Adapun penjelasan lebih lanjut adalah sebagai berikut :
D. DANA TUGAS PEMBANTUAN DAN URUSAN BERSAMA
Pada tahun 2013 Pemerintah Kabupaten Magelang mendapat 12 DIPA Tugas Pembantuan dari 5 Kementerian yang diterima pada 8 SKPD dengan total anggaran Rp27.329.203.000. Anggaran yang dapat direalisasikan sebesar Rp.26.419.590.900 (96,67%) dan realisasi fisik sebesar 99,66%.
Tugas Pembantuan yang Diterima Kabupaten Magelang Tahun 2013
No Kementerian SKPD/No.DIPA Anggaran (Rp.) Realisasi Keuangan Realisa si Fisik (Rp) (%) (%) 1 2 3 4 5 6 7 1 Kementerian Dalam Negeri Bappeda 010.05.5.039562/2013 300.000.000 292.250.750 97,42 100 2 Kementerian Pertanian Distanbunhut 018.03.4.039122/2013 018.04.4.039069/2013 018.07.4.031935/2013 Dinas Peterikan 018.06.4.039557/2013 BPPKP 018.10.4.039123/2013 018.11.4.039071/2013 2.123.862.000 3.797.500.000 1.700.000.000 2.997.100.000 223.660.000 1.383.800.000 1.978.590.000 3.420.628.700 1.638.854.300 2.955.383.400 221.178.950 1.374.806.600 93,16 90,08 96,40 98,61 98,92 99,35 100 100 100 100 100 100 3 Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Dinas Tenaga Kerja, Sosial dan Transmigrasi 026.04.4.039560/2013 796.931.00 773.461.150 97,05 100 4 Kementerian Kesehatan Dinas Kesehatan 024.03.4.039561/2013 024.04.4.031957/2013 RSUD Muntilan 024.04.4.039559/2013 2.506.350.000 3.000.000.000 7.000.000.000 2.505.146.000 2.913.100.000 6.997.501.000 99,95 97,10 99,96 100 100 100 5 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
1.500.000.000 1.348.690.050 89,91 100
106
Adapun rincian program dan kegiatan pada DIPA berdasarkan SKPD pelaksana tugas pembantuan sebagai berikut :
a. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Program Bina Pembangunan Daerah (010.06.06) dilaksanakan dengan Kegiatan Fasilitasi Penataan Ruang Daerah dan Lingkungan Hidup di Daerah. Dalam Pelaksanaan kegiatan berupa penanganan lahan kritis sumberdaya air berbasis masyarakat yang dilaksanakan dalam bentuk penanaman tanaman semusim dan tanaman buah-buahan yaitu durian, pete, klengkeng, manggis, alpokat. Dengan luas areal 16,8 ha. Adapun lokasi penanaman di Desa Tanggulrejo Kecamatan Tempuran, Desa Kebonagung Kecamatan Bandongan dan Desa Mangunrejo Kecamatan Kajoran. b. Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Perkebunan dan Kehutanan
Pada tahun 2013 Distanbunhut mendapat 3 DIPA yang mempunyai 3 program sebagai berikut :
1. Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Tanaman Pangan Untuk Mencapai Swasembada Berkelanjutan (018.03.06)
Terdiri dari kegiatan :
a) Pengelolaan Produksi Tanaman Serealia
b) Pengelolaan Sistem Penyediaan Benih Tanaman Pangan
c) Penanganan Pasca Panen Tanaman Pangan
d) Dukungan Manajemen dan Teknis Lainnya pada Ditjen Tanaman Pangan
Pelaksanaan program ini adalah : pengelolaan produksi serealia dengan output pada 12.000 ha di 21 kecamatan, 1 laporan pengelolaan sistem penyediaan benih tanaman, penanganan pasca panen dilakukan pada 3 kelompok tani di 3 kecamatan yaitu Kec. Windusari, Kec. Tempuran dan Kec. Tegalrejo; serta 1 paket pelaporan.
2.
Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Produk Tanaman Hortikultura Berkelanjutan (018.04.07)Terdiri dari kegiatan:
a) Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Produk Tanaman Buah Berkelanjutan b) Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Produk Florikultura Berkelanjutan c) Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Produk Tanaman Sayuran dan Tanaman
Obat Berkelanjutan
d) Dukungan Manajemen dan Teknis Lainnya pada Ditjen Hortikultura
Pelaksanaan program ini adalah : peningkatan produksi, produktivitas dan mutu produk tanaman buah berkelanjutan dengan output 50 ha di Kec. Srumbung; peningkatan produksi, produktivitas dan mutu produk florikultura berkelanjutan pada lahan 10.000 m2 di Kec. Ngablak; peningkatan produksi, produktivitas dan mutu produk tanaman sayuran dan tanaman obat berkelanjutan pada lahan 50 ha di Kec. Tempuran dan Kec. Salaman; 1 paket pelaporan.
107
3.
Peningkatan Nilai Tambah, Daya Saing, Industri Hilir, Pemasaran dan Ekspor Hasil Pertanian (018.07.10)Terdiri dari kegiatan :
a) Pengembangan Pemasaran Internasional
Dengan pembelian 8 unit alat terdiri dari 4 rumah kemas dan 4 paket peralatan untuk Desa Sengi Kec. Dukun, Desa Kebonlegi Kec. Kaliangkrik, Desa Kragilan Kec. Pakis. b) Pengembangan Pengolahan Hasil Pertanian
Pengadaan 2 unit Rice Milling Unit (RMU) untuk Desa Tlogiorejo Kec. Grabag dan Desa Gulon Kec. Salam.
c. BPPKP
Pada tahun 2013 BPPKP mendapat 2 DIPA yang mempunyai 2 program sebagai berikut :
1. Program Pengembangan SDM Pertanian dan Kelembagaan Petani (018.10.13) dengan kegiatan Pemantapan Sistem Penyuluhan Pertanian
2. Program Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat (018.11.14) Terdiri dari kegiatan:
a) Pengembangan Ketersediaan dan Penanganan Rawan Pangan
Terdapat 3 desa mandiri pangan di Kecamatan Borobudur yang dikembangkan yaitu Desa Candirejo, Desa Kenalan dan Desa Giripurno.
b) Pengembangan Penganekaragaman Konsumsi Pangan dan Peningkatan Keamanan Pangan Segar.
Dilaksanakan dengan pendampingan P2KP (Percepatan Penganeka ragaman Konsumsi Pangan) pada 22 desa di 12 kecamatan.
c) Dukungan Manajemen dan Teknis Lainnya Badan Ketahanan Pangan Dilaksanakan dengan 12 kali laporan bulanan.
d. Dinas Peternakan dan Perikanan
Program Pencapaian Swasembada Daging Sapi dan Peningkatan Penyediaan Pangan Hewani yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (018.06.09), dilaksanakan dengan kegiatan: a) Peningkatan Produksi Ternak dengan Pendayagunaan Sumberdaya Lokal.
Berupa pengembangan budidaya sapi perah 20 ekor dan obat 1 paket; penguatan kelembagaan pelayanan IB berupa IB kit 3 paket; serta terlaksananya pengembangan budidaya ungags local berupa itik 872 ekor, konsentrat 26 sak, desinfektan 2 sachet dan vitamin unggas 23 botol.
b) Peningkatan Produksi Pakan Ternak dengan Pendayagunaan Sumberdaya Lokal. Terlaksananya pengembangan unit usaha bahan pakan berupa alsin 3 unit, jagung pipil 7 ton dan bangunan 1 unit; terlaksananya pengembangan integrasi tanaman - ruminansia berupa sapi potong 18 ekor, HPT, kandang, gudang 1 unit dan benih jagung 10 kg; terlaksananya pengembangan HPT di lahan kehutanan berupa sapi potong 18 ekor, HPT 1 paket, pengolahan lahan 480 OH serta terlaksananya pengembangan Unit Pengolah Pakan (UPP) ruminansia sebanyak 1 paket dan bangunan 1 unit.
108
c) Peningkatan Kuantitas dan Kualitas Benih dan Bibit dengan Mengoptimalkan Sumberdaya Lokal.
Terlaksananya penguatan sapi/kerbau bunting berupa insentif sapi betina bunting Rp. 500.000 per ekor pada 5 kelompok ternak.
d) Penjaminan Pangan Asal Hewan yang Aman dan Halal serta Pemenuhan Persyaratan Produk Hewan Non Pangan.
Terlaksananya fasilitasi Tempat Pengumpulan Susu (TPS) berupa alsin 1 paket bangunan 1 unit.
e) Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Ditjen Peternakan.
Terlaksananya 1 paket pelaporan pengelolaan dan pelaporan keuangan serta penatausahaan barang milik Negara.
e. Dinas Tenaga Kerja, Sosial dan Transmigrasi
Program Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja (026.04.07) dilaksanakan dengan kegiatan Pengembangan dan Peningkatan Perluasan Kesempatan Kerja. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Gondangrejo Kec. Windusari, Desa Kemutuk Kec. Tempuran dan Desa Tembelang Kec. Candimulyo.
f. Dinas Kesehatan
Dinas Kesehatan melaksanakan 2 DIPA dengan 2 program, yaitu
1. Program Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak (024.04.06) dengan kegiatan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) untuk 29 puskesmas
2. Program Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak (024.04.06) dengan kegiatan Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Sekretariat Ditjen Bina Upaya Kesehatan; kegiatan ini mempunyai output pengadaan alat kesehatan di pelayanan medik dasar sebanyak 135 unit dan layanan perkantoran selama 5 bulan layanan.
g. RSUD Muntilan
Program Pembinaan Upaya Kesehatan dengan Kegiatan Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Sekretariat Ditjen Bina Upaya Kesehatan. Kegiatan ini mempunyai output pengadaan alat kedokteran, kesehatan dan KB sebanyak 99 unit dan layanan perkantoran selama 6 bulan layanan.
h. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Melaksanakan program Pengembangan Destinasi Wisata pada Kegiatan Pengembangan Daya Tarik Wisata. Pelaksanaan kegiatan berupa penataan Taman Rekreasi Mendut di Kelurahan Mendut Kec. Mungkid dan revitalisasi Tourism Information Centre Borobudur di Desa Wanurejo Kec. Borobudur.
DANA URUSAN BERSAMA
Dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.07/2009 tanggal 4 November 2009 tentang Pedoman Pendanaan Urusan Bersama Pusat dan Daerah untuk Penanggulangan Kemiskinan, yang dimaksud dengan Urusan Bersama Pusat dan
109
Daerah adalah urusan pemerintahan di luar urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan sepenuhnya Pemerintah, yang diselenggarakan bersama oleh Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota. Dan yang dimaksud dengan Pendanaan Urusan Bersama adalah pendanaan yang bersumber dari APBN dan APBD yang digunakan untuk mendanai program/kegiatan bersama Pusat dan daerah untuk penanggulangan kemiskinan. Serta yang dimaksud dengan Dana Urusan Bersama yang selanjutnya disebut DUB, adalah dana yang bersumber dari APBN. Sedangkan Dana Daerah untuk Urusan Bersama yang selanjutnya disebut DDUB, adalah dana yang bersumber dari APBD.
Pemerintah Kabupaten Magelang pada tahun anggaran 2013 menerima 2 DIPA Dana Urusan Bersama pada 2 SKPD dengan total anggaran sebesar Rp. 29.729.864.000 dengan realisasi keuangan sebesar Rp. 29.680.432.400 (99,83%) dan realisasi fisik sebesar 100% dengan rincian sebagaimana tabel berikut ini :
Anggaran Dana Urusan Bersama yang Diterima Kabupaten Magelang Tahun 2013
No Kementerian
SKPD/No.DIPA Anggaran (Rp.) Realisasi Keuangan
Realisasi Fisik (Rp) (%) (%) 1 2 3 4 5 6 7 1 Kementerian Dalam Negeri Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana 010.05.5.0395/2013 27.544.864.000 27.495.432.400 99,82 100 2 Kementerian Pekerjaan Umum
DPU dan ESDM
033.05.5.5028/2013 2.185.000.000 2.185.000.000 100 100 Jumlah 29.729.864.000 29.680.432.400 99,83 100
Adapun rincian program dan kegiatan dana urusan bersama yang diterima Kabupaten Magelang berdasarkan SKPD pelaksana dana urusan bersama sebagai berikut :
a. Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana
Melaksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa dengan kegiatan Peningkatan Kemandirian Masyarakat Perdesaan (PNPM) yang dilaksanakan pada 19 kecamatan. Outcome program yang ingin dicapai adalah meningkatnya keberdayaan masyarakat dan kapasitas pemerintahan desa/kelurahan dalam memfasilitasi poses pengelolaan pembangunan yang partisipatif dan demokratis.
b. DPU dan ESDM
Melaksanakan Program Pembinaan dan Pengembangan Infrastruktur Permukiman dengan kegiatan Pengaturan, Pembinaan, Pengawasan dan Pelaksanaan Penataan Bangunan dan Lingkungan, Pengelolaan Gedung dan Rumah Negara. Output kegiatan ini adalah keswadayaan masyarakat P2KP (PNPM-MP) di 29 desa/kelurahan di Kecamatan Muntilan dan Mertoyudan.
110