• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengelolaan Opini Publik

Dalam dokumen Ukuran cover 38 cm x 25 cm (Halaman 70-78)

Bab 1

Program Kerja

Pelaksanaan tugas ini penting untuk mengetahui feedback publik atas suatu kebijakan pemerintah. Media massa memiliki peran besar dalam menyebarkan informasi mengenai sebuah kebijakan, sekaligus melaporkan reaksi publik atas kebijakan tersebut. Unit kehumasan juga melakukan pemantauan opini publik berdasarkan pendapat tokoh dari berbagai kalangan, seperti anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), akademisi, pengamat, dan pelaku usaha yang menjadi rujukan media. Reaksi publik dipantau dan dianalisis sebagai bahan masukan dalam menentukan langkah dan kebijakan berikutnya.

Hasil analisis pemberitaan media massa disampaikan secara berkala kepada pimpinan Kementerian Keuangan.

Dalam menjalankan fungsi pengelolaan opini publik, Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Setjen melakukan pemantauan yang intensif terhadap 43 media cetak, 32 situs berita online, dan 11 stasiun TV nasional. Selama 2014, pemberitaan terkait Kementerian Keuangan dan perekonomian di media cetak terdiri atas 17.927 berita. Sementara pada media elektronik terdiri atas 18.029 berita media online dan 1.954 berita media televisi. Hasil pemantauan tersebut dikemas dalam bentuk laporan hasil analisis pemberitaan media massa yang

Sekretariat Jenderal (Setjen)

Sepanjang 2014, jumlah laporan pemantauan media massa yang telah dihasilkan dapat dirinci sebagai berikut:

244

244

1

244

51

244

12

244

16

Laporan Headlines Media Utama Laporan Analisis Pemberitaan Media Online & TV

Buku Laporan Analisis Pemberitaan Tahunan Laporan Analisis Pemberitaan Media Massa Periode Mingguan Laporan Analisis Pemberitaan Media Cetak Laporan Pernyataan Langsung Menkeu Laporan Analisis Pemberitaan Media Massa Periode Bulanan Laporan Review Pasar Laporan Analisis Pemberitaan Media Massa Tematik

Secara harian, Biro Komunikasi dan Layanan Informasi menyampaikan laporan berupa:

r Laporan headlines media utama

r Laporan analisis pemberitaan media cetak

Seluruh arsip laporan maupun arsip pemberitaan cetak, online, dan TV dapat diakses secara terbatas melalui aplikasi Dashboard

Manajemen Opini Publik pada jaringan intranet Kementerian Keuangan

http://opinipublik.depkeu.go.id. disampaikan secara berkala baik

bersifat harian, mingguan, bulanan, tahunan,maupun tematik

(on demandreport).

r Laporan khusus pernyataan Menteri Keuangan

r Laporan review pasar (financial market review)

r Laporan analisis pemberitaan media online dan televisi

Dengan berdasarkan pada hasil analisis opini publik tersebut, Biro Komunikasi dan Layanan Informasi menyusun perencanaan strategi komunikasi. Penyusunan ini bertujuan untuk membangun, menjaga, dan memperbaiki citra

organisasi di mata publik agar publik lebih mudah memahami, menerima, serta mendukung setiap kebijakan

fiskal yang dikeluarkan Kementerian Keuangan. Pada 2014, Biro Komunikasi dan Layanan Informasi telah menyusun 52 strategi

komunikasi secara regular/setiap pekan. Biro Komunikasi dan Layanan Informasi juga telah menggelar satu

workshop bersama seluruh unit yang menangani kehumasan di lingkungan Kementerian Keuangan dengan tema GovernmentBranding.

Bab 1

Program Kerja

Pengelolaan opini publik di DJP dilakukan melalui pembuatan Analisis, Resume dan Kliping PaMorKu (Pajak Moneter dan Keuangan) sepanjang tahun setiap hari kerja. Resume dan kliping PaMorKu ini dibuat untuk mempermudah pemantauan dan pemberian tanggapan atas isu tertentu.

Laporan ini dapat diakses Direktur Jenderal Pajak, pejabat eselon I dan II, kepala kantor wilayah provinsi

DKI Jakarta, dan pegawai DJP dalam bentuk kliping e-Pamorku di situs Direktorat Pelayanan, Penyuluhan, dan Hubungan Masyarakat. Sepanjang 2014, DJP telah menerbitkan dan mengunggah 245 Analisis, Resume Berita Perpajakan Harian, dan kliping PaMorKu. Pada 2014, DJP juga telah

menerbitkan 49 analisis berita pajak mingguan yang dimanfaatkan oleh Direktur Jenderal Pajak dan para pejabat eselon II.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP)

Penyusunan Analisis, Resume, dan Kliping PaMorKu Pemantauan dan Tanggapan Oleh Pimpinan Pengelolaan Opini Publik Oleh DJP

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)

Memantau pemberitaan yang berkaitan dengan DJBC; Melakukan analisis mendalam terhadap pemberitaan yang berpotensi menimbulkan dampak negatif;

Melakukan koordinasi dengan unit-unit lain di lingkungan DJBC, baik di lingkungan Kantor Pusat maupun unit vertikal DJBC dalam rangka memperoleh informasi dan/atau data yang diperlukan;

Menyebarluaskan pemberitaan yang positif tentang DJBC dalam rangka meningkatkan reputasi dan citra DJBCC.

Secara rinci, tim tersebut bertugas untuk:

Pelaksanaan tugas monitoring

opini publik dilakukan oleh Tim Pengelolaan Berita dan Media Handling di bawah koordinasi Kepala Seksi Humas di Direktorat Penerimaan dan Peraturan Kepabeanan dan Cukai (PPKC). Tim tersebut bertugas menyaring dan menganalisis pemberitaan

media cetak tier I (Kompas, Media Indonesia, Bisnis Indonesia, Koran Sindo, dan Kontan), media

online, dan media elektronik. Hasil analisis tersebut disampaikan kepada para direktur dan kepala pusat di DJBC. Direktorat PPKC juga melakukan analisis tren pemberitaan secara bulanan. Analisa Pemberitaan Media Cetak Tier I Analisis Disampaikan kepada Pimpinan Analisa Trend Pemberitaan dalam Bentuk ABMM Dilakukan Tiap Bulan Pengelolaan Opini Publik Oleh DJBC

Permasalahan Tindak Lanjut Penyelesaian 01 Desember 2014:

r Terdapat berita investigasi yang dimuat pada Rubrik Ekonomi Majalah Tempo Edisi 4340 tanggal 1-7 Desember 2014 dengan judul “Jalur Orang Dalam Miras Selundupan”.

r Pemberitaan dimaksud memuat informasi mengenai penindakan terhadap 26 truk bermuatan MMEA oleh Kanwil DJBC Sumbagsel, KPPBC TMP B Bandar Lampung, dan KKPBC TMP Merak.

r Pemberitaan dimaksud juga “menyinggung” beberapa nama pejabat di lingkungan DJBC yang terkait dengan penindakan MMEA tersebut dan cenderung mengandung muatan negatif.

r Direktorat PPKC telah melaksanakan koordinasi dan pembahasan bersama staaf ahli Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Publik dan pejabat Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (Biro KLI) Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan pada hari Jumat, 05 Desember 2014 pukul 13.30 – 17.00 WIB di ruangan Kepala Biro KLI.

r Koordinasi dan pembahasan tersebut dilakukan berdasarkan disposisi Direktur Jenderal atas:

r Surat Hak Jawab Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Riau dan Sumatera Barat kepada Majalah Tempo sebagai salah satu pejabat yang namanya disebut dalam pemberitaan terkait;

r Surat Kepala KPPBC TMP A Marunda kepada Direktur Penindakan dan Penyidikan Nomor S-001K/WBC.07/ KPP.MP.02/2014 tanggal 03 Desember 2014 yang pada pokoknya meminta agar dilakukan proses hukum secara tuntas terhadap kasus penegahan MMEA illegal tersebut dan menyertakan draft klarifikasi atas pemberitaan

r Telah dilakukan pemberian klarifikasi melalui penerbitan Siaran Pers Nomor PERS-17/ BC.8/2014 tanggal 01 Desember 2014 tentang Keberhasilan Penindakan Kasus MMEA Ekspor Impor dan Keberhasilan Penindakan di Laut.

r Telah dilaporkan kepada Direktur Jenderal melalui Nota Dinas Direktur PPKC Nomor ND-1143/ BC.8/2014 tanggal 09 Desember 2014 yang pada pokoknya menjelaskan hasil koordinasi dengan Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Publik dan pejabat Biro KLI serta usulan agar Direktur Jenderal:

r Memerintahkan Direktur P2 agar segera menyelesaikan penyelidikan/penyidikan dan proses hukum terkait kasus tersebut;

r Menyampaikan klarifikasi kepada media atas dasar hasil penyelidikan/ penyidikan yang telah dilakukan.

Bab 1

Program Kerja

terkait yang akan diteruskan kepada Majalah Tempo sebagai hak jawab.

r Hasil koordinasi dan pembahasan tersebut, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Publik menyampaikan:

r Agar Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) serta Pusat Kepatuhan Internal Kepabeanan dan Cukai (PUSKI) dapat segera melakukan pendalaman kasus dan menyelesaikan penyelidikan/penyidikan terkait kasus dalam pemberitaan tersebut;

r Sebaiknya dilakukan klarifikasi kepada media setelah ada hasil penyelidikan/ penyidikan oleh Direktorat P2 serta (PUSKI);

r Untuk mengimbangi pemberitaan negatif tersebut, agar diperbanyak upaya penyampaian prestasi/kinerja positif yang telah dilakukan oleh DJBC.

Update:

14 Desember 2014:

Klarifikasi majalah Tempo, permohonan maaf majalah Tempo atas berita yang cenderung membunuh karakter pejabat Bea Cukai dimuat di halaman 6 dan 7 Edisi 4341 Desember 2014.

10 Desember 2014:

Atas klarifikasi yang majalah Tempo, Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean A Marunda melayangkan surat pengaduan ke Dewan Pers dengan surat Nomor S-002K/ WBC.07/KPP.MP.02/2014 tanggal 09 Desember 2014 karena menurutnya Majalah Tempo telah mengabaikan pasal 10 Kode Etik Jurnalistik.

16 Desember 2014:

Kasubdit Humas Penyuluhan mengajukan pendapat kepada Direktur PPKC bahwa pengaduan Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean A Marunda dapat dimaklumi, dan updating data permasalahannya tetap menunggu hasil penyelidikan/ penyidikan dari Direktorat P2 atas penanganan kasusnya (MMEA Eks Impor). Tidak ada pernyataan yang perlu disampaikan ke media sebelum ada penjelasan kasusnya.

17 Desember 2014:

Disposisi Direktur PPKC bahwa beliau setuju atas pendapat Kasubdit Humas dan Penyuluhan, koordinasi dengan Direktorat P2 dan monitor perkembangannya.

Untuk membentuk opini positif mengenai DJBC dan sebagai bentuk tanggung jawab sosial di luar pelaksanaan tugas rutin, Subdit Humas dan Penyuluhan juga menggunakan sarana Running Text (Rtx) dan/atau Newssticker

di stasiun televisi swasta nasional untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Runningtext dan/atau Newssticker

yang ditayangkan di TV swasta nasional sepanjang 2014 antara lain:

Bea Cukai kembangkan teknologi IT inventory online dan CCTV Online untuk awasi Kawasan Berikat

Bea Cukai Ngurah Rai menangkap Warga Negara Jerman pembawa Kokain 201 gr dengan cara ditelan (swallowed) penerbangan Bangkok-Denpasar

Bea Cukai Juanda gagalkan penyelundupan shabu 1.970 gr dengan cara dilekatkan di tubuh dan kaki (body straping). Jumlah tersebut setara dengan penyelamatan 3.940 anak bangsa dari bahaya narkotika

Pernyataan Humas BC terkait berita ”Penipuan oleh pegawai BC, AM dan MA di Tanjung Priok”

Status MA sudah sejak 2008 bukan pegawai BC, diberhentikan tidak dengan hormat karena selama 6 bulan meninggalkan tugas

Am pegawai pada kantor Kantor Pusat BC, saat ini juga sedang dalam proses penegakkan disiplin pegawai terkait yang bersangkutan tidak pernah berada di tempat tugasnya

Bea Cukai menghormati upaya penegakan hukum terhadap AM dan MA 19 September 2014 27 September 2014 30 Oktober 2014 10 November 2014

Bab 1

Program Kerja

1. Bea Cukai Dumai gagalkan selundupan sabu 1,039 Kg dari Port Dikson Malaysia

2. Tersangak WT asal Lampung Tengah ditangkap di Pelabuhan Fery Dumai

3. WT sembunyikan sabu di BH dan celana dalam

4. Tersangka pencuri ikan tangkapan BC Ambon, divonis tahun dan denda 50 juta rupiah

5. Barang bukti kapal dan ikan di rampas untuk negara Pada peringatan Hari Anti Korupsi, Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan 24.888 miras yang tidak berpita cukai. Hasil operasi penindakan selama Oktober 2014 Bea Cukai Kepri kerahkan kapal patroli 10001 untuk cari pesawat Air Asia Surabaya-Singapura di perairan timur Bintan 18 November 2014 2 Desember 2014 11 Desember 2014 28 Desember 2014

Dalam dokumen Ukuran cover 38 cm x 25 cm (Halaman 70-78)

Dokumen terkait