Agus. Masri. 2019. Pemetaan Objek Wisata Alam Kabupaten Kepulauan Selayar Berbasis Sistem Informasi Geografis Arcgis 10.5. Journal of Tourism Hospitality Travel and Business Event. 1 (1) : 45 – 50.
Alfian. 2014. Pengembangan Objek Wisata Panorama Tertinggal di Kabupaten Tanah Datar. Program Studi Pendidikan Geografi STKIP PGRI
Sumatera Barat . 24-32.
Alfiah, S., J. Andriani, R. Lesmana, N. Sunardi dan A. Furyanah. 2019.
Manajemen Pengelolaan Desa Wisata Pada Desa Cimanggu, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Abdi
Masyarakat. 1 (1) : 21-28.
Angga. 2017. Peran Stakeholder Pariwisata Dalam Pengembangan Pulau Samalona Sebagai Destinasi Wisata Bahari. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB). 37 (1) : 158 – 163.
Aprilia. 2018. Analisis Potensi Obyek Wisata Alam Pantai Di Kabupaten Gunung Kidul. Skripsi. Universitas Muhammadyiah. Surakarta.
Ardiansyah. 2019. Analisis Potensi Ekowisata Di Taman Wisata Alam Gunung Pancar Dengan Menggunakan Metode Analisis ADO-ODTWA. Jurnal Inovasi Penelitian. 2 (8) : 21-26.
Azis. 2012. Sistem Informasi Geografis Bebasis Dekstop dan Web. Gava Media.
Yogyakarta
Boedirachminarni A, Muhammad SWS. 2017. Pengembangan Ekowisata Di Kabupaten Malang. Jurnal Ekonomi Bisnis. 1 (7) : 426 – 435.
Chesner C. A. 2012. The Toba Caldera Complex. Quaternary International 258.
5-18.
ESRI, 2020. About ArcGIS Pro. https://pro.arcgis.com/en/pro-app/getstarted/ get started.htm#:~:text=ArcGIS%20Pro%20is%20the%20latest,Online%20o r%20ArcGIS%20Enterprise%20portal pada 22 September 2020 pada pukul 20.00.
Fatimah S. 2016. Analisis Kesediaan Menerima (WTA) Sebagai Proksi
Pembayaran Jasa Lingkungan Air Di Pekon Datar Lebuay Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus. Skripsi. Universitas Lampung. Bandar Lampung.
Firdaus. R. H., Anra. H., dan Irwansyah. A. M. 2014. Rancang Bangun Aplikasi Database Properti Menggunakan Openstreetmap Indonesia Berbasis Android. Program Studi Teknik Informatika. Universitas Tanjung Pura.
Haryanto TJ. 2014. Model Pengembangan Ekowisata Dalam Mendukung
Kemandirian Ekonomi Daerah Studi Kasus Provinsi DIY. Kawistara. 4 (3) : 271 – 286.
Hijriati. Mardiana. 2014. Analisis Dan Potensi Dan Arahan Strategi Kebijakan Pengembangan Desa Ekowisata Di Kecamatan Bumiaji Kota Baru. Journal of Indonesian Tourism and Development Studies. 1 (2) : 68 – 78.
Hidayat TW, Irwan N. 2019. Public Perception of Lake Toba Tourism Destinations as UNESCO Global Caldera Geoparks. Journal of Public Administration Science. 7(2) : 88-102.
47
Izwar NA. 2017. Identifikasi Kapasitas Komunitas Lokal Dalam Pemanfaatan Potensi Ekowisata Bagi Pengembangan Ekowisata Di Kawah Cibuni. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota. 23 (2) : 85 – 102.
Kamil. 2017. Persepsi Masyarakat Terhadap Potensi Objek Daya Tarik Wisata Pantai Di Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara. Jurnal Agroforestri. 6 (2) : 92 – 102.
Kurniawan. H., M. R. Tanjung. 2017. Sistem Informasi Geografis Objek Wisata Alam di Provinsi Sumatera Utara Berbasis Mobile Android. Jurnal Ilmiah SISFOTENIKA. 7 (1) : 13-20.
Merryna. 2009. Valuasi Ekonomi Wisata Pantai Glagah Dengan Pendekatan Biaya Perjalanan (Travel Cost) Di Desa Glagah Kecamatan Temon Kabupaten Kulon Progo. Skripsi. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
Mustofa. 2015. Tourist Object in Tomohon City as a Basic Consideration for Tourism Destination Development in Highland Ecosystem. Journal of Indonesian Tourism and Development Studies. 4 (1) : 13 – 18.
Pendit. 2006. Implementation of Community-Based Ecotourism Concept in
Paksebali Tourism Village, Bali Indonesia. Solid State Technology. 63 (5) : 1 – 11.
Pleanggra F. 2012. Analisis Pengaruh Jumlah Obyek Wisata, Jumlah Wisatawan dan Pendapatan Perkapita Terhadap Pendapatan Retribusi Obyek Pariwisata 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Skripsi. UNDIP. Semarang.
Prahasta. 2014. Pengembangan Kawasan Ekowisata Bukit Tangkiling Berbasis Masyarakat. Jurnal Perspektif Arsitektur. 7 (1) : 51 – 67.
Putro. 2013. Studi Potensi Objek Dan Daya Tarik Wisata Alam Air Terjun Wiyono Di Taman hutan Raya Wan Abdul Rahman Provinsi Lampung. Info Teknik.
17 (2) : 165 – 186.
Razak. 2008. Pengembangan Sumber Daya Manusia di Bidang Pariwisata:
Perspektif Potensi Wisata Daerah Berkembang. Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (PENATARAN). 1 (1) : 23 – 35.
Rifaul. 2016. Analisis Peran Komunitas Jalan Inovasi Sosial Janis Dalam Pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat Desa Berdasarkan Potensi Wisata Alam Atau Wisata Alam. Skripsi. Universitas Lampung. Bandar Lampung.
Saputra. W. G. 2017. Perancangan Simulasi Sistem Informasi Pendaftaran Kursus Berbasis Web dengan Metode SDLC. Jurnal Matrix vol. 7 (2).
Simanjuntak. 2009. Identifikasi Sosial Potensi Ekowisata Berbasis Peran Masyarakat Lokal. Jurnal Psikologi Undip. 9 (1) : 33 – 39.
Soenarno MS. 2014. Pembelajaran Materi Jasa Lingkungan. Jurnal Formatif. 4 (2) : 150 – 156.
Sutopo. 2011. Pemetaan Potensi Ekowisata di Taman Nasional Baluran. Jurnal Pariwisata. 24 (3) : 251 – 2.
Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010 Tentang Kepariwisataan.
Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 Pasal 7 Tentang Kepariwisataan
LAMPIRAN
Lampiran 1. Hasil Stacking Citra Google Earth
Stacking merupakan tahap awal dalam melakukan pengolahan citra, yaitu menggabungkan beberapa band yang terpisah menjadi 1 kesatuan utuh melalu aplikasi ERDAS.
Lampiran 2. 36 Titik Validasi Lapangan Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG)
No Koord_X Koord_Y DateTimeS Lokasi
1 98°33'4,459"E 3°0'50,466"N 2020-12-
22T11:09:19Z Kecamatan Merek 2 98°32'22,057"E 3°1'11,024"N 2020-12-
18T13:02:35Z Kecamatan Merek 3 98°31'30,661"E 2°55'36,948"N 2020-12-
19T14:34:17Z Kecamatan Merek 4 98°31'26,806"E 2°55'13,819"N 2020-12-
18T13:00:00Z Kecamatan Merek 5 98°31'38,371"E 2°55'4,825"N 2020-12-
18T12:08:28Z Kecamatan Merek 6 98°30'36,695"E 2°53'55,44"N 2021-03-
04T16:23:28Z Kecamatan Merek 7 98°31'22,952"E 2°54'57,116"N 2021-03-
04T15:08:28Z Kecamatan Merek 8 98°31'44,795"E 2°54'54,546"N 2020-12-
21T11:08:28Z Kecamatan Merek 9 98°31'6,248"E 2°54'37,842"N 2020-12-
22T10:08:28Z Kecamatan Merek 10 98°31'15,242"E 2°53'46,446"N 2020-12-
18T12:30:28Z Kecamatan Merek
11 98°31'15,191"E 2°53'31,107"N 2020-12-
19T12:30:28Z Kecamatan Merek 12 98°31'40,94"E 2°53'49,015"N 2020-12-
19T13:08:28Z Kecamatan Merek 13 98°31'56,359"E 2°53'46,446"N 2020-12-
23T13:02:35Z Kecamatan Merek 14 98°32'14,348"E 2°53'40,021"N 2020-12-
24T14:34:17Z Kecamatan Merek 15 98°31'54,935"E 2°53'44,7"N 2020-12-
24T13:00:00Z Kecamatan Merek 16 98°32'32,337"E 2°53'46,446"N 2020-12-
22T12:08:28Z Kecamatan Merek 17 98°40'48,768"E 2°54'39,622"N 2020-12-
23T12:33:06Z Kecamatan Purba 18 98°45'24,097"E 2°50'3,173"N 2020-12-
25T11:09:19Z Kecamatan Dolok Pardamean 19 98°45'44,87"E 2°49'54,928"N 2020-12-
25T13:02:35Z Kecamatan Dolok Pardamean 20 98°45'52,682"E 2°49'51,844"N 2020-12-
25T14:34:17Z Kecamatan Dolok Pardamean 21 98°46'11,082"E 2°49'37,865"N 2020-12-
25T13:00:00Z Kecamatan Dolok Pardamean 22 98°46'9,626"E 2°49'34,472"N 2020-12-
25T12:08:28Z Kecamatan Dolok Pardamean 23 98°46'35,41"E 2°49'9,871"N 2021-03-
07T16:23:28Z Kecamatan Dolok Pardamean 24 98°46'43,009"E 2°48'57,065"N 2021-03-
07T15:08:28Z Kecamatan Dolok Pardamean 25 98°46'50,786"E 2°48'54,572"N 2020-12-
25T11:08:28Z Kecamatan Dolok Pardamean 26 98°46'57,947"E 2°49'1,702"N 2020-12-
25T10:08:28Z Kecamatan Dolok Pardamean 27 98°46'50,983"E 2°49'0,912"N 2020-12-
25T12:30:28Z Kecamatan Dolok Pardamean 28 98°47'7,481"E 2°48'51,723"N 2020-12-
25T12:30:28Z Kecamatan Dolok Pardamean 29 98°47'11,593"E 2°48'50,181"N 2020-12-
26T13:08:28Z Kecamatan Dolok Pardamean 30 98°46'46,794"E 2°48'37,589"N 2020-12-
26T13:02:35Z Kecamatan Dolok Pardamean 31 98°46'50,006"E 2°48'6,262"N 2020-12-
26T14:34:17Z Kecamatan Dolok Pardamean 32 98°56'16,667"E 2°40'5,818"N 2020-12-
27T12:33:06Z Kecamatan Girsang Sipangan Bolon 33 98°55'35,593"E 2°39'57,423"N 2020-12-
27T16:23:28Z Kecamatan Girsang Sipangan Bolon 34 98°55'33,222"E 2°39'54,579"N 2020-12-
27T15:08:28Z Kecamatan Girsang Sipangan Bolon
35 98°56'24,978"E 2°43'4,605"N 2020-12-
27T11:08:28Z Kecamatan Girsang Sipangan Bolon 36 98°56'24,953"E 2°43'4,155"N 2020-12-
27T10:08:28Z Kecamatan Girsang Sipangan Bolon
Lampiran 3. Proses Layout melalui ArcGIS
Lampiran 4. Dokumentasi Lapangan
Pengambilan titik koordinat
Lampiran 5. Dokumentasi Objek Wisata Alam di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo.
Rumah Adat Dokan Lava Andesit Gunung Sipisopiso Taman Bunga
Aek Khori Gajah Bobok Air Terjun Sipisopiso
Ate Malum Sapo Juma Bonaguru Camping G
Pantai Sinalsal Geopark Kaldera Pemandian Batusaing
Batu Gana-gana Mortar Padi Joro-joro
Aek Bolon
Lampiran 6. Dokumentasi Objek Wisata Alam di Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun
Rumah Bolon Purba
Lampiran 7. Dokumentasi Objek Wisata Alam di Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun.
Pesona Indah Simarjarunjung Panatapan Indah Taman Mini
Sunset Simarjarunjung Hound Sky Tekosima
Bukit Indah Simarjarunjung Pinus Hills Panorama Sipintuangin
Dolok Sipintuangin Pantai Paris Pantai Garoga
Wisata Batu Hoda Pantai Kenangan
Lampiran 8. Dokumentasi Objek Wisata Alam di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.
Pantai Bebas Parapat Danau Toba Pantai Indah Permai
Aek Nauli Elephant ConservationCamp Balitbang LHK