HASIL DAN PEMBAHASAN
DAFTAR PUSTAKA
Andriaty E, Bambang SS, Endang S. 2011. Kajian Kebutuhan Informasi Teknologi Pertanian di Beberapa Kabupaten di Jawa. Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian. Jurnal Perpustakaan Pertanian. 20(2):54−61.
Arifin A. 1984. Komunikasi dalam Teori dan Praktek (1 dan 2). Bandung: Armico.
Arifin MA. Gunawan, Gunarto, A. Musaddad. 1993. Sistem Penyampaian Hasil Penelitian dan Umpan Baliknya di Nusatenggara Barat, 129-149. Dalam M. Syam et al. (Eds.). Risalah Pertemuan Sistem Penyampaian Hasil Penelitian dan Umpan Baliknya. Lembang, 13-14 Juli 1993: Badan Litbang Pertanian, Deptan.
Arikunto S. 2005. Prosedur Penelitian: suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Asdi Mahasatya.
Arsanti IW, et al. (ed.). 2009. Lima Tahun Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Spesifik Wilayah: Penelitian untuk Pembangunan. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian.
Asngari PS. 2008. ”Pemanfaatan dan Penggunaan Teknologi Tepat Guna Bidang Pertanian”. Dalam: Pemberdayaan Manusia Pembangunan yang Bermartabat. Bogor: IPB Press.
[Badan Litbang Pertanian] Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia. 2008. Organisasi Badan Litbang Pertanian. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Petanian. [Badan Litbang Pertanian] Badan Penelitian dan Penngembangan Pertanian Kementerian Pertanian 2010. Laporan Tahunan. 2009 tentang Inovasi untuk Swasembada Berkelanjutan. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Petanian.
[BPS] Badan Pusat Statistik. 2007. Tingkat Kemiskinan di Indonesia tahun 2007. Berita Resmi Statisik Badan Pusat Statistik. No.38/07/Th.X. 2 Juli.
[BPS] Badan Pusat Statistik. 2010. Perkembangan Indeks harga Perdagangan Besar No. 30/05/Th. XIII, 3 Mei.
[BPS] Badan Pusat Statistik. 2003−2010. Survei Angkatan Kerja Nasional, Jakarta.
Bayu HD. 2010. Pemutakhiran Kemasan Informasi Hasil Penelitian (Digital) dalam Upaya Penyebarluasan Informasi Hasil Litbang Geologi Kelautan. [Internet] [diakses 2010 Juni 15]. Tersedia pada:
http://www.mgi.esdm.go.id/content/.
Budianto D. 1999. Akseptabilitas Teknologi Pertanian bagi Konsumen. Makalah pada Simposium Penelitian Tanaman Pangan IV di Bogor, 23 November. Cangara. 2010 Oktober. Berita Kegiatan Ristek. Pelaksanaan Alih Teknologi
Kekayaaan Intelektual dan Hasil Litbang di Sulawesi Selatan. Makassar: Universitas Hasanuddin.
Degei Y. 2012. PT dan Mahasiswa [Internet]. [diakses 2012 Des 26]. Tersedia pada: www.majalahselangkah.com.
Departemen Pertanian. 1995. Pedoman Pemilihan Metode Penyuluhan Pertanian. Jakarta: Pusat Penyuluhan Pertanian.
Far-Far RA. 2011. Pemanfaatan Sumber Informasi Usahatani oleh Petani Sayuran di Desa Waiheru Kota Ambon. Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan (agrikan UMMU-Ternate. 4 (2): 38−46.
Hafied I. 2010 Oktober. Berita Kegiatan Ristek. Pelaksanaan Alih Teknologi Kekayaaan Intelektual dan Hasil Litbang di Sulawesi Selatan. Makassar: Universitas Hasanuddin.
Hartanto. 1984. Petani Kecil dan Karakteristiknya. Jakarta: CV. Yasaguna. Hasan F. 2006. Perpustakaan sebagai Pusat Pembelajaran dan Agen Perubahan
Masyarakat. [Internet]. [diakses 2012 Jan 10. Tersedia pada:
http://aurajogja.wordpress.com/pengembangan-perpustakaan- sebagaisumber-belajar/.
Havelock RG. 1973. Planning for Innovation: Through Dissemination and Utilization of Knowledge. Michigan: The University of Michigan.
Irwandi. 2009. “Mandat Utama Perguruan Tinggi Indonesia”. [Internet]. [diakses 12 Agusutus 2012]. Tersedia pada: http://dikti.go.id.
Istina IN. 1998. Analisis Sistem Komunikasi Teknologi Usaha Tani Padi pada Petani Non Kooperator (Studi Kasus di Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Kampar Provinsi Riau) [tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor. Jamal, E., M. Mardiharini, M. Sarwani. 2008. Proses Diseminasi Pengelolaan
Tanaman dan Sumber Daya Terpadu (PTT) Padi: Suatau Pembelajaran dan Perspektif ke Depan. Analisis Kebijakan Pertanian. 6(3): 272-285.
Kadiman K. 2005 September. Peran Perguruan Tinggi dalam Transformasi Agrikultural: Menuju Ketahanan Pangan dan Pertanian Berkelanjutan. Menteri Negara Riset dan Teknologi-Republik Indonesia Seminar Nasional ASET–IPB Meneg Ristek RI Darmaga.
Kartasapoetra AG. 1991. Teknologi Penyuluhan Pertanian. Jakarta: Bina Aksara.
Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Repubik Indonesia Nomor 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa. Jakarta: Menteri Pendidikan Nasional.
Kerlinger FN. 1973. Foundation of Behavior Research. Second Edition. New York: Holt, Rinehart and Winston.
Kifli GC. 2007. Strategi Komunikasi Pembangunan pada Komunitas Dayak di Kalimantan Barat. Forum Penelitian Agro Ekonomi. 25(2): 117−125. Kementerian Pertanian. 2010. Inovasi untuk Swasembada Berkelanjutan: laporan
Tahunan 2009. Jakarta: Badan Litbang Pertanian.
Krikelas J. 1983. Information Seeking Behaviour: Patterns and Concepts. Drexel Librery Quarterly. 19(2) Spring.
Kurniadi D 2004. Kebutuhan dan Perilaku Pencarian Informasi Peneliti Bidang Ilmu Sosial dan Kemanusiaan di Perpustakaan Nasional [tesis]. Jakarta: Universitas Indonesia.
Lionberger HF dan Gwin. 1992. Comunication Strategies: A Guide For Agriculture Change Agents. United States Of America: Interstate and Publisher.
Lubis ChP. 2004. Implementasi Tri darma Perguruan Tinggi dalam Mendukung Disiplin Nasional. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Maksum, Etty A. Eka K., Tuti. SS. 2010. Pemanfaatan Hasil Penelitian Pertanian Lembaga Pemerintah Nondepartemen oleh Peneliti dan Penyuluh Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian. Jurnal Perpustakaan Pertanian 19(1): 9−14.
Ma’mir M. 2001. Perilaku Petani Sayuran dalam Pemanfaatan Sumber Informasi Agribisnis Tanaman Sayuran di Kabupaten Kendari, Sulawesi Tenggara [tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Mansjur S. 2005. Pemanfaatan Informasi di Balai Penelitian dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian: Studi Kasus di Empat Propinsi. Jurnal Perpustakaan Pertanian. 14(2):32−38.
Mardikanto T. 2009. Sistem Penyuluhan Pertanian. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Matindas K. 2011. Strategi Komunikasi Petani Sayuran Organik dalam Mencari dan Menggunakan Informasi Pertanian Berbasis Gender [disertasi]. Bogor. Institut Pertanian Bogor.
Muksin. 2007. Kompetensi Pemuda Tani yang Perlu Dikembangkan di Jawa Timur [disertasi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Mulyana D dan Jalaluddin R. 2001. Komunikasi Antarbudaya panduan Berkomunikasi dengan Orang-Orang Berbeda Budaya. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Murniati, DE. 2009 November. Peran Perguruan Tinggi dalam Triple Helix sebagai Upaya Pengembangan Industri Kreatif. Disampaikan dalam seminar`nasional “Peran Pendidikan Kejuruan dalam Pengembangan Industri Kreatif” Jurusan PTBB FT UNY.
Musyafak A dan Ibrahim T.M. 2004. Strategi Percepatan Adopsi dan Difusi Inovasi Pertanian Mendukung Primatani. Pontianak: BPTP Kalimantan Barat.
Nazir. 1983. Metode Penelitian. Jakarta: Graha Indonesia.
Nicholas D. 2000. Assesing Information Needs: Tools and Technique. London: Aslib The Association for Information Manajement.
Nur Suhaeti R 1998. Analisis Keefektifan Media Penyampaian Hasil-Hasil Penelitian/Pengkajian Lingkup BPTP/LPTP. Laporan Hasil Penelitian. Bogor: Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2005 tentang Unit Organisasi dan Tugas Eselon I Kementerian Negara Republik Indonesia. Jakarta: Presiden Republk Indonesia.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi. Jakarkta: Presiden Republik Indonesia.
Purnaningsih N. 1999. Pemanfaatan Sumber Informasi tentang Usahatani Sayuran oleh Petani (Kasus Desa Cipendawa dan Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Propinsi Jawa Barat) [tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Puspadi K. 2002. Rekonstruksi Sistem Penyuluhan Pertanian. [Disertasi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Rahardjo HM. 2010. Orientasi Pengabdian Kepada Masyarakat dan Tanggungjawab Kemasyarakatan Perguruan Tinggi. [Internet]. [diakses 2011 Juli 17]. Tersedia pada: http://mudjiarahardjo.com/artikel/206-orientasi-pengabdian- kepada-masyarakat-dan-tanggungjawab-kemasyarakatan-perguruan-tinggi.html. Roger EM. dan FF. Shoemaker. 1981. Communication of Innovation. New York:
The Free Press.
Rogers dan Kincaid. 1981. Communication Networks: Toward a New Paradigm for Research. London: The Free Press, Collier Macmillan Publisers.
Rogers EM.1983. Diffusion of Innovations. Third edition. New York: The Free Press.
Sahara dan Baharuddin, 2005. Karakteristik Petani dan Analisis Pendapatan Usaha Tani Kakao di Sulawesi Tenggara. Stigma. 8(1):126−129.
Sastropoetro S. 1988. Partisipasi, Komunikasi dan Disiplin dalam Pembangunan Nasional. Bandung: Alumni.
Setiabudi D. 2004. Pemanfaatan Media Informasi Teknologi Pertanian oleh Penyuluh Pertanian di Jakarta [tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor. Simatupang P. 2004. Prima Tani sebagai Langkah Awal Pengembangan Sistem
dan Usaha Agribisnis Industrial, Analisis Kebijakan Pertanian (AKP). Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Pertanian Sosial Ekonomi Pertanian.
Singarimbun M dan Sofian E. 1995. Metode Penelitian Survai. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Soejitno. 1968. “Petunjuk Penyuluhan Pertanian”. Dalam Pengantar Penyuluhan Pertanian. Surakarta: Hapsara.
Soekartawi, et al. 1986. Ilmu Usaha Tani dan Penelitian untuk Pengembangan Petani Kecil. Jakarta: UI Press.
Soekartawi. 2005. Prinsip Dasar Komunikasi Pertanian. Jakarta. Universitas Indonesia: UI−Press.
Sophia, S. 1988. Informasi hasil Penelitian yang Diperlukan oleh Penyuluh Pertanian Jawa Barat: Hubungan dengan karakteristik Penyuluh sebagai Penggua Informasi [tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Suci Indraningsih, K. 2010. Penyuluhan pada Petani Lahan Marjinal: Kasus Adopsi Inovasi Usaha Tani Terpadu lahan Kering di Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat [disertasi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Sudaryanto, TP. Simatupang, K. Kariyasa. 2005. Konsep Sistem Usaha Pertanian, serta Peranan BPTP dalam Rekayasa Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi Analisis Kebijakan Pertanian. Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. 3(3): 347-366.
Suryantini H. 2003. Kebutuhan Informasi dan Motivasi Kognitif Penyuluh Pertanian serta Hubungannya dengan Penggunaan Sumber Informasi: Kasus di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jurnal Perpustakaan Pertanian. 12 (2): 33—41.
Tjitropranoto P. 1993. Pemanfaatan Informasi Hasil Penelitian. Dalam Prosiding Temu Teknis Komunikasi Hasil-Hasil Penelitian Perantian. Bogor: Pusat Perpustakaan dan Komunikasi Pertanian.
Umar H. 2008. Riset sumber daya manusia dalam Organisasi. Jakarata: Gramedia Putaka Utama.
Undang-Undang Republik Indonesia No. 18. Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan, Penerapan Ilmu Pengetahuan Jakarta.
Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta.
Van den Ban AW. dan H.S. Hawkins. 1999. Penyuluhan Pertanian, Agnes Dwina Herdiasti, penerjemah. Yogyakarta: Kanisius.
Wardhani AC. 1994. Hubngan Karakteristik Demografi dan Motivasi Kognitif Peternak dengan Penggunaan Sumber-Sumber Informasi tentang Ayam Buras di Desa Cisontrol, Kabupaten Ciamis [tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Wijayati KE. 2004. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Komunikasi dalam Proses Pembinaan Petani Penghijauan (Kasus Penghijauan di Sub Das Citarik pada Desa Mekar Bakti Kabupaten Sumedang) [tesisi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Lampiran 1 Gambar metode komunikasi kombinasi ceramah dan peragaan
Lampiran 3 Gambar metode komunikasi kombinasi ceramah dengan penggunaan slide
Lampirann 4 Gambar metode komunikasi ceramah disertai demonstrasi cara membuat pestisida nabati
Lampiran 5 Gambar metode komunikasi demonstrasi cara pembuatan pupuk organik berbahan dasar limbah pertanian dan limbah rumah tangga
Lampiran 6 Gambar metode komunikasi demonstrasi cara pembuatan pupuk bokashi berbahan dasar limbah pertanian (kulit kakao
Lampiran 7 dan 8 Gamba demonstrasi cara perbanyakan bibit tanaman kakao melalui sambung pucuk
Lampiran 9 dan 10 Gambar metode komunikasi kombinasi ceramah dan peragaan pengenalan bahan pestisida nabati