• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dampak Keluarnya Inggris dan Uni Eropa (Brexit) Terhadap Perekonomian Indonesia

Dalam dokumen pertemuan 11 dan 12 BI stabilitas keuang (Halaman 50-57)

Boks 1.3

Gambar Boks 1.3.1. Hasil Voting EU Referendum Gambar Boks 1.3.2. Hasil Voting Berdasarkan Wilayah

17.420.342 votes 16.141.241 votes 51.9% Leaves 48.1% Remain England Wales Scotland Northen Ireland Leave53.4% Leave52,5% Leave38,0% Leave44,2% Remain 46.6% Remain47,5% Remain 62,0% Remain55,8%

Economic Area atau World Trade Organization.

Proses tersebut diperkirakan baru selesai pada tahun 2025.

Perekonomian Inggris menunjukkan kinerja yang

positif sejak bergabung dengan UE pada 1 Januari 1972. Kinerja ekonomi Inggris yang positif tersebut

tercermin pada pada meningkatnya pendapatan

per kapita pasca bergabung dengan UE (Grafik

Boks 1.3.1) sejalan dengan meningkatnya perdagangan Inggris dengan negara anggota UE

(Grafik Boks 1.3.2). Kondisi ini juga mendorong

Grafik Boks 1.3.1 Perkembangan PDB Per Kapita Inggris

35000

30000

25000

20000

Real GDP per capita

15000

10000

UNITED KINGDOM synthetic UNITED KINGDOM 1950 1970

Year

2010 1990

Grafik Boks 1.3.2 Perkembangan Perdagangan Inggris (%PDB)

Grafik Boks 1.3.3. Aliran Masuk Investasi Langsung ke Inggris

1970 1980 1990 2000 2010 2500e+11 1500e+11 2000e+11 1000e+11 5000e+11

UNITED KINGDOM synthetic UNITED KINGDOM

semakin terbukanya perekonomian Inggris, diikuti

dengan makin kuatnya dinamika ekonomi Inggris

yang bersumber dari meningkatnya inovasi dan

adopsi tekonologi baru serta meningkatnya skala

produksi dan spesialisasi. Selain itu, dampak positif

dari bergabungnya Inggris ke UE juga terlihat pada

perkembangan sektor finansial. Hal ini tercermin dari meningkatnya aliran investasi langsung ke Inggris setelah bergabung dengan UE (Grafik Boks

1.3.3). Akses ke pasar tunggal UE juga semakin memperkuat posisi Inggris (London) sebagai pusat keuangan dunia. 0 20 40 60 80 100 70 1960 UK joins the EU Canada UK Italy Japan Germany France US Single market established

Ratio of trade volumes to GDP (2010 prices)

80 90 2000 10

Sumber: Bank Indonesia

THB % KRW MYR INR IDR PHP CNY SGD (1,50) (2,00) (2,50) (3,00) (1,00) (0,50) (0,00) -2,44 -1,86 -1,37 -0,96 -0,88 -0,79 -0,54 -0,47

Grafik Boks 1.3.6. Perubahan Saham di Kawasan Asia (23 Juni 2016 vs 24 Juni 2016)

memutuskan untuk keluar dari UE memiliki waktu 2 tahun untuk membuat kesepakatan dengan UE.

Hasil akhir dari Brexit vote yang di luar ekspektasi

pasar sempat mengguncang pasar finansial Inggris dan Eropa, baik mata uang Inggris dan Euro (Grafik Boks 1.3.4) maupun bursa FTSE 100 Index dan Stoxx Europe 600 melemah signifikan (Grafik Boks 1.3.5). Namun pasar finansial kemudian kembali

menguat sejalan dengan aksi profit taking investor.

Sejalan dengan pergerakan di pasar keuangan Inggris dan Eropa, pasar keuangan Asia juga turut mengalami pelemahan pasca terjadinya

Brexit. Mayoritas nilai tukar kawasan mengalami

pelemahan dibandingkan dengan hari sebelumnya, dengan depresiasi terbesar dialami

oleh KRW sebesar 2,44%, dan diikuti MYR sebesar

1,86%. Sementara itu, Indonesia mengalami

pelemahan terbatas sebesar 0,88% (Grafik Boks 1.3.6). Rupiah sempat melemah mencapai level

Rp.13.450,00 pada sesi pagi sejalan dengan

tingginya ketidakpastian pasar sebelum hasil final referendum. Rupiah kembali mengalami penguatan akibat aksi profit taking investor dan kepastian keluarnya UK dari EU sehingga ditutup pada level Rp13.375,00 (Grafik Boks1.3.7).

Perkembangan positif ekonomi Inggris terkait

dengan akses ke pasar tunggal Eropa tersebut di atas berpotensi hilang, seiring dengan hasil referendum dengan mayoritas warga negara

Inggris memutuskan untuk keluar dari UE (Brexit). Dalam jangka pendek, dampak Brexit akan lebih terlihat pada sektor finansial. Adapun dampak pada pertumbuhan ekonomi, aliran investasi

langsung, dan posisi Inggris sebagai pusat

finansial dunia akan lebih terlihat pada jangka menengah-panjang. Salah satu faktor penting yang

menentukan lamanya transmisi adalah proses

negosiasi antara Inggris dan UE. Article 50 the

Lisbon Treaty menyebutkan bahwa negara yang

Grafik Boks 1.3.5. Pergerakan FTSE 100 dan Stoxx Europe Pada Tahun 2016

Grafik Boks 1.3.4. Pergerakan GBP dan EUR Pada Tahun 2016

11-Jan-16 1-Jan-16 1-Mar -16 30-Apr -16 10-Apr -16 9-Jun-16 31-Mar -16 30-May-16 20 -Feb-16 20-Apr -16 19-Jun-16

21-Jan-16 31-Jan-16 11-Mar

-16 10-May-16 10-Feb-16 21-Mar -16 20-May-16 20-Feb-16 1.34 1.32 1.40 1.06 1.36 1.42 1.08 1.38 1.02 1.44 1.48 1.10 1.40 1.04 1.46 1.50 1.12 1.16 1.14 1.18 GBPUSD EURUSD GBP EUR (Rhs) 3.300 11-Jan-16 1-Jan-16 1-Mar -16 30-Apr -16 10-Apr -16 9-Jun-16 31-Mar -16 30-May-16 20 -Feb-16 20-Apr -16 19-Jun-16

21-Jan-16 31-Jan-16 11-Mar

-16 10-May-16 10-Feb-16 21-Mar -16 20-May-16 20-Feb-16 5,200 5,000 6,000 2.700 5,400 6,200 2.800 5,600 2.500 6,400 2.900 5,800 2.600 6,600 3.000 3.200 3.100 3.400 GBPUSD EURUSD

FTSE 100 Stoxx Europe (Rhs)

Sumber: Bank Indonesia, BEI, Bloomberg Sumber: Bloomberg, diolah

Grafik Boks 1.3.7. Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Intrahari

Grafik Boks 1.3.10. Pergerakan Yield Indonesia Tahun 2016

Philippines % Korea India Malaysia Indonesia 0,10 0,00 (0,10) (0,20) 0,20 0,30 0,40 -0,13 0,00 0,02 0,18 0,36

Grafik Boks 1.3.9. Perubahan Yield di Kawasan Asia (23 Juni 2016 vs 24 Juni 2016) 8:45 8:00 13:30 15:50 8:35 10:05 12:20 13:05 14:35 12:40 9:20 13:50 15:20 9:30 10:20 11:05 11:55 14:15 15:05 10:50 11:35 13150 13100 13350 13200 13400 13400 13250 13450 13550 13300 13500 23-Jun-16 24-Jun-16

Grafik Boks 1.3.8. Perubahan Saham di Kawasan Asia (23 Juni 2016 vs 24 Juni 2016) Malaysia % Korea India Thailand China Philippines Indonesia Singapore (2,00) (3,00) (4,00) (1,00) (0,00) -3,09 -2,72 -2,11 -1,70 -1,30 -1,29 -0,82 -0,36 11-Jan 1-Jan 1-Mar 20-Apr 4-Apr 24-May 9-Jun 25-Mar 16-May

22-Feb 12-Apr 1-Jun 17-Jun 19-Jan 27-Jan 4-Feb 9-Mar 28-Apr

17-Mar 6-May 12-Feb 7.20 7.00 8.00 7.40 8.20 7,81 7.60 8.40 8.80 9.00 7.80 8.60

Sejalan dengan pergerakan mata uang yang melemah, pasar saham di kawasan juga mengalami pelemahan. Melemahnya pasar saham kawasan

tercermin dari MSCI Asia Pacific Index juga turun

sebesar turun sebesar 4,3%. Penurunan indeks saham terbesar terjadi pada saham Korea (-3,09%) dan India (-2,72%). Sementara itu, pasar saham Indonesia juga turut mengalami koreksi dengan

lebih terbatas hanya sebesar -0,82% (Grafik Boks

1.3.8). Sejalan dengan melemahnya kinerja pasar saham kawasan, pasar SBN di kawasan juga

mengalami pelemahan (Grafik Boks 1.3.9). Yield

government bond Indonesia juga mengalami

peningkatan dan mencapai level 7,81%, naik 18 bps dibandingkan penutupan sebelumnya (Grafik

1.3.10). Di pasar komoditas, keputusan Inggris untuk keluar dari UE juga berpengaruh pada pelemahan harga komoditas. Kondisi ini tercermin

dari menurunnya Bloomberg Commodity Index

sebesar 1,5%. Sementara Brent turun 5.01% sejalan dengan penurunan harga tembaga dan

nikel yang turun lebih dari 2,5% di London Metal

Exchange.

Pelemahan kinerja pasar saham dan SBN

mendorong investor untuk beralih ke safe haven

asset, yaitu yen Jepang, dolar AS, dan emas.

Mata uang JPY mengalami penguatan 3,24% dan mencapai level 102,83, tertinggi sejak tahun 2013.

Sementara itu, USD juga tercatat menguat ke

level 95,4 (naik 1,97%) (Grafik Boks 1.3.11). Selain

itu, harga emas juga naik mencapai 1.310 dolar

AS/ounce (tertinggi sejak Maret 2014) (Grafik Boks 1.3.12). Ke depan, risiko masih tetap tinggi

sejalan dengan perilaku risk aversion investor dan

Sumber: Bloomberg, diolah

Sumber: Bloomberg, diolah Sumber: Bloomberg, diolah

Jan-12

Sep-11 May-12 Sep-12 Jan-13 May-13 Sep-13 Jan-14 May-14 Sep-14 Jan-15 May-15 Sep-15 Jan-16 -10% -15% -20% -10% -5% 0% -5% 8,00%

FDI Indonesia dari UK

ekspektasi masih tingginya ketidakpastian pada

masa negosiasi yang akan berlangsung selama proses keluarnya Inggris dari EU serta dampak

rembetan sentimen exit ke negara-negara UE

lainnya.

Sementara itu, dampak Brexit lewat jalur

perdagangan terhadap Indonesia diperkirakan

relatif terbatas. Pangsa ekspor Indonesia ke Inggris

hanya sekitar 1,0% dari total ekspor Indonesia

(Grafik Boks 1.3.13). Meskipun demikian, dampak

lanjutan dari terganggunya hubungan perdagangan

9:20 8:00 10:40 12:00 13:20 14:40 16:00 20:00 21:20 22:40 0:00 1:20 2:40 4:00 5:20 6:40 8:00 9:20 10:40 12:00 13:20 14:40 16:00 90 85 110 95 100 105 23-Jun-16 USDPJPY, Index USDPJPY DXY 24-Jun-16 8:45 8:00 9:30 10:20 11:05 11:55 12:40 13:30 14:15 15:05 15:50 8:35 9:20 10:05 10:50 11:35 12:20 13:05 13:50 14:35 15:20 1200 1280 1220 1300 1310 1240 1320 1360 1260 1340 23-Jun-16 24-Jun-16

Inggris-Eropa perlu dicermati, seiring dengan pangsa ekspor Indonesia ke Eropa (tidak termasuk

Inggris) yang mencapai 11,4% pada tahun 2015.

Di sisi investasi, dampak terhadap kinerja investasi

Indonesia juga diprediksi terbatas. Dalam lima tahun terakhir, pangsa Inggris terhadap total aliran

investasi langsung Indonesia tercatat di bawah 10% (Grafik Boks 1.3.14). Dengan demikian, dampak Brexit terhadap perekonomian Indonesia secara keseluruhan relatif terbatas.

Europe ex UK; 11,4% UK; 1,0% US; 13,5% ASEAN 21,9% Japan21,9% China 9,8% Others 30,8%

Sumber: Bloomberg, diolah Sumber: Bloomberg, diolah

Sumber: TEIC, diolah Sumber: TEIC, diolah

Grafik Boks 1.3.13. Negara Tujuan Ekspor Indonesia Tahun 2015 Grafik Boks 1.3.14. Aliran Masuk Investasi Langsung ke

Indonesia dari Inggris

2

ekspektasi terhadap implementasi UU Pengampunan Pajak. Sentimen positif domestik tersebut telah mendorong peningkatan sumber pembiayaan dari pasar keuangan khususnya di pasar obligasi.

Sebagaimana negara kawasan, risiko di pasar keuangan domestik pada semester I 2016 cenderung menurun. Penurunan risiko diindikasikan antara lain dengan penurunan suku bunga PUAB rupiah, menguatnya nilai tukar, menguatnya IHSG dan

menurunnya volatilitas di pasar saham serta menurunnya yield SBN. Sementara itu,

kinerja reksadana membaik seiring dengan meningkatnya kinerja pasar saham dan pasar SBN.

Dalam dokumen pertemuan 11 dan 12 BI stabilitas keuang (Halaman 50-57)