Boks 1.3
Gambar Boks 1.3.1. Hasil Voting EU Referendum Gambar Boks 1.3.2. Hasil Voting Berdasarkan Wilayah
17.420.342 votes 16.141.241 votes 51.9% Leaves 48.1% Remain England Wales Scotland Northen Ireland Leave53.4% Leave52,5% Leave38,0% Leave44,2% Remain 46.6% Remain47,5% Remain 62,0% Remain55,8%
Economic Area atau World Trade Organization.
Proses tersebut diperkirakan baru selesai pada tahun 2025.
Perekonomian Inggris menunjukkan kinerja yang
positif sejak bergabung dengan UE pada 1 Januari 1972. Kinerja ekonomi Inggris yang positif tersebut
tercermin pada pada meningkatnya pendapatan
per kapita pasca bergabung dengan UE (Grafik
Boks 1.3.1) sejalan dengan meningkatnya perdagangan Inggris dengan negara anggota UE
(Grafik Boks 1.3.2). Kondisi ini juga mendorong
Grafik Boks 1.3.1 Perkembangan PDB Per Kapita Inggris
35000
30000
25000
20000
Real GDP per capita
15000
10000
UNITED KINGDOM synthetic UNITED KINGDOM 1950 1970
Year
2010 1990
Grafik Boks 1.3.2 Perkembangan Perdagangan Inggris (%PDB)
Grafik Boks 1.3.3. Aliran Masuk Investasi Langsung ke Inggris
1970 1980 1990 2000 2010 2500e+11 1500e+11 2000e+11 1000e+11 5000e+11
UNITED KINGDOM synthetic UNITED KINGDOM
semakin terbukanya perekonomian Inggris, diikuti
dengan makin kuatnya dinamika ekonomi Inggris
yang bersumber dari meningkatnya inovasi dan
adopsi tekonologi baru serta meningkatnya skala
produksi dan spesialisasi. Selain itu, dampak positif
dari bergabungnya Inggris ke UE juga terlihat pada
perkembangan sektor finansial. Hal ini tercermin dari meningkatnya aliran investasi langsung ke Inggris setelah bergabung dengan UE (Grafik Boks
1.3.3). Akses ke pasar tunggal UE juga semakin memperkuat posisi Inggris (London) sebagai pusat keuangan dunia. 0 20 40 60 80 100 70 1960 UK joins the EU Canada UK Italy Japan Germany France US Single market established
Ratio of trade volumes to GDP (2010 prices)
80 90 2000 10
Sumber: Bank Indonesia
THB % KRW MYR INR IDR PHP CNY SGD (1,50) (2,00) (2,50) (3,00) (1,00) (0,50) (0,00) -2,44 -1,86 -1,37 -0,96 -0,88 -0,79 -0,54 -0,47
Grafik Boks 1.3.6. Perubahan Saham di Kawasan Asia (23 Juni 2016 vs 24 Juni 2016)
memutuskan untuk keluar dari UE memiliki waktu 2 tahun untuk membuat kesepakatan dengan UE.
Hasil akhir dari Brexit vote yang di luar ekspektasi
pasar sempat mengguncang pasar finansial Inggris dan Eropa, baik mata uang Inggris dan Euro (Grafik Boks 1.3.4) maupun bursa FTSE 100 Index dan Stoxx Europe 600 melemah signifikan (Grafik Boks 1.3.5). Namun pasar finansial kemudian kembali
menguat sejalan dengan aksi profit taking investor.
Sejalan dengan pergerakan di pasar keuangan Inggris dan Eropa, pasar keuangan Asia juga turut mengalami pelemahan pasca terjadinya
Brexit. Mayoritas nilai tukar kawasan mengalami
pelemahan dibandingkan dengan hari sebelumnya, dengan depresiasi terbesar dialami
oleh KRW sebesar 2,44%, dan diikuti MYR sebesar
1,86%. Sementara itu, Indonesia mengalami
pelemahan terbatas sebesar 0,88% (Grafik Boks 1.3.6). Rupiah sempat melemah mencapai level
Rp.13.450,00 pada sesi pagi sejalan dengan
tingginya ketidakpastian pasar sebelum hasil final referendum. Rupiah kembali mengalami penguatan akibat aksi profit taking investor dan kepastian keluarnya UK dari EU sehingga ditutup pada level Rp13.375,00 (Grafik Boks1.3.7).
Perkembangan positif ekonomi Inggris terkait
dengan akses ke pasar tunggal Eropa tersebut di atas berpotensi hilang, seiring dengan hasil referendum dengan mayoritas warga negara
Inggris memutuskan untuk keluar dari UE (Brexit). Dalam jangka pendek, dampak Brexit akan lebih terlihat pada sektor finansial. Adapun dampak pada pertumbuhan ekonomi, aliran investasi
langsung, dan posisi Inggris sebagai pusat
finansial dunia akan lebih terlihat pada jangka menengah-panjang. Salah satu faktor penting yang
menentukan lamanya transmisi adalah proses
negosiasi antara Inggris dan UE. Article 50 the
Lisbon Treaty menyebutkan bahwa negara yang
Grafik Boks 1.3.5. Pergerakan FTSE 100 dan Stoxx Europe Pada Tahun 2016
Grafik Boks 1.3.4. Pergerakan GBP dan EUR Pada Tahun 2016
11-Jan-16 1-Jan-16 1-Mar -16 30-Apr -16 10-Apr -16 9-Jun-16 31-Mar -16 30-May-16 20 -Feb-16 20-Apr -16 19-Jun-16
21-Jan-16 31-Jan-16 11-Mar
-16 10-May-16 10-Feb-16 21-Mar -16 20-May-16 20-Feb-16 1.34 1.32 1.40 1.06 1.36 1.42 1.08 1.38 1.02 1.44 1.48 1.10 1.40 1.04 1.46 1.50 1.12 1.16 1.14 1.18 GBPUSD EURUSD GBP EUR (Rhs) 3.300 11-Jan-16 1-Jan-16 1-Mar -16 30-Apr -16 10-Apr -16 9-Jun-16 31-Mar -16 30-May-16 20 -Feb-16 20-Apr -16 19-Jun-16
21-Jan-16 31-Jan-16 11-Mar
-16 10-May-16 10-Feb-16 21-Mar -16 20-May-16 20-Feb-16 5,200 5,000 6,000 2.700 5,400 6,200 2.800 5,600 2.500 6,400 2.900 5,800 2.600 6,600 3.000 3.200 3.100 3.400 GBPUSD EURUSD
FTSE 100 Stoxx Europe (Rhs)
Sumber: Bank Indonesia, BEI, Bloomberg Sumber: Bloomberg, diolah
Grafik Boks 1.3.7. Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Intrahari
Grafik Boks 1.3.10. Pergerakan Yield Indonesia Tahun 2016
Philippines % Korea India Malaysia Indonesia 0,10 0,00 (0,10) (0,20) 0,20 0,30 0,40 -0,13 0,00 0,02 0,18 0,36
Grafik Boks 1.3.9. Perubahan Yield di Kawasan Asia (23 Juni 2016 vs 24 Juni 2016) 8:45 8:00 13:30 15:50 8:35 10:05 12:20 13:05 14:35 12:40 9:20 13:50 15:20 9:30 10:20 11:05 11:55 14:15 15:05 10:50 11:35 13150 13100 13350 13200 13400 13400 13250 13450 13550 13300 13500 23-Jun-16 24-Jun-16
Grafik Boks 1.3.8. Perubahan Saham di Kawasan Asia (23 Juni 2016 vs 24 Juni 2016) Malaysia % Korea India Thailand China Philippines Indonesia Singapore (2,00) (3,00) (4,00) (1,00) (0,00) -3,09 -2,72 -2,11 -1,70 -1,30 -1,29 -0,82 -0,36 11-Jan 1-Jan 1-Mar 20-Apr 4-Apr 24-May 9-Jun 25-Mar 16-May
22-Feb 12-Apr 1-Jun 17-Jun 19-Jan 27-Jan 4-Feb 9-Mar 28-Apr
17-Mar 6-May 12-Feb 7.20 7.00 8.00 7.40 8.20 7,81 7.60 8.40 8.80 9.00 7.80 8.60
Sejalan dengan pergerakan mata uang yang melemah, pasar saham di kawasan juga mengalami pelemahan. Melemahnya pasar saham kawasan
tercermin dari MSCI Asia Pacific Index juga turun
sebesar turun sebesar 4,3%. Penurunan indeks saham terbesar terjadi pada saham Korea (-3,09%) dan India (-2,72%). Sementara itu, pasar saham Indonesia juga turut mengalami koreksi dengan
lebih terbatas hanya sebesar -0,82% (Grafik Boks
1.3.8). Sejalan dengan melemahnya kinerja pasar saham kawasan, pasar SBN di kawasan juga
mengalami pelemahan (Grafik Boks 1.3.9). Yield
government bond Indonesia juga mengalami
peningkatan dan mencapai level 7,81%, naik 18 bps dibandingkan penutupan sebelumnya (Grafik
1.3.10). Di pasar komoditas, keputusan Inggris untuk keluar dari UE juga berpengaruh pada pelemahan harga komoditas. Kondisi ini tercermin
dari menurunnya Bloomberg Commodity Index
sebesar 1,5%. Sementara Brent turun 5.01% sejalan dengan penurunan harga tembaga dan
nikel yang turun lebih dari 2,5% di London Metal
Exchange.
Pelemahan kinerja pasar saham dan SBN
mendorong investor untuk beralih ke safe haven
asset, yaitu yen Jepang, dolar AS, dan emas.
Mata uang JPY mengalami penguatan 3,24% dan mencapai level 102,83, tertinggi sejak tahun 2013.
Sementara itu, USD juga tercatat menguat ke
level 95,4 (naik 1,97%) (Grafik Boks 1.3.11). Selain
itu, harga emas juga naik mencapai 1.310 dolar
AS/ounce (tertinggi sejak Maret 2014) (Grafik Boks 1.3.12). Ke depan, risiko masih tetap tinggi
sejalan dengan perilaku risk aversion investor dan
Sumber: Bloomberg, diolah
Sumber: Bloomberg, diolah Sumber: Bloomberg, diolah
Jan-12
Sep-11 May-12 Sep-12 Jan-13 May-13 Sep-13 Jan-14 May-14 Sep-14 Jan-15 May-15 Sep-15 Jan-16 -10% -15% -20% -10% -5% 0% -5% 8,00%
FDI Indonesia dari UK
ekspektasi masih tingginya ketidakpastian pada
masa negosiasi yang akan berlangsung selama proses keluarnya Inggris dari EU serta dampak
rembetan sentimen exit ke negara-negara UE
lainnya.
Sementara itu, dampak Brexit lewat jalur
perdagangan terhadap Indonesia diperkirakan
relatif terbatas. Pangsa ekspor Indonesia ke Inggris
hanya sekitar 1,0% dari total ekspor Indonesia
(Grafik Boks 1.3.13). Meskipun demikian, dampak
lanjutan dari terganggunya hubungan perdagangan
9:20 8:00 10:40 12:00 13:20 14:40 16:00 20:00 21:20 22:40 0:00 1:20 2:40 4:00 5:20 6:40 8:00 9:20 10:40 12:00 13:20 14:40 16:00 90 85 110 95 100 105 23-Jun-16 USDPJPY, Index USDPJPY DXY 24-Jun-16 8:45 8:00 9:30 10:20 11:05 11:55 12:40 13:30 14:15 15:05 15:50 8:35 9:20 10:05 10:50 11:35 12:20 13:05 13:50 14:35 15:20 1200 1280 1220 1300 1310 1240 1320 1360 1260 1340 23-Jun-16 24-Jun-16
Inggris-Eropa perlu dicermati, seiring dengan pangsa ekspor Indonesia ke Eropa (tidak termasuk
Inggris) yang mencapai 11,4% pada tahun 2015.
Di sisi investasi, dampak terhadap kinerja investasi
Indonesia juga diprediksi terbatas. Dalam lima tahun terakhir, pangsa Inggris terhadap total aliran
investasi langsung Indonesia tercatat di bawah 10% (Grafik Boks 1.3.14). Dengan demikian, dampak Brexit terhadap perekonomian Indonesia secara keseluruhan relatif terbatas.
Europe ex UK; 11,4% UK; 1,0% US; 13,5% ASEAN 21,9% Japan21,9% China 9,8% Others 30,8%
Sumber: Bloomberg, diolah Sumber: Bloomberg, diolah
Sumber: TEIC, diolah Sumber: TEIC, diolah
Grafik Boks 1.3.13. Negara Tujuan Ekspor Indonesia Tahun 2015 Grafik Boks 1.3.14. Aliran Masuk Investasi Langsung ke
Indonesia dari Inggris
2
ekspektasi terhadap implementasi UU Pengampunan Pajak. Sentimen positif domestik tersebut telah mendorong peningkatan sumber pembiayaan dari pasar keuangan khususnya di pasar obligasi.
Sebagaimana negara kawasan, risiko di pasar keuangan domestik pada semester I 2016 cenderung menurun. Penurunan risiko diindikasikan antara lain dengan penurunan suku bunga PUAB rupiah, menguatnya nilai tukar, menguatnya IHSG dan
menurunnya volatilitas di pasar saham serta menurunnya yield SBN. Sementara itu,
kinerja reksadana membaik seiring dengan meningkatnya kinerja pasar saham dan pasar SBN.