Bentuk Muka Bumi Akibat Tenaga Endogen
6) Daerah Stabil
Tidak ada catatan sejarah gempa di wilayah ini. Wilayah ini meliputi Kalimantan Tengah, Kalimantan bagian barat, serta pantai selatan Papua.
Mencermati daerah aktivitas gempa tersebut dengan kenyataan di sepanjang tahun 2006, wilayah di barat, selatan, dan timur Indonesia rawan terjadi gempa. Tercatat gempa paling merusak tahun 2006 terjadi di Yogyakarta dan sebagian Jawa Tengah. Selang beberapa waktu kemudian gempa dan tsunami terjadi di pantai selatan Jawa. Wilayah yang mengalami rusak parah, yaitu Pantai Pangandaran. Nah, kamu bisa mengetahui kejadian-kejadian gempa di Indonesia yang lebih lengkap dengan mengunjungi situs www.bmg.go.id.
Lusi (Lumpur Sidoarjo) Dipicu Gempa Yogya?
Antara gempa bumi di Yogyakarta–Jawa Tengah pada tanggal 27 Mei 2006 dengan munculnya lusi, ternyata secara logika ilmiah diduga kuat saling berhubungan. Menurut Ir. Bambang Sutedjo NS MT, dosen geologi yang juga Kepala Museum Geologi UPN Veteran Yogyakarta, awal munculnya semburan lumpur karena efek dari gempa yang bisa menimbulkan retakan-retakan. Diprediksikan endapan di bawah lumpur memang sudah terdapat embrio retakan. Guncangan karena getaran gempa membuat retakan menjadi lebar lagi hingga membuat jalan bagi keluarnya lumpur.
Sebelum lumpur itu muncul, beberapa waktu setelah gempa Yogyakarta, di wilayah Sidoarjo keluar air bersih yang melimpah pada tanggal 28 Mei pagi, ini membuat senang masyarakat setempat. Tetapi, di luar dugaan sore harinya keluar lumpur. Kapan lumpur itu berhenti? Semuanya tergantung besar cadangan sumber lumpur di bawah tanah. Nah, kamu bisa mencari hubungan kedua fenomena tersebut dari berbagai sumber.
Disadur dari: Kedaulatan Rakyat, 18 September 2006
Analisis Gempa di Indonesia
Kali ini kamu akan diajak menganalisis beberapa kejadian gempa dan tsunami hebat di Indonesia. Di antaranya gempa dan tsunami di Aceh dan gempa yang terjadi di Yogyakarta. Sebagai pedoman pengerjaannya, ikuti petunjuk-petunjuk berikut.
a. Tujuan : Melakukan analisis gempa dan tsunami yang terjadi di
Indonesia.
b. Alat dan Bahan:
1) Alat tulis
2) Informasi tentang gempa dan tsunami di berbagai media.
Kamu bisa melacak semua kejadian gempa di Indonesia dari waktu ke waktu melalui situs www.bmg.go.id.
c. Langkah Kerja:
1) Pilihlah salah satu tema yang akan kamu analisis, gempa dan tsu- nami di Aceh atau gempa di Yogyakarta.
2) Kumpulkan informasi dari berbagai media baik itu media cetak maupun elektronik.
3) Susunlah informasi yang kamu kumpulkan dalam bentuk laporan atau karya tulis yang minimal berisi lokasi kejadian, faktor penyebab, korban, dampak terhadap kehidupan, dan upaya penanggulangan pascagempa.
Nah, dari hasil karya tulismu tersebut, presentasikanlah hasilnya di depan kelas.
c. Dampak Gempa
Seperti bahasan kita sebelumnya bahwa gempa merupakan salah satu tenaga endogen yang memengaruhi bentuk muka Bumi. Oleh karena itu, gempa berdampak langsung pada deformasi lapisan Bumi. Bentuk deformasi akan sangat tergantung pada arah dan kekuatan tenaga endogen itu sendiri. Di permukaan Bumi dampak gempa juga dipengaruhi oleh kekuatan gempa itu sendiri. Kerusakan berat timbul dari gempa berkekuatan tinggi. Banyak bangunan hancur, rata dengan tanah, korban pun banyak berjatuh- an. Memang benar gempa tidak hanya memberikan dampak bagi lingkungan fisik, tetapi juga kehidupan sosial masyarakat. Cobalah temukan dampak lain gempa terhadap kehidupan sosial.
Oleh karena dahsyatnya dampak yang diakibatkan oleh gempa, maka kejadian gempa digolongkan sebagai salah satu bencana yang harus diwaspadai karena dapat juga menyebabkan tsunami. Ya, gempa menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya tsunami. Akan tetapi, tidak semua gempa menyebabkan tsunami. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan tsunami, antara lain gempa berkekuatan besar (lebih besar 6 SR, pusat gempa berada di dasar laut dengan pusat gempa yang dangkal, dan adanya dislokasi kerak Bumi bawah laut). Gerakan vertikal pada kerak Bumi dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba- tiba, yang mengakibatkan gangguan keseimbangan air yang ada di atasnya. Pada akhirnya menyebabkan terjadinya aliran energi air laut, yang ketika sampai di pantai akan menjadi gelombang besar yang disebut tsunami.
Sumber: www.wikipedia.org
Gambar 6.48 Skema terjadinya tsu- nami.
Peduli Gempa
Setelah beberapa waktu tragedi gempa dahsyat dan tsunami di Aceh Desember 2004 berlalu, serangkaian gempa dan tsunami terjadi lagi di tanah air. Terakhir gempa dan tsunami tanpa diduga terjadi di selatan Pulau Jawa dan beberapa wilayah di tanah air yang menelan korban jiwa dan harta. Bisakah gempa dan tsunami diramal? Hingga saat ini para ahli masih sulit meramalkan adanya gempa dan tsunami. Kalaupun bisa, rentang waktu tidak jauh dengan terjadinya gempa. Sehingga sangat sulit untuk mengabarkan
Temukanlah berbagai dampak gempa terhadap kehidupan sosial masyarakat!
bakal terjadi gempa. Lalu, apa yang bisa kamu lakukan? Waspada dan jangan panik, karena kita memang harus hidup berdampingan dengan alam yang rawan gempa dan tsunami. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan diri. Jika kamu tahu, kamu harus membagi informasi ini dengan masyarakat di lingkungan sekitar. Bagaimana caranya? Ikuti langkah- langkah berikut.
a. Bentuklah kelompok terlebih dahulu sebelum melakukan tugas ini. Kelompok bisa terdiri atas 3–4 orang.
b. Bersama kelompokmu, kumpulkanlah informasi tentang bagaimana tindakan penyelamatan pada saat gempa berlangsung. Cara tersebut antara lain sebagai berikut.
1) Gempa Terjadi saat Berada di dalam Rumah
Saat gempa, akan terjadi guncangan beberapa saat. Selama jangka waktu itu, kamu harus mengupayakan keselamatan dirimu dan keluargamu. Masuklah ke bawah meja untuk melindungi tubuhmu dari jatuhan benda-benda. Jika tidak ada meja, lindungi kepalamu dengan bantal. Jika sedang menyalakan kompor, maka matikan segera untuk mencegah terjadinya kebakaran.
2) Gempa Terjadi saat Berada di dalam Rumah Luar
Lindungi kepalamu dan hindari benda-benda berbahaya. Di daerah perkantoran atau kawasan industri, bahaya bisa muncul dari jatuhnya kaca-kaca dan papan-papan reklame. Lindungi kepalamu dengan menggunakan tangan, tas, atau apa pun yang kamu bawa.
3) Gempa Terjadi saat Berada di Mall, Bioskop, dan Lantai Dasar
Mall
Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan. Ikuti semua petunjuk dari pegawai atau satpam.
4) Gempa Terjadi saat Berada dalam Lift
Jangan menggunakan lift saat terjadi gempa bumi atau kebakaran. Jika kamu merasakan getaran gempa bumi saat berada di dalam lift, maka tekanlah semua tombol. Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah. Jika kamu terjebak dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia.
5) Gempa Terjadi saat Berada dalam Kereta Api
Berpeganglah erat pada tiang sehingga kamu tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak. Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta. Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan.
6) Gempa Terjadi saat Berada di dalam Mobil
Saat terjadi gempa bumi besar, kamu akan merasa seakan-akan roda mobil gundul. Bisa jadi kamu kehilangan kontrol terhadap mobil dan susah mengendalikannya. Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil ke kiri jalan dan berhentilah. Jika harus mengungsi, maka keluarlah dari mobil, biarkan mobil tidak terkunci. Hindari gedung bertingkat, menara, maupun tiang.
7) Gempa Terjadi saat Berada di Gunung atau Pantai
Ada kemungkinan longsor terjadi dari atas gunung. Menjauhlah langsung ke tempat aman. Di pesisir pantai, bahaya bisa datang dari tsunami. Jika kamu merasakan getaran dan tanda-tanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke wilayah yang lebih tinggi.
Benarkah perilaku binatang bisa menjadi penanda akan datangnya gempa?
c. Nah, informasi tindakan-tindakan tersebut dapat kamu sebarluaskan melalui berbagai media. Salah satunya melalui poster. Mengguna- kan bahasa yang mudah dimengerti oleh masyarakat, sajikanlah informasi tersebut pada poster. Poster dapat kamu buat seperti contoh di samping. d. Sebarluaskan poster yang telah
kamu buat. Kamu dapat juga menempelnya pada papan pengumuman di lingkungan sekitarmu. Jika perlu lakukan simulasi penyelamatan diri saat gempa terjadi. Simulasi ini dapat kamu lakukan dengan teman sekelasmu maupun seluruh warga di sekolahmu.