Anggorodi, R., 1990. Ilmu Makanan Ternak Umum. Gramedia, Jakarta. Anonimus, 1992. Pabrik Ekstraksi Minyak Nabati. PTP VII. Belawan.
Blakely and Bade., 1991. Ilmu Peternakan. Terjemahan Bambang Srigandono. Gajah Mada University Press, Yogyakarta
Boer, M dan S. P. Ginting, 1992. Tingkat Protein Dalam Ransum Domba Yang Digemukkan (Level of Protein in Fattening Sheep Diets), Jurnal Penelitian Peternakan Sugai Putih (JPPS), Vol 1, No. 1 Maret, 1992. Sumatera Utara. Budiono, 1990. Ekonomi Mikro. Seri Sinopsis Pengantar Ilmu Ekonomi No. 1. Edisi
kedua, Cetakan ke II. BPFE, Yogyakarta.
Cahyono, B., 1998. Beternak Domba dan Kambing. Kanisius. Yogyakarta. __________., 2002. Teknik Budidaya Analisa Usaha Tani. Kanisius, Yogyakarta.
Cyrilla, L., dan Ismail. A. 1998. Usaha Peternakan. Diktat Kuliah. Jurusan Sosial Ekonomi. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor.Bogor.
Davendra, C., 1977. Utilization of Feedingstuff From The Oil Palm, Feeding stuff for Livestock In South East Asia, Serdang, Malaysia.
Departemen Pertanian, 2009. Basis Data Pertanian.
Dozier, W. A. 2001. Cost effective pellet quality for meat birds. Feed Management .
Hasan, A. O. and M. Ishada, 1991. Effect of water, Mollases and Urea Addition on Oil Palm Frond Sillage Quality, Fermentation and Palatability in Proceedings of Third International Symposium on The Nutrition of Herbivora, Penang. Hansen dan Mowen. 2001. Manejemen Biaya. Salemba Empat Patria, Jakarta. Hermanto, F., 1996. Ilmu Usaha Tani. Penebar Swadaya, Jakarta.
Huitema, H., 1986. Peternakan di Daerah Tropis, Arti-Arti Ekonomi dan Kemampuannya Penelitian di Beberapa Daerah di Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Jamurun, N., 1991. Penyediaan Pemanfaatan dan Nilai Gizi Limbah Pertanian Sebagai Makanan Ternak di Sumatera Barat. Pusat Penelitian Universitas Andalas, Padang
Jumingan, 2006. Analisis Laporan Keuangan. PT Bumi aksara. Jakarta.
Kadariah, 1987. Pengantar Evaluasi Proyek. Lembaga Penelitian Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.
Kadarsan, H., 1995. Keuangan Pertanian dan Pembiayaan Perusahan Agribisnis. Cetakan kedua. PT. Gramedia, Jakarta.
Karo-Karo, S., Junias Sirait and Henk Knipsheer. 1995. Farmers Shares, Marketing Margin and Demand for Small Ruminant In North Sumatera, Working Paper No.150 November.
Kartadisastra, H.R., 1997. Penyediaan dan Pengelolaan Pakan Ternak Ruminansia (Sapi, Kerbau, Domba, Kambing). Kanisius, Yogyakarta.
Kasmir dan Jakfar. 2005. Studi Kelayakan Bisnis. Kencana Prenada Media Group, Jakarta.
Kay, R. D and Edwards, W. M. 1994. Farm Management. Third Edition. Mc Graw Hill. Inc. International edition.
Kusmiyati, F., E. D. Purbayanti, dan W. Slamet. 2000. Pengaruh pemupukan kalsium dan nitrogen terhadap produksi dan kualitas hijauan rumput makanan ternak pada tanah salin. Laporan Penelitian Dosen Muda. Dikti, Jakarta. Laboratorium Ilmu Makanan Ternak, 2000. Departemen Peternakan FP USU, Medan. Lies Suprapti, Ir. 2002. Pembuatan Tepung Kasava dan Pemanfaatannya. Kanisius,
Yogyakarta.
Lipsey. R, P. Courant, D. Purvis dan P. Steiner, 1995. Pengantar Mikroekonomi Jilid I. Binarupa Aksara, Kakarta.
Lubis, D.A, 1993. Ilmu Makanan Ternak. PT. Pembangunan. Jakarta.
Manika, Wodzidka., 1993. Produksi Kambing dan Domba. Sebelas Maret University Press, Surakarta.
Martawidjaya, M. B. Setiadi dan S. S. Sitorus,1999, Pengaruh Tinggkat Protein Energi Ransum Terhadap Kinerja Produksi Kambing Kacang Muda. Balai Penlitian Ternak, Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner4(3).
Mastika, I. M., Komang G.S., I.G., Lanang Oka, I.B., Sutrisna, 1993. Produksi Kambing dan Domba Indonesia, Sebelas Maret University Prees, Surakarta.
Mathius, I.W., 2003. Perkebunan Kelapa Sawit Dapat Menjadi Basis Pengembangan Kambing Potong. Warta Litbang Pertanian 25 (5):1-4
Murtidjo, B.A., 1992. Beternak Sapi Potong. Kanisius, Yogyakarta. ____________.,1993. Memelihara Domba. Kanisius, Yogyakarta. ____________., 1995, Memelihara Domba, Kanisius, Yogyakarta
N. R. C. 1995, Nutrient Requirement of Sheep. National Academy of Science, Wasington DC
Parakkasi, A., 1987. Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Ruminansia. UI Press, Jakarta.
__________., 1995. Ilmu Gizi dan Makanan Ternak Ruminan. UI-Press, Jakarta. Pardede, S.I. dan S. Asmira., 1997. Pengolahan Produk Sampingan Industri Pertanian
Menjadi Permen Jilat Untuk Kambing Yang Dipelihara Secara Tradisional. Karya Tulis Ilmiah Bidang Studi Peternakan Universitas Andalas, Padang. Prawirokusumo, S., 1990. Ilmu Gizi Komparatif. UGM-Press, Yogyakarta. ______________., 1991. Ilmu Gizi Komparatif. UGM-Press, Yogyakarta.
Priyanto, D., M. Martawijaya, dan B. Setiadi.2004. Analisis Kelayakan Usaha Ternak Domba Lokal Pada Berbagai Skala Pemilikan. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Pusat Penelitian Dan Pengembangan Perternakan. Bogor.
Rangkuti, M. A., Musufie, P. Sitorus, I. P, Kompiang, N, Kusuma Wardani dan A. Roesjat. 1985. Proceeding: Seminar Pemanfaatan Limbah Tebu Untuk Pakan Ternak, Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian. Bogor.
Rantan Krisnan dan S.P Ginting., 2004. Uji kualitas fisik dan palatabilitas pelet ransum komplit untuk domba yang menggunakan kulit singkong [Skripsi]. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Rasyaf, M., 1998. Beternak Ayam Pedaging. Penebar Swadaya, Jakarta. _________., 2004. Beternak Ayam Pedaging. Penebar Swadaya, Jakarta.
Saleh, N. , B. Santoso, Y. Widodo, A. Munip, E.Ginting dan N. Prasyaswati.2006. Alternatif teknologi produksi ubikayu mendukung agroindustri. Laporan akhir tahun 2006.
Setiadi, B dan Inonim, I., 1991. Beternak Kambing dan Domba Sebagai Ternak Potong. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Bogor.
Silitonga, S., 1993. Penggunaan Inti Kelapa Sawit dalam Ransum Domba. Vol 7. No. 1, Badan Penelitian Ternak Ciawi, Bogor.
Siregar, S.B., 1994. Ransum Ternak Ruminansia. Penebar Swadaya, Jakarta. Siregar, 2008. Ransum Ternak Ruminansia. Penebar Swadaya, Jakarta
Sodiq, A. dan Z. Abidin, 2002. Penggemukan Domba. Agromedia Pustaka, Jakarta.
Soekartawi, J., L. Dillon, J. B. Hardaker dan A. Soeharjo, 1986. Ilmu Usaha Tani dan Penelitian Untuk Pengembangan Petani Kecil. Universitas Press, Jakarta.
Sudarmono, A.S. dan Y.B. Sugeng., 1991. Beternak Domba. Penebar Swadaya, Jakarta.
Suharno, B dan Nazaruddin, 1994. Ternak Komersial. Penebar Swadaya, Jakarta. Sugeng, Y. B. 1995. Beternak Domba. Penebar Swadaya, Jakarta.
Sumarsono, 1997. Simbiotik bakteri rhizobium tanaman legum lamtoro pada dua jenis tanah dengan peningkat kesuburan pupuk kandang. Prosiding Seminar INMT – AINI., Bogor.
Sutama, I dan Budiarsana, IGM. 2009. Panduan Lengkap Kambing dan Domba. Penebar Swdaya. Jakarta
Tillman, A.D., H. Hartadi, S. Reksohadiprodjo, S. Prawirokusumo, dan S. Lebdosoekojo. 1998. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Tomaszewska, M. W., I. M. Mastika., A. Djajanegara., S. Gardiner dan T. R. Wiradarya., 1993. Produksi Kambing dan Domba di Indonesia. Sebelas Maret, Surabaya.
Uden., 2001. Kualitas pelet pakan unggas pedaging (terhubung berkala). http://www.alabio.cjb.net. (5 Juli 2013).
LAMPIRAN
Lampiran 1. Biaya pembelian bibit (Rp)
Perlakuan Ulangan Total Rataan
U1 U2 U3 U4
P0 320.000 340.000 280.000 272.000 1.212.000 303.000 P1 348.000 356.000 304.000 376.000 1.384.000 346.000 P2 276.000 280.000 288.000 352.000 1.196.000 299.000 Total 944.000 976.000 872.000 1.000.000 3.792.000 316.000
Lampiran 2. Biaya pembelian pakan (Rp)
Perlakuan Ulangan Total Rataan
U1 U2 U3 U4 P0 60.150,6 60.693 55.935,3 57.857,7 234.636,6 58.659,15 P1 36.748,86 41.330,82 41.201,03 40.763,81 160.044,5 40.011,13 P2 37.550,52 40.732,33 42.172,52 42.172,52 162.627,9 40.656,97 Total 134.449,98 142.756,16 139.308,8 140.794 557.309 46.442,42
Lampiran 3. Biaya Sewa Kandang (Rp)
Perlakuan Ulangan Total Rataan
U1 U2 U3 U4
P0 15.000 15.000 15.000 15.000 60.000 15.000 P1 15.000 15.000 15.000 15.000 60.000 15.000 P2 15.000 15.000 15.000 15.000 60.000 15.000 Total 45.000 45.000 45.000 45.000 180.000 15.000
Lampiran 4. Biaya peralatan kandang (Rp)
Perlakuan Ulangan Total Rataan
U1 U2 U3 U4
P0 4.562,50 4.562,50 4562.50 4562.50 18.250 4.562,50 P1 4.562,50 4562.50 4562.50 4562.50 18.250 4.562,50 P2 4.562,50 4562.50 4562.50 4562.50 18.250 4.562,50
Total 13.687,50 13687,50 13687.50 13687.50 54.750 1.368,.50
Lampiran 5. Biaya obat-obatan (Rp)
Perlakuan Ulangan Total Rataan
U1 U2 U3 U4
P0 3.833 3.833 3.833 3.833 15.333 3.833 P1 3.833 3.833 3.833 3.833 15.333 3.833 P2 3.833 3.833 3.833 3.833 15.333 3.833 Total 11.500 11.500 11.500 11.500 46.000 3.833
Lampiran 6. Biaya tenaga kerja (Rp)
Perlakuan Ulangan Total Rataan
U1 U2 U3 U4
P1 29.447 29.447 29.447 29.447 117.788 29.447 P2 29.447 29.447 29.447 29.447 117.788 29.447 P3 29.447 29.447 29.447 29.447 117.788 29.447 Total 88.341 88.341 88.341 88.341 353.364 88.341
Lampiran 7. Total biaya produksi (Rp)
Perlakuan Ulangan Total Rataan
U1 U2 U3 U4
P1 432.993 453.536 388.778 382.701 1.658.008 414.502 P2 437.592 450.174 398.044 469.607 1.755.416 438.854 P3 366.393 373.575 383.015 447.015 1.569.999 392.500 Total 1.236.978 1.277.285 1.169.837 1.299.323 4.983.423 415.285
Lampiran 8. Total hasil produksi
Perlakuan Ulangan Total Rataan
U1 U2 U3 U4
P1 445.500 485.500 397.500 401.500 1.730.000 432.500 P2 487.500 501.500 461.500 525.500 1.976.000 494.000 P3 485.500 437.500 499.500 580.700 2.003.200 500.800 Total 1.418.500 1.424.500 1.358.500 1.507.700 5.709.200 475.767
Lampiran 9. Analisis Laba/rugi (Rp)
Perlakuan Ulangan Total Rataan
U1 U2 U3 U4 P1 12.506,57 31.964,17 8.721,87 18.799,47 71.992,07 17.998,02 P2 49.908,31 51.326,35 63.456,14 55.893,36 220.584,16 55.146,04 P3 119.106,65 63.924,83 116.484,65 133.684,65 433.200,78 108.300,20 Total 181.521,52 147.215,35 188.662,66 208.377,48 725.777,01 60.481,42 Lampiran 10. IOFC (Rp)
Perlakuan Ulangan Total Rataan
U1 U2 U3 U4 P1 47.849 67.307 44.065 54.142 213.363 53.341 P2 8.005 2.181 21.440 -131.676 -100.050 -25.012 P3 154.449 99.268 151.827 169.027 574.572 143.643 Total 210.304 168.756 217.332 91.494 687.886 57.324 Lampiran 11. B/C Ratio
Perlakuan Ulangan Total Rataan
U1 U2 U3 U4
P1 1,03 1,07 1,02 1,05 4,17 1,04
P2 1,11 1,11 1,16 1,12 4,51 1,13
P3 1,33 1,17 1,30 1,30 5,10 1,27
Lampiran 12. Bobot badan awal dan akhir domba Perlakuan Bobot awal Bobot akhir
P1U1 8 10.7 P1U2 8.5 11.7 P1U3 7 9.5 P1U4 6.8 9.6 P2U1 8.7 11.75 P2U2 8.9 12.1 P2U3 7.6 11.1 P2U4 9.4 12.7 P3U1 6.9 11.7 P3U2 7 10.5 P3U3 7.2 12.05 P3U4 8.8 14.08
Lampiran 13. Konsumsi pakan domba(g)
Perlakuan Ulangan Total Rataan
U1 U2 U3 U4
P1 200.502 202.310 186.451 192.859 782.122 195.530,5 P2 91.562 96.240 95.229 211.788 494.819 123.704,75 P3 39.736 43.103 44.627 44.627 172.093 43.023,25 Total 331.800 341.653 326.307 449.274 1.449.034 120.752,83