Amir H. 1994. Nilai-nilai Etis dalam Wayang. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. Anwar S. 1982. “Dampak Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada Masyarakat Desa:
Kasus KKN.” Universitas Andalas di Sumatera Barat. Disertasi, Fakultas Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Arikunto S. 1998. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Baal van J. 1988. Sejarah dan Pertumbuhan Teori Antropologi Budaya Jilid 2. Jakarta: Gramedia.
Becker J. 1993. Gamelan Stories: Tantrism, Islam and Aesthetics in Central Java. Arizona: Arizona State University.
Berlo DK. 1960. The Process of Communication, An Introduction to Theory and Practice. New York: Holt, Rinehart and Winston, Inc.
Budi S. 2002. Wayang Wahyu: Wayang Katolik Surakarta Spesifikasi dan Karateristiknya. Proyek Peningkatan Penelitian Pendidikan Tinggi Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta: Ditjen Dikti.
Coleman. 1998. Performing Pilgrimage: Walsingham and Ritual Construction of Irony dalam Fecilia Hughes-Freeland Rituat Performance Media. New York dan London: Routledge.
Darusuprapta. 1998. Sarasehan Kebudayaan Jawi dalam Yatmana Tuntunan Kagem Pranatacara Tuwin Pamedhar Sabda. Semarang: Aneka Ilmu. Desa Bedoyo. 2007. “Monografi dan Potensi Desa Bedoyo.” Gunung Kidul,
Yogyakarta.
DeVito JA. 1997. Komunikasi Antar Manusia: Kuliah Dasar. Edisi Kelima. Jakarta: Professional Books.
Effendy OU. 2003. Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Geertz C. 1973. The Interpretation of Culture. New York: Basic Books Inc, Publisher.
________ .1992. Tafsir Kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius. ________ . 1995. Kebudayaan dan Agama. Yogyakarta: Kanisius. ________ . 2001. Agama sebagai Sistem Budaya. Yogyakarta: Qalam. Groenendael, V.M.C. 1997. Dalang di Balik Wayang. Jakarta: Grafiti.
Guritno P. 1988. Wayang, Kebudayaan Indonesia dan Pancasila. Jakarta: UI Press.
Hardjana A. 2000. Audit Komunikasi: Teori dan Praktek. Jakarta: Grasindo Haryanto S. 1988. Pratiwimba Adiluhung. Jakarta: Djembatan
. 1991. Seni Karya Wayang Kulit: Seni Rupa Tatahan dan Sunggingan. Jakarta: Grafiti.
. 1995. Bayang-bayang Adiluhung: Filsafat, Simbolis dan Mistik dalam Wayang. Semarang: Dahara Prize.
Hazeu GAZ. 1897. Bijdrage Tot de Kennis van Het Javaansche Tooneel (terjemahan). Leiden: E.J. Brill
____________. 1979. Kawruh Asalipun Ringgit Sarta Gagepokanipun Kaliyan Agami ing Jaman Kina. Terjemahan. Jakarta: Depdikbud.
Holt C. 1967. Art in Indonesia: Continuities and Change. Terjemahan. Yogyakarta: Institut Seni Indonesia.
James W. 1980. The Ceremonial Animal: A New Portrait of Anthropology. New York: Roudge.
_________. 2003. The Varieties of Religious Experience. Alih Bahasa Luthfi Anshari. Yogyakarta: Jendela.
Kartodirdjo S. 1992. Transformasi Budaya dalam Pembangunan, tantangan Kemanusiaan Universal. Editor. Mudjanto, et al. Yogyakarta: Kanisius. Kayam U, 1986, “Transformasi Budaya Kita”. Makalah Orasi Guru Besar Pada
Fakultas Sastra. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.
Kerlinger FN. 1996. Asas-asas Penelitian Behavioral. Terjemahan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Koentjaraningrat. 1992. Beberapa Pokok Antropologi Sosial. Jakarta: Dian Rakyat
Komarudin. 1983, Ensiklopedia Manajemen. Bandung: Alumni.
Kusuma, Gatut. 1972. “Kebatinan dan Pembangunan.” Yogyakarta: Budaya Jaya. Lionberger HF. 1960. Adoption of Ideas and Practice. Iowa: He Lown State
University Press.
Lionberger HF, Gwin PH. 1982. Communication Strategies: A Guide for Agriculture Change Agent. Illinois : The Interstate Orienters and Publisher, Inc.
Mellema RL. 1954. Wayang puppets (Carving, Colouring and Symbolis).
Amsterdam: Koninklijlk Instituut voor de Tropen.
Mulyana D. 2000. Pengantar Ilmu Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya. Mulyono S. 1975. Wayang: Asal-usul, Filsafat dan Masa Depannya. Jakarta: Haji
Masagung.
_________. 1979. Wayang dan Karakter Manusia (Mahabharata). Jakarta: Gunung Agung.
Murgiyanto S. 1998. Mengenai Kajian Pertunjukan dalam Pudentia Metodologi Kajian Tradisi Lisan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia dan Yayasan Asosiasi Tradisi Lisan.
Pigeaud T. 1967. Literature of Java. Terjemahan. The Hague: Martins Nijhoff. Radcliffe-Brown AR. 1979. Structure and Function in Primitive Society: Essays
and Addresses. London dan Henley: Routledge dan Kegan Paul. Rakhmat J. 2001. Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rogers EM, Shoemaker FF.1995. Communication of Innovation 2nd edition. New York: The Free Pres
Rogers EM. 2003. Diffusion of Innovation 5th edition. New York: The Free Press. Sastromidjojo AS. 1964, Renungan tentang Pertunjukan Wajang Kulit. Jakarta:
Kinta.
Satoto S. 1985. “Wayang Kulit Purwa, Makna dan Struktur Dramatiknya.” Disertasi. Yogyakarta: Fakultas Sastra Universitas Yogyakarta.
Schramm W, Forter WEM. 1973. Women, Message and Media. New York: PWS Kent.
Schramm W, Kincaid DL. 1978. Azas-azas Komunikasi Antar Manusia. Jakarta: LP3ES.
Sendjaja SD. 1993. Pengantar Komunikasi. Jakarta: Universitas Terbuka. Siahaan SM. 1991. Komunikasi Pemahaman dan Penerapannya. Jakarta: BPK
Gunung Mulia.
Siegel S. 1994. Statistik Non Parametrik. Jakarta: Gramedia.
Simatupang GRLL. 2005. Tubuh dan Gender dalam Perspektif Ilmu Sosial dan Seni;
Pengantar Cross Gender. Malang: Sava Media.
Singarimbun M, Effendi S. 2006. Metode Penelitian Survei. Jakarta: LP3ES.
Subagya R. 1981. Agama Asli Indonesia. Jakarta: Sinar Harapan dan Yayasan Cipta Loka Caraka.
Subrata. 1992. “Media Massa dalam Era Globalisasi.” KOMPAS, 27 Oktober, Jakarta
Sugandha D. 1988. Administrasi Strategi, Taktik dan Efisiensi. Jakarta: Ghalia.
Sugito TB. 1984. Dakwah Islam Melalui Media Wayang Kulit. Solo: Aneka.
Sujamto. 1993. “Kebudayaan Jawa Menatap Era Globalisasi.” Makalah. Lembaga Javanologi, Yogyakarta.
Sumardjo J. 1992. Perkembangan Teater Modern dan Sastra Drama Indonesia.
Bandung: Citra Aditya Bakti.
Suroto G. 1975. “Wayang dan Upacara-upacara Kepercayaan Masyarakat.” Pelita, 25 Februari 2005.
Sutrisna S. 1992. “Budaya Keilmuan dan Situasinya di Indonesia.” Kedaulatan Rakyat, 3 September, Yogyakarta.
Sutrisno R. 1983. Sekilas Dunia Wayang dan Sejarahnya. Surakarta: ASKI.
Swastomo W, 2000. “Aspek-aspek Komunikasi Organisasi Pemerintah Kabupaten Cianjur.” Tesis. Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor
Toffler A. 1989. Kejutan Masa Depan. Terjemahan; Sri Koesdiyantinah SB. Jakarta:
Pantja Senipati.
Tubbs SL, Moss S. 2001. Human Communication: Prinsip-prinsip Dasar, Buku
Pertama. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Turner V. 2005. “Liminality and Comunitas.” dalam Michael Lambek (Ed) A Reader in
The Anthropology of Performance. New York: PAJ Publication.
Vardiansyah D. 2004. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: UI Press.
Wahyudi JB. 1992. Teknologi Informasi dan Produksi Citra Bergerak. Jakarta:
Gramedia Pustaka Umum.
Wardiana D. 1993. “Pengaruh Keanggotaan Kelompok Pembaca Pikiran Rakyat Terhadap Perilaku Inovasi dan Transfer Ide Pembangunan.” Tesis. Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor.