• Tidak ada hasil yang ditemukan

Marketing Office

Bangunan yang menjadi objek penelitian ini merupakan bangunan baru. Bangunan ini dibangun untuk menggantikan kantor pemasaran yang lama. Tujuan dari didirikannya bangunan baru ini adalah agar lebih efektif dalam kegiatan kerja dengan letak lebih strategis. Bangunan ini oleh pihak Sentul City disebut dengan

marketing office (MO).

Bangunan ini mengakomodasi kegiatan berikut: manajemen, administrasi, pemasaran, galeri produk, transaksi pembelian, meeting, seminar dan lain-lain. Oleh karenanya lanskap MO ditata sedemikian rupa untuk mengakomodasi semua kegiatan yang ada di dalamnya.

MO merupakan bagian penting bagi sentul City dalam memasarkan produk yang ditawarkan dalam hal ini adalah rumah beserta lingkungannya. Diharapkan tempat ini mampu mempresentasikan konsep ecocity. Oleh karenanya, greenwall diharapkan mampu hadir sebagai elemen pelengkap yang mampu menguatkan konsep ecocity.

Kondisi Eksisting Tapak dan Bangunan

MO berada di muka Sentul City. Keberadaannya cukup mudah ditemukan karena lokasinya yang strategis dekat dengan pintu TOL Lingkar Luar Bogor dan Sentul Barat. MO ini berada di Jalan M.H. Thamrin yang merupakan salah satu jalan utama di Sentul City. Peletakan MO pada lokasi yang strategis ini dikarenakan fungsinya yang sangat penting bagi Sentul City Tapak MO berbatasan dengan Belanova Mall di sebelah barat. Tapak MO ini memiliki luas 15.995 m2. Kondisi eksisting tapak dapat dilihat pada Gambar 9.

Bangunan ini dibangun dengan koefisien dasar bangunan (KDB) sebesar 995 m2 atau 6,22% dari luas tapak keseluruhan. Hal tersebut menyediakan ruang terbuka sebagai daerah resapan air. Bangunan terdiri dari tiga lantai. Luas permukaan dinding luar bangunan sebesar 2.303 m2. Desain dari bangunan bergaya kontemporer. Hal tersebut dapat dilihat dari sudut-sudut bangunannya yang tidak lazim digunakan. Bentuk bangunan ini sangat geometrik dengan

dominasi garis tegas baik tegak lurus maupun diagonal (Gambar 10). Terdapat permukan dinding yang tegak lurus dan juga permukaan dinding yang miring (Gambar 11). Dinding tersusun atas pasangan bata dan glassfibre reinforced concrete (GRC). Sehingga perlu rancangan struktur yang tepat untuk menempelkan struktur green wall. Warna putih dominan dalam setiap sudut bangunan. Bagian dinding yang berwarna putih dan terbuat dari GRC tersebut menimbulkan kesan silau bagi pengguna jalan yang melihatnya ketika kondisi matahari terik.

Bangunan ini dibangun dengan konsep green building. Hal tersebut ditujukan untuk menghemat penggunaan energi terutama energi listrik. Bangunan ini didesain dengan banyak kaca sebagai dindingnya. Hal tersebut menyebabkan cahaya matahari dapat dimanfaatkan sebagai sumber pencahayaan di dalam bangunan pada siang hari. Analisis mengenai kondisi bangunan dan alternatif perancangan berdasar kondisi bangunan tersebut dapat dilihat pada Gambar 8.

Gambar 8. Analisis Kondisi Bangunan dan Alternatif Perancangan Green Wall Berdasarkan Kondisi Bangunan

Potensi:

Dinding bagian kanan bangunan atau sebelah timur merupakan bagian yang mudah terlihat

Alternatif perancangan: Membuat green wall pada

bagian dinding yang mudah terlihat

Struktur disesuaikan dengan kondisi bangunan

Kendala:

Ada bagian dinding yang memiliki kemiringan tidak 90˚

Bentuk bangunan tidak simetris

Beberapa bagian dinding tidak

Aksesibilitas dan Sirkulasi

Untuk menuju Sentul City dapat melalui jalan TOL atau melalui jalan Babakan Madang. Bagi kendaraan beroda empat tentu saja dapat melalui keduanya. Namun, bagi kendaraan beroda dua hanya dapat melalui Jalan Babakan Madang.

Gedung MO ini berada tepat di muka dari tapak. Jalan M.H. Thamrin merupakan jalan utama yang terdiri dari dua jalur. Sirkulasi kendaraan cukup lancar. Sirkulasi jalan utama diatur dengan rotunda yang berada di depan MO. Sirkulasi di dalam tapak MO dibuat menjadi satu arah dengan sistem loop. Alur sirkulasi kendaraan menuju MO dapat dilihat pada Gambar 13. Letaknya yang berada di jalan utama Sentul City memudahkan dalam pencarian bagi orang yang ingin menuju tempat ini.

Sirkulasi sangat berpengaruh terhadap pandangan terhadap bangunan ini. Hal tersebut dikarenakan penggunjung MO menggunakan kendaraan untuk menuju tempat ini. Pandangan pengunjung ke bangunan ini diarahkan oleh sirkulasi yang ada. Pengguna tapak bergerak mengikuti jalur sirkulasi yang dibuat. Pengguna tapak yang menggunakan kendaraan bermotor masuk melalui satu jalur masuk kemudian memarkir kendaraannya di tempat parkir. Setelah itu, Pengguna berjalan melalui pedestrian path yang berada di samping kiri bangunan untuk masuk menuju pintu utama MO (Gambar 14). Analisis sirkulasi dan alternatif perancangan green wall berdasarkan sirkulasi dapat dilihat pada Gambar 12.  

Gambar 12. Analisis Sirkulasi Tapak dan Alternatif Perancangan Green Wall Berdasarkan Sirkulasi

Potensi:

View ditentukan oleh sirkulasi

Terdapat satu pintu utama ke dalam bangunan

sehingga akses masuk jelas

Alternatif perancangan: Mengarahkan pengguna

untuk menuju ke pintu utama bangunan Mengarahkan pengguna

untuk menuju ke tapak

Kendala:

tidak ada kendala berarti pada tapak

Visual

Keberadaan gedung MO ini menjadi sorotan dan aspek visual menjadi sangat penting sebagai pertimbangan dalam perancangan green wall. Pentingnya nilai visual dari MO telah disadari oleh pihak Sentul City sehingga lanskap MO dirancang semenarik mungkin bagi pengunjung.

Secara keseluruhan di lanskap MO merupakan good view, baik view ke dalam tapak maupun ke luar tapak. Gedung ini dikelilingi oleh pemandangan gunung yang indah, yaitu Gunung Hambalang, Gunung Salak, dan Gunung Pancar. Taman dan fasilitas pendukung lain tertata secara baik. Kondisi visual pada tapak MO dapat dilihat pada Gambar 16.

Pandangan ke gedung ini sangat dipengaruhi oleh sirkulasi. Ketika menuju ke MO ini bangian yang paling terlihat adalah bagian bangunan sebelah timur. Sehingga bagian tersebut sangat baik jika ditambahkan struktur green wall. Analisis mengenai visual pada tapak MO dan alternatif perancangan berdasarkan potensi visual dapat dilihat pada Gambar 15.

Gambar 15. Analisis Visual Tapak dan Alternatif Perancangan Green Wall

Berdasarkan Potensi Visual Potensi:

Good view pada keseluruhan tapak

Bangunan sebagai objek utama pada tapak

Alternatif perancangan: Penekanan bangunan sebagai

objek utama

Mempercantik bangunan dengan penambahan elemen

green wall

kendala:

tidak ada kendala visual (bad view) berarti pada tapak

Kesan silau ketika kondisi hari terik

Iklim

Data iklim tapak MO ini digambarkan oleh data iklim dari Stasiun Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Dramaga, Bogor. Data iklim yang dianalisis meliputi suhu udara dan kelembaban udara berdasarkan data yang dicatat selama sepuluh tahun dari tahun 1998-2009 .

Curah hujan rata-rata Kawasan Sentul lebih dari 4.000 mm. Rata-rata curah hujan bulannya berkisar antara 175,4 mm/bulan sampai dengan 474,5 mm/bulan. Bulan paling basah berkisar antara bulan Oktober sampai dengan bulan Mei. Sedangkan jumlah hari hujan rata-rata 150 hari/tahun.

Suhu rata-rata bulanan Kawasan Sentul City berdasarkan stasiun pengukur iklim Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Darmaga, Bogor dari tahun Januari 1998-April 2009 berkisar 24,55ºC-26,75ºC (Tabel 5). Suhu terendah terjadi pada bulan Februari dan suhu tertinggi terjadi pada bulan Oktober.

Tabel 5. Suhu Udara Rata-Rata Bulanan di Wilayah Sentul City

Tahun/ Bulan 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 Rata-Rata Januari 25,9 25,1 24,1 24,6 24,3 26,2 25,4 25 25,1 26,5 26 23,5 25,14 Pebruari 25,5 25,5 24,8 23 24,4 24,6 24,4 25,9 25,1 24,3 23,2 23,9 24,55 Maret 27,2 27,1 25 25,2 25,9 25,1 26 25,6 25,3 25,6 25,5 25,6 25,76 April 26,2 26,5 26,1 25,5 26 26,3 26,4 26,5 25,7 25,7 26,2 26,6 26,14 Mei 27,8 26 25,9 na 26,2 26 26,2 26,7 26,8 26,7 26,6 na 26,49 Juni 26,1 25,7 25,9 26,2 26,2 26,6 25,7 26,3 26,5 25,9 26,3 na 26,13 Juli 25,1 26,2 25,4 25,7 25,5 26,2 25,4 26 26,7 26,2 26,9 na 25,94 Agustus 25,9 26,1 26 26,2 25,8 27,1 26,3 26 26,6 26,7 26,6 na 26,3 September 26,6 27 26,6 26,1 26,4 26,4 26,5 26,1 27,7 26,8 27 na 26,65 Oktober 26,2 na 25,4 26 28,3 26,1 27,4 26,6 27,7 26,3 27,5 na 26,75 November 26,6 24,9 25 25,3 26,1 25,9 26,4 26,8 27,2 25,8 26 na 26 Desember 25,7 24,8 25,8 25,8 26 24,9 25,2 25,1 25,6 24,3 25,6 na 25,35

Sumber: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Dramaga, Bogor (2009) Keterangan:

na: not available

Berdasarkan data kelembaban udara kawasan Sentul City dapat dilihat bahwa kelembaban udara rata-rata tahunan tercatat antara 76,86%-87,91%. Kelembaban minimum terjadi pada bulan Agustus, sedangkan kelembaban maksimum terjadi pada bulan Februari (Tabel 6).

Tabel 6. Kelembaban Udara di Wilayah Sentul City Tahun/ Bulan 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 Rata-Rata Januari 85,8 86,4 88,7 84,5 91,4 79,4 88,3 89,2 86,6 77,9 81,9 88,9 85,75 Pebruari 85,7 89,8 82,7 88 86,9 89,9 88,1 87,8 86,9 89,2 90,1 89,8 87,91 Maret 86,2 83,8 83,9 81,8 85,9 85,7 82,8 88,3 82,4 84,2 83,8 84,6 84,45 April 87,1 82,2 82,9 86,5 83,6 83,8 85 83,4 82 87,2 85,3 83,7 84,39 Mei 79,1 84,1 84,3 na 84,8 81 83,8 81,5 79,5 82,7 79,7 na 82,05 Juni 83,3 78,9 80 79,8 79,9 74 76,9 84,9 77,2 82 79,1 na 79,64 Juli 83,2 81 79,6 80 82,4 72,4 81,8 82,6 78,4 77,3 73,6 na 79,3 Agustus 79,3 75 79,6 76,1 76,1 75,9 74,2 81 70,9 76,3 81,1 na 76,86 September 81,5 69,2 76,6 80 75,1 81,1 82,4 80,8 68,5 76,3 78,6 na 77,28 Oktober 84,2 na 84,4 85,5 72 83,1 80,5 82,5 71,8 81,2 80,1 na 80,53 November 83,9 84,2 87,7 88,1 83,8 85,9 84,8 83 81,7 85,6 85,5 na 84,93 Desember 84,5 84,9 78,3 74,4 84,7 87,7 86,1 84,3 87,3 89,6 86,5 na 84,39

Sumber: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Dramaga, Bogor (2009) Keterangan:

na: not available

Lokasi MO atau Sentul City pada umumnya berada di bagian lembah yang dikelilingi bukit. Angin berhembus cukup kencang dengan suhu yang tinggi di siang hari dengan penyinaran maksimum. Curah hujan di Sentul City juga tinggi. Berdasarkan pengukuran di lapang, suhu udara di siang hari yang terik berkisar antara 27˚-34˚ C. Inventarisasi mengenai iklim di tapak MO dapat dilihat pada Gambar 17.

Berdasarkan analisis unsur-unsur iklim, masalah iklim mikro pada MO Sentul City adalah tingginya suhu pada siang hari akibat tingginya radiasi matahari. Potensi berupa penyinaran matahari yang berlimpah tersebut seharusnya mampu dimanfaatkan sebagai sumber pencahayaaan pada siang hari, sehingga mampu mengurangi penggunaan listrik sebagai energi penerangan. Suhu yang tinggi tersebut membuat pihak Sentul City melakukan pemakaian air conditioner

Unsur iklim mikro yang memiliki pengaruh cukup besar bagi kenyamanan manusia adalah radiasi matahari, angin, kelembaban, suhu udara, dan curah hujan. Radiasi matahari dan angin dapat dimodifikasi melalui penataan elemen lanskap secara langsung. Sedangkan suhu udara, kelembaban dan curah hujan tidak dapat dimodifikasi secara langsung (Brown dan Gillespie, 1995).

Lauri (1994) menyatakan bahwa vegetasi memiliki peran penting sebagai bahan penyerap panas dan bising. Penggunaan vegetasi sebagai elemen dalam penataan elemen lanskap diharapkan mampu memodifikasi iklim mikro. Sehingga, untuk mengatasi masalah iklim mikro pada gedung MO tersebut dapat dilakukan perancangan green wall. Analisis mengenai iklim dan alternatif perancangan berdasarkan iklim di lanskap MO dapat dilihat pada Gambar 18.

Gambar 18 . Analisis Iklim dan Alternatif Perancangan Green Wall Berdasarkan Kondisi Iklim

Vegetasi

Jenis vegetasi yang ada di Sentul City cukup beraneka ragam. Di Sentul City terdapat 85 jenis semak dan 7 jenis tanaman merambat. Jenis tanaman semak dan tanaman merambat tersebut dapat dilihat pada Tabel 7 dan Tabel 8.

Potensi:

Curah hujan: 175,4 mm/bulan sampai dengan 474,5 mm/bulan

Sehingga mendukung ketersediaan air bagi tanaman

Alternatif perancangan: Menggunakan vegetasi yang

memiliki tutupan tajuk baik untuk mengurangi efek radiasi matahari

Memilih vegetasi yang tahan terhadap radiasi matahari yang tinggi

Sistem drainase dan irigasi yang baik untuk mengatasi curah hujan / radiasi matahari yang tinggi

Kendala:

Suhu udara siang hari: 27-34˚C

Kelembaban udara rata-rata: 76,86 % - 87,91 %.

Curah hujan tinggi dapat mengganggu sistem green wall

Tabel 7. Jenis Tanaman Semak yang Ada di Sentul City

No Nama Lokal Nama Latin Famili

1 Agapanthus Agaphanthus orientalis Liliaceae

2 Agave hijau Agave Americana Agavaceae

3 Agave siklok Agave attenuate Agavaceae

4 Ekor kucing Acalypha hispida Euphorbiaceae

5 Kadaka* Asplenium nidus Polypodieae

6 Akalipa Acalypha sanderiana Araceae

7 Daun renda Acalypha wilkesiana Euphorbiaceae

8 Sambang colok Aerva sanguinolenta Amaranthaceae

9 Azalea Rhododendron sp. Ericaceae

10 Lengkuas merah Alpinia purpurata Zingiberaceae

11 Bambu jepang Arundinaria pumila Poaceae

12 Alokasia Alocasia sanderiana Araceae

13 Sente Alocasia esculenta Araceae

14 Nanas merah* Ananas camosus Bromeliaceae

15 Agave putih Agave angustifolia Agavaceae

16 Kacang-kacangan Arachis pintoi Leguminaceae

17 Teh-tehan Acalypha macrophylla Euphorbiaceae

18 Melati kosta Brunfelsia calycina Solanaceae

19 Nolina Beaucarnea recurvata Agavaceae

20 Baby blue eyes Blue eyes Boraginaceae

21 Bromelia* Bromelia sp. Bromeliaceae

22 Bougenville* Bougenvillea speciabilis Nyctaginaceae

23 Sulinga Belacamnda chinensis Iridaceae

24 Brojolintang kuning Belameanda chinensis Iridaceae

25 Kecubung Brugmansia candida Solanaceae

26 Bakung harum Crinum crsiaticum Amaryllidaceae

27 Puring Codiaeum sp. Euphorbiaceae

28 Kucai* Carex morrowii Liliaceae

29 Lili paris* Chlorophytum sp. Liliaceae

30 Taiwan beauty* Cuphea hyssopifolia Lythraceae

31 Keladi hias Caladium bicolor Araceae

32 Sikas Cycas revolute Cycadaceae

33 Kana Canna indica (hybrida) Cannaceae

34 Lili bunga putih Crinum asiaticum Amaryllidaceae

35 Hanjuang merah Cordyline terminalis Agavaceae

36 Jawer kotok Coleus blumei Labiatae

37 Anggrek Dendrobium sp. Orchidaceae

38 Drasena Dracaena laureiri Agavaceae

39 Drasena Dracaena reflexa Agavaceae

40 Drasena Dracaena surculosa Agavaceae

41 Agave raksasa Furcraea gigantean Amaryllidaceae

42 Sambang darah Hemigraphis alternate Acanthaceae

43 Heliconia capit udang Heliconia rostrata Sterilitciaceae

44 Heliconia lady Heliconi caribaea Sterilitciaceae

45 Heliconia thai Heliconia psittacorum Sterilitciaceae

46 Leli Hymenocallis mayor Liliaceae

47 Bunga sepatu Hibiscus rosa-sinencis Malvaceae

48 Spider lili Hymenocallis speciosa Amaryllidaceae

49 Soka bengkok Ixora coccinea Rubiaceae

Lanjutan Tabel 7. Jenis Tanaman Semak yang Ada di Sentul City

No Nama Lokal Nama Latin Famili

51 Jatropa Jathropa pandurifolia Euphorbiaceae

52 Jarak merah Jathropa gossypifolia Euphorbiaceae

53 Lantana* Lantana camara Verbenaceae

54 Lantana saudi merah* Lantana hispida Verbenaceae

55 Lantana saudi putih* Lantana horrid Verbenaceae

56 Lantana ungu* Lantana montividensis Verbenaceae

57 Lavender Lavender sp. Lamiaceae

58 Airis kuning Morea sp. Iridaceae

59 Airis putih Morea sp. Iridaceae

60 Anggrek tanah Neomarica longifolia Iridaceae

61 Pakis kelabang* Nephrolepis sp. Oleandraceae

62 Honje Nicolaia sp. Zingiberaceae

63 Jaburan hijau Ophiopogon jaburan Liliaceae

64 Jaburan putih Ophiopogon intermedius Liliaceae

65 Kucai Ophiopogon japonicum Liliaceae

66 Pandan variegate* Pandanus pygmaeus Pandanaceae

67 Kol banda Pisonia alba Nyctaginaceae

68 Sutra Bombay Portulaca oleraceae Portulacaceae

69 Lolipop Pachystachys lutea Acanthaceae

70 Melati jepang Pseuderanthum reticulatum Acanthaceae

71 Nanas kerang besar Rhoeo spathacea Commelinaceae

72 Bunga Ruwelia Ruellia malacosperma Acanthaceae

73 Palem wregu Rhapis excels Arecaceae

74 Adam Hawa* Rhoeo discolor Commelinaceae

75 Air mancur* Russelia equisetiformis Scrophulariaceae

76 Katus kodok kuning Sansevieria trifasciata Agavaceae

77 Spathopilum Spathiphyllum wallisii Araceae

78 Persian shield Strobilanthes dyeranus Acanthaceae

79 Verbena Verbena lanciniata Verbenaceae

80 Tapak dara Vinca rosea Apocynaceae

81 Seruni Wedelia biflora Compositae

82 Tombak raja Yucca longifolia Ruscaceae

83 Kembang kertas Zinnia elegans Compositae

84 Bawang brojol Zephyranthes candida Liliaceae

85 Kala lili Zantedeschia aethiopica Araceae

Sumber: Ameliawati (2010)

Keterangan: dapat digunakan sebagai *material living wall, ** material green facade Tabel 8. Jenis Tanaman Merambat yang Ada di Sentul City

No Tanaman Merambat Nama Latin Famili

1 Thunbergia** Thunbergia sp Acanthaceae

2 Bugenvil** Bougainvillea sp Nyctaginaceae

3 Alamanda Allamanda cathartica Apocynaceae

4 Mandevila Mandevilla sp Apocynaceae

5 Sirih belanda* Scindapsus aureus Araceae

6 Daun Pilo* Philodendron sp. Araceae

7 Singonium* Syngonium sp. Araceae

Sumber: Ameliawati (2010)

Beberapa tanaman yang sudah ada tersebut dapat dipilih sebagai material tanaman dalam perancangan green wall. Namun, tidak menunutup kemungkinan untuk menggunakan tanaman lain yang memiliki sifat yang sama dan ketersediaannya banyak di Bogor. Vegetasi yang akan digunakan sebagai elemen

green wall adalah jenis tanaman merambat dan tanaman semak yang memilki karakter tahan terhadap penyinaran penuh matahari, angin, perakaran tidak intensif, daun tidak mudah rontok, memiliki karakter fisik berupa warna daun atau bunga, tajuk yang memberikan tutupan permukaan yang cukup dan yang sesuai dengan desain.

Penanaman semak dan ground cover di tapak MO ini dilakukan secara semarak. Dominasi warna hijau sangat terlihat pada keseluruhan tanaman. Penggunaan tanaman yang memiliki warna lebih mencolok dapat menjadi aksentuasi pada tapak. Penggunaan tanaman yang memiliki warna kuat seperti

Bougainvillea spectabilis secara masal akan menghasilkan efek yang menarik. Menurut Van Dyke (1982), pengulangan (repetition) akan menghasilkan suatu kesatuan (unity). Analisis mengenai vegetasi dan alternatif perancangan berdasarkan vegetasi dapat dilihat pada Gambar 19.

Gambar 19. Analisis Vegetasi dan Alternatif Perancangan Green Wall Berdasarkan Vegetasi

Potensi:

Jenis vegetasi semak dan tanaman merambat yang cukup beragam

Adanya perbanyakan tanaman yang dilakukan di Sentul City

Tanaman yang banyak tersedia di Bogor

Alternatif perancangan:

Menggunakan tanaman yang sudah ada di Sentul City atau tanaman lain yang ketersediaannya banyak di Bogor

Menggunakan tanaman yang sesuai dengan kebutuhan rancangan.

Aksentuasi tanaman sebagai pengarah

kendala:

dominasi semak dan ground cover berwarna hijau.

Pengguna

Dalam setiap perancangan keberadaan manusia sangat penting untuk diperhatikan keberadaannya karena manusia adalah pengguna dari hasil perancangan tersebut. Kenyamanan dan kepuasan dari pengguna diharapkan mampu ditingkatkan dengan adanya perancangan green wall ini.

Pengguna tapak secara umum adalah pegawai Sentul City, klien, calon pembeli, dan pengunjung lain. Intensitas kunjungan merata pada seluruh jam kerja. Aktivitas di MO ini cukup padat, baik aktivitas administrasi, meeting

direksi, transaksi jual beli, pengelolaan fisik dan kegiatan social gathering pada

event tertentu. Kegiatan tersebut hampir kesemuanya dilakukan di dalam gedung dan beberapa kegiatan dilakukan di luar gedung (Gambar 20). Kegiatan yang sering dilakukan di luar adalah social gathering di plaza belakang MO. Kegiatan tersebut hanya dilakukan ketika Sentul City memiliki even tertentu seperti ulang tahun atau launching. Analisis pengguna dan alternatif perancangan green wall

berdasarkan pengguna dapat dilihat pada Gambar 21.

Pihak Sentul City sendiri sangat menginginkan agar proyek green wall dan

green roof dapat segera diwujudkan. Perancangan yang diharapkan memberikan kesan hijau pada bangunan dengan teknologi yang sederhana dan mudah dalam perawatan.

Gambar 21. Analisis Pengguna dan Alternatif Perancangan Green Wall Berdasarkan Pengguna

Berdasarkan analisis aspek kondisi eksisting, aksesibilitas dan sirkulasi, iklim, vegetasi, dan pengguna dapat digambarkan analisis keseluruhan dari potensi dan kendala pada tapak yang dapat digunakan sebagai dasar dalam perancangan green wall (Gambar 22). Kemudian dapat dihasilkan pula sintesis rancangan green wall dari hasil analisis tersebut (Gambar 23).

Potensi:

Keinginan pihak Sentul Untuk

pengaplikasian Elemen

Green wall pada MO

Aktivitas yang ada pada tapak: social gathering, droop,dll.

Alternatif perancangan: Mengakomodasi setiap

aktivitas dengan green wall

sebagai elemen dari setting

aktivitas

Kendala:

Tidak ada kendala berarti dari pengguna

Dokumen terkait