Beane, J.A. (1997). Curriculum Integration. New York and London; Teacher College, Columbia University.
Bell, Frederick H. (1978). Teaching and Learning Mathematics (In Seconadry Schools). USA: Wm.c. Brown Company Publishers.
Berke, Melissa K. (2009). Curriculum Integration: A two-way street. General Music Today. Reston: Fall 2000. Vol. 14, Iss. 1; pg. 9, 4 pgs. Tersedia: http://proquest.umi.com.
Borg WR & Gall M.P. (2003). Educational Research, An Introduction 7th Edition. Pearson Education, Inc.
Darling-Hammond, Linda et.al.(2005). Preparing Teachers For A Changing World: What teachers should learn and be able to do?. San Fancisco: John Wiley & Sons, Inc.
Depdiknas Ditjen Pendasmen. (2009). Surat Edaran Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional No. 2669/C.C5/mn/2009 mengenai Langkah-langkah Strategis Untuk Mendorong Pertumbuhan Jumlah Siswa SMK. Tersedia: http://www.
ditpsmk.net.
Depdiknas. (2004). Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Busana “Cuctom-Made”. Digandakan oleh: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifi kasi dan Standarisasi Profesi Tahun Anggaran 2004.
Depdiknas. (2007). Kajian Kebijakan Kurikulum Mata Pelajaran Matematika. Tersedia: www.puskur.net.
Depdiknas. (2008). Panduan Pengembangan Bahan Ajar:
DitJenManDikDasMen, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas.
Ditnaga Dirjend Dikti. (2007). Metodologi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan: Pelatihan Metodologi PPKP dan PIPS. Tersedia: www.ditnaga-dikti.org.
Djaali. (2009). Konsep Dasar Pengembangan KTSP. Makalah Seminar Nasional “Optimalisasi Potensi Daerah dalam Pengembangan KTSP Berkualitas Nasional dan Global”.
HIPKIN. Bandung: 30 Mei 2009.
Effendi, Moh Mahfud. (2013). Pengembangan Kurikulum Matematika sebagai Mata Pelajaran Adaptif di SMKN3 Probolinggo. Jurnal Penelitian Pendidikan 1412-565X Edisi khusus Februari 2013 hal 43-60
Effendi, Moh. Mahfud. (2014). Alternatif Model Organisasi Kurikulum Matematika Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Jurnal HIPKIN: Inovasi Kurikulum, ISSN: 1829-6750 Volume 01 Maret 2014; hal 123-135.
Effendi, Moh. Mahfud. (2016). Analisis Pengembangan Bahan Ajar Matematika SMK: Prosiding seminar pendidikan matematika 2016 Pascasarjana UMM; 6 Agustus 2016;
hal. 103; ISSN 2528-4460; http://math.umm.ac.id/id/
pages/karya-ilmiah/prosiding-seminar-nasional-pendidikan-matematika-2016-pasca-sarjana-umm.html
Moh. Mahfud Effendi
Effendi, Moh. Mahfud. (2017). Analysis of Relevance of VHS Mathematics Curriculum Development, International Conference On Mathematics Education: https://www.
atlantis-press.com/search?q= Incomed&type=proceedings Feresteh et.al,. (2012). Mathematics Requirements for Vocational
and Technical Education. www.tree.utm.mymp.
Finch, CR and Crunkilton, JR. (1979). Curriculum Development in Vocational and Technical Education: Planning, Content, and Implementation. Boston: Allyn and Bacon.
Fogarty, Robin. (1991). The Mindful School: How to Integrate The Curricula. Palatine, Illinois: IRI/Skylight Publishing, Inc.
Fraenkel, Jack R., and Wallen, Norman E. (1993). How to Design and Evaluate Research in Education. USA: McGraw-Hill, Inc.
Gay, L.R, et.al,. (2006). Educational Research: Competencies for Analysis and Applications. New Jersey: Pearson Prentice Hall.
Henk vdK,. (2010). Mathematics for Technical Vocational Education. Research Intersts and Universities. http://www.
academica.edu.
Keputusan Dirjen Mandikdasmen Nomor 251/C/KEP/
MN/2008 tentang Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan
Lisbeth L dan Lulea T,. (2013). To Look for Mathematics Teaching and Learning in Vocational Education. www.mail.liu.se/
SMDF/madif5/Lindberg.pdf.
Longstreet W.S. (1993). Curriculum for a New Millenium.
Boston: Allyn & Bacon.
Marsigit. (2012). Pengembangan Materi Ajar Berbasis TIK Bagi Guru Matematika SMK. Makalah di presentasikan pada acara diklat di UNY pada 8 Juni 2012.
McMillan, James H. (2008). Educational Research: Fundamentals for The Consumer, 5th Edition USA: Person Education, Inc.
McNeil. (2006). Contemporary Curriculum in Thought and Action.
USA: John Wiley & Sons.
Ministry of Education Singapore. (2009). The Singapore Model Method for Learning Mathematics. Singapore: EPB Pan Pacifi c.
Nasution, S. 2006. Kurikulum dan Pengajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
NCTM (National Council of Teachers of Mathematics). (2000).
Principles and Standards for School Mathematics. USA: The NCTM, Inc.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 70 tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK/MAK.
Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 Tanggal 23 Mei 2006 Tentang Standar Isi, SKKD, Struktur Kurikulum SMK/
MAK
Permendiknas Nomor 28 Tahun 2009 tentang SKL SMK Bidang Studi Keahlian Seni, Kerajinan, dan Pariwisata Permendiknas Nomor 37 Tahun 2018 Tentang KI, KD, SD,
SMP, SMA/SMK
Pusdiknakes. (2010). Kurikulum SMK. Tersedia: .
Puslitjaknov Depdiknas. (2008). Metode Penelitian Pengembangan. Tersedia: www.infokursus.net.pdf.
Moh. Mahfud Effendi
Reys, Robert E., et.al. (1998). Helping Children Learn Mathematics.
5th Edition. USA: Allyn & Bacon.
Reys, Robert E., et.al. (1998). Helping Children Learn Mathematics.
5th Edition. USA: Allyn & Bacon.
Sanjaya, W. (2008). Kurikulum dan Pembelajaran; Teori dan Praktek Pengembangan KTSP. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Seller & Miller. (1985). Curriculum: Perspectives and Practice.
New York & London: Longman.
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung; Alfabeta.
Sukmadinata. (2008). Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sukmadinata. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung:
Remaja Rosdakarya.
Udelhofen, Susan. (2005). Keys to Curriculum Mapping:
Strategies and Tools to Make It Work. California: Corwin Press.
Walle, J. A. Van De, Karp, K. S., Bay-williams, J. M., Mcgarvey, L. M., Folk, S., & Wray, J. (2010). Elementary and Middle School Mathematics Teaching Developmentally.
Xin, Zhao. (2007). Vocational Education Curriculum Development Oriented by Working Process Knowledge: Journal of Anhui Vocational & Technical College; 2007-07.
Yimin, Wang. (2006). Exploitation and Practice of Theory-practice Integrated Professional Courses: Journal Vocational and Technical Education; 2006-04
Glosarium
A Adaptif
Mudah menyesuaikan Alokasi
Banyaknya sesuatu yang dialokasikan Aspek
Sudut pandang B
Bahan Ajar
seperangkat pembelajaran yang berisikan materi, metode, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang didesain secara sistematis dan menarik dalam rangka mencapai tujuan yang diharapkan
Berbasis
Berdasarkan pada
Bermakna
Mempunyai arti penting C
Cakupan Jangkauan D
Draf
Rancangan atu konsep E
Efektif
Pencapaian hasil yang sesuai tujuan Efi sien
Tepat atau sesuai untuk mengerjakan sesuai Eksternal
Segala sesuatu yang berhubungan dengan lingkungan luar dirinya
F Fungsi
Kedudukan atau tugas H
Hirarki
Urutan, tingkatan, jenjang, atau susunan sesuatu
Moh. Mahfud Effendi I
Interaktif
Saling melakukan aksi, saling aktif Interkoneksi
10, 12 Internal
Segala sesuatu yang berhubungan dengan dirinya K
Karakteristik Sifat khas Keahlian
suatu kemampuan dalam melakukan sesuatu terhadap sebuah peran
Kebutuhan
Segala sesuatu yang diperlukan Keterlaksanaan
Sebuah pekerjaan yang harus diselesaikan untuk mencapai tujuan tertentu
Keterpaduan
Perihal terpadu, keterlibatan Kompetensi
Suatu kemampuan atau kecakapan yang dimiliki seseorang dalam melaksanakan suatu
Komponen
Bagian dari keseluruhan atau unsur yang membentuk suatu sistem atau kesatuan
Konsep
Suatu arti yang mewakili sejumlah objek yang mempunyai ciri-ciri
Konseptual
Sesuatu yang disusun secara terperinci dan terencana, mempunyai dasar teori yang kuat, serta latar belakang, tujuan, dan manfaat yang jelas
Kurikulum
Rancangan sejumlah pelajaran dan pengalaman yang harus dikuasai siswa dalam periode tertentu.
M Materi
Bahan Mendukung
Menyokong, membantu mewujudkan Menopang
Menyangga P
Pemetaan
Suatu proses penyajian informasi
Moh. Mahfud Effendi Prosedur
Tindakan atau operasi yang harus dijalankan dengan cara yang baku agar selalu memperoleh hasil yang sama S
Struktur
Pengorganisasian unsur-unsur yang saling terkait dalam suatu system yang terorganisasi
T
Tahapan
Tingkatan, jenjang Top down
Pendekatan pengambilan keputusan dari atas ke bawah.
Sebaliknya adalah buttom up, Tuntutan
Sesuatu yang dituntut, sesuai yang seharusnya
Indeks
Interaktif xi, 29, 59 Interkoneksi xi, 13, 59 Internal ix, 28, 46, 59
K
Karakteristik 59
Keahlian xi, 13, 32, 34, 37, 39, 40, 43, 52, 53, 54, 59
Kebutuhan 39, 59 Keterlaksanaan ix, 30, 59 Keterpaduan 41, 59
Kompetensi 3, 4, 14, 16, 52, 59, 63
Menopang 60
P
Pemetaan xi, 41, 43, 60
Prosedur xi, xiii, 28, 35, 36, 38, 45, 50, 61
S
Struktur 1, 12, 44, 54, 61
T
Tahapan xi, xiii, 25, 26, 35, 36, 46, 61 Top down 61
Tuntutan 61