingkungan BKF dengan melibatkan unit-unit eselon II terkait.
Saat ini, PPID BKF masih berkantor di Bagian Umum Sekretariat BKF sambil menunggu penyelesaian ruang khusus pelayanan PPID BKF. Ruang pelayanan tersebut berada di lobi gedung R.M. Notohamiprodjo. Selama 2014, tidak ada permohonan informasi yang disampaikan melalui PPID BKF.
Bab 1
Program Kerja
Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK)
Sepanjang 2014, PPID BPPK belum menerima permohonan informasi. Permintaan informasi terkait BPPK masih bisa dilayani melalui saluran lain yaitu call center dan surat elektronik yang tercantum pada situs BPPK. Pada 2014, layanan callcenter BPPK menerima 777 telepon. Pertanyaan yang disampaikan melalui telepon antara lain terkait beasiswa (20), pendidikan dan pelatihan (132), aplikasi e-registrasi (503), STAN (6), PPAKP (4), Sertifikasi Ahli Kepabeanan (19), dan lain-lain (93). PPID BPPK juga memperbarui Daftar Informasi Publik (DIP) dan Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK),
serta beberapa informasi publik yang sifatnya berkala pada situs BPPK. Informasi tersebut terdiri dari Laporan Akuntabilitas Kinerja instansi Pemerintahan dan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat. Sepanjang 2014, PPID BPPK menerima 334 surat elektronik, yang terdiri dari 276 e-mail pertanyaan, 32
e-mail berisi ucapan terimakasih, 6
e-mail berisi konfirmasi dan jawaban pertanyaan yang dikirimkan oleh PiC dari Pusdiklat/STAN serta 20 e-mail
berisi pertanyaan dan informasi yang tidak terkait dengan BPPK.