• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rata-rata Nilai Tes Hasil Belajar

Keterangan

Siklus I Siklus II

Pertemuan I 69 77 Meningkat

Pertemuan II 60 72 Meningkat

Berdasarkan penghitungan nilai rata-rata kelas pada tabel 9 dan jumlah siswa yang mendapat nilai di atas KKM pada tabel 8, merefleksikan bahwa pembelajaran dengan penggunaan media Papan Berpaku yang dilaksanakan pada siklus II materi luas bangun datar dinyatakan berhasil, karena secara klasikal peningkatan aktifitas guru dan siswa juga meningkat serta adanya peningkatan pemahaman konsep luas bangun datar dengan melihat nilai hasil belajar matematika siswa kelas III.

Dari keseluruhan tindakan atau siklus yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa peningkatan pemahaman konsep luas bangun datar siswa kelas III dapat dilakukan dengan penggunaan media Papan Berpaku. Hal ini nampak jelas dengan adanya peningkatan aktifitas guru dan siswa, peningkatan nilai rata-rata kelas, peningkatan jumlah siswa yang mencapai nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) pada setiap siklus sebagaimana terlihat pada tabel 8 dan 9.

Dengan demikian dapat diajukan suatu rekomendasi bahwa pembelajaran dengan menggunakan media Papan Berpaku dapat meningkatkan pemahaman konsep luas bangun datar dalam pembelajaran matematika siswa kelas III SDN I Tanggulangin Kecamatan Jatisrono Kabupaten Wonogiri dengan dilihat dari meningkatnya aktifitas guru dan siswa, meningkatnya nilai rata-rata kelas serta tercapainya nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal).

commit to user

BAB V

SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN

A. Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan dalam dua siklus selama 4 kali pertemuan dengan menerapkan pembelajaran menggunakan media Papan Berpaku dalam pembelajaran Matematika pada siswa kelas III SDN I Tanggulangin Kecamatan Jatisrono Kabupaten Wonogiri dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut :

1. Hasil penelitian tindakan kelas pada siklus I menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep luas bangun datar dengan ditandai meningkatnya hasil tiap siklus untuk materi luas bangun datar Matematika. Semula nilai rata-rata pada siklus I 64,5 dengan persentase siswa yang mendapat nilai •60 sebanyak 21 siswa (67,7 %). Sesuai dengan indikator kinerja yang telah ditetapkan yaitu siswa yang mencapai KKM (nilai 60) lebih dari 80% maka penelitian ini belum berhasil dan perlu dilanjutkan pada siklus II. Pada akhir siklus II nilai rata-rata mencapai 74,5 dengan persentase siswa yang memperoleh QLODL•

sebanyak 26 siswa (84 %). Dari hasil siklus II tersebut dapat dikatakan berhasil karena telah sesuai dengan indikator kinerja yang telah ditetapkan dan mengalamai peningkatan dari 67,7 % menjadi 84 %. Dari hasil diatas maka dapat dikatakan bahwa penelitian tersebut sudah sesuai dengan indikator kinerja penggunaan media papan berpaku dapat meningkatkan pemahaman konsep luas bangun datar pada mata pelajaran Matematika siswa kelas III SD Negeri I Tanggulangin, ditandai dengan siswa yang mencapai KKM (nilai 60) lebih dari 80% jumlah siswa seluruhnya yaitu 80% dari 31 siswa adalah 25 siswa.

2. Penggunaan media papan berpaku dapat meningkatkan beberapa aktifitas

siswa dengan perolehan nilai rata-rata yaitu 2,29 (81%) sedangkan pada siklus 2 perolehan nilai rata-rata mencapai 2,85 (95%). Aktivitas siswa yang meningkat antara lain :

commit to user

a. Siswa lebih aktif memperhatikan penjelasan guru b. Siswa lebih aktif menggunakan media papan berpaku c. Siswa lebih aktif menjawab pertanyaan guru

d. Rasa ingin tahu dan keberanian siswa untuk bertanya semakin meningkat e. Keaktifan dan inisiatif siswa semakin meningkat

f. Siswa lebih aktif dalam mengerjakan tugas kelompok

3. Penggunaan media papan berpaku dapat meningkatkan beberapa aktivitas

guru dengan perolehan nilai rata-rata yaitu 2,42 (81%), sedangkan pada siklus 2 perolehan nilai rata-rata mencapai 2,75 (92%). Aktivitas guru yang meningkat antara lain:

a. Guru lebih aktif memberikan informasi secara tepat b. Guru lebih aktif menggunakan media papan berpaku c. Guru lebih aktif menggunakan berbagai sumber d. Penuh perhatian terhadap siswa

e. Guru lebih aktif memotivasi kerja kelompok f. Guru lebih aktif menggunakan multi metode

g. Guru lebih aktif melakukan penilaian proses observasi h. Guru lebih aktif melakukan penilaian proses tanya jawab i. Guru lebih aktif melakukan tes hasil belajar/tes formatif

4. Penggunaan media papan berpaku dapat menemukan solusi untuk

meningkatkan pemahaman konsep luas bangun datar pada pembelajaran Matematika siswa kelas III SDN I Tanggulangin.

Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas dengan menggunakan 2 siklus selama 4 kali pertemuan yang terdiri dari 2 kali pertemuan pada siklus I dan 2 kali pertemuan pada siklus II tersebut. Ternyata hipotesis yang dirumuskan telah terbukti kebenarannya, artinya bahwa dengan menerapkan pembelajaran dengan menggunakan media Papan Berpaku dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan pemahaman konsep luas bangun datar dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas III SDN I Tanggulangin tahun ajaran 2009/2010. Dengan demikian pembelajaran Matematika dengan menggunakan media Papan

commit to user

Berpaku dapat dilaksanakan untuk meningkatkan pembelajaran Matematika di kelas III sehingga pemahaman konsep luas bangun datar dapat meningkat.

B. Implikasi

Penetapan pembelajaran dan prosedur dalam penelitian ini didasarkan pada pembelajaran dengan penggunaan media Papan Berpaku dalam pembelajaran Matematika. Model yang dipakai dalam penelitian tindakan kelas ini adalah model siklus, adapun prosedur penelitiannya terdiri dari 2 (dua) siklus. Tiap siklus sampai pembiasaan dilaksanakan selama 2 minggu. Dalam setiap tindakan atau siklus terdiri dari 4 (empat) tahapan kegiatan, yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi.

Sebelum melaksanakan tindakan dalam tahap siklus, perlu perencanaan. Perencanaan ini selalu memperhatikan setiap perubahan yang dicapai pada siklus sebelumnya terutama pada setiap tindakan yang dapat meningkatkan pemahaman belajar siswa. Hal ini didasarkan pada hasil analisis perkembangan dari pertemuan yang satu ke pertemuan yang lain dalam satu siklus pertama sampai kedua.

Berdasarkan kriteria temuan dan pembahasan hasil penelitian seperti yang diuraikan pada bab IV, maka penelitian ini layak dipergunakan untuk membantu guru dalam menghadapi permasalahan yang sejenis. Di samping itu perlu penelitian lanjut tentang upaya guru mempertahankan atau menjaga dan meningkatkan pemahaman siswa. Pembelajaran dengan menggunakan media Papan Berpaku pada hakekatnya layak digunakan dan dikembangkan oleh guru yang menghadapi permasalahan yang sejenis, terutama untuk mengatasi masalah peningkatan pemahaman konsep luas bangun datar. Adanya kendala yang dihadapi dalam pembelajaran Matematika dengan menggunakan media Papan Berpaku harus diatasi dengan baik. Oleh karena itu kreativitas dan keaktifan guru sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan belajar siswa.

commit to user

C. Saran

Berdasarkan hasil penelitian, maka ada beberapa saran yang dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dan sebagai bahan uraian penutup skripsi ini antara lain :

1. Bagi Guru

Peneliti menyarankan kepada para guru untuk menggunakan media papan berpaku dalam pembelajaran matematika pada materi pemahaman konsep bangun datar pada Sekolah Dasar.

2. Bagi Siswa

Hendaknya ikut berperan aktif dalam proses pembelajaran dengan penggunaan media papan berpaku dan selalu mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru serta meningkatkan usaha belajar sehingga pemahaman konsep luas bangun datar pada pembelajaran matematika dapat meningkat.

3. Bagi Sekolah

Peneliti menyarankan penyediaan media papan berpaku sebagai media alternatif materi bangun datar pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar, khususnya untuk kelas rendah sehingga lebih menunjang dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika secara lebih nyata

Dokumen terkait