Alam. 2010. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Petani Kakao Dalam Adopsi Inovasi Teknologi Sistem Usahatani Intensifikasi Diversifikasi (Kasus Pada Program Prima Tani Di Desa Lambandia Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara). Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Astuti. 2008. Analisis Preferensi dan Kepuasan Konsumen Terhadap Beras Di Kecamatan Mulyorejo Surabaya Jawa Timur. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Badan Litbang Pertanian. 2003b. Panduan Umum: Pelaksanaan Pengkajian dan Program Informasi, Komunikasi dan Diseminasi BPTP. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Departemen Pertanian. Jakarta.
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 2010. Rencana Strategis Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2010-2014. Badan Litbang Pertanian. Kementerian Pertanian. Jakarta.
_____. 2007. Prospek dan Arah Pengembangan Agribisnis Jagung. Badan Litbang Pertanian. Kementerian Pertanian. Jakarta
_____. 2011. Pedoman Umum Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS). Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 2011.
Baharsjah. 2004. Orientasi kebijakan pagan harus ke arah swasembada. Kompas. 14 Januari 2004
Bahruzin. 2014. Analisis Efektivitas Kelembagaan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) Di Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara Jawa Barat. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor [BPS]. Badan Pusat Statistik. 2014-2015. Statistik Indonesia 2014-2015. Jakarta. [BPS]. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. 2014. Jawa Tengah dalam
Angka. Provinsi Jawa Tengah.
[BPS]. Badan Pusat Statistik Kabupaten Grobogan. 2014. Grobogan dalam Angka. Grobogan
Brandt. 2000. Approach to Determining Customer-Driven Priorities for Improvement and Innovation. White Paper Series, Vol. 2. 2000
Crompton and Duray. 1985. An investigation of the relative efficacy of four alternative approaches to importance-performance analysis. Journal of the Academy of Marketing Science, 13(4), (Fall) 69-80
Ditjen Tanaman Pangan. 2010. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian. 2010. Jakarta
Donnelly, Gibson. 1996. Organisasi, Prilaku, Struktur, Proses. Jakarta : Erlangga. Dumn. 2000. Pengantar Analisis Kebijakan Publik. Gajah Mada University Press. Ebojei, Ayinde, dan Akogwu. 2012. Socio-Economic Factors Influencing The
Adoption Of Hybrid Maize In Giwa Local Government Area Of Kaduna State, Nigeria. Journal of Agricultural Sciences, 7(1).
Emzir. 2009. Metodologi Penelitian Pendidikan Kualitatif dan Kuantitatif. Jakarta: PT Raja Grafindo Pergoda
Endrit. 2006. Tingkat Adopsi Inovasi Petani Terhadap Teknologi Budidaya Jagung Manis (Zea Mays Saccharata Sturt) Di Kelurahan Borongloe, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Jurnal Agrisistem, Desember 2006, Vol 2 No. 2. ISSN 1858-4330.
Fachinsta, Hendayana, dan Risfaheri. 2013. Faktor Sosial Ekonomi Penentu Adopsi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Padi Sawah di Bangka Belitung. Informatika Pertanian, Vol. 22 No.2, Desember 2013 : 113 – 120
Feleke and Zegeye. 2006. Adoption of improved maize varieties in Southern Ethiopia: Factors and strategy options. Food Policy, 31(5), 442–457. doi:10.1016/j.foodpol.2005.12.003
GGDP. 1991. A Study of Maize Technology Adoption in Ghana. Mexico City, Mexico: Ghana Grains Development Project.
Gibson et al. 1996. Organisasi, Perilaku, Struktur dan Proses. Jilid I Edisi ke- 8. Bina Rupa Aksara
Hamdani. 2006. Birokrat Pertanian harus dekat dengan Petani. Agro-Humaniora 4 (10) : 9-10
Hendayana. 1997. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peluang Petani Menerapkan Teknologi Baru Dalam Usahatani Padi. Kasus SUTPA di Lampung Tengah dan Lampung Selatan. JAE 16 (1): ...
Hendayana. 2012. Penerapan Metode Regresi Logistik Dalam Menganalisis Adopsi Teknologi Pertanian. Jurnal Informatika Pertanian Vol. 22 No. 1. Juni 2013 : 1 - 9
Hosmer dan Lemeshow. 2000. Applied Logistic Regression. 2nd Edition. New York: John Willey and Sons
Iriani, Wulandari dan Handoyo. 2009. Keragaan beberapa varietas unggul jagung komposit di tingkat petani lahan kering Kabupaten Blora. Prosiding Seminar Nasional Serealia. ISBN : 978-979-8940-27-9.
Kariyasa dan Dewi, 2012. Analysis Of Factors Affecting Adoption Of Integrated Crop Management Farmer Field School (Icm-Ffs) In Swampy Areas. International Journal of Food and Agricultural Economics ISSN 2147-8988 Vol. 1 No. 2 pp 29-38
Kartini. 2013. Info Kandungan Gizi Jagung Putih Muda. Post Tagged Jagung Putih. Smber Informasi Gizi (in Godan 2012). Kementeian Kesehatan. Jakarta Kasryno et.al. 2005. Gambaran Umum Ekonomi Jagung Indonesia. Badan Litbang
Pertanian. Jakarta
Kementerian Pertanian. 2010. Rencana Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2010-2014 Kementerian Pertanian. Jakarta.
Kementerian Pertanian. 2012. Peraturan Menteri Pertanian No. 50/Permentan/OT.140/8/2012 tentang Pedoman Pengembangan Kawasan Pertanian dalam pasal 4 ayat (2). Kementerian Pertanian. Jakarta.
Kementerian Pertanian. 2015. Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 03/Kpts/PD.120/1/2015 tanggal 2 Januari 2015 tentang penetapan kawasan padi, jagung, kedelai, dan ubi kayu nasional Kementerian Pertanian. Jakarta. Khonje et.al. 2015. Analysis of Adoption and Impacts of Improved Maize Varieties in Eastern Zambia. World Development, 66, 695–706. http://doi.org/10.1016/j.worlddev.2014.09.008
Krisnamurthi. 2006. Revitalisasi Pertanian : Sebuah Konsekuensi Sejarah dan Tuntutan Masa Depan. Penerbit Buku Kompas. Jakarta
Kurniawan. 2008. Analisis Efisiensi Ekonomi Dan Daya Saing Usahatani Jagung Pada Lahan Kering Di Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor
Lodhita, Santoso, Anggraini. 2013. Analisis Pengaruh kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Menggunakan Metode IPA (Importance Performance Analysis) dan CSI (Customer Satisfaction Index) Studi Kasus Pada Toko Oen, Malang.
Morris and Lopez-Pereira. 1998. Impacts of Maize Breeding Research in Latin America, 1966–1997. Mexico, D.F.: CIMMYT (forthcoming).
Morris, Tripp, and. Dankyi. 1999. Adoption and Impacts of Improved Maize Production Technology: A Case Study of the Ghana Grains Development Project. Economics Program Paper 99-01. Mexico, D.F.: CIMMYT, ISSN: 1405-7735
Mount DJ. 1994. Importance-Performance Analysis.
Novarianto. 1999. Adopsi inovasi teknologi TABELA bagi petani padi sawah (Kasus petani padi sawah Kec. Tapa Kabupaten Gorontalo, Sulawesi Utara). Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor
Nugrahani. 2011. Analisis Strategi Pengembangan Komersialisasi Jagung Hibrida Hasil Invensi Melalui Kerjasama Lisensi. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor
Nur dan Harisudin. 2013. Saluran Dan Marjin Pemasaran Jagung Di Kabupaten Grobogan. Jurnal Sepa : Vol. 9 No. 2 Februari 2013 : 231 – 240. ISSN : 1829-9946
Pakpahan. 2004. Undang-undang Perlindungan Petani. Seminar Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Bogor. 18 Maret 2004
Pribadi. 2002. Analisis Produksi dan Faktor Penentu Adopsi Teknologi Sawit Dupa Pada Usahatani Padi di Lahan Paang Surut Kalimantan Selatan. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor
Puslitbangtan. 2012. Deskripsi varietas jagung. Balai Penelitian Tanaman Serealia. Badan Litbang Pertanian. Maros
Riyadi. 2007. Analisis faktor-faktor yang Mempengaruhi produksi jagung di Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan. Sekolah Pasca Sarjana Universitas Diponegoro. Semarang
Rogers. 2003. Diffusion of Innovations. Fifth Edition. New York: The Free Press. Rogers and Shoemaker. 1971. Communication of Innovation. New York: Free Press Sechrest, Stickle, and Stewart. 1998. Factors involved in adoption of innovations by farmers in developing nations: Specifications for a set of case studies. University of Arizona. Draft paper.
Schiffman dan Kanuk. 2010. Consumer Behaviour. Tenth Edition. Global Edition, USA : Prentice-Hall Inc.
Smale et.al. 1991. Chimanga cha Makolo, Hybrids, and Composites: An Analysis of Farmers’ Adoption of Maize Technology in Malawi, 1989–91. Economics Program Working Paper 91-04. Mexico, D.F.: CIMMYT.
Smith et.al. 1994. The role of technology in agricultural intensification: The evolution of maize production in the Northern Guinea Savanna of Nigeria. Economic Development and Cultural Change 42(3): 537–554.
Soekartawi. 1988. Prinsip Dasar Komunikasi Pertanian. Universitas Indonesia (UI: Press). Jakarta.
Sudana. Evaluasi Kinerja Diseminasi Teknologi Integrasi Ternak Kambing Dan Kopi Di Bongancina, Bali. Balai Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Bogor
Sugiyono. 2007, 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Kombinasi (Mixed methods). Bandung (ID): Alfabeta
Suhendrata. 2012. Introduksi beberapa Jagung Komposit Varietas Unggul Pada Lahan Kering Dalam Upaya Menunjang Kedaulatan Pangan di Kabupaten Sragen (The assessment of Introduction of corn composite high yield varieties on the dry land in Sragen). Seminar Nasional Kedaulatan Pangan dan Energi. Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura. Juni 2012 Sumardi. 2006. Koordinasi Membangun Kerjasama Yang Terarah. Agro-
Humaniora 4 (10): 9-10
Supranto. 2001. Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan. Jakarta. Bineka Cipta. Thobias. 2014. Pengaruh Karakteristik Inovasi Sistem Sosial dan Saluran
Komunikasi Terhadap Adopsi Inovasi Teknologi Pertanian.
Wasito, Sarwani, dan Ananto. 2010. Persepsi dan Adopsi Petani Terhadap Teknologi Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Padi dengan Indeks Pertanaman 300. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan 29 (3): 157- 165
Winarso. 2012. Prospek dan Kendala Pengembangan Agribisnis Jagung di Propinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol. 12 (2): 103- 114 ISSN 1410-5020
Yasin HG, Langgo, Faisal. 2014. Jagung Berbiji Putih sebagai bahan pangan Pokok Alternatif. Jurnal IPTEK Tanaman Pangan Vol. 9 Nomor 2, 2014.
Yola dan Budianto. 2013. Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan dan Harga Produk Pada Supemarket Dengan Menggunakan Metode Importance Performance Analysis (IPA). Jurnal Optimalisasi Sistem Industri, Vo. 12 No. 12, April 2013 : 301-309. ISSN 2088-4842 Yuliarmi. 2006. Analisis Produksi Dan Faktor-Faktor Penentu Adopsi Teknologi
Pemupukan Berimbang Pada Usahatani Padi. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor
Yusuf, Pohan A, dan Syamsuddin. 2013. Jagung makanan pokok untuk mendukung ketahanan pangan di Provinsi NTT. Prosiding Seminar Nasional Serealia. Puslitbangtan. Balitsereal Maros. p 543