HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
3. Data Subjek 3
Pada saat siswa telah menyelesaikan soal peneliti menganalisis hasil pekerjaan siswa kemudian dilanjutkan dengan proses wawancara.
Berikut ini hasil uraian deskripsi mengenai kesalahan subjek 3 dalam menyelesaikan soal cerita materi sistem persamaan linear dua variabel berdasarkan tahapan Newman pada soal nomor 1 karena kesalahan
yang terjadi pada semua subjek terletak pada soal nomor 1. Adapun soal tugas pertama yang diberikan adalah sebagai berikut:
Pada suatu hari saat pulang sekolah Tika, Sari dan Rian pergi ke toko Agung membeli alat tulis untuk perlengkapan sekolahnya. Tika membeli ½ lusin buku tulis dan satu lusin pensil dengan harga Rp.28.000. Sementara Rian membeli 4 buah buku tulis dan 2 lusin pensil dengan harga Rp.24.000. Apabila Sari membeli 3 buku tulis dan beberapa buah pensil dan membayar ke kasir dengan harga Rp.16.000. Berapa buah pensil yang dibeli Sari?
Adapun jawaban tugas pertama HKR terkait soal yang diberikan sebagai berikut:
Gambar 4.5 Hasil pekerjaan HKR pada tugas pertama
Kesalahan keterampilan proses (PE)
Kesalahan Jawaban akhir (E)
59 Dari hasil pekerjaan diperoleh bahwa HKR dapat membaca soal, mengenal simbol-simbol dan mengerti kata kunci pada soal. HKR dapat memahami apa yang diketahui dan ditanyakan dalam soal. HKR dapat menentukan metode yang tepat dalam menyelesaikan soal. HKR salah menjalankan prosedur dengan dengan baik sehingga mengalami kesalahan pada tahap keterampilan proses. HKR dapat menyimpulkan jawaban dari hasil pekerjaannya. Namun, karena jawaban yang HKR peroleh salah maka kesimpulannya salah. Berikut petikan wawancara pada saat mengidentifikasimasing-masing kesalahan.
Berikut petikan wawancara dengan HKR pada saat mengidentifikasi kesalahan memahami (C)
P : Dari soal yang dibacakan tadi, apakah adik bisa menentukan apa yang diketahui pada soal? Tuliskan!
HKR-C : Diketahui ½ lusin buku dan satu lusin pensil adalah
HKR-C : Ditanyakan banyak pensil yang dibeli sari.
P : Apakah itu sudah cukup atau masih ada lagi? pensil dengan harga Rp.28.000. Sementara Rian membeli 4 buah buku tulis dan 2 lusin pensil dengan harga Rp.24.000. Dan yang ditanyakan tentang pensil yang dibeli Sari.
Berikut petikan wawancara dilakukan dengan HKR pada saat mengidentifikasi kesalahan transformasi (T)
P : Setelah menentukan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal? Bisakah adik tuliskan persamaannya!
HKR-T : 6x + 12y = 28.000 4x + 24y = 24.000
P : Dari kedua persamaan itu dek. Ide apa yang muncul untuk menyelesaikan kedua persamaan itu?
HKR-T : Diselesaikan menggunakan metode eliminasi kak.
Berikut petikan hasil wawancara dengan HKR pada saat mengidentifikasi kesalahan keterampilan proses (PE)
P : Cara apa yang adik gunakan untuk mengetahui nilai yang belum diketahui? !
HKR-PE : Kalau untuk menentukan nilai selanjutnya menggunakan metode substitusi kak.
P : Dari proses penyelesaian yang adik kerjakan di bagian mana yang menurut adik sulit dan di bagian mana menurut adik mudah?
HKR-PE : Saya merasa sulit saat menggunakan metode eliminasi untuk menjawab nilai selanjutnya yang mudah metode substitusi.
Petikan hasil wawancara dengan HKR pada saat mengidentifikasi kesalahan jawaban akhir (E)
P : Dari jawaban yang kamu peroleh, bisa adik jelaskan kesimpulan yang peroleh?
HKR-E : Jadi jumlah pensil yang dapat dibeli sari adalah 3 buah P : Apakah jawaban adik sudah sesuai dengan
pertanyaan?
HKR-E : Sudah sesuai kak
P : Bisakah adik membuktikan jawabannya sudah benar atau belum?
HKR-E : Masih tidak yakin benar jawabanku kak.
61 P : Jadi adik belum bisa buktikan jawaban adik benar?
HKR-E : Iya kak
Berdasarkan hasil pekerjaan dan hasil wawancara pada tugas pertama dengan HKR terlihat bahwa HKR sudah mampu menentukan dan menuliskan apa yang diketahui. HKR mampu menentukan dan menuliskan apa yang ditanyakan serta sudah dapat memahami soal tersebut. HKR sudah mampu membuat persamaan dan mengubahnya dari bentuk lusin dalam bentuk perbuah. HKR sudah dapat menentukan metode yang tepat untuk menyelesaikan soal. HKR tidak mampu menyelesaikan soal dengan baik karena mengalami kesalahan pada metode substitusi sehingga jawaban yang HKR peroleh tidak tepat.
Terlihat bahwa HKR sudah paham dalam metode substitusi karena HKR hanya menganggap sulit pada metode eliminasi. HKR Sudah dapat menyimpulkan dengan benar. Namun, karena pada tahap keterampilan proses sudah tidak tepat maka kesimpulan yang diperoleh pun menjadi tidak tepat.
Soal tugas kedua yang diberikan kepada setiap subjek
Pada suatu hari saat pulang sekolah tiga orang sahabat Idul, Ilmi, dan Rasya pergi ke toko Agung membeli alat tulis untuk perlengkapan sekolahnya. Idul membeli 1/6 lusin buku tulis dan 2 lusin pensil dengan harga Rp.22.000. Sementara Rasya membeli 6 buah buku tulis dan 1 lusin pensil dengan harga Rp.18.000. Apabila Ilmi membeli 4 buku tulis dan beberapa buah pensil dan membayar ke kasir dengan harga Rp24.800. Berapa buah pensil yang dibeli Ilmi?
Adapun jawaban tugas kedua subjek 3 terkait soal yang diberikan sebagai berikut:
Gambar 4.6 Hasil pekerjaan HKR pada tugas kedua
Dari hasil jawaban tertulis diperoleh bahwa HKR sudah dapat membaca soal, mengenal simbol-simbol dan kunci pada soal. HKR sudah mampu memahami apa yang diketahui dan sudah mampu memahami ditanyakan dalam soal. Sudah tepat dalam menentukan metode dalam menyelesaikan soal. HKR tidak tepat menjalankan prosedur dengan baik. HKR dapat menyimpulkan jawaban dari hasil
Kesalahan keterampilan proses (PE)
Kesalahan Jawaban Akhir (E)
63 pekerjaannya Namun, karena HKR salah dalam keterampilan proses maka kesimpulan yang HKR peroleh menjadi tidak tepat. Berikut disajikan petikan wawancara pada saat mengidentifikasi masing-masing kesalahan.
Berikut petikan wawancara dengan HKR pada saat mengidentifikasi kesalahan memahami (E)
P : Dari soal yang dibacakan tadi, apakah adik bisa menentukan apa yang diketahui pada soal? Tuliskan!
HKR-C : Diketahui 1/6 lusin buku dan 2 lusin pensil adalah
HKR-C : Ditanyakan banyak pensil yang dibeli Ilmi.
P : Apakah itu sudah cukup dek atau masih ada lagi? pensil dengan harga Rp.22.000. Sementara Rasya membeli 6 buah buku tulis dan selusin pensil dengan harga Rp.18.000. Dan yang ditanyakan tentang pensil yang dibeli Ilmi.
Berikut petikan wawancara dengan HKR pada saat mengidentifikasi kesalahan transformasi (T)
P : Setelah menentukan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal? Bisakah adik tuliskan persamaannya!
HKR-T : 2x + 24y = 22.000 6x + 12y = 18.000
P : Dari kedua persamaan itu dek. Ide apa yang muncul untuk menyelesaikan kedua persamaan itu?
HKR-T : Diselesaikan menggunakan metode eliminasi kak.
Berikut petikan hasil wawancara dengan HKR pada saat mengidentifikasi kesalahan keterampilan proses (PE)
P : Cara apa yang adik gunakan untuk mengetahui nilai yang belum diketahui?
HKR-PE : Kalau untuk menentukan nilai selanjutnya menggunakan metode substitusi kak.
P : Dari proses penyelesaian yang adik kerjakan di bagian mana yang menurut adik sulit dan di bagian mana menurut adik mudah?
HKR-PE : Saya merasa sulit saat menggunakan metode eliminasi untuk menjawab nilai selanjutnya. Kalau yang mudah metode substitusi kak;
Petikan hasil wawancara dengan HKR pada saat mengidentifikasi kesalahan jawaban akhir (E)
P : Jadi adik belum bisa buktikan jawaban adik benar?
HKR-E : Iya kak
P : Apa yang membuat adik tidak yakin jawaban adik benar?
HKR-E : Karena saya tidak yakin pada metode eliminasi yang sudah saya kerjakan kak.
65 Berdasarkan hasil pekerjaan dan hasil wawancara pada tugas kedua HKR terlihat bahwa HKR dapat membaca dengan baik.
menentukan dan menuliskan apa yang diketahui. HKR Sudah dapat menuliskan dengan baik apa yang ditanyakan. HKR sudah memahami apa yang diketahui dan ditanyakan serta memahami soal yang diberikan dengan baik. HKR sudah mampu membuat persamaan dan mengubahnya dalam bentuk per-buah. HKR sudah dapat menentukan metode apa yang digunakan untuk menyelesaikan soal. HKR belum tepat dalam menyelesaikan soal dengan benar. HKR tidak tepat dalam menentukan kesimpulan dari jawaban akhir. HKR tidak tepat dalam proses sebelumnya sehingga kesimpulan yang HKR peroleh menjadi tidak tepat.
Hasil
Berdasarkan tugas pertama dan tugas kedua dapat disimpulkan bahwa HKR sudah dapat membaca soal dengan baik, pada tugas kedua HKR sudah memahami apa yang diketahui dan ditanyakan dengan tepat. Secara tidak langsung apabila HKR sudah memahami soal dengan baik maka HKR tidak mengalami kesalahan pada kesalahan membaca. HKR dapat menentukan metode yang tepat dalam menyelesaikan soal, namun kurang tepat dalam proses perhitungan.
HKR dapat menyimpulkan jawaban dari hasil pekerjaannya. HKR mengalami kesalahan pada tahap sebelumnya sehingga kesimpulan yang peroleh menjadi tidak tepat.