TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Rokok
2.1.8. Dampak asap rokok
Dampak asap rokok terhadap kesehatan
Merokok adalah penyebab kematian yang paling besar jumlahnya namun sebenarnya dapat dicegah. Rokok dapat menyebabkan variasi penyakit yang mengancam jiwa. Diperkirakan 400.000 kematian setiap tahunya. Orang yang merokok di atas 20 batang sehari lebih banyak kemungkinannya mendapatkan kelainan pada lensa mata atau katarak. Penyakit–penyakit yang ditimbulkan rokok yaitu (Sitorus, 2005).
1. Kanker paru
Sejauh ini, rokok adalah penyebab utama timbulnya kanker paru. Di Amerika Serikat rokok diperkirakan menjadi penyebab kematian kanker paru rata–rata sebesar 87 % (90 % pada pria dan 85 % pada wanita ). Gejalanya yaitu : napas menjadi pendek, batuk berdarah, batuk kronis, suara berdengik saat bernafas, menurunya berat badan, lelah berkepanjangan, kesulitan untuk menelan, nyeri pada dada atau perut.
2. Merokok meningkatkan tekanan darah
Rokok akan mengakibatkan terjadinya vasokontriksi pembuluh darah perifer dan pembuluh darah ginjal sehingga terjadi peningkatan tekanan darah menyebabkan hipertensi. Merupakan faktor penyebab serangan jantung dan stroke. Merokok sebatang tiap hari akan meningkatkan tekanan darah sistolik 10–25 mmHg serta menambah detak jantung 5 – 20 kali/menit.
3. Pengerasan arteri
Pengerasan arteri adalah proses yang berkembang setelah bertahun–tahun menjadi perokok. Nikotin pada prinsipnya akan mengakibatkan pembuluh darah menyempit dengan cepat, sehingga organ-organ tubuh akan kekurangan oksigen, antara lain otak dan otot jantung. Pada jangka lama, nikotin akan mengakibatkan dinding pembuluh darah kaku dan berkapur (atherosclerosis), dengan demikian suplai oksigen ke organ-organ tubuh akan menurun sedikit demi sedikit. Semakin lanjut umur seorang perokok maka kondidinya semakin berbahaya. selain itu, orang merokok akan mengalami pemblokiran aliran darah 2-3 kali lebih cepat dari orang yang tidak merokok.
4. Kanker oral
Menurut Britis Dental Association, kanker oral merupakan kanker yang timbul pada jaringan di sekitar bibir, lidah, gusi, dasar mulut, oropharynx, hypopharynx, dan semua bagian yang berada diantara bibir, langit – langit mulut dan pharynx. Kanker oral bukanlah penyakit dominan pada orang lanjut usia. Pria dan wanita memiliki resiko terkena kanker oral dengan persentase yang sama.
5. Penyakit kardiovaskilar
Penyakit ini bisa berbentuk apa saja, tergantung pembuluh darah mana yang diserang. Rokok akan meningkatkan detak jantung, peningkatan tekanan darah, dan meningkatkan terjadinya hipertensi dan penyumbatan arteri. Hampir setengah dari kematian pada usia di bawah 65 tahun oleh serangan jantung, korbanya merupakan perokok. Bentuk-bentuk penyakit kardiovaskuler dijumpai pada perokok yaitu :
Trombosis Koroner yaitu : gumpalan darah pada arteri yang menyuplai darah kejantung. Sumbatan oleh gumpalan darah ini bisa berujung pada seragan jantung.
Trombosis cerebral yaitu : adanya pemblokiran pada pembuluh darah yang menuju ke otak. Keadaan ini dapat menyebabkan pingsan, stroke, dan kelumpuhan. Jika sumbatan terdapat pada arteri ginjal maka bisa terjadi peningkatan tekanan darah atau bahkan gagal ginjal. Jika terjadi sumbatan pembuluh darah kaki akan menyebabkan pembusukan jaringan dan amputasi.
6. Peningkatan aktivitas sistem saraf simpatik
Rokok meningkatkan aktivitas sistem daraf simpatik sehingga menambah beban pada sistem yang berfungsi dalam mengatur pembuluh darah dan jantung.
7. Peningkatan asam lambung
Peningkatan sekresi asam, penurunan produksi prostaglandin dan bikarbonat, serta penurunan aliran selaput darah yang berujung pada peningkatan asam lambung ( sakit maag ). Merokok juga akan memperlambat proses penyembuhan infeksi pada usus dan lambung.
8. Penyakit pada tiroid
Cyanedim, senyawa kimia yang ditemukan dalam asap rokok, akan menghambat
produksi hormon tiroid sehingga timbul penyakit pada tiroid. 9. Penyakit sistem sirkulasi
Rokok dapat merusak dinding pembuluh darah sehingga menyebabkan jantung sulit memompa darah ke kaki dan tangan.
10. Penyakit paru–paru kronis menahun (Chronic Obstructive Pulmonary Diseas )
Banyak perokok yang meninggal setiap tahunya karena melemahnya kondisi paru–paru. COPD merupakan kumpulan penyakit yang mengakibatkan kesulitan bernapas karena adanya pemblokiran saluran udara. Termasuk didalamnya 1) Emfisema merupakan pengerutan dan perpecahan kantong udara pada paru–paru, menyebabkan penurunan fungsi paru mengambil oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida.
2) Bronkitis kronik yaitu produksi lendir berisi nanah pada broncus yang menyebabkan batuk diiringi rasa sakit dan kesulitan bernapas. Sekitar 83 % kematian akibat Emfisema dan Bronkitis di Inggris berkaitan dengan kebiasaan merokok.
11. Rokok dan hati
Rokok terbukti dapat menyebabkan kurangnya kemampuan hati dalam menangani dan membuang racun.
12. Kanker pankreas
Nikotin dan tar menggangu sistem kerja pankreas dalam menghasilkan enzim amylase dan pancreatin. Kedua enzim tersebut berfungsi sebagai pencerna makanan. Gejala yang sering timbul adalah sakit perut, bila kondisi sudah akut dapat menyebabkan kematian karena sistem pencernaan sudah terganggu.
13. Rokok dan kehamilan
Berdasarkan hasil penelitian 1 dari 3 wanita yang merokok lebih dari 20 batang sehari melahirkan bayi dengan berat badan kurang. Meningkatkan kelahiran prematur, keguguran dan pendarahan.
14. Rokok dan Kanker Kulit
Berdasarkan hasil temuan dari peneliti Belanda mengatakan para perokok memiliki kemungkinan 3,3 kali lebih besar mengidap karsinoma sel skuamosa dibanding yang tidak merokok. Menghisap 21 batang rokok atau lebih per hari meningkatkan risiko penyakit tersebut empat kali lipat (Handoko, 2008)
15. Rokok mempercepat ketuaan
Asap rokok ternyata bisa membuat orang cepat jadi tua. Menurut Sri dalam bukunya mengatakan dikalangan perokok ditemukan penurunan kadar air dalam lapisan kulit luar dan lain–lain sehingga terjadi penurunan estrogen yang mengakibatkan kulit menjadi kering dan keriput dan serabut elatin yang menebel dan terputus–putus sampai kejaringan halus pada kulit, yang membuat kulit jadi kendur dan keriput.
Dampak asap rokok pada lingkungan
1. Asap rokok dapat mengakibatkan pencemaran udara
2. Bungkus dan puntung rokok menjadi permasalahan sampah / limbah 3. Puntung rokok yang masih menyala dapat menyebabkan kebakaran.