Arsyad, S. 2006. Konservasi Tanah dan Air. Institut Pertanian Bogor (IPB) Press. Bogor.
Asdak, C. 1995. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran SungaiButler, 1988 dalam Bakosurtanal, 2003. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal). 2007. Pedoman Penyusunan Direktori Pulau-pulau Kecil. Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional. Pusat Survei Sumber Daya Alam Laut. http://pssdal. Bakosurtanal.go.id/laporan/ 2003/ lap2003_ 000045.pdf [11 Januari 2013].
Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Agam Kuantan. 2005. Rencana Teknik Lapangan. Balai Rehabilitasi Lahan dan Konservasi Tanah (BRLKT) Sub Daerah Aliran Sungai Antokan. Direktorat Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial. Departemen Kehutanan. Padang.
Barlowe, R. 1986. Land Resource Economic. The Economic of Real Estate. Prentice-Hall, Inc.
New Jersey.
Departemen Kehutanan. 2008. Rekalkulasi Penutupan Lahan Indonesia Tahun 2008. Pusat Inventarisasi dan Perpetaan Kehutanan. Badan Planologi Kehutanan. Departemen Kehutanan. Jakarta.
Djaenudin., Marwan., Subagjo., dan Hidayat. 2003. Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan untuk Komoditas Pertanian. Balai Penelitian Tanah, Puslitbangtanak. Bogor.
Djakapermana, S. 2009. Pengelolaan Sumberdaya Lahan Berbasis Spasial
Dalam Pembengunan Berkelanjutan Di Indonesia. Makalah Pidato Pengukuhan Guru Besar UGM Yojakarta.
Gandasasmit. 2001. Perubahan penggunaan lahan dan pengaruhnya terhadap keberadaan situ (studi kasus kota Depok) Tesis. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Hardjowigeno, H. 1993. Kebudayaan dan Lingkungan. Dalam Perspektif Antropologi. Pustaka Pelajar: Jogyakarta.
Howard, J.A. 1996. Penginderaan Jauh Untuk Sumberdaya Hutan, Teori dan Aplikasi. UGM. Yogyakarta.
Komarsa, G. 2001. Analisa Penggunaan Lahan sawah dan Tegalan di Daerah Aliran Sungai Cimanuk Hulu Jawa Barat, Disertasi, Program Pascasarjana IPB.
Lillesand, T.M. dan R. W. Kiefer. 1979. Penginderaan Jauh dan Interpretasi Citra (Di Indonesia kan oleh Dulbahri, P. Suharsono, Hartono). Gajah Mada University Press. Yogyakarta. . . 1990. Penginderaan Jauh dan Interpretasi Citra (Di Indonesia
kan oleh Dulbahri, P. Suharsono, Hartono). Gajah Mada University Press. Yogyakarta. Lo, C.P. 1995. Penginderaan Jauh Terapan (Di Indonesiakan oleh B. Purbowaseso). Universitas
Mansuri. 1996, Analisis Tata Guna Tanah, Pelatihan Penataan Ruang Kabupaten Daerah Tingkat II, Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal, Cipta Karya, Yogyakarta.
Muiz, A. 2009. Analisis perubahan penggunaan lahan di kabupaten Sukabumi. (Tesis). Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Munibah, K. 2008. Geomorfologi Tanah dan Aplikasinya Untuk Pembangunan Nasional. Makalah Orasi Ilmiah, disampaikan dalam rangka Dies Natalis ke-44 Fakultas Geografi UGMYogjakarta.
Nastain dan Purwanto. 2003. Pengaruh Alih Fungsi Lahan Kawasan Baturraden terhadap Debit Air Sungai Banjaran. Jurnal Ilmiah Unsoed. Lembaga Penelitian Unsoed. Purwokerto. Notohadikusumo, T. 2005. “Implikasi Etika Dalam Kebijakan Pembangunan Kawasan” (Dalam
Majalah “Forum Perencanaan Pembangunan – Edisi Khusus, Januari 2005”).
Poerwanto, H. 2000. Kebudayaan dan Lingkungan. Dalam Perspektif Antropologi. Pustaka Pelajar: Jogyakarta.
Prahasta, E. 2005. Sistem Informasi Geografis. Edisi Revisi, Cetakan kedua. C.V.Informatika. Bandung.
Rahmawaty, T. R. Villanueva, M. G. Carandang. 2011. Participatory Land use Allocation, Case
Study in Besitang Watershed, Langkat, North Sumatera. Indonesia Lambert Academic
Publishing. Jerman.
Ritonga, T. A. 2012. Pemanfaatan Gajah Jinak dalam Kegiatan Conservation Response Unit (CRU) dan Metode AHP di Tangkahan. USU Press. Universitas Sumatera Utara.
Rustiadi, 2001. Dinamika Spasial Perubahan Penggunaan Lahan dan Faktor- Faktor penyebabnya di Kabupaten Serang Provinsi Banten [Tesis]. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Sandy, I Made. 1982. DAS, Ekosistem, Penggunaan Tanah. Dalam : Proceedings Lokakarya Pengelolaan Terpadu DAS di Indonesia. Fakultas Kehutanan IPB, Bogor.
Satty, T. L. 1980. The Analytical Hierarchy Process: Planning Setting Priorities, Resource Allocation. McGraw Hill, Newyork.
Sinambela, P. Analisis Perubahan Tutupan Lahan DI Kabupaten Toba Samosir. USU Press. Universitas Sumatera Utara.
Sitorus. 2006. Kajian Model Deteksi Perubahan Penutup Lahan Menggunakan Data Inderaja Untuk Aplikasi Perubahan Lahan Sawah. PUSBANGJA LAPAN.http://www.lapanrs.com/ INOVS /PENL I/ind/
INOVS--PENLI--255--ind-laplengkap--jansen_upap_2006.pdf [3 Januari 2013].
Koentjaraningrat. 1993. Beberapa Dasar Metode Statistik dan Sampling Dalam Penelitian Masyarakat. Dalam: Koentjaraningrat (Eds). 1993. Metode-Metode Penelitian Masyarakat. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Sukojo, B.M, dan Diah S. 2003. Penerapan Metode Penginderaan Jauh Dan Sistem Informasi Geografis Untuk Analisa Perubahan Penggunaan Lahan. Makara, Teknologi, Vol. 7, No. 1.
Syahrial, R. 2009. Analisis Peruntukan Lahan Daerah Aliran Sungai(DAS) Belawan Kaitannya Dengan Tata Ruang. USU Press. Universitas Sumatera Utara.
Weerakon, K.G.P.K. 2002. Integration of GIS Based Suitibality Analysis and Multi Criteria Evaluation for Urband Land Use Planning; Contribution from the Analytic Hierarchy Process. Proceeddings of the 2002 Asian Conference on Remote Sensing. Kathmandu, Nepal
Wijaya CI. 2004. Analisis Perubahan Penutupan Lahan Kabupaten Cianjur Jawa Barat Menggunakan Sistem Informasi Geografis [skripsi]. Bogor: Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.
LAMPIRAN
Lampiran 1. Titik Ground Check di DAS Belawan NO Koordinat Perubahan x y 1 374.873.822 9.861.068.353 Tambak - Tambak 2 374.873.201 9.861.065.453 Tambak - Tambak 3 365.904.263 9.858.858.221 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 4 365.934.363 9.858.851.801 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 5 365.927.020 9.858.853.326 Pertanian Lahan Kering Campur - Sawah
6 365.884.532 9.858.863.393 Pertanian Lahan Kering Campur - Sawah 7 365.838.591 9.858.875.823 Pertanian Lahan Kering Campur - Sawah 8 365.759.902 9.858.892.419 Pertanian Lahan Kering Campur - Sawah
9 365.364.427 9.859.038.298 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 10 365.323.531 9.859.130.055 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 11 365.274.313 9.859.214.787 Perkebunan - Perkebunan 12 365.236.301 9.859.236.714 Perkebunan - Perkebunan 13 365.088.838 9.859.237.310 Perkebunan - Perkebunan 14 364.717.947 9.859.252.959 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 15 364.548.474 9.859.278.917 Perkebunan - Perkebunan 16 364.164.339 9.859.214.360 Perkebunan - Perkebunan
17 362.728.729 9.859.049.597 Pertanian Lahan Kering Campur - Sawah
18 368.108.452 9.859.654.183 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 19 368.369.071 9.859.636.531 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 20 368.496.635 9.859.627.504 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 21 368.804.812 9.859.616.909 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 22 369.108.640 9.859.695.389 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 23 369.710.519 9.859.801.655 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 24 370.423.928 9.859.895.817 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 25 370.423.928 9.859.916.344 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 26 372.080.971 9.861.041.187 -27 372.148.689 9.861.121.947 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 28 372.235.601 9.861.223.343 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 29 372.264.124 9.861.259.402 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 30 354.119.349 9.869.159.480 Sawah - Sawah 31 352.929.538 9.859.128.546 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 32 354.381.284 9.859.054.651 Sawah - Sawah 33 355.097.207 9.858.993.296 Sawah - Sawah 34 355.349.385 9.859.084.943 Sawah - Sawah 35 355.349.335 9.859.086.427 Sawah - Sawah 36 356.522.994 9.857.824.992 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 37 355.423.992 9.857.760.997 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 38 340.102.997 9.858.395.993 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 39 345.731.998 9.857.073.999 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 40 345.564.997 9.856.906.998 Sawah - Sawah 41 352.089.839 9.857.136.461 Sawah - Sawah 42 351.341.553 9.856.101.782 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 43 350.947.059 9.855.672.126 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 44 350.637.540 9.855.347.126 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 45 350.618.170 9.855.326.196 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 46 340.313.994 9.855.018.999 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 47 349.942.018 9.854.652.073 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 48 349.917.308 9.854.629.031 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 49 349.599.601 9.854.302.062 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 50 349.477.963 9.854.172.058 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 51 348.495.671 9.853.114.732 -52 348.372.951 9.853.033.100 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 53 338.088.993 9.852.795.993 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 54 334.578.996 9.851.516.998 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering 55 336.714.998 9.812.508.996 Pertanian_Lahan_Kering_Campur - Pertanian_Lahan_kering
Lampiran 2: Lokasi Penelitian (a). Desa sukaraya (b). Desa sei Glugur(c). Kec. Pancurbatu (d). Dusun Sidorukun (e).DAS Belawan (Tuntungan) (f). Kelambir lima Kebun (g).Kec. Hamparan Perak (h).Dusun Sei Baharu
(a) (b) (c) (d) (e) (f)
Lampiran 3. Tipe Tutupan Lahan DAS Belawan: (a). Pertanian Lahan Kering, (b). Sawah, (c). Tambak, (d). Kebun kelapa sawit, (e). Tanah air, dan (f). Lahan terbuka
(a) (b) (b) (d)
(c) (f)
Lampiran 4.Wawancara Responden (a). Responden Bapak Didim Ilyas (Dinas Kehutanan) (b).Responden Ibu Sri Rezeky (Dinas Tata Ruang) (c).Responden Bapak Willy Irawan (BAPPEDA) dan (d).Responden Bapak Muhammad Zaini (Kecamatan: Medan- Marelan).
(a) (b)