Andini, D., Zainuddin ., dan M. Jalaluddin. 2017. Sel Goblet pada Usus Lele lokal (Clarias batrachus). Fakultas Kedokteran Hewan. Universitas Syiah Kuala.
Banda Aceh. JIMVET. 1(3). 299-304. ISSN : 2540-9492.
Anugraha, S. R., Subandiyono., dan E. Arini. 2014. Pengaruh Penggunaan Ekstrak Buah Nanas terhadap Tingkat Pemanfaatan Protein Pakan Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus carpio). Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Universitas Diponegoro. Journal of Aquaculture Management and Technology.3(4). 238-246.
Arief, M., I. Triasih dan W. Paramita. 2009. Pemberian Pakan Alami dan Pakan Buatan terhadap Perumbuhan Benih Ikan Betutu (Oxyeleotris marmorata Bleeker). Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Airlangga.
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. 1 (1). 51-57.
Arief, M., N. Fitriani., dan S. Subekti. 2014. Pengaruh Pemberian Probiotik Berbeda pada Pakan Komersial Terhadap Pertumbuhan dan Efesiensi Pakan Ikan Lele Sankuriang (Clarias sp.). Fakultas Perikanan dan Kelautan.
Universitas Airlangga. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. 6(1). 49-53.
ISSN: 2085-5842.
Delima, A. P. P., Subandiyono., dan S. Hastuti. 2017. Pengaruh Enzim Bromelin dalam Pakan dan Pertumbuhan Ikan Tawes (Puntius javanicus). Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Diponegoro. Journal of Aquaculture Management and Technology.6 (2). 41-50.
Habibi, Y. B. M. 2016. Potensi Penambahan Azolla sp. Dalam Formulasi Pakan Ikan Lele (Clarias sp.) Terhadap Nilai Kecernaan Serat Kasar dan Bahan Ekstrak tanpa Nitrogen Menggunakan Teknik Pembedahan. Fakultas Perikanan dan Kelautan. [Skripsi]. Universitas Airlangga. Surabaya.
Heri, 2019. Komposisi Proksimat Profil Asam Lemak dan Asam Amino Ikan Lele (Clarias sp.) di Kabupaten Ogan Ilir. [Skripsi]. Fakultas Pertanian.
Universitas Sriwijaya.
Khotimah, K., E.D. Harmila., dan R. Sari. 2016. Pemberian Probiotik pada Media Pemeliharaan Benih Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus) dalam Akuarium. Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah Palembang.
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia. 4 (2). 152-158. ISSN : 2303-2960.
Khotimah, K., Helmizuryani., dan J. Saputra. 2017. Peran Probiotik pad Pakan dan Media Pemeliharaan terhadap Peningkatan Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Patin (Pangasius hypothalmus). Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah Palembang. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. 6 (1). 12-16. ISSN: 2301-4172.
Nuraeni, I., R. Rosita., W. Lili., dan Y. Andriani. 2018. Pengaruh Kombinasi Ekstrak Enzim Kasar Papain dan Bromelin Terhadap Pemanfaatan Pakan dan Pertumbuhan Ikan Patin Siam ( Pangasius hypopthalmus) Pada Stadia Pendederan. Universitas Padjadjaran. Jurnal Perikanan dan Kelautan.
9 (1). 55-61.
Permana, A. N., Y. Cahyoko dan M. Arief. 2015. Subsitusi Tepung Ikan dengan Tepung Limbah Ikan Hiu (Carcharhinus sp.) terhadap Pertumbuhan, Efisiensi Pakan dan Survival Rate Ikan Lele Dumbo (Clarias sp.). Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Airlangga. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. 7(2). 199-206.
Prasetio, E., E. I. Raharjo dan Ispandi. 2016. Pengaruh Padat Tebar Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Jelawat (Leptobarbus Hoeveni). Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Muhammadiyah Pontianak. Jurnal Ruaya. 4(1). 54-59. ISSN : 2541 – 3155.
Pratama, L. A., D. Rachmawati., dan J. Hutabarat. 2017. Pengaruh Kombinasi Penambahan Ekstrak Nanas pada Pakan Buatan dan Probiotik pada Media Pemeliharaan Terhadap Efisiensi Pemanfaatan Pakan, Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Bawal Air Tawar (Colossoma macropomum).
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro. Journal of Aquaculture Management and Technology.6(4). 30-38.
Primaningtyas, W. A. 2015. Performa Produksi Ikan Lele (Clarias gariepinus) yang Dipelihara dalam Sistem Budidaya Berbeda. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Diponegoro. Journal of Aquaculture Management and Technology.4(4). 51-60.
Putra, A.D. 2014. Perubahan Struktur Morfologi dan Gambaran Mikroanatomi Insang Ikan Lele (Clarias batrachus) Akibat Paparan Limbah Cair Pewarna Batik. [Skripsi]. Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Semarang.
Putri, S. F., Z. Hasan., dan K. Haetami. 2012. Pengaruh Pemberian Probiotik pada Pelet yang Mengandung Kaliandra (Cailliandracalothyrsus) Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Nila (Oreochromis nilothicus). Fakultas Perikanan. Universitas Padjajaran. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 3(4).
283-291. ISSN : 2088-3137.
Rahmalia, M. 2014. Pengaruh Jenis Pakan Usus Ayam dan Ampas Tahu Terhadap Lele Dumbo (Clarius gariepinus) Sumbangsih pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Mata Pelajaran Biologi Kelas VIII Smp/Mts. [Skripsi].
Universitas Islam Negeri Raden Fatah. Palembang.
Rosmawati dan Muarif. 2012. Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Benih Ikan Lele Dumbo pada Sistem Resirkulasi dengan Kepadatan Berbeda. Fakultas Agribisnis dan Teknologi Pangan. Universitas Djuanda. Jurnal Pertanian.
13(2). 1-8.
Setiyani, A. R., D. Rachmawati., dan A. Sudaryono. 2017. Pengaruh Pemberian Ekstrak Nanas pada Pakan dan Probiotik pada Media Pemeliharaan terhadap Efisiensi Pemanfaatan Pakan dan Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis nilothicus). Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Universitas Diponegoro. Jurnal Sains Teknologi Akuakultur. 1 (2). 70-78.
ISSN: 2559-1701.
Soemarjati, W., S.J. Purnomo., M. Asadari dan A. Romadlon. 2016. Penerapan Penggunaan Probiotik pada Produksi Massal Larva Kerapu Pasir (Epinephelus corallicola) pada Unit Pembenihan BPBAP Situbondo. Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo. Jurnal Ilmu Perikanan.
7(1). 22-26. ISSN: 2086-3861 .
Sumule, F. J., D. T. Tobigo., dan Rusaini. 2017. Aplikasi Probiotik pada Media Pemliharaan terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Nila Merah (Oreochromis sp.) Fakultas Peternakan dan Perikanan. Universitas Tadulako. Jurnal Agrisains. 18(1). 1-12. ISSN:1412-3657.
Tarigan, N., F. Meiyasa., G. K. Efaruan., D. A. Sitanepessy., dan D. U. Pati . 2019.
Aplikasi Probiotik untuk Pertumbuhan Ikan Lele (Clarias batrachus) di Kelurahan Malumbi Sumba Timur. Fakultas Sains dan Teknologi.
Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. Nusa Tenggara Timur. Jurnal Mitra. 3(1). 50-57. Probiotik pada Pakan dengan Dosis Berbeda terhadap Efisiensi Pemanfaatan Pakan Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Lele (Clarias Gariepinus). Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Diponegoro. Journal of Aquaculture Management and Technology.
3(4). 9-17.
Wulandhari, S. P., D. Rachmawati., dan T. Susilowati. 2017. Pengaruh Kombinasi Ekstrak Nanas dalam Pakan Buatan dan Probiotik pada Media terhadap Efisiensi Pemanfaatan Pakan dan Pertumbuhan Ikan Tawes (Puntius javanicus). Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Diponegoro. Journal of Aquaculture Management and Technology.
6(4). 157-166.
Yunaidi, A. P. Rahmanta dan A. Wibowo. 2019. Aplikasi pakan pelet buatan untuk peningkatan produktivitas budidaya ikan air tawar di desa Jeruk agung Srumbung Magelang. Politeknik LPP. Yogyakarta. Jurnal Pemberdayaan.
3(1). 45-54. ISSN: 2580-2569.
LAMPIRAN
Lampiran 1. Denah penempatan pada akuarium yang berisikan ikan lele dengan
Perlakuan P1F1 : Pakan uji 0,75 %/kg ekstrak nanas dan 1 mL/L probiotik.
Perlakuan P1F2 : Pakan uji 0,75 %/kg ekstrak nanas dan 1,5 mL/L probiotik.
Perlakuan P2F1 : Pakan uji 1,5 %/kg ekstrak nanas dan 1 mL/L probiotik.
Perlakuan P2F2 : Pakan uji 1,5 %/kg ekstrak nanas dan 1,5 mL/L probiotik.
Perlakuan P3F1 : Pakan uji 2,25 %/kg ekstrak nanas dan 1 mL/L probiotik.
Perlakuan P3F2 : Pakan uji 2,25 %/kg ekstrak nanas dan 1,5 mL/L probiotik.
P1F1
Lampiran 2. Perhitungan pakan ikan, pakan uji , dan probiotik Berat Ikan per Ekor = 3 g
Jumlah Ikan per Ember = 10 Ekor
Biomassa Ikan Per Ember = 10x 3 = 30,0 gr Pakan 5% dari Berat Ikan = 5%x30 = 1,5 gr
Dosis Ekstrak Nanas P1 = 0,75%/Kg P2 = 1,5%/Kg P3 = 2,25%/Kg
Di Konversikan dengan gram maka,
1. P1=7,5 gram Ekstrak Nanas untuk 1 kg Pakan sebagai campuran dan akan menjadi Pakan Uji.
2. P2=15 gram Ekstrak Nanas untuk 1 kg Pakan sebagai campuran dan akan menjadi Pakan Uji.
3. P3=22,5 gram Ekstrak Nanas untuk 1 kg Pakan sebagai campuran dan akan menjadi Pakan Uji.
Probiotik
1 ml untuk 1 L Air.
Jumlah Air dalam satu ember = 10 L/ekor F1= 1 mL
F2= 1,5 mL
Maka dalam perlakuan
F1= 1ml = 10 mL untuk 10 L air F2=1,5ml= 15 mL untuk 10 L air
Lampiran 3. Hasil panjang rata-rata (cm) ikan lele
1. FK = = = = 492,980
7. JK Interaksi Ekstrak Nanas * Probiotik = – FK–JK Ekstrak Nanas – JK Probiotik =
= 513,587 - 492,980-17,853-1,389
Lampiran 5. Lanjutan
Lampiran 6. Lanjutan
Lampiran 6. Lanjutan
H40
Lampiran 8. Perhitungan statistik peningkatan berat ikan lele
7. JK Interaksi Ekstrak Nanas * Probiotik = FK–JK Ekstrak Nanas – JK Probiotik =
= 3258,251 - 3166,488-83,409-6,769
= 1,558
Tabel Analisis Varians (ANOVA)
SK DB JK KT F Hitung F 5% F 1% Notasi
Ekstrak Nanas 2 83,409 41,704 1082,135 3,88 6,92 **
Probiotik 1 6,796 6,796 176,335 4,74 9,33 **
Ekstrak Nanas*Probiotik 2 1,56 0,779 20,214 3,88 6,92 **
Galat 12 0,462 0,039
Total 17 92,225
**Berbeda sangat nyata KK = 1,48 % (dilakukan uji lanjut BNT)
Uji Lanjut BNT (Beda Nyata Terkecil
Uji Beda Nyata Terkecil (BNT)
KTG 0,039
sd=√(2KTG/r) 0,160 V 12
BNT 0,05 0,349 R 3
BNT 0,01 0,490 T 0,05(12) 2,178
T 0,01(12) 3,054
Perlakuan Rerata Notasi
P2 16,12 a
P1 12,74 b
P3 10,93 c
Perlakuan yang diikuti dengan huruf berbeda memiliki perbedaan yang signifikan
Lampiran. 9 Analisis varians berat ikan lele pada program SPSS
Std. Deviation .07612 .80038 1.12351 1.89014 2.33529 Std. Error of Kurtosis 1.038 1.038 1.038 1.038 1.038 Std. Error of Mean .01794 .18865 .26481 .44551 .55043
Lampiran. 9 Lanjutan
H10
H40
2 51,25 30,56 18,03 37,63 137,5 34,4
Perlakuan Rerata Notasi
ANOVA Table
Lampiran 12. Lanjutan
Lampiran 13. Data tingkat kelangsungan hidup ikan lele
Lampiran 14. Perhitungan statistik tingkat kelangsungan hidup ikan lele
Perlakuan SR% Jumlah
Kelompok RATA-RATA
U1 U2 U3
P1F1 70,00 70,00 80,00 220,00 73,33
P1F2 70,00 80,00 80,00 230,00 76,67
P2F1 80,00 80,00 70,00 230,00 76,67
P2F2 80,00 80,00 80,00 240,00 80,00
P3F1 80,00 70,00 70,00 220,00 73,33
P3F2 70,00 80,00 80,00 230,00 76,67
Jumlah 450,00 460,00 460,00 1370,00 76,11
FK 104272,222
JKT 427,778
JKP 94,444
JKProbiotik 50,000 JKEkstrak Nanas 44,444
JKG 333,333
Interaksi 0
SK DB JK KT F Hitung F 5% F 1% Notasi Keterangan
Ekstrak Nanas 2 44,444 22,222 0,800 3,88 6,92 TN
Probiotik 1 50,000 50,000 1,800 4,74 9,33 TN
Ekstrak Nanas*Probiotik 2 0,00 0,00 0,00 3,88 6,92 TN
Galat 12 333,333 27,778
Total 17 427,7778
*Tn =Tidak berpengaruh nyata
Lampiran 15. Tabel pemberian ekstrak nanas 7,5 gram pada pakan dan probiotik
Lampiran 16. Tabel pemberian ekstrak nanas 7,5 gram pada pakan dan probiotik dengan dosis 1,5 mL/L pada media pemeliharaan
Lampiran 17. Tabel pemberian ekstrak nanas 15 gram pada pakan dan probiotik
Lampiran 18. Tabel Pemberian ekstrak nanas 15 gram pada pakan dan probiotik dengan dosis 1,5 mL/L pada media pemeliharaan
Lampiran 19. Tabel pemberian ekstrak nanas 22,5 gram pada pakan dan probiotik
Lampiran 20. Tabel pemberian ekstrak nanas 22,5 gram pada pakan dan probiotik dengan dosis 1,5 mL/L pada media pemeliharaan
Lampiran 21. Data kualitas air pemeliharaan ikan lele selama 40 hari
Perlakuan Ulangan Suhu hari ke- pH hari ke- DO hari ke- 0 10 20 30 40 0 10 20 30 40 0 10 20 30 40 P1F1 1 27,1 27,5 27,0 26,5 26,3 7,4 7,1 7,5 7,6 7,7 5,2 5,4 5,1 5,5 5,7 2 27,0 26,5 27,1 27,5 26,4 7,5 7,6 7,7 7,4 7,1 5,5 5,7 5,2 5,4 5,1 3 27,5 27,0 26,5 27,5 26,2 7,1 7,5 7,6 7,7 7,2 5,1 5,5 5,7 5,2 5,4
P1F2 1 26,6 27,1 27,3 27,0 26,5 7,2 7,3 7,0 7,4 7,1 5,2 5,6 5,1 5,4 5,8 2 27,3 27,0 26,5 26,6 27,1 7,0 7,4 7,2 7,1 7,3 5,1 5,4 5,8 5,2 5,6 3 27,1 26,5 26,6 27,1 27,3 7,3 7,0 7,4 7,2 7,3 5,1 5,4 5,8 5,2 5,6 P2F1 1 27,2 27,3 27,1 26,8 26,8 7,4 7,1 7,5 7,6 7,4 5,8 5,5 5,7 5,5 5,8 2 27,1 26,4 27,0 27,1 26,7 7,3 7,6 7,5 7,2 7,1 5,4 5,5 5,4 5,6 5,3 3 27,0 27,2 26,6 27,3 26,4 7,2 7,5 7,6 7,4 7,2 5,7 5,4 5,5 5,7 5,4
P2F2 1 26,9 27,1 27,0 27,1 26,8 7,0 7,2 7,3 7,4 7,2 5,0 5,1 5,1 5,0 5,2 2 27,0 27,1 26,9 26,8 27,1 7,1 7,2 7,0 7,1 7,4 5,1 5,0 5,2 5,1 5,0 3 27,1 26,9 26,8 27,1 27,0 7,3 7,4 7,2 7,0 7,3 5,0 5,1 5,2 5,0 5,2 P3F1 1 27,1 27,5 27,7 26,5 26,9 7,5 7,1 7,5 7,6 7,3 5,2 5,4 5,1 5,7 5,4 2 27,0 26,8 27,5 28,3 26,5 7,6 7,4 7,5 7,6 7,4 5,5 5,8 5,2 5,4 5,3 3 27,5 27,4 26,8 27,8 26,7 7,1 7,4 7,6 7,5 7,3 5,1 5,6 5,8 5,4 5,6
P3F2 1 26,8 27,1 27,4 27,0 26,8 7,2 7,3 7,0 7,4 7,5 5,0 5,4 5,3 5,1 5,4 2 27,3 27,0 26,8 26,6 27,1 7,4 7,0 7,2 7,0 7,3 5,2 5,3 5,0 5,2 5,5 3 27,4 26,8 26,7 27,2 27,5 7,1 7,0 7,3 7,5 7,3 5,0 5,3 5,5 5,2 5,4
Lampiran 22. Dokumentasi Penelitian Alat dan Bahan Penelitian
Akuarium Timbangan analitik
Milimeter block Tanggok
Aerator pH meter
Lampiran 20 Lanjutan
DO meter Termometer
Selang sipon Blender
Spray Alat tulis
Lampiran 20. Lanjutan
Kamera HP Ikan Lele
Mesin Sentrifugasi Mortal Porselen
Pakan komersial Nanas
Lampiran 20. Lanjutan
Buffer Fosfat Probiotik
Air Bersih
Lampiran 20. Lanjutan Prosedur Penelitian
Menghancurkan buah nanas Mencampurkan buah nanas dengan buffer fosfat
Kemudian disentrifiuse Mengambil supernatan crude enzim
Menyiapkan wadah penelitian Menyiapkan ikan uji
Lampiran 20. Lanjutan
Menyiapkan pakan uji Menyiapkan probiotik
Memelihara ikan uji Mengukur panjang ikan uji
Mengukur berat ikan uji Mengukur DO air