‘Abd Tawwāb, Ramaḍān. (1986/1406). Manāhij Taḥqīq al-Turāṡ, bain al-Qudāmā wa al-Muḥdaṡīn, Kairo: Maktabah al-Khānijī. Cet. I.
Akbar, Ali. (2006). “Tradisi Lokal, Tradisi Timur Tengah, dan Tradisi Persia-India: Mushaf-Mushaf Kuno dari Jawa Timur”, Jurnal Lektur Keagamaan, Vol. 4, No. 2: 242–261.
---. (2007). “Tracing Individual Styles Islamic Calligraphy from Nusantara”, dalam Jurnal Lektur Keagamaan, Vol. 5, No. 2: 244–255.
Bafadal, Fadhal AR dan Saefullah, Asep. (2005). Naskah Klasik Keagamaan Nusantara, Cerminan Budaya Bangsa I. Jakarta: Puslitbang Lektur Keagamaan.
---. (2006). Naskah Klasik Keagamaan Nusantara, Cerminan Budaya Bangsa II. Jakarta: Puslitbang Lektur Keagamaan.
Bappenas. (2019). Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024. Jakarta: Bappenas.
Braginsky, Vladimir I. (1998). Yang Indah, Berfaedah dan Kamal, Sejarah Sastra Melayu dalam Abad 7-19. Jakarta: INIS. Yusuf, Choirul Fuad, dkk. [Eds.] (2015). Katalog Naskah Klasik
Keagamaan. Jakarta: Puslitbang Lektur dan Khazanan Keagamaan.
Chambert-loir, Henri dan Fathurahman, Oman. (1999). Khazanah Naskah, Panduan Koleksi Naskah-Naskah Indonesia Sedunia. Jakarta: EFEO-YOI.
Chamber-Loir, Henri (Ed.). (2009). Sadur, Sejarah Terjemahan di Indonesia dan Malaysia. Jakarta-Bandung: Keustakaan Populer Gramedia, EFEO, Forum Jakarta-Paris, Pusat Bahasa, dan Universitas Padjadjaran.
Fakhriati. (2009). “Perang dan Damai di Aceh: Kajian atas Manuskrip Aceh tenang Konflik dan Solusinya”. Jurnal Lektur Keagamaan, Vol. 7, No. 1: 2 –52.
---. (2012). “Perempuan dalam Manuskrip Aceh: Kajian Teks dan Konteks”. Jumantara, Vol. 3 No.1: 44-76.
Fathurahman, Oman. (2015). Filologi Indonesia, Teori dan Metode. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group. Edisi Pertama. Firmanto, Alfan. (2015). “Digitalisasi Naskah Klasik Keagamaan
(Pengalaman Puslitbang Lektur Keagamaan)”, Makalah disajikan pada Temu Nasional Peneliti Keagamaan, Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan, Hotel Sofyan Betawi, jakarta, 18-21 November 2015.
---. (2018). “Peta Manuskrip Keagamaan Nusantara”. Majalah Litbangdiklat. No. 12: 13-17.
Isyanti, Dina, dkk. (2013). Pedoman Pengelolaan Naskah Nusantara. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.
Jabali, Fuad. (2010). “Manuskrip dan Orisinalitas Penelitian”. Jurnal Lektur Keagamaan, Vol. 8, No. 1: 1–30.
Liaw Yock Fang. (2011). Sejarah Kesusastraan Melayu Klasik. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Lubis, Nabilah. (2007). Naskah, Teks, dan Metode Penelitian Filologi. Jakarta: Puslitbang Lektur Keagamaan, Badan Litbang dan Diklat, Departemen Agama RI.
Mulia, Musda, dkk. (Eds.). (1997/1998). Katalog Naskah Kuno yang Bernafaskan Islam di Indonesia I. Jakarta: Puslitbang Lektur Agama.
---. (Eds.). (1998/1999). Katalog Naskah Kuno yang Bernafaskan Islam di Indonesia II. Jakarta: Puslitbang Lektur Agama.
Saefullah, Asep dan Misbachul Islam, M. Adib. (2009). “Beberapa Aspek Kodikologi Naskah Keagamaan Islam di Bali: Sebuah Penelusuran Awal”. Jurnal Lektur Keagamaan, Vol. 7, No. 1: 53-90.
Saefullah, Asep. (2015). “Digitalisasi Naskah: Upaya Pemeliharaan Khazanah Bangsa”. Majalah Litbangdiklat. No. 3: 48-51. ---. (2016). “Dari Penelitian Naskah Amatir sampai Digitalisasi
Berbasis IT”, dalam Marzani Anwar, dkk., Cerita Meneliti, Kisah-Kisah Unik Penelitian Keagmaaan. Jakarta: Gaung Persada [GP] Press. h. 121-139.
Teh Gallop, Annabel. (2005). “Seni Naskah Islam di Asia Tenggara”, Jurnal Lektur Keagamaan, Vol. 3, No. 1, 2005: h. 1-29. ---. (2020). “Shifting Landscapes: Remapping the Writing
Traditions of Islamic Southeast Asia through Digitisation” HUMANIORA. Vol. 32, No. 2: 97-109. https://doi. org/10.22146/jh.v32i2.55487
Yunardi, Badri. (2007). “Beberapa Mushaf Kuno dari Provinsi Bali”. Jurnal Lektur Keagamaan. Vol. 5. No. 1: 1-18.
Peraturan Perundang-Undangan dan Laporan Teknis
Undang-Undang No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya Undang-Undang No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan
Kebudayaan
Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 18 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Agama Tahun 2020-2024 Rahman, Ahmad dan Fakhriati. 2008. Laporan Penelitian: Pendataan
Naskah-Naskah Koleksi Teuku Mukhsin di Dayah Awe Geutah. Jakarta: Puslitbang Lektur Keagamaan (tidak terbit).
“Kodikologi Naskah Puslitbang Lektur Keagamaan” Tahun 2010. Jakarta: Puslitbang Lektur Keagamaan (tidak terbit).
Website
https://eap.bl.uk/project/EAP211; DOI: https://doi.org/10.15130/ EAP211 (diakses 29 Okt. 2020)
https://eap.bl.uk/project/EAP276; DOI: https://doi. org/10.15130/EAP276 (diakses 29 Okt. 2020)
https://eap.bl.uk/project/EAP280; DOI: https://doi. org/10.15130/EAP280 (diakses 29 Okt. 2020)
https://eap.bl.uk/project/EAP329; DOI: https://doi. org/10.15130/EAP329 (diakses 29 Okt. 2020)
https://eap.bl.uk/project/EAP229, DOI: https://doi. org/10.15130/EAP229 (diakses 29 Okt. 2020)
https://lektur.kemenag.go.id/manuskrip/web/koleksi/23/jawa-barat.html (diakses 30 Okt. 2020)
https://lektur.kemenag.go.id/manuskrip/web/koleksi-detail/ lkk-aceh2015-mkr01.html (diakses 30 Okt. 2020)
https://lektur.kemenag.go.id/manuskrip/web/koleksi-detail/ lkk-ygy2016-isl01.html#ad-image-0 (diakses 30 Okt. 2020) https://lektur.kemenag.go.id/manuskrip/web/koleksi-detail/ lkk-jkt2017-haj001.html#ad-image-0 (diakses 30 Okt. 2020)
https://blasemarang.web.id/index.php/repo/catalog/ book/188 (diakses 30 Okt. 2020)
https://blamakassar.co.id/wp-content/uploads/2019/07/008-NASKAH-PAPUA-BARAT-709-728.pdf https://blamakassar. co.id/category/perpustakaan/lab-manuskrip/ (diakses 30 Okt. 2020) https://blajakarta.kemenag.go.id/halaman/e-book (diakses 30 Okt. 2020).
EPILOG
Artikel-artikel dalam buku ini membahas persoalan obat-obatan dan tradisi pengobat-obatan, ketahanan mental keluarga dan perilaku masyarakat, serta penelusuran dan pelestarian naskah klasik. Persoalan-persoalan yang dibahas dalam buku ini memperlihatkan bahwa kajian terhadap naskah klasik sangat dinamis dalam memaknai dan merespon permasalahan dari masa ke masa di berbagai wilayah Nusantara.
Hal tersebut terlihat pada pembahasan praktik pengobatan Jawa yang terdapat dalam Serat Munasiat Jati. Tradisi pengobatan Jawa ini menggunakan konsep magi simpatetik, yaitu mentransfer kekuatan binatang kepada manusia, seperti menggunakan kekuatan kambing, ayam, gajah kepada manusia. Konsep pengobatan ini memperlihatkan bagaimana praktik pengobatan yang dilakukan masyarakat Jawa pada masa lalu. Berbeda dengan konsep pengobatan Jawa, di Nusa Tenggara Barat praktik pengobatan dilakukan dengan mensinergikan kekuatan alam (hutan) dan kekuatan religi. Hal ini terlihat pada pembahasan naskah Usada Rara. Di dalam naskah ini terdapat catatan tentang tanaman-tanaman obat serta berbagai teknik pengobatan yang unik. Setelah datangnya Islam, catatan ini dijaga dan diperkaya dalam bentuk tradisi dan ritual menjaga dan mengelola hutan yang berdasarkan kepada aturan-aturan dalam Islam. Praktik pengobatan lain, yang berasal dari Lampung, memperlihatkan penggunaan mantra dan doa dalam mengatasi berbagai penyakit. Hal ini terlihat pada beberapa naskah koleksi Museum Negeri
Propinsi Lampung “Ruwa Jurai“ yang menggunakan mantra untuk mengobati orang yang kemasukan setan. Selain itu, terdapat pula naskah yang menjelaskan metode pengobatan sakit perut yang menggunakan kunyit samba dengan disertai ritual dengan melafazkan kata “akulah Rasulullah, aku tahu Allah,” yang memperlihatkan tradisi keberagamaan yang ada pada sebagian masyarakat Lampung pada masa naskah ini ditulis.
Pembahasan mengenai persoalan ketahanan mental keluarga dapat terlihat pada kajian terhadap naskah Wawacan Nyi Zaojah. Naskah yang berasal dari kampung
Gajrug, Cipanas, Lebak Banten ini mengandung nilai-nilai
ketahanan keluarga yang dibangun oleh Nyi Zaojah melalui sikap kepatuhan dan kesalehan berbasis agama. Di sisi lain, terdapat pula pembahasan naskah Melayu yang berjudul
naskah Ibu di dalam Rumahnya. Naskah ini berisi nilai-nilai kesehatan fisik dan mental dalam keluarga yang digambarkan melalui peran seorang ibu. Kajian terhadap naskah in dalam membangun pemikiran dan perilaku positif ketika hamil dan dalam memelihara tumbuh kembang anak.
Perilaku sebuah masyarakat juga banyak diatur dalam naskah. Hal tersebut tergambar pembahasan naskah Oendang-Oendang Adat Krui Lampung. Naskah tersebut berisi aturan adat masyarakat Krui yang berada di wilayah Pesisir Barat Lampung Barat. Dalam naskah tersebut terungkap nilai-nilai luhur perilaku masyarakat dalam memadukan undang-undang adat dengan hukum agama. Selain itu, terdapat pula naskah Sunda bernama naskah Ajaran Timbangan yang berisi nilai-nilai ajaran kerohanian (Islam) dan renungan terhadap berbagai masalah hidup. Naskah yang berbentuk guguritan tersebut disinyalir sebagai teks kuno perpaduan antara sastra Hindu dan Islam.